cover
Contact Name
Karlina Ayu Efrita
Contact Email
karlinayue@gmail.com
Phone
+62896-6406-0808
Journal Mail Official
journal@mitrajurnal.co.id
Editorial Address
Gedung Wirausaha Ruang 104, Jalan Haji R. Rasuna Said Kavling C5, RT.3/RW.1, Karet, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29632102     EISSN : 29646367     DOI : https://doi.org/10.58797/teras
Core Subject : Humanities,
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat is a journal publised on the results of research and community service activities carried out by researchers. The form of activities in the form of Application of Science, Technology and Art in the Form of Transfer of Science , Technology And Arts. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat is published twice a year. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan atas hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh peneliti. Bentuk kegiatannya berupa Penerapan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni dalam Bentuk Transfer Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Seni. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat terbit dua kali setahun. The Focus and Scope Fields of interest include, but are not limited to: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development. Bidang minat termasuk, tetapi tidak terbatas pada: Layanan Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Masyarakat Mahasiswa Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
Pelatihan Media Digital Berbasis Pembelajaran Saintifik untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Bakri, Fauzi; Permana, Handjoko
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.965 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.02

Abstract

Abstract The scientific approach to learning plays a significant role in students' cognitive abilities. This scientific approach can design through the learning media used. Learning media development is also progressing in this era of globalization and information. Information and Communication Technology is a significant component in the development of learning media and its transformation into digital media. The use of digital media in the scientific learning process can be an alternative solution to hone science students' abilities in facing the challenges of 21st-century learning and the Merdeka Belajar program. “Merdeka Belajar” states that education must create a happy atmosphere. The Merdeka Belajar program needs to support with fun digital learning media. Learning supported by digital media will make it easy for students to understand the concepts studied so that fun learning can realize. The training aims to enable teachers to produce digital learning media that support the implementation of learning in the Merdeka Belajar program. Abstrak Pendekatan saintifik dalam pembelajaran berperan besar pada kemampuan kognitif peserta didik. Pendekatan saintifik ini dapat didesain melalui media pembelajaran yang digunakan. Di era globalisasi dan informasi ini, perkembangan media pembelajaran juga semakin maju. Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi menjadi komponen utama dalam pengembangan media pembelajaran dan transformasinya menjadi media digital. Penggunaan media digital dalam proses pembelajaran saintifik dapat menjadi salah satu alternatif solusi yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan peserta didik sains dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21 dan program merdeka belajar. Merdeka Belajar menyatakan bahwa pendidikan harus menciptakan suasana yang membahagiakan. Program merdeka belajar perlu didukung dengan media belajar digital yang menyenangkan. Pembelajaran yang didukung dengan media digital akan membuat peserta didik mudah memahami konsep yang dipelajari sehinga pembelajaran menyenangkan dapat terwujud. Pelatihan yang diadakan ini bertujuan agar guru dapat menghasilkan media pembelajaran digital yang mendukung pelaksanaan pembelajaran pada program merdeka belajar.
Pengembangan Aplikasi Kesehatan Peduli Diri Lindungi Sekitar (PDLS) untuk Pengabdian Masyarakat di Era Pandemi Handoko, Erfan; Anastasya, Dhea Tri; Mustikasari, Diyan; Windiastuti, Tia; Utami, Yuliyanti Dwi; Pratama, Mutiara; Widowati, Retno
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1454.625 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.01

Abstract

Abstract In 2020, the development of the transmission of Covid-19 was quite significant because it has spread worldwide, and all countries are feeling its effects, including Indonesia. The government has announced an increase in Covid-19 cases, thus designating Covid-19 as a national disaster. One of the efforts to reduce the transmission of Covid-19 is the government’s implements Social Distancing. The public can determine whether they have contracted this disease by undergoing a Rapid Test. If they test positive, they will be retested using the Polymerase Chain Reaction (PCR) test method, which is far more accurate. Therefore, many government and non-government institutions provide online Covid-19 self-checkups. Providing education about Covid-19 is also important; one way is through an integrated application. The integrated application in question can provide routine notifications and information through infographics, online Covid-19 self-checkups, and self-checklists for entering and leaving the house to prevent Covid-19. Abstrak Pada tahun 2020, perkembangan penularan Covid-19 cukup signifikan karena penyebarannya sudah mendunia dan seluruh negara merasakan dampaknya termasuk Indonesia. Pemerintah telah mengumumkan peningkatan jumlah kasus Covid-19, sehingga menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional. Salah satu upaya untuk mengurangi penularan Covid-19 pemerintah menerapkan Social Distancing. Adapun masyarakat dapat mengetahui dirinya tertular penyakit ini atau tidak dengan menjalani Rapid Test, apabila dinyatakan positif akan diuji ulang dengan metode tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang jauh lebih akurat. Oleh sebab itu banyak Lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah yang menyediakan self-checkup Covid-19 secara online. Pemberian edukasi mengenai Covid-19 juga penting untuk dilakukan, salah satu caranya dapat melalui aplikasi yang terintegrasi. Aplikasi terintegrasi yang dimaksud dapat memberikan notifikasi secara rutin, memberikan informasi melalui infografik, self-checkup Covid-19 secara online, dan ceklis diri prosedur keluar masuk rumah sebagai upaya pencegahan Covid-19.
Pelatihan Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan Pendekatan Saintifik Permana, Handjoko; Bakri, Fauzi
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.902 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.03

Abstract

Abstract Creative thinking skills can foster by scientific learning. Teachers play an important role in their competency in using new technologies, which is an essential prerequisite for the practical application of these skills. A worksheet (LKPD) includes learning tools that must be prepared in advance by the teacher before starting the learning process. In LKPD that guides students to do a practicum, there must be sections that direct students to identify parts, make tables, make observations, write or draw the results of their observations, and draw conclusions. This training design is so teachers can make LKPD with a scientific approach. Abstrak Kemampuan berpikir kreatif dapat ditumbuhkan dengan pembelajaran saintifik Guru memainkan peran penting dengan kompetensinya dalam menggunakan teknologi baru yang merupakan prasyarat penting untuk penerapan keterampilan ini secara efektif. Pada dasarnya, LKPD termasuk perangkat pembelajaran yang harus disiapkan terlebih dahulu oleh guru sebelum memulai proses pembelajaran. Dalam LKPD yang menuntun siswa melakukan praktikum harus terdapat bagian-bagian yang mengarahkan peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian, membuat tabel, melakukan pengamatan, serta menuliskan atau menggambar hasil pengamatannya, dan menarik kesimpulan. Pelatihan ini dirancang agar guru kompeten dalam membuat LKPD dengan pendekatan saintifik.
Pelatihan Pengembangan Website Pembelajaran Berbasis Weebly Untuk Guru Sagusaku IGI Delina, Mutia; Iswanto, Bambang Heru
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.975 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.04

Abstract

Abstract One of the ways to prevent transmission of the Corona Virus (COVID-19) is to optimize the use of ICT by developing a website on physics learning for SMA in ISAGU IGI. Methods in website development activities will be carried out in two sessions, and the first session is to introduce Weebly and how to create a website using Weebly. The second session is to evaluate the website that has been made. The output of this activity is that each participant can create a website using Weebly for physics learning. The results of the PPM activities are videos on YouTube, and the learning module gets IPR. It can conclude that this learning website training is helpful during Distance Learning (PJJ) activities to help students understand the subject matter. Abstrak Salah satu cara mencegah penularan Virus Corona (COVID-19), yaitu melakukan optimalisasi pemanfaatan ICT dengan mengembangkan website dalam pembelajaran fisika untuk SMA di ISAGU IGI. Metode dalam kegiatan pengembangan website akan dilaksanakan dalam dua sesi, sesi pertama adalah memperkenalkan weebly dan cara membuat website dengan menggunakan weebly, dan sesi kedua adalah mengevaluasi website yang telah dibuat. Luaran dari kegiatan ini adalah setiap peserta mampu membuat website dengan menggunakan weebly untuk pembelajaran fisika. Hasil kegiatan PPM di videokan ke youtube, dan modul pembelajaran mendapatkan HAKI. Dapat disimpulkan bahwa, pelatihan website pembelajaran ini sangat berguna selama kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk membantu siswa memahami materi pelajaran.
Pelatihan Pembuatan Instrumen Tes Diagnostik Fisika untuk Mengetahui Miskonsepsi pada Peserta Didik Permana, Handjoko; Bakri, Fauzi
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 1, Juni 2022
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.524 KB) | DOI: 10.58797/teras.0101.05

