cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture untuk Mendukung Fungsi Terkait System Online Payment Point Menggunakan Framework TOGAF ADM pada PT Pos Indonesia Anfusa Gandri Herucakra; Ari Fajar Santoso; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang jasa pengiriman. Saat ini, bentuk badan usaha Pos Indonesia merupakan perseroan terbatas dan sering disebut dengan PT. Pos Indonesia. PT.Pos Indonesia mengembangkan bisnisnya ke bidang jasa keuangan yang disebut Pospay. Untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, PT Pos Indonesia melakukan pengembangan Pospay menjadi M-Pospay. Sebelum melakukan pengembangan Pospay, PT.Pos Indonesia perlu melakukan perencanaan suatu Enterprise Architecture yang dapat menjamin penerapannya optimal dan dapat memenuhi seluruh kebutuhan bisnis PT.Pos Indonesia. Enterprise Architecture adalah kegiatan pengorganisasian data yang dipergunakan dan dihasilkan oleh organisasi yang mencakup proses bisnis dari organisasi tersebut. Kerangka kerja digunakan sebagai acuan dalam perancangan enterprise architecture pada penelitian ini adalah TOGAF ADM, dengan fokus perancangan pada fase arsitektur sistem informasi, yaitu arsitektur data dan arsitektur aplikasi. Kata kunci: arsitektur enterprise, TOGAF ADM, Pospay, arsitektur sistem informasi, arsitektur teknologi.
Analisis Dan Implementasi Pengukuran Semantic Relatedness Menggunakan Salient Semantic Analysis Dengan Keyword Extraction Sebagai Preprocessing Bagus Ardisaputra; Moch. Arif Bijaksana; Siti Sa'adah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengukuran besar relasi antar kata atau teks mempunyai kendala pada pengimplementasian sistem yaitu memerlukan pengetahuan dalam jumlah banyak. Sistem yang ada juga harus dapat melakukan abstraksi dan generalisasi. Pengukuran ini yang disebut sebagai semantic relatedness. Semantic relatedness adalah salah satu pengukuran dalam text mining yang merepresentasikan hubungan antar kata atau teks. Pada tugas akhir ini digunakan metode salient semantic analysis dan keyword extraction untuk mendapatkan nilai semantic relatedness antar kata dan antar teks. Metode ini dipilih karena mampu menghitung nilai semantic relatedness antar kata dan teks dengan tingkat akurasi yang baik. Dari uji skenario yang dilakukan, didapatkan nilai korelasi tertinggi untuk antar kata sebesar 0.2137 dan akurasi tertinggi untuk antar teks sebesar 83.3%. Kata kunci : semantic relatedness, salient semantic analysis, keyword extractio
Usulan Perancangan Stock Take Policy Untuk Mengurangi Biaya Pada Aktivitas Stock Take Menggunakan Metode Cycle Counting Pada Perusahaan Ritel Pt Xyz Harly Mifta Nurfala; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT XYZ merupakan perusahaan ritel yang menjual berbagai macam produk fast moving consumer goods (FMCG). Dalam menjaga keakurasian produknya, PT XYZ melakukan kegiatan stocktake rutin setiap satu tahun sekali dengan biaya yang dikeluarkan untuk satu kali stocktake sebesar Rp. 521.301.025. Berdasarkan hasil stocktake pada tahun 2014, PT XYZ memiliki tingkat inventory record accuracy sebesar 96,92% dengan jumlah shrinkage (penyusutan) sebesar 3,08 %. Hal ini masih belum bisa mencapai target inventory record accuracy sebesar 98% dengan total shrinkage maksimal 2%. Shrinkage di PT XYZ disebabkan oleh adanya produk yang hilang, produk yang rusak, dan produk yang kadaluarsa. PT XYZ memerlukan perancangan stocktake policy usulan untuk meminimasi biaya stocktake dan meningkatkan inventory record accurcy. Perhitungan metode cycle counting dilakukan untuk menentukan jumlah SKU yang dihitung dalam setiap aktivitas stocktake berdasarkan nilai dari masing-masing produk. Hasil dari perhitungan metode cycle counting digunakan untuk menentukan jadwal aktivitas stocktake. Penerapan stocktake policy usulan ini dapat meminimasi biaya aktivitas stocktake sebanyak 94,94% dengan biaya sebesar Rp. 494.928.442. Kata kunci : FMCG, Inventory Record Accuracy, Shrinkage, Biaya stocktake, Cycle Counting.
Implementasi Dan Analisis Metode Failoverpada Sistem Redundant Dedicated Server Dan Cloud Server Untuk Layanan Voip Devyta Asterina; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Layanan VoIP (Voice Over IP) yang dapat melewatkan trafik suara, data, dan video dewasa ini semakin berkembang  di  masyarakat.  Kebutuhan  akan  layanan  yang  bersifat  realtime  berbasis  IP  ini  pun  menuntut performansi yang baik pula. Salah satu yang memegang peranan penting adalah server yang berperan sebagai penyedia   layanan. Untuk itu perlu memiliki suatu cara agar tetap menjaga performansi layanan VoIP yang memenuhi standar “baik” dari segi QoS adalah dengan menggunakan redundant server apabila master server (utama)  mengalami  down.  Saat  ini,  suatu  infrastruktur  belum  sepenuhnya  bermigrasi  menggunakan  cloud computing. Dedicated server masih digunakan mengingat akan performansi yang dihasilkan lebih baik dibanding dengan cloud server. Peranan backup server pun diperlukan apabila terjadi gangguan dan menggantikan kinerja master server. Dalam tugas akhir ini diimplementasikan mengenai redundant server VoIP antara dedicated server dan cloud server. Dimana dedicated server berperan sebagai master server, dan cloud server berperan sebagai backup server yang menggantikan kinerja dedicated server saat mengalami down. Hal ini untuk mewujudkan kondisi high availability dengan menghasilkan downtime yang kecil baik saat kondisi yang terencana (planned) ataupun saat kondisi (unplanned) sehingga layanan VoIP akan tetap dapat digunakan oleh client. Dengan sistem yang diimplementasikan diatas, hasil untuk segi downtime yang ditangani oleh backup server pada cloud adalah 0.8537 detik/tahun untuk kondisi planned dan bernilai 1.1858 detik/tahun untuk kondisi unplanned,  nilai  ini    lebih  kecil  dibandingkan  dengan  tanpa  menggunakan  server  backup  yang  memiliki downtime  172.6  menit/tahun.  Untuk  nilai  availability  yang  dimiliki  berdasarkan  hasil  perhitungan  adalah 99.9999% baik untuk kondisi planned maupun unplanned  yang telah memenuhi rekomendasi “The-Six Nines”. Sedangkan untuk throughput yakni untuk mengetahui kondisi server sesaat sebelum failover adalah 10790.85367 Bps dan setelah failover yakni pada kondisi planned adalah 10720.54967 Bps serta kondisi unplanned adalah 10718.05172 Bps yang  berarti tidak  mengalami perubahan yang signifikan meskipun telah terjadi failover. Dengan ini implementasi ini layak untuk diimplementasikan. Kata kunci: Failover, Downtime, Master server dedicated, Backup server cloud, High availability, VoIP
Perancangan dan Implementasi Driver Motor Tiga Fasa untuk Pengendali Kecepatan Motor BLDC berbasis PWM pada Mobil Listrik Rangga Jaya Andika; Angga Rusdinar; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring bertambah majunya teknologi di bidang otomotif khususnya pada bidang mobil listrik. Penggunaan mobil listrik lebih efisien dan optimal dibandingkan dengan mobil dengan bahan bakar minyak dan penelitiannya terus berkembang hingga saat ini. Untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan fungsi dari mobil listrik, dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengendalikan motor listrik sebagai penggerak dari mobil listrik tersebut. Motor listrik yang digunakan adalah motor Brushless Direct Current (BLDC). Motor BLDC banyak digunakan pada bidang industri dibandingkan dengan motor jenis lain, karena motor BLDC memilki banyak keunggulan. Tetapi terdapat juga suatu kelemahan dari motor BLDC yaitu kesulitan dalam mengatur kecepatan. Dengan adanya kondisi ini penulis tertarik untuk membuat sebuah inovasi untuk menanggulangi masalah tersebut, dengan cara membuat driver motor tiga fasa sebagai pengendalian motor BLDC pada mobil listrik untuk mengatur putaran motor BLDC sehingga kecepatan dapat divariasikan. Driver motor tiga fasa ini terdiri dari mikrokontroller Arduino Uno dan rangkaian inverter tiga fasa yang menggunakan mosfet IRF3205. Mikrokontroller Arduino Uno digunakan sebagai penyulutan mosfet pada rangkaian inverter tiga fasa, yang hasilnya Parameter keberhasilan dari penelitian ini adalah mampu mengetahui komutasi dari motor BLDC yang lalu dikendalikan oleh inverter tiga fasa melalui mikrokontroller Arduino Uno untuk mengendalikan kecepatan pada motor BLDC dengan frekuensi tertentu. Kata kunci : Brushless Direct Current (BLDC), driver motor tiga fasa, inverter tiga fasa, Arduino Uno, mosfet IRF3205 Abstract Technology advances in the field of automotive particularly electric cars result in more efficient and optimum use of resources than gasoline-powered engine and the research continues to grow now. To improve the efficiency and optimization of the function, a system to control the electric motor operating as a driver of the electric car is required. Electric motors used were Brushless Direct Current (BLDC) motors. It is extensively used in many industries compared to other types of motors for its various advantages. However, it has an imperfection in speed control. Accordingly, the authors were interested to produce an innovation to overcome the problem by designing threephase motor driver as speed control for BLDC motor on electric car to set the motor rotation so that speed can be varied. This three-phase motor driver was consisted of Arduino Uno microcontroller and a three-phase inverter circuit using IRF3205 mosfet. The Arduino Uno microcontroller was used as a mosfet ignition on the three-phase inverter circuit. The success parameter of this research can be seen by knowing the commutation of BLDC motor controlled by three-phase inverter through Arduino Uno microcontroller to control the speed of BLDC motor with certain frequency. Keywords: Brushless Direct Current (BLDC), three-phase motor driver, three-phase inverter, Arduino Uno, mosfet IRF3205
Perancangan Sistem Erp Dengan Modul Purchasing Dan Inventory Berbasis Odoo 9 Dengan Metode Asap Pada Pt. Aretha Nusantara Farm Afrizal Samsul Hidayat; R. Wahjoe Witjaksono
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Aretha Nusantara Farm merupakan perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ayam pedaging, Perusahaan bekerjasama dengan peternak dalam mengelola proses bisnisnya, yaitu pembesaran ayam pedaging, perusahaan sebagai pemodal dan peternak sebagai pemelihara ayam pedaging. Perusahaan sudah memiliki 9 gudang cabang di Jawa Barat. Karena pengelolaan gudang cabang dan pusat yang tidak selaras maka muncul permasalahan pada pengadaan barang, stock barang, pengelolaan keuangan dan distribusi barang. Selain itu belum adanya integrasi data antara gudang pusat dengan gudang cabang berakibat pada banyaknya permasalahan yang ditemui seperti lambannya pengambilan keputusan dalam aktivitas proses bisnis perusahaan dan seringnya terjadi perbedaan data sehingga menimbulkan kerugian. Berdasarkan pemaparan diatas maka dilakukan perancangan sistem enterprise resource planning dengan modul purchasing dan inventory berbasis Odoo 9 dengan metode Accelerated SAP (ASAP). Pada tahap perancangan, peneliti melakukan studi pustaka, observasi secara langsung dan merancang sistem berdasarkan proses bisnis eksisting dan proses bisnis pada sistem yang kemudian munculnya proses bisnis usulan. Setelah terdapat proses bisnis usulan dilakukan instalasi, konfigurasi, technical development, dan pembuatan prosedur penggunaan modul purchasing dan inventory. Kemudian dilakukan pengujian terhadap sistem seperti integrasi data, user acceptance test dan analisis risiko untuk menentukan apakah pengembangan ini dapat diaplikasikan oleh perusahaan. Kata Kunci : ERP, Purchasing, Inventory, Odoo 9, ASAP
