cover
Contact Name
Dedy Setiawan
Contact Email
journalmatriks@gmail.com
Phone
+6289689977421
Journal Mail Official
journalmatriks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Susukan, Desa Susukan Kecamatan Cipicung , Kab. Kuningan, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Matriks
ISSN : 27753832     EISSN : 27757285     DOI : https://doi.org/10.59784/matriks.v5i1
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Matriks adalah terbitan berkala dengan kurun waktu terbit setiap 2 kali dalam setahun atau 6 bulanan. Jurnal matriks menerbitkan artikel ilmiah dengan topik ilmu sosial dan sains
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Analisis Etika Kampanye dalam Debat Publik Calon Kepala Daerah: Perspektif Fiqih Siyasah pada Pilkada Kuningan 2024 Rohani, Asep
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 6 No. 2 (2025): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v6i2.29791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika kampanye dalam debat publik calon kepala daerah pada Pilkada Kuningan 2024 melalui perspektif Fiqih Siyasah. Prinsip-prinsip utama dalam Fiqih Siyasah, yaitu keadilan, amanah, transparansi, dan integritas, dijadikan tolok ukur dalam mengevaluasi perilaku kandidat saat menyampaikan visi dan misi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap materi debat publik untuk mengidentifikasi sejauh mana tindakan kandidat sesuai dengan standar etika politik Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kandidat telah menunjukkan komitmen terhadap nilai-nilai Fiqih Siyasah, seperti penyampaian program secara jujur dan transparan. Namun demikian, ditemukan pula pelanggaran etika kampanye, antara lain janji politik yang berlebihan dan kurangnya kejelasan mengenai sumber pendanaan program. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan etika kampanye berbasis Islam guna menjaga integritas proses demokrasi serta memperkuat kepercayaan publik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pendidikan etika politik Islami bagi para kandidat serta pengawasan yang lebih ketat dari lembaga penyelenggara pemilu agar praktik kampanye dapat berlangsung secara etis dan bertanggung jawab.
Period Front Education Era Revolution Industry 4.0 Going To Society 5.0 Permadi, Muhammad; Risnawati, Atin
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 7 No. 1 (2025): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v7i1.29793

Abstract

Education is an important element that must continue to develop in response to contemporary needs and societal developments. The rapid advancement of technology requires adaptation of educational systems to ensure that individuals can keep pace with this evolution. During the Industrial Revolution 4.0, education stressed the use of internet networks and information technology which were fundamental in the learning system. Blended learning, case-based learning, and hybrid learning were the dominant methodologies in this period. The emergence of the Society 5.0 period represents a transformation in several aspects of society, including education. This understanding facilitates the development of contemporary science that is adapted to meet human needs in accordance with current expectations. The Society 5.0 era is based on 21st century competencies which are closely related to rapid technological progress. This period offers efficiency and convenience, where technology helps and does not dominate, thus improving the quality of life to become more comfortable and prosperous.
Reformasi Kurikulum Pesantren Berbasis OBE di Era Society 5.0 Rohani, Asep
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 7 No. 1 (2025): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v7i1.29794

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk tradisi keilmuan sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi dinamika sosial-ekonomi kontemporer. Namun, kurikulum pesantren masih didominasi kajian kitab kuning dengan metode tradisional, sementara tuntutan era Society 5.0 menekankan keterampilan abad ke-21, literasi digital, kewirausahaan, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan merumuskan model reformasi kurikulum integratif berbasis outcome-based education (OBE) yang mampu menjaga otentisitas tradisi pesantren sekaligus menjawab kebutuhan kompetensi modern. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen pada tiga tipe pesantren (salafiyah, modern, kombinasi) di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara orientasi tradisi keilmuan pesantren dan kebutuhan kompetensi santri. Model kurikulum integratif berbasis OBE yang diusulkan memiliki tiga pilar utama: (1) preservasi tradisi kitab kuning, (2) integrasi keterampilan abad ke-21, dan (3) evaluasi capaian pembelajaran secara sistematis. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat literatur reformasi pesantren yang sebelumnya masih parsial, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola pesantren, pembuat kebijakan, dan mitra industri dalam menyusun kurikulum berkelanjutan.
Pengaruh Media Sosial dan Inovasi Terhadap Kinerja UMKM (Studi Kasus UMKM Meubel Kayu di Desa Warukawung) Hikmah, Oki Khairul; Millah, Aep Syaeful
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 7 No. 2 (2026): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v7i2.29804

Abstract

Media sosial atau jejaring sosial merupakan media digital yang paling sering digunakan dalam pemasaran digital. Selain media sosial, inovasi juga penting dalam mempromosikan produk yang ingin Anda jual agar calon pelanggan tertarik. Banyak penelitian sebelumnya telah membuktikan adanya nilai yang signifikan antara promosi dan inovasi terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, penelitian ini hanya fokus pada objek makanan dan pakaian. Sejauh yang diketahui oleh para peneliti, belum ada penelitian yang mengkaji bisnis furnitur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh media sosial dan inovasi terhadap kinerja UMKM furnitur kayu di Desa Warukawung. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM, serta media sosial memiliki efek positif dan signifikan terhadap kemampuan berinovasi. Sementara itu, secara bersamaan, variabel media sosial dan kemampuan berinovasi mempengaruhi kinerja UMKM Furniture Kayu Desa Warukawung. Berdasarkan perhitungan nilai R sebesar 0.587, koefisien determinasi sebesar 0.344 atau 34,4% dalam menjelaskan pengaruh media sosial dan inovasi terhadap kinerja UMKM. Oleh karena itu, UMKM furnitur di Warukawung menyadari pentingnya inovasi digital dan pemasaran dalam mendukung bisnis mereka. Batasan dalam penelitian ini adalah penggunaan variabel yang hanya meliputi inovasi dan media sosial, serta cakupan yang masih terbatas.
The Impact of Social Media on New Vocabulary Adoption Among Indonesian Teenagers Afiah, Nuvi Nurul; Barnamij, Najhah; Fatahillah, Mubarok; Siroj, Ni’amillah Aqiel; Husnaeni, Nurul
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 7 No. 2 (2026): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v7i2.29809

Abstract

The purpose of this study is to explore the factors influencing the adoption of new vocabulary in the Indonesian language through social media. This research employs a quantitative approach with a sample of 400 respondents, focusing on Indonesian teenagers who are active users of various social media platforms. The object of the study is the usage of newly emerging vocabulary in the Indonesian language. Data were collected using a structured questionnaire distributed online via Google Forms. The collected data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 27 software. The results show that the frequency of social media use, the incorporation of new vocabulary into daily conversations, and the use of slang have a significant effect on the frequency of new vocabulary adoption. In addition, the findings indicate that younger generations tend to be more open and inclined to adopt new linguistic trends emerging from social media. The coefficient of determination (R²) value of 0.42 demonstrates that the independent variables explain 42% of the variation in the adoption of new vocabulary in the Indonesian language, while the remaining percentage is influenced by other factors not examined in this study.