cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Pertanggungjawaban Perusahaan Pinjaman Online atas Tindakan Intimidasi yang Dilakukan oleh Debt Collector Terhadap Peminjam Chua, Jennifer Junardi; Christine, Gabriela; Arletta, Alicia; Pranoto, Arief Alfred
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2708

Abstract

Segala sesuatu yang berkaitan dengan kesepakatan perdagangan, kegiatan transaksi barang atau jasa serta kegiatan ekonomi yang melibatkan dua belah pihak atau lebih, memerlukan perjanjian sebagai bentuk utama dari persetujuan antara pihak yang bersepakat serta menjadi dasar hukum rujukan. Asas Pacta Sunt Servanda bermakna bahwa segala sesuatu yang diperjanjikan serta tertuang dalam sebuah akta kesepakatan berupa perjanjian, maka berlaku sebagai ketentuan hukum diantara para pihak yang melibatkan diri. Di dalam kegiatan masyarakat terkait saling mengikatkan diri terhadap suatu perjanjian sering kali mengakibatkan konsekuensi hukum yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Hal ini menimbulkan perselisihan para pihak dalam proses pemenuhan pertanggungjawaban atas permasalahan yang timbul dari kesepakatan tersebut. Pinjaman online merupakan suatu bentuk dari peristiwa ekonomi berupa adanya transaksi melalui media elektronik antara dua belah pihak atau lebih yang didasari dengan kata sepakat serta kemudian termaktub dalam akta perjanjian. Namun dalam kaitan pertanggungjawaban terhadap akibat yang muncul tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum dari tindakan pihak terkait secara meluas serta terjadi tidak semestinya. Debt Collector sering dilibatkan sebagai solusi dalam tindakan menekan debitur untuk dapat memenuhi kewajiban hutangnya. Selain itu di dalam menjalankan fungsinya debt collector cenderung melakukan tindakan kesewenang - wenangan dengan mengintimidasi pihak debitur terkait.
Evaluasi Psikometrik Happiness at Work Scale (HAWS) pada Karyawan Industri Otomotif di Indonesia Zaman, Ikhsan Badruz
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas Happiness at Work Scale (HAWS) yang telah diadaptasi untuk konteks karyawan industri otomotif di Indonesia. Instrumen HAWS mengukur tiga konstruk utama kebahagiaan kerja: keterlibatan (engagement), kepuasan kerja (job satisfaction), dan komitmen organisasi afektif (affective organizational commitment). Proses adaptasi mengikuti prosedur adaptasi budaya, meliputi translasi, sintesis, back translation, dan validasi oleh pakar. Sebanyak 100 karyawan dari berbagai divisi industri otomotif menjadi responden dalam uji coba lapangan. Validitas isi diuji menggunakan Aiken’s V, validitas konstruk melalui analisis faktor eksploratori (EFA) dan confirmatory factor analysis (CFA), serta reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Hasil menunjukkan bahwa Aiken’s V berkisar antara 0,445 hingga 0,704 (valid), reliabilitas total Cronbach’s Alpha sebesar 0,908 (sangat baik), serta hasil EFA dan CFA menunjukkan seluruh indikator valid dengan loading factor ? 0,50. Dengan demikian, instrumen HAWS versi adaptasi layak digunakan untuk mengukur kebahagiaan kerja di industri otomotif Indonesia.
Peran PBB dalam Advokasi Hak Masyarakat Adat dan Kegagalan The Voice to Parliement di Australia Aprilliyanti, Bunga; Salsabilah, Alvinnur; S.L, Amalya Putri; Razzani, Radhitya Ziqry; Setiawan, Roy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2710

Abstract

This article explores the role of the United Nations (UN) in encouraging the recognition of Indigenous peoples' political rights in Australia. It examines the historical marginalization of Aboriginal and Torres Strait Islander peoples, the limitations of domestic reforms such as the 1967 referendum and the failed 2023 referendum on the Indigenous Voice to Parliament, and the international responses led by UN mechanisms. By analyzing key UN instruments-particularly the United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP) and the reports from the UN Special Rapporteur on the Rights of Indigenous Peoples-this article argues that the UN has played a significant normative and diplomatic role in promoting political inclusion. The UN's interventions have pressured the Australian government to align with international standards on Indigenous rights, although domestic implementation remains inconsistent. The paper concludes that while the UN cannot compel legal change, its continued advocacy, monitoring, and standard-setting are crucial in supporting Indigenous communities' struggles for political recognition in Australia.
Tantangan Regulasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Perspektif Hukum Perlindungan Data Pribadi di Indonesia Kirana, Kimmy Baby; Silalahi, Wilma
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2711

