cover
Contact Name
Siful Arifin
Contact Email
saifuleman@gmail.com
Phone
+6282333101186
Journal Mail Official
jurnalkariman@gmail.com
Editorial Address
Kompleks PP Al-Karimiyyah Beraji Gapura Sumenep
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman
ISSN : 2303338X     EISSN : 25498487     DOI : https://doi.org/10.52185/kariman
Core Subject : Religion, Education,
Focus and Scope The journal focuses its scope on the issues of Education and Islamic Studies. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of Islamic Education to publish their researches in our Journal. The journal publishes high quality empirical and theoretical research covering all aspects of Education and Islamic Studies. Education: Islamic Education, Philosophy of Education, Education Policy, Gender and Education, Comparison of Education, Education and Science, Nusantara Education, Pesantren Education, Education and Social Transformation, Leadership of Education, Figure of Education, Education Management, Curriculum of Education, Innovation of Education, Madrasah Education Islamic Studies: Covering all aspects of Islam and the Islamic world in the fields of philosophy, history, religion, political science, international relations, psychology, sociology, anthropology, economics, the environment.
Articles 222 Documents
Asal-Usul Tasawuf: Sebuah Perdebatan Nur Rahmad Yahya Wijaya; Anwar Rudi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.402 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.124

Abstract

Selama ini lazim diketahui bahwa teori tentang asal-usul tasawuf ada dua. Teori pertama, bahwa tasawuf berasal dari dalam Islam. Teori kedua, bahwa tasawuf berasal dari luar Islam. Dua teori ini besar kemungkinan dihasilkan dari pertanyaan: “Apakah tasawuf itu murni berasal dari dalam Islam, atau dipengaruhi oleh ajaran lain dari luar Islam?” Pertanyaan semacam ini jelas paling mendasar dan paling umum, tetapi cakupannya tidak cukup luas untuk mewadahi berbagai kemungkinan adanya teori lain yang lebih spesifik atau agak berbeda seputar persoalan asal-usul tasawuf. Dengan menambahkan tiga pertanyaan khusus, penelitian ini menemukan lima teori lain tentang asal-usul tasawuf, selain dua teori yang telah tersebut. Teori ketiga, tasawuf berasal dari luar Islam dan bertentangan dengan Islam. Teori keempat, tasawuf berasal dari dalam Islam, kemudian mendapat pengaruh dari luar Islam, dan tetap sesuai dengan Islam. Teori kelima, tasawuf berasal dari dalam Islam, kemudian mendapat pengaruh dari luar Islam, dan bertentangan dengan Islam. Teori keenam, sebagian ajaran tasawuf berasal dari Islam dan sebagiannya lagi berasal dari luar Islam. Teori ketujuh, tasawuf berasal dari masa setelah generasi utama Islam.
Melacak Khazanah Pendidikan Pada Masa Nabi Muhammad SAW : (Studi Analisis Sosial Terhadap Strategi Pembelajaran) Ali Rahmat
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.574 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.126

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguraikan strategi pembelajaran pada masa Nabi Muhammad SAW. Pendekatan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini ialah historis. Data dan informasi yang diperoleh oleh peneliti dari berbagai literatur baik primer maupun skunder akan diolah, dianalisis dalam rangka untuk memberikan makna terhadap hasil penelitian. Dengan kata lain, data mentah dari berbagai literatur akan ditelaah analisis oleh peneliti agar dapat dilaporkan hasil penelitiannya sebagai sumber rujukan bagi pemerhati maupun pecinta pendidikan. adapun metode analisis data yang digunakan oleh peneliti ialah content analysis. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi.  Hasil penelitian menyatakan bahwa proses pembelajaran yang diterapkan Nabi Muhammad SAW lebih menekankan pada pembelajaran tauhid dan hafalan al-Qur’an. Pendidikan yang dijalankan Nabi Muhammad SAW melalui dua periode, yaitu periode Makkah dan Madinah. Sedangkan strategi pembelajaran yang digunakan oleh Rasullah SAW ialah: Tanya jawab dalam bidang keimanan dengan penghayatan, demontrasi dan keteladanan dalam materi ibadah dan akhlak. Sedangkan strategi pembelajaran yang dikemas melalui dakwah ialah: sembunyi-sembunyi dan perorangan, terang-terangan, dan umum.
Problem Filsafat Yang Tidak Tuntas: Realitas, Universalitas, Kebenaran: Studi Analisa tentang Realitas, Universalitas dan Kebenaran Rasuki Rasuki
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.34 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.127

