cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 824 Documents
PERBAIKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TRAINING DI KELAS V SD NEGERI 126 GUNUNG BARINGIN Nurjani Nurjani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 3: Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.324 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i3.9473

Abstract

Abstract: Improving Learning Outcomes of IPA Through Application of Inquiri Training Model In Class V SD Negeri 126 Gunung Baringin. This study aims to improve students' learning outcomes. The subject of research as many as 24 people.Student learning outcomes using Inquiry Training model. In Cycle I mastery of 70% with an average of 71.3 and not yet completed classically and In Cycle II of 87% with an average of 74 shows completely individual and class. The learning activities of the students during the implementation of the Inquiri Training model in cycle I are reading / reading (38%), working (36%), asking fellow friends (8%), asking teachers (15%), and irrelevant to KBM (3%). And on the second cycle, the student activity data according to the observation included reading / reading (34%), working (40%), asking fellow friends (18%), asking teachers (8%), and irrelevant to KBM (2% ). Keywords : Learning Inquiry Training Model, Learning Outcomes, Activity Learning Abstrak :Perbaikan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Training Di Kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar IPA siswa. Subjek peneltian sebanyak 24 orang.Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Training.Pada Siklus I ketuntasan sebesar 70% dengan rata-rata 71,3 dan belum tuntas secara klasikal dan Pada Siklus II sebesar 87% dengan rata-rata 74 menunjukkan tuntas secara individu dan kelas.Aktivitas belajar siswa selama penerapan model pembelajaran Inquiri Training pada siklus I antara lain membaca/membaca (38 %), bekerja (36 %), bertanya sesama teman (8 %), bertanya kepada guru (15 %), dan yang tidak relevan dengan KBM (3 %). Dan pada siklus II data aktivitas siswa menurut pengamatan antara lain membaca/membaca (34%), bekerja (40%), bertanya sesama teman (18%), bertanya kepada guru (8%), dan yang tidak relevan dengan KBM (2%). Kata Kunci : Model Pembelajaran Inquiry Training, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
PENGARUH PENGAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KOMPETENSI GURU SMK DI WILAYAH PARUNG PANJANG, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT Aden Prawiro Sudarso
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 3: Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.27 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i3.19487

Abstract

Abstract: The Effect of Information Technology-Based Teaching on the Competence of Vocational School Teachers in Parung Panjang, Bogor Regency, West Java. The purpose of this study was to analyze the effect of information technology-based teaching on the competence of study teachers at Vocational High Schools in Parung Panjang. Bogor Regency. West Java The method used is explanatory research where the population is all Vocational High School (SMK) teachers in the Parung Panjang area. Bogor Regency. West Java, as many as 165 teachers. While in taking the sample, the writer used the Slovin formula with an error level of 5% where after calculating the number of samples obtained were 117 respondents. The analysis technique uses statistical analysis with regression testing, correlation, determination and hypothesis testing. The results of this study PBTI variable obtained an average score of 3.98 with good criteria. The teacher competency variable obtained an average score of 4.06 with good criteria. The statistical test on the structure-1 model obtained tcount> ttable (4.002> 1.98) and Sig <0.05 (0.000 <0.05). This result means that the PBTI variable has a positive and significant effect on teacher competence.Keywords: Information Technology Based Teaching, Teacher Competence.Abstrak: Pengaruh Pengajaran Berbasis Teknologi Informasi terhadap Kompetensi Guru SMK di Wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengajaran berbasis teknologi informasi terhadap kompetensi guru studi pada  Sekolah Menengah Kejuruan di  wilayah Parung Panjang. Kabupaten Bogor. Jawa Barat Metode yang digunakan adalah explanatory research dimana populasi adalah seluruh guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di  wilayah Parung Panjang. Kabupaten Bogor. Jawa Barat sebanyak 165 guru. Sementara dalam pengambilan sampel, penulis menggunakan rumus Slovin dengan tingkat galat 5% dimana setelah dihitung didapat jumlah sampel sebanyak 117 responden. Teknik analisis menggunakan analisis statistik dengan pengujian regresi, korelasi, determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini variabel PBTI diperoleh nilai rata-rata skor sebesar 3,98 dengan kriteria baik. Variabel Kompetensi Guru diperoleh nilai rata-rata skor sebesar 4,06 dengan kriteria baik. Uji statistik pada model struktur-1 didapat nilai thitung > ttabel (4.002 > 1.98) dan Sig < 0.05 (0.000 < 0.05). Hasil ini mengartikan variabel PBTI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi guru.Kata Kunci: Pengajaran Berbasis Teknologi Informasi, Kompetensi Guru.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN LITERASI SAINS DENGAN METODE EKSPERIMEN DI SEKOLAH DASAR Vivi Uvaira Hasibuan; Suwanto Suwanto; Riris Nurkholidah Rambe
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 1: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.237 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i1.33185

Abstract

Abstract: Increasing Learning Outcomes Using Science Literacy with Experimental Methods nn Elementary School. Learning Natural Sciences (IPA) using the experimental method has been carried out at the Serdang Bedagai District Elementary School for the 2020/2021 academic year with a total of 25 students. This study aims to improve student learning outcomes using scientific literacy with experimental methods. This research was carried out in two cycles, namely planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques used are observation and tests. The results showed that prior to the application of scientific literacy with experimental methods in science subjects, the subject matter of light and its properties, it was obtained that 5 students (20%) had completed and 20 students (80%) had not completed and the class average was 60%. However, after learning by using scientific literacy with experimental methods in science subjects, the subject matter of light and its properties in cycles I and II, the data on student learning outcomes increased. The learning outcomes of the first cycle stated that as many as 13 students (52%) had completed and 12 students (48%) had not completed and the class average was 70.24%. Then the results of the second cycle test showed 22 students (88%) had completed and 3 students (12%) had not completed and the class average was 81.44%. With an increase that occurs in students who have reached 88%, it is stated that the standard of success has reached 75% and is complete. Keywords: Experimental Method, Scientific Literacy, Science Learning Outcomes Abstrak: Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Literasi Sains Dengan Metode Eksperimen Di Sekolah Dasar. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan metode eksperimen telah dilaksanakan pada Sekolah Dasar Kabupaten Serdang Bedagai tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah 25 orang siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan literasi sains dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus,yaitu perencanaan,pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya literasi sains dengan metode eksperimen pada mata pelajaran IPA materi pokok cahaya dan sifat-sifatnya, diperoleh sebanyak 5 siswa (20%) tuntas dan 20 siswa (80%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 60%. Namun setelah pembelajaran dengan menggunakan literasi sains dengan metode eksperimen pada mata pelajaran IPA materi pokok cahaya dan sifat-sifatnya pada siklus I dan II diperoleh data hasil belajar siswa meningkat. Hasil belajar siklus I menyatakan sebanyak 13 siswa (52%) tuntas dan 12 siswa (48%) belum tuntas dan nilai-nilai rata kelas 70,24%. Kemudian pada hasil tes siklus II menunjukkan 22 siswa (88%) tuntas dan 3 siswa (12%) belum tuntas dan nilai rata-rata kelas 81,44%. Dengan adanya peningkatan yang terjadi pada siswa yang telah mencapai 88% maka dinyatakan bahwa standar keberhasilan telah mencapai 75% dan tuntas. Kata kunci : Metode Eksperimen, Literasi Sains, Hasil Belajar 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS VI SD NEGERI 125 TEBING TINGGI TAHUN AJARAN 2017/2018 Nurintan Nurintan
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 1: Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.72 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i1.10458

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered HeadTogether Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI diKelas VI SD Negeri 125 Tebing Tinggi Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan modelpembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together pada materi Menyakini adanyahari akhir dan menceritakan kisah Nabi di kelas VI SD Negeri 125 Tebing Tinggi T.P.2017/2018. Dari analisis data hasil pretes diketahui rata-rata nilai siswa 48, hanya ada 3orang siswa yang mencapai batas KKM, ketuntasan belajar dalam kelas 13,64%. Darihasil analisis data pada siklus I diperoleh rata-rata nilai 75, sebanayak 13 orang siswatelah berhasil mencapai nilai batas minimum KKM, ketuntasan belajar dalam kelas50,09%. Dari hasil tes pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 85, sebanayak 19 orangsiswa telah berhasil mencapai nilai batas minimum KKM, tingkat ketuntasan belajarsiswa dalam kelas 86,36.Kata Kunci : Kooperatif, Numbered Head Together.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS IV SD NEGERI 12 RAMBUTAN Ayu Homsah Aini
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 3: Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.186 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i3.35961

Abstract

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Dalam Pembelajaran IPS Kelas IV SD Negeri 12 Rambutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPS kelas IV. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPS kelas IV SD Negeri 12 Rambutan termasuk dalam kategori baik. Hal ini terbukti berdasarkan nilai siswa dalam mengerjakan soal LKS tentang Pemahaman Konsep IPS materi kegiaatan ekonomi berdasarkan ketersedian sumber daya alam, terdapat 15 siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM dengan presentase sebesar 68,17% dengan indeks presentase siswa dalam 4 (empat) kategori yaitu kategori sangat baik sebanyak 9 siswa dengan presentase 40,90%, kategori baik sebanyak 6 siswa  dengan presentase 27,27%, kategori cukup sebanyak 4 siswa dengan presentase 18,18%, kategori kurang sebanyak 3 siswa dengan presentase 13,63%. Dengan tingkat kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPS kelas IV SD Negeri 12 Rambutan sebesar 75,31% dengan kategori baik.
Upaya Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Di Kelas V SD Negeri 055997 Wonogiri Tahun Ajaran 2015/2016 Rosdawati Rosdawati
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 2: Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.413 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i2.6283

Abstract

Abstrak : Upaya Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Di Kelas V SD Negeri 055997 Wonogiri Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share di kelas V SD Negeri No. 055997 Wonogiri. Subjek penelitian ini berjumlah 22 orang siswa. Penelitian berlangsung selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa 1) Hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share berdasarkan pengamatan kedua pengamat mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. 2) Aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share meningkat dari siklus I ke siklus II. Kata Kunci : Model pembelajaran Think Pair Share (TPS), Hasil Belajar
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN IPA DI MIN GLUGUR DARAT II MEDAN Lala Jelita Ananda; Devi fatia
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 3, No 1: Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.669 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v3i1.13847

Abstract

Abstract: Use of Audio Visual Media In Learning Science In Min Glugur DaratII Medan. This research was conducted at MIN Glugur Darat II Medan by giving aquestionnaire to the teachers MIN Glugur Darat II Medan. This type of research is adescriptive study to see the use of audio visual media in science learning at MINGlugur Darat II Medan. The research results obtained are audio visual media at MINGlugur Darat II Medan not yet available, but the procurement of these media iscurrently held by teachers in the form of laptops, notebooks and HPs then studentssee directly from the media, consequently learning becomes less effective. The useof audio visual media that is applied in schools is still not diverse, which has beenused only in the form of films and slides, no other form has been applied.Keywords: Audio Visual Media, Science LearningAbstrak: Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran IPA di MINGlugur Darat II Medan. Penelitian ini dilaksanakan di MIN Glugur Darat IIMedan dengan memberikan angket pada guru-guru MIN Glugur Darat II Medan.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk melihat penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran IPA di MIN Glugur Darat II Medan. HasilPenelitian yang diperoleh adalah Media audio visual di MIN Glugur Darat II Medanbelum tersedia, namun pengadaan media tersebut untuk saat ini diadakan oleh paraguru berupa laptop, notebook dan HP kemudia siswa melihat langsung dari mediatersebut, akibatnya pembelajaran menjadi kurang efektif. Penggunaan media audiovisual yang diterapkan di sekolah masih belum beragam, yang pernah digunakanhanya berupa film dan slide, belum ada bentuk yang lain diaplikasikan.Kata Kunci : Media Audio Visual, Pembelajaran IPA
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Ruth Crishmayanty Saragih
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 2: Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.515 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i2.24183

Abstract

Abstract. Influence of Animated Video Media on Ability Student Mathematic Communication. This study aims to see the effect of animated video media on mathematical communication. The method used in this research. Each pre-test and post-test consist of aspects of drawing, mathematical expressions and writing questions. The pre-test result showed that the students mean score was 19.71 out of 36, and the test results showed that the students averange sore was 29.10 out of 36. Then an analysis of the effect of learning media on mathematical communication skills was carried out by using the ANAVA hypothesis test. Obtained regression equation ????= 6,730 + 1,135 ???? and hypotesis test rcount (0.983) > rtable (0.316), then learning using animated video media has an effect on student’s mathematical communication skills by 96.7%. Keywords: Animation Media Video, Mathematical Communication skillsAbstrak. Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap kemampuan komunikasi matematis. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Setiap pre-tes dan pos-test terdiri dari soal aspek menggambar, ekspresi matematika dan menulis. Hasil pre-tes diperoleh bahwa skor rata-rata siswa 19,71 dari 36, dan pos-tes diperoleh bahwa skor rata-rata siswa 29,10 dari 36. Kemudian dilakukan analisis pengaruh media pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematis dengan uji hipotesis ANAVA. Diperoleh persamaan regresi ????= 6,730 + 1,135 ???? dan uji hipotesis rhitung (0,983) > rtabel (0,316), maka pembelajaran menggunakan media video animasi berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa sebesar 96,7%. Kata Kunci: Media Video Animasi, Kemampuan Komunikasi Matematis
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DI KELAS VIII-6 SMP NEGERI 1 TIGAPANAH Rahel Br Sitepu
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 3, No 2: Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.527 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v3i2.14592

Abstract

Abstract: Improving Students' English Language Skills Through Cooperative Script Learning Models in Class VIII-6 Middle School 1 Tigapanah. This study aims to determine the improvement of students' English learning skills and activities using cooperative script learning models. The results showed that; 1) the students' English skills improved in formative I and formative II showing completeness of 74% and 88% and experiencing a 14% increase in classical ; 2) English learning activities of students increased by applying cooperative script learning models from cycle I to cycle II including reading and studying material from 61.76% on sufficient criteria to 84.93% on good criteria, listening activities of teachers reading text from 61, 76% on sufficient criteria to 81.62% on good criteria, the activity of practicing identifying information in the text from 62.50% on the sufficient criteria to be 86.03% on the good criteria, the activity of expressing the text verbally from 61.03% on the sufficient criteria to 78.68% in good criteria. The activity concluded the subject matter from 61.03% on sufficient criteria to 78.31% in good criteria.Keywords: Cooperative Script, English Language SkillsAbstrak: Peningkatan Keterampilan Berbahasa Inggris Siswa Melalui Model Pembelajaran Cooperative Script di Kelas VIII-6 SMP Negeri 1 Tigapanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan dan aktivitas  belajar bahasa Inggris siswa menggunakan model pembelajaran cooperative script. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) keterampilan berbahasa Inggris siswa meningkat pada formatif I dan formatif II menunjukkan ketuntasan sebesar 74% dan 88% dan mengalami peningkatan 14% secara klasikal; 2) aktivitas belajar bahasa Inggris siswa meningkat dengan menerapkan model pembelajaran cooperative script dari siklus I ke siklus II diantaranya membaca dan mempelajari materi dari 61,76% pada kriteria cukup menjadi 84,93% pada kriteria baik, aktivitas mendengarkan guru membaca teks dari 61,76% pada kriteria cukup menjadi 81,62% pada kriteria baik, aktivitas berlatih mengidentifikasi informasi dalam teks dari 62,50% pada kriteria cukup menjadi 86,03% pada kriteria baik, aktivitas mengungkapkan teks secara lisan dari 61,03% pada kriteria cukup menjadi 78,68% pada kriteria baik. Aktivitas menyimpulkan materi pelajaran dari 61,03% pada krieria cukup menjadi 78,31% pada krieria baik.Kata Kunci : Cooperative Script, Keterampilan Berbahasa Inggris
PENGEMABNGAN MODUL TEMATIK BERBASIS ETNOPEDAGOGI PADA SUBTEMA PERISTIWA MENGISI KEMERDEKAAN UNTUK SISWA KELAS V SD NEGERI 17 PEKANBARU Bella Saragih; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 4: September 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.014 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i4.27695

Abstract

Abstrak: Pengembangan Modul Tematik Berbasis Etnopedagogi Pada Subtema Peristiwa Mengisi Kemerdekaan Untuk Siswa Kelas V Sd Negeri 17 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul yang valid untuk pembelajaran Tematik pada subtema Peristiwa Mengisi Kemerdekaan untuk siswa kelas V SD Negeri 17 Pekanbaru. Modul pembelajaran yang dikembangkan ini diharapkan dapat memperkuat pengetahuan dan menanamkan nilai-nilai budaya lokal atau budaya Melayu Riau pada diri siswa. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Penelitian ini menggunakan tiga tahapan. (1) tahap analisis, yaitu analisis terhadap kurikulum, analisis siswa dan analisis guru, (2) tahap desain, yaitu melakukan rancangan terhadap produk yang telah ditentukan serta menyusun instrumen penelitian yaitu lembar validasi, (3) tahap pengembangan yaitu melakukan penulisan draft modul dan uji validitas. Sedangkan teknik analisis yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian ahli desain dikategorikan sangat valid dengan presentase 95,53%. Kemudian penilaian ahli materi terhadap modul dikategorikan sangat valid dengan presentase 90,00%. Selanjutnya penilaian ahli bahasa terhadap modul dikategorikan 95,31%. Secara keseluruhan hasil validasi dari ahli desain, materi, dan ahli bahasa yang diperoleh yaitu rata-rata 93,61% dengan kriteria sangat valid.Kata Kunci: Bahan Ajar, Modul, Etnopedagogi, Tematik Abstract: Thematic-Based Module Development Ethnopedagogic In Subtema Event Fills Independence For Students Of Grade V State Elementary School 17 Pekanbaru. This research aims to develop teaching materials in the form of valid modules for Thematic learning in the subthema of Events Filling Independence for students of class V of Negeri Elementary School 17 Pekanbaru. This developed learning module is expected to strengthen knowledge and instill local cultural values or Riau Malay culture in students. The methods in this study use development research with the ADDIE model. The study used three stages. (1) the analysis stage, namely the analysis of the curriculum, student analysis and teacher analysis, (2) the design stage, namely designing the product that has been determined and compiling research instruments, namely validation sheets, (3) the development stage is to write module drafts and validity tests. While the analytical techniques used are qualitative and quantitative. The results of this study showed that the assessment of design experts categorized as very valid with a percentage of 95.53%. Then the expert assessment of the material against the module is categorized as very valid with a percentage of 90.00%. Furthermore, the linguist's assessment of the module is categorized as 95.31%. Overall validation results from design experts, materials, and linguists obtained are an average of 93.61% with very valid criteria.Keywords: Teaching Materials, Modules, Ethnopedagogic, Thematic