cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,354 Documents
Pengaruh Struktur Modal, Ukuran Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Obat, Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Bei) M. Ridwan Muda Basir; Susi Sih Kusumawardhany
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh struktur modal, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor obat, makanan, dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan selama periode 2020–2024. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 20 perusahaan dengan total 100 observasi. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets, sedangkan struktur modal diukur menggunakan Debt to Equity Ratio, ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural total aset, dan pertumbuhan penjualan menggunakan rasio pertumbuhan penjualan bersih. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi data panel, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi dengan bantuan EViews versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Pertumbuhan penjualan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, struktur modal, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,115436 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 11,54% variasi kinerja keuangan, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur pendanaan dan pertumbuhan penjualan dalam mendukung peningkatan kinerja keuangan perusahaan.
Budgetary Slack: Mekanisme Fleksibilitas Anggaran atau Eksploitasi Asimetri Informasi? Nugraha, Ahmad Rafli; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7723

Abstract

Budgetary slack remains a pivotal and widely debated issue within management accounting, particularly in relation to its influence on resource allocation, performance evaluation, and managerial behavior. This study aims to evaluate the nature of budgetary slack by examining whether it functions as a rational mechanism that enhances operational flexibility or as an opportunistic practice driven by information asymmetry between subordinates and superiors. To achieve this objective, the research employs a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing empirical studies published between 2020 and 2025, predominantly sourced from SINTA-indexed journals and Google Scholar databases. The review focuses on identifying key behavioral factors, organizational conditions, and control mechanisms that contribute to the emergence and persistence of budgetary slack within organizations. The findings reveal a complex and multidimensional phenomenon. On one hand, budgetary slack can serve as a strategic buffer that allows managers to cope with environmental uncertainty, reduce performance pressure, and maintain organizational stability. In uncertain and dynamic environments, the presence of slack may facilitate more realistic planning and prevent dysfunctional decision-making. On the other hand, budgetary slack is often criticized for encouraging opportunistic behavior, where subordinates intentionally underestimate capabilities or overestimate resource needs to create easily achievable targets, thereby maximizing personal benefits. This study concludes that the overall impact of budgetary slack is highly contingent upon the organizational context, including the effectiveness of internal control systems, the degree of organizational commitment, leadership style, and the integrity of the budgeting process.
Analisis Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Home Cookies and Snack Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Mengurangi Pengangguran Macpal, Rahmawati; Ibrahim, Ridwan; Bumulo, Sahrain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Home Cookies and Snack dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengurangi pengangguran di masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha dilakukan melalui beberapa strategi, yaitu peningkatan kualitas produk, penambahan variasi produk, pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, serta pengelolaan produksi yang lebih terstruktur. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan jumlah produksi dan penjualan sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan usaha. Selain itu, keberadaan UMKM Home Cookies and Snack juga memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan pendapatan keluarga karyawan. UMKM ini mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat usia produktif sehingga membantu mengurangi tingkat pengangguran di lingkungan sekitar. Meskipun demikian, dalam proses pengembangan usaha masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan modal, pemasaran yang belum maksimal, serta keterbatasan penggunaan teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, pelatihan kewirausahaan, serta akses permodalan agar UMKM dapat berkembang lebih optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi pengangguran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha kecil lainnya dalam mengembangkan usaha serta bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi tetapi juga pada kesejahteraan sosial masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM merupakan sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif bagi masyarakat di masa yang akan datang
Analisis Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), dan Financial Value Added (FVA) untuk Mengukur Kinerja Keuangan pada PT. Gudang Garam Tbk Periode 2015-2024 Fikri Fahmidin; Aria Aji Priyanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7726

Abstract

Industri rokok di Indonesia menghadapi tekanan berlapis dari regulasi ketat, pergeseran pola konsumsi, dan maraknya peredaran rokok ilegal yang menggerus daya saing perusahaan legal. Dalam konteks tersebut, evaluasi kinerja keuangan berbasis nilai tambah menjadi krusial untuk mengungkap kondisi fundamental perusahaan secara lebih komprehensif dibandingkan pendekatan akuntansi konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan PT Gudang Garam Tbk periode 2015–2024 menggunakan tiga indikator berbasis nilai, yaitu Economic Value Added (EVA), Market Value Added (MVA), dan Financial Value Added (FVA), sekaligus membandingkannya dengan rata-rata industri perusahaan sejenis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia. Perusahaan pembanding dipilih melalui purposive sampling, terdiri atas PT HM Sampoerna Tbk dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA perusahaan tercatat positif sepanjang 2015–2023 namun berbalik negatif pada 2024 sebesar Rp-2,12 triliun, mengindikasikan terjadinya value destruction. MVA positif hanya bertahan hingga 2020 dengan puncak Rp117,09 triliun pada 2017, kemudian terus merosot hingga defisit Rp-38,57 triliun pada 2024 seiring anjloknya harga saham. FVA mengikuti pola serupa, positif selama 2015–2023 dan negatif pada 2024 sebesar Rp-242,78 miliar. Dibandingkan rata-rata industri, ketiga indikator perusahaan secara umum berada di bawah standar, kecuali pada 2020. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan berbasis nilai tambah secara simultan mampu mengungkap dimensi kinerja yang tidak tertangkap oleh rasio keuangan konvensional.
Pengaruh Kebijakan Laba, Kebijakan Dividen, dan Kebijakan Utang terhadap Harga Saham Rindi Ayu Ika Widyanti; Fitriyah Fitriyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan laba, kebijakan dividen, dan kebijakan utang terhadap harga saham pada perusahaan subsektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Populasi penelitian berjumlah 95 perusahaan, sedangkan sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan 15 perusahaan yang memenuhi kriteria pengamatan. Pengujian dilakukan menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews versi 13. Kebijakan laba diproksikan dengan Return on Assets, kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio, kebijakan utang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio, sedangkan harga saham menggunakan data harga penutupan. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa kebijakan laba tidak berpengaruh terhadap harga saham, kebijakan dividen berpengaruh terhadap harga saham, dan kebijakan utang tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sementara itu, hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa kebijakan laba, kebijakan dividen, dan kebijakan utang secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap harga saham. Temuan ini menunjukkan bahwa respons pasar terhadap perusahaan subsektor food and beverage tidak hanya ditentukan oleh tingkat laba atau struktur utang secara terpisah, tetapi lebih kuat tercermin melalui kebijakan pembagian dividen dan kombinasi kebijakan keuangan perusahaan. Hasil penelitian diharapkan memberikan pertimbangan bagi manajemen dalam menetapkan kebijakan keuangan serta bagi investor dalam mengevaluasi informasi fundamental perusahaan.
An Analysis of Persib's Early Bird Ticket Sales Practices: A Sharia Economic Law Perspective Gunawan, Moch. Hoerul; Subekti, Dzikri Abazis; Al-Rasyid, Camelia Sofwan; Ahmad, Diki; Wafa, Ah. Khairul; Nurjaman, Muhamad Izazi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7731

Abstract

Penelitian ini membahas praktik penjualan tiket pertandingan sepak bola Persib Bandung melalui skema early bird. Skema ini menawarkan harga lebih murah bagi konsumen yang membeli tiket lebih awal dari jadwal pertandingan. Skema ini selain menjadi strategi pemasaran modern juga menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaiannya dengan hukum ekonomi syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik penjualan tiket Persib Bandung dengan skema early bird dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan pendekatan yuridis empiris, di mana data primer diperoleh melalui wawancara dengan konsumen pembeli tiket, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur. Adapun analisis data dilakukan dengan tiga teknik yaitu, reduksi data, sajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik early bird pada dasarnya sesuai dengan prinsip jual beli dalam Islam karena objek akad, harga, dan proses transaksi telah jelas, serta ijab kabul terwujud melalui sistem digital. Namun demikian, masih terdapat potensi gharar pada distribusi tiket yang terbatas dan risiko perubahan jadwal pertandingan. Oleh karena itu, pentingnya peningkatan transparansi informasi, mekanisme kompensasi yang adil, serta penerapan regulasi penjualan tiket digital berbasis syariah. Dengan demikian, praktik ini tidak hanya dapat memperkuat kepercayaan konsumen dan loyalitas penonton, tetapi juga memastikan transaksi berlangsung adil, aman, dan membawa keberkahan serta sesuai dengan prinsip syariah.
The Influence of Information and Communication Technology Development and Regional Minimum Wage on Gross Domestic Regional Product in North Maluku Province Situmorang, Frandika; Suharianto, Joko
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7732

Abstract

This study aims to analyze the influence of information and communication technology development and minimum wage policies on economic growth in North Maluku Province. As an archipelagic region, North Maluku faces geographical challenges in the form of limited accessibility and inequality of development between regions. In recent years, local governments have encouraged the acceleration of development, especially in the information and communication technology sector and the establishment of a minimum wage policy. This study uses a quantitative approach with multiple linear regression methods, utilizing secondary data for the period 2012-2024 sourced from the Central Statistics Agency. The variables used include the Information and Communication Technology Development Index (ICT-DI) and the Regional Minimum Wage (RMW) as independent variables, as well as Gross Regional Domestic Product (GDP) as dependent variables. The results of the study show that ICT-DI has a positive and significant effect on GDP, while RMW has a positive but insignificant effect. Simultaneously, both variables have a significant effect on GDP with high explanatory ability. This indicates that increased access and utilization of technology has an important role in driving economic activity, while minimum wage policies have not had a real impact. Thus, strengthening digital development is a key factor in encouraging sustainable economic growth in the archipelago.
Pengaruh Employer Branding dan Corporate Social Responsibility terhadap Minat Melamar Kerja melalui Reputasi Perusahaan pada PT Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai Wahidah, Safhira; Andri, Seno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7733

Abstract

Dalam dinamika persaingan pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga mampu membangun citra yang menarik di mata calon tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh employer branding dan corporate social responsibility (CSR) terhadap minat melamar kerja dengan reputasi perusahaan sebagai variabel intervening pada PT Kilang Pertamina Internasional RU II Dumai. Objek penelitian difokuskan pada mahasiswa tingkat akhir rumpun Ilmu Sosial Humaniora di universitas negeri di Provinsi Riau sebagai representasi calon tenaga kerja potensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4 untuk menguji hubungan antar variabel secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employer branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja, sedangkan CSR tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Selain itu, employer branding dan CSR terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi perusahaan. Reputasi perusahaan juga berpengaruh signifikan terhadap minat melamar kerja serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antar variabel. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan strategi employer branding dan implementasi CSR yang efektif menjadi krusial bagi perusahaan.
Pengaruh Keputusan Investasi, Kebijakan Hutang dan Kebijakan Deviden Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sub Sektor Properti Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2023 Hermayana, Anis; Wuryanti, Lestari; Mufahamah, Euis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keputusan investasi, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi seluruh perusahaan sub sektor properti yang terdaftar selama periode penelitian, serta teknik purposive sampling dalam penentuan sampel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) untuk menguji hipotesis penelitian secara komprehensif dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keputusan investasi, kebijakan hutang, dan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi kebijakan keuangan perusahaan secara bersama-sama lebih berperan dalam meningkatkan nilai perusahaan dibandingkan pengaruh masing-masing variabel secara terpisah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa manajemen perusahaan perlu mempertimbangkan integrasi kebijakan keuangan secara komprehensif dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menambahkan variabel lain seperti profitabilitas, kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan perusahaan, serta memperluas cakupan sampel tidak hanya pada sub sektor properti tetapi juga sektor lain seperti perbankan dan pertambangan agar hasil penelitian lebih generalisasi dan komprehensif serta memiliki daya jelajah yang lebih luas.    
Peran Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kesiapan Tenaga Kerja Menghadapi Disrupsi Artificial Intelligence di Indonesia Berkat Obed Sion Gultom; Hilma Harmen; Akhlan Naufan Asri; Jhon Veriyanto Siregar; Ripqi Fauji
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7735

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari transformasi digital telah mengubah struktur pekerjaan, pola pengambilan keputusan, serta kompetensi yang dibutuhkan pasar tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja menghadapi disrupsi AI di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan menelaah jurnal ilmiah, laporan pemerintah, publikasi organisasi internasional, dan sumber relevan mengenai kompetensi digital, perubahan pekerjaan, serta strategi ketenagakerjaan. Hasil kajian menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri yang dipengaruhi oleh ketimpangan akses digital, rendahnya literasi data dan AI, terbatasnya pelatihan berbasis teknologi, serta belum meratanya kemampuan adaptasi organisasi. Disrupsi AI tidak hanya berpotensi menggantikan tugas rutin, tetapi juga mengubah pembagian tugas, standar produktivitas, proses rekrutmen, pembelajaran, dan evaluasi kinerja. Karena itu, pengembangan sumber daya manusia perlu diarahkan pada peningkatan kompetensi digital dasar, literasi AI, kemampuan analitis, kreativitas, komunikasi, pemecahan masalah, dan etika penggunaan teknologi. Strategi upskilling dan reskilling perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, berbasis kebutuhan pekerjaan, terukur, dan inklusif bagi pekerja dengan tingkat kesiapan yang berbeda. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan penyedia pelatihan untuk membangun ekosistem pembelajaran sepanjang hayat yang adaptif, bertanggung jawab, serta mampu memperkuat daya saing dan ketahanan tenaga kerja Indonesia.