cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 824 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 341 BATAHAN Pahotman Pahotman
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 3: Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.246 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i3.9459

Abstract

Abstract: Implementation of STAD Learning Model in Improving PKN Learning Outcomes in Grade VI Students of SD Negeri 341 Batahan. This classroom action research will be done in two cycles. The subjects of the study were 30 students. After two cycles of research it can be concluded that; 1) Student learning outcomes by applying the model of cooperative learning type STAD on the first cycle individually complete as many as 18 students while the completeness of the class has not been achieved and and in cycle II individually complete as many as 27 students and has reached the mastery of the class; 2) There is a change of student learning activity in cycle I to cycle II when applying STAD learning model is as follows: writing / reading activity from 40.0% to 20.5%, working on LKS from 18.0% to 50.0%, asked friends from 8.5% to 19.5 %, asking teachers from 11.5% to 4.5% and which is not relevant to KBM from 11.5% to 4.5%. Keywords: STAD Learning Model, Learning Outcomes, Learning Activity Abstrak : Implementasi Model Pembelajaran STAD Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PKN Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 341 Batahan. Penelitian tindakan kelas ini akan ditempuh dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah siswa 30 orang. Setelah penelitian berlangsung selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa; 1)Hasil belajar siswa dengan menerapkan model membelajaran kooperatif tipe STAD pada siklus I secara individu tuntas sebanyak 18 siswa sedangkan ketuntasan kelas belum tercapai dan dan pada siklus II secara secara individu tuntas sebanyak 27 siswa dan sudah mencapai ketuntasan kelas; 2) Terjadi perubahan aktivitas belajar siswa pada siklus I ke siklus II saat menerapkan model pembelajaran STAD adalah sebagai berikut : aktivitas menulis/membaca dari 40.0% menjadi 20.5%, mengerjakan LKS dari 18.0% menjadi 50.0%, bertanya pada teman dari 8.5% menjadi 19.5%, bertanya pada guru dari 11.5% menjadi 4.5% dan yang tidak relevan dengan KBM dari 11.5% menjadi 4.5%. Kata Kunci : Model Pembelajaran STAD, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
ANALISIS HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV PADA MATERI OPERASI HITUNGAN CAMPURAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 TULUNG SELAPAN Viola Tantri
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 1: Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.01 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v7i1.37057

Abstract

Abstract: Analisis Hasil Belajar Matematika Kelas IV Pada Materi Operasi Hitungan Campuran di Sekolah Dasar Negeri 2 Tulung Selapan. Penelitian ini bertujuan untuk tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar matematika kelas IV pada materi operasi hitungan campuran di Sekolah Dasar Negeri 2 Tulung Selapan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah 23 siswa di Sekolah Dasar 2 Tulung Selapan pada materi operasi hitungan campuran. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesakan operasi hitungan campuran, dimana siswa kebanyakan kesalahan pada proses mengkonversi bilangan yang akan dijumlahkan dan yang kedua cara menghitung hasil bilangan. Hasil ini didapat terdapat siswa yang tidak tuntas sebesar 56,5% dan yang tuntas sebesar 43,5%. 
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN SUHU DAN PERUBAHANNYA DENGAN MENERAPKAN MODEL KOOPERATIF TIPE TUTOR SEBAYA DI KELAS VII-J SMPN 1 SIDIKALANG Herlina Tumiur Ritonga
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 2: Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.002 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i2.9430

