cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Konsumsi Daya Pada Splitter Untuk Jaringan Optical Next Generation Taufik Abdurrahman; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan data rate yang tinggi semakin meningkat dalam jaringan telekomunikasi untuk dapat melayani aplikasi high bandwidth yang memuaskan. Dengan meningkatkan kebutuhan data rate, isu konsumsi daya membutuhkan solusi untuk energy efficiency. Energy efficiency telah menjadi aspek yang sangat penting dalam network design karena meningkatnya konsumsi energi pada saat transmisi berkaitan dengan perfomansi dari sistem. Evolusi teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) ke Next Generation Passive Optical Network stage 2 (NGPON2) merupakan langkah dalam memberikan layanan yang lebih baik karena mampu memberikan peningkatan bandwidth dan quality of service (QOS) untuk layanan konektifitas best-effort high speed dengan lebih banyak split ratio dan jangkauan yang lebih jauh. Dalam penelitian ini akan merancang dan mensimulasikan jaringan Bidirectional NGPON2 dengan teknik TWDM yang memiliki total bitrate 40 Gbps untuk downstream dan 10 Gbps untuk upstream dengan menggunakan kombinasi passive splitter 3 stage pada jarak 30 km. Pendekatan untuk mendapatkan hasil menggunakan perhitungan link power budget, BER dan Q-Factor serta mengacu kepada standar ITU-T.
Prediksi Calon Nasabah Gadai Potensial pada PT. Pegadaian (Persero) dengan Menggunakan Metode Suport Vector Machine-Sequential Minimal Optimization (SVM-SMO Ramadhan Wahyu Pratama; Arie Ardiyanti Suryani; Siti Sa'adah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh perusahaan jasa gadai terutama PT. Pegadaian adalah usaha menurunkan barang lelang milik nasabah akibat nasabah tersebut tidak melakukan pencicilan pinjaman sebelum jatuh tempo berakhir. Jenis nasabah yang tidak melakukan usaha untuk menebus barang gadaian mereka dapat dikatakan sebagai seorang nasabah yang tidak potensial bagi perusahaan. Untuk itu maka perusahaan perlu mengetahui jenis nasabah mereka apakah termasuk dalam kategori potensial atau tidak, informasi ini berguna untuk mengantisipasi kemungkinan kemunculan nasabah lelang yang akan merugikan perusahaan. Penentuan nasabah potensial dan tidak potensial ini dapat dilakukan pada tahap klasifikasi dengan menggunakan metode Support Vector Machine Sequential Minimal Optimization. Tugas akhir ini bertujuan untuk menerapkan Menerapkan Support Vector Machine Sequential Minimal Optimization (SVM-SMO) untuk memprediksi nasabah potensial dan tidak potensial. Pemilihan metode SVM dalam tugas akhir ini karena SVM telah terbukti kehandalannya dalam melakukan klasifikasi data dalam jumlah yang besar dan memiliki atribut data yang kompleks. Sebelum melalui tahap klasifikasi terlebih dahulu data akan dipreprocessing dan dinormalisasi dengan menggunakan normalisasi linear. Terdapat tiga parameter uji yang digunakan sebagai evaluasi sistem yaitu Precision, Recall dan F-measure, dengan hasil rata-rata setiap parameter uji bernilai diatas 75%. Kata Kunci: Nasabah Gadai, Support Vector Machine Sequential Minimal Optimization
Analisa Keterhubungan Ontology Pada Web Semantik Menggunakan Terminological-Based Ontology Matching Fithratul Sauwa; Arie Suryani; Toto Suharto
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Web semantik memungkinkan data tidak hanya dapat dimengerti oleh manusia sebagai pembaca tetapi juga agar bisa diproses dan dimengerti oleh mesin atau komputer. Ontology merupakan teknoogi pada web semantik yang memungkinkan hal tersebut dapat terjadi. Ontology mendeskripsikan data pada web dan keterhubungan antar data pada web. Heterogenitas merupakan masalah yang paling umum terjadi pada ontology di web semantik, misalnya terdapat dua ontology dengan nama yang berbeda, ontology tersebut memiliki struktur yang berbeda atau didefinisikan dengan cara yang berbeda padahal kedua ontology tersebut mendeskripsikan domain pengetahuan yang sama. Ontology matching bertujuan untuk mengurangi masalah heterogenitas pada ontology. Ontology matching merupakan proses untuk membandingkan dua ontology dan menemukan keterhubungan diantara kedua ontology tersebut. Salah satu teknik yang digunakan pada ontology matching untuk menyelesaikan masalah heterogenitas adalah Terminological-based ontoogy matching (TBOM). Teknik terminological-based ontology matching ini menggunakan data leksikal dari konsep yang terdapat pada ontology untuk mencocokan konsep dengan cara membandingkan string (string comparison) sehingga proses ontology matching. Teknik Terminological-based ontology matching yang digunakan dalam tugas akhir ini dipengaruhi oleh parameter Similarity Threshold yang berperan pada proses terminological-based ontology matching. Parameter similarity threshold ini memberikan pengaruh yang besar terhadap performansi proses ontology matching. Semakin besar masukan nilai similarity threshold maka semakin baik nilai performansi yang dihasilkan atau dapat dikatakan nilai performansi mendekati satu. Kata Kunci : web semantik, ontology, ontoogy matching, heterogenitas, Terminological-based ontology matching
Usulan Perbaikan Spesifikasi Alat Bantu Di Stasiun Kerja Pengikisan Alat Cap Dengan Menggunakan Metode (rula) Rapid Upper Limb Assessment (studi Kasus Rumah Batik Komar) Yuvie Mutiarasari; Rino Andias Anugraha; Yusuf Nugroho Doyo Yekti
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Rumah Batik Komar adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan kain batik. Proses pengikisan alat cap dilakukan dengan cara jongkok selama 30 – 60 menit. Postur kerja jongkok merupakan postur kerja canggung karena terdapat penyimpangan dari postur kerja yang ideal. Postur kerja canggu ng yang dibiarkan secara terus menerus dapat mengakibatkan tingginya risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) atau kerusakan jaringan pada bagian-bagian otot skeletal. Postur kerja canggung operator di stasiun pengikisan alat cap disebabkan oleh pemakaian meja kerja dan alat kikis operator yang tidak ergonomis. RULA (Rapid Upper Limb Assessment) merupakan metode yang digunakan untuk menilai postur, kekuatan, dan gerakan tubuh bagian atas yang berhubungan dengan aktivitas yang tidak berpindah-pindah tempat. Penilaian postur kerja pengikisan alat cap di rumah batik komar menggunakan metode RULA dikarenakan aktivitas operator mengikis alat cap menggunakan tubuh bagian atas dan tidak berpindah-pindah tempat. Hasil penilaian metode RULA pada operator pengikisan alat cap diambil dari postur kerja operator yang paling berbahaya yaitu didapatkan skor akhir 7 pada bagian kanan dan kiri yang berarti penyelidikan dan perubahan dibutuhkan sesegera mungkin. Postur kerja usulan dengan menggunakan spesifikasi alat bantu usulan menghasilkan skor 3 di kanan dan di kiri yang berarti diperlukan penyelidikan lebih jauh dibutuhkan dan mungkin saja perubahan diperlukan. Disimpulkan bahwa alat bantu usulan dapat mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada operator pengikisan alat cap di Rumah Batik Komar. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders (MSDs), Pengikisan alat cap batik, RULA (Rapid Upper Limb Assessment), Postur Kerja Canggung.
Implementasi Dan Analisis Keamanan Pesan Menggunakan Teknik Steganografi Lsb Dan Algoritma Kriptografi Relative Displacement Cipher Muhammad Tezar; Rita Magdalena; Nur Andini
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini teknik steganografi telah banyak digunakan untuk menyimpan informasi rahasia pada media digital. Salah satu metode yang digunakan adalah Least Significant Bit (LSB). Namun steganografi yang menggunakan metode LSB masih sangat sederhana dan sudah terlalu umum digunakan untuk menyisipkan berkas teks pada media digital sehingga masih memungkinkan pihak ketiga untuk membuka informasi yang dirahasiakan. Untuk itu dibutuhkan teknik kriptografi untuk mengacak plaintext sebelum disisipkan ke dalam gambar RGB dengan teknik steganografi. Algoritma kriptografi yang digunakan adalah Relative Displacement Cipher (RDC) dan teknik steganografi yang digunakan adalah Least Significant Bit (LSB). Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah sebuah citra yang memiliki pesan terenkripsi pada bit terakhir pixel penyusunnya. Dengan PSNR bernilai 45.2209dB setelah disisipkan panjang pesan maksimum yang mampu ditampung cover image. Namun ketika diberi noise, bit pesan yang tersimpan di dalam cover image akan berubah sehingga informasi yang tersimpan akan terganggu. Dengan demikian, sistem ini dapat berjalan dengan baik jika stego image tidak diberi serangan.
Implementasi Prototipe Smart Smoker Detector Putri Azanny; Endro Ariyanto; Aji Gautama Putrada
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampus merupakan suatu lingkungan yang seharusnya bersih terhadap asap rokok. Namun, saat ini masih banyak mahasiswa dan civitas kampus yang sering melanggar aturan tentang larangan merokok pada lingkungan kampus. Untuk menanggulangi masalah tersebut dibangunlah prototipe sistem yang dapat memantau para perokok yang berada pada kantin. Implementasi dari sistem pemantauan sumber asap rokok menggunakan mikroprosesor Raspberry Pi, sensor, webcam dan motor servo. Sensor yang digunakan adalah sensor MQ-7 sebagai pendeteksi kadar karbon monoksida (CO) yang terkandung pada asap rokok. Jika terdeteksi asap rokok maka kamera webcam mengarah pada sumber asap dan meng-capture perokok tersebut serta mengirimkan gambarnya via Wi-fi ke Twitter. Nantinya pihak kampus dapat memantau dalam menangani mahasiswa dan civitas kampus yang melanggar aturan merokok di lingkungan kampus. Dari hasil pengujian sistem pada ruangan tertutup menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi sumber asap rokok dan perokok berjalan dengan baik, sesuai kebutuhan sistem dengan persentase keberhasilan sebesar 100%. Sedangkan pada ruangan terbuka performasi sistem menurun menjadi 66,67% yang disebabkan oleh pengaruh angin. Kata Kunci : Asap Rokok, Capture, Kampus, Sensor MQ-7, Twitter.
Usulan Perbaikan Sistem Kanban Untuk Mengurangi Penumpukan Work In Process Dan Lead Time Produksi Pada Lantai Produksi Bagian Medium Prismatic Machines Pt Dirgantara Indonesia Wita Anggraita Puspita; Widia Juliani; Pratya Poeri Suryadhini
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Dirgantara Indonesia adalah salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak dalam bidang manufaktur pembuatan pesawat, pengembangan desain, dan pembuatan pesawat komuter sipil dan militer daerah. PT. Dirgantara Indonesia mempunyai beberapa bagian produksi. Salah satu bagian produksi dari perusahaan ini adalah departemen machining. Berdasarkan mesin, divisi produksi PT. Dirgantara Indonesia dibagi menjadi tiga bagian. Salah satunya adalah Medium Prismatic Machines. Pada bagian produksi ini terdapat permasalahan yaitu terjadinya keterlambatan dalam penyelesaian part. Keterlambatan tersebut terjadi karena adanya lead time yang panjang dan terdapat penumpukan WIP di beberapa work center. Part yang diproduksi pada bagian machining terkadang bukanlah part yang dibutuhkan oleh bagian perakitan. Penyebab dari adanya masalah tersebut adalah tidak adanya kontrol pada lantai produksi. Salah satu cara untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan menggunakan sistem kanban. Sistem kanban merupakan sistem informasi yang menyelaraskan pengendalian produksi suatu produk yang diperlukan, dalam jumlah yang diinginkan, dan dalam waktu yang dibutuhkan pada setiap proses produksi, di dalam pabrik maupun diantara perusahaan yang terkait. Dalam penelitian ini, didapatkan suatu usulan rancangan perbaikan sistem kanban yaitu dengan menggunakan dual card kanban. Hasil analisis dari penelitian ini adalah terjadinya penurunan jumlah work in process (WIP) dan penurunan lead time produksi. Penurunan WIP pada mesin HAAS sebesar 50% dan penurunan pada mesin Deckel Maho sebesar 67%. Jumlah kartu kanban yang berlaku di lantai produksi berbeda-beda tergantung dari work center. Sistem kanban usulan memiliki aliran informasi yang berjalan dari gudang part jadi, work center mesin Deckel Maho dan gudang raw material menggunakan kartu kanban pengambilan. Sedangkan proses produksi pada work center akan diatur dengan kartu kanban perintah produksi. Kata Kunci—Kanban, lead time, work in process,
Steganografi Teks Pada Citra Digital Menggunakan Metode Braille Dan Metode Pemilihan Piksel Lsb Elyza Dilla Susanti; Bambang Hidayat; Nur Andini
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi saat ini telah berkembang pesat. Salah satunya teknologi internet yang sudah sangat mendunia memberi fasilitas dan kemudahan untuk berkirim informasi atau bertukar data. Semua orang bebas untuk mengaksesnya. Seiring berkembangnya teknologi internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan “CyberCrime” atau kejahatan melalui jaringan Internet. Sehingga perlu teknik untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi atau data yang dikirimkan. Salah satunya dengan teknik Steganografi. Steganografi adalah teknik yang digunakan untuk menyembunyikan informasi rahasia dalam sebuah media informasi sehingga data yang dikirimkan tidak dapat diidentifikasi oleh pihak yang tidak berhak. Steganografi punya beberapa metode, yang sering digunakan adalah metode LSB. Metode LSB adalah metode menyembunyikan pesan rahasia dengan menyisipkan pada bit rendah atau bit yang paling kanan (LSB) pada data piksel yang menyusun file tersebut. Pada tugas akhir ini diterapkan metode braille untuk meningkatkan keandalan LSB dengan cara menyisipkan pesan rahasia dengan masukkan berupa teks yang dikonversikan dalam bilangan biner 6 bit. Kemudian hasilnya dianalisis perubahan citra sebelum disisipi pesan rahasia dan sesudah disisipi pesan rahasia dengan membandingkan nilai MSE, PSNR, BER, CER dan MOS. Setelah dilakukan pengujian sistem diperoleh nilai rata-rata PSNR=125,899dB dan MSE=0,221, BER=0 dan nilai CER=0 ini berarti tidak ada bit pesan dan karakter yang eror setelah diekstraksi. Sedangkan hasil penilaian MOS sekitar 4,48-4,76 pada skala 1-5 dari 30 orang responden. Kata kunci : Steganografi, metode braille, LSB, MSE, PSNR, BER, CER, MOS
Perancangan Jaringan Fiber To The Building (fttb) Dengan Menggunakan Teknologi Berbasis Gpon Di Mall Cihampelas Walk Andika Putra Ramadhan; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PON (Passive Optical Network) merupakan teknologi baru yang telah menggantikan teknologi sebelumnya yaitu narrow band dan broadband.Teknologi GPON memiliki bit rate sebesar 2,5 Gbps untuk arah downstream dan 1,25 Gbps untuk arah upstream. Dalam Tugas Akhir ini telah dilakukan perancangan jaringan Fiber To The Building (FTTB) yang diaplikasikan pada bangunan di Mall Cihampelas Walk. Dengan jarak terjauh sebesar 2,6782 km dan menggunakan splitter 1:4 dan 1:8. Penentuan uji kelayakan dilakukan dengan menghitung parameter kelayakan. Hasil yang didapat dari perhitungan empiris dan simulasi, maka diperoleh LPB terbaik pada jarak terjauh dengan titik ODCB 1 sebesar –17,4 dBm untuk arah downstream, -22,467 dBm untuk arah upstream, dan pada simulasi sebesar -16,919 dBm pada arah downstream, dan -19,475 dBm pada arah upstream. Untuk Q-Factor diperoleh perhitungan empiris sebesar 20,53 dan simulasi sebesar 13,63, untuk arah upstream sebesar 15, 37 dan simulasi sebesar 7,74. BER dengan arah downstream mendapat 1,1 x 10−59 untuk perhitungan empiris dan 1,1 x 10−42 dari simulasi, sementara pada arah upstream diperoleh 2,2 x 10−42 pada perhitungan empiris, dan 4,94 x 10−15 pada simulasi. Kata kunci : GPON, FTTB, LPB, RTB, BER Abstract PON (Passive Optical Network) is a new technology that has replaced the previous technology that is narrow band and broadband. GPON technology has a bit rate of 2.5 Gbps for downstream direction and 1.25 Gbps for upstream direction. In this Final Project has been done the design of Fiber To The Building (FTTB) network that is applied to the building at Mall Cihampelas Walk. With the furthest distance of 2.6782 km and use the splitter 1: 4 and 1: 8. Determination of feasibility test is done by calculating the feasibility parameter. Results obtained from empirical and simulation calculations, then obtained the best LPB at the furthest distance with ODC-B 1 point of -17.4 dBm for downstream direction, -22.467 dBm for upstream direction, and at -16.919 dBm simulation in the downstream direction, and -19.475 dBm in the upstream direction. For Q-Factor obtained empirical calculation 20,53 and simulation equal to 13,63, for upstream direction equal to 15, 37 and simulation equal to 7,74. BER with downstream direction gets 1.1 x for empirical calculations and 1.1 x from simulation, while in upstream direction it is obtained 2.2 x on empirical calculation, and 4.94 x in simulation. Keywords: GPON, FTTB, LPB, RTB, BER
Identifikasi Jenis Penyakit Pada Kakao Dengan Pengolahan Citra Digital Dan K-nearest Neighbor Gede Hari Yogiswara; Rita Magdalena; Hilman Fauzi Tresna Sania Putra
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil dan pengekspor kakao terbesar ke-3 dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. Kualitas biji kakao dipengaruhi baik atau buruk dari buahnya itu sendiri. Salah satu parameter dari kualitas buah kakao ada tidaknya penyakit yang dihasilkan oleh hama ataupun patogen yang menyerang tanaman kakao. Namun pengecekan penyakit pada kakao masih dilakukan manual oleh manusia dengan tingkat ketelitian yang relatif masih rendah. Agar proses pengecekan penyakit pada kakao bisa lebih efisien, maka diperlukan suatu sistem yang dapat melakukan identifikasi penyakit secara otomatis. Pada tugas akhir ini penulis akan merancang sistem identifikasi jenis penyakit kakao otomatis berbasis pengolahan citra digital. Cara kerja dari sistem ini adalah dengan membandingkan sampel kakao yang akan diteliti dengan referensi yang ada pada database. Pada penelitian ini hanya mengidentifikasi buah normal dan buah yang terserang busuk buah dan helopeltis. Sistem yang dirancang pada tugas akhir ini menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN) dan diimplementasikan menggunakan aplikasi Maltab R2009a. Berdasarkan hasil pengujian secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa sistem dapat mengidentifikasi jenis penyakit pada kakao. Hasil akurasi tertinggi sebesar 86,67% diperoleh dengan kombinasi dari 3 parameter yaitu, menggunakan ukuran citra normalisasi 128 x 64 piksel, tanpa membatasi jumlah PC yang digunakan dan dengan metode distance cityblock dimana nilai k = 1. Rata-rata waktu komputasi yang dibutuhkan untuk proses pre-processing adalah 0,31284 detik, sedangkan rata-rata waktu komputasi yang dibutuhkan untuk proses ekstraksi ciri adalah 0,03598 detik dan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk proses klasifikasi adalah 0,07774 detik. Kata kunci: Buah kakao, Identifikasi jenis penyakit kakao, PCA, k-NN, MATLAB.

Page 11 of 831 | Total Record : 8304


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue