cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 824 Documents
TAKSONOMI BLOOM DAN FUNGSI KOGNITIF CARL JUNG DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Juli Loisiana Butar-Butar; Meida Asih Br. Simbolon
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 1: Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.497 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v7i1.37867

Abstract

Taksonomi Bloom dalam tujuan Pendidikan dibagi dalam tiga ranah (domain) utama yakni ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotorik. Ketiga ranah ini masing-masing  dibagi lagi ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hierarkinya. Fungsi kognitif merupakan proses mental dalam memilih, menyimpan, mengolah, dan mengembangkan informasi yang diterima dari rangsangan eksternal. Carl Jung mengklasifikasikan fungsi kognitif dalam 4 kelompok, yaitu sensing, intuitive, feeling, dan thinking. Salah satu hasil dari proses kognitif otak proses mengelolah informasi ini diharapkan seseorang dapat menerima informasi (perceiving) dan membantu untuk memutuskan (judging). Ada persamaan dan perbedaan antara Taksonomi Bloom dan Fungsi Kognitif Carl Jung. Namun tujuan dari penelitian ini adalah merancang implementasi yang dapat menerapkan Taksonomi Bloom dan Fungsi Kognitif Carl Jung dalam pembelajaran Matematika.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN NHT DI KELAS VI SD NEGERI 098 PIDOLI Nuriana Nuriana
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 3: Juni 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.467 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i3.9458

Abstract

Abstract: Efforts to Improve Student Understanding by Applying the NHT Learning Model In Grade VI SD Negeri 098 Pidoli. In Cycle I, the average test score 69 with learning completeness is 44.82% and in Cycle II the average test score 83 with learning completeness increased to 89.65%, and succeeded in giving a complete learning outcome in a classical manner. The Numbered Heads Together (NHT) learning model provides a change in student learning activities. Student activity data according to observer observation in Cycle I are writing / reading (38,8%), doing LKS (27,9%), asking fellow friend (17%), asking teacher (11,7%), and not relevant to KBM (4.6%). Student activity data according to observation in Cycle II, among others, write / read (21,3%), Working on LKS (49,6%), ask fellow friend (18,3%), ask teacher (7,9%), which is not relevant to KBM (2.9%). So that improves student learning activities in two cycles. Keywords: NHT Learning Model, Understanding Learning, Learning Activity Abstrak : Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Dengan Menerapkan Model Pembelajaran NHT Di Kelas VI SD Negeri 098 Pidoli. Pada Siklus I ratarata nilai tes 69 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 44,82% dan pada Siklus II rata-rata nilai tes 83 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 89,65%, dan berhasil memberikan ketuntasan hasil belajar secara klasikal.Model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) memberikan perubahan aktivitas belajar pada siswa. Data aktivitas siswa menurut pengamatan pengamat pada Siklus I antara lain menulis/membaca (38,8%), mengerjakan LKS (27,9% ), bertanya sesama teman (17%), bertanya kepada guru (11,7%), dan yang tidak relevan dengan KBM (4,6%). Data aktivitas siswa menurut pengamatan pada Siklus II antara lain menulis/membaca (21,3%), Mengerjakan LKS (49,6%), bertanya sesama teman (18,3%), bertanya kepada guru (7,9%), dan yang tidak relevan dengan KBM (2,9%).Sehingga terjadi perbaikan aktivitas belajar siswa dalam dua siklus. Kata Kunci : Model Pembelajaran NHT, Pemahaman Belajar, Aktivitas Belajar
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA Septian Prawijaya
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 2: Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.029 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i2.19014

