cover
Contact Name
Siti Ainul Kholifah
Contact Email
japendipublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285795165886
Journal Mail Official
japendi.publikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Green land sendang blok H1, Sendang-Cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
ISSN : 27457141     EISSN : 27461920     DOI : 10.36418
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) is a peer-reviewed and open-access academic journal with a focus on education. This journal is published bi-monthly by CV. Publikasi Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research and study on education management, curriculum, education assessment, education policy, education technology, learning and teaching, and culture.
Articles 1,640 Documents
Analisis Pengelolaan Pajak Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Daerah pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Yaumil Yaumil; Indrawan Tobarasi; Darmanto Darmanto
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5910

Abstract

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat bertugas membantu Bupati dalam pengelolaan pendapatan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis manajemen pengelolaan pajak daerah dalam meningkatkan pendapatan daerah, (2) Mengidentifikasi faktor pendukung peningkatan pendapatan daerah, dan (3) Mengevaluasi optimalisasi penerimaan pajak daerah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami secara mendalam pengelolaan pajak daerah dari berbagai aspek. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, dengan informan terdiri dari pejabat Badan Pendapatan Daerah dan staf terkait. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi penerimaan pajak daerah dari 2018 hingga 2023 tidak pernah mencapai target, meskipun pendapatan tahunan mengalami peningkatan. Pengelolaan pajak daerah berjalan baik dengan penerapan lima siklus, yaitu: identifikasi pendapatan, administrasi, koleksi, pencatatan, dan alokasi pendapatan. Faktor pendukung pengelolaan pajak daerah mencakup regulasi, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, struktur organisasi, komitmen, dan konsistensi. Optimalisasi penerimaan pajak dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun manajemen pengelolaan pajak daerah sudah efektif, peningkatan target pendapatan belum tercapai, dan diperlukan upaya intensifikasi serta ekstensifikasi untuk lebih mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Strategi Inovatif Dalam Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan La Zubair; Dian Amirul Mu mini; Zikri Adib Kurnia; Abdul Bashith
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5911

Abstract

Strategi inovatif dalam pengembangan evaluasi pembelajaran PAI menjadi suatu keharusan di era pendidikan modern. Inovasi ini tidak hanya mencakup penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan paradigma dalam cara menilai dan mengukur hasil belajar. Dengan mengadopsi strategi inovatif dalam evaluasi pembelajaran PAI, dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang terkhsusunya dalam aspek evaluasi pembelajaran PAI. Penulisan artikel ini bertujuan untuk membahas aspek apa saja yang terkait dengan strategi inovatif dalam pengembangan evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode library research atau studi pustaka. metode library research atau studi pustaka adalah salah satu metode dalam penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi melalui studi literatur atau kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat aspek penting dalam strategi inovatif dalam pengembangan evaluasi pembelajaran pendidikan agama Islam untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai berikut: (1) strategi inovatif dalam pengembangan evaluasi pembelajaran, meliputi; evaluasi formatif dan sumatif, penilaian berbasis kinerja, penggunaan teknologi dalam evaluasi, evaluasi diri dan peer assessment, rubrik penilaian, keterlibatan siswa dalam proses evaluasi dan analisis data evaluasi. (2) macam-macam bentuk strategi inovatif dalam pengembangan evaluasi pembelajaran, meliputi; penilaian berbasis proyek, kerangka pedagogis berbasis desain gramatikal, evaluasi formatif, evaluasi pembelajaran online, evaluasi perkembangan, evaluasi pembelajaran berkelanjutan, penggunaan kuesioner proses studi dan skema pengajaran dan pembelajaran inovatif. (3) penerapan pada pembelajaran PAI untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meliputi; evaluasi berbasis daring, metode pembelajaran inovatif di era new normal, strategi pembelajaran model, evaluasi harian untuk meningkatkan motivasi belajar, metode demonstrasi, dan strategi pembelajaran kooperatif untuk generasi alpha. (4) peluang dan tantangan, meliputi; peluang diantaranya penggunaan teknologi, pendekatan otentik dan holistik, evaluasi berbasis proyek dan pembelajaran berpusat pada siswa. Sementara tantangannya yaitu kesiapan guru dan siswa, keterbatas infrastruktur, pengembangan instrument evaluasi yang tepat, penyesuaian dengan kurikulum dan resitensi terhadap perubahan. Kesimpulannya, pengembangan evaluasi yang inovatif dalam pembelajaran PAI merupakan kunci penting untuk mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu, relevan, dan kontekstual.
Peranan Empati Sebagai Mediator dalam Hubungan Antara Burnout dan Self-Efficacy pada Guru Sekolah Dasar di Jakarta Ineke Putri Margaretha; Riana Sahrani; Pamela Hendra Heng
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5912