Abstract

Abstract Many physics subjects become a scourge for most students because of the many formulas and concepts that must be understood. Teachers need help to assess the learning outcomes of their students. The use of objective tests in the form of multiple-choice tests, which are widely used today, has many areas for improvement. The "guessing" factor is one of the weaknesses of the multiple choice test, which can make the teacher wrong in analyzing student profiles (Permana, 2017). Identifying misconceptions (misconceptions) is an essential first step to understanding student learning (Kaltakci, 2016) so that teachers can find student profiles of weaknesses and learning difficulties to make improvements. One way to detect misconceptions is by using a diagnostic test. Diagnostic tests can be carried out at the beginning of learning or as formative tests. The diagnostic test at the beginning of learning uses a trivia quiz in the form of True-False questions with reasons. In contrast, the diagnostic test in the formative form of the test is a four-tier multiple-choice test. This four-level multiple-choice test effectively assesses misunderstandings (Kaltakci, 2015). Based on the description above, teachers need the ability to make diagnostic test instruments to determine whether or not there are misconceptions in students so that teachers can adequately analyze student profiles. Abstrak Mata pelajaran fisika banyak menjadi momok bagi sebagian besar peserta didik karena banyaknya rumus dan konsep yang harus dipahami. Hal ini yang menjadi kesulitan juga bagi guru dalam melakukan penilaian terhadap hasil belajar peserta didiknya. Penggunaan obyektif tes berupa pilihan ganda yang banyak dipakai saat ini memiliki banyak kelemahan. Faktor “menebak” merupakan salah satu kelemahan tes soal pilihan ganda yang dapat membuat guru salah dalam menganalisis profil peserta didik (Permana, 2017). Identifikasi kesalahpahaman (miskonsepsi) adalah langkah pertama yang penting untuk mendapatkan pemahaman tentang pembelajaran peserta didik (Kaltakci, 2016) sehingga guru dapat mengetahui profil peserta didik kelemahan dan kseulitan belajarnya untuk kemudian melakukan perbaikan. Salah satu cara untuk mendeteksi adanya miskonsepsi dengan menggunakan tes diagnostik. Tes diagnostik dapat dilakukan di awal pembelajaran maupun dalam bentuk formatif tes. Tes diagnostik di awal pembelajaran menggunakan quiz trivia dengan bentuk soal Benar-Salah dengan alasan, sedangkan tes diagnostik dalam bentuk formatif tes berupa tes pilihan ganda empat tingkat (four-tier multiple choice test). Tes pilihan ganda empat tingkat ini telah terbukti efektif dalam menilai kesalahpahaman (Kaltakci, 2015). Berdasarkan uraian di atas, guru sangat perlu kemampuan untuk membuat instrumen tes diagnostik untuk mengetahui ada atau tidak miskonsepsi pada peserta didik, sehingga guru dapat dengan tepat menganalisis profil peserta didik.
Pelatihan Pembuatan Website Berbasis CMS di SMK Ciracas Muliyati, Dewi
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0102.02

Abstract

Abstract In order to bridge the gap between current industry demands and vocational school curricula, university academics directly teaching Content Management System (CMS) training at vocational schools has proven to be successful. These efforts ensure that students receive comprehensive and state-of-the-art training in web development as well as management. Implementing CMS training in vocational schools gives students the golden opportunity to acquire and refine the technical skills that are so much needed in today’s digital age. The integration of CMS training into vocational school curricula forms a solid foundation for students to pursue careers in a variety of fields such as web design, digital marketing, and content management, empowering them to excel in the digital era. The results of this training show that the training participants, namely students, have successfully developed a website and mastered the use of various tools on the WordPress platform. The resulting output covers a wide range of types of websites, confirming the success of the training in equipping students with practical skills that can be applied in a variety of industry contexts. This success encourages students to seize broad and relevant career opportunities amidst rapid technological developments and market needs. Abstrak Pelatihan Content Management System (CMS) yang diberikan secara langsung oleh akademisi universitas di sekolah kejuruan membuktikan menjadi jembatan efektif dalam mengatasi kesenjangan antara tuntutan industri terkini dan kurikulum sekolah kejuruan. Upaya ini memastikan bahwa siswa mendapatkan pelatihan yang komprehensif dan mutakhir dalam pengembangan serta manajemen web. Implementasi pelatihan CMS di sekolah kejuruan memberikan siswa peluang emas untuk memperoleh dan mengasah keterampilan teknis yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini. Integrasi pelatihan CMS di dalam kurikulum sekolah kejuruan membentuk dasar yang kokoh bagi siswa untuk mengejar karir di berbagai bidang seperti desain web, pemasaran digital, dan manajemen konten, memberdayakan mereka untuk mencapai keunggulan di era digital. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan, yaitu siswa, berhasil mengembangkan website dan menguasai penggunaan berbagai alat dalam platform WordPress. Output yang dihasilkan meliputi beragam jenis website, menegaskan keberhasilan pelatihan dalam membekali siswa dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks industri. Keberhasilan ini mendorong para siswa untuk meraih peluang karir yang luas dan relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Pengembangan Buku Panduan Program Merancang Website Berbasis CMS Wordpress Bagi Guru Mutoharoh, Mutoharoh; Muliyati, Dewi; Amada, Early
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0102.01