Abstract

Abstract: Analysis Of Effect Of Model-Based Learning Problems (Problem Based Learning) Motivation And Learning Ability Of Students Physics Problem Solving. This study is aimed to determine the differences: (1) The ability of problem solving of student using Problem Based Learning (PBL) and Direct Instruction (DI), (2) The ability of problem solving students who have high and low motivation. This is a quasi-experimental research. The population is 12th grade high school students at one state high school and the sample is determined by random-sampling technique. There are two instruments of this research, namely student learning motivation questionnaire and problem solving ability test. The data are analyzed using two-way ANAVA. The result showsthat the ability of problem solving students who used Problem Based Learning (PBL) are better than used Direct Instruction (DI). This research also finds that the ability of problem solving students who has high motivation were better than low motivationKeywords: Student Motivation, Ability of Problem Solving, Problem Based LearningAbstrak: Analisis Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan : (1) kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang diajarkan dengan model Problem Based Learning (PBL) dan Direct Instruction (DI), (2) kemampuan pemecahan masalah fisika siswa pada kelompok motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas 12 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sampel ditentukan berdasarkan teknik random-sampling. Instrumen penelitian ini ada dua yaitu  angket motivasi belajar siswa dan tes kemampuan pemecahan masalah. Adapun tes yang digunakan adalah berbentuk essay. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah fisika yang menggunakan Problem Based Learning lebih baik dibandingkan siswa yang menggunakan Direct Instruction, Studi ini juga menemukan bahwa kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang merniliki pemahaman konsep tinggi lebih baik dibandingkan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah.Kata Kunci: Motivasi Belajar Siswa, Kemampuan Pemecahan Masalah, Problem Based Learning    
Pengaruh Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X IPS SMA Negeri 11 Medan Tahun Ajaran 202/2021 Revita Yuni
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 1: Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.382 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i1.29403

Abstract

Abstract: The Effect of Crossword Puzzle Learning Strategies on Economic Learning Outcomes of Class X, Social Studies Students at SMA Negeri 11 Medan in the 2020/2021 Academic Year. This study aims to determine the effect of Crossword Puzzle Learning Strategies on Economic Learning Outcomes of Class X, Social Studies Students at SMA Negeri 11 Medan in the 2020/2021 Academic Year. This research was conducted at SMA Negeri 11 Medan, which is located at Jalan Pertiwi Banten, Medan Tembung No.93 Medan City, North Sumatra. The subjects in this study were students of class X of social studies at SMA Negeri 11 Medan, totaling 72 people consisting of 2 classes. The instrument or data collection technique in this study was a test of learning outcomes in the form of multiple choice as many as 20 questions. The data analysis technique used is the normality test using the Liliefors test, the homogeneity test using the F test, and hypothesis testing with the One Path ANOVA test with the criteria for accepting the hypothesis if it shows a significance value <  = 0,05. The results of data analysis obtained the average value of the post-test of experimental class is  = 80,139; SD = 10,921. While the post-test of control class is = 70,972; SD = 13,878. Hypothesis testing was carried out using one-way ANOVA with  = 0,05. From the hypothesis testing data, the significance value is 0,003 while  = 0,05. The results of hypothesis testing indicate that the significance value is <  that is 0,003 > 0,05 so that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that there is a significant influence between the Crossword Puzzle Learning Strategy on the Economics Learning Outcomes of Class X Social Studies Students at SMA Negeri 11 Medan in the 2020/2021 Academic Year. Keyword: Crossword Puzzle Learning Strategies, Learning Outcomes Economic Abstrak: Pengaruh Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X IPS SMA Negeri 11 Medan Tahun Ajaran 202/2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X IPS  SMA Negeri 11 Medan Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 11 Medan yang beralamat di Jalan Pertiwi Banten, Medan Tembung No.93 Kota Medan Sumatera Utara. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X IPS  SMA Negeri 11 Medan yang berjumlah 72 orang yang terdiri dari 2 kelas. Instrumen atau teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas menggunakan uji Liliefors, uji homogenitas menggunakan Uji F, dan uji hipotesis dengan uji Anava Satu Jalur dengan kriteria terima hipotesis apabila menunjukkan nilai Signifikansi <   pada   = 0,05. Hasil analisis data yang diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen post-tes  = 80,139 ; SD = 10,921 Sedangkan kelas kontrol post-test adalah = 70,972 ; SD = 13,878. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan anava satu jalur dengan  = 0,05. Dari data pengujian hipotesis nilai Signifikansi sebesar 0,003 sedangkan  = 0,05. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Signifikansi <   yaitu 0,003 > 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X IPS  SMA Negeri 11 Medan Tahun Ajaran 2020/2021. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle, Hasil Belajar Ekonomi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT SISWA PADA PEMBELAJARAN PKN DI KELAS VI SDN 365 PATILUBAN MUDIK Darus Zaman
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 1: Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.83 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i1.10449

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing untukMeningkatkan Keterampilan Mengemukakan Pendapat Siswa padaPembelajaran PKn di Kelas VI SDN 365 Patiluban Mudik. Tujuan penelitian iniadalah untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar yang bermuara padapeningkatan keterampilan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran PKn.Penerapan model dilaksanakan dalam penelitian tindakan selama dua siklus dengandua kali pertemuan (KBM) setiap siklusnya. Subjek penelitian adalah seluruh siswakelas VI yang berjumlah 22 siswa. Data aktivitas diperoleh dari pengamatan siswatiap siklus, data hasil belajar diperoleh dari tes setiap akhir siklus. Hasil penelitianmenunjukkan 1)Penerapan model pembelajaran Snowball Throwing berhasilmemperbaiki aktivitas belajar siswa terlihat dari membaiknya kualitas masingmasingcriteria aktivitas setiap siklusny; 2)Hasil belajar siswa pada Siklus Imencapai rata-rata 75,5 dengan ketuntasan klasikal 59,09% dan Siklus II mencapai93,6 dengan ketuntasan klasikal100%. Dengan demikian terjadi peningkatan hasilbelajar dan ketuntasan belajar siswa pada materipokok Politik Luar Negeri IndonesiaDalam Era Globalisasi di kelas VI SDN 365 Patiluban Mudik.
PENERAPAN MODEL PEMBINAAN CLKK (CONTOH, LATIHAN, KONTROL, KERJA MANDIRI) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PGSD 2019 UNIMED DALAM MERENCANAKAN EVALUASI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA INDONESIA KELAS RENDAH TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Masta Masrselina Sembiring; Irsan Rangkuti
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 1: Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.814 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i1.20978

Abstract

Abstract: The Implementation of CLKK Guidance Model (Example, Exercise, Control, Independent Cooperation) Improves Learning Outcomes of 2019 Unimed PGSD Students in Planning Evaluation of Indonesian Language and Literature Education Low Class 2020/2021 Learning Year. The purpose of this research is to improve the ability of PGSD FIP UNIMED students in plan Evaluation Tool for Learning Indonesian Language and Literature for Low Grade Elementary Schools in Low Grade Indonesian Language and Literature Education. This research is classified as a Classroom Action Research involving 40 students of class A PGSD FIP Unimed totaling 40 students. This research was conducted at Medan State University, PGSD Department. Implementation time in odd semester 2020/2021. This research design is in the form of Classroom Action Research using two cycles. The instrument used in this research is an assignment. The research stages started from the initial test on students which aimed to detect the problems that occurred. From the known problems, the CLKK Development Model Application (Example, Training, Control, Independent Work) is applied for cycle 1. The data analysis used to solve the problems presented in this study is descriptive analysis, namely explaining the direction of change, increasing change, and understanding student concepts. The results of the research on the pretest obtained an average value of 64.62, in Cycle I increased 85.62 and 90.62 in Cycle III and the category was satisfactory. From these results, a conclusion will be drawn that the CLKK Guidance Model (for example, training, control, independent work) can improve student abilities in planning evaluation tools for low grade elementary school Indonesian language and literature learning in the 2020/2021 learning year. The results of the research on the pretest obtained an average value of 64.62, in Cycle I increased 85.62 and 90.62 in Cycle III and the category was satisfactory. From these results, a conclusion will be drawn that the CLKK Guidance Model (for example, training, control, independent work) can improve student abilities in planning evaluation tools for low grade elementary school Indonesian language and literature learning in the 2020/2021 learning year. The results of the research on the pretest obtained an average value of 64.62, in Cycle I increased 85.62 and 90.62 in Cycle III and the category was satisfactory. From these results, a conclusion will be drawn that the CLKK Guidance Model (for example, training, control, independent work) can improve student abilities in planning evaluation tools for low grade elementary school Indonesian language and literature learning in the 2020/2021 learning year.Keywords: Model, CLKK, Evaluation, Indonesian Language, Low ClassAbstrak: Penerapan Model Pembinaan CLKK (Contoh, Latihan, Kontrol, Kerja Sama Mandiri) Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa PGSD 2019 Unimed dalam Merencanakan Evaluasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kelas Renda Tahun Pembelajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini adalah  meningkatkan kemampuan mahasiswa PGSD FIP UNIMED dalam  merencanakan  Alat Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD Kelas Rendah  pada Mata Kulian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia  Kelas Rendah. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas  dengan melibatkan 40 mahasiswa kelas A PGSD FIP Unimed berjumlah 40 mahasiswa.Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Negeri Medan, Jurusan PGSD. Waktu  pelaksanaan pada semester ganjil 2020//2021. Desain penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (Classroom ActionResearch) dengan menggunakan dua siklus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa penugasan. Tahap-tahap penelitian dimulai dari tes awal pada mahasiswa yang bertujuan untuk mendeteksi permasalahan yang terjadi. Dari permasalahan yang telah diketahui maka diterapkan Penerapan Model Pembinaan CLKK (Contoh, Latihan, Kontrol, Kerja Mandiri)  untuk siklus 1. Analisis data yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang disajikan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu menjelaskan arah perubahan, peningkatan perubahan, dan pemahaman konsep mahasiswa. Hasil penelitian pada pretes diperoleh nilai rata-rata 64,62, Siklus I meningkat 85,62 dan pada Siklus III 90,62 dan kaegori memuaskan. Dari hasil tersebut akan ditarik sebuah kesimpulan Model Pembinaan CLKK (Contoh, Latihan, Kontrol, Kerja Mandiri) dapat Meningkatkan  Kemampuan Mahasiswa dalam Merencanakan Alat Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia SD Kelas RendahTahun Pembelajaran 2020/2021. Kata Kunci : Model, CLKK,  Evaluasi, Bahasa Indonesia, Kelas Rendah
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013 Zidan Ahmad Farhan
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 3: Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.421 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i3.33555

Abstract

Abstract: The use of the 2013 curriculum is indeed designed to improve students' critical thinking skills in elementary schools. The teacher acts as a facilitator while the students play a more active role in the class. This article is intended for teachers who are looking for more information about the 2013 curriculum. In this article, the author uses a qualitative method which is carried out by questionnaires and literature studies. A questionnaire or questionnaire is a questionnaire or indirect data collection (this research does not directly ask and answer questions with respondents). The data obtained by the author is then processed to become an appropriate article.Keywords: Critical Thinking Skills, 2013 Curriculum, Qualitative Method.Abstrak: Penggunaan kurikulum 2013 ini memang didesain untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Guru berperan sebagai fasilitator sedangkan siswa yang berperan lebih aktif di kelas. Artikel ini ditujukan untuk guru yang sedang mencari informasi lebih mengenai kurikulum 2013. Pada artikel ini, penulis menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan angket dan studi literatur. Angket atau kuisioner adalah angket atau pengumpulan data secara tidak langsung (penelitian ini tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Data yang penulis peroleh tersebut kemudian diolah hingga menjadi artikel yang sesuai.Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Kurikulum 2013, Metode Kualitatif.
HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENYEBUTKAN UNSUR INTRINSIK CERITA OLEH SISWA KELAS V SDN 01 WONODADI Ulfi Nadia Wibowo
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 4: September 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.674 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i4.13646

Abstract

Abstract: Relationship in Reading Interest with the Ability to Mention IntrinsicElements of Stories by Class V Students of SDN 01 Wonodadi. The purpose ofthis study was to determine the positive relationship between reading interest and theability to mention intrinsic elements by fifth grade students of SD Negeri 01Wonodadi. This research method is a quantitative type of correlation. Correlationresearch is research conducted by researchers to determine the level of relationshipbetween two or more variables. The study used the type of True ExperimentalDesign type Pretest Posttest Control Group Design. Subjects were students of SDN01 Wonodadi class V, totaling 23 students. Data collection techniques are (1)interview method, (2) questionnaire (3) test. The results of the study of interest inreading multiple choice values on average 78.73 good criteria. The acquisition oflearning outcomes is effective if the average completeness limit is 70.Keyword: Interest in reading, Ability to mention intrinsic elementsAbstrak: Hubungan Minat Baca dengan Kemampuan Menyebutkan UnsurIntrinsik Cerita oleh Siswa Kelas V SDN 01 Wonodadi. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui hubungan positif antara minat baca dan kemampuanmenyebutkan unsur intinsik oleh siswa kelas V SD Negeri 01 Wonodadi.MetodePenelitian ini adalah kuantitatif jenis korelasi. Penelitian korelasi adalah penelitianyang dilakukan peneliti untuk mengetahui tingkat hubungan dua variabel atau lebih.Penelitian menggunakan jenis True Experimental Design jenis Pretest PosttestControl Group Design. Subyek adalah siswa SDN 01 Wonodadi kelas V berjumlah23 siswa. Teknik pengumpulan data adalah (1) metode wawancara, (2) angket (3)tes. Hasil penelitian minat baca nilai pilihan ganda rata-rata 78,73 kriteria baik.Perolehan hasil belajar efektif jika batas ketuntasan rata-rata 70.Kata Kunci: Minat baca, Kemampuan menyebutkan unsur intrinsik
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SDI PUUDHOMBO KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE Ferdinandus Etuasitus Dole
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 2: Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.574 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i2.23892

Abstract

Abstract: Implementation Of Character Education At Sdi Puudhombo, Kecamatan Ende, Ende District. The problems studied in this study 1). How far has the character education been implemented at SDI Puudhombo? 2) What is the cultivation of Character values in students like? and; 3) What are the supporting factors that influence the implementation of character education? This study uses an evaluation research method with a discrepancy model developed by Malcom Provus. Samples were taken from grade IV, V and VI students of SDI Puudhombo. The instrument used in the form of a questionnaire to measure the application of character education with the Guttman scale, while for planting values using a Likert scale. Meanwhile, for the data about the factors that influence the implementation of character education using a questionnaire without scoring. The data were analyzed by means of trend analysis which was converted into mean values with 5 scale of trend criteria. The results of research on the implementation of character education at SDI Puudhombo fall into the category of tending to be Very Good with a percentage of 87.77% or a score of 4.39. The results of research on the inculcation of character values in the character education process at SDI Puudhombo fall into the category of tending to be Very Good with a percentage of 96.5 and a score of 4.82. Tradition factors have a stronger influence on the behavior of students, namely 30.98%, followed by self-factors 28.52%, environmental factors around 26.27% and finally family factors by 14.23%. The negative behavior of students is also influenced by all existing factors, but the factors themselves have a stronger influence, namely 44.19%.Keywords: Character Education, Character Value, Value CultivationAbstrak: Implementation Of Character Education At Sdi Puudhombo, Kecamatan Ende, Ende District. Masalah yang diteliti dalam penelian ini 1). Sejauhmana implementasi pendidikan karakter di SDI Puudhombo ? 2) Seperti apakah penanaman nilai-nilai Karakter dalam diri peserta didik ? dan ; 3) Apa saja faktor-Faktor penunjang yang mempengaruhi implementasi pendidikan karakter? penelitian ini menggunakan metode penelitian evaluasi dengan model kesenjangan atau model diskrepansi (discrepancy model) yang dikembangkan oleh Malcom Provus. sampel diambil dari peserta didik kelas IV, V dan VI SDI Puudhombo. instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengukur penerapan pendidikan karakter dengan skala Guttman sedangkan untuk penanaman nilai menggunakan skala Likert. Sementara untuk data tentang faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan karakter menggunakan angket tanpa skoring. Data dianalisis dengan analisa kecenderungan yang dikonversikan dalam nilai rata-rata dengan 5 skala kriteria kecenderungan. Hasil penelitian tentang implementasi Pendidikan Karakter di SDI Puudhombo masuk pada kategori cenderung Sangat Baik Dengan persentasi 87,77% atau skor 4,39. Hasil penelitian tentang Penanaman nilai karakter dalam proses Pendidikan Karakter di SDI Puudhombo masuk pada kategori cenderung Sangat Baik persentasi 96,5 dan skor 4,82. Faktor tradisi lebih kuat mempengaruhi perilaku peserta didik yakni sebesar 30,98%, diikuti faktor diri sendiri 28,52%, faktor lingkungan sekitar 26,27% dan terakhir faktor keluarga sebesar 14,23%. Perilaku peserta didik yang negatif juga dipengaruhi oleh semua faktor yang ada, namun faktor diri sendiri memberi pengaruh yang lebih kuat yakni sebesar 44,19%. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Nilai Karakter, Penanaman Nilai
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Murni Murni; Sri Utaminingsih; Erik Aditia Ismaya
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 6, No 4: September 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.602 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i4.38736

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)  berbasis Problem Basic Learning (PBL) pada kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran tematik kelas IV TEMA 4 Subtema 3 yang valid, praktis dan efektif digunakan. Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya sekolah yang masih menggunakan  Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) apa adanya dari penerbit Sering kita jumpai LKPD tersebut kurang tepat digunakan. Isi materi yang kurang sesuai dengan Kopetensi Dasar (KD), bahasa yang digunakan sulit dipahami siswa. Desain gambar yang digunakan kurang menarik minat peserta didik dalam  pembelajaran tematik. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan Thiagarajan dan Semmel (1974 : 5), desain penelitian pengembangan model 4D terdiri dari tahap pendefisian    (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Disseminate). LKPD berbasis PBL yang telah dikembangkan divalidasi oleh  ahli. Uji coba LKPD dilakukan di SDN Batursari 7, SDN Batursari 2  kelas IV dengan jumlah siswa 35 dan 34 orang. Uji coba ini dilakukan untuk menguji keefektifan dengan memberikan angket respon siswa, mengamati aktivitas siswa dan menguji kemampuan berpikir kritis, kemudian menguji kepraktisan mengamati pelaksanaan LKPD, angket respon guru dan lembar observasi aktivitas guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL yang dikembangkan telah tervalidasi yang dinyatakan sangat valid. LKPD berbasis PBL dikatakan praktis dan efektif, karena dalam uji kepraktisan terkait dengan: (1) pelaksanaan LKPD menunjukkan bahwa semua aspek pembelajaran berada pada kategori terlaksana sepenuhnya, (2) guru memberikan respon positif. terhadap LKPD yang digunakan, dan (3) kesesuaian aktivitas guru dengan model pembelajaran berbasis masalah berada pada batas interval toleransi. LKPD ini juga memenuhi kriteria keefektifan, dengan hasil: (1) Aktivitas siswa dalam batas interval toleransi; (2) Kemampuan berpikir kritis mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,824 yang termasuk dalam kategori tinggi, dan (3) Siswa memberikan respon positif terhadap LKPD berbasis PBL yang digunakan.