cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285242960230
Journal Mail Official
aijes@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad: Journal of Education Science
ISSN : 28286790     EISSN : 28280830     DOI : https://doi.org/10.58917/aijes
Core Subject : Education,
Al-Irsyad: Journal of Education Science (AIJES), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan Ilmu Pendidikan. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan umum dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan secara umum baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan secara umum dipersilahkan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Ilmu Pendidikan Secara Umum 2. Penelitian Desain dalam Ilmu Pendidikan 3. Kemampuan Pedadogy Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022" : 6 Documents clear
Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Ishak, Ishak; Muammar, Muammar; Rusmiaty, Rusmiaty
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.808 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.21

Abstract

Penelitian ini memilki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Islam pada siswa kelas VIII.1 di SMP Negeri 1 Patampanua Kab. Pinrang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray) masa Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 yang berjumlah 30 siswa. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan, teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes evaluasi Data yang diperoleh dilakukan dengan analisis Mereduksi Data Display Data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh Pada kelima aspek penilaian, aspek kehadiran siswa berada pada kategori amat baik yaitu mencapai 100% pada siklus III, aspek perhatian siswa terhadap proses pembelajaran berada pada level cukup untuk siklus I dan terus mengalami peningkatan pada siklus II dan III yang berada pada kategori amat baik yaitu 86,67%. Aspek keaktifan siswa mencatat dan bertanya siswa yang awalnya berada pada kategori kurang baik 22,22% pada siklus I mengalami perbaikan pada siklus III dengan kategori amat baik. Aspek keaktifan siswa menyelesaikan latihan dan antusias siswa pada siklus III berada pada kategori amat baik. Dengan adanya data-data hasil penelitian yang menunjukan adanya perbaikan aktifitas belajar PAI siswa VIII.1 SMPN 1 Patampanua, pada kelima aspek, maka model pembelajaran Two Stay Two Strayini dinilai efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam belajar pendidikan agama Islam. Pada siklus I menjadi 7.93. Peningkatan yang terjadi sebesar 0.18 atau 18%. Peningkatan juga terjadi pada siklus I ke siklus II yaitu 7,93 menjadi 8.51. Peningkatan yang terjadi sebesar 0.58 atau 58%. Selanjutnya dari siklus II ke siklus III juga terjadi peningkatan yaitu 8.51 ke 8,58. Peningkatan yang terjadi sebesar 0.07% atau 7%. Peningkatan yang terjadi setiap siklusnya menunjukan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui implementasi model pembelajaran Two Stay Two Stray.
Penerapan Metode Discovery Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Thahir, Abdullah; Asmawati, Asmawati
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.937 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengertahui penerapan metode discovery dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII UPT SMPN 9 Lembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research dan dilakukan secara kolaborasi. Penelitian dilakukan secara kolaborasi yaitu antara guru dan peneliti. Guru bertindak sebagai praktisi yang menjalankan skenario pembelajaran yang telah dirancang bersama peneliti dan sekaligus peneliti melakukan observasi terhadap pembelajaran yang dijalankan guru. Peneliti menggunakan desain atau model PTK dari Kemmis dan Taggart. Pardjono yang terdiri dari empat komponen yaitu plan (perencanaan), act and observe (tindakan dan observasi), dan reflect (refleksi). Komponen act and observe menjadi satu karena kedua kegiatan ini dilakukan secara bersama  Subjek dalam penelitian ini adalah adalah siswa kelas VIII UPT SMPN 9 Lembang Kabupaten Pinrang. Siswa kelas VIII berjumlah 35 siswa terdiri dari 15 siswa laki-laki dan  20 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Metode Discovery dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII UPT SMPN 9 Lembang Kabupaten Pinrang. Hal ini tampak pada Hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Lembang pada materi Sistem Gerak pada Tumbuhan masih rendah sebelum diterapkannya Metode Discovery yaitu dari 18 siswa. Siswa yang tuntas berjumlah 6 orang dengan presentase 33,3%. Siswa yang tidak tuntas berjumlah 12 orang dengan persentase 66,7% dengan rata-rata kelas 64,8. Dibandingkan dengan nilai siswa setelah diterapkannya Metode Discovery yaitu Siklus I dari 18 siswa, siswa yang tuntas berjumlah 8 orang atau dengan persentase 44,4% dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 10 orang atau dengan persentase 55,6% dengan nilai rata-rata kelas 72,2. Selanjutnya pada Siklus II dari 18 siswa, siswa yang tuntas berjumlah 15 orang atau dengan persentase 83,3% dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 3 orang atau dengan persentase 16,7%. Dengan nilai rata-rata kelas 78,55. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan Metode Discovery meningkat dan termasuk pada kategori tinggi, sehingga jelas bahwa pada siklus II hasil belajar siswa telah mencapai tingkat ketuntasan secara klasikal yang telah ditetapkan yaitu sebesar 85%. Hal ini membuktikan bahwa Penerapan Metode Discovery dapat Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII UPT SMPN 9 Lembang Kabupaten Pinrang.
Pengaruh Kepribadian dan Kewibawaan Guru Terhadap Kerajinan Belajar Siswa Walid, Abdul; Taba, Yunus
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.614 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.27

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi pengaruh kepribadian dan kewibawaan guru terhadap kerajinan belajar siswa. Tujuan penelitian ini ada empat yakni (1) untuk mengetahui kepribadian guru dan kewibawaan guru, (2) untuk mengetahui tingkat kerajinan belajar siswa, (3) untuk mengetahui Pengaruh Kepribadian dan Kewibawaan Guru Terhadap Kerajinan Belajar Siswa Madrasah Aliyah Negeri Pinrang. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian assosiatif; Teknik pengujian datanya dilakukan dengan uji korelasi parsial masing-masing hubungan antar variabel kemudian dilanjutkan dengan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepribadian guru dan kewibawaan guru di Madrasah Aliyah Negeri Pinrang memiliki kategori sangat tinggi karena nilai rata yang diperoleh dari persepsi kewibawaan guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang adalah 87,00. Kerajinan belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri Pinrang adalah 84,00 maka dapat disimpikan dalam kategori tinggi. Kemuadian, pengaruh kepribadian dan kewibawaan guru terhadap kerajinan belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri Pinrang tergolong signifikan karena Fhitung = 11,257 ≥ Ftabel(57) = 2,660.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Ridwan, Muhammad; Wahid, Abdul
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.878 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.28

Abstract

Penelitian ini memilki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar sejaarah kebudayaan Islam siswa kelas IX di MTs Negeri Pinrang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) Pasca Pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IX.1 yang berjumlah 30 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan, teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dilakukan dengan analisis deskriptif untuk data hasil observasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan proses pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar sejarah kebudayaan Islam, peneliti sebagai guru melakukan tahap perencanaan meliputi: (1) Membuat perangkat pembelajaran (2) Membuat lembar observasi aktivitas siswa (3) Menyusun kisi-kisi, tes hasil belajar, dan pedoman penskoran. Kemudian tahap pelaksanaan meliputi: (1) menginformasikan topik yang akan dibahas. (2) menyajikan informasi umum yang terkait dengan materi. (3) membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok (4) mengajukan pertanyaan kepada setiap kelompok berupa tugas untuk mengerjakan soal-soal pada Lembar Kegiatan Siswa (LKS). (5) Siswa berpikir bersama dan menyatukan pendapatnya. (6) memanggil siswa dengan nomor tertentu. (7) menyimpulkan materi yang telah diajarkan. Selanjutnya pada tahap refleksi ditentukan keberhasilan atau kegagalan melalui hasil observasi dan hasil tes belajar. rata-rata hasil belajar sejarah kebudayaan Islam pada siklus I mencapai 70,38% dan 79,33% pada siklus II. Meningkatnya persentase siswa yang tuntas belajar dari siklus I ke siklus II yaitu 78.1% pada siklus I menjadi 93.8% pada siklus II. Hal ini berarti pada siklus II sudah tuntas secara klasikal.Meningkatnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II.
Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition Ambo Tuo, M. Arsyad; Ahmad, Andi Kamal
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.944 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengupayakan peningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS 2 SMAN 9 pinrang melalui model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition. Kriteria peningkatan ditinjau dari menjadi indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Jika 85% dari jumlah siswa memperoleh hasil belajar yang mencapai KKM Matematika yang telah ditetapkan di sekolah yaitu 70,00. 2) Aktivitas siswa lebih meningkat selama mengikuti pembelajaran matematika. 3) Siswa lebih serius memperhatikan penjelasan guru. 4) Siswa mempunyai keberanian untuk menanggapi penjelasan guru. 5) Siswa sudah mampu menyimpulkan materi yang telah diajarkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan Penerapan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 9 Pinrang yang ditandai dengan: 1) pada siklus I jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 15 siswa yang tuntas (71,4%) dan pada siklus II jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 2) Jumlah siswa yang mencapai KKM matematika pada siklus II ≥ 85% dari jumlah siswa yaitu sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 3) Keaktifan siswa meningkat, dengan adanya keseriusan dan perhatian siswa selama mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung, dan 4) Siswa berani dalam mengeluarkan pendapat, dengan semakin hari semakin banyak siswa yang berani untuk menanggapi penjelasan guru.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Tutor Sebaya Setting Kooperatif Mas P. Sanjata, Abd. Rahim; Sardi, Ahmed; Muchtar, Jumardin
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.861 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran tutor sebaya setting kooperatif pada siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi dan (4) analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang pada tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 20 orang, yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Obyek penelitian pada penelitian tindakan ini adalah berbagai kegiatan yang terjadi didalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes untuk memperoleh data mengenai hasil belajar siswa dan teknik observasi untuk memperoleh data mengenai aktivitas siswa. Analisis data tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada sisklus I, diperoleh ketuntasan individual dari 20 siswa yaitu 14 siswa tuntas dan 6 siswa tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal 70%. Sedangkan tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada siklus II diperoleh ketuntasan individual 18 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas, rata-rata ketuntasan secara klasikal mencapai 90%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang.

Page 1 of 1 | Total Record : 6