cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 872 Documents
Pengaruh Penggunaan E-Book Berbasis PJBL Terintegrasi STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kreatif Mahasiswa PGSD Simanihuruk, Lidia; Ratno, Suyit; Irsan, Irsan; Amelia, Fenny Rizky
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.73234

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD yang disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan minimnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan e-book berbasis Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD FIP Universitas Negeri Medan yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Lokasi penelitian berada di Program Studi PGSD FIP Unimed, berlangsung dari Januari hingga Desember 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dari rata-rata 56,84 (pretest) menjadi 81,40 (posttest) dengan N-gain 0,56. Keterampilan berpikir kreatif meningkat dari 61.816 menjadi 91.342 dengan N-gain 0,77. Kesimpulannya, e-book berbasis PjBL terintegrasi STEM berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD secara signifikan.
Peranan Hukum Keimigrasian dalam Menjaga Kedaulatan Negara Billy Cahyadi; Lusia Sulastri
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum keimigrasian dalam menjaga kedaulatan negara serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penegakan hukum keimigrasian di Indonesia, khususnya terhadap warga negara asing. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, dan bahan hukum terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum keimigrasian memiliki kedudukan strategis sebagai instrumen negara dalam mengatur mobilitas lintas negara, menjaga keamanan nasional, serta mendukung pembangunan. Penegakan hukum keimigrasian dilaksanakan melalui mekanisme administratif dan pidana, dengan tindakan administratif seperti deportasi lebih dominan diterapkan karena pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Namun, dalam implementasinya masih terdapat berbagai kendala, antara lain keterbatasan sumber daya, tingginya biaya operasional deportasi, serta belum optimalnya konsistensi dalam penerapan sanksi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, peningkatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum keimigrasian di Indonesia.
Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran IPS SD pada Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Hardiyanti Hatibu; Unga Utami
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73443

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan AI dalam pembelajaran IPS SD pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Negeri Makassar serta mengidentifikasi implikasi pedagogisnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif. Sampel penelitian berjumlah 115 mahasiswa PGSD yang dipilih melalui purposive sampling dengan pertanyaan skrining awal terkait pengalaman penggunaan AI. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert berisi 18 pernyataan dan satu pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator pemanfaatan AI berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,80-3,18 yang menunjukkan bahwa pemanfaatan AI masih berada pada tahap adopsi awal. AI dinilai membantu memahami konsep IPS dan mudah digunakan, tetapi pemanfaatannya masih terbatas pada fungsi dasar dan belum mencapai integrasi pedagogis yang mendalam. Hasil kualitatif menunjukkan manfaat AI lebih dominan pada aspek kognitif dibandingkan motivasional dan interaktif. Penelitian menyimpulkan bahwa pemanfaatan AI masih bersifat fungsional sehingga diperlukan penguatan literasi AI dan kompetensi pedagogi digital.
Pengaruh Integrasi Google Sites pada Model Problem-Based Learning Berbasis OBE terhadap Minat Belajar Mahasiswa: Studi Kasus Penyusunan RPJMD Monika Flora Manik; Tri Febriani Sipayung; Marshanda Siburian; Hesti Herawati Siagian; Cheresentia Situmorang; Era Sulastri Hutasoit; Ria Agustina Sigiro; Stevani Nababan; Trivena Kezia Br Silaban; Mica Siar Meiriza
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan Google Sites yang diintegrasikan ke dalam model Problem-Based Learning (PBL) berbasis Outcome-Based Education (OBE) terhadap minat belajar mahasiswa, khususnya pada topik penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian melibatkan 43 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Negeri Medan sebagai sampel. Instrumen berupa kuesioner skala Likert digunakan dalam pengumpulan data, sementara teknik analisis data meliputi regresi linier sederhana setelah terlebih dahulu memenuhi uji asumsi klasik (normalitas dan heteroskedastisitas). Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Google Sites dalam PBL memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar mahasiswa, yang ditandai dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), koefisien regresi sebesar 0,762, serta nilai R² sebesar 0,587. Angka tersebut mengindikasikan bahwa 58,7% variasi minat belajar mampu dijelaskan oleh variabel integrasi Google Sites. Dengan demikian, pemanfaatan platform web terintegrasi dalam kerangka pembelajaran aktif terbukti mampu membangun lingkungan belajar yang lebih terstruktur, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi era digital, terutama pada materi yang bersifat teknis dan birokratis seperti RPJMD.
Peningkatan Kemampuan Membuat  Miniatur Maket 3D dan Keterampilan Berpikir Kreatif melalui Model PjBL pada Mata Pelajaran Seni Rupa di Kelas IV SD Negeri 1 Sikapat Melianisa Hikmatin; Lia Mareza
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73547

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membuat miniatur maket tiga dimensi dan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV melalui model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan media barang bekas. Penelitian tindakan kelas dua siklus ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Sikapat dengan melibatkan 27 peserta didik. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta rubrik penilaian produk maket dan berpikir kreatif, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari kondisi awal yang memiliki rata-rata kelas 65,5 dengan ketuntasan klasikal hanya 33%. Pada siklus I pertemuan kedua, keterampilan berpikir kreatif mencapai 64% dan nilai proyek 73%. Setelah perbaikan manajemen waktu dan bimbingan, pada siklus II pertemuan kedua keterampilan berpikir kreatif melesat hingga 87,9% dan nilai proyek mencapai 86,2%. Lonjakan ini mengantarkan ketuntasan belajar klasikal menyentuh angka 85%, memenuhi indikator keberhasilan secara optimal. Peningkatan terutama mendominasi pada aspek kelancaran, keluwesan, pengayaan, dan keaslian. Simpulan penelitian membuktikan bahwa kombinasi model PjBL dan pemanfaatan media kontekstual barang bekas efektif mendongkrak kualitas proses serta hasil belajar seni rupa secara berkelanjutan.
Examining Science Self-Efficacy in Basic Science Learning Among Generation Z Pre-Service Elementary School Teachers Siti Zahra Mulianti Natsir; Sitti Hajar
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73585

Abstract

Science self-efficacy plays an important role in shaping pre-service teachers’ confidence, persistence, and ability to teach science effectively. This study aimed to examine the science self-efficacy of Generation Z pre-service elementary school teachers in Basic Science learning. A mixed-methods design was employed involving 122 students from the Elementary School Teacher Education Program (PGSD). Quantitative data were collected using an 18-item self-efficacy questionnaire based on the dimensions of magnitude, generality, and strength, while qualitative data were obtained through open-ended questions. The instrument was declared valid with Corrected Item-Total Correlation (CITC) values ranging from 0.468 to 0.781 and reliable with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.760. Quantitative findings showed that students had a high level of self-efficacy, with an overall mean score of 4.07. The strength domain obtained the highest score, indicating strong persistence and resilience in learning science. Qualitative findings revealed that students experienced difficulties in understanding abstract concepts, calculation-based materials, and practicum reports. To overcome these challenges, students commonly used strategies such as reviewing materials, peer discussion, searching for additional resources, and utilizing digital platforms and AI tools. The findings suggest that cognitive, social, and affective factors collectively influence Gen-Z students’ science self-efficacy.
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan Video Animasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Sekolah Dasar Diyan Muazizah; Hamidaturrohmah Hamidaturrohmah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73617

Abstract

Rendahnya capaian belajar peserta didik diindikasikan bersumber dari kurang tepatnya pemilihan serta implementasi model pembelajaran. Riset ini diarahkan untuk mengkaji hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas V SD Negeri 1 Bulungan melalui penerapan model Problem Based Learning yang diperkaya dengan media video animasi. Mengaplikasikan desain pre-eksperimen dengan pola one group pretest posttest dalam rangkaian analisis kuantitatif, melibatkan 29 siswa sebagai subjek. Hasil riset menunjukkan efektivitas implementasi model Problem Based Learning berbantuan video animasi dalam meningkatkan hasil belajar. Sesudah pelaksanaan posttest, rata rata skor dari 61,0 menjadi 82,8 (kenaikan 21,8 poin), nilai p < 0,001, besar efek Cohen’s d sebesar –1,30, serta penurunan simpangan baku menunjukkan kinerja siswa yang lebih konsisten. Dalam konteks praktik, temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan video animasi sebagai penunjang Problem Based Learning dapat menjadi pendekatan baru untuk meningkatkan hasil belajarmencapai 82,8, Dengan demikian, model Problem Based Learning yang terintegrasi dengan video animasi layak dimanfaatkan sebagai strategi pembelajaran untuk mengoptimalkan capaian belajar siswa.
Rekonstruksi Kepemimpinan Transformasional dalam Pendidikan untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran dan Pemerataan Akses Pendidikan Berkelanjutan Nasional Nanda Putri Amelia Santoso; Dini Aulia Mahmud; Azainil Azainil; Laili Komariyah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73765

Abstract

Perkembangan pendidikan di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 menuntut lembaga pendidikan mampu beradaptasi terhadap perubahan sosial, teknologi, dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Namun, sistem pendidikan masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti rendahnya mutu pendidikan, ketimpangan akses, lemahnya budaya inovasi, serta belum optimalnya kepemimpinan dalam mengelola perubahan organisasi. Artikel ini bertujuan menganalisis hakikat kepemimpinan transformasional, karakteristik dan perannya dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, serta implementasi dan tantangannya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian berbagai jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan penting dalam meningkatkan efektivitas organisasi pendidikan melalui penguatan visi, kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan sumber daya manusia. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga mendukung peningkatan mutu pembelajaran, profesionalisme guru, budaya organisasi, serta pemerataan akses pendidikan yang lebih inklusif. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan lemahnya budaya inovasi di lingkungan pendidikan.
Kontribusi Problem Based Learning dengan E-LKPD terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Perubahan Lingkungan Fatimah Azzahro; Muji Sri Prastiwi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73766

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21, namun kemampuan tersebut pada peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah berdasarkan hasil PISA dan TIMSS. Kondisi ini dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang terlibat dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi model Problem Based Learning (PBL) berbantuan E-LKPD terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi perubahan lingkungan. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL berbantuan E-LKPD berkontribusi signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan koefisien determinasi sebesar 29,9%. Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y = −113,757 + 2,124X yang menunjukkan adanya hubungan positif antara penggunaan model PBL berbantuan E-LKPD dengan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Dengan demikian, model PBL berbantuan E-LKPD efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi perubahan lingkungan.
Efektivitas Model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap Keterampilan Berpikir Analitis pada Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMP Nurul Dwi Novita; Ruswanto Ruswanto; Beti Susilawati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.73855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada tingkat sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen melalui desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas di SMP Negeri 1 Purbolinggo, yaitu kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda yang berfokus pada kemampuan kognitif analitis (C4). Hasil uji reliabilitas instrumen memperoleh nilai Alpha Cronbach sebesar 0,82 yang menunjukkan reliabilitas sangat tinggi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 (<0,05), sehingga model SSCS berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model SSCS dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan fokus pada peningkatan kemampuan berpikir analitis yang masih jarang diteliti. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan Islam.