cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
muhyunus.446@gmail.com
Phone
+6285738390568
Journal Mail Official
bakti.sekawan@gmail.com
Editorial Address
Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara Jl. Bandeng No 25 Lingkungan Telaga Mas Kampung Arab Ampenan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984001     DOI : https://doi.org/10.35746/bakwan
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, merupakan jurnal untuk mendesiminasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen, praktisi, ataupun mahasiswa. Jurnal ini dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) Sekawan Institute Nusa Tenggara Barat, NTB. Pengelola jurnal ini terdiri dari dosen dan praktisi dari berbagai latar belakang perguruan tinggi di Indonesia. Jurnal ini terbit 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini merupakan jurnal multidisiplin, sehingga tidak membatasi pada hasil pengabdian masyarakat dari topik yang spesifik atau khusus. Oleh karena itu jurnal ini menerima seluruh artikel hasil kegiatan pengabdian dari disiplin ilmu apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 129 Documents
Penerapan Media Promosi Desa Saribaye Sebagai Desa Agrowisata Berbasis Website Priyanto, Dadang; Dharma, I Made Yadi; Azhar, Raisul; Suriyati, Suriyati; Azwar, Muhamad; Khirullah, Zidan
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.741

Abstract

Desa Saribaye merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Saribaye memiliki potensi Agrowisata yang memanfaatkan sektor pertanian atau perkebunan sebagai destinasi wisata yang dapat menarik para wisatawan. Obyek wisata desa Agrowisata Saribaye yang utama ada dua yaitu Kebun Irup dan Satnite. Permasalahan yang dijumpai di Desa Agrowisata Saribaye adalah  belum banyak dikenal wisatawan, pengunjuang hanya berasal dari desa sekitar, dan Desa Saribaye belum mempunyai media promosi untuk memperkenalkan sebagai desa Agrowisata. Sehingga kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan solusi permasalahan di desa Saribaye dengan membuatkan media promosi dalam bentuk aplikasi website untuk mempromosikan sebagai desa Agrowisata. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Prapengabdian atau Persiapan pengabdian mulai dari survey sampai dengan pembuatan aplikasi website dengan metode Waterfall, dan metode kedua yaitu Pelaksanaan Pengabdian dengan melakukan Installasi Program Aplikasi dan melakukan pelatihan kepada petugas atau operator desa menggunakan program aplikasi. Hasil kegiatan pengabdian ini diterapkanya program aplikasi media promosi desa Agrowisata Saribaye berbasis website, dan telah dilakukan pelatihan penggunaan program aplikasi kepada aparat desa Saribaye. Kesimpulanya kegiatan ini dapat memberikan terobosan baru di desa Saribaye dalam mempromosikan sebagai desa Argrowisata di masyarakat luas dan dapat memudahkan para calon wisatawan mendapatkan informasi awal sebelum berkunjung dengan mudah dan terupdate.
Penanganan Missing Data Hujan Kabupaten Sumbawa Anggreni, Anggreni; Ardhita, Utari; Sulistianingsih, Nani; Rahman, Arif
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.749

Abstract

Ketersediaan data iklim yang lengkap dan akurat merupakan fondasi utama dalam mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan, mitigasi bencana, serta pengelolaan sumber daya alam. Namun, di Kabupaten Sumbawa, data curah hujan sering mengalami kendala missing value akibat gangguan perangkat, kesalahan pencatatan, hingga masalah teknis lainnya. Kondisi ini dapat mengganggu integritas analisis dan pengambilan keputusan strategis, terutama pada sektor pertanian dan tata kelola sumber daya air. Terdapat 4 ladang Gram produktif di Kabupaten Sumbawa yang memerlukan data peramalan cuaca  terutama curah hujan harian dalam persiapan ladang untuk produksi garamnya, Penelitian ini dilakukan sebagai upaya konkret untuk mengatasi permasalahan hilangnya data hujan dengan menerapkan metode mean imputation, sebuah pendekatan konvensional namun efisien dalam mengisi kekosongan data. Melalui proses pengumpulan, pembersihan, dan pengolahan data dari Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Kaharuddin, diperoleh dataset curah hujan yang telah diimputasi dan siap digunakan untuk analisis lanjutan. Pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa metode ini mampu menyusun kembali pola data yang semula terputus, tanpa mengorbankan konsistensi keseluruhan. Meskipun tergolong sederhana, pendekatan ini memberikan solusi praktis bagi instansi pengelola data dalam menghadapi masalah hilangnya data iklim. Sehingga data yang sudah terisi atau data hujan lengkap dapat digunakan untuk proses analisis lebih lanjut seperti misalnya peramalan hujan setiap hari dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan, sehingga hasil peramalan tersebut dapat bermaat bagi para petani garam, pengusaha tambak udang dan petani bawang di Lingkungan Kabupaten Sumbawa.
Penguatan Ekstrakurikuler berbasis Pendampingan untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Inggris Siswa SMP Batubara, Riska; Ardiyansah, Tri Yuli; Salsabila, Aliyah; Khudzaifah, Yolanda Nafisya
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.757

Abstract

English language proficiency is an essential competency that students must possess to face global competition. However, various challenges are still encountered by educational institutions, particularly at the junior high school (SMP) level, including limited teaching resources, low student motivation, and suboptimal utilization of extracurricular programs. SMP Islam Manbaul Ulum Gresik faces similar challenges, where students' English proficiency remains relatively low. In response to this issue, this community service program was carried out with the aim of supporting the improvement of students’ English skills through the strengthening of an extracurricular program based on mentoring and training. The program was designed through four systematic stages: needs mapping, activity planning, implementation, and evaluation. The main strategies included training for mentor teachers, developing interactive materials, and conducting workshops for students. The results of the activity showed significant improvement in students’ language skills, active participation, and students’ confidence. These findings indicate that the development of contextual and collaborative extracurricular programs can serve as an effective approach to enhance English proficiency among junior high school students.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Hiilsinergi dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Organisasi di Era Digital Dinata, Imam; Idham, Idham; Yusuf, Siti Agrippina Alodia; Rizkillah, Muhammad
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.760

Abstract

Organization is one of the most important elements in the management function, which includes planning, organizing, actuating, and controlling. The Department of Manpower and Transmigration (Disnakertrans) of Central Lombok is a regional government agency responsible for labor and transmigration affairs in Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Organizational management is essential for improving operational efficiency and effectiveness, as well as adapting the organization to environmental changes. In managing certification training institutions, a supporting application system is needed to digitize the documents required during certification implementation. The Hiilsinergi application is a digital platform designed by the Association of Indonesian Training Institutions (HILLSI) to support management, collaboration, and synergy among Training Institutions (LPK) throughout Indonesia. This community service activity aims to enhance the capability of certification training institutions, government, and trainees in digitizing the necessary documents within the Hiilsinergi application. The community service was conducted offline on March 4, 2025, and was attended by 30 participants consisting of representatives from certification training institutions, government bodies, and training participants. The results of the activity showed high interest and active engagement from certification training institutions, the government, and trainees in the discussions, and resulted in the creation of a Hiilsinergi application module document as a guideline for these stakeholders.
Peningkatan Produksi Budidaya Ikan Bandeng Melalui Implementasi Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT di Desa Kadilangu Rochim, Febry Putra; Sulistyawan, Vera Noviana; Saputro, Bagaskoro; Arlinto, Arlinto; Andriano, Niko; Maghribi, Mohammad Maulana; Kladius, Rafik
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.762

Abstract

Desa Kadilangu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu pusat budidaya ikan bandeng. Namun, permasalahan kualitas air akibat limbah industri tapioka menjadi tantangan bagi para petani tambak, yang menyebabkan penurunan hasil panen dan kematian ikan. Kualitas air tambak sangat penting dalam budidaya ikan bandeng, namun pengecekan kualitas air masih dilakukan secara tradisional tanpa bantuan teknologi. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan bandeng melalui penerapan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini menggunakan sensor untuk mengukur parameter penting seperti suhu, pH, dan kekeruhan air yang kemudian ditampilkan secara real-time melalui aplikasi web dan smartphone. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi survei lapangan, studi pustaka, pengembangan sistem berbasis IoT, pelatihan kepada petani tambak, serta evaluasi penggunaan sistem. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem monitoring kualitas air mampu memberikan informasi yang akurat dan real-time, sehingga petani tambak dapat dengan cepat mengambil tindakan preventif. Hal ini berdampak pada peningkatan produksi ikan bandeng yang meningkat 10% - 12,5% dari hasil panen musim sebelumnya dan efisiensi pengelolaan tambak. Sistem ini menjadi solusi tepat guna dalam membantu petani tambak menjaga kualitas air secara lebih efektif.
Pelatihan Persiapan Seleksi Kompetensi Bidang Dosen ASN 2024: Kajian Evaluatif terhadap Tanggapan Peserta Admawati, Harsi; Sampetoding, Eliyah Acantha M; Appa, Felycitae Ekalaya; Chuvita, Laila; Kalalinggi, Septaria Yolan; Sepsamli, Letus; Pitrianti, Siti; Manapa, Esther Sanda
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.764

Abstract

Wawancara dan microteaching merupakan bagian dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) 2024. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi seleksi. Metode DSRM (Design Science Research Methodology) digunakan dengan tahapan 1) identifikasi masalah dan motivasi, 2) definisi tujuan untuk solusi, 3) desain dan pengembangan, 4) demonstrasi, 5) evaluasi, dan 6) komunikasi. Peserta diberikan pemahaman konseptual dan strategi menghadapi wawancara dan microteaching pada kelas besar serta pelatihan keterampilan praktis secara intensif dalam bentuk simulasi dan bimbingan langsung pada kelas kecil. Kelas kecil terdiri dari 10 sampai 15 peserta yang dibimbing oleh seorang pengajar. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan angket untuk mengetahui kualitas 1) kinerja pelatih, 2) manfaat pelatihan, serta 3) efisiensi pelatihan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja pelatih, manfaat pelatihan, dan efisiensi pelatihan berkategori sangat baik dalam mempersiapkan peserta menghadapi tes SKB Non-CAT Kemendikbudristek tahun 2024.
Pembekalan Magang Program MBKM Bagi Mahasiswa Program Studi Manajemen Tentang Etika Dalam Interaksi Sosial Sukarni, Sri; Wulandari, Yayang Erry; Kartikaningrum, Sari; Aryani, Menik
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.767

Abstract

Program magang sebagai proses pembelajaran yang membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja atau praktik secara langsung dan melatih mahasiswa untuk memiliki pengetahuan spesifik terhadap bidang keahlian tertentu yang sesuai dengan minat dan kondisi serta situasi di dunia kerja secara nyata. Dalam lingkungan kerja, seseorang diharapkan mempunyai etika yang merupakan serangkaian nilai atau norma yang dipegang erat oleh setiap orang. Beberapa mahasiswa mungkin belum memahami sepenuhnya prinsip-prinsip etika dalam interaksi sosial, terutama dalam konteks profesional di tempat kerja. Oleh karena itu pembekalan magang bagi mahasiswa Program Studi Manajemen dengan memberikan materi tentang Etika dalam Interaksi Sosial perlu dilaksanakan. Metode pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap persiapan, disiapkan materi yang berkaitan dengan tema. Pada tahap pelaksanaan, para pelaksana menyampaiakn materi tentang Etika dalam Interaksi Sosial. Pada tahap evaluasi, pelaksana  memberikan sesi tanya-jawab untuk mengetahui pemahaman mereka tentang materi yang telah disampaikan dan hasil jawaban mereka dianalisis. Hasil dari pembekalan ini menunjukkan bahwa pembekalan magang tentang Etika dalam Interaksi Sosial penting karena memberikan pemahaman perilaku yang sesuai dalam lingkungan kerja, serta membantu membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja. Disamping itu, membantu mahasiswa untuk sukses dalam pekerjaan dan karier mereka di masa yang akan datang melalui komunikasi yang efektif dan perilaku yang etis. Dapat disimpulkan bahwa melalui pembekalan magang mahasiswa Program Studi Manajemen tentang Etika dalam Interaksi Sosial adalah mahasiswa magang memiliki pengetahuan tentang Etika dalam berinteraksi di tempat magang.
Pelatihan Proxmox Infrastructure as Code dengan Ansible untuk Guru SMK TKJ Hariyadi, I Putu; Azwar, Muhamad; Azhar, Raisul; Dharma, I Made Yadi; Zulkipli, Zulkipli
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.770

