Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) is a peer-reviewed and open-access academic journal with a focus on education. This journal is published bi-monthly by CV. Publikasi Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research and study on education management, curriculum, education assessment, education policy, education technology, learning and teaching, and culture.
Articles
1,640 Documents
Faktor Motivasi Belajar Rendah Pada Mata Pelajaran IPS
Anggun Nabila Azzahra;
Budiaman Budiaman;
Nurul Istiqomah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i5.2775
Motivasi belajar merupakan salah satu hal penting pada proses pembelajaran. Namun, rendahnya motivasi belajar pada peserta didik tentu akan mempengaruhi berlangungnya proses pembelajaran. Hal ini yang terjadi pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Cabangbungin pada mata pelajaran IPS. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang menjadi latar belakang rendahnya motivasi belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Cabangbungi terutama pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan angket, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan dalam teknik analisi data menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan bahwa faktor-faktor rendahnya motivasi belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Cabangbungin pada mata pelajaran IPS dilatarbelakangi oleh: 1). Rendanya hasrta dan keinginan berhasil pada diri pesera didik, 2). Rendahnya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, 3). Rendahnya harapan dan cita-cita masa depan, 4). Masih rendanya kegiatan yang menarik dalam belajar, 5). Lingkungan belajar yang kurang kondusif. Guru selaian sebagai seorang pengajar memiliki peran pula sebagai motivator yang mana untuk mendorong peserta didik dalam meningkatkan semangat belajar peserta didik. Guru dapat dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menggunakan metode serta media pembelajaran yang bervariasi dan menarik sehingga dapat membantu meningkatkan motivasi belajar peserta didik
Bentuk-Bentuk Kesalahan Penulisan Bahasa Baku pada Makalah Mahasiswa
Dita Mutia;
Nasywa Harahap;
Sari Putri Ramadani;
Wisman Hadi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i5.2794
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi nasional Republik Indonesia. Bahasa Indonesia digunakan oleh warga negara Indonesia dalam berkomunikasi sehari-hari, baik lisan maupun tulisan untuk tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yang merupakan cara untuk menyelidiki gagasan atau produk pemikiran manusia dalam bentuk media cetak dengan kritis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat beberapa bentuk kesalahan penulisan bahasa baku dalam makalah, seperti penggunaan huruf kapital dan penggunaan tanda baca. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman yang baik tentang aturan penulisan bahasa baku bagi mahasiswa, khususnya dalam konteks penulisan makalah ilmiah.
Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Media Gambar
Nadia Shefa Azkia
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i5.2859
Penggunaan media pembelajaran dapat menjadikan kegiatan belajar mengajar lebih efektif. Media pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan pesan pembelajaran serta lebih cepat dan lebih mudah ditangkap oleh siswa. Bahasa Arab sendiri merupakan salah satu mata pelajaran di Pondok Pesantren Daar El-Qolam yang sangat penting dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi dengan baik, baik secara lisan maupun tulisan. Pembelajaran bahasa Arab seringkali membuat siswa merasa bosan jika pembelajaran berlangsung monoton dan guru hanya menggunakan metode ceramah saja. Pondok Pesantren Daar El-Qolam khususnya kelas I A menggunakan media gambar dalam pembelajaran bahasa Arab agar seluruh siswa tidak merasa bosan dan lebih memahami materi pembelajaran tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa problem-problem yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Arab, Apa alternatif solusinya, dan Bagaimana pembelajaran Bahasa Arab melalui media gambar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problem-problem apa saja yang dihadapi siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Arab, mencari tahu solusi alternative yang dapat digunakan untuk mengatasi problem tersebut, dan menjelaskan pembelajaran Bahasa Arab dengan menggunakan media gambar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik deskriprif kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dimulai pada bulan Desember 2019- Agustus 2020.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan (Analisis Konsep dan Implikasinya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan)
Rafi Taris Mafazi;
Masduki Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i6.2860
Penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis konsep dasar manajemen pembiayaan pendidikan dan implikasinya terhadap meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan mutu lembaga pendidikan merupakan harapan dan keinginan masyarakat pengguna jasa pendidikan. Oleh karena itu untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai upaya strategis telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat selaku pengelola dan pemangku kepentingan pendidikan. Misalnya, yang dilakukan pemerintah adalah merancang standar nasional pendidikan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 terdapat 8 standar nasional yang bertujuan agar meningkatkan mutu dari suatu lembaga pendidikan. Berdasarkan peraturan pemerintah, salah satu dari delapan standar nasional pendidikan adalah standar pembiayaan. Pembiayaan pendidikan merupakan hal penting dan tidak terpisahkan dalam kegiatan pengelolaan pendidikan. Jadi, antara lain, kebijakan pemerintah adalah dengan mendistribusikan dana BOS di tingkat sekolah. Pembiayaan pendidikan dan pendanaan yang dikelola sekolah / madrasah harus transparan agar terciptanya akuntabilitas. Jika dapat dipertanggung jawabkan maka kredibilitas lembaga pendidikan tersebut juga akan meningkat. Jika kredibel maka dengan sendirinya akan meningkatkan kualitas institusi pendidikan.
Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching dalam Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Peserta Didik di SMA Mekar Arum Cileunyi
Ripki Yanuar;
Angger Saloko
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i6.2861
Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik, dikarenakan keterampilan berpikir kritis dapat membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dikelas dan juga berguna bagi peserta didik dilingkungan masyarakat kelak, berdasarkan hal tersebut keterampilan berpikir kritis peserta didik harus ditumbuhkan pada saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching dalam menumbuhkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran PPKn, penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik di SMA, pengambilan data dilakukan di SMA Mekar Arum Cilenyi pada kelas X MIPA 1, Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Teaching mampu menumbuhkan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang meliputi; keterampilan merumuskna pertanyaan, menyampaikan argumen, mengumpulkan informasi dan mempertahankan argumen dan membuat kesimpulan pada saat pembelajaran berlangsung.
Relevansi Pemikiran Heidegger tentang “Being and Time” terhadap Praktik Tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” Siswa SD pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Marianus Tapung
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i7.2874
Pemikiran Martin Heidegger tentang "Being and Time" menjadi landasan filosofis yang kaya untuk memahami hubungan antara manusia dan lingkungan, serta relevansinya dengan praktik gaya hidup berkelanjutan. Dalam konteks pendidikan, pengenalan konsep ini kepada siswa sekolah dasar dapat memberikan dasar yang kuat dalam membangun kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan dan masyarakat. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif analitis untuk mengeksplorasi konsep "Being and Time" Heidegger dan bagaimana konsep tersebut dapat diterapkan dalam pendidikan tentang gaya hidup berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur tentang pemikiran Heidegger, serta analisis kurikulum dan praktik pembelajaran terkait dengan gaya hidup berkelanjutan di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep "Being and Time" Heidegger memiliki relevansi yang signifikan dengan praktik tema Gaya Hidup Berkelanjutan di kalangan siswa sekolah dasar. Konsep keberadaan (Dasein) dan pemahaman tentang waktu dan ruang dapat diintegrasikan ke tema pembelajaran tentang gaya hidup berkelanjutan untuk membentuk pemahaman yang lebih dalam tentang tanggung jawab siswa terhadap lingkungan dan masyarakat. Diskusi menyoroti pentingnya memperkenalkan konsep filosofis seperti "Being and Time" Heidegger dalam pendidikan tentang gaya hidup berkelanjutan sebagai cara untuk mendorong siswa sekolah dasar untuk mengadopsi perilaku yang berkelanjutan. Integrasi konsep ini dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang hubungan antara manusia dan lingkungan serta mendorong mereka untuk bertindak secara bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan dan masyarakat, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang dijunjung tinggi.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMP Negeri 194 Jakarta
Fauzan Naufal Hadi;
Maria Ulfah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i6.2875
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguraikan peran dan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam memotivasi minat belajar siswad di SMP Negeri 194 Jakarta, serta mengetahui apa saja tantangan dihadapi oleh guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi di lingkungan SMP Negeri 194 Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendektan deskriptif di mana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam memotivasi siswa di SMP Negeri 194 Jakarta. Upaya yang dilakukan guru untuk memotivasi siswa diantaranya menerapkan berbagai metode interaktif dan strategi pembelajaran yang mengkolerasikan agama dan kehidupan sehari-hari sehingga siswa ikut aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu guru juga dibenturkan dengan sejumlah tantangan yang kompleks seperti kesulitan siswa dalam membaca Al-Qur’an, kurangnya sumber daya dan dukungan administratif serta kondisi eksternal yang mempengaruhi motivasi siswa
Persepsi Peserta didik Terhadap Penggunaan Virtual Reality Berbasis MilleaLab Sebagai Media Pembelajaran Geografi (Materi Fenomena Geosfer)
Maria A. Purwaningtyas;
Dewi Lestari;
Muhammad Zid;
Oot Hotimah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i6.2882
Media pembelajaran dituntut untuk selalu berkembang mengikuti era sekarang dan pendidik sebagai operator dituntut untuk menguasai media pembelajaran. Perkembangan dan penggunaan media pembelajaran secara visual, audio dan video hingga penggunaan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran terus dilakukan penelitian dan dikembangkan. Hal ini dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi dan motivasi belajar peserta didik dalam penggunaan media VR. Penggunaan VR berbasis MilleaLab dapat dijadikan sebagai media pembelajaran Geografi untuk dapat mendukung peserta didik dalam mempelajari dan memahami materi pada dunia virtual. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Analisis deskriptif dilakukan dengan menjelaskan persepsi peserta didik terhadap penggunaan virtual reality berbasis millealab sebagai media pembelajaran geografi (materi fenomena geosfer).
Peran Keterampilan Komunikasi Interpersonal Guru BK Terhadap Layanan Konseling Profesional
Nabilaa Faizatuz Zuhriyah;
Nina Siti Marlina;
Lismawati Lismawati;
Indriyanti Indriyanti;
Gama Permana;
Nurrohman Nurrohman;
Sulistianingsih Sulistianingsih
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i6.2903
Konseling profesional yang efektif sangat meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal guru BK. Dengan kemampuan ini, guru BK dapat membangun hubungan yang kuat dan membantu siswa secara holistik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research ini menganalisis literatur terkait peran keterampilan komunikasi interpersonal guru BK dalam meningkatkan efektivitas layanan konseling profesional.. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang emosi, keterampilan sosial, dan pengambilan keputusan melalui panduan dan dukungan dalam konseling individu dan kelompok. Keterampilan komunikasi interpersonal guru BK sangat penting dalam menyediakan layanan konseling profesional. Kemampuan ini memungkinkan guru BK untuk membangun hubungan yang kuat dengan siswa, memahami masalah mereka, dan memberikan dukungan serta bimbingan yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan siswa secara keseluruhan.
Peran Self Efficacy dan Locus of Control Terhadap Prokrastinasi Akademik Penyelesaian Skripsi Pada Mahasiswa Berprestasi Universitas Gajah Putih Takengon
Dea Muthia Albandary;
Tarmidi Tarmidi;
Sri Supriyantini
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i6.2957
Prokrastinasi akademik penyelesaian skripsi merupakan suatu penundaan yang secara sengaja dilakukan secara berulang-ulang, dengan melakukan suatu aktivitas lain sehingga menghambat proses penyelesaian skripsi tersebut. Hal ini tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada mahasiswa berprestasi. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan prokrastinasi, diantara adalah terkait dengan keyakinan terhadap kemampuannya (self efficacy) serta sudut pandang akan keberhasilan yang dicapainya (locus of control). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran self efficacy dan locus of control dengan prokrastinasi akademik penyelesaian skripsi pada mahasiswa berprestasi Universitas Gajah Putih Takengon. Prokrastinasi akademik pada penelitian ini menggunakan teori Ferrari, Johnson & McCown (1995), sedangkan self efficacy menggunakan teori dari Bandura, (1997), dan locus of control menggunakan teori Phares (1984). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan subjek penelitian sebanyak 115 orang. Pengambilan data penelitian menggunakan 3 skala yaitu skala prokrastinasi akademik, Skala self efficacy dan Skala locus of control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self efficacy dan locus of control terhadap prokrastinasi akademik penyelesaian skripsi pada mahasiswa berprestasi Universitas Gajah Putih Takengon. Nilai F3.111 = 2.083, p = .107 (p > .05) dan persamaan regresi dapat digambarkan dengan rumus Y’ = 136.467 + -0.331 X1 + -13.676 X2. Hal ini menunjukkan bahwa self efficacy dan locus of control tidak memberikan kontribusi terhadap prokrastinasi akademik penyelesaian skripsi yang terlihat dari signifikansi self efficacy sebesar .294 (> .05).