Abstract

Advances in artificial intelligence (AI) technology have had a wide and significant impact on various sectors of life, ranging from public services, finance, health, education, to law enforcement. These technologies enable process automation, service efficiency, and fast, data-driven decision-making. However, behind its benefits, the use of AI brings serious challenges to the protection of the right to privacy and personal data. AI works by collecting, processing, and analyzing data at scale, including personal and sensitive data, thereby creating a risk of abuse and violation of the fundamental rights of individuals. In Indonesia, even though Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection (PDP Law) has been passed as an important milestone in the protection of digital rights, its application and regulation of the use of AI is still not comprehensive and detailed. Existing regulations do not explicitly regulate the principles of algorithm transparency, supervision of the decision-making automation process, and legal accountability mechanisms in the event of losses due to AI system decisions. Therefore, this article aims to analyze these regulatory challenges through a normative juridical approach based on legislative studies and academic literature in order to provide constructive recommendations for strengthening personal data protection in the era of artificial intelligence.
Analisa Hasil Pengujian Resistor Filem Karbon 4 Gelang Warna dan Metal Filem Resistor 5 Gelang Warna Seda, Fransiskus; Ada, Yustinus Sanda Bungin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i6.2712

Abstract

The rapid development of technology today has a significant impact, especially in the field of education, especially for students who are not able to carry out measurements of electronic components, such as resistors of four and five color bracelets. This study was conducted on 10 resistors of four color bracelets and 10 resistors of five color bracelets to determine the value of resistance, voltage, and current in each resistor. The measurement results of the carbon film resistor show the lowest resistance value of 47? and the highest 56,000?. Meanwhile, in the five-color bracelet film metal resistor, the lowest resistance value is 1? and the highest is 3,300?. In voltage analysis, the four-band resistor produces the lowest voltage of 18.6 mV and the highest of 220.5 mV, while the five-band resistor of the color bracelet produces the lowest voltage of 210 mV and the highest of 220.9 mV. For current analysis, the color four-band resistor has a lowest current of 0.003 mA and a highest of 220 mA, while a color bracelet resistor has a lowest current of 0.1 mA and a highest of 4.7 mA. This measurement and analysis is expected to help technicians and students majoring in Electrical Engineering in understanding the value of resistance, voltage, and current on four and five color bracelet resistors in Basic Electronics lectures.
Strategi Bersaing Ishana Hijab Dalam Memenangkan Persaingan William, Edbert; Jane, Orpha
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2714

Abstract

Industri fashion hijab di Bandung mengalami persaingan yang semakin ketat dengan berkembangnya tren hijab modern serta meningkatnya jumlah pelaku usaha di sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi diferensiasi yang diterapkan oleh Ishana Hijab dan merumuskan strategi baru yang lebih efektif dalam meningkatkan daya saing perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, serta analisis data penjualan perusahaan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi diferensiasi yang diterapkan oleh Ishana Hijab, seperti keunikan dalam desain dan manajemen rantai pasok, belum sepenuhnya mampu meningkatkan penjualan dan mencapai target pasar yang dituju. Analisis lingkungan eksternal menggunakan PESTEL dan Porter 5 Forces mengungkapkan bahwa meskipun industri fashion hijab memiliki peluang besar, tantangan seperti persaingan ketat dan perubahan preferensi konsumen menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam perumusan strategi baru. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan Ishana Hijab untuk mengadopsi strategi modifikasi yang mencakup peningkatan branding, ekspansi pasar ke luar Bandung, serta diversifikasi produk untuk memenuhi berbagai segmen pelanggan. Dengan strategi yang lebih adaptif, Ishana Hijab diharapkan dapat memperkuat posisinya dalam industri fashion hijab dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. 
Perbedaan Hasil Jadi Donat dengan Menggunakan Ragi Instan dan Ragi Basah Ratnasari, Wahyu; Permana, Christopher Satrio Dwi
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil jadi donat yang dibuat dengan menggunakan ragi instan dan ragi basah berdasarkan karakteristik fisik dan sensorisnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan uji organoleptik untuk menilai aspek warna, aroma, tekstur, rasa, dan kelembutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa donat dengan ragi basah memiliki tekstur lebih lembut, volume lebih besar, serta cita rasa yang lebih kompleks dan fermentatif dibandingkan donat dengan ragi instan. Aktivitas fermentasi ragi basah yang lebih tinggi menghasilkan lebih banyak gas karbon dioksida dan senyawa volatil yang mempengaruhi aroma serta rasa. Sebaliknya, donat dengan ragi instan memiliki struktur lebih seragam, volume stabil, dan daya simpan lebih lama karena kadar airnya lebih rendah. Dari segi sensoris, donat dengan ragi basah lebih disukai oleh panelis karena memiliki tekstur yang lebih empuk dan cita rasa yang khas. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis ragi harus disesuaikan dengan tujuan produksi. Ragi basah lebih optimal untuk donat yang dikonsumsi segera setelah produksi, sedangkan ragi instan lebih efisien untuk stabilitas volume dan daya simpan yang lebih lama.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Telekomunikasi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Muki, Angelica Yosefin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i9.2716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio solvabilitas dan rasio aktivitas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, sementara rasio likuiditas dan rasio profitabilitas tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan mereka.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Pegawai, dan Belanja Modal Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah Farrakhy, Shalhhakka Dimar; Dewi, Sofia Prima
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan, belanja pegawai, dan belanja modal terhadap kemandirian keuangan daerah. Data yang digunakan adalah data sekunder dari pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur selama periode lima tahun, yaitu 2019 hingga 2023. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan 39 pemerintah daerah. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Eviews 12 SV Lite dengan metode regresi data panel untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah (PAD) tidak berpengaruh positif terhadap kemandirian keuangan, dana perimbangan dan belanja pegawai tidak berpengaruh negatif, sementara belanja modal berpengaruh positif terhadap kemandirian keuangan daerah. Nilai R² menunjukkan seberapa besar model ini dapat menjelaskan variasi dalam kemandirian keuangan daerah, sementara hasil uji t menunjukkan signifikansi masing-masing variabel dalam mempengaruhi kemandirian keuangan. Uji F mengonfirmasi bahwa model yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik. Temuan ini menyarankan bahwa meskipun PAD dan dana perimbangan penting, belanja modal memegang peranan yang lebih signifikan dalam meningkatkan kemandirian keuangan daerah. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi pemerintah daerah, pembuat kebijakan, dan manajer keuangan dalam meningkatkan efisiensi belanja modal untuk memperkuat kemandirian keuangan. Penelitian ini juga berkontribusi pada literatur keuangan publik, khususnya terkait dengan pengembangan dan otonomi keuangan daerah di Indonesia.
Pengaruh Manajemen Krisis Kasus Hacker Bjorka Terhadap Reputasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Farhan, Muhammad Amar; Adawiyah, Sadiyah El
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i10.2722

Abstract

Perkembangan globalisasi menghilangkan batas-batas interaksi dan komunikasi. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk siap menjaga data pribadi warganya. Munculnya hacker Bjorka adalah salah satu dampak dari globalisasi dan ketidaksiapan pemerintah dalam menjaga data pribadi warganya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari manajemen krisis kasus hacker Bjorka terhadap reputasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Penelitian ini menggunakan dua teori, yaitu teori manajemen krisis dengan muatan perencanaan manajemen krisis, upaya menanggulangi krisis, dan peran public relations serta teori reputasi dengan muatan behavior, performance, dan communication. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan kuisioner. Dengan menggunakan sebanyak 90 responden yang dipilih berdasarkan hitungan rumus dan menggunakan stratified random sampling untuk menentukan besar sampel tiap tingkat dari responden yang telah ditentukan. Hasil pada penelitian ini, yaitu: a) Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan manajemen krisis dengan baik sesuai dengan teori manajemen krisis; b) Kementerian Komunikasi dan Informatika berhasil menjaga reputasinya dari ancaman krisis yang terjadi akibat hacker Bjorka; c) Ada pengaruh antara manajemen krisis kasus hacker Bjorka terhadap reputasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dengan ini maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Besaran pengaruh yang diberikan dari manajemen krisis terhadap reputasi sebesar 42,6%.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue