Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Articles
1,921 Documents
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Rekam Medis di Bagian Rawat Jalan di Rumah Sakit X
Rahayu, Hanifah Aulia;
Mulyaningsih, Sri;
Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.210
Latar Belakang: Salah satu sistem dari penyelenggaraan rekam medis dimana semua pasien yang datang ke instansi pelayanan kesehatan diberikan suatu nomor rekam medis yang berfungsi sebagai salah satu identitas pasien yang membedakan antara pasien satu dengan yang lainnya. Sistem penomoran rekam medis ada tiga yaitu seri,unit,dan seri unit. di Rumah Sakit X menggunakan sistem penomoran unit numbering system yaitu setiap pasien yang berobat hanya memiliki satu nomor rekam medis untuk selamanya, selama pasien tersebut berkunjung ke suatu institusi kesehatan dan sistem pengajarannya menggunakan straight numerical filing. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor – faktor terjadinya duplikasi rekam medis di rawat jalan Rumah Sakit X pada tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan metode pendekatan kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah kunjungan di Rumah Sakit X pada tahun 2021 sebanyak 20431 kunjungan. rekam medis yang terjadi duplikasi sebanyak 74 rekam medis dan jumlah yang tidak terduplikasi sebanyak 20357. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jika petugas rekam medis di bagian pendaftaran rawat jalan tidak memperhatikan kinerjanya maka tidak akan terjadi duplikasi terhadap rekam medis pasien.
Analisis Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan Guna Menunjang Efektivitas Pelayanan di Rumah Sakit X
Ripriyanti, Risa Fitria;
Hidayati, Meira
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.211
Latar Belakang: Salah satu kegiatan rekam medis di Rumah Sakit X yang pertama adalah penerimaan pasien di rawat jalan atau rawat inap. Prosedur penerimaan pasien rawat jalan sangat penting terhadap proses pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui prosedur penerimaan Pasien Rawat Jalan guna Menunjang Efektivitas Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit X. Metode: Metode yang digunakan penulis adalah metode penelitian yang bersifat kualitatif dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Hasil: Dari penelitian yang dilakukan ada beberapa masalah diantaranya: (1) ketidaklengkapan informasi dari pihak pasien atau pengantar pasien / keluarga pasien kepada petugas untuk diinputkan data nya pada sistem pendaftaran, (2) Error nya sistem pendaftaran karena koneksi jaringan internet yang kurang baik pada saat petugas akan menginput data pasien. Kesimpulan: Upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan oleh petugas pendaftaran diantaranya mensosialisasikan kelengkapan data pasien seperti KTP atau kartu pengenal lainnya, dan petugas pendaftaran berupaya untuk menginput data pasien kembali dengan cepat pada saat jaringan koneksi internet sudah membaik.
Perancangan Sistem Informasi Keterangan Kematian di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih
Rizkita, Sabila;
Herfiyanti, Leni;
Abdussalaam, Falaah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.212
Latar Belakang: Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan rawat darurat, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Sistem informasi rumah sakit di gunakan untuk mempermudah dalam pengelolaan data pada rumah sakit. Sistem informasi seharusnya sudah menggunakan metode komputerisasi, proses penginputan data, proses pengambilan data maupun proses pengupdatean data menjadi sangat mudah, cepat, dan akurat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Surat Keterangan Kematian menggunakan Microsoft Visual Studio 2010 di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. II Sartika Asih Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi pustaka. Metode pengembangan yang digunakan adalah waterfall. Hasil: Hasil penelitian, terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan yaitu: (1) Lambatnya proses pencatatan data surat keterangan kematian. (2) Kurang lengkapnya data surat keterangan kematian. (3) Lambatnya proses pembuatan laporan pasien meninggal. Kesimpulan: Sistem informasi keterangan kematian di Rumah Sakit Bhayangkara TK.II Sartika Asih Bandung saat ini masih manual, di mana masih menggunakan formulir keterangan kematian. Pengolahan data surat keterangan kematian terdapat beberapa masalah diantaranya (1) kurang lengkapnya data surat keterangan kematian. (2) Lambatnya proses pembuatan laporan pasien meninggal. (3) Pelaporan yang dibutuhkan untuk membuat surat keterangan kematian belum memadai, karena tidak adanya form secara komputerisasi.
Perancangan Sistem Informasi Pasien Covid-19 Menggunakan Visual Basic 2010 di Puskesmas Panghegar
Mahendra, Sandy;
Setiatin, Sali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.213
Latar Belakang: Perancangan merupakan suatu proses dalam mendesain sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dimulai dari proses pengolahan data dari bahan mentah dari informasi yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok orang yang akan menjadi masukan dari sebuah sistem informasi.Selanjutnya merancang bentuk keluaran dari sebuah sistem tersebut. Sistem informasi merupakan data yang dikumpulkan menjadi satu kesatuan yang menjadi sebuah informasi yang saling berhubungan dan saling mendukung menjadi suatu informasi yang bermanfaat bagi penerimanya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah membuat perancangan sistem informasi pasien COVID-19 menggunakan Visual Basic 2010 di Puskesmas Panghegar. Metode: Metode ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk pengumpulan data yaitu melakukan observasi, wawancara tanya jawab, studi kepustakaan. dan untuk mendesain membuat rancangan informasi pasien COVID-19 menggunakan Microsoft Visual Basic 2010 dan tahapan kebutuhan sistem, desain, koding, pengujian menggunakan metode pengembangan Waterfall Hasil: Diperlukan perancangan sistem informasi pasien COVID-19 perangkat lunak yang dibuat dapat menunjang aktivitas pelaporan data pasien terkonfirmasi COVID-19 lebih mudah dicari dan data pasien COVID-19 tersebut terinput oleh system Kesimpulan: Perancangan sistem informasi pasien COVID-19 memakai program Visual Basic 2010 dan menggunakan metode waterfall yang sudah dibuat dan dirancang mengenai data identitas pasien terkomfirmasi COVID-19, informasi klinis pasien COVID-19, informasi pemantauan pasien terkomfirmasi COVID-19, dan laporan data pasien COVID-19 tersebut dapat mempermudah petugas untuk menginput, mengolah, menghasilkan data pasien terlihat di tiap kelurahan yang dinyatakan sembuh.
Analisis Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Kasus Bedah di Rumah Sakit X Bandung
Khofidhoh, Siti;
Hidayati, Meira
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.214
Latar Belakang: Instansi pelayanan kesehatan harus selalu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menyelenggarakan rekam medis yang cepat, tepat dan akurat. Kelengkapan data rekam medis dapat di review pada empat yaitu review identifikasi, autentifikasi, pencatatan dan pelaporan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap kasus bedah di Rumah Sakit X Bandung dengan analisis kuantitatif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan populasi 190 dan hasil sampel yang didapatkan adalah 65 sampel. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan review kelengkapan berdasarkan identifikasi pasien yaitu 61% dan review ketidaklengkapannya yaitu 39%. Hasil review pada kelengkapan pelaporan yang penting yaitu 45% dan ketidaklengkapannya yaitu 55%. Hasil review kelengkapan pada autentifikasi yaitu 75% dan ketidaklengkapannya yaitu 25%. Hasil review kelengkapan pada dokumentasi yaitu 63% dan ketidaklengkapannya yaitu 37%. Kesimpulan: Bahwa dokumen rekam medis yang tidak lengkap setelah di KLPCM dan dianalisis kelengkapannya akan dikembalikan kepada unit rawat inap. Saran yang disampaikan yaitu perlu dilakukan sosialisasi ulang kepada seluruh tenaga kesehatan (dokter dan perawat) tentang Standar Prosedur Operasional (SPO) pengisian atau pencatatan resume medis agar tercapainya standar pelayanan minimal dengan hasil 100%.
Pengaruh Rekam Medis Elektronik Terhadap Peningkatan Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit X
Latipah, Tania;
Solihah, Siti;
Setiatin, Sali
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.215
Latar Belakang: Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) di banyak pelayanan kesehatan diharapkan dapat menggantikan Rekam Medis Manual karena Rekam Medis Elektronik dianggap lebih efektif dan efisien dalam penggunaannya, banyak rumah sakit yang sudah mulai menggantikan Rekam Medis Manual (RMM) dengan Rekam Medis Elektronik (RME) termasuk Rumah Sakit X. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) terhadap peningkatan efektivitas khususnya pada pelayanan Rawat Jalan Rumah Sakit X. Metode: Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 – 8 Juli 2021. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif pendekatan deskriptif dengan desain penelitian korelasional. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada 30 Perekam Medis dan Informasi Kesehatan yang mengisi posisi tenaga kesehatan Rekam Medis Rumah Sakit X. Hasil: Hasil penelitian menunjukan persentase dari aspek 4 Aspek efektivitas yang diteliti suatu program dalam hal ini RME dapat dikatakan efektif apabila program tersebut memenuhi Aspek Tugas dan Fungsi, Aspek Rencana atau Program, Aspek Ketentuan dan Peraturan, dan Aspek Tujuan atau Kondisi Ideal pada pelayanan Rawat Jalan saat diberlakukannya Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit X. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tenaga kesehatan Rawat Jalan Rumah Sakit X setuju bahwa penerapan RME efektif pada 3 aspek yaitu; tugas atau fungsi rawat jalan, rencana atau program rawat jalan, ketentuan dan peraturan rawat jalan, adapula tenaga kesehatan Rawat Jalan Rumah Sakit X sangat setuju bahwa penerapan RME efektif pada aspek tujuan atau kondisi ideal Rawat Jalan Rumah Sakit X.
Kebutuhan PMIK Berdasarkan Analisa Beban Kerja Pada Bagian Assembling Rawat Inap Rumah Sakit X Bandung
Dwiasih, Tina;
Amalya, Nurul;
Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.216
LatarBelakang: Proses penomoran berkas rekam medis di Puskesmas Muka Cianjur masih menggunakan cara manual sehingga berkas rekam medis tidak berurutan dan berantakan. Masalah tersebut terjadi karena keterbatasan sumber daya manusia, Puskesmas Muka hanya memiliki satu staf Rekam Medis dan tenaga non Rekam medis untuk memudahkan dalam pencarian dan penyimpanan berkas rekam medis maka diterapkan sistem penomoran file berdasarkan wilayah tempat tinggal pasien yang dibagi menjadi 3 kelompok daerah terdekat Puskesmas meliputi Kelurahan Muka, Kelurahan Bojong Herang, dan kelurahan Babakan Karet adapun khusus untuk pasien Luar Wilayah dari 3 kelurahan tersebut dimasukkan kedalam file “Luar Wilayah”. Tujuan: Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nomor file bedasarkan wilayah tempat tinggal pasien. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan fenomological kepada 3 orang staf dan karyawan Puskesmas Muka Cianjur. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah, baik dari faktor internal maupun eksternal rekam medis di Puskesmas Muka. Masih terdapat berkas yang hilang di luar ruangan rekam medis, Penerapan Nomor File ini adalah untuk memudahkan setiap petugas untuk pengambilan ataupun pengembalian berkas. Kesimpulan: Penerapan Nomor file di Puskesmas Muka Cianjur ini diterapkan untuk memudahkan petugas untuk mencari berkas pasien yang berisi identitas pasien sesuai KTP/Surat tanda pengenal lainnya.
Legal Delegasi (Pelimpahan Wewenang Medis) Dokter Kepada Perawat Ditinjau dari Perspektif Hukum
Sylvana, Yana;
Firmansyah, Yohanes;
Haryanto, Imam
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.217
Latar Belakang: Pelimpahan wewenang oleh dokter kepada perawat dapat dilakukan secara delegasi ataupun mandat. Pelimpahan wewenang dengan cara delegasi atau mandat seharusnya dilakukan dengan cara tertulis karena hal ini berkaitan dengan hubungan hukum yang terkait dengan hak dan kewajiban ners dan dokter dalam menjalani kewenangannya. Tujuan: Menelaah secara yuridis pelimpahan wewenang dan tanggung jawab hukum pelimpahan wewenang dokter ke perawat Metode: Pendekatan penelitian ini merupakan yuridis normatif, dengan waktu penelitian dari Mei 2021 – Agustus 2021. Sampel penelitian ini berupa sumber hukum primer (regulasi dan hukum positif), sumber hukum sekunder (buku), serta sumber hukum tersier (website). Seluruh materi daring diambil dari berbagai literatur terindeks Google Scholar Hasil: Permenkes Nomor 2052/Menkes/Per/X/2011 tentang Izin Praktik dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran, dalam Pasal 23 Ayat (1) menyatakan: segala pelimpahan wewenang wajib tertulis, bilamana hal ini tidak dilakukan maka terdapat konsekuensi hukum Kesimpulan: Dokter dapat mendelegasikan wewenang kepada perawat melalui pendelegasian atau mandat. Pendelegasian wewenang seringkali diikuti dengan pendelegasian kewajiban, sedangkan mandat tidak.
Tinjauan Pelaksanaan Pemusnahan Rekam Medis Rawat Jalan Terhadap Efektivitas Pelayanan di RS X
Azzaidi, Jihad;
Herlambang, Muhammad Bayu;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.218
Latar Belakang: Semakin berkembangnya teknologi di Indonesia, maka semakin tipis pula batas antara informasi yang informatif dengan informasi yang non informative. Begitu juga di dunia kesehatan, semakin berkembang teknologi semakin transparan pula informasi mengenai kesehatan ke khalayak ramai. Bukan hanya mengenai tenaga kesehatannya tapi hingga ilmu kesehatannya pun sedang banyak diperbincangkan sekarang ini. Maka dari itu dibutuhkan penjelasan yang jelas mengenai kesehatan, seperti mengenai pemeliharaan kesehatan, pemeliharaan kesehatan merupakan suatu upaya penanggulangan, dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan ataupun perawatan termasuk kehamilan, dan persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemusnahan rekam medis rawat jalan yang menunjang efektivitas pelayanan di Rumah Sakit X serta Upaya untuk Pemecahan Permasalahan Dalam Pelaksanaan Pemusnahan Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit X. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara serta melakukan kajian pustaka yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Hasil: Hasil dari penelitian, pelayanan yang diberikan dapat dikatakan efektif jika pelaksanaan pemusnahan rekam medis dilakukan secara tepat dan cepat sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa permasalahan yaitu: (1) Adanya penumpukkan dokumen yang akan dilakukan penilaian rekam medis in aktif dikarenakan tidak ada ruangan khusus untuk menyimpan dokumen tersebut; (2) Belum adanya jadwal yang spesifik dari rumah sakit mengenai pelaksanaan retensi rekam medis.
Perancangan Sistem Informasi Peminjaman dan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di RSIA Humana Prima Bandung
Hendayal, Haini DwiJuliani;
Syahidin, Yuda;
Hidayati, Meira
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.219
Latar Belakang: Peminjaman dan pengembalian rekam medis pasien rawat inap di RSIA Humana Prima Bandung terdapat beberapa kendala, seperti sistem yang masih menggunakan sistem manual dan masih menggunakan buku ekspedisi belum sampai pada pemanfaatan sistem informasi komputerisasi. Begitupun dalam proses pengembalian terkadang masih terjadi ketidaktepatan waktu pengembalian rekam medis. Sebab hal itu dibutuhkannya perancangan sistem informasi peminjaman dan pengembalian rekam medis pasien rawat inap, agar mempermudah petugas dalam pencatatan, peminjaman, pengembalian, dan memonitoring rekam medis dengan baik. Tujuan: Tujuan umum dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi peminjaman dan pengembalian berkas rekam medis rawat inap RSIA Humana Prima Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan metode pengembangan yang digunakan adalah metode waterfall. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah merancang dan membuat sistem informasi peminjaman dan pengembalian rekam medis pasien rawat inap menggunakan microsoft visual studio 2010 yang diharapkan agar memudahkan petugas rekam medis untuk melaksanakan tugasnya. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu peminjaman dan pengembalian rekam medis pasien rawat inap di RSIA Humana Prima Bandung. Saat ini mempunyai pengolahan data yang cukup baik namun masih terdapat kendala untuk peminjaman dan pengembalian seperti sistem yang berjalan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada dan membuat proses peminjaman dan pengembalian rekam medis dilakukan dengan cara manual. Begitupun dalam proses pengembalian rekam medis yang telah selesai dipinjam masih terjadi keterlambatan waktu pengembalian. Selain itu belum adanya sistem informasi peminjaman dan pengembalian rekam medis dengan laporan yang memadai sehingga sangat sulit untuk memonitoring.