cover
Contact Name
Muhammad Amin Sunarhadi
Contact Email
mamin.sunarhadi@staff.uns.ac.id
Phone
+6281390716299
Journal Mail Official
jurnalekosains@gmail.com
Editorial Address
Ilmu Lingkungan FMIPA Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36A, Kentingan, Jebres Surakarta 57126 INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekosains
ISSN : 19797826     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ekosains mempublikasikan hasil penelitian di bidang lingkungan maupun interdisipliner terkait yang belum pernah dipublikasikan atau sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain. Jurnal Ekosains menerima artikel baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang mencakup beberapa topik kajian lingkungan antara lain: Manajemen lingkungan Ekologi Lingkungan Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Pembangunan dan Lingkungan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Perencanaan dan Administrasi Lingkungan Kesehatan lingkungan Teknik Lingkungan dan Pencemaran Lingkungan, dan Sistem Informasi Lingkungan Manajemen Bencana
Articles 72 Documents
Rendemen Tar Pirolisis Sampah Kota dengan Komposisi Organik/Anorganik (70/30% w/w) Anggreini Beta Citra Dewi; Dwi Aries Himawanto; Mohammad Masykuri
Ekosains Vol 10, No 3 (2018)
Publisher : Program Studi ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.73 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rendemen tar yang dihasilkan dalam pirolisis sampah kota terseleksi 70 %/30 % organik/anorganik. Penelitian diawali dengan pengumpulan dan penyiapan bahan baku. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampah kota terseleksi yang terdiri dari styrofoam, komponen berbahan dasar biomass (daun pisang), komponen berbahan dasar biomass (bambu), dan pembungkus makanan ringan, dimana jenis sampah yang digunakan adalah sampah yang belum terolah secara maksimal di TPA Putri Cempo Surakarta. Bahan baku tersebut kemudian dikeringkan sehingga memiliki kadar air maksimal 10 % dan dihaluskan hingga lolos ukuran 20 mesh. Pencampuran bahan baku dengan variasi persentase berat sampah organik dan sampah anorganik, 70 % sampah organik : 30 % sampah anorganik seberat 200 gram. Tahap selanjutnya adalah proses pirolisis yang dilakukan dalam sebuah fixed bed pyrolyser dengan temperatur akhir yang digunakan adalah 550 0C, 650 0C dan 750 0C . Untuk swept gas digunakan nitrogen dengan laju aliran sebesar 100 ml/menit. Adapun variasi heating yang digunakan 15 0C/menit, 25 0C/menit, 35 0C/menit, dan 45 0C/menit. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada perlakuan heating rate 25 0C/menit perlakuan suhu mempengaruhi jumlah rendemen tar. Akan tetapi, hasil analisis pada heating rate 15 0C/menit, 35 0C/menit, dan 45 0C/menit menunjukkan bahwa interaksi perlakuan suhu dan heating rate tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen tar yang dihasilkan, dikarenakan terjadinya secondary cracking. Pembentukan fraksi cair maksimum pada sekitar 500 °C dan menunjukkan bahwa pembentukan gas lebih menonjol dari titik ini karena fraksi cair akan retak pada suhu di atas 500 ° C. Pirolisis pada suhu yang terlalu tinggi dan waktu yang terlalu lama akan menyebabkan pembentukan asap cair berkurang karena suhu dalam air pendingin semakin meningkat sehingga asap yang dihasilkan tidak terkondensasi secara sempurna.
PENENTUAN DAYA DUKUNG LAHAN SEBAGAI ARAHAN PEMANFAATAN RUANG LERENG GUNUNG MERAPI DAN MERBABU KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI Endah Setyowatie; Purwanto P; Dwi P. Sas
Ekosains Vol 7, No 02 (2015)
Publisher : Program Studi ilmu Lingkungan, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.445 KB)

Abstract

Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali yang berada di Lereng Gunung Merapi dan Merbabu memiliki kondisi ekologi yang sangat mendukung kegiatan budidaya pertanian holtikultura sayuran dan tembakau, tetapi di sisi lain memiliki tingkat kelerengan dan sifat tanah yang rawan terhadap erosi. Dalam rangka pengendalian pemanfaatan kawasan budidaya tersebut perlu adanya regulasi penataan ruang yang disusun berdasarkan kajian daya dukung lahan untuk budidaya pertanian.  Tujuan penelitian adalah menentukan kelas kemampuan lahan serta memberikan arahan pemanfaatan ruang kawasan budidaya pertanian di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Metode analisis menggunakan  Weight Factor Matching (WFM)  sesuai kriteria klasifikasi kemampuan lahan yang dikembangkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Hasil penelitian menyatakan : (1). Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali memiliki lahan budidaya pertanian dengan kelas kemampuan III, IV, VI, VII, dan VIII berturut-turut seluas 111.94 ha, 223.40 ha, 1629.08 ha, 1573.69 ha, dan 229.31 ha;  (2). Arahan pemanfaatan untuk lahan dengan kelas kemampuan III dan IV adalah lahan pertanian tanaman semusim dengan memperhatikan kaidah konservasi. Lahan dengan  kelas kemampuan VI, VII, dan VIII yang masih berupa lahan rerumputan dan tegakan permanen dipertahankan keberadaannya, sedangkan lahan yang sudah menjadi lahan pertanian tanaman semusim diarahkan menjadi lahan pertanian dengan sistem wanatani.