cover
Contact Name
Muhammad Amin Sunarhadi
Contact Email
mamin.sunarhadi@staff.uns.ac.id
Phone
+6281390716299
Journal Mail Official
jurnalekosains@gmail.com
Editorial Address
Ilmu Lingkungan FMIPA Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36A, Kentingan, Jebres Surakarta 57126 INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekosains
ISSN : 19797826     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Ekosains mempublikasikan hasil penelitian di bidang lingkungan maupun interdisipliner terkait yang belum pernah dipublikasikan atau sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain. Jurnal Ekosains menerima artikel baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris yang mencakup beberapa topik kajian lingkungan antara lain: Manajemen lingkungan Ekologi Lingkungan Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Pembangunan dan Lingkungan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Perencanaan dan Administrasi Lingkungan Kesehatan lingkungan Teknik Lingkungan dan Pencemaran Lingkungan, dan Sistem Informasi Lingkungan Manajemen Bencana
Articles 42 Documents
Potensi Ekonomi Pertambangan Nikel Sebagai Baterai Kendaraan Listrik Dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Hana Tiara Hanifah; Muhammad Rizaldy Fauzi Rachman; Muhammad Syahrul Ramadhan; Reifazmy Haidar Saputra; Sabrina Wijayani; Yasser Iqbal
Ekosains VOL 17 (02) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia memiliki potensi sumber daya nikel yang sangat melimpah. Cadangan nikel yang melimpah tersebut kemudian membuat banyak dibukanya pertambangan nikel. Banyaknya cadangan nikel yang bisa dimanfaatkan oleh negara Indonesia kemudian membuat potensi ekonomi yang dihasilkan oleh pertambangan nikel di Indonesia ini menjanjikan, pasalnya Indonesia menjadi salah satu produsen nikel terbesar di Dunia. Pertambangan nikel di Indonesia juga memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan baterai kendaraan listrik. Disisi lain pertambangan nikel ini memiliki dampak terhadap lingkungan. Disinyalir limbah dari salah satu pertambangan nikel di Indonesia membuang limbahnya ke laut sehingga menyebabkan kerusakan ekosistem laut. Penelitian ini merupakan penelitian terhadap potensi ekonomi dari pertambangan nikel yang ada di Indonesia sebagai baterai kendaraan listrik serta dampaknya terhadap lingkungan di sekitar tambang. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode studi pustaka dengan mempelajari buku maupun jurnal yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambangan nikel di Indonesia memberikan dampak positif terhadap perekonomian, pajak serta royalti yang dihasilkan dari tambang nikel bisa menjadi sumber devisa negara. Nikel bermanfaat bagi industri kendaraan listrik sehingga tambang-tambang nikel ini banyak dibangun oleh pemerintah, namun disisi lain pertambangan nikel yang masif menyebabkan kerusakan ekosistem laut, polusi udara dan kerusakan hutan.
PENGEMBANGAN SMART GARDEN DI PERMUKIMAN PERKOTAAN KELURAHAN SUMBER, BANJARSARI, KOTA SURAKARTA Muhammad Amin Sunarhadi; Prabang Setyono; Hashfi Hawali Abdul Matin; Siti Rachmawati; Lia Kusumangrum
Ekosains Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kapasitas masyrakat Sumber Martani yang ada di  Kota Surakarta dalam melakukan upaya mitigasi perubahan iklim.  Dampak perubahan  iklim  semakin  meluas  yang memicu  pada kerusakan lingkungan  ekosistem  sehingga menambah intensitas  kejadian  bencana yang perlu   dipelajari   dan  diwaspadai.   Otomatisasi merupakan hal penting bagi masyarakat perkotaan dalam mengembangkan tanaman melalui smart garden  atau kebun cerdas. Kapasitas  masyarakat perkotaan menjadi penting dalam menghadapi dampak perubahan iklim dengan menggunakan otomatisasi yang terhubung sensor di media tanam untuk penyiraman dan dukungan informasi suhu dan kelembaban udara. Saat ini  msayarakat di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta Martani mengelola secara manual dalam melihat indikasi pengelolaan langsung untuk mengambil keputusan. Hal ini memerlukan tindakan perbaikan dengan memberikan peningkatan fasilitas dalam mengelola penyiraman secara otomatis. Metode yang pengembangan sebagai solusi adaptasi pengelolaan berbasis ekosistem menggunakan  Quality  Function  Deployment  (QFD)   untuk   mendapatkan  informasi perbaikan dalam pengembangan platform yang berbasis pengguna. Komponen yang digunakan dalam smart garden antara lain sensor suhu, sensor cahaya, arduino  serta berbasis mikrokontroler. Hasil dari kegiatan ini adalah berupa Smart Garden yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 
Analisis Kualitas Air Sungai Sebagai Alternatif Sumber Air Bersih di Desa Papringan Mario Pintor David Simanjuntak
Ekosains Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Kotes adalah salah satu aliran sungai yang mengalir di Desa Papringan dan memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat disekitarnya. Masyarakat memanfaatkan DAS Kotes sebagai sumber air yang digunakan sehari – hari seperti, mencuci, menyiram tanaman dan irigasi pertanian. Akan tetapi, tingginya aktivitas masyarakat di sepanjang DAS Kotes dapat menjadi sumber bahan pencemar yang mengakibatkan menurunnya kualitas air sungai. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kondisi kualitas air sungai sebagai alternatif sumber air bersih Desa Papringan, Kaliwungu, Semarang. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pengukuran secara langsung di tiga titik sungai sepanjang DAS Kotes menggunakan multi parameter dan pH meter. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil pengukuran data diketahui bahwa TDS (Total Dissolved Solid) dan pH di ketiga sungai tidak berada di kualitas air yang dapat digunakan untuk keperluan sehari hari. Sedangkan kadar DO (Dissolved Oxygene) pada ketiga sungai tersebut memiliki rata-rata yang memenuhi standar baku mutu air sungai. 
Analisis Kualitas Air serta Status Mutu dengan Metode Indeks Pencemaran (IP) di Anak Sungai Gajah Putih Studi Kasus RT 02 RW 07 Kelurahan Sumber, Surakarta Yonanda Surya Agustin
Ekosains Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAliran sungai pada kawasan urban memiliki resiko tinggi karena merupakan salah satu saluran sanitasi bagi seluruh kegiatan kawasan padat penduduk. Resikonya dapat berpengaruh pada kesehatan masyarakat, bau tidak sedap,estetika,dll. Aturan tentang menjaga kebersihan sungai harus kuat ditegakkan untuk ketertiban masyarakat akan kebersihan sungai. Anak Sungai Gajah Putih yang mengalir sepanjang RW 07 Kelurahan Sumber menjadi salah satu studi kasus aliran sungai pada kawasan urban yang masih dimanfaatkan untuk irigasi dan perikanan. Metode Indeks Pencemaran yaitu dengan menghitung nilai dari parameter DO, suhu, pH, dan TDS pada rumus akan didapatkan nilai yang digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran pada air sungai tersebut. Didapatkan hasil nilai IP yaitu 0,72 berdasarkan Kep.MenLH, 2003 jika nilai IP≤1 artinya air dalam keadaan baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan masih terdapat beberapa jenis ikan dengan berbagai ukuran yang hidup sehingga digemari pemancing serta air sungai masih dialirkan ke sawah sebagai sumber irigasi pertanian yang ada di kawasan urban dengan luas yang tidak besar.Kata kunci: sungai kawasan urban, metode indeks pencemaran, irigasi AbstractRiver flows in urban areas have a high risk because they are one of the sanitation channels for all activities in densely populated areas. The risks can affect public health, unpleasant odors, aesthetics, etc. Rules regarding maintaining river cleanliness must be strictly enforced to ensure the community keeps the river clean. The White Gajah River tributary which flows along RW 07 Sumber Village is one of the case studies of river flows in urban areas which are still used for irrigation and fishing. The Pollution Index method is by calculating the values of the DO, temperature, pH and TDS parameters in the formula, a value will be obtained which is used to determine the level of contamination in the river water. The IP value obtained is 0.72 based on Kep.MenLH, 2003 if the IP value≤1 means the water is in good condition. This can be proven by the fact that there are still several types of fish of various sizes that live and are popular with anglers and river water is still channeled into rice fields as a source of agricultural irrigation in urban areas with a small area.Key words: urban rivers, pollution index method, irrigation
Kajian Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan (Green Waste) Yang Diterapkan Rw 9 Dalam Mendukung Konsep Green Economy Di Desa Pondok, Kab. Klaten Junieta Wahyuningtyas; Muhammad Irfan Rahmadana; Salma Kamiliya Fatin; Syahita Martha De Wela; Wian Ayu Wardha'adlina
Ekosains VOL 17 (01) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan populasi manusia dan aktivitas industri telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam produksi sampah. Konsep green waste dan green economy secara holistik menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan kembali limbah organik sebagai sumber daya berharga, yang tidak hanya mendukung upaya penciptaan lingkungan bebas sampah (zero waste), tetapi juga memperluas pasar baru dan menciptakan lapangan kerja dalam sektor ekonomi hijau, sambil mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas. Dalam esensinya, transisi ini mendorong pola konsumsi dan produksi yang lebih berkelanjutan dengan mengubah paradigma limbah dari sesuatu yang harus dibuang menjadi potensi bernilai, menjunjung tinggi prinsip efisiensi, daur ulang, dan pemanfaatan kembali dalam upaya melindungi lingkungan dan mendorong inovasi dalam pengelolaan sumber daya. Tujuan dari pembuatan artikel ini yaitu untuk menganalisis pengembangan tata kelola sampah ramah lingkungan (green waste) yang diterapkan oleh warga RW 9 Desa Pondok dalam mendukung konsep green economy di Desa Pondok. Penelitian ini dilakukan di RW 9 Desa Pondok, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode Purposive Sampling. Informan pada penelitian ini adalah masyarakat RW 9 yang secara luas dianggap representatif atau mewakili. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan pengelolaan sampah ramah lingkungan (Green Waste) di RW 9 Desa Pondok telah sukses mendukung konsep Green Economy. Masyarakat RW 9 tidak hanya memahami konsep-konsep tersebut, tetapi juga aktif berperan dalam pengelolaan sampah yang dapat didaur ulang, menghasilkan manfaat berupa lapangan pekerjaan, pemasukan ekonomi dari produk daur ulang, serta efisiensi penggunaan sumber daya untuk mengurangi dampak lingkungan negatif dan meningkatkan produktivitas ekonomi.
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIVITAS SAWAH LAHAN BASAH STUDI KASUS: DESA PAPRINGAN, KALIWUNGU, SEMARANG Farah Meilani
Ekosains Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan lahan basah terluas di Asia. Hampir sebagian besar lahan basah dikelola menjadi areal perkebunan maupun pertanian. Adapun pemanfaatan lahan basah yang sering dijumpai yaitu sawah irigasi dengan komoditas berupa padi. Salah satu Desa di Kecamatan Kaliwungu Semarang yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani yaitu Desa Papringan. Akan tetapi, seiring bertambahnya tahun produktivitas sawah menurun yang disebabkan karena adanya perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim terhadap produktivitas sawah lahan basah. Metode yang digunakan yaitu dengan wawancara mendalam dan content analysis. Berdasarkan hasil analisis, perubahan iklim berdampak terhadap produktivitas sawah lahan basah di Desa Papringan, Kaliwungu, Semarang. Perubahan intensitas curah hujan berdampak terhadap sumberdaya air, ancaman bencana, produktivitas, serta kualitas hasil. Sedangkan perubahan suhu berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Pemberdayaan Masyarakat Randusari RW30 Mojosongo Surakarta melalui Budidaya Azzola Pinnata sebagai Pakan Ternak Unggas Alternatif Sunarto, Sunarto; A.N., Irfan; Indrawan, Muhammad; Mahadjoeno, Edwi; Himawan, Widhi; Sholiqin, Muchammad; Nancy, Natasha; Javarendra, Revido Aji
Ekosains Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Randusari RW30 adalah komunitas masyarakat Kota Surakarta yang masih cukup banyakmelaksanakan aktivitas peternakan sapi dan unggasdi kawasan kota modern. Kelompok tersebut saat ini menghadpi masalah hasil panen tidak optimal akibat beban dan ketergantungan pada pakan pabrikan. Tujuan kegiatan ini adalah budidaya Azzolapinnata sebagai pakan alternatif ternak unggas di Randusari RW30 Mojosongo Surakarta, Metode kegiatan ini adalah pembudidayaan dengan bak terpal melalui konsep ekonomi sirkuler. Wujud ekonomi sirkuler adalah pemanfaatan limbah ternak dan lahan terbengkalai (brownfield) sebagai wahana produksi pakan ternak. Azzola pinnata diketahui memilikimanfaat nutrisi ideal dan efisiensi ekonomi yang baik bagi pakan ternak serta proses budidaya hinggapanen yang relatif cepat. Penggunaan Azzola diprediksikan dapat mengurangi beban biaya budidaya unggas di Randusari hingga 30%.
Pendidikan Lingkungan pada Siswa MI Nurul Islam Batur 02 Getasan Upaya Implementasi SDGs A. Nabil Nadzib Ash Syarif; Adinda Dewi Larasati; Constantine Herlita Yekti Mumpuni; Martina Putri Maharani
Ekosains Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia memiliki peran penting dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya negara ini. Artikel ini memberikan gambaran singkat tentang sistem pendidikan di Indonesia. Pendidikan yang baik akan membawa negara Indonesia menjadi negara yang lebih maju. Pendidikan lingkungan telah diterapkan pada sekolah-sekolah di Indonesia. MI Nurul Islam Batur 02 Getasan adalah salah satu sekolah dasar yang telah mengimplementasikan pendidikan lingkungan kepada peserta didiknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan tujuan SDGs dan memberikan pendidikan lingkungan pada peserta didik di MI Nurul Islam Batur 02 Getasan. MI Nurul Islam, memiliki mata pelajaran yang mengharuskan siswa memahami dan peduli terhadap lingkungan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang lingkungan sejak dini dan membentuk karakter yang peduli terhadap lingkungan sejak usia muda. Kegiatan Pendidikan Lingkungan ini dilaksanakan di MI Nurul Islam Batur 02, Getasan, Kabupaten Semarang. Waktu pelaksanaan kegiatan pertama dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2023, kegiatan berlangsung selama 3 jam, dari jam 09.00 WIB - 11.00 WIB. Kegiatan kedua dilaksanakan di Kali Pasang pada 13 Oktober 2023 dimulai 09.00 - 11.30 WIB. Metode pengambilan data yang digunakan dengan penyampaian materi atau metode partisipatoris, dimana pemberi materi dengan partisipan berkomunikasi secara dua arah. Pendidikan Lingkungan dilakukan di salah satu kelas dengan setiap anak telah dibagi 4 kelompok, dalam setiap kelompok yang berisikan 5-6 orang perkelompok. Materi penyampaian bertujuan untuk mengenalkan lingkungan pada siswa kelas 5 dan 6 supaya dapat memahami mengenai TNGMb, sampah, dan konservasi. MI Nurul Islam sudah menjalankan Pembelajaran Tematik 2013, yang menekankan pendidikan kecakapan sosial, kecakapan akademik, maupun pengembangan diri siswa sendiri.
Analisis Kualitas Fisika-Kimia Air dan Pemanfaatan Mata Air Tuk Lanang, Kabupaten Semarang Constantine Herlita Yekti Mumpuni
Ekosains VOL 17 (02) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air adalah salah satu sumber daya yang berperan penting bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Kebutuhhan air bersih semakin meningkat seiring peningkatan populasi manusia. Tetapi penurunan kualitas air menyebabkan sulitnya mendapatkan air bersih. Sumber air bersih yang paling sering dimanfaatkan oleh masyarakat berasal dari mata air. Kualitas mata air untuk kebutuhan sehari-hari perlu dijaga agar terhindar dari berbagai dampak negatif yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas fisika-kimia mata air Tuk Lanang dengan baku mutu air bersih dan mengetahui pemanfaatan Tuk Lanang bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan data primer berupa data kualitas fisika-kimia air yang diukur dengan metode grab sampling, data debit air menggunakan metode tampung, dan data wawancara dengan pengelola Tuk Lanang. Hasil pengukuran kualitas fisika-kimia air di Tuk Lanang menunjukan bahwa mata air Tuk Lanang sudah layak dimanfaatkan untuk kebutuhan hygiene dan sanitasi sehari-hari. Hal tersebut harus terus dipertahankan dengan pengelolaan dan pemantauan yang lebih baik.
PERANCANGAN ALAT PERANGKAP SAMPAH (HOTRALITY) SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN SAMPAH DI ANAK SUNGAI GAJAH PUTIH KELURAHAN SUMBER KOTA SURAKARTA Nida Ulhaq Fil'ardiani
Ekosains Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap harinya manusia memiliki beragam aktivitas yang menghasilkan sampah. Masyarakat yang kurang memiliki kesadaran terhadap lingkungan seringkali membuang sampah sembarangan atau menumpuk sampah di bantaran sungai dan berpikiran bahwa sampah yang terbuang di sungai akan terus mengalir sehingga tidak berdampak buruk bagi lingkungan. Salah satu sungai yang mengalami pencemaran akibat sampah adalah Anak Sungai Gajah Putih yang terletak di Kelurahan Sumber. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang alat perangkap sampah Holding Trash for Sustainability (Hotrality) sebagai upaya penanganan pencemaran sampah di Anak Sungai Gajah Putih yang terletak di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Metode penelitian ini adalah studi literatur, observasi, wawancara, dokumentasi, serta pembuatan peta lokasi penelitian yang dianalisis secara deskriptif dengan menjelaskan dan memberikan gambaran mengenai data penelitian atau fenomena yang terjadi di lapangan. Alat perangkap sampah dengan sebutan Holding Trash for Sustainability (Hotrality) dibuat menggunakan bahan dasar pipa PVC yang kemudian dipasangkan jaring kawat ram dan diikat dengan tali PE. Tolok ukur keberhasilan Hotrality adalah kemampuan alat untuk mengapung di air, kesesuaian panjang alat dengan lebar sungai, dan kemampuan untuk berbentuk melengkung sehingga mampu memerangkap sampah di sungai. Sampah organik yang diperoleh pada Hotrality meliputi buah, kulit buah, daun, serasah daun, ranting kayu, batang pohon, hingga bangkai binatang seperti ayam, tikus, dan ikan. Sedangkan sampah anorganik yang diperoleh adalah sampah kantong plastik, botol plastik, bungkus makanan, styrofoam, hingga popok bayi.