cover
Contact Name
Yonatan Widianto
Contact Email
sniter@widyakartika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sniter@widyakartika.ac.id
Editorial Address
Jalan Sutorejo Prima Utara 2/ 1, Surabaya, Jawa Timur, 60113
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Seminar Nasional Ilmu Terapan
ISSN : 25977067     EISSN : -     DOI : -
Ilmu Terapan pada bidang Ekonomi, Manajemen, Akuntansi,, Sastra Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Mandarin,Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Sipil, dan Aristektur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 514 Documents
BEING BOTH "TRANSNATIONAL" AND "NATIONAL & LOCAL" IN HIGHER EDUCATION CONTEXT: ONLINE AND SOCIAL EMOTIONAL LEARNING Mulyanto, Jaya Dani
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.611

Abstract

The world has been facing a massive change in digital technology and its application. Indonesia, as an emerging economy, is not an exception. Recent data show that Indonesia's information and communication technology penetration is unprecedented and will rapidly increase in the coming years. Internet users, for example, are expected to reach almost two hundred seventy million people by 2028. This trend provides many opportunities, including online learning for higher education institutions. The quantity and quality of online learning services are constantly improving, with more human-centred design. Nevertheless, technology generally leaves an unfulfilled gap, as conveyed in human and machine interaction. This non-cognitive dimension is completed and filled with social and emotional learning (SEL). The discussion argues that combining digital technology and SEL application will leverage a learner's horizon and competencies to compete in the 21st-century globalized world. While it can tap the full potential for productive engagement in transnational scope, it also supplies national and local grounding and bounding. Thus, it is aligned with the direction of being global and local (glocal) simultaneously.
TOXIC ROMANTIC RELATIONSHIP PORTRAYED IN AFTER WE COLLIDED NOVEL OF ANNA TODD Kartosugondo, Susan; Winardi, Yohanes Kurniawan; Fadilah, Eka
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.612

Abstract

This research aims to explore the signs of a toxic relationship in the novel "After We Collided" by Anna Todd and the negative impacts resulting from such toxicity. This research focuses on the two main characters, Tessa and Hardin’s complex relationship. Morgan Lee's theory of signs of toxic relationships was used to discover the signs of the toxic relationship in the narrative. The Interpretive-Qualitative approach is used to analyze this research. The novel's listed utterances and narrations served as the primary data source. The data was collected through reading and understanding the whole novel, then it was analyzed the according to the statement of problems and research questions. In analyzing the data, the conversations between the main characters and other characters were used to show the signs and the impact of a toxic romantic relationship between the main characters. The findings of this study reveal that the main character's relationship is afflicted by toxicity, which severely impact both characters' well-being.
SEMIOTIC ANALYSIS DEPICTED IN NBA TEAM LOGOS Stefanus, Juan; Fadilah, Eka; Kurniawan, Yulius
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.613

Abstract

The goal of this study was to examine a number of animal-themed NBA team logos. The goal of this study is to decipher the significance behind the NBA team's animal logos. Charles Sander Peirce's semiotic theory, which is broken down into icons, indexes, and symbols, is the theory that the writer employs. The descriptive qualitative methodology is used in this study. Data was gathered from Google by checking up NBA team logos, searching for them, and then choosing the ones that exclusively have animal logos. According to the findings of this study, each animal logo utilized in the NBA team logos has a certain significance based on the traits of each team. The writer also discovered that the background colors of each NBA team logo have significance and are connected to the logos of the NBA teams that employ animal logos. Overall, there is a relationship between the animal depictions and the colors used in each NBA team's logo and the traits of each NBA team, such as identifying toughness, strength, courage, cohesion, agility, attack, defense, and tactics with the primary objective of defeating its opponent.
PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE DAN OFFLINE TERHADAP PERILAKU BELAJAR MAHASISWA PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN DI UNIVERSITAS WIDYA KARTIKA SURABAYA Greselda, Evelyne; Hermawan, Budi
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.614

Abstract

Sistem pembelajaran yang baik merupakan hal yang penting untuk tercapainya proses pembelajaran yang efektif untuk siswa, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami Pengaruh Pembelajaran Online dan Offline Terhadap Perilaku Belajar Mahasiswa Pada Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Di Universitas Widya Kartika Surabaya. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan maka dilakukan penyebaran kuesioner dan wawancara pada mahasiswa Angkatan 2019 dan 2020 jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin di Universitas Widya Kartika Surabaya. Penulis juga memberikan nilai persentase agar hasil dapat tampak lebih jelas. Dari hasil kuesioner dan wawancara tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan sistem online tidak sepenuhnya memberikan efek positif pada kegiatan pembelajaran. Mahasiswa lebih termotivasi untuk belajar pada saat perkuliahan dilakukan menggunakan sistem offline. Sehingga disimpulkan bahwa pembelajaran dengan sistem offline lebih tepat digunakan pada semua pelajaran bahasa Mandarin dan lebih efektif untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.
KETERTARIKAN DAN KETIDAKTERTARIKAN SISWA SMP TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN Leonardo, Ong Peter; Tandyono, Marselinus Edward
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.615

Abstract

Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang mulai banyak dipakai di dunia, saat ini bahasa Mandarin menjadi bahasa Internasional setalah bahasa Inggris. Oleh karena itu sudah mulai banyak orang yang memiliki ketertarikan terhadap bahasa Mandarin. Oleh tidak jarang penulis menemukan sekolah yang sudah menambahkan bahasa Mandarin sebagai suatu mata pelajaran, dan tidak jarang juga penulis menemukan banyak sekali Lembaga lembaga pendidikan non-formal yang membuka kelas pelajaran bahasa Mandarin. Oleh karena itu, penulis ingin melakukan penelitian tentang Ketertarikan dan Ketidaktertarikan Siswa SMP Terhadap Pembelajaran Bahasa Mandarin khususnya di SMPK St. Agnes Surabaya. Dan di dalam penulisan kali ini penulis menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui berapa persen anak yang memiliki ketertarikan dan ketidaktertarikan terhadap pembelajaran bahasa Mandarin, dan penulis ingin mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi ketertarikan dan ketidaktertarikan siswa SMP terhadap pembelajaran bahasa Mandarin.
ANALISIS PERBANDINGAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL (AKAR, BATANG, DAN BUNGA) DI INDONESIA & TIONGKOK Ditinjau dari Segi: Sejarah dan Cara Pengolahan Peter Leonardo, Ong; Churota’ayun, Elisa; Haryati, Vivi
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.616

Abstract

Tanaman obat tradisional merupakan salah satu spesies tanaman yang terdiri dari bagian akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji dan diyakini setiap bagian tanaman tersebut memiliki kandungan yang berkhasiat serta umumnya sangat banyak digunakan oleh manusia secara turun-menurun untuk pengobatan sistem tradisional. Asal mula penyebaran tanaman obat tradisional ini sehingga dapat dikenal keberadaanya sebenarnya akibat dari hasil fenomena sejarah pelayaran yang dilakukan oleh Laksamana Cheng Ho didukung oleh para sinshe dari negara Tiongkok menuju negara Indonesia pada abad ke 15. Adanya peristiwa tersebut pada akhirnya ditemukan beberapa bagian tanaman obat tradisional berkhasiat yang tidak hanya ditemukan pada negara Tiongkok saja namun juga terdapat di negara Indonesia. Maka dari itu, menjadikan tanaman obat tradisional yang menunjuk pada bagian tanaman (akar, batang, dan bunga) ini memiliki kesamaan maupun perbedaan dari segi sejarah, jenis tanaman, manfaat khasiat, dan cara pengembangannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa mengenai persamaan dan perbedaan tanaman obat tradisional pada bagian akar, batang, dan bunga dari negara Tiongkok maupun yang ada di Indonesia ditinjau dari aspek sejarah, jenis, manfaat, dan cara pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif berupa hasil gambar dan data literatur dari pustaka. Dengan demikian adanya perbandingan pada setiap contoh dari bagian tanaman obat tradisional dapat terjadi dikarenakan ada kaitannya dengan interaksi sejarah yang terjalin melalui sinshe-sinshe dari Tiongkok & masyarakat lokal di Indonesia maupun melalui jenis tanaman yang akhirnya memperngaruhi ciri morfologi & khasiat yang ada didalamnya, hasil olah budaya, serta terdapat pengetahuan yang paten telah diterapkan terhadap penerapan pengolahan budidaya tumbuhan obat tradisional di antara kedua negara yaitu antara negara Indonesia & Tiongkok.
ANALISIS PERBANDINGAN ARSITEKTUR BANGUNAN MASJID CHENG HO DAN MASJID SUNAN AMPEL DI SURABAYA Santoso, Venezia; Leonardo, Ong Peter; Apriana, Maria
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.623

Abstract

Di buat dengan studi kualitatif yang diiringi dengan wawancara di tunjukan kepada penanggungjawab dari kedua Masjid yang memiliki keunikan perbedaan dari akulturasi seni budayanya. Tiongkok yang datang membawa pengaruh budayanya dalam bidang religius menyebabkan adanya akulturasi dari seni Bangunan terhadap Masjid Cheng Ho untuk umat China muslim di Indonesia. Serta masjid Sunan Ampel yang menjadi Masjid tertua di Surabaya yang memiliki keunikannya dengan arsitekturnya yang bergaya Hindu-Jawa dan Islam. Dengan hal itu, penelitian bertujuan untuk mencari tahu dari setiap makna yang terhubung dari seni bangunan kedua masjid yang memiliki percampuran budaya.
ANALISIS KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN ONLINE DI DALAM MATA KULIAH PERCAKAPAN (K?UY?) PADA MAHASISWA ANGKATAN 2019 UNIVERSITAS WIDYA KARTIKA SURABAYA Gunawan, Michelle; Hermawan, Budi
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami perbandingan keefektifan pembelajaran Online dan Offline dalam Mata Kuliah K?uy? pada Mahasiswa angkatan 2019 Universitas Widya Kartika Surabaya, Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan maka dilakukan penyebaran kuesioner pada mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin di Universitas Widya Kartika Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, ada 57,1% yang beranggapan bahwa Bahasa Mandarin sangat berguna di masa mendatang. Kemudian ada 21,4% menganggap Bahasa Mandarin menarik dan memilki minat pada Bahasa Mandarin. Lain dari itu ada 21,4% yang mempelajari Bahasa Mandarin atas dorongan keluarga dan faktor eksternal lainnya. Lalu dari data yang sudah terkumpul sebanyak 78.6% memilih melakukan kelas offline, lalu 21.4% lainnya memilih kelas online. menunjukan kelas offline lebih diminati peserta di bandingkan kelas online.
ANALISIS PERBANDINGAN KEEFEKTIVITASAN GURU LOKAL DAN GURU NATIVE PADA PEMBELAJARAN BAHASA MANDARIN SISWA KELAS SD DI LEMBAGA BAHASA MANDARIN "X" SURABAYA MELALUI MEDIA ZOOM MEETING Leonardo, Ong Peter; Indra, Mega Muliani
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.625

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir sampai ke seluruh dunia sungguh memberikan pengaruh yang besar bagi semua kalangan di dunia, dan juga merupakan krisis bagi kesehatan manusia. Dalam dunia pendidikan, pandemi Covid-19 juga membawa dampak yang sangat besar, seperti pembelajaran tatap muka diubah menjadi pembelajaran secara online, dengan tujuan demi memutus rantai persebaran Covid-19. Pengaruh dari pandemi Covid-19 ini, membuat pemerintah menerapkan program pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring merupakan proses pembelajaran yang dilakukan secara online melalui media elektronik seperti komputer, telepon seluler, dan laptop, dengan terhubungkan oleh jaringan internet, serta yang dimana pembelajaran ini dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Menurut pemerintah, ditengah pandemi Covid-19 ini, pembelajaran daring atau online merupakan cara maupun sebuah kunci utama pembelajaran yang dinilai paling efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa perbandingan keefektivitasan guru lokal dan guru native pada pembelajaran Bahasa Mandarin siswa kelas SD di lembaga Bahasa Mandarin “X” Surabaya melalui media Zoom Meeting. Subjek dari penelitian ini adalah Siswa kelas SD di Lembaga Bahasa Mandarin “X” Surabaya oleh Guru Lokal dan Guru Native. Serta data ini dikumpulkan dengan cara pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan dokumentasi (berupa foto capture dan hasil rekaman video) terhadap proses pembelajaran yang sedang berlangsung melalui media Zoom Meeting.
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DARING DAN TATAP MUKA TERHADAP KOMPETENSI MENULIS AKSARA TIONGHOA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS X DI SURABAYA Widjaja, Michelle Ongkohadi
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.626

Abstract

Pembelajaran bahasa Mandarin sering kali dilakukan secara tatap muka agar keefektifitasannya maksimal dan materi dapat dipraktekkan secara langsung. Seringkali dalam pembelajaran daring, mahasiswa lebih banyak mengetik dibandingkan harus menulis tangan. Sehingga keefektifitasan dari pembelajaran daring dalam kompetensi menulis Aksara Tionghoa masih dipertanyakan. Skripsi ini disusun oleh penulis untuk membandingkan keefektifitasan pembelajaran daring dan tatap muka, serta mengetahui tanggapan dosen dan responden tentang pengalaman pembelajaran daring dalam mata kuliah Aksara Tionghoa di Universitas X di Surabaya. Metode penelitian pada skripsi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan tes subjektif pada angkatan 2021 dan 2022, wawancara dengan dosen pengajar serta membagikan kuisioner kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas X di Surabaya yang telah melakukan pembelajaran secara daring. Sehingga dapat penulis simpulkan dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa pembelajaran daring dinilai kurang efektif dalam mata kuliah Aksara Tionghoa yang dapat mempengaruhi kompetensi menulis Aksara Tionghoa.