Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI DESA SIDOLE KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Riani, Riani
AGROTEKBIS Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the analysis of cacao farming revenue in Sidole village Ampibabo District Parigi Moutong regency aimed at avaluating revenue side grafting for cocoa farmers in the village of Sidole sub-district of Ampibabo regency of Parigi Moutong with used formula π = TR - TC. Data collection was carried out in January-Maret 2014. The calculation result analysis revenue the cocoa farming connect side in the village of Toliba showed that the average reception in received by farmers respondents in one multiply season crop aqualto Rp 7.662.418 /2,10 ha, or Rp 4.370.000 /1,00 ha, while the average total cost incurred during the year amounted to Rp 5.032.525 /2,10 ha, or Rp 2.597.070 /1,00 ha, so that the average farmers income in one multiply season crop aqualto Rp 2.629.893 /2,10 ha,, or $1.772.930 /1,00 ha. Thereby, you can assume that the use of the cocoa to increase farmer income and in order to improve the welfare of society especially for farmers cocoa.Key Words: Incomeof farming cocoa.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI DESA SIDOLE KECAMATAN AMPIBABO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Riani, Riani
AGROTEKBIS Vol 3, No 6 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the analysis of the income of farming next to the dial plan in the village of cocoa in Sidole subdistrict of  Ampbabo regency of Parigi Moutong aim to wished how much big find out the income side grafting for cocoa farmers in the village of Sidole sub-district of Ampibabo regency of Parigi Moutong with used formula ? = TR - TC. Data collection was carried out in January-Maret 2014. The calculation result analysis revenue the cocoa farming connect side in the village of Toliba showed that the average reception in received by farmers respondents in one multiply season crop aqualto Rp 7.662.418 /2,10 ha, or Rp Rp 4.370.000 /1,00 ha, while the average total cost incurred during the year amounted to Rp 5.032.525 /2,10 ha, or Rp 2.597.070 /1,00 ha, so that the average farmer's income in one multiply season crop aqualto Rp 2.629.893 /2,10 ha,, or $1.772.930 /1,00 ha. Thereby, you can assume that the use of the cocoa to increase farmer income and in order to improve the welfare of society especially for farmers cocoa.
PEMANFAATAN UMBI BENGKOANG SEBAGAI TEPUNG DALAM PEMBUATAN COOKIES UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Riani, Riani; Hastuty, Milda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5063

Abstract

Abstrak: Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani bengkoang khususnya yang ada di desa Bukit Payung, sebagai penghasil bengkoang terbesar di Kabupaten Kampar. Hambatan yang ditemukan petani bengkoang dalam pengembangan produk pengolahan bengkoang dan Pengetahuan yang kurang dari mitra terkait pengolahan bengkoang. Inovasi yang kurang dari mitra untuk memanfaatkan hasil pertanian holtikultura bengkoang ini menjadi produk olahan yang bernilai jual tinggi. Kemampuan pemasaran yang kurang akan produk yang dihasilkan. Program kemitraan ini dikemas dalam program pengabdian kepada masyarakat yang disponsori oleh tenaga pendidik, berdasarkan permasalahan mitra dilakukan beberapa upaya pengembangan yaitu berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan terkait cara-cara pengolahan tepung bengkoang, pengolahan tepung bengkoang mejadi camilan berupa cookies. Dengan empat varian rasa yaitu kelapa, wijen, almond, dan original. Merubah strategi pemasaran degan memanfaatkan teknologi berupa pemasaran melalaui media sosial, media cetak, dan radio, kemudian kemasan produk diberi label agar terlihat menarik daya beli konsumen.  Abstract:  The purpose of this service activity is to help increase the income and welfare of bengkoang farmers, especially those in Bukit Payung village, as the largest bengkoang producer in Kampar Regency. Barriers found by partners in the development of bengkoang processing products and lack of knowledge from partners related to yam processing. Innovations that are lacking from partners to utilize the bengkoang horticultural agricultural products are processed products that have high selling value. Lack of marketing capabilities for the products produced. This partnership program is packaged in a community service program sponsored by educators, based on partner problems, several development efforts are carried out in the form of counseling activities and related training a. methods of processing yam flour, b. processing of yam flour into a snack in the form of cookies. Innovating by making this bengkoang flour product variant into four flavors, namely coconut, sesame, almond, and original. Changing the marketing strategy by utilizing technology in the form of marketing through social media, print media, and radio, then labeling the product packaging to make it look attractive to consumers' purchasing power.
PEMANFAATAN UMBI BENGKOANG SEBAGAI TEPUNG DALAM PEMBUATAN COOKIES UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Riani, Riani; Hastuty, Milda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.386 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5126

Abstract

Abstrak: Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani bengkoang khususnya yang ada di desa Bukit Payung, sebagai penghasil bengkoang terbesar di Kabupaten Kampar. Hambatan yang ditemukan petani bengkoang dalam pengembangan produk pengolahan bengkoang dan Pengetahuan yang kurang dari mitra terkait pengolahan bengkoang. Inovasi yang kurang dari mitra untuk memanfaatkan hasil pertanian holtikultura bengkoang ini menjadi produk olahan yang bernilai jual tinggi. Kemampuan pemasaran yang kurang akan produk yang dihasilkan. Program kemitraan ini dikemas dalam program pengabdian kepada masyarakat yang disponsori oleh tenaga pendidik, berdasarkan permasalahan mitra dilakukan beberapa upaya pengembangan yaitu berupa kegiatan penyuluhan dan pelatihan terkait cara-cara pengolahan tepung bengkoang, pengolahan tepung bengkoang mejadi camilan berupa cookies. Dengan empat varian rasa yaitu kelapa, wijen, almond, dan original. Merubah strategi pemasaran degan memanfaatkan teknologi berupa pemasaran melalaui media sosial, media cetak, dan radio, kemudian kemasan produk diberi label agar terlihat menarik daya beli konsumen. Abstract:  The purpose of this service activity is to help increase the income and welfare of bengkoang farmers, especially those in Bukit Payung village, as the largest bengkoang producer in Kampar Regency. Barriers found by partners in the development of bengkoang processing products and lack of knowledge from partners related to yam processing. Innovations that are lacking from partners to utilize the bengkoang horticultural agricultural products are processed products that have high selling value. Lack of marketing capabilities for the products produced. This partnership program is packaged in a community service program sponsored by educators, based on partner problems, several development efforts are carried out in the form of counseling activities and related training a. methods of processing yam flour, b. processing of yam flour into a snack in the form of cookies. Innovating by making this bengkoang flour product variant into four flavors, namely coconut, sesame, almond, and original. Changing the marketing strategy by utilizing technology in the form of marketing through social media, print media, and radio, then labeling the product packaging to make it look attractive to consumers' purchasing power.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TN.N DENGAN STROKE NON HEMORAGIK MELALUI PEMBERIAN TERAPI JIGZAW PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT DIRUANGAN KRISAN RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Fajrin, Febriandi; Nurman, Muhammad; Riani, Riani
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.6558

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan defisit neurologik fokal atau general yang terjadi mendadak atau cepat dalam beberapa detik atau jam yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah intraserebral. Serangan stroke mengakibatkan kemampuan motorik pasien mengalami kelemahan, atau hemiparesis. Hal ini disebabkan karena adanya atropi pada otot sehingga mengakibatkan penurunan fungsi otot. Otot yang mengecil karena atropi lambat laun akan kehilangan kemampuan berkontraksi. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelemahan pada otot yaitu pemberian terapi nonfarmakologi berupa terapi bermain jigzaw puzzle. Tujuan Karya Ilmiah Akhir Ners ini untuk menganalisis intervensi pemberian terapi jigzaw puzzle untuk meningkatkan kekuatan otot diruangan Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27-29 September 2023. Pada awal pengkajian didapatkan skala kekuatan otot 3 (50%), dan setelah diberikan terapi bermain jigzaw puzzle selama 3 hari dalam waktu 15 menit dan didapatkan hasil skala kekuatan otot menjadi 4 (75%). Hal ini menunjukkan pemberian terapi jigzaw puzzle berpengaruh dalam meningkatkan kekuatan otot. Diharapkan terapi bermain jigzaw puzzle ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan kelemahan otot pada pasien stroke.
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Tn.Y DENGAN MIGREINE DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SALO TAHUN 2023 Aditia, Zikril fajar; Riani, Riani
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.26789

Abstract

Kasus migraine di Kabupaten Kampar tertinggi di UPT Puskesmas Salo berjumlah 341 dari enam desa yang ada di Puskesmas Salo tersebut, desa salo merupakan desa tertinggi dengan kasus migraine yaitu 88 orang. Tujuan penelitian ini untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan migraine, diketahui 1 orang pasien dengan migraine terbaring lemah, merasa pusing, tidak mampu beraktivitas, pasien merupakan kepala keluarga. Desain penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implemantasi dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan sistem wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat pengkajian pasien mengatakan sakit kepalah sebelah kanan, keluarga sangat kooperatif dan dapat bekerja sama. Diagnosa keperawatan yang di temukan ada 2 yaitu : nyeri akut dan gannguan pola tidur. Intervensi yang dilakukan beri kompres hangat, mengukur skala nyari pada pasien, dan pendidikan kesehatan tentang penyakit migrein, jelaskan pada keluarga dan klien tentang penyebab nyeri, anjurkan pada keluarga memeriksakan kesehatan klien secara teratur, libatkan keluarga untuk pemberian support system. Pelaksanaan tindakan keperawatan disesuaikan dengan kondisi keluarga. Pada tahap evaluasi dapat disimpulkan bahwa pasien sudah memahami semua penjelasan dari perawat.
PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA AN. R YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUANGAN ONE DAY CARE ONKOLOGI ANAK RSUD ARIFIN ACHMAD Fajri, Rahul; Riani, Riani; Rohanah, Rohanah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.27075

Abstract

Kemoterapi adalah metode pengobatan medis yang menggunakan obat-obatan khusus, disebut kemoterapeutik, untuk menghentikan pertumbuhan, pengembangan, dan perluasan sel-sel kanker dalam tubuh. Penelitian ini berfokus pada penerapan terapi bermain puzzle untuk mengurangi tingkat kecemasan pada anak usia pra-sekolah yang menjalani kemoterapi. Subjek kasus penelitian ini adalah An. R. Data subjektif dan objektif yang diperoleh selama proses penilaian menunjukkan bahwa An. R menunjukkan gejala kecemasan seperti enggan menjawab pertanyaan, rasa tidak nyaman saat terpisah dari ibunya, dan gejala fisik seperti peningkatan denyut jantung dan laju pernapasan. Berdasarkan data ini, diagnosis keperawatan prioritas yang ditetapkan adalah kecemasan yang berkaitan dengan penyakit kronis progresif (D.0080). Intervensi keperawatan didasarkan pada penelitian sebelumnya yang menyarankan bahwa terapi bermain puzzle dapat membantu mengurangi kecemasan pada anak-anak usia pra-sekolah sebelum menjalani prosedur medis.Implementasi terapi bermain puzzle menghasilkan perubahan positif dalam tingkat kecemasan anak. Setelah intervensi, skor Skala Kecemasan Hamilton (HARS) turun menjadi 10, menunjukkan bahwa anak tidak lagi merasa cemas. Selain itu, observasi tanda-tanda vital menunjukkan penurunan denyut jantung dan laju pernapasan. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa terapi bermain puzzle dapat digunakan sebagai metode non-farmakologis yang berharga dalam manajemen kecemasan pada anak-anak pra-sekolah sebelum menjalani prosedur medis. Penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam perawatan anak-anak yang menghadapi situasi medis yang menantang seperti kemoterapi.
Pemeriksaan Status Kesehatan Guru Di SMAN 2 Bangkinang Kota Riani, Riani; Rinancy, Hariyet; Hastuty, Milda; Sudirman, Wahyu Febri Ramadhan; Syafiq, M Rizan; Noranisa, Noranisa
CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/care.v2i2.30232

Abstract

Penyakit diabetes maupun asam urat merupakan dua penyakit yang berbeda, namun kedua penyakit ini saling mempengaruhi penderitanya sebab penderita penyakit diabetes akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami hiperuresemia maknanya bahwa orang dengan kondisi asam urat akan lebih berisiko untuk mengalami diabetes. Kedua penyakit ini dapat dikontrol dengan menerapkan gaya hidup sehat seperti, menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang, melakukan diet yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, mengurangi konsumsi makan dengan kandungan tinggi purin seperti makanan laut, jeroan dan daging merah, serta sayuran hijau pekat, berolahraga secara rutin dam memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain menerapkan sejumlah gaya hidup sehat di atas, seseorang dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Permasalahan yang muncul disini adalah mitra/para guru tidak mengetahui: 1) makanan apa saja pemicu tingginya kadar gula darah dan asam urat, 2) kondisi-kondisi yang menjadi risiko kondisi kegawatan tingginya kadar gula darah dan asam urat. 3) sebagian guru enggan untuk mengkonsumsi obat penstabil gula darah dan asam urat mereka khawatir menjadi ketergantungan dan menyadari bahwa konsumsi obat jangka panjang dapat mempengaruhi kesehatan ginjal. 4) para guru tidak pernah mengecek kondisi kesehatannya secara rutin, mereka beranggapan jika tau penyakitnya akan membuat mereka semakin terfikirkan dengan kondisi kesehatan tersebut.
THE PHENOMENON OF LANGUAGE ON STREETS BANNERS DURING RAMADAN AND EID AL FITR: SPEECH ACT STUDY Nurlina, Wiwin Erni Siti; Riani, Riani
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jpdr.v2i2.207

Abstract

Language is a part of the human life as a mean for communication. Related to the function of language, this paper reveals one of the phenomena of language that arises in a society as a social phenomenon. The phenomenon is in the form of utterances on street banners during the fasting period of Ramadan and the Eid al-Fitr in Yogyakarta. Those utterances are discourse forms with certain meaning and purpose which are realized in speech acts. This study uses a sociopragmatic approach to explain the purpose of utterances written on the street banners, especially speech act theory. The speech acts are seen in their locution and illocution. This study uses a descriptive qualitative method that is descriptive analysis. The step taken in this method is to describe the facts found, which are then followed by data analysis. This study found several types of speech acts that purpose to educate the public in traffic and the matter of worship during Ramadan until the Eid Al-Fitr. Those speech acts are congratulation, appeal, order, remind, and announce/inform.
Pengaruh Trust Dan Kualitas Website Terhadap Minat Pembelian Pada Online Shop Shopee Buheli, Mifta; Riani, Riani; Mawahdania, Mawahdania
Journal of Technopreneurship on Economics and Business Review Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh trust (X1) dan kualitas website (X2) terhadap Minat Pembelian (Y) pada Online Shop Shopee. Penelitian ini penulis memilih jenis penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Menggunakan sampel dari populasi untuk menyebar kuesioner sebagai alat pengumpulan data penelitian. MenggunakanPath Analysis sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trust (X1) dan Kualitas Website (X2) secara simultan berpengaruhterhadap Minat Pembelian (Y) pada Online Shop Shopee sebesar 0,994 (99,4%), terdapat sebesar 0,060 (6,0%) dipengaruhi oleh variabel luar yang tidak diteliti. Trust (X1) sebesar 0,663 (66,3%), Kualitas Website (X2) sebesar 0,341 (34,1%) berpengaruh secara parsial terhadap Minat Pembelian (Y).
Co-Authors Adhiana, Adhiana Aditia, Zikril fajar Al Arabi, Rizza Alfarez, Haikal Wedi Amril Amril Ardi, Ilham Kurniawan Arief Rahman Arini, Laili Azmiati Asma Asma Barmawi -, Barmawi Buheli, Mifta Busroni, Dena Tsabita Dede Mahdiyah, Dede Dhilon, Dhini Anggraini Diah Miftahul Aini Dwiani, Afe Eriza, Fitria Fahmi, Muzakir Fajri, Rahul Fajrin, Febriandi Filma, Muhammad Alfarizi Fitria Ningsih, Neneng Fitriani, Julia Hafizin, Hafizin Hafni Zahara Harahap, Dewi Anggriani Hariet Rinancy Hasan Saali, Yunissyah Hasni Hasni Hasriani Hasriani, Hasriani Hastuty, Milda Intan Intan Irhas Irhas, Irhas Julismawati, Julismawati Kasumayanti, Erma Khaidir Khaidir Listari, Sona Mahdaliana, Mahdaliana Martina Martina Maulana, Harpan Mawahdania, Mawahdania Mawardati Mawardati Mufti Azzahri Isnaeni, Lira Muhammad Hatta Muhammad Nurman Munawwar Khalil, Munawwar Muzakir Nelly Fridayanti Nislawati, Nislawati Nislawaty, Nislawaty Noranisa, Noranisa Nurdin, Muhammad Yusuf Nurlina, Wiwin Erni Siti Patmawati Patmawati, Patmawati Putriana, Nila Rahmadani, Mahdalena Rahman, Suburi Rinancy, Hariyet Risnajayanti, Risnajayanti Rita Ariani Rizki Nugrahani, Rizki ROHANA ROHANA Rohanah, Rohanah Rosnina Rosnina, Rosnina salamah salamah Salsabila, Riska Dia Salma Santy Deasy Siregar Sari, Alfadila Satria, Noval Dwi Selvi Selvi Selviani, Nagandi Septiani, Nadia Setia Budi Siagian, Masryna side, Nesta putra Suryadi Suryadi Syafiq, M Rizan Syukrianti Syahda Talyani, Talyani Tania, Bella Tina Martina, Tina Umaro, Hadian Usman Usman Vyn Amzar, Yohannes Wahyu Febri Ramadhan Sudirman Yuniartini, Ni Luh Putu Sherly Zikri, Maulana Muhammad Zulkifli Zultianis, Reza Zuriani, Zuriani zuriani, Zuriani