Pengembangan Kebijakan Perawatan Pada Mesin Manugraph Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Ii (rcm Ii) Dan Risk Based Maintenance (rbm) Di Pt Abc Shintya Asih Angelita Tampubolon; Judi Alhilman; Nurdinintya Athari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT ABC merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri percetakan di Indonesia. Pada tahun 2014, PT ABC mengalami penurunan jumlah produksi yang cukup besar dikarenakan banyaknya permintaan yang ditolak akibat beberapa mesin yang rusak sehingga tidak mampu memenuhi permintaan pelanggan. Berdasarkan data produktivitas, mesin Manugraph memiliki produktivitas yang paling besar sehingga dengan kata lain mesin Manugraph memiliki peranan yang paling penting dalam proses produksi. Apabila mesin mengalami kerusakan akan menyebabkan terhambatnya proses produksi. Oleh karena itu, mesin Manugraph harus memiliki preventive maintenance yang tepat. Dari hasil penentuan subsistem kritis, subsistem printing terpilih sebagai sistem kritis. Kemudian ditentukan kebijakan perawatan dengan karakteristik kerusakan dengan menggunakan metode Reliability- Centered Maintenance II dan risiko yang ditimbulkan dengan menggunakan metode Risk Based Maintenance. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan RCM, diperoleh sepuluh scheduled on- condition task, sebelas scheduled discard task, dan empat scheduled restoration task. Interval waktu perawatan masing-masing komponen berbeda-beda sesuai dengan task yang diperoleh. Dan berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan RBM diperoleh system performance loss sebesar Rp 6.486.742.077 dan risiko sebesar Rp 5.643.765.482. Total biaya perawatan usulan didapatkan berdasarkan interval waktu yang optimal yaitu sebesar Rp 6.478.302.684. Kata Kunci – Preventive Maintenance, Reliability-Centered Maintenance, Risk Based Maintenance. Abstract
Steganalisis Lsb Matching Pada Citra Berwarna Dindin Dhino Alamsyah; Rimba Whidiana Ciptasari; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Least Significant Bit (LSB) matching steganografi merupakan teknik untuk menyembunyikan informasi pada citra digital dengan menyisipkan bit-bit pesan pada bit-bit terakhir data piksel. Dengan kehadiran steganografi yang berkembang cepat, diperlukan teknik steganalisis untuk mengawasi pertukaran data yang terjadi pada jaringan komunikasi karena adanya pelaku kriminal yang menggunakan steganografi untuk merencanakan kejahatan.Terdapat sebuah referensi teknik steganalisis Least Significant Bit (LSB) matching yang memiliki kekurangan sehingga menyebabkan penurunan tingkat deteksi. Teknik steganalisis tersebut menggunakan daerah plain pada citra keabuan dengan pengambilan daerah plain menggunakan DCT-based block classification dan normalisasi histogram yang mengakibatkan hilangnya beberapa informasi. Dalam Tugas Akhir ini, diusulkan teknik steganalisis LSB matching pada citra berwarna dengan mempertimbangkan daerah nonplain untuk memperbaiki tingkat deteksi menggunakan fuzzy logic.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem yang dibangun pada penelitian ini mampu mendeteksi LSB matching steganografi dengan ukuran payload mulai dari 15% berdasarkan distorsi incidental attack dengan jenis salt & pepper dengan noise density sebesar 0.05 yang akurasinya mencapai 94.75%.Kata Kunci: steganalisis, citra berwarna digital, LSB matching, fuzzy logic.
Simulasi Dan Analisis Perbandingan Performansi Routing Protocol Aodv & Dsr Pada Vehicular Ad Hoc Network (vanet) Asty Valentina Hutauruk; Agus Virgono; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vehicular Ad Hoc Network (VANET) merupakan salah satu sarana pengembangan teknologi komunikasi nirkabel antar kendaraan yang memungkinkan terjadinya pertukaran data dan pengambilan keputusan secara cepat dan efisien, serta dapat diaplikasikan dimanapun tanpa menggunakan backbone infrastruktur yang telah ada. Proses berkendara yang tidak aman di jalan raya cenderung meningkatkan resiko kecelakaan, untuk itu teknologi VANET dikembangkan dengan tujuan dapat memperkecil resiko kecelakaan sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara. Vehicular Ad Hoc Network (VANET) merupakan subset dari Mobile Ad Hoc Network (MANET) yang terkhusus digunakan sebagai teknologi jaringan mobile. Tugas Akhir ini meneliti tentang performansi routing protocol AODV dan DSR dengan teknologi Wi-Fi. Proses penelitian dilakukan dengan simulasi menggunakan Network Simulator dan software pendukung jaringan VANET lainnya. Simulasi ini menggunakan standar 802.11, routing protocol AODV dan DSR, dengan transport layer protocol TCP. Hasil uji simulasi menunjukkan bahwa DSR merupakan routing protocol yang paling cepat dalam proses pengiriman data dibandingkan dengan routing protocol AODV. Nilai Average End to End Delay pada routing protocol AODV berkisar pada 19.1364 ms hingga 29.7732 ms, sedangkan nilai average end to end Delay pada routing protocol DSR berkisar pada 10.8935 ms hingga 26.1599 ms. Kata kunci : VANET, AODV, DSR, TCP, average end to end delay, 802.11
Penjadwalan Produksi Dengan Mempertimbangkan Ukuran Lottransfer Batch Untuk Minimasi Makespan Komponen Isolatingcock Di Pt Pindad Vita Ardiana Sari; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PINDAD adalah salah satu perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) bagian industri manufaktur dalam bidang Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dan produk komersial. Salah satu produk dalam bidang transportasi adalah Air Brake System terdiri dari beberapa assembly, salah satunya assembly Isolating Cock yang terdiri dari Rumah Isolating Cock, Flens, Penutup, dan Baut Ventilasi. Makespan dan batasan waktu penyelesaian order membuat perusahaan berusaha memenuhi pesanan tepat waktu. Usaha yang dilakukan perusahaan adalah menambah shift kerja. Ukuran lot transfer batch yang digunakan mempengaruhi makespan. Makespan yang panjang disebabkan penyelesaian order menggunakan aturan First Come First Served tanpa memperhatikan ukuran lot transfer batch. Dalam mencapai tujuan minimasi makespan, maka diusulkan penjadwalan dengan algoritma Campbell, Dudek, dan Smith (CDS) dengan ukuran lot transfer batch komponen Rumah Isolating Cock sublot satu 6 unit dan sublot dua 6 unit, komponen Flens sublot satu 9 unit dan sublot dua 3 unit, komponen Penutup sublot satu 4 unit dan sublot dua 8 unit, serta komponen Baut Ventilasi sublot 12 unit, dilakukan lima kali pengulangan sehingga total 60 unit Isolating Cock dapat minimasi makespan dari 117 jam atau 18 shift kerja menjadi adalah 45,8 jam atau 8 shift sehingga menghemat waktu penyelesaian sebesar 60,85%. Kata kunci : CDS, Transfer Batch

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue