cover
Contact Name
Maman Hilman
Contact Email
hilmanmaman410@gmail.com
Phone
+62265-776324
Journal Mail Official
jigteknik@unigal.ac.id
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis Jawa Barat
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Industrial Galuh
Published by Universitas Galuh
ISSN : 26564424     EISSN : 26854848     DOI : 10.25157/jig
Jurnal Industrial Galuh merupakan publikasi ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian dan rekayasa desain yang melingkupi semua aspek disiplin ilmu Teknik Industri dan kajian yang relevan dengan ilmu Teknik Industri.
Articles 82 Documents
PENENTUAN MODA TRANSPORTASI UNTUK EFISIENSI BIAYA KIRIM DENGAN METODE AHP PADA IKM KERUPUK IDAMAN CIAMIS Annisa Noor Rahmah; Nugraha Kusuma Ningrat
Jurnal Industrial Galuh Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.346 KB) | DOI: 10.25157/jig.v2i2.2969

Abstract

Pada dunia bisnis, transportasi dan distribusi merupakan dua komponen yangmempengaruhi keunggulan kompetitif suatu perusahaan karena penurunan biayatransportasi dapat meningkatkan keuntungan perusahaan secara tidak langsung. Sehingga harus menjadi prioritas di dalam kebijakan perusahaan termasuk IKM Kerupuk Idaman Ciamis. Namun saat ini IKM belum mampu menentukan moda transportasi yang optimal yang dapat digunakan agar dapat mengefisiensikan biaya distribusi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana sistem distribusi aktual yang ada pada IKM kereupuk idaman di Handapherang, dan Bagaimana cara meminimalisir moda transportasi yang dihasilkan oleh IKM kerupuk idaman di Handapherang. Sedangkan metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian diperoleh bahwa Kriteria untuk moda transportasi pada IKM Kerupuk Idaman Ciamis adalah: aman, mudah, terjangkau, biaya, dan nyaman. Sedangkan hasil pengolahan data terpilih jenis moda trandportasi yang memberikan nilai bobot terbesar yaitu: moda transportasi motor dengan nilai bobot sebesar 10,260 dan urutan kedua adalah moda transportasi mobil dengan nilai bobot sebesar 8,915.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKU KONVEKSI DALAM RANGKA PERMINTAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) (Studi Kasus di UKM Suckseed Konveksi Tasikmalaya) Rio Rohmanudin
Jurnal Industrial Galuh Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.842 KB) | DOI: 10.25157/jig.v2i2.2970

Abstract

Perencanaan dan pengendalian dijalankan utamanya untuk penyediaan bahan baku, dengan sedemikian rupa dilakukan supaya dapat melayani kebutuhan bahan baku dengan tepat dan dengan biaya yang rendah. UKM Suckseed Konveksi seringkali dihadapkan dengan persoalan persediaan bahan baku. Persoalan yang terjadi yaitu pada proses produksi terkadang tidak di dukung adanya persediaan bahan baku yang memenuhi sehingga terjadi keterlambatan dan terhentinya produksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perencanaan persediaan bahan baku konveksi per tahun dan mengetahui perencanaan persediaan bahan baku konveksi menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada UKM Suckseed Konveksi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan mengumpulkan beberapa informasi lainnya terkait perencanaan dan pengadaan bahan baku konveksi. Data dianalisis menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Berdasarkan dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode EOQ maka hasil perhitungan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024 hampir relatif sama yaitu jumlah EOQ sebanyak 93 dengan pemesanan sebanyak 13 kali, interval waktu 22 hari, safety stock sebanyak 21 rol, reorder point 26 rol, dengan biaya Rp. 27.727.576.
OPTIMASI PERSEDIAAN PRODUK MAKANAN DI UKM SUKA SENANG KABUPATEN CIAMIS DENGAN METODE MIN – MAX (s, S) Dheza Hidayatul Mustafiz; Nugraha Kusuma Ningrat
Jurnal Industrial Galuh Vol. 3 No. 02 (2021): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.887 KB) | DOI: 10.25157/jig.v3i02.2974

Abstract

Kondisi UKM di Ciamis masih kalah bersaing dengan produk serupa di daerah lain, untuk saat ini peluang semua UKM di Ciamis memiliki potensi pemasaran yang masih terbuka luas. Hanya saja, dalam menentukan persediaan yang belum tepat. Banyak sekali metode yang dapat digunakan untuk mengetahui penyebab dari suatu permasalahan yang ada.Salah satu metodenya adalah menggunakan Metode Min - Max (s, S). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil produksi sale pada UKM Sale Suka Senang di Cijeungjing, mengetahui jumlah produksi sale yang optimal pada UKM Sale Suka Senang dengan metode Min-Max (s, S) dan dibantu dengan Software LINDO. Pengelolaan data kualitatif dilakukan secara deskriptif, meliputi proses produksi dan gambaran kondisi perusahaan. Pengelolaan data kuantitatif meliputi harga jual produk, keuntungan penju alan, penggunaan sumber daya dan kapasitas produksi. Hasil penelitian yaitu menghasilkan jumlah produksi yang optimal yaitu memproduksisale ambon sebanyak 203pcs dan sale jari 187 pcs, sale oval sebanyak 159 pcs. Jumlah produksi optimal yang dibantu menggunakan software lindo sebanyak 549 pcs dengan memperoleh keuntungan sebesar Rp.6.670.000 dalam setiap produksi.
PENJADWALAN DISTRIBUSI PRODUK DENGAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANING (DRP) PADA CV. KIJANG MAS 69 DI CIAMIS Zia Ulhaq Farid; Eky Aristriyana
Jurnal Industrial Galuh Vol. 3 No. 02 (2021): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.715 KB) | DOI: 10.25157/jig.v3i02.2976

Abstract

CV KIJANG MAS 69 merupakan perusahaan makanan ringan yang memproduksi olahan makanan ringan sukro yang berlokasi di Ciamis. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan tersebut dikarenakan perusahaan belum memiliki perencanaan dan penjadwalan distribusi sehingga membutuhkan suatu penjadwalan distribusi secara tepat untuk mengoptimalkan penjualan produk dalam memenuhi order dengan tepat waktu dan juga untuk meminimumkan biaya distribusi produk. Dengan demikian kegiatan distribusi dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Penjadwalan distribusi dengan menggunakan metode Distribution Requirement Planing (DRP) diharapkan dapat menghasilkan penjadwalan distribusi yang lebih baik dari segi pemenuhan jumlah produk yang di kirim ke masing-masing distributor, waktu pengiriman yang tepat dan dapat meminimumkan total biaya distribusi. Hasil penelitian didapatkan Penjadwalan Aktivitas Distribusi produk dengan penerapan metode DRP mampu menghasilkan Total Cost sebesar Rp. 52.935.364,00. Hasil tersebut mampu menurunkan biaya distribusi sebesar 3,98% dari Total Cost Rp. 55.127.322,00. Hasil penelitian di dapatkan aktifitas distribusi produk adalah sebagai berikut : Pengiriman ke worehouse Sukabumi sebanyak 3895 pack, warehouse Cianjur 3894 pack, warehouse Karawang 3911 pack, warehouse Cilacap 3953 pack.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PAKAN AYAM PADA PERUSAHAAN MEKAR BAKTI LAYER DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DI KABUPATEN CIAMIS Maman Hilman; Nugraha Kusuma Ningrat
Jurnal Industrial Galuh Vol. 3 No. 02 (2021): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.389 KB) | DOI: 10.25157/jig.v3i02.2978

Abstract

Perencanaan persediaan terhadap bahan baku penting dilakukan agar ketersediaan bahan dapat diatasi. Sampai saat ini perusahaan belum menerapkan metode yang tepat agar persediaan terkendali dengan baik dan siap pada saat dibutuhkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode EOQ. Metode ini tepat digunakan karena dapat menganalisis kebutuhan yang dapat menyelesaikan persoalan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku secara akurat. Hasil penelitian diperoleh frekuensi pemesanan optimal jagung adalah sebesar 22 kali dengan jumlah unit pemesanan optimalnya adalah 192.662,33 kg/pesanan. Frekuensi pemesanan optimal dedak adalah 20 kali dengan jumlah unit pemesanan optimalnya sebesar 86.114,12 kg/pesanan. Frekuensi pemesanan optimal tetes adalah sebesar 20 kali dengan jumlah unit pemesanan optimalnya adalah sebesar 64.392,26 kg/pesanan. Total penghematan biaya persediaan yang dapat diperoleh perusahaan dengan menggunakan metode EOQ adalah sebesar Rp.2.498.187atau26,22% dari total biaya persediaan yang diterapkan oleh perusahaan.
ANALISA KELAYAKAN KOMERSIALISASI BANDAR UDARA BETOAMBARI KOTA BAUBAU Ahmad Efendi
Jurnal Industrial Galuh Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.612 KB) | DOI: 10.25157/jig.v1i1.2981

Abstract

Perkembangan industri pariwisata di Kota Baubau meningkat pesat dan dikunjungi oleh wisatawan domestic maupun mancanegara. Hal ini didukung oleh sarana transportasi udara berupa Bandar Udara Betoambari. Pada Bandar Udara Betoambari hingga saat ini hampir tidak ada upaya komersial yang dilakukan, padahal Bandar udara ini merupkan satu-satunya pilihan untuk mendaratkan/menerbangkan pesawat terbang di Baubau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis positioning, promotion, dan service pada Bandar Udara Betoambari Baubau. Penelitian ini dilakukan di Kota Baubau tepatnya di Bandar Udara Betoambari dengan memproyeksikan jumah penumpang dan pergerakan pesawat. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode Likert dengan skala 5 dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa promotion Bandar udara memiliki nilai terendah dengan rata-rata nilai 3,20 (tidak layak), kemudian service Bandar udara memiiliki nilai 3,35 (tidak layak) dan yang tertinggi adalah positioning Bandar udara yaitu 3,74 (layak). Sehingga total rata- rata tingat kelayakan strategi komersialisasi Bandar udara Betoambari sebesar 3,43 (tidak layak).
IMPLIKASI ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA DAN TEKNOLOGI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN UKM OLAHAN MAKANAN DI KABUPATEN CIAMIS Eky Aristriyana; Yusup Kurnia
Jurnal Industrial Galuh Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.3 KB) | DOI: 10.25157/jig.v1i1.2982

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) dan Teknologi memegang peranan penting bagi keberhasilan dan kelangsungan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Bahkan di masa itu Sumber Daya Manusia (SDM) bersama-sama dengan teknologi akan menjadi jauh lebih penting dibanding modal sebagai faktor penentu utama kemampuan UKM untuk meningkatkan daya saing global. Bertitik tolak dari permasalahan di atas, penulis merumuskan mengenai masalah yang akan diteliti sebagaimana berikut ini: (1) Bagaimana profil Sumber Daya Manusia di UKM Sektor Pengolahan Makanan di Kabupaten Ciamis. (2) Bagaimana profil Teknologi di UKM Sektor Pengolahan Makanan di Kabupaten Ciamis. (3) Bagaimana peranan Sumber Daya Manusia dan Teknologi dalam peningkatan pendapatan UKM Sektor Pengolahan Makanan di Kabupaten Ciamis. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Mengetahui profil Sumber Daya Manusia di UKM Sektor Pengolahan Makanan di Kabupaten Ciamis, (2) Mengetahui profil Teknologi di UKM Sektor Pengolahan Makanan di Kabupaten Ciamis, (3) Mengetahui peranan Sumber Daya Manusia dan Teknologi dalam peningkatan pendapatan UKM Sektor Pengolahan Makanan di Kabupaten Ciamis. Metode penelitian dalam yang digunakan adalah metode studi kasus dengan sampel yang dipilih yaitu pada UKM pengolahan makanan Tedi Jaya dan UKM pengolahan makanan Nugraha Jaya. Sedangkan untuk sumber data diperoleh melalui pengumpulan data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisioner, wawancara, observasi dan eksplorasi dokumen. Dari hasil diatas diketahui bahwa aspek sumber daya manusia berperan dalam peningkatan pendapatan perusahaan, dimana kategori pengalaman berperan lebih terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Dari aspek pendapatan, UKM pengolahan makanan Tedi Jaya pendapatan per bulannya lebih besar dibanding dengan UKM pengolahan makanan Nugraha Jaya.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS LANTAI PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DI PT. XYZ Imas Komariah
Jurnal Industrial Galuh Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.666 KB) | DOI: 10.25157/jig.v1i1.2984

Abstract

Produktivitas berperan penting dalam kelangsungan hidup sebuah perusahaan.PT XYZ berupaya meningkatkan produktivitas agar seluruh sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini melakukan pengukuran produktivitas di lantai produksi dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Indikator pengukuran produktivitas melingkupi beberapa data yakni produksi, tenaga kerja, jam kerja, mesin, dan pemakaian daya listrik pada bulan Maret 2015 s.d. bulan Maret 2016. Hasil penelitian yang dilakukan mengenai analisis produktivitas pada periode bulan Maret 2015 s.d. bulan Maret 2016 menunjukkan adanya penurunan performa yang diindikasikan oleh beberapa rasio bernilai rendah. Pengelompokkan katagori penilaian nilai rasio menggunakan metode Traffic Light System. Pemanfaatan metode OMAX ini dilakukan sebagai analisis peningkatan produktivitas bagi PT XYZ dalam meningkatkan produktivitas sumber daya terkait secara berkelanjutan
PERANCANGAN ULANG SISTEM ANTRIAN PASIEN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT Muhammad Afdila Ghulfi
Jurnal Industrial Galuh Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.518 KB) | DOI: 10.25157/jig.v1i1.2985

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan perlu diperhatikan demi kepentingan orang banyak, termasuk di antaranya unit rawat jalan di sebuah rumah sakit. Pada Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda terdapat tiga tahapandengan jumlah server berbeda, yakni pendaftaran di loket registrasi yang dilayani dua orang server sertapemeriksaan oleh suster dan kemudian oleh dokter di poliklinik umum. Poliklinik yang paling ramaidimanfaatkan oleh pasien adalah poli umum. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa data kecepatankedatangan berdistribusi eksponensial sementara data kecepatan pelayanan berdistribusi Poisson. Makaperhitungan dapat dilakukan dengan menggunakan rumus model antrian baku. Perbaikan yang sebaiknyadilakukan ialah loket registrasi tetap dilayani oleh 2 orang tenaga server mulai dari pukul 08.00 hingga 12.00. Sementara pukul 12.00 hingga 14.00 dilayani hanya oleh 1 orang tenaga server. Pemeriksaan suster di poli umum tetap dilayani oleh 1 orang suster. Namun dalam keadaan tertentu suster bertugasdapat dibantu oleh suster lain jika diperlukan, mengingat kerjanya yang fleksibel. Pemeriksaan dokter dipoli umum dilayani oleh 3 orang dokter mulai pukul 08.00 hingga 12.00. Jumlah tersebut dapat dikurangimenjadi 2 orang dokter mulai pukul 12,00 hingga 14.00.
OPTIMASI PELAYANAN PADA SPBU PD. ALADDIN 4 BANJARSARI DENGAN METODE ANTRIAN MULTIPLE CHANNEL SINGLE PHASE Maman Hilman; Nugraha Kusuma Ningrat; Priyo Nur Utomo
Jurnal Industrial Galuh Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.486 KB) | DOI: 10.25157/jig.v1i1.2986

Abstract

SPBU PD. ALADDIN 4 Banjarsari adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa, yaitu pelayanan pengisian bahan bakar umum. Salah satu masalah yang dihadapi perusahaan selama ini adalah tidak sesuainya jumlah kedatangan konsumen dengan jumlah jalur fasilitas sehingga menyebabkan antrian panjang khususnya pada jam sibuk. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model antrian dengan model Multiple Channel Single Phase dimana jumlah kedatangan dan waktu pelayanan dengan disiplin pelayanan First Come First Served. Hasil dari penelitian ini adalah fasilitas pelayanan yang optimal dengan 5 fasilitas pelayanan, melihat dari hasil perhitungan ekspektasi panjang antrian termasuk yang sedang dilayani yang tadinya 15 kendaraan didalam sistem, setelah fasilitas pelayanan ditambah menjadi 5 fasilitas, menjadi 11 kendaraan diidalam sistem. Sedangkan ekspektasi panjang antrian tidak termasuk yang sedang dilayani yang tadinya 7 kendaraan yang antri menjadi 4 kendaraan yang antri. Ekspektasi waktu menunggu dalam sistem (termasuk waktu pelayan) yang tadinya 33,733 detik menjadi 31,468 detik. Sedangkan ekspektasi menunggu dalam antrian (tidak termasuk waktu antrian) yang tadinya 16,190 detik menjadi 12,272 detik. Dan melihat dari total biaya efisiensi bahwa penggunaan fasilitas pelayanan 3 fasilitas meneluarkan total biaya efisiensi Rp.42.625,70 sedangkan untuk 5 fasilitas pelayanan mengeluarkan biaya total efisiensi Rp.42.632,72.