cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Produk Vivo Smartphone di Indonesia Matthew, Ignatius
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3174

Abstract

Indonesia terus mengalami perkembangan dan percepatan digitalisasi yang ditandai dengan penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, salah satunya adalah penggunaan smartphone dalam bidang komunikasi. Vivo merupakan brand smartphone asal Tiongkok yang berada di bawah naungan BBK Electronics dan mulai memasuki pasar Indonesia pada tahun 2014. Meskipun terus memberikan inovasi pada produk smartphone mereka, Vivo mengalami penurunan pangsa pasar sejak tahun 2021 hingga 2022 di pasar smartphone Indonesia, yang mengindikasikan adanya penurunan minat beli konsumen terhadap produk smartphone Vivo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh brand image dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen pada produk smartphone Vivo di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah applied research dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online menggunakan Google Form dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang pernah atau sedang menggunakan smartphone, berusia 12-60 tahun, dan berkewarganegaraan Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel brand image (X?) dan kualitas produk (X?) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen (Y) dengan nilai signifikansi 0.001 (< 0.05), sehingga hipotesis H? ditolak dan H? diterima. Berdasarkan uji t, variabel brand image dan kualitas produk memiliki nilai t hitung sebesar 4.126 dan 3.396, lebih besar dari t tabel 1.98847. Hasil ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1% pada brand image dan kualitas produk akan meningkatkan minat beli masing-masing sebesar 0.659 dan 0.291.
Perwujudan Nilai-Nilai Kearifan Bali: Rwa Bhineda, Tri Hita Karana, dan Taksu pada Seni Pertunjukan Pariwisata Barong & Kris Dance di Batubulan Nanta Kuswandari, Ni Kadek Diah; Artayasa, I Nyoman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3010

Abstract

Pertunjukan Barong & Kris Dance di Batubulan merupakan salah satu bentuk seni pertunjukan pariwisata yang merepresentasikan nilai-nilai kearifan Bali. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana tiga nilai utama: Rwa Bhineda, Tri Hita Karana, dan Taksu diwujudkan dalam struktur penyajian dan praktik pertunjukan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan dan dokumentasi lapangan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori budaya simbolik Clifford Geertz untuk membaca tindakan dan simbol budaya dalam pertunjukan, serta pemikiran Paul Ricoeur untuk memperdalam penafsiran makna simbol yang terkait dengan nilai moral dan spiritual. Konsep kearifan lokal digunakan sebagai kerangka untuk mengidentifikasi nilai-nilai etis, ekologis, dan religius yang muncul dalam pementasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rwa Bhineda berfungsi sebagai dasar moral yang membingkai representasi dualitas dharma dan adharma dalam dramaturgi. Tri Hita Karana terlihat dalam integrasi unsur ritual, pola interaksi sosial, serta penggunaan elemen berbahan alam pada tata panggung. Taksu tampak melalui ekspresi, teknik tubuh, dan karakter performatif yang diwariskan oleh sekaa kesenian. Nilai-nilai tersebut memperkuat identitas budaya Bali dalam konteks pariwisata. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan analisis seni pertunjukan berbasis nilai kearifan serta mendukung upaya pelestarian budaya lokal.
Efektivitas bahan ajar bilinggual (Indonesia Arab) berbantukan Visual Studio Code dalam Meningkatkan Penalaran Logis Matematis Peserta Didik Netriwati, Netriwati; Sabina, Mutiara Ani; Ambarwati, Riyama
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3044

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan penalaran logis matematis peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil PISA 2022. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan bahan ajar bilingual (Indonesia-Arab) berbantuan Visual Studio Code pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV); 2) menganalisis kelayakan bahan ajar berdasarkan validasi ahli; 3) menganalisis respons peserta didik terhadap kemenarikan bahan ajar; dan 4) menguji efektivitas bahan ajar dalam meningkatkan penalaran logis matematis peserta didik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas VIII di Pondok Pesantren Darul Falah (uji kelompok kecil, n=20) dan SMP Islam Nashihuddin Bandar Lampung (uji kelompok besar, n=35). Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli (materi, media, bahasa), angket respons peserta didik, serta soal pretest dan posttest untuk mengukur penalaran logis matematis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan rumus N-Gain. Hasil: Bahan ajar yang dikembangkan dinyatakan sangat layak oleh ahli materi (96,88%), ahli media (87,5%), dan ahli bahasa (100%). Respons peserta didik pada uji kelompok kecil menunjukkan kategori "menarik" (82,02%) dan pada uji kelompok besar menunjukkan kategori "sangat menarik" (85,34%). Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan penalaran logis matematis dengan nilai N-Gain rata-rata 0,563 (kategori sedang) pada uji kelompok kecil dan 0,596 (kategori sedang) pada uji kelompok besar.
Eksplorasi Visual Sendok Garpu Kayu Sebagai Penguat Elemen Estetik Dalam Interior Etnik Adi Prabowo, Rahayu; Yuliana Nadi, Chici
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3357

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa objek keseharian seperti sendok dan garpu memiliki potensi estetik yang dapat dikembangkan menjadi elemen penguat dalam interior etnik. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi visual sendok dan garpu kayu sebagai objek kriya dekoratif guna memperkuat elemen estetik dalam interior etnik, serta menghasilkan karya seni kriya yang memadukan nilai tradisi dengan pendekatan artistik kontemporer. Metodologi terapan kekaryaan seni dipergunakan dengan melibatkan proses penciptaan karya sebagai inti dari proses penelitian. Proses diawali dengan studi visual terhadap motif, bentuk, dan nilai simbolik dalam budaya etnik Nusantara, khususnya motif batik Sekar Jagad. Selanjutnya eksplorasi ide dan bentuk melalui desain yang berlanjut pada perwujudan karya artwork panel ukiran berbentuk sendok garpu dengan pendekatan artistik. Karya yang dihasilkan dianalisis berdasarkan aspek estetika dan relevansinya dalam konteks terapan tata interior etnik. Hasil penelitian berupa karya panel dekoratif berbentuk sendok dan garpu kayu jati berukir motif Sekar Jagad yang mampu berfungsi sebagai penguat elemen estetik dalam interior etnik. Karya ini menunjukkan bahwa transformasi objek fungsional menjadi karya seni dapat memperkaya narasi ruang dan menciptakan titik fokus visual yang kuat. Implikasi penelitian ini adalah terbukanya peluang pengembangan kriya kayu kontemporer berbasis tradisi yang adaptif terhadap kebutuhan desain interior modern, sekaligus berkontribusi pada pelestarian dan revitalisasi nilai-nilai budaya Nusantara. Melalui pendekatan ini, penelitian diharapkan mampu menghasilkan karya seni kriya yang menarik secara visual serta memiliki muatan nilai budaya dan pendalaman kontekstual interior etnik.
A Rare Case Report of an Autonomous Thyroid Nodule (ATN) in a Young Woman from Bali: Restoration of Thyroid Uptake and Improvement in Thyroid Function After Radioactive Iodine (RAI) Therapy Mulyani, W. Riski Widya; Sri Saraswati, Putu Ayu; Wulandari, Priska Gusti; Meindra Wirtayani, Ni Wayan; Diah, Lisa Herawati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3378

Abstract

Introduction: Autonomic thyroid nodules (NTOs) are hot nodules that produce thyroid hormones independently of TSH, suppress the surrounding parenchyma, and can give rise to subclinical or manifest hyperthyroidism. Radioactive iodine (RAI) is the definitive non-surgical therapy of choice due to its effectiveness and safety. A 29-year-old woman with a 3-year-old progressive right neck lump, asymptomatic, taking methimazole 2.5 mg/day routinely. Initial examination (May 2023) showed right ATN with subclinical hyperthyroidism (TSH <0.002 uIU/mL, fT4 1.90 ng/dL, benign isoechoic solid nodule ultrasound results, and right solitary hot nodule on SKG (thyroid scintigraphy) with left lobe suppression). RAI (NaI-131 15 mCi) was administered in November 2024 and 6 months thereafter there was a faint recovery of uptake in the left lobe. TSH/FT4 serial conducted: February 2025 (3 months post-RAI) 0.18/0.66; May 2025 (6 months post-RAI) 0.25/0.77; July 2025 (9 months post-RAI) 0.37/0.75. The nodules shrink without additional therapy. SKG (thyroid scintigraphy), alongside laboratory and ultrasound findings, is adequate for the diagnosis of ATN. The selection of RAI over other modalities was consistent with the size of these patients' nodules and comparative evidence of faster improvement in thyroid function and higher success rates. Post-RAI response as expected (uptake recovery in suppressed lobes accompanied by gradual improvement of TSH/fT4). The risk of NTO malignancy is low, so FNAB is not routinely performed, but post-RAI sonographic monitoring remains essential. SKG allows reliable diagnosis of NTO in young women. RAI provides biochemical improvement as well as expected recovery of extranodular uptake, with the need for structured monitoring to detect hypothyroidism and changes in nodule volume.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Face Wash Gel Anti Acne Ekstrak Daun Kalakai (Stenochlaena palustris) Khas Kalimantan Selatan Amelia, Putri; Fadillah, Aris; Suaida, Nily
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3380

Abstract

Latar belakang: Jerawat (Acne vulgaris) adalah masalah kulit yang umum terjadi dan umumnya disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes, yang memicu terjadinya peradangan pada area wajah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi gel pembersih wajah berbasis ekstrak daun Kalakai dan menilai aktivitas antibakteri terhadap P. acnes sekaligus mengevaluasi kualitas fisik dari sediaan yang dihasilkan. Metode: Proses ekstraksi daun Kalakai dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Gel pembersih wajah dikembangkan dalam tiga konsentrasi ekstrak, yaitu 25% (F1), 50% (F2), dan 75% (F3). Pengujian mutu fisik meliputi aspek organoleptik (warna, aroma, bentuk, dan tekstur), pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta kemampuan membentuk busa. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram dengan mengukur diameter zona hambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formulasi gel pembersih wajah memenuhi kriteria fisik yang baik, dengan tekstur semi solid, pH yang sesuai dengan standar kulit wajah, dan viskositas stabil. Pada uji antibakteri, formula F3 dengan konsentrasi ekstrak 75% menghasilkan diameter zona hambat paling besar, yaitu 12,13mm, dibandingkan F1 dan F2. Makin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, semakin besar pula kemampuan menghambat pertumbuhan P. acnes. Kesimpulan: Formulasi face wash gel ekstrak daun Kalakai dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75% memiliki karakteristik fisik yang sesuai standar mutu, seperti bentuk semi-solid, pH yang aman untuk kulit, viskositas, daya sebar, daya lekat, busa, serta stabilitas sediaan yang masih dapat diterima.
Analisis Kasus Kerusuhan Yahukimo dalam Perspektif Teori Konflik Georg Simmel dan Relevansinya dalam Konteks Sosiologi Kontemporer Priambodo, R. Tri Ismet
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3381

Abstract

Latar Belakang: Kasus kerusuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua, yang terjadi pada 3 Oktober 2021, merupakan salah satu bentuk konflik horizontal yang memperlihatkan kompleksitas relasi sosial dalam masyarakat multikultural Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana konflik tersebut mencerminkan proses interaksi sosial yang memperkuat solidaritas internal kelompok, pembentukan batas sosial antar kelompok etnis, serta peran faktor simbolik seperti kepemimpinan dan identitas kolektif dalam memicu mobilisasi sosial.  Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-interpretatif. Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan memahami makna sosial dan dinamika konflik yang terjadi dalam peristiwa kerusuhan Yahukimo, bukan sekadar mengukur variabel secara kuantitatif. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengkaji fenomena konflik secara lebih mendalam melalui interpretasi terhadap konteks sosial, budaya, dan politik yang melatarbelakanginya.  Hasil: Kerusuhan Yahukimo mencerminkan dinamika konflik sosial yang kompleks, melibatkan dimensi emosional, simbolik, dan struktural. Dalam perspektif Georg Simmel, konflik merupakan bagian inheren dari interaksi sosial yang dapat memperkuat solidaritas kelompok sekaligus menciptakan batas sosial yang tegas. Namun, untuk memahami konflik secara menyeluruh, teori Simmel perlu dikombinasikan dengan pendekatan struktural dari Marx, Dahrendorf, Weber, serta perspektif kultural dari Geertz dan Anderson. Konflik Yahukimo menunjukkan bahwa solidaritas etnis yang kuat, jika tidak diimbangi dengan mekanisme mediasi dan keadilan sosial, dapat berubah menjadi kekerasan destruktif.  Kesimpulan: Dengan demikian, penyelesaian konflik di Indonesia memerlukan pendekatan multidimensional: penguatan dialog lintas identitas, pemerataan pembangunan, serta peran negara yang adil dan humanis dalam menjaga integrasi sosial.
Hubungan Antara Computer Vision Syndrome (CVS) dengan Tension Type Headache (TTH) pada Mahasiswa Skripsi Fakultas Kedokteran Angkatan 2022 Universitas Yarsi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Erizal, Sendy Shafakarina; Dewi, Karina; Prasetyo, Edi; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3382

