cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
muhyunus.446@gmail.com
Phone
+6285738390568
Journal Mail Official
bakti.sekawan@gmail.com
Editorial Address
Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara Jl. Bandeng No 25 Lingkungan Telaga Mas Kampung Arab Ampenan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984001     DOI : https://doi.org/10.35746/bakwan
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, merupakan jurnal untuk mendesiminasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen, praktisi, ataupun mahasiswa. Jurnal ini dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) Sekawan Institute Nusa Tenggara Barat, NTB. Pengelola jurnal ini terdiri dari dosen dan praktisi dari berbagai latar belakang perguruan tinggi di Indonesia. Jurnal ini terbit 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini merupakan jurnal multidisiplin, sehingga tidak membatasi pada hasil pengabdian masyarakat dari topik yang spesifik atau khusus. Oleh karena itu jurnal ini menerima seluruh artikel hasil kegiatan pengabdian dari disiplin ilmu apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Peningkatan Kemampuan Fungsi TIK Polda NTB Melalui Pelatihan Penerapan AI di Era Digitalisasi Azwar, Muhamad; Hariyadi, I Putu; Ismarmiyati, Ismarmiyati; Anas, Andi Sofyan; Madani, Miftahul; Zulkipli, Zulkipli
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v6i1.979

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk memperkuat ekosistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guna mendukung program Satu Data Polri. Namun, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam tugas administratif dan operasional harian masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis terkait penerapan AI sederhana bagi personel Bid TIK dan Satuan Operasional Polda NTB. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) melalui pelatihan interaktif dan demonstrasi praktis yang diselenggarakan dalam agenda Rapat Kerja Teknis pada tanggal 6 November 2025 di Mataram. Hasil evaluasi cepat (rapid assessment) sebelum dan sesudah kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta yang signifikan. Pemahaman konsep dasar AI generatif meningkat dari 40% menjadi 90%, kemampuan menyusun perintah (prompt) yang efektif melonjak dari 25% menjadi 85%, dan kesadaran terkait keamanan data sensitif instansi pada penggunaan AI publik naik dari 50% menjadi 95%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempraktikkan AI untuk menyusun draf dokumen dan merangkum regulasi. Kesimpulannya, pengenalan dan pelatihan AI sederhana terbukti sangat efektif dalam meningkatkan literasi digital serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Polda NTB. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan berlanjut untuk menciptakan efisiensi kerja yang terukur, sekaligus memperkokoh kesiapan kepolisian dalam menghadapi tantangan operasional di era modern yang terdigitalisasi.
Pengenalan dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi RT BTN Melanesia Rahman, Arif; Yusuf, Siti Aggripina Alodia; Astutik, Fitri
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v6i1.988

Abstract

Administrasi RT di BTN Melanesia masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan pencatatan tidak terintegrasi, sulitnya pencarian data, rendahnya transparansi, serta lambatnya pelayanan kepada warga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan melatih penggunaan Aplikasi RT BTN Melanesia, yaitu sistem informasi berbasis web yang dirancang untuk mengelola data warga, tagihan, keuangan, penyampaian informasi, serta monitoring administrasi secara terintegrasi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dan pendampingan implementatif melalui tahapan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan, dimana nilai rata-rata administrasi meningkat dari 2.75 menjadi 4.35, efisiensi dari 2.60 menjadi 4.20, dan transparansi dari 2.50 menjadi 4.10, dengan peningkatan rata-rata sebesar 60%. Hal ini menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi administrasi RT.
Sosialisasi Pelestarian Aksara Sasak Di Era Digital Adil, Ahmat; Tajuddin, Muhammad; Anas, Andi Sofyan; Ardi, Raden Fany Printi
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v6i1.994

Abstract

As one of the local cultural heritages of the Sasak people, the Sasak script holds high historical, linguistic, and cultural identity value. However, in the current digital era, the existence of the Sasak script is increasingly threatened due to the dominant use of the Latin alphabet and the low interest of the younger generation in learning it. Therefore, strategic efforts are needed to preserve the Sasak script through an approach relevant to technological developments. This study aims to socialize the preservation of the Sasak script by utilizing digital media as a means of education and information dissemination. The methods used include counseling activities, training, and the use of digital platforms such as social media and interactive learning applications. The results of the activity indicate that the use of digital technology can enrich the knowledge and interest of the community, especially the younger generation, in learning the Sasak script. Thus, the integration of cultural preservation and digital technology is a very effective step to ensure that the Sasak script does not disappear amidst the current of modernization. The results of the evaluation involving 30 respondents showed that the majority of participants gave a positive assessment of the educational game used. The aspect with the highest score was System Integration, with a score of 96.67%, indicating that the system is running well and is optimally integrated. Furthermore, the Art and Aesthetics aspect received the second highest score, at 90%. Therefore, it can be concluded that the use of educational game-based digital media is considered effective, engaging, and beneficial in supporting the learning process and preserving the Sasak script.