cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024" : 10 Documents clear
Hubungan Status Gizi dengan Siklus dan Lama Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021—2022 Puspita Regina Saputri, Winda; Sari, Siti Maulidya
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4333

Abstract

Pendahuluan: Siklus menstruasi terjadi karena keseimbangan antara hormon-hormon seks perempuan, yaitu follicle-stimulating hormone (FSH), luteinizing hormone (LH), esterogen, dan progesteron. Keseimbangan tersebut memunculkan menstruasi yang normal, dengan durasi 4-8 hari, interval antar siklus 24-38 hari, volume < 80 mL per hari, serta tidak menimbulkan nyeri yang mengganggu aktivitas. Berdasarkan data Riskesdas 2018, persentase ketidakteraturan menstruasi pada wanita usia 10-59 tahun sebesar 14,5%. Salah satu hal yang berhubungan dengan gangguan menstruasi adalah status gizi. Status gizi merupakan gambaran tingkat kecukupan gizi individu yang bisa diukur salah satunya dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LiLa). Siklus menstruasi sangat dipengaruhi oleh lemak tubuh yang akan berkontribusi dalam pelepasan hormon reproduksi. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian analitik obeservasional dengan desain studi cross-sectional. Penetapan sampel penelitian dengan teknik non-probabillity sampling. Sebanyak 81 mahasiswi yang memenuhi kriteria yang ditetapkan menjadi sampel dalam penelitian ini. Hasil: Dari Uji statistik yang dilakukan dengan Chi-Square dan hasil yang didapat dengan p-value <0.05, maka secara statistik terdapat hubungan antara status gizi berdasarkan IMT dengan siklus menstruasi (p=0,009), terdapat hubungan antara status gizi berdasarkan LiLa dengan siklus menstruasi (p=0,033), terdapat hubungan antara status gizi berdasarkan IMT dengan lama menstruasi pada mahasiswi (p=0,009), terdapat hubungan antara status gizi berdasarkan LiLa dengan lama menstruasi pada mahasiswi (p=0,015). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status gizi dengan siklus dan lama menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021-2022.
Hubungan Status Gizi Terhadap Low Back Pain pada Guru di Kabupaten Bogor dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam adilah, muja; Zulhamidah, Yenni; Zen, Irwandi
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4335

Abstract

Pendahuluan: Low Back Pain merupakan nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, kebiasaan merokok dan kurang olahraga. Indeks massa tubuh dengan kategori obesitas lebih cenderung mengalami Low Back Pain dibandingkan dengan indeks massa tubuh normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi terhadap Low Back Pain pada guru. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jenis penelitian ini yaitu analitik korelasi. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu guru SDIT Putra Pakuan, SMP Putra Pakuan, SMK Putra Pakuan, SDN 1 Cijujung, dan SMPN Sukaraja yang berjumlah 92 orang. Sampel menggunakan teknik simpe random sampling. Instrumen pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, microtoise, dan timbangan berat badan. Metode pengujian yang digunakan yaitu uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan aplikasi SPSS. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden dengan kategori Low Back Pain lebih sedikit dengan responden yang tidak memiliki Low Back Pain. Mayoritas responden berada dalam kategori obesitas. Kesimpulan: Tidak terdapat adanya hubungan yang bermakna antara status gizi terhadap Low Back Pain pada guru. Islam senantiasa mengajarkan untuk selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai macam penyakit.
Hubungan Antara Kualitas Tidur Dengan Fungsi Kognitif pada Mahasiswa Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Addieni Shohwati; Genisa, Maya; Heriyanto, Toto
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4337

Abstract

Tidur pada hakikatnya merupakan salah satu cara untuk menghilangkan rasa lelah fisik dan mental. Mahasiswa kedokteran rentan mengalami kualitas tidur yang buruk akibat tuntutan akademik yang terus meningkat sehingga dapat meyebabkan masalah fungsi kognitif dan emosional yang serius. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif khususnya pada mahasiswa Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, Data diperoleh secara Non-probability Sampling jenis Consecutive Sampling dari kuesioner tervalidasi, yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia (MoCA-INA). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS dengan uji statistik Rank Spearman. Didapatkan hasil penelitian dari 68 responden sebanyak 79,4% responden memiliki kualitas tidur buruk, mayoritas merupakan perempuan. Insidensi gangguan kognitif ringan adalah 19,1%. Hasil uji korelasi didapatkan P= 0,320 dan koefisien korelasi sebesar 0,122. Selanjutnya dengan (α) = 0,05 dapat disimpulkan pada penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada mahasiswa Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2020. Dalam perspektif Islam, menjaga kualitas tidur tetap optimal dan mejaga kinerja kognitif tetap baik termasuk dalam maqashidus syari’ah.
Hubungan Tingkat Stres terhadap Aktivitas Fisik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkata 2021/2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Melia Puji Pratami; Mukhtar, Diniwati; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4347

Abstract

Pendahuluan: Stres di definisikan sebagai respon tubuh yang diakibatkan karena adanya tuntutan dari luar diri individu yang melebihi kemampuan dalam memenuhi tuntutan untuk mengatasi dan menyelesaikan suatu masalah. Aktivitas fisik merupakan serangkaian gerak yang teratur untuk memelihara gerak dan meningkatkan kemampuan gerak. Melakukan aktivitas fisik dengan tujuan mengembangkan aspek jasmani maupun rohani dapat berdampak positif bagi orang yang melakukannya yaitu guna meningkatkan daya tahan tubuh demi meningkatkan aktivitas keimanan, dan mengurangi resiko stres. Sehingga dengan melakukan penelitian, maka seorang muslim mengetahui suatu kebenaran ilmu Allah SWT dan manfaatnya bisa berguna bagi orang lain. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stres terhadap aktivitas fisik pada mahasiswa kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021 dan 2022. Metodologi: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa fakultas Kedokteran Universitas Yarsi. Analisis data yang dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Hasil uji univariat menunjukkan terdapat 5 orang (6,7%) mengalami stres ringan, 64 orang (85,3%) mengalami stres sedang, serta 6 orang (8%) mengalami stres berat. Serta terdapat terdapat 30 orang (40%) melakukan aktivitas fisik ringan, 39 orang (52%) melakukan aktivitas fisik sedang, serta 6 orang (8%) melakukan aktivitas fisik berat. Simpulan: Hasil uji chi-square dengan hasil p-value 0,147 (> 0,05) yang menyatakan bahwa hubungan antara tingkat stres terhadap aktivitas fisik tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
Hubungan Durasi Tidur dengan Memori Jangka Pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2019 Razih, Muhammad; Karina Dewi; Aya Yahya Maulana
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4349

Abstract

Semua manusia membutuhkan durasi tidur yang baik dalam hidupnya untuk menjalankan aktifitas sehari-hari dengan maksimal. Terutama pada mahasiswa dengan jadwal perkuliahan dan tugasnya yang padat. Tidur merupakan suatu keadaan tidak sadar di mana persepsi dan reaksi individu terhadap lingkungan menurun atau hilang, dan dapat dibangunkan kembali dengan indra atau rangsangan yang cukup (Asmadi, 2008). Memori adalah proses mental yang meliputi pengkodean, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi dan pengetahuan yang semuanya terpusat di dalam otak (Bruno, 1987). Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan survey cross sectional untuk mengetahui hubungan durasi tidur dengan memori jangka pendek pada mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019. didapatkan bahwa Mahasiswa dengan durasi tidurnya kurang dan hasil skor digit span rata rata terdapat 19 orang (42,2%), kemudian mahasiswa dengan durasi tidurnya kurang dan hasil skor digit span baik terdapat 18 orang (40,0%), sedangkan mahasiswa dengan durasi tidurnya kurang dan hasil skor digit span sangat baik terdapat 8 orang (17,8%). Hasil uji statistik didaptkan tidak ada hubungan bermakna antara variabel durasi tidur dengan memori jangka pendek pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 p-value 0.547. Bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menambahkan factor yang lain seperti kualitas tidur, dan berat badan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi dan dapat dikembangkan untuk penelitian selanjutnya.
Efektivitas Ekstrak Daun Teratai (Nymphaea Pubescens L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Salmonella typhimurium dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Hidayah, Adira Hayyu Putri; Dewi, Intan Keumala; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4365

Abstract

Teratai (Nymphaea Pubescens L.) adalah tanaman aquatic yang tidak hanya dikenal keindahannya saja tetapi memiliki potensi sebagai antibakteri untuk berbagai infeksi, misalnya disentri. Mengingat beberapa antibiotik saat ini telah mengalami resistensi, daun teratai dengan kandungan antioksidan dan antimikroba diharapkan mampu menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium yang menyebabkan disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teratai (Nymphaea Pubescens L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium dan tinjauannya menurut pandangan islam. Penelitian ini meliputi pembuatan ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol, pengujian aktivitas anti bakteri dilakukan menggunakan metode difusi agar dengan mengamati dan mengukur diameter zona hambat yang terbentuk pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Kemudian dilakukan pemberian ekstrak daun teratai dengan empat perlakuan konsentrasi yaitu 3000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, 25.000 ppm, dan kontrol positif (ciprofloxacin) dan kontrol negatif Emulgator CMC (carboxymethyl cellulose). Dengan masa inkubasi yang dipakai 1 x 24 jam pada suhu 37°C. Uji aktivitas anti bakteri menunjukkan tidak terbentuk zona hambat di sekeliling cakram yang telah ditetesi ekstrak daun teratai (Nymphaea Pubescens L.) dengan konsentrasi 3000 ppm, 6.000 ppm, 15.000 ppm, 25.000 ppm dalam tiga kali pengulangan. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun teratai tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhimurium dengan keempat konsentrasi yang digunakan.
Hubungan Sarapan Pagi dengan Kelelahan Fisik pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Candraningtyas, Rara Syifa; Kuntarti, Retno; Riani, Siti Nur
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4371

Abstract

Asupan energi memiliki hubungan yang signifikan terhadap terjadinya kelelahan fisik. Asupan kalori yang rendah akan mengakibatkan tubuh terasa lemah, baik fisik maupun kemampuan untuk berfikir. Mahasiswa dengan frekuensi makan utama kurang dari tiga kali sehari berisiko mengalami kelelahan dua kali lebih besar daripada yang makan lebih dari tiga kali sehari. Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional. Data diperoleh dari sumber primer yakni kuisioner dan akan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2020 memiliki kebiasaan sarapan pagi adalah kurang baik, sementara tingkat kelelahan fisik mahasiswa berada di tingkat rendah dan sedang. Hasil hipotesis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sarapan pagi dengan kelelahan fisik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran YARSI Angkatan 2020. Menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh melalui pola makan sehat dan manajemen waktu yang baik merupakan salah satu bagian dari maqashid syariah yaitu memelihara jiwa (hifz nafs) sesuai dengan penjelasan dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang didukung dengan hadits.
Perbandingan Gambaran Indeks Eritrosit Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisis dan CAPD serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam basalamah, muhammad nabil rusjdi; Armelia, Linda; Riani, Siti Nur; Hasibuan, Faizal Drissa
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4411

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) melibatkan perubahan struktural dan fungsional pada ginjal serta seringkali disertai anemia akibat defisiensi eritropoietin dan faktor lain. Terapi umum untuk PGK melibatkan Hemodialisis (HD) dan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), keduanya berpotensi memengaruhi indeks eritrosit. Dalam penelitian ini, 51 pasien PGK yang menjalani HD dan CAPD di RS Hermina Bekasi dievaluasi untuk indeks eritrosit, menunjukkan perbedaan signifikan pada Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) antara kelompok HD dan CAPD (p ≈ 0.009), sementara Mean Corpuscular Volume (MCV) dan Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) tidak menunjukkan perbedaan signifikan (MCV: p ≈ 0.960, MCH: p ≈ 0.079). Rata-rata MCV pada pasien PGK HD adalah 86.41 fL dan CAPD 87.20 fL. Rata-rata MCH PGK HD adalah 28.04, sedangkan pada CAPD 28.64. Adapun rata-rata MCHC pada PGK HD adalah 32.40 g/dL, sedangkan CAPD mencapai 33.92 g/dL. Temuan ini memberikan wawasan tentang dampak terapi dialisis pada karakteristik fisik eritrosit dan implikasinya terhadap jenis anemia pada pasien PGK. Dalam konteks perawatan PGK menggunakan HD dan CAPD, pasien telah melaksanakan aspek ikhtiar dan menjaga kelangsungan hidup sesuai dengan prinsip-prinsip Agama Islam. Dengan menyoroti pentingnya pemahaman terhadap dampak terapi dialisis pada indeks eritrosit pasien PGK, penelitian ini memberikan dasar bagi pendekatan perawatan yang holistik, mempertimbangkan aspek kesehatan dan nilai-nilai agama untuk memastikan perawatan yang sesuai dan komprehensif. Studi ini menghasilkan wawasan baru terkait karakteristik eritrosit pada PGK dan memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut dalam upaya meningkatkan kualitas perawatan PGK dengan mempertimbangkan aspek agama dan kesehatan secara bersamaan.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Pemain Game Online di Pulau Sebatik Provinsi Kalimantan Utara dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Al Faisal, Muhammad Alfin; Widianti, Dini
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4418

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai The silent killer akibat seringnya terjadi tanpa gejala. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik > 90 mmHg. Hasil Riskesdas Provinsi Kalimantan Utara, 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi pada penduduk ≥ 18 tahun sebesar 34.1%. Salah satu faktor risiko hipertensi merupakan pola tidur yang buruk yaitu gangguan tidur, kualitas tidur yang buruk, dan durasi tidur yang pendek. Kualitas tidur yang buruk biasanya terjadi pada seseorang yang bermain game online secara berlebihan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada pemain game online di Pulau Sebatik Provinsi Kalimantan Utara. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling pemain game online yang mengikuti tournament game online di Pulau Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara, sebanyak 80 responden. Hasil: Pada penelitian ini responden dengan kategori hipertensi sebanyak 44 orang (55.9%) dan kategori pre-hipertensi sebanyak 15 orang (18.8%) dengan rentang usia remaja akhir (20-25 tahun) sebanyak 36 orang (45 %). Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan hasil p-value sebesar 0.001 dengan nilai odds ratio menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk mempunyai risiko 8,22 kali lebih besar terkena hipertensi. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada pemain game online di Pulau Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara dan terjadi pergeseran prevalensi hipertensi yang dapat terjadi pada usia remaja akhir karena perubahan gaya hidup seperti kualitas tidur buruk. Dalam tinjauan Islam tidur merupakan sunnatullah yang dapat dijadikan sarana untuk menjaga kesehatan tubuh. Background: Hypertension is often referred to as the silent killer because it often occurs without symptoms. Hypertension is a condition where systolic blood pressure > 140 mmHg and/or diastolic blood pressure > 90 mmHg. The results of Riskesdas of North Kalimantan Province in 2018 showed that the prevalence of hypertension based on the results of direct blood pressure measurements in residents 18 years of age was 34.1%. One of the risk factors for hypertension is poor sleep patterns, namely sleep disturbances, poor sleep quality, and short sleep duration. Poor sleep quality usually occurs in someone who plays online games excessively. Objective: The purpose of this study aims to determine the relationship between sleep quality and the incidence of hypertension in online game players on Sebatik Island, North Kalimantan Province. Method: This type of research is descriptive analytic with a cross sectional research design. The sample in this study was a total sampling of online game players who participated in an online game tournament on Sebatik Island, North Kalimantan Province, as many as 80 respondents. Result: In this study, there were 44 respondents (55.9%) in the hypertension category and 15 (18.8%) in the pre-hypertension category, with age range of late adolescence (20 – 25 years) as many as 36 people (45%). Based on the results of the Pearson Chi-Square , a p-value of 0.001 was obtained so that there was a significant relationship between sleep quality and the incidence of hypertension with the odds ratio value indicating that poor sleep quality has an 8.22 times greater risk of developing hypertension. Conclusion: There is a relationship between sleep quality and the incidence of hypertension in online game players on Sebatik Island, North Kalimantan Province and there is a shift in the prevalence of hypertension that can occur in late adolescence due to lifestyle changes such as poor sleep quality. In Islam, sleep is a sunnatullah that can be used to maintain a healthy body.
Analisis Profil Gula Darah pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSPAD Gatot Soebroto Periode Januari - Juni 2023 Elsa; Yasmin, Intan Farida; Sari, Siti Maulidya
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4850