Abstract

Virtualization technology has been applied in the world of education including in Vocational High Schools (SMK) of Computer and Network Engineering (TKJ) to support the teaching and learning process in the laboratory. Teachers face challenges when preparing the virtual laboratory infrastructure, especially when used by many students. It is necessary to create containers, user accounts and set access permissions so that each student can use the virtual laboratory built using Proxmox. This process is generally done manually so it takes time and effort and is prone to errors. Infrastructure as Code (IaC) is an approach to managing and providing Information Technology (IT) infrastructure by writing and running code automatically to overcome manual configuration problems. Community service activities with this training method aim to provide insight and knowledge about IaC using Ansible on Proxmox so as to help teachers manage virtual laboratories more effectively and efficiently. The training was conducted online via Cisco Webex and each teacher who participated in the practice directly using a Virtual Private Server (VPS) with a Proxmox installation and received very positive feedback from the participants. Based on the results of the post-training questionnaire filled out by 17 participants, the information obtained was that participants were able to receive and apply the material related to IaC using Ansible on VPS Proxmox very well by 82% and well by 18%. This achievement is an indicator of the success of the objectives of the implementation of the community service activities that have been carried out.
Edukasi Kesehatan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Desa Banyumulek Lombok Barat Atfal, Bustanul; Hijriani, Baiq Isti; Hadiatun, Nurul; Ismatullah, Nurul Khatimah; Fardani, Roushandy Asri
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.783

Abstract

Non-communicable degenerative diseases are chronic conditions that do not spread from one individual to another. The incidence of non-communicable diseases continues to increase, along with changes in people's lifestyles that tend to be unhealthy. In NTB Province, some of the main risk factors for non-communicable diseases include hypertension, obesity, and diabetes. The low level of public knowledge and awareness of the dangers of these diseases makes early detection services at health facilities less than optimal. In addition, many people are reluctant to have themselves examined if they have not felt any symptoms of illness. Therefore, risk factor management approaches and community-based prevention efforts are important steps to reduce the risk and mortality of non-communicable diseases. This activity aims to increase public awareness about the importance of routine health checks as part of early detection of non-communicable diseases to improve public health status. The activity was carried out through two methods, namely interactive counseling and direct health checks on participants. In general, the examination results showed a fairly good health condition of the participants with most of the results being within normal limits. However, there were seven participants with blood sugar levels exceeding 300 mg/dL. Activities like this are considered effective in raising public awareness of the importance of routine health checks as a preventive measure for non-communicable diseases.
Sosialisasi Sadar Wisata dalam Mendorong Partisipasi Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Roodhi, Mohammad Najib; Dakwah, Muhammad Mujahid; Abdurrahman, Abdurrahman; Muhtarom, Zamroni Alpian; Girsang, Zefanya Andryan; Bratayasa, I Wayan; Switrayana, I Nyoman; Nasri, Muhammad Haris
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i1.785

Abstract

This community service activity was carried out with the main objective of increasing public awareness of the importance of tourism awareness as a foundation for achieving sustainable tourism development, particularly in the coastal area of Batu Layar, Senggigi. The activity was implemented using educational and participatory approaches involving more than 20 community partners, consisting of village officials, youth groups, MSME actors, community leaders, and local representatives. The implementation process included several key stages: delivering awareness material, conducting focused group discussions, simulating tourism service practices, and evaluating participants' understanding through pre-test and post-test assessments. The results of the activity showed a significant improvement in participants' understanding of tourism awareness concepts. This was evidenced by evaluation data, where the average pre-test score of 63.2 increased to 84.5 in the post-test. In addition to the cognitive improvements, this activity also resulted in tangible community impact in the form of collective commitments to support sustainable tourism development. Real actions taken by the community included the formation of a tourism awareness group (Pokdarwis), initiation of beach clean-up programs, and digital tourism promotion through social media platforms. This activity demonstrates that a well-designed, interactive, and stakeholder-inclusive socialization strategy can be an effective means of building collective awareness and encouraging active community participation in developing inclusive, competitive, and sustainable tourism destinations.

Page 10 of 13 | Total Record : 129