Abstract

Latar belakang: Penggunaan perangkat digital seperti komputer, laptop, dan smartphone semakin meningkat di kalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran yang sedang menyelesaikan skripsi. Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan Computer Vision Syndrome (CVS) yang ditandai dengan keluhan mata lelah, penglihatan kabur, dan sakit kepala. Kondisi ini diduga berkaitan dengan munculnya Tension Type Headache (TTH), yaitu nyeri kepala primer yang umum terjadi pada usia produktif, sehingga mahasiswa menjadi kelompok yang berisiko mengalami kedua kondisi tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Computer Vision Syndrome (CVS) dengan Tension Type Headache (TTH) pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran angkatan 2022 Universitas YARSI. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 86 mahasiswa dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner CVS-Smart untuk menilai CVS dan kriteria ICHD-3 untuk menentukan TTH, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test menggunakan SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi CVS sebesar 76,7% dan prevalensi TTH sebesar 88,4%. Sebanyak 69,8% responden mengalami CVS dan TTH secara bersamaan. Namun, hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,232 (p>0,05), sehingga tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara CVS dan TTH pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI. Kesimpulan: Meskipun prevalensi CVS dan TTH pada mahasiswa skripsi tergolong tinggi, penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua kondisi tersebut. Faktor lain seperti stres, postur tubuh, kualitas tidur, dan gaya hidup kemungkinan memiliki peran lebih besar dalam terjadinya TTH.
Hubungan Stress Level Terhadap Tension-Type Headache (TTH) pada Mahasiswa Skripsi Fakultas Kedokteran Angkatan 2022 Universitas Yarsi dan Tinjauannya dalam Pandangan Islam Fitriani, Salwa Sabia; Dewi, Karina; Prasetyo, Edi; Arifandi, Firman
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3383

Abstract

Latar belakang: Tension-Type Headache (TTH) merupakan salah satu jenis nyeri kepala primer yang paling sering terjadi di masyarakat dan sering dikaitkan dengan faktor psikologis, terutama stres. Mahasiswa kedokteran yang sedang menjalani proses penyusunan skripsi berpotensi mengalami stres akibat tuntutan akademik yang tinggi, sehingga dapat memicu keluhan fisik seperti TTH. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan antara stress level dengan kejadian TTH pada mahasiswa skripsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stress level terhadap kejadian Tension-Type Headache (TTH) pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres dan kriteria diagnosis ICHD-3 untuk mengidentifikasi TTH. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Correlation dan Chi-Square dengan bantuan software SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami moderate stress (86%) dan sebagian besar mengalami TTH (88,4%). Namun, hasil uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara stress level dan TTH (p = 0,728). Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara TTH dengan Indeks Massa Tubuh (p = 0,011) dan pola tidur (p = 0,007). Kesimpulan: Stress level tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian Tension-Type Headache pada mahasiswa skripsi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI. Faktor lain seperti IMT dan pola tidur memiliki hubungan yang lebih signifikan terhadap kejadian TTH.
Implementasi Nilai Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Jakarta Hartana, Hartana; Anggara, Sahya; Syahril, Syahril
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i3.3398

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia di tengah tantangan globalisasi dan krisis moral era digital. Di perguruan tinggi, implementasi nilai-nilai PAI penting untuk menanamkan disiplin, kejujuran, dan integritas sekaligus mengantisipasi dampak negatif modernisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai PAI dalam pembentukan karakter mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Jakarta. Kajian mencakup standar dan sasaran PAI, ketersediaan sumber daya, koordinasi antara dosen, pimpinan fakultas, organisasi kemahasiswaan, dan lembaga keagamaan, serta dinamika lingkungan eksternal yang membingkai proses internalisasi nilai-nilai Islam. Landasan teoritis penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, yang menekankan enam variabel kunci keberhasilan implementasi: kejelasan standar dan sasaran, ketersediaan sumber daya, hubungan antarorganisasi, karakteristik badan pelaksana, disposisi implementor, serta kondisi lingkungan sosial, politik, dan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi dosen PAI, pimpinan fakultas, pengurus unit kerohanian Islam, dan perwakilan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI berkontribusi signifikan dalam menanamkan nilai kejujuran (?idq). Ketersediaan fasilitas ibadah, teknologi, dan literatur keislaman memperkuat internalisasi nilai, meski tantangan masih ada pada keterbatasan kapasitas masjid dan pembaruan literatur. Sinergi antara seluruh pemangku kepentingan kampus membentuk ekosistem yang menumbuhkan nilai Islam sebagai budaya kelembagaan. Komitmen moral dan keteladanan para implementor terbukti menjadi faktor penentu yang melampaui kebijakan formal, sementara dinamika sosial dan politik menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan etika, kepemimpinan, dan tanggung jawab.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue