cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 824 Documents
PENGARUH KOMPETENSI DOSEN DAN LINGKUNGAN KERJA PADA KINERJA DOSEN DENGAN MOTIVASI SEBAGAIVARIABEL PEMEDIASI DI MASA PANDEMI Ririsma Sihombing; M Rachman Mulyandi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 1: Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.147 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v7i1.40308

Abstract

The Effect of Lecturer Competence and Work Environment on Lecturer Performance with Motivation as a Mediating Variable in the Pandemic Period. This research is motivated by the atmosphere and conditions that the world is experiencing at the moment the Covid-19 pandemic. This outbreak has had a major impact on many aspects, especially learning. The author conducted research on the effect of competence and work area on performance by using motivation as a mediating variable during the pandemic. The survey will be tried on lecturers who have taught up to 124 respondents during the pandemic. The illustration-taking method used is a targeted illustration and the information collection used is a 5-step Likert scale questionnaire distributed online in the form of Google Forms. Information was analyzed with SPSS for descriptive analysis and SMART-PLS for SEM analysis. The results of this research show that competence and work area indirectly affect performance through motivation as a mediating variable. Competence and work area have a positive impact on performance. Competence and work area have a positive influence on motivation. Motivation has a positive effect on performance.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA DI KELAS IX-G SMPN 1 SIDIKALANG Dormian Samosir
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 2: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.285 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i2.9442

Abstract

Abstract: Implementation Of Cooperative Learning Model Type Think Pair Share (TPS) To Increase Student Learning Results Students In Class IX-G SMPN 1 Sidikalang. The objective of this research is to improve learning result and student learning activity by using cooperative learning model Think Pairs Share (TPS) in class IX-G SMPN 1 Sidikalang. The subject of this study was taken in class IX-G SMPN 1 Sidikalang with the number of students 27 people. Based on the research, the conclusion is as follows: 1) The increase of student learning outcomes by applying the model of thinking pair share that is the individual completeness of 11 students for cycle I and 24 students for Cycle II with the completeness of class in Cycle I and Cycle II is 40% and 88%; 2) The increase of student learning activity after applying think pair share model, while the student activity data according to observer observation in cycle I are: writing / reading (44,1%), doing LKS (24,7%), asking fellow friend 14.1%), asked the teacher (10.0%), and which is not relevant to the KBM (7.1%).Keywords: Model of cooperative learning type of TPS, Student Learning Outcomes, Student Learning Activities.Abstrak : Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa di Kelas IX-G SMPN 1 Sidikalang. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pairs Share (TPS) di kelas IX-G SMPN 1 Sidikalang. Subjek penelitian ini diambil di kelas IX-G SMPN 1 Sidikalang dengan jumlah siswa 27 orang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapat kesimpulan sebagai berikut: 1) Adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran think pair share yakni ketuntasan individu sebanyak 11 orang siswa untuk siklus I dan 24 orang siswa untuk Siklus II dengan ketuntasan kelas pada Siklus I dan Siklus II adalah 40% dan 88%; 2) Adanya peningkatan aktivitas belajar siswa setelah menerapkan model think pair share, adapun data aktivitas siswa menurut pengamatan pengamat pada siklus I antara lain: menulis/membaca (44,1%), mengerjakan LKS (24,7% ), bertanya sesama teman (14,1%), bertanya kepada guru (10,0%), dan yang tidak relevan dengan KBM (7,1%).Kata Kunci : Model Pembelajaran kooperatif tipe TPS, Hasil Belajar Siswa, Aktivitas Belajar Siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R DI KELAS V SD Biman Biman
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 2: Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.637 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i2.18987

Abstract

Abstract: Improving Students' Reading Ability in Indonesian Language Subjects Using PQ4R Learning Strategies in Grade V Elementary Schools. The purpose of this study is to improve students' reading comprehension skills using the PQ4R learning strategy (Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review). The subjects of the study were students of class V-A at SD Negeri 101766 Banadar Setia, totaling 31 people consisting of 19 male students and 12 female students. This type of research is a classroom action research consisting of two cycles, each cycle consisting of two meetings. Data collection tool in this study is a post test at the end of each cycle, student observation sheets and teacher observation sheets. The results showed that after the learning process using the PQ4R learning strategy there was an increase in students' reading comprehension skills, seen in the initial test results obtained an average of 61.85, then when the post-test I averaged an average of 69.60 and in post test II the average obtained by students was 84.03.Keywords: Reading skills, Learning Strategies, PQ4RAbstrak: Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia  dengan Menggunakan  Strategi Pembelajaran PQ4R di Kelas V SD. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review). Subjek penelitian adalah siswa kelas V-A SD Negeri 101766 Banadar Setia  yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 19 orang siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus, setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Alat pengumpul data pada penelitian ini adalah post test pada setiap akhir siklus, lembar observasi siswa dan lembar observasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran PQ4R terjadi peningkatan pada kemampuan membaca pemahaman siswa, terlihat pada hasil tes awal diperoleh rata-rata secara klasikal sebesar 61,85, kemudian saat post test I rata-rata secara klasikal sebesar 69,60 dan pada post tes II rata-rata yang didapat siswa sebesar 84,03.Kata Kunci: Kemampuan membaca, Strategi Pembelajaran, PQ4R
PELATIHAN BAHASA INGGRIS PENERBANGAN (AVIATION ENGLISH) DI YAYASAN PENDIDIKAN SAHABAT KOTA Tiara Sylvia; Yayang M. Naibaho; Jien Yes Panjaitan; Inda Tri Pasa
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 1: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.243 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i1.29877

Abstract

Abstrak  Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan hampir di seluruh bidang kompetensi dan pekerjaan salah satunya di dunia penerbangan. Banyak informasi dan aturan penerbangan menggunakan bahasa inggris namun seringkali istilah-istilah yang digunakan ataupun informasi yang diberikan dalam layanan penerbangan tersebut belum dapat dipahami sepenuhnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan Bahasa Inggris yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang Bahasa Inggris penerbangan (Aviation English). Pelatihan ini dilakukan di salah satu yayasan pengembangan anak untuk anak-anak kurang mampu bernama Yayasan Pendidikan Sahabat Kota secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pelatihan yang diberikan meliputi pemberian materi Aviation English yang dilakukan secara atraktif dan interaktif dan evaluasi pelatihan melalui pemberian pretest dan posttest dan kuesioner sebagai tolak ukur keberhasilan penyampaian materi pelatihan. Dari kegiatan evaluasi pelatihan dapat disimpulkan bahwa materi dapat diterima dengan baik oleh peserta sebagaimana terlihat dari adanya peningkatan pemahaman peserta pada hasil nilai pretest dan posttest sebesar 15,35% dan kuesioner penyelenggaraan pelatihan sebesar 4,59 dalam kategori sangat baik. Kata kunci: bahasa Inggris, pelatihan, penerbangan, metode  Abstract  English is an international language that is mostly used in all fields of competence and work, one of it is aviation world. A lot of information and flight rules are provided in English, however, the terms used or the information provided in flight services cannot be fully understood by the public. Therefore, it is necessary to conduct English language training which aims to provide knowledge and understanding of aviation English. This training was carried out offline at Yayasan Pendidikan Sahabat Kota, one of children development foundations for underprivileged students, by implementing strict health protocols. The training provided was including the provision of Aviation English materials carried out in an attractive and interactive ways as well as evaluation of training through the provision of pretest and posttest as a measure of the success of delivering training materials. Based on the training evaluation activities, it can be concluded that the subject materials were well received by the participants as seen in the enhancement of participants' comprehension by the results of pretest and posttest scores of 15.35% and the questionnaire of training implementation of 4.49 in the category of ‘very good’. Keyword: English, training, aviation, method
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA Metta Ariyanto; Firosalia Kristin; Indri Anugraheni
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 3: Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.079 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i3.10392

Abstract

Abstrak: Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving untukMeningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa. Tujuandari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Solving untuk meningkatkankemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri Mangunsari 01 yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes.Instrumen penelitian ini menggunakan soal cerita, wawancara, dan observasi.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hal tersebut dapat dibuktikandari meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa dari kondisi awal(pra siklus) yaitu 58,64%, meningkat menjadi 67,37% pada siklus pertama, dan meningkat menjadi 79,07% pada siklus kedua.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN MATERI TEKS BERITA BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA SISWA KELAS 8 SMP NEGERI PANTAI LABU TAHUN PELAJARAN 2018-2019 Heriani Heriani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 3: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.78 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i3.21124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain pembelajaran matematika SMP Kelas VIII dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) yang valid, praktis dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas RPP, LKS dan Instrumen tes HOTS. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Plomp dengan tahapan meliputi: (1) penelitian pendahuluan, (2) tahap pengembangan, dan (3) tahap penilaian. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi, lembar penilaian kepraktisan oleh guru dan siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan instrumen tes HOTS. Subjek uji coba adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Pantai Labu. Data hasil penelitian dianalisis untuk menentukan kategori kualitas dari perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Analisis data tersebut dibagi menjadi 3 kriteria yaitu analisis kevalidan perangkat pembelajaran, analisis kepraktisan perangkat pembelajaran dan analisis keefektifan perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran dikatakan valid jika penilaian ahli dari RPP dan LKS memenuhi klasifikasi baik dan instrumen tes HOTS dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli. Kriteria kepraktisan perangkat pembelajaran dikatakan praktis apabila penilaian guru dan penilaian siswa berada pada kategori baik, rencana pelaksanaan pembelajaran terlaksana minimal 80%, sedangkan keefektifan perangkat pembelajaran dikatakan efektif jika ketuntasan pembelajaran lebih dari 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dihasilkan memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memenuh kriteria valid, bahwa kevalidan RPP  berada dalam klasifikasi baik, rata-rata skor validasi 152,5 (baik);  rata-rata skor validasi LKS 85 (baik); dan rata-rata skor validasi instrumen tes HOTS adalah 64 (valid). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis dengan jumlah skor penilaian kepraktisan oleh guru 92,73 (sangat praktis), jumlah skor penilaian kepraktisan oleh siswa 90,91 (sangat praktis), dan rata-rata keterlaksanaan pembelajaran mencapai 91,82%. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari HOTS siswa efektif dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 72% dengan rata-rata skor HOTS siswa mencapai 73,3 (baik)Keywords: Learning Design, HOTS, News Text
TEORI MEDIA/TEORI DIFUSI INOVASI Mailin Mailin; Gepeng Rambe; Abdi Ar-Ridho; Candra Candra
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 2: Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.557 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i2.31905

Abstract

This study aims to examine the theory of diffusion of innovation, the method of this research is library research, the results of this study are: The process of adopting innovation through several stages so that there is a public decision to accept and reject innovation. 1. The knowledge stage where the community obtains a number of information or knowledge, functions, benefits and various things regarding innovation from various information channels, including: friends, family, neighbors, and the mass media. 2. Then the community began to give both positive and negative attitudes, here there was a search for additional information from various communication channels. Communication channels make a big enough contribution to the spread of innovation to the community, interpersonal communication channels are more commonly found when there is a spread of innovation. 3. Next is the decision stage, namely the decision to adopt or reject the innovation, so that in the decision process there are people who adopt, that is, fully use the innovation and some reject the innovation. In making decisions, people tend to consider the relative advantages of innovation, which can be seen from the speed of healing, low and affordable costs, the suitability of the innovation to the needs of the community, as evidenced by observations by other people regarding the advantages of innovation, location affordability and perceptions of information. 4. The implementation stage is that people who choose to adopt will carry out their decisions by coming to the treatment of sangkal putung, on the other hand, people who refuse will also carry out the decisions they have chosen. 5. The last stage is the confirmation process in which the community assesses that the chosen decision is correct or not.
DESKRIPTIF BUDAYA MEMBACA MELALUI GEROBAK BACA UNTUK MENUMBUHKAN BUDI PEKERTI SISWA SD NEGERI PEKUNDEN SEMARANG Novri Hapsari; Ikha Listyarini
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 4: September 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v2i4.13579

Abstract

Abstract: Descriptive Culture of Reading Through Reading Carts to Grow Characteristic Students of Pekunden Elementary School Students in Semarang. This study aims to describe the reading culture in Pekunden Public Elementary School in Semarang and find out how the Reading Cart can foster the character of Pekunden Elementary School students in Semarang. This study involved several teachers and students in grades IV and V of Pekunden Elementary School Semarang. This type of research is qualitative research with the steps put forward by Lexy J.Moleong (2016). The data in this study were obtained from observation, interviews, and documentation. The result of the study showed that the implementation of reading culture in the State Elementary School Pekunden Semarang has been running well, not only held indoors but also outdoors (open space).Keyword : Reading Culture, Reading Cart, Character.Abstrak : Deskriptif Budaya Membaca Melalui Gerobak Baca untuk Menumbuhkan Budi Pekerti Siswa SD Negeri Pekunden Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya membaca di SD Negeri Pekunden Semarang dan mengetahui bagaimana Gerobak Baca dapat menumbuhkan budi pekerti siswa SD Negeri Pekunden Semarang. Penelitian ini melibatkan beberapa guru dan siswa kelas IV dan V SD Negeri Pekunden Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan langkah-langkah yang di kemukakan oleh Lexy J.Moleong (2016). Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya membaca di SD Negeri Pekunden Semarang telah berjalan dengan baik, tidak hanya dilaksanakan di dalam ruangan melainkan juga di luar ruangan (tempat terbuka).Kata Kunci : Budaya Membaca, Gerobak Baca, Budi Pekerti.
MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI MENGENAL UNSUR BANGUN DATAR SEDERHANA DENGAN TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) SISWA KELAS II SDN 4 SELATPANJANG SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Eryani Eryani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 1: Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.588 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i1.21893

Abstract

Abstract: Improving Motivation and Mathematics Learning Outcomes Recognizing the Element of Simple Flat Building with Think Pair Share (Tps) Type for Class Ii Sdn 4 Selatpanjang Semester 2 Academic Year 2017/2018. Mathematics learning is more often type-oriented, which gives students less opportunity to construct their own mathematical ideas so that students become passive learners. Students are confused about using mathematical concepts because students only memorize the concepts, not understand them. This study aims to determine how to apply Realistic Mathematics Learning (PMR) with the Think Pair Share (TPS) type in order to increase motivation and mathematics learning outcomes. This type of research is classroom action research (PTK). Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing the action, observing, and reflecting. This research consists of two cycles with 2 meetings in each cycle. The subjects of this study were Class II students of SDN 4 Selatpanjang in the 2017/2018 academic year consisting of 33 students with 17 male students and 16 female students. The data collection techniques used oral reading test techniques, observation, and documentation. The validation techniques used in this study were data triangulation, member checks, and audit trail. The data analysis technique used descriptive analysis. The results showed that the process of learning mathematics in the material recognizing the elements of simple flat shapes by applying Realistic Mathematics Learning (PMR) with the Think Pair Share (TPS) type was proven to increase, the average score of the observation result of learning motivation. shows motivation to learn mathematics well, which is only 15 students (45.45%) who are declared complete. After using Realistic Mathematics Learning (PMR) with the Think Pair Share (TPS) type, in cycle I students were able to show an increase in motivation to learn Mathematics by 26 students (78.79%). Likewise, in cycle II, all students had been able to do activities properly and were declared complete as many as 31 students (93.94%), and an average score of 57.58 with the number of students completing or getting a score above the KKM of 6 students (18 , 18%), in the first cycle increased to 23 students (69.70%) with the acquisition of an average value of learning outcomes of 67.58%, and in the second cycle increased to 29 students (87.88%) with the acquisition of results learning amounted to 77.58. From the explanation above, it can be concluded that the use of Realistic Mathematics Learning (PMR) with the word Think Pair Share (TPS) type can improve the process, activities and learning outcomes in learning mathematics for students in class 2 SD Negeri 4 Selatpanjang, Tebing Tinggi District, Meranti Islands Regency Semester 2 Academic Year 2017 / 2018. Keywords: Motivation, Learning Outcomes, PMRI, Think Pair Share Abstrak: Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Materi Mengenal Unsur Bangun Datar Sederhana Dengan Tipe Think Pair Share (Tps) Siswa Kelas Ii Sdn 4 Selatpanjang Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Pembelajaran matematika lebih sering bersifatteacher oriented yang kurang memberi peluang siswa untuk mengkonstruksi ide-ide matematika mereka sendiri sehingga siswa menjadi pembelajar pasif. Siswa bingung menggunakan konsep-konsep matematika karena siswa hanya menghafal konsep bukan memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara menerapkan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan tipe Think PairShare (TPS) agar terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK).Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi.Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan 2 pertemuan pada tiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas II SDN 4 Selatpanjang Tahun Pelajaran 2017/2018 terdiri dari 33 siswa dengan penjelasan siswa laki-laki sebanyak 17 orang dan perempuan sebanyak 16 siswa.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes membaca lisan, observasi, dan dokumentasi. Teknik validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi data, member check, dan audit trail. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika pada materi mengenal unsur bangun datar sederhana dengan menerapkan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan tipe Think Pair Share (TPS) terbukti meningkat, skor rata-rata hasil observasi motivasi belajarMatematika siswa belum menunjukkan motivasi belajarmatematika dengan baik, yakni hanya sebesar 15 siswa (45,45%) yang dinyatakan tuntas. Setelah menggunakan  Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan tipe Think Pair Share (TPS), pada siklus I siswa telah mampu menunjukkan peningkatan motivasi belajarMatematika sebanyak 26 siswa (78,79%). Demikian pula dengan siklus II, seluruh siswa telah mampu beraktivitas dengan baik dan dinyatakan tuntas sebanyak menjadi 31 siswa (93,94%), dan nilai rata-rata 57,58 dengan jumlah siswa tuntas atau mendapat nilai di atas KKM sebesar 6 siswa (18,18%), pada siklus pertama meningkat menjadi 23 siswa (69,70%)  dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar sebesar 67,58%, dan pada siklus kedua meningkat menjadi 29 siswa (87,88%) dengan perolehan nilai hasil belajar sebesar 77,58. Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan tipe Think Pair Share (TPS)kata dapat meningkatkan proses, aktivitasdan hasil belajar dalam pembelajaran matematikasiswa kelas 2SD Negeri 4 Selatpanjang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata Kunci:  Motivasi, Hasil Belajar, PMRI,  Think Pair Share
PENERAPAN STRUKTUR ORGANISASI PMI DAN NILAI KARAKTER PADA SISWA SD NEGERI PABEAN Adella Pramesti Ekaditya Rohman; Putri Shofiya Nur Hasanah; Rika Wahyuni; Robby Adi Wardana; Tria Fatma Putri
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 6, No 4: September 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.614 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i4.38466

Abstract

Penerapan Struktur Organisasi Pmi Dan Nilai Karakter Pada Siswa Sd Negeri Pabean . Riset ini bertujuan: mengimplementasikan nilai kepribadian dalam aktivitas PMR tingkatan mula di Sekolah DasarPabean. Jenis metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dimana metode ini merupakan suatu metode yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu hal atau peristiwa secara objektif. Dalam pengumpulan data mengenai struktur organisasi PMI kami melakukan pengumpulan data yang disebut Internet searching. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 sampai 30 Maret 2022. Metode pengambilan informasi terdiri atas dokumentasi serta observasi. Hasil penelitian menampilkan adanya peningkatan pemahaman siswa di Sekolah Dasar Pabean terhadap struktur organisasi dari Palang Merah Indonesia, apa saja implementasi nilai karakter dalam kegiatan Palang Merah Indonesia, serta tertanamnya 7 prinsip Palang Merah Remaja pada diri siswa. Palang Merah Indonesia adalah organisasi himpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan. Dalam pelaksanaannya, PMI tidak membeda-bedakan perbedaan yang ada tetapi lebih mengutamakan korban yang membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Struktur organisasi dari PMI adalah bagian terpenting dalam PMI untuk mengetahui dan memahami akan susunan dari struktur organisasi PMI demi meningkatkan berbagai strategi di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Dengan berlangsungnya kegiatan penelitian ini diharapkan siswa di SDN Pabean tersebut mampu mengimplementasikan nilai karakter yang terdapatpada 7 prinsip PMR PMI tidak membeda-bedakan perbedaan yang ada tetapi lebih mengutamakan korban yang membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Struktur organisasi dari PMI adalah bagian terpenting dalam PMI untuk mengetahui dan memahami akan susunan dari struktur organisasi PMI demi meningkatkan berbagai strategi di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Dengan berlangsungnya kegiatan penelitian ini diharapkan siswa di SDN Pabean tersebut mampu mengimplementasikan nilai karakter yang terdapatpada 7 prinsip PMR PMI tidak membeda-bedakan perbedaan yang ada tetapi lebih mengutamakan korban yang membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Struktur organisasi dari PMI adalah bagian terpenting dalam PMI untuk mengetahui dan memahami akan susunan dari struktur organisasi PMI demi meningkatkan berbagai strategi di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Dengan berlangsungnya kegiatan penelitian ini diharapkan siswa di SDN Pabean tersebut mampu mengimplementasikan nilai karakter yang terdapatpada 7 prinsip PMR Struktur organisasi dari PMI adalah bagian terpenting dalam PMI untuk mengetahui dan memahami akan susunan dari struktur organisasi PMI demi meningkatkan berbagai strategi di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Dengan berlangsungnya kegiatan penelitian ini diharapkan siswa di SDN Pabean tersebut mampu mengimplementasikan nilai karakter yang terdapatpada 7 prinsip PMR Struktur organisasi dari PMI adalah bagian terpenting dalam PMI untuk mengetahui dan memahami akan susunan dari struktur organisasi PMI demi meningkatkan berbagai strategi di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan. Dengan berlangsungnya kegiatan penelitian ini diharapkan siswa di SDN Pabean tersebut mampu mengimplementasikan nilai karakter yang terdapatpada 7 prinsip PMR