cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 841 Documents
Penerapan Deep Learning Berbasis Keislaman dalam Pembelajaran IPA di MI Insan Rabbani Susukan Banjarnegara Anni Waridatul Hasanah; Nasikhotun Nadiroh; Mikyal Hardiyati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jsbex633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya dikotomi antara sains dan agama dalam pembelajaran IPA di madrasah, sehingga nilai spiritual belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan deep learning berbasis keislaman dalam pembelajaran IPA di MI Insan Rabbani Susukan Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru IPA dan 15 siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dari 66% (10 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 80% (12 siswa) pada pertemuan ketiga, dengan tingkat fokus mencapai 93%. Sebanyak 100% siswa terlibat dalam diskusi kelompok, 67% (9 siswa) mampu menjelaskan tanpa membaca, dan 3 dari 5 kelompok mampu berargumentasi. Kesimpulannya, pendekatan ini efektif meningkatkan pemahaman konseptual, sikap ilmiah, dan kesadaran spiritual siswa, meskipun masih memerlukan penguatan dalam implementasinya.
Pengembangan E-content Menggunakan Moodle Terintegrasi H5P Interaktif pada Materi Laju Reaksi Martha Sari; Guspatni Guspatni
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72843

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif membuat siswa kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi. Oleh karena itu, diperlukannya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi untuk dapat menjembatani proses konstruksi pengetahuan siswa dalam memahami konsep yang sulit, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengembangkan e-content menggunakan moodle terintegrasi H5P interaktif. Penelitian ini termasuk kedalam bentuk penelitian Educational Design Research menggunakan model plomp. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian adalah preliminary research (penelitian pendahauluan) dan prototyping phase (pembentukan prototipe). Tahap pembentukan prototipe hanya dilakukan sampai terbentuknya prototipe III. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket validitas (konten, konstruk, dan media) dan one to one evaluation dengan peserta didik. Data yang diperoleh diolah menggunakan formula Aiken’s V. Hasil validitas yang diperoleh menunjukkan nilai sebesar 0.866 dengan kategori valid. Berdasarkan perolehan nilai yang didapat maka disimpulkan bahwa e-content menggunakan moodle terintegrasi H5P interaktif dapat dikembangkan dan dinyatakan valid serta mendapatkan respon positif berdasarkan analisis jawaban oleh peserta didik.
Pengembangan E-content Menggunakan Moodle Terintegrasi H5P Interaktif Pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Nia Ambarwati; Guspatni Guspatni
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72849

Abstract

Kesulitan pemahaman konsep larutan elektrolit dan non elektrolit oleh peserta didik akan memengaruhi proses pembelajaran pada materi selanjutnya, sehingga sangat penting untuk bisa mengatasi kesulitan yang dialami oleh peserta didik. Penggunaan e-content merupakan salah satu upaya guna mengakomodasi peserta didik memahami pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-content menggunakan moodle terintegrasi H5P interaktif pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian Educational Design Research menggunakan model Plomp. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah preliminary research (penelitian pendahuluan) dan prototyping stage (pembentukan prototipe). Tahap pembentukan prototipe hanya dilakukan sampai terbentuknya prototipe III. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket validitas (konten, konstruk, dan media) dan one to one evaluation dengan peserta didik. Data yang diperoleh diolah menggunakan formula Aiken’s V. Hasil validitas yang diperoleh menunjukkan nilai sebesar 0.91 dengan kategori valid. Berdasarkan perolehan nilai yang didapat maka disimpulkan bahwa e-content menggunakan moodle terintegrasi H5P interaktif pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dapat dikembangkan dan dinyatakan valid serta mendapatkan respon yang positif berdasarkan analisis jawaban oleh peserta didik.
Upacara Reba Su’i Uwi sebagai Refleksi Persaudaraan (Communio) dalam Gereja Katolik: Kajian Budaya dan Spiritualitas Lokal di Bajawa Maria Theodora Dhone; Carolus Borromeus Mulyatno
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72854

Abstract

Upacara Reba dan ritus Su’i Uwi merupakan tradisi budaya religius masyarakat Bajawa yang mengandung nilai syukur, rekonsiliasi, persaudaraan, dan penghormatan terhadap leluhur. Tradisi ini tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga memiliki makna spiritual yang selaras dengan ajaran Gereja Katolik, khususnya konsep communio. Penelitian ini bertujuan menafsirkan simbol, struktur ritual, dan nilai-nilai Reba Su’i Uwi dalam perspektif teologi inkulturasi serta melihat bagaimana Gereja lokal mengadopsinya dalam kehidupan iman umat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-interpretatif melalui studi pustaka dan wawancara dengan tokoh adat, pemuka agama, dan umat. Analisis dilakukan secara hermeneutik-teologis dengan memandang simbol budaya sebagai semina Verbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reba dan Su’i Uwi mengandung simbol teologis seperti ubi sebagai lambang kehidupan, rumah adat sebagai ruang perjumpaan, serta ritus sebagai tanda pembaruan hidup. Gereja menafsirkan tradisi ini secara inkulturatif melalui praktik seperti Misa Reba dan pemaknaan simbol ubi dalam terang Ekaristi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Reba Su’i Uwi menjadi jembatan antara budaya dan iman, memperkaya spiritualitas serta relevansi Gereja lokal.
Analisis Kebutuhan Asesmen Pembelajaran melalui Pendekatan Teori Belajar pada Kelas IV-A SDIT Asshomadiyah Fariza Putri Nabila; Conny Dian Sumadi; Agung Setyawan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.10.1.69507

Abstract

Asesmen pembelajaran seringkali tidak terintegrasi dengan baik ke dalam proses pengajaran karena cenderung berfokus pada hasil akhir dan bersifat teacher-center. Pendekatan ini gagal mengukur pemahaman mendalam dan kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis kebutuhan diperlukan untuk mengembangkan asesmen yang mampu mengukur kompetensi siswa secara komprehensif, mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan dan divalidasi oleh ahli dan wawancara guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa asesmen yang digunakan sekolah cenderung didominasi oleh tes tulis dan kurang variatif, dengan fokus pada hasil akhir. Kegiatan belajar-mengajar masih didominasi guru, yang mengakibatkan siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam diskusi atau kegiatan proyek. Kondisi ini diperkuat oleh pengakuan guru yang jarang menggunakan rubrik penilaian dan kurang konsisten dalam pemanfaatan media. Analisis kebutuhan diperkuat dengan penyebaran angket kepada siswa, menggunakan Skala Guttman. Hasilnya menunjukkan bahwa asesmen berbasis behaviorisme (46%), kognitif (0%), humanisme (17%), dan aspek konstruktivisme mendapatkan persentase tertinggi sebesar 56%, yang mengindikasikan bahwa asesmen berbasis konstruktivisme belum diterapkan secara konsisten atau memerlukan perbaikan. Dengan demikian, disimpulkan bahwa siswa kelas IV-A SDIT Asshomadiyah memiliki kebutuhan tinggi terhadap penerapan asesmen berbasis teori konstruktivisme.
Analisis Penilaian Kinerja Guru dengan Pendekatan Multi-Factor Evaluation Process (MFEP) dan Supervisi Akademik Andi Saputro; Usrotun Hasanah; Triyono Triyono; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.10.2.72048

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurang optimalnya penilaian kinerja guru yang cenderung bersifat administratif, parsial, dan belum mampu merepresentasikan kompleksitas tugas profesional guru secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian kinerja guru melalui integrasi pendekatan Multi-Factor Evaluation Process (MFEP) dan supervisi akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (literature review). Subjek penelitian berupa dokumen ilmiah yang mencakup artikel jurnal, buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur (literature searching), sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Alur penelitian meliputi identifikasi masalah, penelusuran dan seleksi literatur, analisis, sintesis, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MFEP mampu meningkatkan objektivitas penilaian melalui pembobotan multi-faktor, sementara supervisi akademik berperan sebagai tindak lanjut pembinaan profesional guru. Integrasi keduanya menghasilkan model penilaian kinerja yang komprehensif dan berkelanjutan. Disimpulkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kualitas penilaian kinerja guru. Rekomendasi ditujukan kepada sekolah untuk mengintegrasikan MFEP dan supervisi akademik serta bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan uji empiris.
Pengaruh Penggunaan ChatGPT dan Motivasi Belajar terhadap Kemampuan Perencanaan Pembelajaran Mahassiwa Pendidikan Akuntansi dengan Literasi Teknologi Sebagai Variabel Moderasi Serly Diah Laras Sasti; Rochmawati Rochmawati
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72678

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, khususnya pendidikan dalam perencanaan pembelajaran, semakin meningkat seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan ChatGPT dan motivasi belajar terhadap kemampuan mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Surabaya angkatan 2022 dalam merencanakan pembelajaran akuntansi, dengan literasi teknologi sebagai variabel moderasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling pada 84 responden. Hasil statistik deskriptif menunjukkan rata-rata penggunaan ChatGPT sebesar 45,04, motivasi belajar 28,31, kemampuan perencanaan pembelajaran 58,98, dan literasi teknologi 64,87. Instrumen penelitian dinyatakan valid (47 item) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,939). Hasil regresi menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT (p = 0,002) dan motivasi belajar (p = 0,001) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan perencanaan pembelajaran, dengan kontribusi model sebesar 47,2% (Adjusted R² = 0,472). Namun, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa literasi teknologi tidak berperan signifikan dalam memoderasi hubungan tersebut (p > 0,05). Temuan ini memperkuat kerangka TPACK dan Self-Determination Theory dalam pengembangan kompetensi pedagogis calon guru.
Pendekatan Humanisme dalam Pendidikan dan Penerapannya terhadap Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Putri Mas Intan Silalahi; Demmina Ginting; Daulat Saragi; Yakobus Ndona
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.101.72868

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin memudarnya nilai-nilai kemanusiaan dalam praktik pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar yang seharusnya menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik. Berbagai permasalahan moral yang muncul menunjukkan bahwa pendidikan belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan aspek karakter secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan humanisme serta penerapannya terhadap pendidikan karakter di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Subjek penelitian berupa sumber literatur yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan jurnal terkait pendidikan humanisme dan pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengumpulan, pembacaan, pencatatan, dan pengelompokan literatur, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan humanisme memiliki keterkaitan erat dengan pendidikan karakter, dengan menekankan nilai kesadaran diri, kemandirian, empati, kreativitas, toleransi, dan hubungan sosial. Kesimpulannya, penerapan pendidikan humanisme secara efektif mampu memperkuat pendidikan karakter dan membentuk peserta didik yang berintegritas serta berkepribadian baik.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Kelas III di SD Negeri 1 Panambangan Ani Ngaisah; Nasikhotun Nadiroh; Fina Raudlatul Jannah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72891

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kecerdasan emosional peserta didik sebagai bagian integral dari proses pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter. Peran guru dan orang tua menjadi faktor utama dalam membentuk kemampuan emosional anak, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dan orang tua serta mengkaji kolaborasi keduanya dalam mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik kelas III di SD Negeri 1 Panambangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru, orang tua, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pembimbing, teladan, dan fasilitator melalui interaksi pembelajaran, pengelolaan konflik, dan penguatan positif. Orang tua berperan sebagai pendidik pertama melalui pola asuh, pembiasaan, dan dukungan emosional. Namun, kolaborasi keduanya masih informal dan belum terintegrasi, sehingga pengembangan kecerdasan emosional belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A Melalui Kegiatan Menggunting di PAUD Kiddie Land Lydea Agustina; Didik Suryadi; Fitri April Yanti
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72893

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan koordinasi tangan dan mata seperti menggunting. Hasil observasi awal di PAUD Kiddie Land menunjukkan bahwa sebagian besar anak kelompok A belum mampu menggunting dengan baik, ditandai dengan rendahnya konsentrasi dan koordinasi gerakan jari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menggunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 6 anak kelompok A di PAUD Kiddie Land, yang dilaksanakan dalam beberapa tahap intervensi pembelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, ditandai dengan nilai rata-rata dari 2,00 pada pra intervensi menjadi 2,60 pada intervensi I dan meningkat menjadi 3,50 pada intervensi II. Persentase ketuntasan juga meningkat dari 16,7% menjadi 33,3% dan akhirnya mencapai 100%. Dengan demikian, kegiatan menggunting terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.