cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 694 Documents
Efektivitas Quizizz Tipe Game Slide Terhadap Student Engagement IPAS Kelas V SD Purnamawati, Ni Kadek Devi; Parmiti, Desak Putu; Riastini, Putu Nanci
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1163

Abstract

Tingkat student engagement siswa dalam pembelajaran di sekolah dasar masih tergolong belum optimal, yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, baik dari aspek perilaku, emosional, maupun kognitif. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menghadirkan media pembelajaran yang mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Quizizz tipe game slide terhadap student engagement siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu (quasi experiment) dan desain post-test only control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas V SD Negeri 2 Ngis sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan media Quizizz tipe game slide dan kelas V SD Negeri 2 Sengkidu sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa kuesioner student engagement yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata student engagement pada kelompok eksperimen sebesar 87,43, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 65,61, dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Quizizz tipe game slide berpengaruh signifikan terhadap student engagement siswa sekolah dasar serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa.
Pembelajaran Sosial Emosional Dalam Kurikulum Indonesia: Tinjauan Literatur dan Implikasinya Joni, Joni; Zulhendri, Zulhendri; Alim, Melvi Lemanna; Puspita, Yenda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1180

Abstract

Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) merupakan pendekatan strategis dalam pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan emosional. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah konsep, posisi, implementasi, tantangan, serta strategi penguatan PSE dalam konteks kurikulum Indonesia, khususnya Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial emosional telah diintegrasikan dalam dokumen kurikulum, terutama melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, ketidaksinambungan kebijakan, dan ketimpangan antar wilayah. Oleh karena itu, strategi integratif dalam pembelajaran tematik, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan PSE dalam sistem pendidikan Indonesia. Kajian ini memberikan implikasi penting baik secara teoretis maupun praktis dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter nasional.
Pengembangan Board Game Keberagaman Budaya Indonesia Untuk Meningkatkan Student Engagement Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Di Kelas V SD Negeri 1 Penarukan Windiyani, Komang; Suartama, I Kadek; Ardana, I Wayan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Board Game Keberagaman Budaya Indonesia untuk meningkatkan student engagement siswa kelas V SD yang teruji validitas, kepraktisan, dan keefektivannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya student engagement siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 1 Penarukan akibat kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengambangkan media pembelajaran board game keberagaman budaya indonesia serta mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran board game yang dikembangkan memunuhi kriteria valid, praktis, dan efektif serta mampu meningkatkan student engagement siswa dalam pembelajaran IPAS
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Micro Video Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III SD Gugus V Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2024/2025 Diantara, I Komang Arya; Suartama, I Kadek; Antara, I Gede Wahyu Suwela
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran Problem Based Learnig pada siswa kelas III SD Gugus V Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian ini yaitu Non-equevalent post-test only control group desaint. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Gugus V Kecamatan Buleleng yang berjumlah 148 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas III SDN 1 Kampung Anyar yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas III SDN 4 Kaliuntu yang berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan instrumen tes objektif (pilihan ganda). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial yaitu uji- t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran Problem Based learning dengan thitung 9,510> ttabel 2,024. Berdasarkan hasil analisis data model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based learning yaitu 85,50 dan skor rata-rata siswa kelompok kontrol yaitu 59,67. Jadi terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Problem Based Learning dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas III SD Gugus V Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2024/2025