Abstract

Abstract CMS is an application that manages, edits, and publishes web content. The CMS interface is more visually enabling without coding, thus enabling teachers to develop websites. Teachers can build websites personally and be used to support careers. These online pages can be used to make portfolios, take online classes, and publish papers. This research aims to develop a guidebook that teachers can use in designing WordPress CMS-based websites. This time, the research and development method or Research and Development (RnD). The research model used is 4D Thiagarajan, it's just that the stage is used until developed. The results of this research are in the form of a book, "Guidelines for Designing WordPress CMS-Based Websites for Teachers", which will be used in community service in high schools. Products are developed using Microsoft PowerPoint. The total number of pages produced is 33 pages. The book contains how to: (1) Choose the desired and available domain, (2) Determine the purpose of creating a website, (3) Edit website pages, (4) Add pages to the website, and (5) Create news or posts on the website. Abstrak CMS adalah aplikasi yang mengelola, mengedit, dan menerbitkan konten web. Antarmuka CMS lebih visual memungkinkan tanpa pengkodean sehingga memungkinkan guru untuk mengembangkan website. Guru dapat membangun website secara pribadi dan dapat digunakan menunjang karier laman online tersebut dapat digunakan sebagai media membuat portofolio, kelas online, dan publikasi karya tulis. Tujuan penelitian ini peneliti ingin mengembangkan buku panduan yang dapat digunakan oleh guru dalam merancang website berbasis CMS WordPress. Metode penelitian kali ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RnD). Model penelitian yang digunakan adalah 4D Thiagarajan hanya saja taham yang digunakan sampai develop (pengembangan). Hasil penelitian ini berupa buku “Panduan Merancang Website Berbasis CMS WordPress bagi Guru” akan digunakan dalam pengabdian masyarakat di sekolah menengah. Produk dikembangkan dengan menggunakan Microsoft Power Point. Total halaman yang dihasilkan berjumlah 33 halaman. Buku tersebut memuat cara: (1) Memilih domain yang diinginkan dan tersedia, (2) Menentukan tujuan dalam membuat website, (3) Mengedit halaman website, (4) Menambahkan halaman pada website, dan (5) Membuat berita atau post pada website.
Pelatihan Pengembangan Buku Ajar untuk Pembelajaran Abad 21 untuk Guru SMK Ciracas Jakarta Timur Bakri, Fauzi
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0102.03

Abstract

Abstract In the field of vocational education, there is a need for innovation and development in teaching materials to support and facilitate students who will face the world of work. The necessary teaching materials need to be given tasks related to the real simulation of the work field. One way that can address the needs and answer the urgency needed in vocational education is to develop the teaching materials needed in learning. However, not many teachers understand or understand how to develop teaching material properly. So additional structured training is needed to motivate teachers to develop teaching materials. One of the trainings needed is textbook development training to answer these needs. This training is carried out offline by providing material and understanding of textbook development. This training was attended by teachers of SMK Ciracas East Jakarta. This training received good and positive feedback. There is an increase in teacher understanding in making teaching materials that are relevant to learning in the 21st century. Not only that, teachers want further training with a longer duration. Abstrak Dalam dunia pendidikan kejuruan diperlukan adanya inovasi serta pengembangan pada bahan ajar untuk mendukung serta memfasilitasi siswa yang akan menghadapi dunia kerja.Bahan ajar yang diperlukan perlu diberikan tugas tugas yang berkaitan dengan simulasi nyata dari dunia pekerjaan.Salah satu cara yang dapat memenuhi kebutuhan dan menjawab urgensi yang diperlukan dalam pendidikan kejuruan adalah dengan mengembangkan bahan ajar yang diperlukan dalam pembelajaran. Namun, tidak banyak guru guru yang memahami atau mengerti bagaimana cara mengembangkan suatu bahan ajar dengan baik. Diperlukan adanya pelatihan tambahan yang terstruktur untuk memotivasi guru dalam mengembangkan bahan ajar. Salah satu pelatihan yang diperlukan adalah pelatihan pengembangan buku ajar guna menjawab kebutuhan tersebut. Pelatihan ini dilaksanakan secara luring dengan memberikan materi serta pemahaman mengenai pengembangan bukuajar. Pelatihan ini diikuti oleh guru guru SMK Ciracas Jakarta Timur. Pelatihan ini mendapat feedback yang baik serta posisitif. Adanya peningkatan pemahaman guru dalam membuat bahan ajar yang relevan dengan pembelajaran di abad 21. Tak hanya itu, guru guru menginginkan adanya pelatihan lebih lanjut dengan durasi yang lebih lama.
In House Training Optimalisasi Bahan Ajar Inovatif Menggunakan Canva di MAN 1 Kota Bekasi Wahyuni, Tri; Ambarwulan, Diah
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0102.05

Abstract

Abstract This research aims to evaluate the effectiveness of the implementation of In-House Training (IHT) on optimizing innovative teaching materials using Canva at MAN 1 Kota Bekasi. The research method used includes needs identification, planning and implementation of IHT, and post-training evaluation. The results of the research indicate that this training successfully improves the understanding and skills of teaching staff in using Canva to design engaging and effective learning materials. Although facing some challenges, such as limited technological resources, steps have been taken to overcome these challenges. Thus, this IHT training can be considered as a positive step in supporting the development of learning quality at MAN 1 Kota Bekasi. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan In-House Training (IHT) mengenai optimalisasi bahan ajar inovatif menggunakan Canva di MAN 1 Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan dan pelaksanaan IHT, serta evaluasi pasca-pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan staf pengajar dalam menggunakan Canva untuk merancang materi pembelajaran yang menarik dan efektif. Meskipun menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya teknologi, langkah-langkah telah diambil untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan demikian, pelatihan IHT ini dapat dianggap sebagai langkah yang positif dalam mendukung pengembangan kualitas pembelajaran di MAN 1 Kota Bekasi.
Pelatihan Pengolahan dan Visualisasi Data dengan Bahasa Pemrograman Python untuk Siswa SMK Ciracas Permana, Handjoko
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 1 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0102.04

Abstract

Abstract Technology in various fields continues to develop, especially in the world of education. Vocational education in terms of practice, requires concrete innovation to face the real world of work. In this period of technological development, skills in data processing and data Visualization are needed. With these skills, vocational school students can improve their employability and contribute to the success of business and industry. To complement and foster these skills, training in data processing and data visualization using the Python programming language was held. This training was held online through the LMS and offline at SMK PKP 1 Ciracas. This training was attended by SMK students with good enthusiasm as evidenced by the feedback given. And not a few students who want further training. Abstrak Teknologi dalam berbagai bidang terus mengalami perkembangan terutama dalam dunia pendidikan. Pendidikan kejuruan dalam hal praktik, membutuhkan inovasi secara nyata untuk menghadapi dunia pekerjaan yang sesungguhnya. Dalam masa perkembangan teknologi ini diperlukan keterampilan dalam pengolahan data dan visualisasi data. Dengan keterampilan tersebut siswa sekolah kejuruan dapat meningkatkan kemampuan kerja mereka serta dapat berkontribusi pada keberhasilan bisnis dan industri. Untuk melengkapi serta menumbuhkan keterampilan tersebut, maka diadakan pelatihan mengolah data serta memvisualisasi data menggunakan Bahasa Pemrograman Python. Pelatihan ini diadakan secara daring melalui LMS dan secara luring yang bertempat di SMK PKP 1 Ciracas. Pelatihan ini diikuti oleh siswa SMK dengan antusias yang baik dengan dibuktikan dengan feedback yang diberikan. Serta tak sedikit siswa yang ingin pelatihan secara lanjut.