Abstract

Artikel ini hendak mengungkap kembali perdabatan filsafat klasik hingga zaman modern tentang problem-peoblem filsafat yang belum mencapai titik temu. Perdebatan yang terus mengemuka dalam filsafat yang mendasar soal esensi (essence) materi atau pikiran, bagaimana memilah dan  menjelaskan antara pengetahuan yang salah dan yang benar, di mana kebenaran itu dapat dipertangggungjawabkan karena universalitasnya, bukan yang partikularitas. kebenaran sebagai pengangan dapat dipercaya sebab pengetahuan jenis ini tidak jatuh pada keyakinan (belief) belaka. Dengan memanfaatkan sosok Bertans Russell yang telah mengritik argumentasi para pendahulunya, gagasan Russell dalam tulisan ini menjadi warisan yang cukup penting untuk dikaji kembali
Model Pembelajaran Kurikulum 2013 Dalam Materi Ipa Kelas 6 Mi Miftahun Najah Desa Tenonan Kecamatan Manding Nisrina Hikmawati
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.874 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran  yang digunakan di kelas 6 MI Miftahun Najah Desa Tenonan Kecamatan Manding yang telah menerapkan kurikulum 2013. Metode Penelitian dilakukan dengan melakukan Direct Observation saat pembelajaran dan wawancara dengan guru untuk mendapatkan data lebih mendalam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan tahap-tahap pelaksanaan model pembelajaran oleh guru di kelas, kemudian dianalisa kesesuaiannya dengan tuntutan pembelajaran dalam kurikulum 2013 yang ditetapkan pemerintah. Hasilnya yaitu, guru menggunakan  model pembelajaran Kooperatif (Cooperatif Learning) di kelas 6 MI Miftahun Najah. Dalam prosesnya terlaksana dengan baik berdasarkan indikator-indikator yang dirumuskan oleh peneliti. Indikator tersebut diturunkan dari karakteristik pembelajaran Kooperatif (Cooperatif Learning), dan secara umum proses pembelajaran di kelas telah sesuai dengan yang diharapkan dalam kurikulum 2013.
Pendidikan dan Keadilan Sosial Mukhlis Mukhlis; Hafid
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.872 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.130

Abstract

Keadilan Sosial merupakan hal penting dalam melestarikan HAM (hak asasi manusia), secara secara positif hak asasi manusia bertujuan untuk memberikan kesamaan hak pada manusia sebagaimana memberikan hak-hak dasarnya tanpa membedakan suku, bangsa warna kulit, jenis kelamin dan agama. Pendidiakan berkeadilan sosial harus mampu membuka perluasan dan pemerataan kesempatan kepada setiap warga Negara untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan harus bisa diarahkan pada tercapainya pendidikan untuk semua, dan pendidikan harus mampu membuka peluang akan hak-hak masyarakat termasuk hak pendidikan.
Implementasi Dan Strategi Pengembangan Konsep Pendidikan Akhlak Di Madrasah Aliyah Al-khairaat Kota Gorontalo Supiah; Abdur Rahman Adi Saputera
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.069 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.131

Abstract

Penelitian ini mengkaji Implementasi dan Strategi Pengembangan Konsep Pendidikan Akhlak di Madrasah Aliyah  Alkhairaat Kota Gorontalo. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif–kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Observasi, 2) Inteview, Dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: 1) Reduksi data, 2) Display, 3) Kritik  dan 4) Pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan: 1) Konsep pendidikan akhlak Madrasah tentang tujuan pendidikan akhlak tidak dituangkan secara khusus dalam visi dan misi madrasah. Madrasah tidak memiliki tujuan operasional dan tanget khusus yang ingin dicapai dalam pendidikan akhlak. Dalam pelaksanaannya Madrasah tidak memiliki metode, pendekatan, starategi dan rencana serta evaluasi yang jelas dalam pendidikan akhlak. 2) Strategi yang digunakan dalam pendidikan akhlak Madrasah adalah menggunakan strategi keteladanan, pembiasaan, menciptakan suasana yang kondusif, teguran langsung, reward and punishment, dan penggunaan kata yang baik dan sanjungan kepada siswa, 3) Pelaksanaan pendidikan akhlak di Madrasah disamping pemberian materi akhlak dalam bentuk mata pelajaran juga diberikan melalui internalisasi dalam kehidupan madrasah dalam bentuk budaya religius madrasah.
Kerangka Historis: Tasawuf Dan Modernitas suhartono
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.505 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.133

Abstract

Dikusi tentang Tasawuf senantiasa dinamis dan seakan-akan membawa pada hal-hal yang mistik. Proses perjalanan panjang tasawuf semenjak munculnya para tokoh juga menjadi transformasi nilai yang sudah mulai berkurang ketika dikaitkan dengan perkembangan modern. Tasawuf yang memiliki sumber pada al-Quran dan Hadis juga memiliki peranan siknifikan dalam menjawab tantangan modernisasi, tentunya dengan pemahaman konseptual dan historikal tasawuf. Dalam kerangka inilah tulisan berikut disusun dengan pendekatan normatif dan sosio-historis.
Menyoal Komersialisasi Pendidikan di Indonesia Musayyidi Musayyidi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.517 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.134

Abstract

Privatisasi pendidikan oleh Pemerintah telah melegitimasi komersialisasi pendidikan dengan menyerahkan tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan ke pasar. Dengan begitu, nantinya sekolah memiliki otonomi untuk menentukan sendiri biaya penyelenggaraan pendidikan. Sekolah tentu saja akan mematok biaya setinggi-tingginya untuk meningkatkan dan mempertahankan mutu. Akibatnya, akses rakyat yang kurang mampu untuk menikmati pendidikan berkualitas akan terbatasi dan masyarakat semakin terkotak-kotak berdasarkan status sosial, antara yang kaya dan miskin.  Pendidikan berkualitas memang tidak mungkin murah, atau tepatnya, tidak harus murah atau gratis. Tetapi persoalannya siapa yang seharusnya membiayai? Dalam hal ini Pemerintah sebenarnya yang berkewajiban untuk menjamin setiap warganya memperoleh pendidikan dan menjamin akses masyarakat bawah untuk mendapatkan pendidikan bermutu
KONSEP HOMESCHOOLING DALAM PRESPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Hairus
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.499 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.135

Abstract

Homeschooling pada hakekatnya merupakan proses pendidikan terarah yang dilakukan oleh orang tua atau keluarga terhadap anak-anaknya dengan proses belajar mengajar yang kondusif. Baik dengan menggunakan jenis homeschooling tunggal, homeschooling majemuk, dan homeschooling komunitas. Dalam Islam, proses pembelajaran model homeschooling yang dilakukan oleh orang tua atau keluarga sudah biasa dilakukan. Bahkan, Islam dengansangat tegas memberikan tanggung jawab pendidikan Islam kepada orang tua. Orang tualah yang paling pertama dan utama memberikan pendidikan pada putra-putrinya ke arah yang baik agar mereka terbimbing menjadi anak-anak yang dapat dibanggakan kelak di hadapan Allah SWT.
Urgensi Parenting Education Berbasis e-Learning di Era Digital Siful Arifin; Ach. Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 (2020): Pendidikan dan Kesilaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.546 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v8i1.136

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya Parenting Education berbasis e-learning bagi orang tua. Salah satu alasan yang melatarbelakangi penulisan artikel ini adalah masih banyaknya orang tua yang belum mengetahui, memahami dan belum bisa menggunakan media teknologi informasi sebagai salah satu sarana dan media di dalam melakukan pengasuhan dan pendidikan. Oleh karena itu, Dalam artikel ini diajukan beberapa argumen yang bisa dijadikan landasan untuk melaksanakan Parenting Education berbasis e-learning di era digital. Pertama, Sebagai upaya preventif agar tidak terjadi malapraktik pengasuhan/pendidikan di lingkungan keluarga. Kedua, Program tersebut mempunyai pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengasuhan dan pendidikan di era digital. Ketiga, program tersebut dapat  membantu orang tua dan guru dalam melakukan pendampingan, pengasuhan dan pendidikan tanpa ada hambatan teknologis, serta dapat membantu orang tua mempunyai pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam melakukan proses pengasuhan, pendidikan dan pembelajaran berbasis e- learning.