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian utama di dunia, dengan diabetes melitus sebagai faktor risiko signifikan. Gangguan metabolisme glukosa, seperti diabetes dan hiperglikemia, dapat memperburuk kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil gula darah pada pasien yang telah didiagnosis PJK di poliklinik jantung RSPAD Gatot Soebroto. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi observasional desktiptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 83 pasien PJK yang telah dikonfirmasi diagnosisnya melalui EKG, CT scan coroner, atau angiografi. Variable yang diukur meliputi kadar Glukosa Darah Puasa (GDP), kadar Glukosa Darah 2 jam Postprandial (GD2PP), dan kadar Hemoglobin A1c ( HbA1c). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa 38,6% pasien mengalami PJK dengan 1 vessel disease dan 3 vessel disease dan 65% resoinden berusia 51 hingga 70 tahun. meskipun Sebagian besar pasien memiliki kadar GD2PP (50,6%) dan HbA1c (50,6%) dalam rentang normal. Terdapat proporsi yang cukup signifikan (60,2%) dengan kadar GDP abnormal. Simpulan: Studi ini menunjukkan bahwa meskipun banyak pasien PJK memiliki profil gula darah yang normal, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar GDP yang abnormal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap abnormalitas profil gula darah pada pasien PJK, serta untuk mengevaluasi efektivitas intervensi yang bertujuan untuk memperbaiki profil gula darah. ABSTRACT Background: Coronary Artery disease (CAD) is the leading cause of death in the world, with diabetes mellitus as a significant risk factor. Disorders of glucose metabolism, such as diabetes and hyperglycemia, can exacerbate vascular damage and increase the risk of CAD. This study aims to analyze the blood sugar profile in patients who have been diagnosed with CAD in the cardiac polyclinic of Gatot Soebroto Army Hospital. Methods: This study is a descriptive observational quantitative research. The research sample consists of 83 CAD patients whose diagnoses have been confirmed through ECG, coronary CT scan, or angiography. The variables measured include Fasting Blood Glucose (FBG), 2-hour Postprandial Blood Glucose (2hPPBG), and Hemoglobin A1c (HbA1c) levels. Results: This study showed that 38.6% of patients had CAD with 1 vessel disease and 3 vessel disease and 65% of the patients were aged 51 to 70 years. although most patients had GD2PP (50.6%) and HbA1c (50.6%) levels within the normal range. There was a significant proportion (60.2%) with abnormal FBG levels. Conclusion: This study shows that although many CAD patients have normal blood sugar profiles, there is still a sizable proportion with abnormal GDP levels. Further research is needed to identify factors that contribute to abnormal blood sugar profiles in CAD patients, as well as to evaluate the effectiveness of interventions aimed at improving blood sugar profiles.

Page 1 of 1 | Total Record : 10