cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 337 Documents
Hubungan Status Gizi pada Balita 2-5 Tahun dengan Pola Asuh Pemberian Makan dan Tingkat Pendidikan Ibu di Desa Ciladaeun Lebak-Banten Tinjauan Menurut Pandangan Islam Sopa fauziah; Rika Ferlianti; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 8 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i8.3250

Abstract

Malnutrisi merupakan kondisi medis yang disebabkan oleh asupan atau pemberian nutrisi yang tidak akurat maupun yang tidak mencukupi. Malnutrisi lebih sering disambungkan dengan asupan nutrisi yang kurang atau sering disebut undernutrition (gizi kurang) yang bisa disebabkan oleh penyerapan yang buruk atau kehilangan nutrisi yang bertambah. Di daerah Banten pada tahun 2020, balita yang mengalami gizi kurang (BB/U) sejumlah 30.078 balita. Pola pengasuhan dan tingkat pendidikan ibu dapat mempengaruhi status gizi anak, karena pertumbuhan dan perkembangan anak tidak hanya dari asupan nutrisi akan tetapi kasih sayang, perhatian, kenyamanan dan pola asuh yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pola asuh pemberian makan dan tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita 2-5 tahun berdasarkan indeks BB/U di Desa Ciladeun Lebak-Banten. Metode penelitian ini adalah analitik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitan menggunakan cross sectional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan cara wawancara dan kuisioner. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS Statistic versi 24 dan menggunakan analisis univariat serta analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi pada balita adalah “normal” yaitu sebesar  73,9%, pola asuh pemberian makan oleh  ibu pada anak balita adalah “tepat” yaitu sebesar 53,6%, tingkat pendidikan ibu berada di tingkat “rendah” yaitu sebesar 92,8%. Sehingga menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubunganyang signifikan antara pola pemberian makan dengan status gizi dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi di Desa Ciladaeun Lebak-Banten.Malnutrition is a medical condition caused by inaccurate or insufficient intake or administration of nutrients. Malnutrition is often associated with inadequate nutrient intake or undernutrition, which can be caused by poor absorption or increased nutrient loss. In Banten in 2020, 30,078 under-fives were undernourished (BB/U). Parenting patterns and the mother's education level can affect children's nutritional status because children's growth and development are not only from nutritional intake but love, attention, comfort and good parenting. This study aims to determine whether there is a relationship between feeding parenting patterns and maternal education level with the nutritional status of toddlers 2-5 years based on the BB/U index in Ciladeun Village, Lebak-Banten. This research method is descriptive-analytic with a quantitative approach and research design using cross-sectional. Data collection techniques in this study used interviews and questionnaires. Data analysis using the SPSS Statistic version 24 application and univariate and bivariate analysis. The results showed that the nutritional status of toddlers was "normal", which amounted to 73.9%; the parenting pattern of feeding by mothers in children under five was "appropriate", which amounted to 53.6%; the mother's education level was at the "low" level which amounted to 92.8%. It was concluded that there was no significant relationship between feeding patterns and nutritional status and no significant relationship between the mother's education level and nutritional status in Ciladaeun Village, Lebak-Banten.
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Demam Berdarah Dengue dengan Keberadaan Jentik Aedes di Permukiman Kos Mahasiswa di Cempaka Putih Timur Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Maygel Nahren; Ndaru Andri Damayanti; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 1, No 8 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i8.3282

Abstract

Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut dan bisa menyebabkan kematian. Penyakit ini mengandung virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegpti dan Aedes albopictus. Keberadaan jentik Aedes di suatu daerah merupakan indikator terdapatnya populasi nyamuk Aedes di daerah tersebut. Permukiman kos adalah salah satu tempat yang memiliki kepadatan jumlah jentik. Mahasiswa pada umumnya berpendidikan, tetapi pengetahuan dan perilakunya mengenai hidup bersih dan sehat masih kurang. Penelitian ini bertujuan mengetahui keberadaan jentik Aedes di permukiman kos mahasiswa dan apakah ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku mahasiswa terhadap keberadaan jentik penyebab adanya DBD. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa kos cempaka putih timur, Jakarta pusat. Jumlah sampel sebanyak 50 mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan kuisioner. Metode pengujian penelitian ini menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas dengan aplikasi SPSS. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat adanya positif mengenai keberadaan jentik aedes aegpyti dan mahasiswa mayoritas memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Kesimpulan: tidak terdapatnya hubungan Perilaku tentang keberadaan jentik aedes dengan Demam berdarah Dengue. Menurut pandangan islam sebagai umat muslim wajib memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik serta menjaga kebersihan dan menjaga Kesehatan untuk menghindari berbagai macam penyakit termasuk Demam Berdarah Dengue. 
Perbandingan Berat Feses Template Kato-Katz Standar dengan Template Kato-Katz Akrilik Untuk Pemeriksaan Telur Cacing Muhammad Maulana
Junior Medical Journal Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i1.3799

Abstract

KATA KUNCI          Berat feses, Template Kato-Katz ABSTRAK                 Pemeriksaan infeksi kecacingan dapat dilakukan dengan 2 metode, yaitu secara kualitatif dan kuantitatif. Pemeriksaan kualitatif yaitu metode direct slide, sedangkan pemeriksaan kuantitatif yaitu metode Kato-Katz. Kemajuan pada bidang teknik kimia memperkenalkan material baru yaitu akrilik. Akrilik bisa  diaplikasikan di bidang kesehatan contohnya pada pembuatan template Kato-Katz. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan berat feses template Kato Katz standar ketebalan template 1,5 mmdan diameter lubang 6 mmdengan template Kato-Katz akrilik ketebalan template 2 mmdan diameter lubang 6 mmuntuk pemeriksaan telur cacing serta memperoleh nilai  faktor perkalian, untuk mendapatkan nilai EPG (Egg Per Gram). Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan rancangan Study Komparatif,  jumlah populasi sebanyak 30 orang dengan sebanyak 30 sampel dan cara pengambilan menggunakan Teknik Total Sampling. Berat feses ditimbang menggunakan timbangan analitik menggunakan template standar lalu dibandingkan dengan berat feses menggunakan template akrilik. Didapatkan hasil rata-rata berat feses dengan template standar sebesar 41,80 mg dan berat template akrilik sebesar 43,22 mg, faktor perkalian yang didapat pada template standar adalah 24 dan pada template akrilik adalah 23. Berdasarkan uji statistik yang dilihat dari nilai sig. (2-tailed) didapatkan nilai signifikasi 0,000 yang menujukkan P? (?=0,05), artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara berat feses template Kato-Katz standar dengan template Kato-Katz akrilik untuk pemeriksaan telur cacing. Disarankan kepada peneliti selanjutnya melakukan penelitian pengaruh setiap jenis konsistensi feses dan menggunakan pengaturan yang lebih beragam.
Gambaran Pasien Varikokel yang Menjalani Operasi Palomo Procedure di Rumah Sakit Tentara Tk Ii Moh Ridwan Meuraksa Jakarta Periode Januari 2019 – Desember 2019 Hasna Rafikatami; Kamal Anas; Muhammad Arsyad
Junior Medical Journal Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i1.3762

Abstract

Latar Belakang: Varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna dan merupakan salah satu penyebab infertilitas pada pria. Operasi Palomo Prosedur merupakan salah satu terapi pilihan yang digunakan untuk terapi varikokel karena operasi ini lebih mudah dilakukan dan biaya yang lebih terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pasien varikokel di RS Tentara Tk II Moh Ridwan Meuraksa Jakarta periode Januari 2019 – Desember 2019. Menurut pandangan Islam, tindakan bedah medis diperbolehkan karena niat dan motivasi utamanya adalah pengobatan. Metode: Studi ini merupakan studi deskriptif dengan rancangan penelitian deskriptif retropspektif menggunakan data rekam medik 199 pasien varikokel. Populasi dan sampel dalam penelitian ini semua kasus varikokel yang menjalani operasi Palomo Procedure di Rumah Sakit Tentara Tk II Moh Ridwan Meuraksa Jakarta periode Januari 2019 – Desember 2019. Hasil: Hasil penelitian didapatkan menunjukkan bahwa semua kejadian varikokel ditemukan pada rentang usia 10 – 19 tahun dan varikokel bilateral ditemukan pada rentang usia 41 – 45 tahun. Varikokel kiri (96,98%), varikokel kanan (2,01%), dan varikokel bilateral (1%). Pekerjaan pasien varikokel pelajar (72,36%) dan TNI-AD (27,84%). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah semua kejadian varikokel banyak ditemukan pada rentang usia 10 – 19 tahun, dengan lokasi terbanyak varikokel kiri dan pekerjaan paling banyak merupakan pelajar. Prosedur Palomo paling banyak dilakukan dengan indikasi varikokel grade 2 dan 3. Teknik palomo procedure pada pasien varikokel menurut pandangan islam diperbolehkan karena niat dan motivasi utamanya adalah pengobatan. 
Pengaruh Terapi Musik terhadap Kemampuan Kognitif pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi 2021 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Andi Dimas Wahyu Putra Hartadi; Edi Prasetyo; Andri Gunawan
Junior Medical Journal Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i1.3894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek terapi musik pada kemampuan kognitif mahasiswa kedokteran di Universitas Yarsi pada tahun 2021 dan ulasannya dari perspektif Islam. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data primer. Sampel penelitian adalah mahasiswa kedokteran di Universitas Yarsi, dengan ukuran sampel minimal 32 orang. Proses pengumpulan data dilakukan dengan melakukan uji MMSE pada sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh terapi musik terhadap kemampuan kognitif pada kelompok eksperimen dengan skor pre-test 26,38 (±1,821) dan skor post-test 29,13 (±1,258) dan P-value 0,018. Sedangkan pada kelompok kontrol, skor pre-test sebesar 28,44 (±1,365) dan skor post-test sebesar 28,63 (±1,628) dengan nilai P 0,541. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengaruh terapi musik terhadap kemampuan kognitif pada mahasiswa kedokteran di Universitas Yarsi tahun 2021. Studi tersebut menyimpulkan bahwa terapi musik dapat digunakan sebagai pendekatan terapi untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada mahasiswa kedokteran. Dari perspektif Islam, terapi musik diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip dan nilai-nilai Islam.
Relationship Between Change of Waist and Hip Circumferences Due To Online Lectures in Medical Students of Yarsi University Class of 2019 and The Review in Islamic Perspectives Nadia Rizki Amalia; Achmad Sofwan; Karimulloh Karimullah
Junior Medical Journal Vol 1, No 7 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i7.3211

Abstract

Abstract written in English maximum 250 words. Abstract is made concise and clear with italic format. Abstract contains Online lectures during the COVID-19 pandemic are implemented to reduce face-to-face activities. Online lectures have various impacts on students, one of them is reduced physical activity. The result of online lectures is a change in waist circumference and hip circumference. This may cause obesity in students. The objective of this study is to show the changes that occur and the relationship between changes in the shape of the hip and waist circumference due to online lectures in Medical Students of YARSI University Class of 2019. This study used a descriptive analytic study with a Paired t-Test research design. The sample size used in this study is 72 students. Sampling method used in this study is a purposive sampling method. The research instrument is a sheet recording the waist and hip circumferences measured by a tape and repeated 2 times. Statistical analysis was performed by univariate test and bivariate Paired t-Test. Islamic views regarding changes in the body, one of which is waist and hip circumference due to lifestyle, will be held accountable later. Allah commands His people to be responsible for the body that has been given and take good care of it. 
Stigma Sosial dan Sikap Keluarga pada Pasien Infertilitas di Rumah Sakit Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto dewi nurqomarriyah yuniarti; Mirfat Mirfat
Junior Medical Journal Vol 1, No 7 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i7.3233

Abstract

Pendahuluan: Infertilitas merupakan masalah kesehatan di dunia termasuk di Indonesia. Ketiadaan anak dalam perkawinan pada waktu lama akan menjadi masalah, karena ada keyakinan keadaan ini akan mengancam keutuhan rumah tangga. Infertilitas dikaitkan dengan stigma diri dan perasaan gagal. Stigma yang diciptakan oleh pasien infertilitas mengakibatkan individu merasa bersalah dalam mengelola ketidaksuburan dan stigmatisasi mereka. Pasangan suami istri sering merasa bahwa lingkungan memberikan stigma negatif. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui stigma sosial dan sikap keluarga terhadap pasien infertilitas di RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan penelitian survei non-eksperimental. Sampel penelitian ini adalah pasien infertilitas di RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan alat bantu kuesioner yang disebar dalam bentuk google form. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dengan menggunakan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) v.26 (IBM Inc) dan Skor ISS (Infertility Scale Stigma), uji One WayANOVA,uji t dan uji regresi linier berganda. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa total skor stigma pada pasien infertilitas 11,63±5,08. Skor rata-rata untuk setiap item ISS adalah 2,91±1,27, menunjukkan adanya stigma. Di antara empat faktor ISS, skor penarikan sosial adalah yang tertinggi 3,40±1,24, sedangkan skor evaluasi diri adalah yang terendah 2,49±1,17. Kesimpulan: Hasil analisis menggunakan uji One Way ANOVA dan analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor jumlah kehamilan, kehamilan sebelumnya, dan pendapatan bulanan berpengaruh secara signifikan terhadap stigma sosial dan sikap keluarga pada pasien infertilitas di RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto (p0,05).          KATA KUNCI            ISS, Stigma Sosial, Sikap Keluarga, Infertilitas
Knowledge and Attitudes of Health Science and Non-Health Sciences in the Use of Antibiotics in DKI Jakarta Province and Their Review from Islamic Perspectives Riska Afrilia; Riyani Wikaningrum; Irwandi Zein
Junior Medical Journal Vol 1, No 7 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i7.3260

Abstract

Background: Antibiotics are used to treat infectious diseases caused by bacteria, but because of the public's perception that killing antibiotics can be used for all diseases, and the easy access to antibiotics due to poor supervision causes the rationality of using antibiotics to be doubted. Antibiotics used not according to the rules will cause serious problems such as side effects of these drugs and antibiotic resistance.Methods: The method used is by distributing questionnaires to health and non-health sciences in DKI Jakarta Province. The number of samples is 161 people using stratified sampling technique.Results: The results showed that in the knowledge category, health sciences had good knowledge of 33%, while non-health sciences had good knowledge of 6.6%. From the overall cross tabulation of 161 people, the majority of respondents had a good level of knowledge and a positive attitude of 81.1%.Conclusion: The conclusion in this study is that health sciences have more broad insight to use antibiotics better when compared to non-health sciences. The ability of health professionals must be strengthened to prescribe and administer antibiotics appropriately and to communicate effectively with patients. Governments should promote specific information on the rational use of antibiotics and AMR to certain target groups.
The Level of Knowledge of Jatimulya Bekasi Village Residents on the Use of Vitamin D during the Covid 19 Pandemic and According to Islamic Overview Syaffira Novitasari Nadilla; Dharma Permana; Andri Gunawan
Junior Medical Journal Vol 1, No 8 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i8.3178

Abstract

The world is facing the Covid-19 pandemic, where the body is very susceptible to disease so, it requires increasing body resistance by increasing intake of vitamins, especially vitamin D (Nainggolan, 2020). Vitamin D is a pro-hormone that helps absorb calcium and boosts the immune system. Therefore, to prevent the negative effects arising from a deficiency or excess of vitamin D in the body, good knowledge is needed on the use of vitamin D. This research is to analyze level of knowledge of the residents RT 001 and RT 002 Jatimulya Bekasi regarding the use of vitamin D during the Covid-19 pandemic and to know the importance of seeking knowledge and maintaining health in Islam. This type of research is descriptive correlative and cross-sectional research design with the population studied being residents of RT 001 and RT 002, Jatimulya Bekasi Village, aged 17-55 years. The sample studied was 123 respondents with simple random sampling. This research method is univariate and bivariate analysis. The results showed that majority of people with good knowledge of use vitamin D were 63 people (51.2%). The statistic results among the factors of age, education, and work had no effect with a p-value 0.05 on the level of knowledge on the use of vitamin D. In the Qur'an seeking knowledge and maintaining health which is a sign of the greatness of Allah SWT is an obligation.
Evaluation of Posyandu Management in Bogor City Fitri Amelia; Fasli Jalal; Firman Arifandi
Junior Medical Journal Vol 1, No 8 (2023)
Publisher : Junior Medical Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v1i8.3258

Abstract

Background: Posyandu is a form of Community-Based Health Efforts (UKBM) carried out by, from and with the community, to empower and provide facilities for the community to obtain health services for mothers, babies and toddlers.  Management of health services is an activity or an art to manage health workers and non-health workers to improve public health through health programs. Maq??id al-Sh?ri' are the purposes desired by the legislator (Allah; al-Sh?ri') by establishing a rule of law. Purpose: The purpose of this study was to determine the posyandu management in Bogor City.Methods: this study used a simple random sampling method, namely by selecting two areas of Bogor City with different levels of urban progress, then proceed with the random selection of sub-districts from each area, then the selection of 10 posyandu and cadres randomly without regard to strata in the population  . Results: From the 10 posyandu samples, the results of the input component were obtained with a value range of 80-95%, the results of the process component with a value of 100%, the results of the output component with a value range of 50-59% and the results of the SKDN indicator 71-94%.Conclusion: Of the ten Posyandu in Bogor City, the Tegallega Sub-District and the Cikaret Sub-district are good Posyandu.

Page 11 of 34 | Total Record : 337