cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafizkurniawan@unaja.ac.id
Phone
+6282362857012
Journal Mail Official
hafizkurniawan@unaja.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA) Jl. Sersan Muslim RT.24 Kel. Thehok Kec. Jambi Selatan Kota Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
ISSN : -     EISSN : 29853281     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) adalah jurnal kebidanan yang menerbitkan karya ilmiah bagi akademisi, dan praktisi. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak dapat diakses terbuka, menerima artikel penelitian original dan relevan dalam ruang lingkup kesehatan Ibu dan Anak sepanjang siklus daur kehidupan wanita. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak menyambut dan mengundang para peneliti dari seluruh dunia untuk mengirimkan artikel penelitian asli, untuk dipublikasikan di jurnal ini. Semua Artikel diterbitkan segera setelah diterima. Penerbit Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak adalah Universitas Adiwangsa Jambi.
Articles 136 Documents
Gambaran Karakteristik Individu, Aktivitas Fisik, dan Pemenuhan Gizi Seimbang pada Ibu Hamil di Desa Drajat dan Desa Banjaranyar Intan Silfitriana; Rony Darmawansyah Alnur; Elia Nur A’Yunin
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan ibu hamil adalah faktor penting dalam memastikan kelangsungan kehidupan dan perkembangan janin. Karakteristik individu, aktivitas fisik dan pemenuhan gizi seimbang menjadi tiga aspek kunci dalam menjaga kesehatan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran karakteristik individu, aktivitas fisik dan pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil yang tinggal di wilayah desa drajat dan desa banjaranyar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil yang mencakup promosi kesehatan aktivitas fisik yang sehat dan pemenuhan gizi seimbang sebagai bagian integral dari perawatan prenatal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain desktiptif. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di desa drajat dan desa banjaranyar dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil analisis univariat menunjukkan sebanyak 30 responden (90,9%) berada pada usia 20-35 tahun, sebanyak 21 responden (63,6%) dengan status pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, sebanyak 13 responden (39,4%) dengan riwayat kehamilan primagravida (kehamilan pertama), sebanyak 10 responden (30,3%) dengan aktivitas fisik menetap dan sebanyak 16 responden (48,5%) dengan status pemenuhan gizi seimbang kategori baik.
Hubungan Sosial Budaya Terhadap Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Posyandu Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi Tahun 2025 Sri Mardhiah; Subang Aini Nasution; Dwi Rahmawati; Eprina Intami; Marinawati Ginting
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI Eksklusif merupakan makanan terbaik untuk bayi. Global Breasfeeding scorecard di dunia menyatakan tingkat menyusui tetap lebih rendah dari target, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosial budaya dengan pemberian ASI eksklusif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 14 Agustus 2025 di Puskesmas Desa Rantau Karya, melibatkan 38 ibu yang memiliki anak usia 0-2 tahun sebagai sampel. Hasil uji statistik menunjukkan p=0,000, sehingga hipotesis alternatif diterima, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara faktor sosial budaya dan praktik pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,2% ibu memberikan ASI eksklusif, meskipun masih di bawah target nasional. Faktor sosial budaya, seperti dukungan keluarga dan norma masyarakat, terbukti berperan penting dalam keberhasilan pemberian ASI. Pengetahuan dan sikap ibu juga mempengaruhi keputusan untuk menyusui secara eksklusif
Efektivitas Teknik Counter Pressure Massage dalam Mengurangi Intensitas Nyeri pada Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Dewi Gurning S.Keb Jambi Tahun 2025 Besse Syahri Muthahharah; Kurniasari
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan merupakan pengalaman subjektif yang berbeda pada setiap ibu bersalin dan umumnya terjadi akibat kontraksi uterus, dilatasi serviks, serta penekanan janin pada jalan lahir. Penanganan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif dan aman adalah teknik counter pressure massage, yaitu pijatan dengan tekanan kuat pada punggung bawah untuk menghambat transmisi impuls nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik counter pressure massage dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di PMB Dewi Gurning, Jambi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan two group pre-test post-test design. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih dengan metode total sampling, terdiri atas 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon serta Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri pada kelompok intervensi dari nyeri berat (80%) menjadi nyeri sedang (80%) dan ringan (13,3%), dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Pada kelompok kontrol, nyeri berat meningkat dari 46,7% menjadi 73,3%. Uji Mann–Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), menandakan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, teknik counter pressure massage terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif dan dapat diterapkan sebagai metode nonfarmakologis yang sederhana, aman, serta aplikatif dalam praktik kebidanan.
Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Intensitas Nyeri pada Inpartu Kala I di TPMB Asmah Kabupaten Takalar Dewi Umbarsari; Putri Dewi Anggraini
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu yang menghadapi proses persalinan akan merasakan nyeri dan tidak nyaman sehubungan dengan kontraksi uterus, dilatasi serviks dan juga kecemasan atau rasa takut ibu saat menghadapi persalinan. Salah satu intervensi yang diberikan untuk menekan nyeri adalah dengan cara mengajarkan ibu bersalin melalui teknik relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas nyeri pada inpartu kala I Fase Aktif di PMB Hj. Asmah Kabupaten Takalar. Metode penelitian yang dilakukan yaitu quasi eksperiment dengan rancangan pendekatan pretest posttest one group design dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang dengan teknik purposive sampling dan Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata intensitas nyeri pada ibu bersalin sebelum dan setelah dilakukan teknik nafas dalam dari rata-rata 7.37 menjadi 5,77 dan dari uji bivariate diketahui ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dengan intensitas nyeri persalinan pada inpartu kala I fase aktif dengan p-value 0.001. Simpulan dari penelitian yaitu ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dengan intensitas nyeri persalinan pada inpartu kala I Fase aktif. Saran setiap nakes yang menolong persalinan dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam pada ibu bersalin kala I.
Pengaruh Media Finger Painting terhadap  Perkembangan Motorik Halus Balita di Kelompok Bermain Al Falah Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan Eprina Intami; Kristy Mellya Putri; Putri Nova Sary; Rian Novita; Matda Yunartha
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses perkembangan di usia ini, anak memiliki kemampuan pengendalian gerak tubuh dengan aktivitas jasmani yang terkoordinasi dengan baik dan adanya peningkatan keterampilan dan proses berpikir, proses ini dapat dikategorikan sebagai perkembangan motorik anak Perkembangan motorik terbagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenis desain  penelitian quasy eksperimen  yang bersifat pretest-postest with control group untuk melihat Pengaruh media finger painting terhadap perkembangan motorik halus Balita. Penelitian ini akan dilakukan di Kelompok Bermain Al Falah Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan yang direncanakan pada bulan Juli s/d Agustus 2025. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Balita sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan yaitu total sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi Denver II keterampilan motorik halus sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan finger painting. Penelitian ini menggunakan analisis Univariat dengan distribusi rerata motorik halus sebelum dan sesudah dilakukan terapi bemain dan analisis Bivariat. Hasil penelitian dari 30 responden sebagian besar responden memiliki perkembangan motoric halus dengan kategori baik sebanyak 76.6% dan setelah rmemiliki perkembangan motoric halus dengan kategori baik yaitu sebanyak  96.7% responden. Hasil uji statistik diperoleh nilai P=0.014 maka dapat disimpulkan ada Pengaruh tehnik finger painting terhadap  perkembangan motorik halus Balita di Kelompok Bermain Al Falah Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan Tahun 2025. Permainan finger painting dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dan bahan referensi dalam membuat program atau kebijakan dalam meningkatkan derajat status kesehatan balita dan anak prasekolah
Komparatif Gejala Menopause pada Wanita Jepang dan Indonesia: Perspektif Budaya dan Penanganan Siti Nurhatifah; Lailatul Badriah; Diane Marlin; Subang Aini Nasution
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Masa menopause bagi seorang wanita merupakan satu fase yang akan dilalui oleh setiap wanita pada usia di atas 45 tahun, meskipun demikian pada keadaan tertentu wanita dapat mengalami menopause dini di usia kurang dari 40 tahun. Sebelum masa menopause terjadi, wanita akan mengalami masa premenopause. Pada masa ini akan terjadi perubahan, yaitu fungsi reproduksi mulai menurun, perubahan hormon, perubahan fisik, maupun perubahan psikis (Linda, 2018)). Tanda-tanda menopause berbeda-beda antara individu dan budaya. Di negara-negara maju, seperti Jepang, menopause kerap dianggap sebagai perubahan alami dalam kehidupan seorang wanita dan diterima dengan lapang dada. wanita Jepang umumnya memiliki pandangan yang lebih positif terhadap menopause. Hal ini dipengaruhi oleh pola konsumsi tradisional Jepang yang kaya akan fitoestrogen, seperti isoflavon yang terdapat dalam produk kedelai (misalnya tahu dan tempe). Fitoestrogen terbukti efektif dalam meredakan gejala vasomotor seperti hot flashes (Chen et al., 2021). Ruang lingkup penelitian ini membahas tentang “Studi komparatif gejala menopause pada wanita jepang dan indonesia : perspektif budaya dan penanganan”. Adapun jenis penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif. penelitian ini dilakukan di wilayah kerja di Panti Jompo Anzuen jepang. Dengan jumlah populasi usia 50-100 tahun yang telah mengalami menopause alami. Sampel total 20 responden 10 dari Indonesia di sekitar penduduk desa Cianjur yaitu, 10 dari Jepang di panti Azuen. Teknik penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Disimpulkan bahwa gejala menopause sudah mulai dirasakan oleh wanita premenopause meskipun dalam skala ringan dan menengah saja, namun pada sebagian besar wanita premenopause ini merasa agak terganggu terutama gejala kelelahan atau mudah lelah, mudah lupa, gangguan tidur dan gejala vasomotor seperti hot flash dan keringat malam. Keluhan atau gejala menopause kecemasan, rasa menyendiri atau kesepian dan depresi belum banyak dirasakan dan hanya dirasakan dalam skala ringan, karena gejala menopause lain juga belum dirasakan terlalu berat oleh para wanita premenopause. Kemungkinan besar apabila sudah benar-benar berhenti haid atau menopause, barulah gejala kecemasan, rasa menyendiri dan depresi tersebut akan dirasakan berat dan amat mengganggu.