cover
Contact Name
Karlina Ayu Efrita
Contact Email
karlinayue@gmail.com
Phone
+62896-6406-0808
Journal Mail Official
journal@mitrajurnal.co.id
Editorial Address
Gedung Wirausaha Ruang 104, Jalan Haji R. Rasuna Said Kavling C5, RT.3/RW.1, Karet, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 29632102     EISSN : 29646367     DOI : https://doi.org/10.58797/teras
Core Subject : Humanities,
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat is a journal publised on the results of research and community service activities carried out by researchers. The form of activities in the form of Application of Science, Technology and Art in the Form of Transfer of Science , Technology And Arts. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat is published twice a year. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan atas hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh peneliti. Bentuk kegiatannya berupa Penerapan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni dalam Bentuk Transfer Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Seni. Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat terbit dua kali setahun. The Focus and Scope Fields of interest include, but are not limited to: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development. Bidang minat termasuk, tetapi tidak terbatas pada: Layanan Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Masyarakat Mahasiswa Daerah Perbatasan, Daerah Kurang Maju; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
Penyusunan Alat Bantu Ajar untuk anak TK dan SD Mengenai Literasi Stasiun Kereta “Navi Station” Weningtyas, Widyarini; Liritantri, Widyanesti
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.01

Abstract

Abstract The current rapid and extensive development of rail-based transportation systems, both operationally and in terms of their infrastructure, raises the question of the readiness and awareness of the public, especially among the younger generation, to keep pace with these advancements. The swift evolution of technology, coupled with the increasing complexity of rail networks and the growing number of stations, often leaves train users, especially newcomers, bewildered. This confusion stems from the fact that the procedures for boarding, as well as the ethical culture and safety practices associated with each type of train, vary and have their own specific regulations. Therefore, there is a need for educational efforts in the fields of station literacy, social and ethical culture, and safety.The objectives of this initiative are as follows 1) Introducing various types of trains, including their corporate logos and mascots; 2) Enhancing knowledge about station literacy; 3) Promoting an ethical culture within train stations; 4) Disseminating safety messages at train stations and level crossings. The outcomes of this community-based empowerment program include 1) Increasing the knowledge of our partners, encompassing the readiness of children as the future generation to use trains operating in Indonesia; 2) Fostering polite and rule-abiding ethical behavior in trains and train stations; 3) Cultivating safety-conscious behavior among children and teachers in trains, train stations, and level crossings. Educational aids for this endeavor will employ play-based media designed in accordance with the learning outcomes for Early Childhood Education and Elementary School, encompassing three aspects: Religion and Morality, Self-Identity, and Fundamentals of Literacy and STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Abstrak Perkembangan dan pembangunan moda transportasi berbasis rel saat ini berlangsung sangat cepat dan masif baik dari aspek operasional maupun sistemnya. Lalu yang menjadi pertanyaan bagaimana kesiapan (readiness) dan kesadaran (awareness) masyarakat dalam mengikuti perkembangan tersebut terlebih lagi generasi anak-anak. Pesatnya perkembangan teknologi, diiringi dengan semakin kompleksnya jalur jaringan kereta dan bertambahnya jumlah stasiun sering kali membuat pengguna kereta apalagi pengguna baru kebingungan. Hal ini disebabkan oleh informasi cara naik serta budaya beretika dan keselamatan untuk masing-masing jenis kereta akan mempunyai perbedaan dan peraturannya masing-masing. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi di bidang pendidikan mengenai literasi stasiun, bidang sosial budaya (budaya beretika) dan bidang keselamatan. Tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) Memperkenalkan berbagai jenis kereta dari logo perusahaan dan maskot; 2) Meningkatkan pengetahuan literasi stasiun; 3) Meningkatkan pengetahuan budaya beretika di stasiun; 4) Menyampaikan pesan keselamatan di stasiun kereta dan perlintasan sebidang. Luaran dari pemberdayaan berbasis masyarakat ini yakni meningkatkan pengetahuan mitra meliputi 1) Kesiapan anak-anak sebagai generasi mendatang agar dapat naik kereta yang beroperasi di Indonesia; 2) Terciptanya perilaku beretika yang santun dan sesuai aturan yang diberlakukan di kereta dan stasiun kereta ; 3) Terciptanya perilaku berkeselamatan di kalangan anak-anak dan juga guru di kereta, stasiun kereta, dan perlintasan sebidang. Media alat bantu ajar yang akan dipakai menggunakan media berbasis bermain yang akan didesain sesuai dengan capaian Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini dan SD yang terdiri dari tiga aspek, yaitu Agama dan Akhlak, Jati diri, dan Dasar-Dasar Literasi dan STEAM.
Pengembangan Aplikasi Pasubarea (Patani Subang Makmur Jeung Maju) Berbasis Website Berisi Informasi Terpadu Untuk Mendukung Usaha Tani Handoko, Erfan; Hidayat, Ida; Udayat, Udayat; Rahayu, Evi; Hidayat, Acep Imam; Hambali, Asep; Adijah, Edah; Setiawan, Iwan; Ratnaningsih, Nining; Sumanti, Pipiet; Andri, Andri; Sanjaya, Sutisna; Widawati, Retno
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.06

Abstract

Abstract Indonesia is a fertile country because the area is located in the tropics and is crossed by a series of volcanoes. Tropical climate conditions allow Indonesia to have types of vegetation that can survive for agricultural cultivation. Based on data obtained from the Central Statistics Agency (BPS), West Java Province is in third place. A total of 5.2 million tons of rice is produced from this region. The area of agricultural rice fields constitutes 26 percent of the total area of West Java. Of the various cities and regencies in the West Java region, Subang Regency is in third place with the largest area of agricultural land. However, farmers in Subang still experience various difficulties, such as, (1) Farmers are always at a disadvantage when commodity prices fall; (2) Farmers still use the "latah" pattern in their farming business; (3) Farmers still often experience problems in controlling pests and plant diseases; (4) Farmers have not been able to maintain continuity of production. Based on the existing facts, this time the community service wants to develop an information system that can be used as a reference by farmers in the Subang area. The information developed supports upstream to downstream activities in the agricultural sector, such as providing information on sales of fertilizers, and machinery, planting information on each land, establishing partner collaborations, and online markets. This application can be used by everyone, both people who don't have land and farmers who already have land. Abstrak Indonesia merupakan Negara yang subur, karena daerahnya yang terletak di daerah tropis dan dilewati rangkaian gunung api. Kondisi iklim tropis memungkinkan Indonesia memiliki jenis vegetasi yang dapat hidup untuk budi daya pertanian. Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat menempati posisi ketiga. Total 5,2 juta ton beras dihasilkan dari wilayah ini. Luas lahan sawah pertanian tersebut merupakan 26 persen dari total wilayah Jawa Barat. Dari berbagai kota dan kabupaten yang berada di wilayah Jawa Barat, terdapat Kabupaten Subang yang berada di posisi ketiga daerah dengan luas lahan pertanian terbesar. Kendati demikian petani di Subang masih mengalami berbagai kesulitan seperti, (1) Petani selalu dalam posisi dirugikan ketika harga komoditi anjlok; (2) Petani masih saja menggunakan pola “latah” dalam usaha tani mereka; (3) Petani masih sering mengalami kendala dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman; (4) Petani belum mampu menjaga kontinuitas produksi. Berdasarkan fakta-fakta yang ada maka pengabdian masyarakat kali ini ingin mengembangkan sistem informasi yang bisa dijadikan acuan oleh para petani di lingkungan Subang. Informasi yang dikembangkan mendukung aktivitas hulu ke hilir bidang pertanian, seperti menyediakan informasi penjualan pupuk, alsintan, informasi penanaman di tiap lahan, menjalin Kerjasama mitra, dan pasar online. Aplikasi ini dapat digunakan oleh semua orang baik untuk orang yang belum memiliki lahan maupun petani yang sudah memiliki lahan.
Peningkatkan Kemampuan Guru dalam Membuat RPP Abad 21 Melalui Pembinaan Guru Rodiyah, Siti
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, Juni 2023
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0201.01

Abstract

Abstract This Supervision Action Research has several objectives, including knowing that teacher coaching using the CLCK method can improve teachers' abilities in making 21st-century lesson plans at MI Diniyah Islamiyah, MI Istiqlal, and MI Karisma for the 2021/2022 Academic Year. The procedure carried out by the author in this PTKp uses a cycle with the implementation of two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, implementation of action, observation or observation, and reflection. The variable that is the target of change in this Supervision Action Research is the Teacher's Ability to Make RPP K-13 and the action variable used is G CLCK Method. The subjects used for this research were MI class teachers in the target area of Central Jakarta 1, totaling 18 people in the odd semester of the 2022/2020 academic year. While the data collection techniques used are observation and documentation. From the results of cycle 1 regarding classroom teacher observations of making 21st Century lesson plans using the CLCK method it can be seen that out of 18 class teachers, 11 teachers or 61% obtained a completeness score of Adequate RPP, 7 people teacher or 39%got a good lesson plan completeness score and there were no class teachers who got a Very Good score with an average of 2.4 in the Enough category (C). In the improvement of Cycle 2, the observed value was above the KKM, namely reaching 3.6 with the predicate A/4 (Very Good) and completeness reaching 100% based on KKM B/3 (good) and the writer did not continue to cycle 3. By coaching teachers using the CLCK method at MI Diniyah Islamiyah, MI Istiqlal and MI Karisma for the 2021/2022 Academic Year, can improve the ability of class teachers in making 21st Century lesson plans. Abstrak Penelitian Tindakan Kepengawasan ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya mengetahui pembinaan guru dengan menggunakan metode CLCK (Contoh, Latih, Coba dan Kembangkan) dapat meningkatkan kemampuan guru dalam membuat RPP Abad 21 di MI Diniyah Islamiyah, MI Istiqlal dan MI Karisma Tahun Pelajaran 2021/2022. Prosedur yang dilakukan oleh peneliti dalam PTKp ini menggunakan siklus dengan pelaksanaan dua siklus. Tiap siklus terdiri darai empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan dan refleksi. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam Penelitian Tindakan Kepengawasan ini adalah Kemampuan Guru Dalam Membuat RPP K-13 dan variabel tindakan yang digunakan adalah G Metode CLCK. Subjek yang dijadikan penelitian ini adalah guru kelas MI wilayah binaan Jakarta Pusat 1 yang berjumlah 18 orang pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2020. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Dari data hasil siklus 1 tentang observasi guru kelas pembuatan RPP Abad 21 dengan menggunakan metode CLCK (Contoh, Latih, Coba dan Kembangkan), dapat terlihat bahwa dari 18 orang guru kelas,11 orang guru atau 61 % memperoleh nilai kelengkapan RPP Cukup, 7 orang guru atau 39 %memperoleh nilai kelengkapan RPP baik dan belum ada guru kelas yang memperoleh nilai Sangat Baik dengan rata-rata 2.4 kategori Cukup (C). Pada perbaikan Siklus 2 diperoleh nilai hasil observasi diatas KKM yaitu mencapai 3.6 dengan predikat A/4 (Sangat Baik) dan ketuntasan mencapai 100 % berdasarkan KKM B/3 (baik) dan peneliti tidak melanjutkan ke siklus 3. Dengan melakukan pembinaan guru menggunakan Metode CLCK (Contoh, Latih, Coba dan Kembangkan) di MI Diniyah Islamiyah, MI Istiqlal dan MI Karisma Tahun Pelajaran 2021/2022, dapat meningkatkan kemampuan guru kelas dalam membuat RPP Abad 21.
Pelatihan Penerbitan Perangkat Pembelajaran Fisika melalui Google Play Books Arifin, Fathul; Wijianti, Dewi Wahyu; Alsa, Fikri Nathiqrahman; Rose, Luthfiyah Dyaka; Sari, Yuni Mega; Hartini, Tri Isti
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, Juni 2023
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0201.02

Abstract

Abstract Based on the needs analysis observations using the 3E framework (Empathy, Expansive Thinking, and Execute), the results show that most of the JT II MGMP physics teachers still need physics material review and support media in the form of teaching materialsintegrated with the Google Play Books application to design differentiated learning in Phase F Class XI of the Merdeka Curriculum. The method used in this activity is online discussion and training. The responses of the participants were measured through a survey at the end of the training. Based on the survey results, 56.4% of the participants stated that this training had represented the needs of physics learning, 57.8% of the participants stated that the training results could be applied in learning, and 60.9% of the participants stated that the presentation of the material was complete and clear, the three results were included in the satisfactory category. Based on these results, it can be concluded that the training went well. Abstrak Berdasarkan observasi analisis kebutuhan dengan menggunakan kerangka berpikir 3E (Empathy, Expansive Thinking, dan Execute) diperoleh hasil bahwa sebagian besar guru Fisika MGMP JT II masih memerlukan bedah materi Fisika, dan media pendukung berupa bahan ajar yang terintegrasi pada aplikasi Google Play Books untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi pada Fase F kelas XI Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah diskusi dan pelatihan secara daring. Respon peserta diukur dengan menggunakan kuesioner di akhir pelatihan. Berdasarkan hasil survei, 56,4% peserta menyatakan pelatihan ini sudah mewakili kebutuhan pembelajaran fisika, 57,8% peserta menyatakan hasil pelatihan dapat diterapkan dalam pembelajaran, dan 60,9% peserta menyatakan pemaparan materi sudah lengkap dan jelas, ketiga hasil tersebut termasuk dalam kategori memuaskan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik.
Pengenalan Budaya Tiongkok Melalui Kerajinan Tangan Simpul Cina di Sekolah SMA PL Don Bosko Siregar, Sheyla Silvia; Hasan, Hasan
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, Juni 2023
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0201.04

Abstract

Abstract Higher Education is obliged to carry out the Tridarma, including Education and Teaching, Research, and Community Service. This is stated in Law Number 12 of 2012. In the Law, Paragraph 11 states that community service is an activity of the academic community that utilizes Science and Technology to advance public welfare and educate the nation's life. The Faculty of Language and Arts Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) has knit sustainable partnerships with several leading schools around Jabodetabekand want to expand partnerships with several other important related institutions, other museums, one of which is PL Don Bosko High School as part of FBS UNJ, The Chinese Language Education Study Program (PSPBM) this year collaborates with several excellent schools and plans to expand public knowledge about Mandarin language and Chinese culture.In accordance with the study program knowledge family, this activity is expected to contribute to the development of MSMEs, especially the provision of skills for studentsto start online entrepreneurship with the production of handicrafts 'Chinese knots' as one of the symbols of Chinese culture.This activity is one of PSPBM's efforts to contribute to introducing Chinese culture to ordinary people and also participate in developing Small and Medium Community Enterprises. Abstrak Perguruan Tinggi berkewajiban melaksanakan Tridarma, mencakupi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian Kepada Masyarakat. Hal ini tercantum pada Undang Undang Nomor 12 Tahun 2012. Pada UU tersebut Ayat 11 disebutkan bahwa pengabdian kepada Masyarakat adalah kegiatan sivitas akademika yang memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) telah merajut kerjasama kemitraan berkelanjutan dengan beberapa sekolah unggulan di sekitaran Jabodetabek dan ingin memperluas kemitraan dengan beberapa instansi penting terkait lainnya museum lain salah satunya adalah Sekolah SMA PL Don Bosko sebagai bagian dari FBS UNJ, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) di tahun ini melaksanakan kerjasama dengan beberapa sekolah unggulan dan berencana untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai Bahasa Mandarin dan budaya Cina. Tahun ini kegiatan P2M 2023 PSPBM UNJ akan bekerjasama dengan pihak Sekolah SMA PL Don Bosko dengan tema kegiatan “Memperkenalkan Budaya Cina Melalui Kegiatan Pembuatan Kerajinan Tangan Simpul Cina. Sesuai dengan rumpun ilmu Prodi, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan UMKM khususnya pembekalan ketrampilan bagi para siswa untuk memulai wirausaha online dengan produksi kerajinan tangan ‘simpul Cina’ sebagai salah satu simbol budaya Cina. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya PSPBM untuk turut berkontribusi dalam memperkenalkan budaya Tiongkok ke masyarakat awam dan juga turut serta dalam mengembangkan UMKM.
Peningkatan Kemampuan Videografi dan Editing Video untuk Medsos di Majelis FORSIMMA Pondok Melati Murodi, Ahmad; Barnabas, Raden Ahmad; Antika, Yuni
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, Juni 2023
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0201.05

Abstract

Abstract Video editing is a post-production process in making videos. Video editing relates to cinematography or broadcasting capabilities and is used to solve a problem at a certain level of expertise required in everyday life. Based on the results of observations, the need for video editing is currently very necessary for the general public to compete globally. In this regard, the author carries out community service by presenting an activity that can be carried out and becomes a solution for the community in improving their abilities in video editing skills. The activity was packaged in the form of educational training with a big theme, namely Improving Videography Ability and Video Editing for Social Media at the Forsimma Pondok Melati Assembly. With the existence of community service activities in the form of this training, it is hoped that it will be able to increase the understanding and ability of the community in video editing skills. Abstrak Editing video merupakan proses pasca produksi dalam pembuatan video. Editing video berhubungan dengan kemampuan sinematografi atau broadcasting.serta digunakan untuk memecahkan suatu masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil pengamatan, Keperluan editing video saat ini sangat diperlukan masyarakat pada umumnya untuk bersaing secara global. Sehubungan dengan hal tersebut, maka penulis melaksanakan pengabdian masyarakat dengan menyajikan sebuah kegiatan yang dapat dilaksanakan dan menjadi solusi untuk masyarakat dalam meningkatkan kemampuannya pada keterampilan editing video. Adapun kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk pelatihan pendidikan dengan tema besar yaitu Peningkatan Kemampuan Videografi dan Editing Video untuk Medsos di Majelis Forsimma Jatiwarna Pondok Melati. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta kemampuan masyarakat dalam keterampilan editing video.
Mengenalkan Profesi Programmer untuk Anak Usia Dini Melalui Pelatihan Robotik Muliyati, Dewi; Sabrina, Putri Marsha; Supriyani, Yuyun; Mutoharoh, Mutoharoh
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, Juni 2023
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0201.03

Abstract

Abstract Teachers in early childhood education have a central role in developing children’s intellectual, social and emotional skills through various activities. Early introduction of technology can improve literacy, social, math, and problem-solving skills. Programming ability is a key competency in the technological era. Problem-solving skills are also important in learning programming. To improve students’ skills and knowledge, robotics training is carried out so that it is hoped that students can produce simple tracks according to their understanding. Abstrak Guru dalam pendidikan usia dini memiliki peran sentral dalam mengembangkan keterampilan intelektual, sosial, dan emosional anak melalui berbagai aktivitas. Pengenalan teknologi sejak dini dapat meningkatkan keterampilan literasi, sosial, matematika, dan pemecahan masalah. Kemampuan pemrograman menjadi kompetensi kunci di era teknologi. Keterampilan pemecahan masalah juga penting dalam pembelajaran pemrograman. Untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta didik maka dilaksanakan pelatihan robotik sehingga diharapkan peserta didik dapat menghasilkan track sederhana sesuai dengan pemahaman mereka.
Supervisi Akademik dalam Perbaikan Mengajar Guru di Era Merdeka Belajar di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor Suryadi; Nurhattati Fuad; Anim Purwanto; Saiin; Nani Rahmah
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.02

Abstract

Abstract This community service aims to implement an academic supervision workshop as a strategy to enhance the teaching quality of the teachers at Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor in facing the challenges of the Learning Freedom Era. The workshop is focused on improving teaching skills to align with the increasingly dynamic demands of education. Through the academic supervision workshop, teachers are given the opportunity to receive constructive feedback and support in developing effective and innovative teaching methods. Collaboration and experience exchange among teachers are also essential parts of this program. Active participation from relevant stakeholders, such as the pesantren administrators, educators, and students, is key to the success of this workshop. With the involvement of all parties, this program has the potential to create a positive learning environment and improve the quality of education. Through this academic supervision workshop, teachers are expected to experience professional growth and adopt an approach that is responsive to changes in the education world. The sustainability of this program is also an integral part of the curriculum plan and teacher's professional development, in line with the spirit of the Learning Freedom Era to achieve better and more meaningful education for students. Abstrak Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan workshop supervisi akademik sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pengajaran para guru di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor dalam menghadapi tantangan Era Merdeka Belajar. Workshop ini difokuskan pada perbaikan keterampilan mengajar agar sesuai dengan tuntutan pendidikan yang semakin dinamis. Melalui workshop supervisi akademik, guru-guru diberikan kesempatan untuk menerima umpan balik konstruktif dan dukungan dalam mengembangkan metode pengajaran yang efektif dan inovatif. Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar guru juga menjadi bagian penting dari program ini. Partisipasi aktif dari pihak terkait, seperti pengelola pesantren, tenaga pendidik, dan peserta didik, menjadi kunci keberhasilan workshop ini. Dengan keterlibatan semua pihak, program ini memiliki potensi untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui workshop supervisi akademik ini, para guru mengalami perkembangan profesional dan mengadopsi pendekatan yang responsif terhadap perubahan di dunia pendidikan. Keberlanjutan program ini juga menjadi bagian integral dari rencana kurikulum dan pengembangan profesionalisme guru, sejalan dengan semangat Era Merdeka Belajar dalam mencapai pendidikan yang lebih baik dan bermakna bagi peserta didik.
Penyuluhan Tentang Pembelajaran Berpusat Pada Anak Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah Gunarjo S. Budi; Yoan Theasy; Pri Ariadi Cahya Dinata
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.05

Abstract

Abstract The aim of this service activity is to provide insight into child-centred learning as well as training in skills in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory to elementary school (SD) teachers for science in Tangkiling, Central Kalimantan Province. The service method used is discussion and practice, then the steps for implementing the service include; 1) stage of preparation and development of training materials; 2) the stage of providing child-centred learning materials; 3) the stage of providing skills training in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory, and 4) the discussion, practice and mentoring stage. The results of this service show that the counseling carried out can increase teachers' knowledge of child-centered learning and teachers' abilities in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory for science. Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan wawasan mengenai pembelajaran yang berpusat pada anak serta pelatihan keterampilan penggunaan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Mata pelajaran IPA di Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah. Metode pengabdian yang digunakan berupa diskusi dan praktik, kemudian langkah-langkah pelaksanaan pengabdian meliputi; 1) tahap penyusunan dan pengembangan materi pelatihan; 2) tahap pemberian materi pembelajaran yang berpusat pada anak ; 3) tahap pemberian pelatihan keterampilan penggunaan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual, dan 4) tahap diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa penyuluhan yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan guru-guru terhadap pembelajaran yang berpusat pada anak dan kemampuan guru dalam menggunakan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual Mapel IPA.
Pemasangan Solar Panel Untuk Sistem Charging Power Station di Kawasan Ekowisata Gunung Kuta, Kabupaten Bogor Arief Goeritno; Muhammad Azril Maulana; Fauzan Shulhan; Hakim Fiqwananda
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.04

Abstract

Abstract Installing solar panels to obtain electrical power through the implementation of Community Service Program (CSP, Kuliah Kerja Nyata, KKN) activities is a form of effort to exploit electrical resources. Since it is still very difficult to find electrical power in open areas in ecotourism areas, this KKN activity can provide the resources that the community in the Ecotourism Area of Gunung Kuta, Cibadak Village, Sukamakmur Subdistrict, District of Bogor, Province of Jawa Barat, really needs. The implementation of the installation of solar panels for the charging power station (CPS) system is based on two activity implementation targets, namely (a) the assembly and installation of the CPS system and (b) the creation of electrical cable installation routes and the utilization of electrical power. The activity implementation method is in the form of six work steps in sequence to achieve two targets, namely (i) installation of solar panels, (ii) placement of solar charge controllers (SCC) and single-phase inverters, (iii) placement of control panels, (iv) installation and placement of batteries, (v) creation of cable routes for electrical power installations, and (vi) installation of electrical loads and observation of loading times. The results of activities related to the first activity target (assembly and installation of the CPS system) include (a) the installation and placement of solar panels with support poles on community agricultural land locations with connection via 2 x 1.5 mm2 electrical power cables because they are separate from the placement control panel at a distance of fifty meters; (a2) the installation of a solar charge controller (SCC) and single-phase inverter on the control panel; (a3) the placement of |83Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian MasyarakatVolume 2Nomor2, Desember2023the control panel in a special place protected from heat and rain; and (a4) the installation and battery placement to provide electrical power in a stable condition and for a long time. For implementation related to the second activity target (creating electrical cable installation routes and utilizing electrical power), including (b1) creating electrical installations with 2 x 1.5 mm2 electrical power cables and installing a number of points for lighting lamps and contact boxes (outlets) for charger purposes, (b2) observation of the solar panel system when there are electrical loads in the form of light-emitting diode (LED) type lamps and loading from the charger system for a number of mobile phones Based on the results and discussion, it can be concluded that the achievement of installing solar panels and charge controllers that are integrated with batteries and inverters, then connected to the electrical power cable installation route, and providing power for electrical loads is the result of activities that can be used for local lighting and charging batteries. Abstrak Pemasangan panel surya untuk perolehan daya listrik melalui pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk sebuah upaya untuk pengusahaan sumber daya listrik. Keberadaan daya listrik di ruang terbuka kawasan ekowisata masih sangat sulit ditemukan, sehingga melalui kegiatan KKN ini dapat disediakan sumberdaya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kawasan Ekowisata Gunung Kuta, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaan pemasangan panel surya untuk keperluan sistem Charging Power Station (CPS) didasari oleh dua sasaran pelaksanaan kegiatan, yaitu (a) perakitan dan pemasangan sistem CPS dan (b) pembuatan jalur instalasi kabel listrik dan pemanfaatan daya listrik. Metode pelaksanaan kegiatan berupa enam langkah pengerjaan dengan urutan untuk pencapaian dua sasaran, yaitu (i) pemasangan solar panel, (ii) penempatan solar charge controller (SCC) dan inverter fase-tunggal, (iii) penempatan panel kontrol, (iv) pemasangan dan penempatan baterai, (v) pembuatan jalur kabel untuk instalasi daya listrik, dan (vi) pemasangan beban-beban listrik dan pengamatan saat pembebanan. Hasil kegiatan terkait dengan sasaran kegiatan pertama (perakitan dan pemasangan sistem CPS), meliputi (a1) pemasangan dan penempatan solar panel dengan tiang penyangga pada lokasi lahan pertanian masyarakat dengan penghubungan melalui kabel daya listrik ukuran 2 x 1,5 mm2, karena terpisah dari penempatan panel kontrol dengan jarak lima puluh meter, (a2) pemasangan solar charge controller (SCC) dan inverter fase-tunggal pada panel kontrol, (a3) penempatan panel kontrol di tempat khusus yang terlindungi dari kondisi panas dan hujan, dan (a4) pemasangan dan penempatan baterai, agar penyediaan daya listrik dengan kondisi stabil dan dalam waktu lama. Untuk pelaksanaan yang berkaitan dengan sasaran kegiatan kedua (pembuatan jalur instalasi kabel listrik dan pemanfaatan daya listrik), meliputi (b1) pembuatan instalasi listrik dengan kabel daya listrik ukuran 2 x 1,5 mm2 dan pemasangan sejumlah titik untuk lampu penerangan dan kotak kontak (outlet) untuk keperluan charger, (b2) pengamatan terhadap sistem solar panel ketika terdapat beban-beban listrik berupa lampu jenis light emitting diode (LED) dan pembebanan dari sistem charger untuk sejumlah telepon genggam. Berdasarkan hasil dan diskusi dapat ditarik kesimpulan, bahwa ketercapaian pemasangan solar panel dan charge controller yang diintegrasikan dengan baterai dan inverter, selanjutnya dihubungkan ke jalur instalasi kabel daya listrik dan pemberian daya untuk beban-beban listrik merupakan hasil kegiatan yang dapat digunakan untuk penerangan setempat dan pengisian baterai.