cover
Contact Name
Laurensia Masri Perangin angin
Contact Email
raynathan@unimed.ac.id
Phone
+6281263694123
Journal Mail Official
jurnalgurukita@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara - Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JGK (Jurnal Guru Kita)
ISSN : 2548883x     EISSN : 25491288     DOI : https://doi.org/10.24114/jgk
Jurnal Guru Kita contains writings from the results of research, education, lerning, science, culture, technology, language, art, social, phenomena, and community service.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 824 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN GAME EDUKASI INTERAKTIF “TEMATIK” BERBASIS MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN KELAS IV SDN 028229 BINJAI BARAT TP 2017/2018 Eva Betty Simanjuntak; Nurul Fadhilah Ananda
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 3: Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.16 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i3.10342

Abstract

Abstrak : Pengaruh Penggunaan Game Edukasi Interaktif “TEMATIK”  Berbasis Macromedia Flash Terhadap Hasil Belajar Tema 4 Berbagai Pekerjaan Kelas IV SDN 028229 Binjai Barat TP 2017/2018.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan game edukasi interaktif  “tematik" berbasis macromedia flash  terhadap hasil belajar tema 4 Berbagai Pekerjaan kelas IV SD N 028229 Binjai Barat TP 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment dengan menggunakan nonequivalent control group design yang dilaksanakan dengan 6 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A dan IV B yang berjumlah 54 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan berganda dan observasi untuk menjaring hasil dan aktivitas belajar siswa yang sebelumnya diujicobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas tes. Analisa data menggunakan uji-t satu pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan pada kegiatan belajar dengan menggunakan game edukasi berbasis macromedia flash.                                                                                                            Kata Kunci Game Edukasi Berbasis Macromedia Flash, Hasil Belajar
PERBEDAAN TIPELOGI KEPRIBADIAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 010186 LIMA PULUH Herna Trioseka; Reflina Sinaga; Saut Maulahe
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 4, No 4: September 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.287 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v4i4.19953

Abstract

Abstract: Differences in Personality Typology on Mathematics Learning Outcomes of Class V SD Negeri 010186 Fifty. The purpose of this study was to determine the differences in Personality Typology on the mathematics learning outcomes of Class V SD Negeri 010186 Fifty Years of 2020/2021 learning. The population in this study were all fifth grade students of SD Negeri 010186 Limauluh, Fifty District, Batu bara Regency in the 2020/2021 learning year, totaling 43 students consisting of 23 male 20 female. The sampling technique was purposive sampling. The data collection technique was done by using a questionnaire and documentation study. The data analysis technique used is the normality test and hypothesis testing using the Statistic Program For Social Science (SPSS) Version 22.0. From the results of the research that has been found, it can be concluded that the personality typology in public SD 010186 Fifty has an average score of 90.27 with a low personality typology category of 37.27%. and student learning outcomes at SD Negeri 010186 Fifty through the study of documentation which has an average value of 73.65 with the category of low learning outcomes of 48.83%. Furthermore, to test the hypothesis using the one-way ANOVA test in order to obtain the T count of a value of 4.089 and of 1.681 so that> then Ha is accepted, that is, there is a significant difference between personality typology and the learning outcomes of class V students in SD Negeri 010186 Lima fifty, Fifty sub-district, Batu district. bara Learning Year 2020/2021.Keywords: Personality Tepelogi, and Learning OutcomesAbstrak: Perbedaan Tipelogi Kepribadian terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri 010186 Lima Puluh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan Tipelogi Kepribadian terhadap hasil belajar matematika Kelas V SD Negeri 010186 Lima Puluh Tahun pembelajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri 010186 Lima puluh, Kecamatan Lima puluh Kabupaten Batu bara tahun pembelajaran 2020/2021, berjumlah siswa 43 siswa yang terdiri atas 23 laki-laki 20 perempuan. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas dan uji hipotesis  dengan menggunakan bantuan Statistic Program For Social Science (SPSS) Versi 22.0. Dari hasil penelitian yang telah ditemukan dapat disimpulkan bahwa tipelogi kepribadian di SD negeri 010186 Limapuluh mempunyai nilai rata-rata 90,27 dengan kategori tipelogi kepribadian rendah sebesar 37,27%.  dan hasil belajar siswa di SD Negeri 010186 Limapuluh melalui studi dokumentasi yang mempunyai nilai rata-rata73,65 dengan kategori hasil belajar rendah sebesar 48,83%. Selanjutnya untuk menguji hipotesis menggunakan uji ANOVA satu jalur sehingga diperoleh T hitungnya sebesar nilai sebesar 4,089 dan sebesar 1,681 sehingga > maka Ha diterima yaitu ada perbedaan yang signifikan antara tipelogi kepribadian terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 010186 Lima puluh Kecamatan Lima puluh Kabupaten Batu bara Tahun Pembelajaran 2020/2021. Kata kunci: Tipelogi Kepribadian, Hasil Belajar  
PELATIHAN MEMBUAT TEMPAT PENSIL DAN PERNAK-PERNIK MENGGUNAKAN KAIN FLANEL DI YAYASAN DARUSSALAM DEPOK Aien Alpiani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 6, No 2: Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.702 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v6i2.31201

Abstract

Tujuan asal PKM ini ialah agar annak-anak memamnaatkan saat luang untuk membentuk barang berasal kerajinan tangan, khususnya mengolah kain flanel sebagai tempat pensil serta pernak-pernik, atau kerajinan tangan lainnya yang mempunyai nilai jual. Metode yang dipergunakan merupakan observasi, wawancara, serta pelatihan. sesuai pembinaan yang sudah dilaksanakan diperoleh akibat sebagai berikut: 1) anak-anak mampu mengolah kain flanel sebagai tempat pensil serta perak-pernik dan  kerajinan tangan lainnya menggunakan aneka macam ciptaan. 2) anak-anak telah bisa mempraktikan pembuatan tempat pensil serta pernak-pernik asal kain flanel. 3) Peserta bisa membuat pola yang menarik dalam pembuatan. 4) anak-anak mampu tahu langkah-langkah menggunakan baik. 5) Peserta bisa memanfaatkan saat luang menggunakan baik. 6) Peserta memberikan minat untuk membentuk kerajinan tangan.
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK SATU ATAP SDN 003 SIHEPENG TAHUN AJARAN 2016/2017 Anisah Anisah
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 1: Desember 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.335 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i1.10465

Abstract

Abstrak: Penerapan Metode Pemberian Tugas untuk MeningkatkanKemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di TK Satu Atap SDN 003 Sihepeng TahunAjaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemandirianpada anak usia 5-6 tahun melalui penggunaan metode pemberian tugas di TK SatuAtap SDN 003 SihepengTahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakanpenulis adalah jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini dilakukan diTK Satu Atap SDN 003 SihepengSihepeng, Kecamatan Siabu KabupatenMandailing Natal Tahun Ajaran 2016/2017 dan waktu penelitian selama 4 bulan (bulanMaret 2017 - Juni 2017. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun TKSatu Atap SDN 003 Sihepeng berjumlah 22 orang pada tahun ajaran 2016/2017.Sedangkan objek penelitian adalah meningkatkan kemandirian anak usia 5-6 tahundi TK Satu Atap SDN 003 TA 2016/2017. Hasil penelitian yang diperoleh yaitumetode pemberian tugas dapat meningkatkan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TKSatu Atap SDN 003 Sihepeng T.A 2016/2017.Kata Kunci : Metode Pemberian Tugas, Kemandirian Anak
PENERAPAN MODUL AJAR UNTUK MENGEFEKTIFKAN PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN IPS KELAS TINGGI DI PGSD FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Yusra Nasution; Arifin Siregar
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 1: Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.785 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i1.20975

Abstract

Abstract: Application of Teaching Modules to Streamline Learning in Higher Class Social Studies Education Courses at PGSD Faculty of Education, State University of Medan. The aim of this study streamlining high-class social studies lectures at the PGSD Department, FIP Unimed, 2020/2021 academic year. This type of research used in this research is Classroom Action Research (PTK). The research is carried out in the odd semester of 2020/2021. The research subjects in this Classroom Action Research (PTK) were class A students of PGSD 2018 TA 2020/2021 which consisted of 24 students. In the preliminary test before being given the action it was seen that the class average score was 44.6 and of the 24 students, there were only 2 students whose percentage was 8.33% who got the complete score and as many as 22 students whose percentage was 91.67% who not finished yet. In the action cycle I using the High Class IPS module, it can be seen that the class average score is 60.6 and 10 students who get a complete score with a percentage of 41, 67% and 14 students who scored incomplete with a percentage of 58.33%. Meanwhile, the value of lecturers' observations at the first meeting was 71.67 (enough) and at the second meeting was 75 (good). Meanwhile, the student's observation score at the first meeting got a class average score of 66.4 (low) and at the second meeting it got a grade of 81.3 (good). This shows an increase from the initial test of completeness of learning outcomes, namely as much as 33.34%. In the second cycle action using the IPS High Class module, it is known that 24 students completed with a percentage of 87.5% and as many as 3 students did not complete the percentage. as much as 12.5%. Meanwhile, the lecturer observation score at the first meeting was 86.67 (very good) and at the second meeting was 90 (very good). Meanwhile, the student's observation score at the first meeting got a class average score of 85.2 (good) and at the second meeting it got a grade of 86.2 (very good). This shows a significant increase from cycle I both in terms of completeness of learning outcomes and observations of student attitudes. By using the high-class social studies module, it is able to streamline the high-class social studies lectures of the PGSD Department, FIP Unimed, 2020/2021 academic year. Keywords: Teaching Module, Making Learning Effectively, Social                    Sciences, High ClassAbstrak: Penerapan  Modul Ajar untuk Mengefektifkan Pembelajaran pada Mata Kuliah Pendidikan IPS Kelas Tinggi di PGSDFakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan. Penelitian  ini bertujuan mengefektifkan perkuliahan IPS Kelas Tinggi Jurusan PGSD FIP Unimed Tahun Ajaran 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).  Pelaksanaan penelitian dilakukan pada semester ganjil 2020/2021. Subjek penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  ini adalah mahasiswa kelas A PGSD 2018  T.A 2020/2021 yang terdiri dari 24 mahasiswa. Pada tes awal sebelum diberikan tindakan terlihat bahwa nilai rata-rata kelas 44,6 dan dari 24 orang mahasiswa, hanya ada 2 orang siswa yang persentasenya 8,33 % yang mendapat nilai secara tuntas dan sebanyak 22 orang mahasiswa yang persentasenya 91,67 % yang belum tuntas. Pada tindakan siklus I dengan menggunakan modul IPS Kelas Tinggi  terlihat bahwa nilai rata-rata kelas 60,6 dan 10 orang mahasiswa yang mendapat nilai tuntas dengan persentase 41,67 % dan 14 orang siswa yang mendapat nilai tidak tuntas dengan persentase 58,33 %. Sedangkan nilai observasi dosen pada pertemuan pertama yaitu 71,67 (cukup) dan pada pertemuan kedua yaitu 75 (baik). Sedangkan untuk nilai observasi mahasiswa pada pertemuan pertama mendapat nilai rata-rata kelas yaitu 66,4 (rendah) dan pada pertemuan kedua mendapat nilai 81,3 (baik). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari tes awal ketuntasan hasil belajar yaitu sebanyak 33,34 %.Pada tindakan siklus II dengan menggunakan modul IPS Kelas Tinggi diketahui dari 24 orang siswa mahasiswa tuntas dengan persentase 87,5% dan sebanyak 3 orang siswa tidak tuntas dengan persentase sebanyak 12,5%. Sedangkan nilai observasi dosen pada pertemuan pertama yaitu 86,67 (sangat baik) dan pada pertemuan kedua yaitu 90 (sangat baik). Sedangkan untuk nilai observasi mahasiswa pada pertemuan pertama mendapat nilai rata-rata kelas yaitu 85,2 (baik) dan pada pertemuan kedua mendapat nilai 86,2 (sangat baik). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari siklus I baik dari segi ketuntasan hasil belajar dan hasil observasi sikap mahasiswa. Dengan menggunakan modul IPS Kelas tinggi mampu mengefektifkan perkuliahan IPS Kelas Tinggi Jurusan PGSD FIP Unimed Tahun Ajaran 2020/2021. Kata Kunci: Modul Ajar, Megefektifkan Pembelajaran, IPS, Kelas Tinggi
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DI KELAS XII MIPA-4 SMA NEGERI 2 LUBUK PAKAM TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Martha Siregar
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 2: Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.591 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i2.36653

Abstract

Abstract: Improving Student Learning Outcomes Using the Teams Games Tournament (Tgt) Cooperative Learning Model in Class Xii Mipa-4 Sma Negeri 2 Lubuk Pakam for the 2019/2020 Academic Year. Cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) is one type or model of cooperative learning that is easy to apply, involves all students without any status differences, involves the role of students as peer tutors, and contains elements of games and rein-forcement. Learning activities with games designed in the TGT model of cooperative learning allow students to learn more relaxed, in addition to fostering responsibility, cooperation, healthy competition, and learning involvement. This study aims to determine the improvement of student learning outcomes by using the cooperative learning model of the team games tournament type on the basic material of ecosystems in class XII MIPA-4 SMA Negeri 2 Lubuk Pakam T.P 2019/2020. The research method is classroom action research and the research subject is class X1I. The class studied consisted of 36 students. Based on the learning outcomes from the first cycle, the average result was 71 in the second cycle, there was an increase to 87. In this study, the data obtained for the criteria for learning completeness in the I55% cycle after the second cycle became 100%. Thus the learning in this research can be said to have been completed. Based on the results of the research above, it can be concluded that learning using the team games tournament type cooperative learning model in class XII of SMA Negeri 2 Lubuk Pakam T.P 2019/2020 has increased student learning outcomes. Keywords: Learning Outcomes, Cooperative Learning Model Type Teams Games Tournament Abstrak: Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Odel Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (Tgt) Di Kelas Xii Mipa-4 Sma Negeri 2 Lubuk Pakam Tahun Pelajaran 2019/2020. Pembelajaran kooperatif model Teams Games Tournament (TGT) adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan se­luruh siswa tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya, dan mengandung unsur permainan dan rein­forcement. Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan siswa belajar lebih rileks, disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat, dan keter­libatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament pada materi pokok ekosistem di kelas XII MIPA-4  SMA Negeri 2 Lubuk Pakam T.P 2019/2020. Metode penelitian bersifat penelitian tindakan kelas dan subjek penelitian adalah kelas X1I. Kelas yang diteliti terdiri dari 36 siswa. Berdasarkan hasil belajar dari siklus Ihasil rata-rata 71 pada siklus II, terjadi peningkatan menjadi 87. Pada penelitian ini diperoleh data kriteria ketuntasan belajar siklus I55% setelah siklus II menjadi 100%. Dengan demikian pembelajaran pada penelitian ini dapat dikatakan telah tuntas. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament  di kelas XII SMA Negeri 2 Lubuk Pakam T.P 2019/2020 mengalami peningkatan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament
Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) Di Kelas III-B SD Negeri No. 053975 Stabat Lama 2015/2016 Arniah Arniah
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 2: Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.863 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i2.6296

Abstract

Abstrak : Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) Di Kelas III-B SD Negeri No. 053975 Stabat Lama 2015/2016. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division di kelas III-B SD Negeri No 053975 Stabat Lama. Subjek penelitian ini berjumlah 30 orang siswa. Penelitian berlangsung selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa 1)  Aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division berdasarkan pengamatan kedua pengamat mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. 2) Hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Division meningkat dari siklus I ke siklus II.                    Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Aktivitas Siswa
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU PADA KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI WILAYAH INTI V KECAMATAN MEDANJOHOR Nurhairani Nurhairani; Ayu Faradilla Amnaz
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 3, No 1: Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.722 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v3i1.14280

Abstract

Abstract: Implementation of Integrated Thematic Learning in 2013 Curriculum in Wilayah V Public Elementary School Medan Johor District. The purpose of this study was to find out how the implementation of integrated thematic learning in the 2013 curriculum in SD Negeri V SD Negeri Medan Johor District. This study is a desktiptif-qualitative study. This study is a narrative situation description (words). This research subject is a class teacher who applied integrated thematic learning in the Inti V Public Elementary School in Medan Johor District. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that teachers at the Inti V Regional Elementary School in Medan Johor Subdistrict had implemented integrated thematic learning, but in its application not all teachers carry out integrated thematic learning in accordance with the characteristics of integrated thematic learning. In teacher planning has not fully developed, the teacher only uses the teacher's book in the learning process. The results of observations on the implementation of learning show that it has not been implemented as in fact, some teachers still carry out conventional learning and between subjects are still not integrated. The teacher has used authentic assessment with three aspects, namely attitudes, knowledge and skills.Keywords: Integrated Thematic Learning, Curriculum 2013Abstrak: Implementasi Pembelajaran Tematik Terpadu pada Kurikulum 2013 Di SD Negeri Wilayah Inti V Kecamatan Medan Johor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajran tematik terpadu pada kurikulum 2013 di SD Negeri Wilayah Inti V Kecamatan Medan Johor.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-desktiptif.Penelitian ini bersifat penggambaran keadaan secara naratif (kata-kata).Subjek Penelitian ini adalah guru kelas yang menerapkan pembelajaran tematik terpadu di SD Negeri Wilayah Inti V Kecamatan Medan Johor.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di SD Negeri Wilayah Inti V Kecamatan Medan Johor telah melaksanakan pembelajaran tematik terpadu, namun dalam penerapannya tidak semua guru melaksakan pembelajaran tematik terpadu sesuai dengan karakteristik pembelajaran tematik terpadu. Dalam perencanaanguru belum  mengembangkan sepenuhnya, guru hanya menggunakan buku guru dalam proses pembelajaran.Hasil observasi pada pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa belum terlaksana sebagaimana mestinya, beberapa guru masih melaksanakan pembelajaran secara konvesional dan antara mata pelajaran masih belum terintegrasi. Guru sudah menggunakan penilaian autentik dengan ketiga aspek yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan.Kata Kunci : Pembelajaran Tematik Terpadu, Kurikulum 2013
PENERAPAN STRATEGI MATHEMATICAL INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA SMAN 16 PEKANBARU Vivi Sitta Savitry
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 5, No 3: Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.52 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v5i3.25626

Abstract

Abstract: Application of Mathematical Investigation Strategy to Improve Mathematics Learning Outcomes of Class XI MIPA Students at SMAN 16 Pekanbaru. The specific objectives of this research can be detailed as follows: To determine student learning outcomes using the Mathematical Investigation Strategy learning model. To find out whether there are differences in student learning outcomes using the Mathematical Investigation Strategy learning model with conventional learning models.The formulation of the problem in this study is as follows: Are there differences in student learning outcomes using the Mathematical Inestigation Strategy learning model with conventional learning models? Are student learning outcomes using the Mathematical Instigation Strategy learning model better than student learning outcomes using conventional learning models? The research subject is Class XI MIPA SMA 16 Pekanbaru 2019 as many as 64 students or two classes XI MIPA. student learning in mathematics learning using the Mathematical Investigation Strategy learning model is greater than the student learning outcomes in mathematics learning that do not use the Mathematical Investigation Strategy learning model.Keywords: mathematics, learning outcomes, mathematical investigation strategies Abstrak: Penerapan Strategi Mathematical Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI Mipa SMAN 16 Pekanbaru.Tujuan khusus dilaksanakannya penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut: Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Strategi Mathematical Investigation. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Strategi Mathematical Investigation dengan model pembelajaran konvensional. Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: Apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Strategi Mathematical Inestigation dengan model pembelajaran konvensional? Apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Strategi Mathematical Inestigation lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional?Subjek penelitian adalah Kelas XI MIPA SMA 16 Pekanbaru 2019 sebanyak 64 anak didik atau dua kelasXI MIPA.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Strategi Mathematical Investigation lebih besar daripada nilai hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika yang tidak menggunakan model pembelajaran Strategi Mathematical Investigation.  Kata Kunci: matematika, hasil belajar, strategi mathematical investigation
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AWAL SISWA MELALUI PERMAINAN BAHASA DI KELAS 1 SDN 012 SIMANGAMBAT KECAMATAN SIABU KABUPATEN MANDAILING NATAL Nurlohot Nurlohot
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 4: September 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.088 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i4.9412

Abstract

Abstract : Improving Student's Early Reading Ability through Language Game in Class I SDN 012 Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. The purpose of this study is to improve student learning outcomes and reading ability of first grade students in learning Indonesian language. Classroom Action Research is conducted in 2 cycles. The subjects of this study were IB IB SDN 012 Simangambat students with 22 students consisting of 12 male students and 10 female students. The results showed that the application of game language can improve student learning outcomes. Learning outcomes at prasiklus, the ability to read exactly 2 people, put the pause 10 people, read smooth 5 people, distinguish the sound of 16 people, and understand the meaning of 11 people. In the first cycle the students' ability increased to: read a simple sentence of 7 people, put the pause 11 people, read smoothly 8 people, distinguish the sound of 18 people, and understand the meaning of the word increased to 13 people. In the second cycle, the students' ability increased again to: read a simple sentence of 9 people, put the pause 14 people, read smoothly 10 people, distinguish the sound of 20 people, and understand the meaning of the word 15 people.Keywords : Early Reading Abilities, Game Language, IndonesianAbstrak : Meningkatkan Kemampuan Mambaca Awal Siswa Melalui Permainan bahasa di Kelas I SDN 012 SimangambaT Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan kemampuan membaca awal siswa kelas I dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IB SDN 012 Simangambat dengan jumlah 22 orang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan bahasa dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar pada saat prasiklus, kemampuan membaca tepat hanya 2 orang, menempatkan jeda 10 orang, membaca lancar 5 orang, membedakan bunyi 16 orang, dan memahami makna 11 orang. Pada siklus I kemampuan siswa meningkat menjadi: membaca kalimat sederhana 7 orang, menempatkan jeda 11 orang, membaca lancar 8 orang, membedakan bunyi 18 orang, dan memahami makna kata meningkat menjadi 13 orang. Pada siklus II, kemampuan siswa meningkat lagi menjadi: membaca kalimat sederhana 9 orang, menempatkan jeda 14 orang, membaca lancar 10 orang, membedakan bunyi 20 orang, dan memahami makna kata 15 orang.Kata Kunci: Kemampuan Membaca Awal, Permainan Bahasa, Bahasa Indonesia