cover
Contact Name
Titih Nurhaipah
Contact Email
haititih@unma.ac.id
Phone
+6285295563197
Journal Mail Official
haititih@unma.ac.id
Editorial Address
Jalan K.H Abdul Halim No. 103 Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 26203111     EISSN : 26853957     DOI : -
IKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) adalah media publikasi civitas akademika dalam bidang Ilmu Komunikasi. JIKA merupakan jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil kajian serta Penelitian Dosen, Mahasiswa, Praktisi, dan Ilmuwan dibidang Ilmu Komunikasi yang meliputi bidang Media, Periklanan, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Politik, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Visual, Komunikasi Dakwah, Psikologi Komunikasi, Public Relation, Jurnalistik dan lain-lain. Jurnal ini juga sebagai media tukar pikiran, informasi dan hasil penelitian ilmiah antar pemerhati Komunikasi. JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) mulai terbit pada bulan Januari 2018 dan telah terregistrasi dengan nomor P-ISSN 2620-3111 dan E-ISSN 26885-3957. JIKA terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 70 Documents
Analisis Framing Pemberitaan Aksi Bom Bunuh Diri Astanaanyar pada Media Online Kompas.com dan Republika.co.id 07 Desember 2022 - 10 Desember 2022 Iis Solihah
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bom bunuh diri terjadi di Mapolsek Astanaanyar Bandung Jawa Barat pada 07 Desember 2022, yang bersumber dari seorang tamu yang datang ke Mapolsek. Peristiwa tersebut menggemparkan khalayak ramai sehingga banyak media yang meliput peristiwa tersebut, termasuk media Kompas.com dan Republika.co.id. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma konstruktivisme. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis framing model Robert N. Entman dengan 4 tahapan (Define Problem, Diagnoses Cause, Make Moral Judgement, Threatment Recommendation). Objek dari penelitian ini adalah media online Kompas.com dan Republika.co.id pada edisi 07-10 Desember 2022, yang memberitakan tentang bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung. Penelitian ini menemukan persamaan yaitu kedua media mendefinisikan bahwa aksi bom bunuh diri tersebut dikategorikan sebagai terorisme. Sedangkan, perbedaannya terdapat pada sudut pandang penulisan berita.
Maskulinitas dalam Iklan Pembersih Wajah Laki-laki: (Analisis Semiotika Charles S. Peirce pada Iklan Garnier Men Joe Taslim) Dudi Hartono
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaum laki-laki saat ini mulai menjadi konsumen bagi produk kecantikan yang selama ini menjadi domainnya kaum perempuan. Dalam iklan sabun pembersih wajah yang menampilkan aktor laga Joe Taslim memperlihatkan pesan bahwa laki-laki macho tetap bisa tampil rupawan dengan wajah bersih. Penelitian ini bermaksud mengungkap bagaimana melihat bagaimana konstruksi maskulinitas dalam iklan Garnier Men yang dibintangi aktor laga Joe Taslim dan bagaimana citra atas konstruksi maskulinitas dalam iklan tersebut? Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah Semiotika dengan menggunakan teori dari Charles S. Peirce dan Teori Maskulinitas untuk mengurasi keterkaitan penggunaan tanda dalam iklan tersebut dengan nalar kognitif terhadap aspek gender. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konstruksi makna dalam iklan Garnier Men’s Turbo Light Oil Control dengan bintang iklan Joe Taslim jelas sekali berusaha mengubah image khalayak terhadap makna maskulinitas atau kejantanan yang sebelumnya identik dengan sosok tubuh yang kekar, wajah dipenuhi bulu-bulu, dan nyaris tidak peduli penampilan yang rapih, melalui iklan ini diubah 180 derajat. Sosok maskulin justru ditampilkan melalui tanda-tanda yang tampak dalam poster iklan tersebut seperti wajah yang mulus dan bersih Joe Taslim, nyaris tanpa bulu-bulu di wajah.  
Analisis Framing Pemberitaan Pidato Resmi Presiden Joko Widodo tentang Pemindahan Ibu Kota Negara di Kompas.Com dan Tempo.Co Tanggal 18-19 Oktober 2022 Yashinta Sofana Aulia
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Presiden Joko Widodo meresmikan rencana pemindahan ibu kota negara ke beberapa wilayah di Kalimantan Timur pada bulan Agustus 2019, agar terjadi pemerataan ekonomi negara. Proses pembangunan ibu kota negara telah dimulai, dengan adanya pidato presiden dengan tajuk Jajak Pasar : Sejarah Baru Peradaban Baru, yang terdapat sesi tanya jawab oleh Bambang Susantoro (Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara) dan Dhony Rahajoe (Wakil Otorita Ibu Kota Nusantara). Lantas, pidato tersebut banyak diberitakan oleh berbagai media, temasuk dua media yang memiliki pengaruh besar, yaitu Kompas.com dan Tempo.co., karena merupakan informasi penting bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan paradigma konstruktivisme. Bingkai pemberitaan dari dua media tersebut yang ingin dicari dalam penelitian ini, menggunakan analisis framing empat tahap Robert Entman (problem identification, causal interpretation, moral evaluation, treatment recomendation). Penelitian ini juga menggunakan teori Agenda Setting untuk mengetahui seberapa penting berita tersebut dibahas. Objek dari penelitian ini adalah media pemberitaan online Tempo.co dan Kompas.com, pada rentang waktu 18-19 Oktober 2022, yang memberitakan tentang pidato presiden dalam acara Jajak Pasar, yang digelar di Jakarta. Apakah terdapat persamaan dan perbedaan cara pemberitaan pada kedua media online tersebut ?. Penelitian ini menemukan kesamaan dari fokus berita yang berisi tentang investasi, dan perbedaan yang terletak dari penulisan berita, yaitu Kompas.com menyajikan berita lebih lengkap dan membaginya menjadi beberapa sub bab. Sedangkan Tempo.co lebih singkat dan padat.
Analisis Pesan Moral dalam Film Bring The Soul: The Movie: Pendekatan Analisis Semiotika Model Charles P. Sanders Teddy Maulana
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu cara penyampaian pesan, baik itu merupakan sebuah informasi, pikiran dan perasaan yang ingin disampaikan oleh seseorang kepada orang lain. Secara umum komunikasi dapat dilakukan secara verbal dan non-verbal serta dapat dipahami oleh kedua belah pihak berkaitan. Proses komunikasi dapat berlangsung di mana saja dan kapan saja. Dan komunikasi mempunyai bentuk-bentuknya yaitu Komunikasi Pribadi, Komunikasi kelompok, dan Komunikasi massa. Dalam perkembangannya, komunikasi massa mengikuti perkembangan kehidupan manusia. Di era digital ini perkembangan komunikasi massa menjadi pesat terutama media komunikasi massa. Sekarang ini sangat banyak jenisnya, salah satunya adalah film. Pada era globalisasi ini, film berperan sebagai sarana modern untuk hiburan, dokumentasi, ataupun edukasi.Film sebagai salah satu jenis media massa menjadi saluran dari berbagi macam gagasan, konsep, serta dapat memunculkan dampak dari penayangannya maka dari itu film mempunyai potensi untuk mempengaruhi atau membentuk suatu persepsi atau pandangan khalayak dengan muatan pesan di dalamnya. Film Bring TheSoul: TheMovie merupakan sebuah film dokumenter BTS, boy group dari Korea Selatan’’Film dokumenter ini berkisar pada tur konser Eropa terakhir mereka, di sebuah atap di Paris, BTS menceritakan kisah mereka sendiri bagaimana mengalami hal-hal di kota yang baru bagi mereka hingga tampil di depan ribuan para penggemar/fans mereka yaitu A.R.M.Y dari seluruh dunia. Selain menampilkan cuplikan penampilan atau pertujunkan konser yang spektakuler dari mereka, kita juga akan diajak sekilas masuk ke dunia BTS yang jauh dari panggung, menampilkan kegiatan di backstage (belakang panggung) juga diskusi kelompok yang intim dari mereka. Banyak pesan yang disampaikan melalui bahasa ataupun simbol-simbol yang digunakan di dalamnya. Sehingga penonton tidak hanya dimanjakan dengan sekadar hiburan saja, melainkan penonton juga dapat mengambil pesan yang terdapat dalam film ini. Kemudian muncul pertanyaann representamen, object, dan interpretant apa saja yang terdapat dalan film Bring TheSoul: TheMovie. Teori yang digunakan adalah teori Charles Sanders Pierce yaitu dengan melihat tanda representament (ikon, indeks, dan simbol), object dan interpretant, dan tanda-tanda tersebut bekerja untuk menghasilkan makna. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis semiotika, jenis penelitian ini yang digunakan adalah kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Film Bring TheSoul TheMovie, berbagai media literature dan buku, artikel, media sosial/website. Keyword: Analisis pesan, Film Bring TheSoul: TheMovie, semiotika Charles S. Pierce.
Konstruksi Identitas Klub Sepakbola di Liga Indonesia: Studi Kasus Kepemilikan Klub Sepakbola Rans Nusantara FC Oleh Selebritis Robby Rachman Nurdiantara; Kiki Esa Perdana
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ownership of a sports club by celebrities is actually nothing new. In foreign countries, the business of owning a sports club like this is not only carried out by businessmen or large companies but also by celebrities. They consider that business in the sports sector is a promising form of investment. This study uses a qualitative approach, trying to understand and interpret the meaning of an interaction event between human behavior in situations according to the perspective of the researcher himself. In conclusion, the FC failed to construct identity. This failure can be said to be due to the unpreparedness of Rans Nusantara FC in facing the tough football competition. Keywords: identity construction, indonesian football, rans nusantara FC.
Strategi Komunikasi Dinas Pariwisata Kulon Progo Dalam Program Sambang Kulon Progo (Sambanggo) Sebagai Upaya Peningkatan Pariwisata Rizki Agung Fitriadi
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good tourism management can increase tourist interest to visit, so tourism service businesses including the creative economy get benefit. This has a good impact on the economic condition of regional communities which has increased. Tourism with high demand can also contribute to Local Original Income. For this reason, Kulon Progo government through Kulon Progo tourism office with the sambanggo program needs a good communication strategy in order to manage tourism in Kulon Progo Regency well, considering currently tourism in Kulon Progo is trying to grow from the slump due to the Covid-19 pandemic. This aims of the study to determine communication strategy carried out by the Kulon Progo tourism office in the sambanggo program. This research was conducted using qualitative descriptive data analysis techniques, with data collection directly conducting observations, documentation, and interviews in the field to the head of field and the head of the Kulon Progo Tourism office. This research found that communication strategy used Kulon Progo tourism agency in the sambanggo program was hold various kinds of events or art performances at various tourism objects. In each event, there is jargon or yelling as a positive image formation. Kulon Progo tourism office also optimizes social media, news media, and official websites to disseminate information about the sambanggo program. Through the findings of this study, it is hoped that the government will be consistent in continuing to operate and develop a sustainable sambanggo program.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Kampanye Politik Menjelang Pemilu 2024: Studi Kasus tentang Akun Media Sosial Partai Politik dan Politisi Deden Fahruji; Atef Fahrudin
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to uncover the use of social media by political parties and politicians leading up to the 2024 Elections using qualitative research methods and a case study approach. In the context of the evolving digital era, social media has become a primary tool in modern political campaigns. This study analyzes how major political parties and politicians utilize social media platforms such as Facebook, Twitter, Instagram, and TikTok to establish their presence, engage with voters, and promote their political messages. Through the collection and qualitative analysis of data, including social media content and observations, this research provides insights into the strategies of using social media in political campaigns and their impact on the democratic process. The research findings indicate that 18 National Political Parties and politicians who are potential presidential candidates in the 2024 Elections have actively utilized social media platforms like Facebook, Instagram, Twitter, and TikTok in their political campaigns. The Gerindra Party dominated in having the highest number of followers on Facebook, Instagram, and Twitter, while the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI Perjuangan) led in TikTok. Additionally, Prabowo Subianto had the most followers on Facebook, Ganjar Pranowo on Instagram, Anies Baswedan on Twitter, and Ganjar Pranowo maintained the lead on TikTok. These findings reflect the varying strategies employed by each candidate in using social media for their political communication in the lead-up to the 2024 Elections.
Model Komunikasi Kegiatan Remote Working Rahma Yulia; Veranus Sidharta
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the communication model used in remote working activities with a case study of PT employees. Riliv Indonesian Psychology. The research method used is descriptive qualitative using West & Turner's communication model theory. Data was collected through observation, structured interviews and documentation. The informants in this research were Human Capital, Partnership Manager, Product Operation, Social Media Manager, Creative Designer, and Senior Copywriter. The research results show that the communication model that occurs is an interactional communication model, where the communication process requires the sender and recipient of the message to both provide feedback. The interactional communication model is also used in new media so that it is in line with remote working activities which rely on communication technology in their activities. The type of communication in this activity is Computer Mediated Communication (CMC), where interaction occurs via a computer or internet as a medium for writing, sending, receiving and reading messages, either directly or indirectly. Communication process for work activities at PT. Riliv Psychology Indonesia uses three applications, namely Telegram, Google Meet, and Notion.
Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Perspektif Kekerasan Pada Series Katarsis Adissa Mutiara Bernicka
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis series "Katarsis" dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang mengadopsi model semiotika John Fiske. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami representasi kekerasan, khususnya kekerasan fisik, dalam series ini melalui dimensi realitas, representasi, dan ideologis. Dalam proses analisis, data diperoleh dari pengamatan adegan-adegan dalam series, termasuk tata rias karakter, representasi visual, dialog, teknik semiotika, serta kode-kode semiotik yang digunakan dalam media. Dengan menggunakan kerangka kerja semiotika John Fiske, penelitian ini mengungkap cara kekerasan direpresentasikan dalam elemen-elemen media dalam series "Katarsis." Hasil penelitian ini mengungkapkan bagaimana series "Katarsis" secara eksplisit memvisualisasikan kekerasan fisik melalui adegan pembunuhan dan tindakan menyakiti menggunakan benda tajam. Dialog-dialog yang merencanakan pembunuhan dan adanya properti darah yang jelas terlihat mendukung representasi kekerasan tersebut. Penelitian ini juga menyoroti penggunaan teknik semiotika, seperti berbagai jenis shot dan pencahayaan, yang digunakan untuk menciptakan atmosfer misterius dan menegangkan yang mendukung naratif kekerasan.
Analisis Gaya Komunikasi dan Gaya Kepemimpinan Dua Presiden Legendaris Indonesia Bambang Mudjiyanto; Galuh Sukmaranti; Hayu Lusianawati; Launa
JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan) Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Each country leader has a different communication style and leadership style. These two styles certainly do not just aim to meet the effectiveness targets of a president's communication with his people. However, these two styles must be used as indicators of the communication capacity and leadership ability of a president who is able to maintain the existence of the country and the continuity of the nation's development. This qualitative study using descriptive analysis methods based on literature and document studies tries to analyze the communication and leadership styles of President Soekarno and President Soeharto. Through searching a number of literature related to the communication styles and leadership styles of the two legendary national figures, the results of the study show: Soekarno's communication style was characterized by low-context, rhetorical, inspirational, optimistic, innovative, transformational, daring to take risks and his leadership character was characterized as charismatic, authoritative, visionary, imaginative, open, and diplomatic. Meanwhile, Soeharto's communication style is characterized by high-context, implicit, connotative, vague (even hidden), unpredictable, difficult to understand, not to the point, wordless with a leadership character that is charismatic, authoritative, dominant, delegative, transformational, visionary, transactional, situational, authoritarian, relatively closed, and anti-criticism. Keywords: Communication style, leadership style, Soekarno, Soeharto