Abstract

Guru saat ini tengah menghadapi transisi sistem pembelajaran online ke pembelajaran tatap muka. Hal ini tentunya membuat guru mengalami stres yang menumpuk sehingga berpotensi besar untuk burnout. Teachers’ burnout adalah respon berkepanjangan terhadap stres emosional di tempat kerja. Situasi ini pada akhirnya akan berdampak negatif kepada teachers’ self-efficacy, yaitu menurunnya keyakinan seseorang terhadap kemampuannya sendiri. Sementara teachers’ self-efficacy memiliki hubungan positif terhadap teachers’ empathy, dimana teachers’ empathy adalah kemampuan seseorang untuk merasakan apa yang orang lain rasakan. Hal inilah yang mendasari peneliti memilih teachers’ empathy sebagai mediator terhadap hubungan antara teachers’ burnout dan teachers’ self-efficacy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasi dan non eksperimen dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 121 guru Sekolah Dasar di Jakarta, berusia 21-55 tahun, dan mengajar kelas 1-6 SD. Self-Efficacy Scale digunakan untuk mengukur tingkat self-efficacy guru, kemudian Manual Burnout Assessment Tool (BAT) untuk mengukur teacher burnout, sementara The Basic Empathy Scale in Adults (BES-A) dipakai untuk mengukur empati guru. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tiga temuan, yaitu terdapat hubungan yang negatif antara burnout kepada self-efficay guru sekolah dasar di Jakarta (β = -0,3216, p = 0,0035), kemudian burnout dapat berpengaruh negatif kepada empathy pada guru sekolah dasar di Jakarta (β = -0,377, p = 0,0032), dan yang terakhir empati berperan sebagai mediator antara burnout dan self-efficacy pada guru sekolah dasar di Jakarta (β = -0,0013, p = 0,9411).
Living Faith: Faith of the Burgher Community of Sri Lanka P. A.Vimukthinie N. Nonis
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5915

Abstract

Religious education, religion and philosophy, and spirituality in individuals and families are current and pertinent to Sri Lanka today. The topic will discuss the religious faith of the Dutch Burgher community in Sri Lanka. It will investigate whether Dutch Burghers’ have been impacted by Christianity. The objective of the study is to ascertain whether moral, Christian, and social values, crucial for the development of an individual's spiritual life or personality, are derived from religious faith and spirituality, which are associated with personality formation. Carl Muller’s trilogy- The Jam Fruit Tree, Yakada Yaka and Once Upon A Tender Time a rigorous account of the Burgher community, will be used to analyze this in light of Sri Lankan fiction. The trilogy will be textually evaluated as part of the methodology by applying post-colonial and psychoanalytic theories. It will also offer a sociological examination of the Dutch Burgher community in Sri Lanka. The study aims to explore whether religion has influenced the development of the faith of the Dutch Burgher population in Sri Lanka and whether the Catholic environment Dutch families, the Catholic environment, and the clergy have contributed to the creation of responsible, socially acceptable individuals. According to the study, citizens engage in religious activities on various days, months, and seasons as part of their routine. Consequently, religion has devolved into something shallow. It will look into whether Dutch Burghers are spiritually and religiously hybrid, as Bhabha claims, or if they are victims of modernism and are not actual Christians. The study concludes with a specific reference to Carl Muller’s trilogy Christianity had no bearing on the lives of Sri Lanka's Dutch Burgher community or the formation or development of any faith.
Segmentation of Students Using K-Means Clustering Case Study of Sekolah Dasar Tahfizh Quran (SDTQ) Citamulia Aulia Firdaus; Jerry Heikal
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5922

Abstract

This study aims to determine consumer segmentation using K-Means Clustering in the case of SDTQ Cita Mulia elementary school students. The results of the study can be useful for preparing marketing strategies and sharpening the school's competitive advantages. The process consists of grouping consumer data based on several variables, which are student’s gender, distance from home to school, age of student parents, parents' occupation and income, parents' education and the curriculum used by the previous school. After grouping the data, the initialization stage is carried out by giving an initial number. Then the clustering process is carried out. The resulting cluster will be analyzed to see the current Student profile. By studying the clusters formed, it helps us to determine school development policies, especially how marketing strategies can attract consumers in the middle cluster, namely those who have not joined us much but have the potential to be interested in our products. The result of the process there are four clusters with each cluster has specific persona name as follows: The first Cluster is the reachable distance with 5-6 km distance from the school, the second cluster in The long distance with 6 up to 28 Km distance from the school, the third cluster is the neighbor with just 3-4 km from school, and the forth cluster is the have this cluster persona has the highest parents income with the distance from school is 5-6 Km. The largest distribution of members is cluster 3 followed by cluster 4. Meanwhile, cluster 1 is not too big yet but still looks potential, and the lowest is cluster 2, so from this data the target persona is in cluster 3, the Neighbor persona.
Kapitalisme Pendidikan di Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) dalam Perspektif Teori Keadilan Shanti Kusmayanti
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5923

Abstract

Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) pada praktiknya tidak memberikan ruang yang sama bagi setiap warga negara Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. SPK justru menjadi praktik kapitalisme pendidikan yang semakin melebarkan kesenjangan antara satu orang dengan orang lainnya serta menghilangkan prinsip keadilan dimana setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama atas pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang menggunakan tiga pendekatan yaitu pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Dengan analisis menggunakan perspektif hukum kritis dan teori Keadilan John Rawls. Hasil dari penelitian ini adalah rekomendasi kebijakan agar Kebijakan sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) sebagai sebuah produk kebijakan pemerintah di wilayah pendidikan yang tertuang dalam Permendikbud No. 31 Tahun 2024 sudah selayaknya dikaji ulang, dikoreksi dan dikembalikan menjadi kebijakan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Agar selaras dengan mandat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan yang memberi ruang atau akses kepada setiap warga negara untuk mendapatkan hak konstitusionalnya atas pendidikan.
Komitmen Religiusitas Mahasiswa Alumni Pondok Pesantren di Perguruan Tinggi Umum Nala Auna Robbika
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5926

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan yang berlandaskan agama, bertujuan untuk mendidik generasi yang religius melalui pengajaran ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Institusi ini sering menjadi pilihan utama bagi keluarga yang ingin anak-anak mereka memiliki kehidupan religius yang unggul. Meski demikian, pengalaman belajar di pondok pesantren tidak selalu menjamin bahwa santri akan memiliki kehidupan religius, memahami, dan mengamalkan ajaran Islam setelah meninggalkan pesantren. Salah satu tantangan bagi lulusan pondok pesantren adalah anggapan masyarakat bahwa mereka akan menjadi anak yang saleh setelah mondok. Hal ini mendorong penelitian lebih lanjut di bidang sosiologi untuk meneliti pergeseran komitmen religius di kalangan alumni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melibatkan wawancara dan observasi terhadap enam alumni pondok pesantren yang kuliah di perguruan tinggi umum, dengan pemilihan informan secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Data dianalisis menggunakan teori komitmen religiusitas dari Glock & Stark (1969). Hasil menunjukkan bahwa alumni yang mondok selama tiga tahun memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan alumni yang mondok enam tahun. Alumni tiga tahun menunjukkan komitmen keagamaan yang lebih baik, sedangkan alumni enam tahun mengalami lebih banyak perubahan dalam praktik keagamaan dan merasa lebih terbebani oleh label santri. Perubahan ini disebabkan oleh alasan mondok yang tidak berasal dari keinginan pribadi dan pengaruh dari lingkungan sosial mereka.
Madrasah Menghadapi Tantangan Globalisasi Dede Sunaiah; Khairunnisa Dwianti; Dianita Nur Fadhilah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5929

Abstract

Madrasah adalah lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Peran dari pendidikan Islam khususnya di madrasah di era globalisasi yaitu harus siap menerima dan menghadapi perkembangan dan kemajuan teknologi yang sebagian besar berasal dari negara-negara asing. Madrasah harus melakukan pembaharuan dan perubahan agar menciptakan generasi-generasi generasi yang memiliki pengetahuan yang luas serta mampu mengembangkan pengetahuan namun tetap dengan identitas keisalamannya. Sehingga mampu menjadikan generasi yang tidak hanya sukses dalam masalah agama saja, akan tetapi mampu menghadapi kemajuan IPTEK di era globalisasi.
Analisis Kebijakan Pendidikan Tentang Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) Tahun 2022 Rendi Muhamad Yani; Jejen Musfah; Hasyim Asy’ari; Maftuhah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5932

Abstract

Penelitian ini adalah analisis mengenai Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang di inisiasi oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2022. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana analisis proses kebijakan Pendidikan dan analisis isi kebijakan Pendidikan dari RUU Sisdiknas tahun 2022. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan analisis proses dan analisis isi kebijakan Pendidikan dalam bentuk studi dokumen. Dokumen-dokumen yang dikumpulkan menjadi data penelitian ini adalah draft RUU Sisdiknas tahun 2022, draf naskah akademik RUU Sisdiknas tahun 2022, draf sosialisasi Kemendikbudristek RI sepanjang tahun 2022 serta pandangan-pandangan yang komprehensif dari para ahli Pendidikan, akademisi, praktisi Pendidikan, dan unsur-unsur masyarakat yang berkepentingan dalam dunia Pendidikan. Dari penelitian ini dapat diketahui beberapa polemik yang dimunculkan sejak di usulkannya RUU ini oleh Kemendikbudristek RI pada tahun 2022, dimana RUU ini sudah masuk Badan Legislasi (Baleg) DPR RI serta sudah masuk daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2023. Namun berkat kritikan dan penolakan dari berbagai pihak, RUU ini kemudian dicabut kembali dari Prolegnas prioritas. Adapun polemik-polemik tersebut adalah: (1) Polemik penyususnan RUU Sisdiknas, (2) Wacana Omnibuslaw sistem Pendidikan nasional, (3) Tidak ada Peta Jalan Pendidikan Nasional, (4) Hilangnya Tunjangan Profesi Guru, dan (5) Hilangnya frasa madrasah.
Evaluasi Kinerja RSUD Kota Tanjungan Pinang dengan Pendekatan Model The Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence Melly Puspita Sari; Muhammad Taufiq; Sri Harijati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i11.5937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja RSUD Kota Tanjungpinang menggunakan pendekatan model The Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). Model ini dipilih karena menyediakan kerangka kerja komprehensif yang berfokus pada tujuh kategori utama: kepemimpinan, strategi, pelanggan, pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan, tenaga kerja, operasi, dan hasil. Melalui pendekatan ini, penelitian mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses manajemen dan pelayanan di RSUD Kota Tanjungpinang. Metode penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang relevan. Hasil evaluasi menunjukkan area kinerja yang memerlukan perbaikan, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya manusia dan kepuasan pelanggan. Kesimpulan penelitian ini menawarkan rekomendasi untuk peningkatan kinerja dan memberikan wawasan bagi RSUD dalam menyelaraskan tujuan operasional dengan ekspektasi layanan berkualitas.

Page 55 of 164 | Total Record : 1640


Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 10 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 9 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 05 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 04 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 03 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 09 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 08 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 07 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 06 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 03 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 08 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia ( Japendi ) Vol. 2 No. 07 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 03 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 04 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 03 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Vol. 1 No. 01 (2020): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) More Issue