cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
sehat.jurnalkesehatanterpadu1@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Telp. (0762) 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU
ISSN : -     EISSN : 29854687     DOI : https://doi.org/10.31004
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Journal of Health is a broad field of health such as health, Occupational Safety and Health, Epidemiology, nursing, public health, midwifery, medicine, Health Economics, Health Policy, Environmental health .pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, health law, hospital management, and so on
Articles 167 Documents
PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA AN. R YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUANGAN ONE DAY CARE ONKOLOGI ANAK RSUD ARIFIN ACHMAD Fajri, Rahul; Riani, Riani; Rohanah, Rohanah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.27075

Abstract

Kemoterapi adalah metode pengobatan medis yang menggunakan obat-obatan khusus, disebut kemoterapeutik, untuk menghentikan pertumbuhan, pengembangan, dan perluasan sel-sel kanker dalam tubuh. Penelitian ini berfokus pada penerapan terapi bermain puzzle untuk mengurangi tingkat kecemasan pada anak usia pra-sekolah yang menjalani kemoterapi. Subjek kasus penelitian ini adalah An. R. Data subjektif dan objektif yang diperoleh selama proses penilaian menunjukkan bahwa An. R menunjukkan gejala kecemasan seperti enggan menjawab pertanyaan, rasa tidak nyaman saat terpisah dari ibunya, dan gejala fisik seperti peningkatan denyut jantung dan laju pernapasan. Berdasarkan data ini, diagnosis keperawatan prioritas yang ditetapkan adalah kecemasan yang berkaitan dengan penyakit kronis progresif (D.0080). Intervensi keperawatan didasarkan pada penelitian sebelumnya yang menyarankan bahwa terapi bermain puzzle dapat membantu mengurangi kecemasan pada anak-anak usia pra-sekolah sebelum menjalani prosedur medis.Implementasi terapi bermain puzzle menghasilkan perubahan positif dalam tingkat kecemasan anak. Setelah intervensi, skor Skala Kecemasan Hamilton (HARS) turun menjadi 10, menunjukkan bahwa anak tidak lagi merasa cemas. Selain itu, observasi tanda-tanda vital menunjukkan penurunan denyut jantung dan laju pernapasan. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa terapi bermain puzzle dapat digunakan sebagai metode non-farmakologis yang berharga dalam manajemen kecemasan pada anak-anak pra-sekolah sebelum menjalani prosedur medis. Penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam perawatan anak-anak yang menghadapi situasi medis yang menantang seperti kemoterapi.
PEMBERIAN JUS BELIMBING WULUH TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA RIDAN PERMAI WILAYAH KERJA UPT BANGKINANG KOTA Safitri, Yenny; Juwita, Dewi Sulastri; Putri, Muthia Eka
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.30575

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di dunia, hipertensi juga dapat menimbulkan kecacatan permanen, kematian mendadak, dan berakibat sangat fatal. Salah satu pengobatan hipertensi dengan terapi non farmakologi yaitu jus belimbing wuluh. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui asuhan keperawatan dengan memberikan jus belimbing wuluh pada Ny. Y di Desa Ridan Permai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2023. Pengkajian keperawatan yang dilakukan kepada Ny. Y adalah istri dari Tn.B. Pada saat pengkajian keadaan umum klien baik, tingkat kesadaran composmentis (kesadaran penuh), klien mengatakan dalam 5 tahun terakhir klien mengidap hipertensi dan asam urat. Klien mengeluh nyeri dan kaku pada tengkuk jika tekanan darahnya tinggi P : tekanan darah tinggi Q : tertekan benda berat R : leher S : 8. Dalam 5 tahun terakhir klien mengidap hipertensi. TD saat pengkajian 190/110 mmHg. Diagnosa keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut. Rencana keperawatan yang dilakukan oleh penulis adalah pemberian jus belimbing wuluh. Pelaksanaan tindakan keperawatan dan evaluasi dimana TD dari 190/100 mmHg turun menjadi 160/89 mmHg dan skala nyeri dari 8 menjadi 5, serta klien mampu mempraktekkan pembuatan jus belimbing wuluh d rumah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN KEJADIAN GIZI LEBIH DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II DI DESA TANDUN WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU Indriani, Ega; Yusnira, Yusnira; Lasepa, Wanda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.32546

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit yang tidak menular yang ditandai dengan kadar glukosa darah melebihi nilai normal. Pengetahuan gizi yang baik dan pengontrolan berat badan agar tidak terjadi gizi lebih merupakan beberapa usaha yang dilakukan agar terhindar dari DM. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan kejadian gizi lebih dengan kejadian DM tipe II. Jenis penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh pasien usia 36-65 tahun yang pernah berobat di Puskesmas Tandun pada tahun 2023 yaitu sebanyak 141 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang. Teknik sampling yang digunakan random sampling dengan analisis uji chi-square. terdapat 30 responden (55,6%) mengalami diabetes, 22 responden (40,7%) memiliki pengetahuan gizi cukup, dan 31 responden (57,4%) mengalami gizi lebih. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan gizi (p value 0,003<0,05), dan kejadian gizi lebih (p value 0,003<0,05) dengan kejadian DM tipe II 2023 (p value 0,003<0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dan kejadian gizi lebih dengan kejadian DM tipe 2. Diharapkan agar responden dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi, menjaga pola makan dan makanan yang dikonsumsi agar tidak mengalami gizi lebih sehingga dapat mencegah DM
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA AN.F DENGAN GASTROENTERITIS DI DESA AIR TIRIS WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS Amaliah, Sasmi; Safitri, Yenny
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.27609

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) secara global setiap tahun terdapat lebih kurang 1,7 miliar kasus gastroenteritis dengan angka kematian 760.000 anak dibawah 5 tahun. Gastroenteritis merupakan peradangan yang terjadi di lambung serta usus yang memberikan tanda diare dengan frekuensi lebih banyak dari umumnya yang disebabkan oleh bakteri, virus serta parasit yang patogen. Tujuan penelitian ini adalah mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien An.F dengan gastroenteritis di Desa Air Tiris wilayah kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Pengumpulan data dilakukan dengan sistem wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan tahapan keperawatan dengan tahapan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil pengkajian pasien dengan diagnosa gastroenteritis mengatakan dengan keluhan BAB lebih dari 4x sehari dan BAB cair. Diagnosa keperawatan pada asuhan kali ini didapatkan 2 diagnosa yaitu hipovolemia b/d ketidakmampuan keluarga  mengenal masalah kesehatan anggota keluarga yang sakit khususnya An.F dengan gastroenteritis dan defisit nutrisi b/d ketidakmampuan keluarga merawat anggota yang sakit khusunya An.F. dalam hal ini intervensi yang dilakukan periksa tanda dan gejala hipovolemia, berikan asupan cairan oralit, identifikasi status nutrisi dan monitor asupan makanan. Pelaksanaan tindakan keperawatan disesuaikan dengan intervensi dan kondisi pasien. Tahap akhir evaluasi pada pasien dilakukan mengacu pada catatan perkembangan dengan metode SOAP yang mana tindakan tersebut masalah yang terjadi pada pasien teratasi dalam hari ke-3.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY S DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS Berliana Putri, Elsa; Indrawati, Indrawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.27635

Abstract

Diabetes melitus atau kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup, Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup banyak mengalami diabetes melitus, angka kejadian diabetes melitus terbilang tinggi termasuk daerah provinsi Riau. Berdasarkan data dari dinas kesehatan kabupaten Kampar tahun 2022, diabetes melitus termasuk dalam urutan ke-4 dari sepuluh penyakit tertinggi dengan jumlah 13.885 kasus. Karya tulis ilmiah ini dilakukan di desa Airtiris yang mana penelitian memberikan asuhan keperawatan pada Ny. S dengan diabetes melitus tipe 2 diwilayah kerja UPT Puskesmas Airtiris tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan sistem wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan tahapan Keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit pengetahuan, resiko perubahan nutrisi. Dalam hal ini intervensi yang dilakukan monitor kadar glukosa darah, mengidentifikasi kesiapan dan kemampuan keluarga menerima informasi, pentingnya nutrisi bagi pasien diabetes melitus. Tahap akhir evaluasi pada pasien pada keluarga pasien lakukan mengacu pada catatan perkembangan dengan metode SOAP yang mana dalam tindakan tersebut masalah yang terjadi pada pasien teratasi dalam hati ke-3. Pasien dan keluarga diharapkan dapat meningkatkan 5 fungsi keperawatan keluarga supaya bisa memahami dan mengerti pentingnya kesehatan dalam keluarga.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. A DENGAN TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN KANKER SERVIKSDI RUANG TULIP RSUD ARIFIN ACHMAD Pazira, Pazira; Apriza, Apriza; Azlina, Azlina
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.27736

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian di dunia. Penyakit ini menempati urutan ke empat dari seluruh kanker yang sering terjadi pada perempuan di dunia. kecemasan merupakan keadaan emosi yang muncul  saat individu sedang stress, dan ditandai oleh perasaan tegang, pikiran yang membuat individu merasa khawatir dan disertai respon fisik seperti jantung berdetak kencang, naiknya tekanan darah, dan lain sebagainya Kecemasan setelah kemoterapi dan radioterapi sering disebabkan karena  mual dan muntah-muntah. Kecemasan pasien terjadi trombosit nya rendah, Hemoglobin nya rendah, mual muntah-muntah setelah radioterapi eksternal dan kemoterapi mengalami kecemasan   dan tidak teratasi dengan baik, maka akan berpengaruh pada lamanya proses penyembuhan. Beberapa penanganan  kecemasan yang bisa dilakukan seperti mencoba dengan teknik non farmakologi dengan menggunakan teknik PMR. PMR merupakan terapi relaksasi sederhana yang dilakukan melalui proses menegangkan dan mengendurkan otot-otot yang dapat memberikan rasa rileks pada tubuh. Hasil dari implementasi terapi PMR dari skala kecemasan kecemasan dari hari pertama 42 (kecemasan berat)   menjadi 30 (kecemasan berat) hari kedua  28 (kecemasan berat)  menjadi 26 (kecemasan sedang) dan hari ketiga 24 (kecemasan sedang) menjadi 18 (kecemasan ringan). Dari hasil penelitian didapatkan hasil 4 diagnosa yaitu ansietas b.d perubahan status kesehatan, nyeri kronis b.d agen pencedera fisiologis, perfusi perifer tidak efektif behubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin dan gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol tidur.Hal ini menunjukkan bahwa memberikan asuhan berupa terapi PMR memenuhi standar asuhan keperawatan dan mampu menurunkan skala kecemasan pada pasien kanker serviks.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA TN.H DENGAN ARTHRITIS RHEUMATOID DI DESA AIR TIRIS WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR TIRIS Ratna, Desi; Safitri, Yenny
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.27755

Abstract

Arhritis Rheumatoid (RA) adalah Penyakit autoimun yang ditandai dengan adanya proses peradangan kronis yang bersifat sistematik. Rheumatoid merupakan urutan ke enam terbesar dari 10 penyakit terbanyak di kabupaten kampar dengan jumlah pasien sebanyak 7956 orang. Karya tulis ilmiah ini di lakukan didesa air tiris yang mana penelitian memberikan asuhan keperawatan pada Tn.A dengan arthritis rheumatoid di wilayah kerja UPT puskesmas air tiris tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan sistem wawancara, observasi,pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan tahapan keperawatan yang meliputi penkajian,diagnosa, intervensi,implementasi,dan evaluasi keperawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien mengalami nyeri kronis, gangguan pola tidur. Dalam hal ini intervensi yang dilakukan identifikasi karakteristik, durasi, frekuensi,intensitas nyeri dan mendiskusikan dengan keluarga tentang melakukan aktivitas dengan bertahap. Tahap akhir evaluasi pada pasien pada keluarga pasien lakukan mengacu pada catatan perkembangan dengan metode SOAP yang mana dalam tindakan tersebut masalah yang terjadi pada pasien teratasi dalam hari ke-3. Pasien dan kelauaga diharapkan dapat meningkatkan 5 fungsi keperawatan keluarga supaya bisa memahami dan mengerti pentingnya kesehatan dalam keluarga.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.J DENGAN DIABETES MILITUS TIPE II LUKA GANGGREN DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BANGKINANG KOTA TAHUN 2023 Utami, Widia; Nurman, Muhammad
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.27798

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 disebut juga dengan DM tidak tergantung insulin (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus [NIDDM]) yang disebabkan oleh penurunan sensitivitas jaringan target terhadap efek metabolik insulin yang sering disebut sebagai resistensi insulin. Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau bila tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Luka ganggren adalah luka pada kaki yang merah kehitaman dan berbau menyengat akibat sumbatan yang terjadi di pembuluh darah sedang atau besar di tungkai. Tanda dan gejala Diabetes Mellitus Luka Ganggren yaitu Serangan lambat karena sedikit  insulin diproduksi, polydipsia, Infeksi kandida karena bakteri hidup dari kelebihan glukosa. Penyembuhan luka  lambat karena meningkatnya kadar glukosa di dalam darah menghambat proses kesembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan Diabetes Mellitus Tipe II Luka Ganggren di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah klien yang mengalami diabetes mellitus tipe II  Luka Ganggren yang beralamat di Jl. Mahmud Marzuki, gg. Fajar. Data dikumpulkan dengan cara wawancara langsung pada klien yang mengalami diabetes mellitus, dan pemeriksaan fisik pada hari pertama sampai hari keempat melakukan pendidikan kesehatan tentang diabetes mellitus. Hasil dari penelitian studi kasus yang diberikan pada Tn.J dilakukan empat kali kunjungan rumah, dari empat hari kunjungan tersebut Tn.J awalnya mengeluh ada pembengkakan pada kaki kanan, mengakibatkan sulit untuk beraktifitas, setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 hari membuahkan hasil bengkak pada kaki Tn.J berkurang, sudah bisa berjala sendiri dan tanpa bantuan. Asuhan Keperawatan yang diberikan kepada Tn.J terlaksana dengan baik dan lancar.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA NY.S DENGAN DISPEPSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPA TAHUN 2023 Rosadi, Aisyah; Hidayat, Ridha
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.29965

Abstract

Dispepsia merupakan rasa nyeri atau tidak nyaman di bagian ulu hati. Kondisi ini dianggap gangguan di dalam tubuh yang diakibatkan reaksi tubuh terhadap lingkungan sekeliling. Reaksi ini menimbulkan gangguan ketidakseimbangan metabolisme. Tanda dan gejala dyspepsia seperti rasa sakit dan tidak enak di ulu hati, perih, mual, berlangsung lama dan sering kambuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan keluarga dengan dyspepsia di wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah klien yang mengalami dyspepsia di desa Pulau Rambai. Data dikumpulkan dengan cara wawancara langsung pada klien yang mengalami dispepsia, dan pemeriksaan fisik pada hari pertama sampai hari ketiga melakukan pendidikan kesehatan tentang dispepsia. Hasil dari penelitian studi kasus yang diberikan pada Ny.S dilakukan tiga kali kunjungan rumah, dari tiga hari kunjungan tersebut Ny.S awalnya mengeluh nyeri di ulu hati, berkeringat dingin,mual dan muntah, setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga berupa penkes tentang dispepsia, cara mengalihkan rasa nyeri, pengaturan diet makan, cara merawat anggota keluarga dengan dispepsia membuahkan hasil nyeri yang dirasakan Ny.S dari skala 3, sekarang Ny.S sudah tidak merasakan nyeri di ulu hati dan tidak ada mual dan muntah. Asuhan yang diberikan terlaksana dengan baik dan lancar.
ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA PASIEN TN.K DENGAN PENERAPAN TERAPI THOUGT STOPPING PADA PASIEN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI : HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANGAN SEBAYANG RSJ TAMPAN PROVINSI RIAU TAHUN 2023 Pertiwi, Nafisah Aulia; Kasumayanti, Erma; Nelma, Ulia
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i3.32735

Abstract

Pasien dengan gangguan skizofrenia terutama dengan gangguan persepsi sensori yaitu halusinasi. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis yang dapat mengontrol halusinasi pada pasien gangguan jiwa adalah thougt stopping. Thougt stopping adalah suatu teknik yang digunakan untuk menyembuhkan pemikiran negatif yang merusak diri dengan mengatakan “STOP” dan mengganti pikiran negatif menjadi pikiran positif. Tujuan karya ilmiah akhir adalah untuk menganalisis intervensi thougt stopping dengan gangguan persepsi sensori pada pasien halusinasi pendengaran di Ruang Sebayang RSJ Tampan Riau Pekanbaru. Metode penulisan KIAN ini adalah studi kasus dengan quasy eksperiment intervensi terapi thougt stopping yang dilakukan pada pasien halusiansi pendengaran dengan masalah gangguan persepsi sensori. Terapi ini dilakukan secara berulang dengan 4 sesi selama 15 menit. Kesimpulan masalah gangguan persepsi sensori teratasi setelah diberikan terapi thougt stopping. Studi kasus ini hanya dilakukan pada pasien halusinasi pendengaran dengan masalah gangguan persepsi sensori, diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan studi kasus yang mendalam dan menerapkan metode lain yang lebih efektif untuk mengatasi gangguan persepsi sensori.