Abstract

Abstract : Analysis Of Student Learning Activities On Temperature Learning And Change With Applying Cooperative Model Type Of Tutors In Class VII-J SMPN 1 Sidikalang. This study aims to analyze students 'learning activity which refers to improving students' learning outcomes in temperature and change material by applying peer tutor model in class VII-J SMP Negeri 1 Sidikalang Learning Year 2016/2017 which amounts to 37 students. From cycle to cycle using peer tutor learning model by constantly improving learning activities and student learning outcomes. After two cycles of research it can be concluded that; The application of peer tutor learning model can improve the learning activity of IPA Integrated students in grade VII-J SMPN 1 Sidikalang. Increased activity was the activity of working on the LKS from 28.13% to 38.24% and asked friends from 15.0% to 21.76%.Keywords: Peer tutor learning model, learning activities, student learning outcomesAbstrak : Analisis Aktivitas Belajar Siswa pada Pembelajaran Suhu dan Perubahannya dengan Menerapkan Model Kooperatif Tipe Tutor Sebaya di Kelas VII-J SMPN 1 Sidikalang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalsis aktivitas belajar siswa yang mengacu pada peningkatan hasil belajar siswa pada materi suhu dan perubahannya dengan menerapkan model pembelajaran tutor sebaya di kelas VII-J SMP Negeri 1 Sidikalang Tahun Pembelajaran 2016/2017 yang berjumlah 37 siswa Dari siklus ke siklus menggunakan model pembelajaran tutor sebaya dengan senantiasa meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Setelah penelitian berlangsung selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa; Penerapan model pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA Terpadu siswa di kelas VII-J SMPN 1 Sidikalang. Aktivitas yang meningkat adalah aktivitas mengerjakan LKS dari 28.13% menjadi 38.24% dan bertanya pada teman dari 15.0% menjadi 21.76%.Kata Kunci : Model pembelajaran tutor sebaya, aktivitas belajar, hasil belajar siswa
METODE TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Dea Maulita Putri Rico; Siti Fitriana; Farikha Wahyu Lestari
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 1: Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.5 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i1.16244

Abstract

Abstract: Two Stay Two Stray Method to Improve Interpersonal Communication Abilities. This research is motivated by students who are unable to appreciate friends or other people who are talking, cannot be good listeners, do not speak when meeting other people on the street, do not shake hands with the teacher they meet, students are less able to communicate in good language to the teacher or friend, unable to respond properly when invited to speak. This type of research is a quantitative research design in quasi experimental form of nonequivalent control group design with pre-test model post-test control group design. The population of this research is the students of class XI Accounting 1, XI Marketing 2, XI Animation SMK Muhammadiyah 1 Semarang. The sampling used in this study is cluster random sampling. The data analysis technique used is percentage analysis with t-test. It was concluded that there was an influence of classical guidance with the two stay two stray method on the interpersonal communication of class XI students of SMK Muhammadiyah 1 Semarang.Keywords: Classical Guidance, Two Stay Two Stray, Interpersonal CommunicationAbstrak: Metode Two Stay Two Stray untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang tidak mampu menghargai teman atau orang lain yang sedang berbicara, tidak bisa menjadi pendengar yang baik, tidak bertegur sapa apabila bertemu orang lain dijalan, tidak berjabat tangan dengan guru yang ditemui, siswa kurang mampu berkomunikasi dengan bahasa yang baik terhadap guru ataupun teman, tidak mampu merespon dengan baik saat diajak berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif desain quasi experimental bentuk nonequivalent control group design dengan model pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI Akutansi 1, XI Pemasaran 2, XI Animasi SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Teknik analisi data yang digunakan yakni analisis presentase dengan Uji t (t-test). Disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan klasikal dengan metode two stay two stray terhadap komunikasi interpersonal siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Semarang.Kata Kunci: Bimbingan Klasikal, Two Stay Two Stray, Komunikasi Interpersonal.
MANFAAT GADGET SEBAGAI SUMBER BELAJAR ONLINE SISWA SD DI MASA PANDEMI COVID-19 Erika Erika; Siti Mayang Sari; Yamnur Nurmalia
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 3: Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.793 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i3.30725

Abstract

Abstract: Benefits of Gadgets as An Online Learning Resource for Elementary Students In The Covid-19 Pandemic. Gadgets as online learning resources are used effectively, efficiently and beneficially for elementary school students. Excessive use of gadgets has a negative impact on the development of elementary school students. This study aims to describe how the use of gadgets as an online learning resource for elementary school students. Currently one of the learning tools for elementary school students is a gadget because learning is used online, this is done to break the chain of the spread of COVID-19. This research method uses literature study or literature review. The steps in the literature review are finding the topic, determining the title, and making conclusions. From the results of the journal literature, it shows that elementary school students can use gadgets as online learning resources through the supervision of parents and teachers. Because of the impact of using everyday gadgets in the online learning process, elementary school students usually only play games, watch animated films, and so on. This literature study describes the need for parental supervision for elementary school students' learning activities in using gadgets during online learning. Keywords: Gadgets, Learning Resources, Online Abstrak: Manfaat Gadget Sebagai Sumber Belajar Online Siswa Sd Di Masa Pandemi Covid-19. Gadget sebagai sumber belajar online digunakan secara efektif, efisien dan bermanfaat bagi siswa sekolah dasar. Pemanfaatan gadget yang berlebihan berdampak buruk bagi perkembangan siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemanfaatan gadget sebagai sumber belajar online bagi siswa sekolah dasar. Saat ini salah satu alat belajar siswa sekolah dasar adalah gadget karena pembelajaran digunakan secara online, hal ini dilakukan guna memutus rantai penyebaran covid-19. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur atau literatur review. Langkah dalam kajian literatur adalah pencarian topik, menentukan judul, dan penyimpulan. Dari hasil literatur jurnal, menunjukkan siswa sekolah dasar dapat memanfaatkan gadget sebagai sumber belajar online melalui pengawasan orang tua dan guru. Karena dampak pemanfaatkan gadget sehari-hari dalam proses pembelajaran online siswa sekolah dasar biasanya hanya untuk bermain game, menonton film animasi, dan lain-lain. Studi literatur ini mendeskripsikan perlunya pengawasan dari orang tua untuk kegiatan belajar siswa SD dalam memanfaatkan gadget selama pembelajaran online. Kata Kunci : Gadget, Sumber Belajar, Online
PENERAPAN MODEL WORD SQUARE DALAM TEMA 3 MAKANAN SEHAT PEMBELAJARAN SUBTEMA 2 PENTINGNYA MAKANAN SEHAT BAGI TUBUH KELAS V SD NEGERI BINTORO 13 DEMAK Nihal Azimah; M Arief Budiman; Mei Fita Asri Untari
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 3: Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.167 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i3.10382

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Word Square dalam Tema 3 Makanan SehatPembelajaran Subtema 2 Pentingnya Makanan Sehat bagi Tubuh Kelas V SD Negeri Bintoro 13 Demak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran Word Square Efektif terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran tematik Kelas V Subtema 2 SD Negeri Bintoro 13 Demak. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design, Sedangkan bentuk desain Pre-Experimental yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil analisis akhir yang telah dilakukan dengan menggunakan uji t menunjukkan hasil thitung> ttabel yaitu 8,1575> 2,064. Kemudian untuk ketuntasan belajar klasikal posttest diperoleh hasil 90%. Maka kesimpulanya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga menunjukkan model pembelajaran Word Square efektif terhadap hasil belajar pembelajaran tematik peserta didik kelas V SD Negeri Bintoro 13 Demak
OPTIMALIZE TEACHING READING COMPREHENSION ON DESCRIPTIVE TEXT BY USING MAKING CONNECTIONS STRATEGY AT GRADE 8 OF JUNIOR HIGH SCHOOL Wira Jaya Hartono
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 4: September 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.331 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i4.20261

Abstract

Abstract: Optimalize Teaching Reading Comprehension On Descriptive Text By Using Making Connections Strategy At Grade 8 Of Junior High School. The research was conducted to find out the effect of Making Connections strategy on students’ reading comprehension of descriptive texts. The design of this research was quasi experimental – one group pretest posttest design. The total population of this research was 182 of XI grade students of SMP Dharma Loka Pekanbaru 2019/2020 academic year which divided into six classes then one class was chosen by random sampling as sample. Reading comprehension test was used as research instrument. Then, the data were analyzed using t-test by using SPSS. The result o this research shows that There is significant effect on students’ reading comprehension of descriptive text.Keywords: Teaching Reading, Making Connections Strategy (Text-to-self, Text-to-text,Text-to-world) , Descriptive textAbstrak: Mengoptimalkan Pembelajaran Pemahaman Membaca pada Teks Deskriptif dengan Menggunakan Strategi Making Connections di Kelas 8 SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi Making Connections dalam   kegiatan  membaca terhadap pemahaman membaca siswa. Desain penelitian ini adalah penelitian kuasi – one group pretest posttest design dengan  sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP Dharma Loka Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020 lalu dipilih secara cluster random sampling. Tes pemahaman membaca digunakan sebagai instrument penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kelompok siswa yang diajarkan dengan strategi Making Connections memiliki kemampuan membaca teks deskripsi yang lebih. Kesimpulannya, strategi Making Connections memiliki hasil yang signifikan terhadap kemampuan siswa dalam pemahaman membaca teks Deskriptif.Kata Kunci: Pemahaman Bacaan, Strategi Making Connections (Text-to-self, Text-to-text,Text-to-world) , Deskriptif teks
ANALISIS PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA DINAS PENDIDIKAN KOTA BINJAI (IMPLEMENTASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI RINTISAN PENDIDIKAN KARAKTER) Evi Octoviyanti Siregar; Sri Nurabdiah Pratiwi; Salim Aktar
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 2: Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.023 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i2.30450

Abstract

Abstract: Analysis of the Character Education Strengthening Program at the Binjai City Education Office (Implementation in Character Education Pilot Elementary Schools). This study aims to find out how the strengthening of character education carried out by the Binjai City Education Office at the State Elementary School pioneering character education, and to find out whether the implementation of strengthening character education in the State Elementary School is an Effective Pilot. This research is a mixed qualitative and quantitative research with embedded methods. This research was conducted at the Binjai Education Office Jl. Mount Merapi No.1, Binjai Estate, South Binjai, Binjai City, North Sumatra. The data sources for this study were 2 (two) UPTDs, 1 (one) school supervisor, 3 (three) principals, and 30 (thirty) teachers. Interviews, questionnaires, observations, and documentation were used as data collection instruments. The findings of this study are the implementation of character education programs at the basic education unit level in the city of Binjai has been carried out in coordination, coordination is carried out through (1) meetings and (2) meetings. The Education Office's support in implementing character education includes; (1) make a written circular to the UPTD regarding the character education policy; (2) provide socialization to schools, both with the budget of the Binjai city government itself and as implementers of the central government program; (3) attending the school curriculum public test to see to what extent character education has been included in the school curriculum; and (4) assistance to schools, although not specifically for character education but improving the quality of schools in general, (5) providing training even though it is still considered not optimal. Support for facilities and infrastructure provided by the Department of Education for the implementation of character education in schools, among others, is to provide support for learning facilities and curriculum guidelines. Meanwhile, support for facilities and infrastructure available at schools such as worship facilities, places for finding lost items, honesty canteens, school rules, attendance records, display of pearls of wisdom, communication and information media, libraries, and cleaning facilities. The Education Office has provided assistance to the implementation of character education programs, such as technical assistance in the implementation and implementation of an integrated character education curriculum. The evaluation and assessment of the implementation of character education is carried out in an integrated manner, namely the education office through school supervisors, school principals, teachers and parents of students. The results of the implementation of the policy performance evaluation are reported to both the education office through the school supervisor and the students' parents. The implementation of the character education strengthening program has been effective. The research findings show that 92.5% of respondents strongly agree. This means that the implementation of the character education strengthening program by the Education Office is considered effective, 5.5% of respondents said it was effective, while 1% of respondents said it was not yet effective. Keywords: Strengthening Character Education Abstrak: Analisis Program Penguatan Pendidikan Karakter Pada Dinas Pendidikan Kota Binjai (Implementasi Di Sekolah Dasar Negeri Rintisan Pendidikan Karakter)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penguatan pendidikan karakter yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Binjai pada Sekolah Dasar Negeri rintisan pendidikan karakter, dan untuk mengetahui apakah implementasi penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Negeri Rintisan Efektif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif bersifat campuran dengan metode embedded. Penelitian ini dilakukan di Dinas Pendidikan Binjai  Jl. Gunung Merapi No.1, Binjai Estate, Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara. Sumber data penelitian ini adalah 2 (dua) orang UPTD, 1 (satu) orang pengawas sekolah, 3 (tiga) orang kepala sekolah, dan 30 (tiga puluh) guru. Wawancara, angket, observasi, dan dokumentsi digunakan sebagai instrument pengumpulan data. Temuan penelitian ini adalah implementasi program pendidikan karakter di tingkat satuan pendidikan dasar di kota Binjai telah dilaksanakan kordinasi, kordinasi yang dilakukan melalui (1) pertemuan dan (2) rapat-rapat. Dukungan Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan implementasi pendidikan karakter meliputi; (1) membuat edaran tertulis kepada UPTD mengenai kebijakan pendidikan karakter; (2) memberikan sosialisasi pada sekolah-sekolah, baik dengan anggaran pemerintah kota Binjai sendiri maupun sebagai pelaksana program pemerintah pusat; (3) hadir dalam uji publik kurikulum sekolah untuk melihat sampai sejauh mana itu pendidikan karakter sudah termuat dalam kurikulum sekolah; dan (4) pendampingan ke sekolah, meskipun tidak secara khusus untuk pendidikan karakter tetapi peningkatan mutu sekolah secara umum, (5) memberikan pelatihan meskipun masih dinilai belum maksimal. Dukungan sarana dan prasarana yang diberikan Dinas Pendidikan bagi pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah antara lain yakni memberikan dukungan sarana belajar dan pedoman kurikulum. Sedangkan dukungan sarana dan prasarana yang tersedia disekolah seperti fasilitas ibadah, tempat temuan barang hilang, kantin kejujuran, tata tertib sekolah, catatan kehadiran, pajangan kata mutiara, media komunikasi dan informasi, perpustakaan, dan sarana kebersihan. Dinas Pendidikan telah memberikan pendampingan terhadap penyelenggaraan program pendidikan karakter, seperti pendampingan teknis pelaksanaan dan implementasi kurikulum yang terintegrasi pendidikan karakter. Pelaksanaan evaluasi dan penilaian terhadap implementasi pendidikan karakter dilakukan secara terpadu, yakni dinas pendidikan melalui pengawas sekolah, Kepala sekolah, guru dan orang tua siswa. Hasil pelaksanaan evaluasi kinerja kebijakan dilaporan baik kepada dinas pendidikan melalui pengawas sekolah maupun para orang tua siswa. Pelaksanaakn program penguatan pendidikan karakter telah efektif. Temuan penelitian menunjukkan 92,5% responden menyatakan sangat setuju. Ini berarti pelaksanaan program penguatan pendidikan karakter oleh Dinas Pendidikan di nilai sudah efektif, 5,5% responden menyatakan efektif, sedangkan sebanyak 1% responden menyatakan belum efektif. Kata kunci : Penguatan Pendidikan Karakter
PENGEMBANGAN MEDIA LIFT THE FLAP BOOK BERBASIS DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 4: September 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.09 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i4.13494

Abstract

Abstract: Development of Media Lift the Flap Book Based on Discovery Learning in Thematic Learning on the Subtitles of My Living Places. The aim of this research is to determine the feasibility product of media development, ‘lift the flap book’, as learning support model, discovery learning through thematic lesson with subtheme the environment where I lived in 4th grade of elementary school. The research was conducted using Borg & Gall's research and development method with 5 stages. The population in this study were all students of SD 1 Ngemplak, Undaan Subdistrict, Kudus Regency, which amounted to 18 students. The result of the study showed from questonaire of homeroom teacher’s response 87,8%, says this media is proper for learnng support based discovery learning and the result from student’s questionnaire respons 91,6% which is agree that tematic lift the flap book media are fun interesting, make easier to retention of material, incrasing concentration and student creativinty.  Keyword : Development, Lift the Flap Book, Discovery Learning  Abstrak : Pengembangan Media Lift the Flap Book Berbasis Discovery Learning dalam Pembelajaran Tematik Subtema Lingkungan Tempat Tinggalku.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa dan guru dalam pengembangan media lift the flap book berbasis discovery learning melalui pembelajaran tematik subtema lingkungan tempat tinggalku di sekolah dasar kelas IV. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) Borg & Gall dengan 5 tahapan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD 1 Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus yang berjumlah 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil angket respon guru kelas sebesar 87,8% yang menyatakan bahwa media lift the flap book layak dalam mendukung pembelajaran berbasis discovery learning dan hasil angket tanggapan siswa sebesar 91,6% yang menyatakan setuju bahwa media lift the flap book tematik menyenangkan, menarik, mempermudah pemahaman materi, meningkatkan konsentrasi dan kreatifitas siswa.  Kata Kunci : Pengembangan, Lift the Flap Book, Discovery Learning Abstract: Development of Media Lift the Flap Book Based on Discovery Learning in Thematic Learning on the Subtitles of My Living Places. The aim of this research is to determine the feasibility product of media development, ‘lift the flap book’, as learning support model, discovery learning through thematic lesson with subtheme the environment where I lived in 4th grade of elementary school. The research was conducted using Borg & Gall's research and development method with 5 stages. The population in this study were all students of SD 1 Ngemplak, Undaan Subdistrict, Kudus Regency, which amounted to 18 students. The result of the study showed from questonaire of homeroom teacher’s response 87,8%, says this media is proper for learnng support based discovery learning and the result from student’s questionnaire respons 91,6% which is agree that tematic lift the flap book media are fun interesting, make easier to retention of material, incrasing concentration and student creativinty.  Keyword : Development, Lift the Flap Book, Discovery Learning  Abstrak : Pengembangan Media Lift the Flap Book Berbasis Discovery Learning dalam Pembelajaran Tematik Subtema Lingkungan Tempat Tinggalku.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa dan guru dalam pengembangan media lift the flap book berbasis discovery learning melalui pembelajaran tematik subtema lingkungan tempat tinggalku di sekolah dasar kelas IV. Penelitian dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) Borg & Gall dengan 5 tahapan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD 1 Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus yang berjumlah 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil angket respon guru kelas sebesar 87,8% yang menyatakan bahwa media lift the flap book layak dalam mendukung pembelajaran berbasis discovery learning dan hasil angket tanggapan siswa sebesar 91,6% yang menyatakan setuju bahwa media lift the flap book tematik menyenangkan, menarik, mempermudah pemahaman materi, meningkatkan konsentrasi dan kreatifitas siswa.  Kata Kunci : Pengembangan, Lift the Flap Book, Discovery Learning
PENINGKATKAN PERCAYA DIRI SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DI KELAS XI IPS-4 SMA NEGERI 2 LUBUK PAKAM TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Radhiati Radhiati
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 2: Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.373 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i2.21926

Abstract

Abstract: Increasing Student Confidence Through Group Guidance Services in Class Xi Ips-4 SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Academic Year 2019/2020. Confidence is a person's belief in all aspects of his strengths and this belief makes him feel able to achieve various goals in his life. an attitude or feeling of confidence in one's own abilities so that the person concerned is not too anxious in his actions, can feel free to do the things he likes, be responsible for his actions, warm and polite in interacting with others, can accept and appreciate other people, have the drive to excel and can recognize the strengths and weaknesses. Group counseling is an effort to help students (students) in order to facilitate their development and growth. In addition to being preventive, group counseling can also be healing. Thus group counseling can make an important contribution in motivating students to be confident, moreover, the problem of self-confidence is a problem experienced by many students so that the efficiency of group counseling time may be more effective. The formulation of the problem in the research is whether group counseling services can increase student confidence in class XI IPS-4 SMA Negeri 2 Lubuk Pakam for the 2019/2020 academic year. The purpose of this study was to increase student confidence through group counseling services in class XI IPS-4 SMA Negeri 2 Lubuk Pakam. self-confidence that is determined as a whole students can achieve improvement seen from the changes in cycle I to cycle II. If averaged in the first cycle, it was obtained 47.26 in the second cycle it reached 92.72%. While the level of self-confidence development of students on average in the first cycle reached 32.72% in the second cycle reached 92.72%. Thus it is stated that the implementation of group guidance can increase self-confidence in students. The implementation of dynamic Group Guidance (BKp) is very fun for students so that it motivates students to actively speak, respond, respond to the topics discussed as a step to train themselves to get used to and confidently communicate in any situation and condition. Keywords: Confidence, Group Guidance Service Abstrak: Peningkatkan Percaya Diri Siswa Melalui Layanan  Bimbingan Kelompok Di Kelas Xi Ips-4 Sma Negeri 2   Lubuk Pakam Tahun Pelajaran 2019/2020. Percaya diri adalah suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuan diri sendiri sehingga orang yang bersangkutan tidak terlalu cemas dalam tindakan –tindakannya,dapat merasa bebas untuk melakukan hal-hal yang disukainya,bertanggung jawab atas perbuatannya,hangat dan sopan dalam berinteraksi dengan orang lain,dapat menerima dan menghargai orang lain,memiliki dorongan untuk berprestasi serta dapat mengenal kelebihan dan kekurangannya. Konseling kelompok merupakan upaya bantuan kepada peserta didik (siswa) dalam rangka memberikan kemudahan dalam perkembangan dan pertumbuhannya.selain bersifat pencegahan, konseling kelompok dapat pula bersifat penyembuhan. demikian konseling kelompok dapat memberikan kontribusi yang penting dalam memotivasi siswa agar percaya diri, apalagi masalah keprcayaan diri merupakan masalah yang banyak dialami oleh siswa sehingga untuk mengefisiensikan waktu konseling kelompok dimungkinkan lebih efektif. Rumusan masalah dalam penelitian  adalah apakah  layanan konseling kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa di kelas XI IPS-4 SMA Negeri 2 Lubuk PakamTahun Pelajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini adalah  Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui  layanan  Konseling kelompok di kelas XI IPS-4 SMA Negeri 2 Lubuk Pakam. percaya diri yang ditetapkan secara keseluruhan siswa dapat mencapai peningkatan dilihat dari adanya perubahan pada siklus I ke siklus II.  Jika dirata-ratakan siklus I diperoleh sebesar 47,26 pada siklus II mencapai 92,72%. Sedangkan tingkat perkembangan percaya diri siswa rata-rata pada siklus I mencapai 32,72 %  pada siklus II mencapai  92,72 % . Dengan demikian dinyatakan pelaksanaan Bimbingan kelompok dapat meningkatkan percaya diri pada siswa. Pelaksanaan Bimbingan Kelompok (BKp) yang dinamis, sangat menyenangkan bagi sisawa sehingga memotivasi siswa untuk aktif berbicara, merespon, menanggapi topik yang dibahas sebagai langkah untuk melatih diri terbiasa dan percaya diri berkomunikasi dalam  situasi dan kondisi apapun. Kata Kunci  : Percaya Diri, Layanan Bimbingan Kelompok