cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Kebutuhan Produk Dodol Guavagua Menggunakan Integrasi Model Kano Dan Product Quality Di Ukm Barokah Alam Ciwidey Esti Dwirini; Yati Rohayati; Aulia Fashanah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Meningkatnya persaingan pasar, tidak cukup bagi organisasi hanya dengan mengandalkan perbaikan terus-menerus dalam rangka mempertahankan dan mengembangkan keunggulan kompetitif. Perlu dilakukan rencana strategis terhadap inovasi suatu produk. Jurnal ini mengusulkan sebuah pendekatan yang menggunakan product quality dan Model Kano. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu organisasi untuk mengevaluasi kepuasan pelanggan, untuk perbaikan dalam memperbaiki atribut lemah, dan untuk identifikasi atribut attractive dan atribut yang termasuk kedalam true customer needs. Studi kasus yang akan digunakan adalah evaluasi kualitas dodol jambu biji GuavaGua pada UKM Barokah Alam. Terdapat beberapa keluhan pelanggan terhadap produk dodol jambu biji GuavaGua. Keluhan ini menunjukkan ketidakpuasan pelanggan terhadap produk ini. Beberapa atribut yang kuat dan lemah dari dodol GuavaGua diidentifikasi dan dianalisa lebih lanjut. Berdasarkan hasil pengolahan data pada kuesioner product quality diperoleh bahwa 23 atribut kebutuhan merupakan atribut lemah dimana performansi atribut tersebut masih di bawah harapan pelanggan. Setelah itu berdasarkan kuesioner Model Kano, diperoleh 12 atribut kebutuhan merupakan atribut yang perlu ditingkatkan atau dilakukan perbaikan dan 11 atribut yang perlu dipertahankan performansinya. Sedangkan berdasarkan hasil integrasi product quality dan Model Kano diperoleh 12 atribut yang termasuk kedalam true customer needs. Rekomendasi diperoleh berdasarkan hasil pengolahan data serta analisis yang melibatkan data pelanggan dan data UKM. Rekomendasi berisi atribut kebutuhan dodol jambu biji GuavaGua yang diprioritaskan untuk ditingkatkan sebagai true customer needs. Kata Kunci: Atribut Kebutuhan, Integrasi Product Quality dan Model Kano, True Customer Needs
Implementasi Dan Analisis Perbandingan Performansi Voip Server Pada Vps Berbasis Openvz Dan Cloud Computing Bahtiar Widayanto; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Virtualisasi adalah sebuah teknologi yang memungkinkan kita tidak melihat secara nyata spesifikasi yang ada didalamnya seperti sistem operasi, storage data, memori dan bahkan bandwidth. Virtualisasi menjadi teknologi yang dapat mendasari munculnya teknologi baru. Teknologi tersebut adalah teknologi cloud computing dan VPS. Cloud computing menjadi trend teknologi masa kini sehingga banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi ini dengan menawarkan layanan dimana sumber daya komputasi yang meliputi software, infrastruktur, maupun platform divirtualisasikan dan dapat diakses sebagai wujud layanan di internet. Dalam konteks yang sama, teknologi virtualisasi VPS juga menawarkan fleksibilitas yang akan mendukung pula mobilitas pengguna. Dengan menggunakan Proxmox VE sebagai mesin virtualisasi, dalam tugas akhir ini diimpelementasikan dan dianalisis performansi VoIP server dengan teknologi cloud computing dan VPS berbasis openVZ. Dalam hal ini penulis menggunakan asterisk 11 sebagai VoIP server yang akan diimplementasikan untuk membangun layanan VoIP kepada pelanggan. Berdasar hasil pengukuran performansi cloud computing, menunjukkan bahwa CPU usage dari master slave hanya mencapai 0.55 % dan saat idle kondisi Node mencapai 15-16 %. Pada pengukuran QoS diperoleh bahwa delay pada instance cloud computing menujukkan 58.57 ms sedangkan pada delay pada VPS 57.67 ms. Sedangkan performansi MIPS berpengaruh pada kehandalan server dalam menangani jumlah panggilan simultan. Dalam hal ini MIPS VPS lebih kecil dari cloud dan dedicated. Jumlah panggilan sukses tertinggi berada pada dedicated server. Kata Kunci : VPS, OpenVZ, cloud computing, VoIP, Asterisk
Desain Rangkaian Energi Loop pada Mobil Listrik Catu Daya Pengisian Otomatis Ronel Daniel; agus Virgono; Randy Erfa Saputra
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mobil Listrik dengan sistem pemulihan adalah sebuah konsep untuk membangun kendaraan yang mampu melakukan pemulihan energi listrik pada catu daya baik langsung maupun melalui sumber catu daya darurat secara otomatis,dengan memanfaatkan proses pengulangan energi yang didapatkan dengan memanfaatkan fungsi kosong pada penggerak utama yang disambungkan dengan generator akan bisa menghasilkan sebuah arus listrik yang mampu digunakan pada catu daya. Rancangan energi loop memiliki konsep yang mengambil dari energi kinetik dari gaya gerak mobil saat berjalan dan putaran poros brushless motor yang disambungkan dengan generator, Pada rancangan energi loop ini memiliki bebarapa kombinasi dengan rancangan yang sudah ada, seperti Step up Converter yang merupakan salah satu jenis DC chopper yang mampu mengatur tegangan DC sampai mencukupi batas minimum dan maximum yang masuk pada baterai, penggunaan gear yang diletakan pada brushless motor DC penggerak utama pada generator dengan memanfaatkan bagian yang kosong pada desain brushless motor DC didapatkanlah model energi loop yang disambungkan pada catu daya keadaan darurat melalui setiap putaran dari brushless motor DC. Hasil penggunaan Energi Loop pada baterai darurat pada prototype ini mampu menghasilkan arus listrik pada pengujian posisi tanpa beban dengan set value 90-93 dengan rata-rata 0,33067 A – 0,362308 A dimana pada ukuran mobil listrik ukuran sebenarnya memiliki spesifikasi charger yang berbeda seperti Lv1(12 A) dan Lv2(hingga 80A) yang jika diskalakan 1:10 menjadi 3.3067 – 3.362308 A per rotasi Generator. Kata Kunci : Energi Loop, brushless motor, energi kinetik, baterai darurat Abstract Electric car with a recovery system is a concept to build a vehicle capable of performing electrical energy recovery at the power supply either directly or through an emergency power supply source automatically, by utilizing the process of repeating the energy obtained by utilizing the empty function on the main mover connected to the generator. can produce an electric current that can be used on the power supply. The loop energy design has a concept that takes from the kinetic energy of the motion force of the car as it travels and the rotation of the brushless motor shaft connected to the generator. In this loop energy design has several combinations with existing designs, such as Step up Converter which is one type of DC chopper capable of adjusting the DC voltage to meet the minimum and maximum limits entered on the battery, the use of gear mounted on the brushless motor DC main propulsion on the generator by utilizing the blanks in the design of brushless DC motors obtained loop energy model connected to the emergency power supply through every turn of the DC motor brushless. The use of Energy Loop on emergency batteries in this prototype is capable of generating electric current in the loadless position testing with a set value of 90-93 with an average of 0.33067 A - 0.362308 A which on the size of an electric car actually has a size specification of different chargers such as Lv1 (12 A) and Lv2 (up to 80A) which if scaled 1:10 to 3.3067 - 3.362308 A per Generator rotation. Key words: Loop Energy, Brushless Motor, kinetic energy, Emergency Battery
Analisis Dan Implementasi Sistem Rekomendasi Pemilihan Vendor Untuk Pengadaan Alat Menggunakan Metode Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (topsis) Dan Fuzzy Ahp (studi Kasus: Pt Universal Tekno Reksajaya) Agustian Rahman; Eko Darwiyanto; Danang Junaedi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Universal Tekno Reksajaya (UTR) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang rekondisi dan pemeliharaan komponen alat berat. Dalam mendukung dan memfasilitasi bisnis yang akan dijalankan, UTR memerlukan alat-alat yang sesuai dengan kebutuhan. UTR bekerja sama dengan vendor-vendor dan akan menunjuk sebuah vendor untuk menjamin ketersediaan alat yang akan digunakan. Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh UTR yaitu berfokus dengan memilih vendor yang menawarkan harga terendah. Namun, memilih vendor berdasarkan penawaran harga terendah sudah tidak efisien lagi dan kurang maksimal karena tidak terdapat konsistensi dalam penggunaan kriteria pemilihan vendor. Oleh karena itu, UTR harus teliti dan berhati - hati dalam menentukan prioritas antar kriteria yang ada agar pengambilan keputusan tepat sasaran sesuai dengan tujuan perusahaan dan tidak menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Pada penelitian ini digunakan pendekatan Multiple Attribute Decision Making (MADM) dalam memilih vendor dengan menetapkan alternatif terbaik berdasarkan beberapa kriteria tertentu. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) karena dapat memperhitungkan semua jenis kriteria (subjektif atau objektif) dengan prinsip bahwa alternatif yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal untuk menentukan kedekatan relatif dari suatu alternatif dengan solusi optimal. Bobot pada setiap kriteria dihitung dengan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) yaitu pengembangan metode AHP dengan logika fuzzy yang mempertimbangkan adanya ketidakpastian dan keraguan serta meminimalisir penilaian subjektif terhadap tingkat kepentingan kriteria yang ditetapkan oleh pembuat keputusan, dengan adanya interval pada setiap peringkat. Perhitungan bobot yang dihasilkan oleh sistem hasil normalisasi kriteria dan subkriteria adalah gudang dengan bobot 0,0740, antar barang dengan bobot 0,0740, harga dengan bobot 0,1365, lead time dengan bobot 0,1707, fungsi alat dengan bobot 0,1882, kondisi alat dengan bobot 0,1882, spare part dengan bobot 0,0748, dan warranty dengan bobot 0,0936. Hasil pengujian akurasi keseluruhan data dengan jumlah alternatif 2 vendor menghasilkan tingkat akurasi 78,1%, pengujian keseluruhan data dengan jumlah alternatif 3 vendor menghasilkan tingkat akurasi 81,9%, dan pengujian keseluruhan data dengan jumlah alternatif 4 vendor menghasilkan tingkat akurasi 80%. Rata-rata tingkat akurasi dari keseluruhan pengujian yang dilakukan adalah sebesar 80%. Bobot yang dihasilkan oleh metode AHP tidak sama dengan yang dihasilkan FAHP, namun keduanya memiliki tingkat prioritas yang sama, hal ini membuat perangkingan yang dilakukan oleh TOPSIS dengan bobot AHP maupun FAHP menghasilkan urutan yang sama. Kata Kunci : UTR, Pemilihan Vendor, MADM, TOPSIS, FAHP
Analisis Dan Implementasi Graph Indexing Pada Graph Database Menggunakan Algoritma Closure Tree Riche Julianti Wibowo; Kemas Rahmat Saleh Wiharja; Adiwijaya Adiwijaya
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Graph menjadi populer untuk pemodelan data terstruktur seperti senyawa kimia. Teknologi basisdata seperti relational database kurang efektif menangani data yang terstruktur. Maka, graph database dibutuhkan. Untuk menangani pencarian informasi terhadap data yang terstruktur pada graph database digunakan metode graph indexing agar lebih cepat dan efisien. Dari beberapa metode graph indexing yang ada, Closure tree (C-tree) adalah metode graph indexing yang paling tepat digunakan karena menggunakan konsep graph closure dimana setiap simpul merangkum informasi dari simpul-simpul keturunannya dan membangun tree sebagai index. Pada tugas akhir ini diharapkan mampu menerapkan algoritma C-tree pada graph indexing dengan dataset bertipe molekul serta menganalisis answer set, tree construction, dan query time yang dihasilkan. Kata kunci : graph, graph database, graph indexing, graph closure, C-tree.
Sistem Navigasi Roboboat Berdasarkan Gps Menggunakan Metode Waypoint Seno Nugroho; Fiky Yosef Suratman; Ramdhan Nugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini perkembangan sistem autonomous sangat berkembang pesat salah satunya sudah digunakan pada jenis USV (Unmanned Surface Vehicle). Salah satu jenis dari USV ialah  roboboat. Roboboat dapat diimplementasikan untuk  memonitoring daerah  perairan  yang    tidak  terjangkau  manusia,  aerial  mapping, membawa muatan dan pantauan perairan. Tetapi masih terdapat kekurangan dalam hal memonitoring daerah perairan yang tidak terjangkau oleh manusia dalam hal ini pada umumnya roboboat masih dikendalikan oleh seorang pilot menggunakan sebuah remote control sehingga seorang pilot harus standby untuk mengetahui pergerakan dari roboboat. Oleh karena itu dalam tugas akhir ini dibuatlah sebuah sistem yang memungkinkan roboboat untuk bergerak secara autonomous dengan menggnakan sistem navigasi yang menggunakan algoritma waypoint. Jadi roboboat dapat bergerak secara autonomous dengan dikendalikan secara otomatis menggunakan PC (Personal Computer) sebagai antar muka pengguna dimana komunikasinya menggunakan modul wireless RF 433 MHz,tanpa menggunakan remote control dan bisa mengikuti jalur yang telah dibuat dengan bantuan perangkat GPS (Global Positioning System) yang telah terintegrasi dalam roboboa. Perangkat GPS akan menangkap siyal NMEA dari satelit GPS yang menghasilkan koordinat latitude dan longatitude terhadap lokasi perangkat GPS tersebut berada. Sistem autonomous yang terdapat pada roboboat dapat mencapai titik tujuan secara otomatis. Pada mode otomatis roboboat melaju dengan kecepatan konstan 2 m/s dengan estimasi jarak tempuh maksimal mencapai 3600 meter .Dan hasil dari beberapa percobaan kemudian dipilih 2 hasil data paling baik diantaranya pada misi pertama yaitu jalur lurus sepanjang 15 meter memiliki error rata-rata sebesar 1,35 meter dan misi kedua yaitu jalur berkelok-kelok dengan total jarak 135 meter memiliki error rata-rata sebesar 1,725 meter.
Perancangan Kebijakan Perawatan Mesin Cutting Pada Pabrik Pipa Dengan Menggunakan Reliability, Availability, Maintainability (ram) Analysis Dan Metode Reliability Centered Maintenance (rcm) (studi Kasus: Pt Xyz) Fididio Agoeng Pamboedi; Endang Budiasih; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan salah satu industri manufaktur yang bergerak dibidang Baja dan Beton siap pakai untuk industri kontruksi, kelistrikan, pertambangan, telekomunikasi dan perhubungan. Mesin Cutting merupakan salah satu mesin yang harus selalu siap pakai karena mempengaruhi proses produksi dan target produksi. Karena tingginya tingkat frekuensi downtime pada Mesin Cutting, maka diperlukan suatu kegiatan perawatan yang efektif, cara yang dilakukan pada penelitian keandalan mesin adalah menggunakan metode Reliability, Availability, Maintainability (RAM) analysis dan juga untuk menentukan kebijakan perawatan yang efektif dan tepat untuk Mesin Cutting adalah menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Berdasarkan perhitungan metode RAM Analysis dengan menggunakan pemodelan Reliability Block Diagram diketahui bahwa Reliability sistem pada waktu 112 jam sistem memiliki nilai Reliability (1%). Nilai Maintainability sistem pada waktu 5 jam adalah 100%. Nilai Inherent Availability sebesar 97,34% dan nilai Operational Availability sebesar 88,77%. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan World Class Key Performance Indicator, indikator dari Lagging Indicator belum mencapai target indikator yang diberikan sedangkan Leading Indicator telah mencapai target. Dengan metode RCM, didapat 2 Schedule On-Condition Task, 3 Schedule Restoration Task dan 1 Schedule Discard Task dengan interval waktu perawatan yang berbeda sesuai dengan subsistemnya masing-masing, serta penurunan biaya preventive maintenance sebesar Rp 3.467.688.301. Kata Kunci: Reliability Availability Maintainability (RAM), Reliability Centered Maintenance (RCM), Preventive Maintenance, Key Performance Indicator, Downtime. Abstract PT XYZ is one of the manufacturing industries engaged in ready-made Steel and Concrete for construction industry, electricity, mining, telecommunication and transportation. Cutting machine is one of the machines that must always be ready to use because it affects the production process and production targets. Due to the high level of downtime frequencies in Cutting Machines, an effective maintenance activity is required, the way in which the reliability research of the machine is to use Reliability, Availability, Maintainability (RAM) analysis and also to determine the effective and appropriate maintenance policy for Cutting Machine is using Reliability Centered Maintenance (RCM) method. Based on calculation method of RAM Analysis by using Reliability Block Diagram is known that Reliability system at 112 hour system have value Reliability (1%). The value of Maintainability system at 5 hours is 100%. Inherent Availability value of 97,34% and the value of Operational Availability of 88,77%. Based on the evaluation conducted using World Class Key Performance Indicator, indicator of Lagging Indicator has not reached the target indicator given while Leading Indicator has reached the target. With RCM method, 2 Schedule On-Condition Tasks, 3 Schedule Restoration Tasks and 1 Schedule Discard Task with different maintenance intervals based on their respective subsystems, and Rp 3.467.688.301 reduction in preventive maintenance cost. Keywords : Reliability Availability Maintainability (RAM), Reliability Centered Maintenance (RCM), Preventive Maintenance, Key Performance Indicator, Downtime
Perancangan Point Of Sales (POS) Untuk Sistem Biometric Paymen Okti Rendi Pratiwi; Surya Michrandi Nasution; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi yang berkembang pesat memberikan banyak kemudahan dan efisiensi dalam aktifitas manusia. Saat ini fasilitas dan pelayanan publik sangat diperlukan bagi pelanggan sehari-hari karena masih sering dijumpai berbagai pelayanan publik dalam suatu sistem transaksi yang masih kurang baik, dalam arti masih adanya antrian panjang dan pelayanan yang terlalu lama. Untuk menghindari hal tersebut maka dibuatlah suatu sistem yang bertujuan untuk memudahkan dalam proses transaksi pembayaran dalam hal efisiensi waktu. Pada penelitian Tugas Akhir ini diimplementasikan pada desktop dengan aplikasi Point Of Sales yang terintegrasi dengan fingerprint modul untuk sistem transaksi. Saat implementasinya, pelanggan menempatkan jari-jarinya di fingerprint scanner yang sudah terintegrasi dengan Point Of Sales untuk melakukan top up dan transaksi. Hasil pengujian pada aplikasi Point Of Sales menunjukan seluruh feature dapat berjalan dengan baik di Sistem Operasi Windows 7.0. Waktu untuk rata-rata delay pengiriman notifikasi sms adalah 14,86 second. Delay waktu sms dapat dipengaruhi oleh beberapa kondisi tempat server berada, provider jaringan, trafik, dll. Kata kunci: Biometric, Point Of Sales, Fingerprint, Server
Perancangan Dan Implemetasi Scada Pada Mini Plan Sorting Kayu Menggunakan Software Labview Rizal Afyudin; Junartho Halomoan; Erwin Susanto
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara exportir kayu ke beberapa negara di benua amerika dan asia. Kayu yang diekspor salah satunya dalam bentuk 20cm x 8cm x 0.5cm. Kayu tersebut diseleksi dengan cara manual melalui penglihatan manusia pada penampakan kulit, warna teras, arah serat dan ada tidaknya getah. Tingkat akurasi identifikasi kualitas kayu yang dilakukan melalui penglihatan manusia dapat dipengaruhi oleh kemampuan penglihatan manusia dan kebutuhan target jumlah kayu yang harus diidentifikasi oleh pekerja sehingga dapat menyebabkan hasil seleksi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sistem otomasi industri atau mini plant sangat dibutuhkan untuk melakukan identifikasi kualitas kayu dengan akurasi tinggi dan melakukan pemisahan secara otomatis. Penelitian ini difokuskan pada Pembuatan mini plant pada bagian proses pemisahan hasil kualitas kayu dengan program LabView berbasis HMI (Human Machine Interface) dan SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition). Berdasarkan hasil pengujian disimpulkan bahwa sistem bekerja cukup baik, hanya saja proses pengiriman data dari LabView ke PLC atau sebaliknya terjadi delay, delay yang terjadi pada pengiriman data dari LabView ke PLC sebesar +/- 0.3 detik, dan pengiriman data dari PLC ke LabView sebesar +/- 1 detik, yang mengakibatkan proses monitoring sedikit terlambat. Pada conveyor terdapat getaran rantai yang diakibatkan rantai terlalu panjang dan jumlah sprocket sebagai penyangga kurang banyak sehingga terkadang kayu jatuh saat proses sorting.
Perancangan Dan Implementasi Directional Feature Extraction Dan Support Vector Machines Untuk Menerjemah Kata Dengan Pengenalan Huruf Hiragana Dalam Bahasa Jepang Ke Bahasa Indonesia Berbasis Android Fardilla Zardi Putri; Budhi Irawan; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era global ini menguasai bahasa lain merupakan salah satu kebutuhan penting yang harus dimiliki setiap orang. Banyak orang berkunjung ke negara lain untuk melakukan banyak kegiatan seperti bekerja, belajar bahkan untuk liburan. Salah satu negara yang banyak dikunjungi adalah negara Jepang. Negara Jepang memiliki bentuk huruf yang berbeda dengan huruf latin pada umumnya. Untuk mempelajari Bahasa Jepang tersebut dibutuhkan pemahaman dengan huruf-hurufnya. Seiring dengan berkembangnya teknologi, pengenalan karakter atau sering Optical Character Recognition (OCR) merupakan salah satu aplikasi teknologi pada bidang pengenalan karakter atau pola dan kecerdasan buatan sebagai mesin pembaca. Pada penelitian tugas akhir ini, akan dirancang sebuah aplikasi penerjemah kata dalam Bahasa Jepang berbasis Android dengan memanfaatkan prinsip dasar OCR dengan menggunakan metode Directional Feature Extraction dan Support Vector Mechine. Pengujian yang dilakukan memberikan hasil terbaik pada nilai akurasi yang dicapai dengan menggunakan metode Directional Feature Extraction dan Support Vector Mechine adalah 85.71%. Pada penelitian ini menggunakan 104 data latih. Hasil Pengujian Beta atas empat poin, yaitu tampilan aplikasi, waktu respons sistem, ketepatan penerjemahan, dan manfaat aplikasi menunjukkan aplikasi dapat diklasifikasikan sebagai baik. Kata Kunci: Optical Character Recognition, Directional Feature Extraction, Support Vector Mechine, Android

Page 10 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue