cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perumusan Strategi Pemasaran Untuk Produk Air Minum Dalam Kemasan (amdk) Pt. Syahid Global International Dengan Analisis Swot Roby Akbar Maulana; Budi Praptono; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Syahid Global International adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada industri AMDK di Indonesia yang baru mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2015. Pada awalnya PT. SGI bekerja sama dengan PT. Fenishelo Suryawijaya yang memiliki merek air minum Suli 5. Pada implementasinya penjualan suli 5 tidak pernah mencapai target penjualan, sehingga perusahaan mengalami kerugian. Oleh karena itu, akan dibuat perumusan strategi pemasaran PT. SGI yang tepat untuk penjualan produk AMDK milik PT. SGI dengan merek Tirta One. Penelitian menggunakan pendekatan analisis SWOT dengan mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) PT. SGI, serta mempertimbangkan faktor eksternal (peluang dan ancaman) di industri AMDK Indonesia. Metode pengumpulan data yang dilakukan antara lain kuisioner, wawancara dan observasi serta data- data lainnya yang memiliki informasi terpercaya seperti buku dan literatur, yang akan diolah dengan beberapa pendekatan analisa yaitu, analisa bauran pemasaran, rantai nilai , 5 force porter, analisa lingkungan makro. Berdasarkan hasil analisis SWOT, bahwa strategi yang sesuai bagi PT. Syahid Global International adalah strategi pemasaran yang mengedepankan perluasan perusahaan dari segi peningkatan penjualan dengan melakukan penurunan harga jual produk dan meningkatkan akses ke pasar yang lebih luas seperti melakukan penetrasi pasar. Artinya perusahaan terus melakukan strategi demi meningkatkan pertumbuhan penjualan produk, aset maupun profitnya. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, AMDK, Analisis SWOT
Analisis Simulasi Performansi Modulasi Direct Dan Eksternal Pada Jaringan Ftth Dengan Gigabit Passive Optical Network (Gpon) Ridhwan Gandaatmaja; Akhmad Hambali; Andi Oceanto
eProceedings of Engineering Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, jaringan FTTH menjadi suatu jaringan komunikasi yang lebih andal untuk digunakan masyarakatsaat ini, dimana masyarakatsaat ini membutuhkan pengiriman data yang lebih cepat dan bandwidth yang lebih lebar untuk akses komunikasi. Pada teknologinya, Gigabit Passive Optical Network (GPON) merupakan teknologi yang sangat andal dikarenakan mampu mencapai bitrate tinggi hingga 2.5 Gbps untuk downstream dan 1.25 Gbps untuk upstream. GPON bukan merupakan satu-satunya faktor yang mempengaruhi performa jaringan FTTH. Faktor lain yang mempengaruhinya adalah letak pemodulasian pada sisi transmitter jaringan. Modulasi merupakan proses pengubahan sinyal menjadi bentuk tertentu agar bisa ditransmisikan sampai dengan tujuan. Berdasarkan letak pemodulasianya, cahaya pada serat optik dapat dimodulasi secara direct dan secara eksternal. Pada modulasi direct cahaya akan dimodulasikan di dalam perangkat sumber cahayanya, sedangkan pada modulasi eksternal cahaya akan dimodulasi diluar perangkat sumber cahayanya. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan parameter kelayakan jaringan seperti power link budget, rise time budget. Serta Signal to Noise Ratio (SNR), Bit Error Rate (BER), dan eye diagram yang didapatkan dari hasil simulasi dengan software Optisystem. Pada penelitian digunakan skema jaringan yang didapatkan dari yaitu pada daerah perumahan Batununggal yang dianalisis pada ODC FBG dan distribusi FBG 43 – FBG 54. Dimana pada jaringan ini menggunakan transmitter yang menggunakan modulasi direct dan eksternal sesuai spesifikasi dari datasheet. Pada akhir penelitian didapatkan daya keluaran transmitter pada modulasi direct sebesar 2,388 dBm yang lebih besar dibandingkan dengan modulasi eksternal yaitu 0,934 dBm. Analisis power link budget untuk kedua modulasi pada jarak terdekat dan terjauh didapatkan hasil yang memenuhi kelayakan karena didapatkan hasil daya terima yang lebih besar dari sensitivitas detektor yaitu -28 dBm. Untuk analisis rise time budget pada kedua modulasi juga memenuhi kelayakan karena berada ttotal dibawah batas maksimum penggunaan NRZ yaitu 0,28 ns. SNR yang didapatkan pada kedua modulasi juga berada diatas batas SNR yang ditetapkan yaitu 21,5 dBm. Dan BER yang didapatkan pada modulasi eksternal jauh lebih baik dibandingkan modulasi direct namun pada kedua modulasi masih layak karena berada dibawah batas maksimum yaitu 10 -9 . Kata kunci : GPON, FTTH, modulasi direct, modulasi eksternal
Rancang Bangun Kolektor Panas Jenis Palung Parabola Dengan Sistem Pelacakan Matahari Menggunakan Sensor Ldr Arika Primayosa; M. Ramdlan Kirom; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Banyak jenis kolektor surya telah digunakan untuk menyerap energi panas matahari sebanyak mungkin, salah satunya adalah kolektor panas matahari jenis palung parabola. Dalam penelitian ini kolektor panas matahari yang dilengkapi dengan sistem pelacakan matahari dibangun dan dipelajari. Sistem ini terdiri dari kolektor panas menggunakan plat stainless steel dengan lebar 0,9 m, panjang 1,83 m, jarak fokus 0,225 m dengan sudut rim 90o, pipa stainless steel dengan diameter 0,019 m dibuat untuk penerima, dan sistem pelacakan menggunakan aktuator parabola 12 VDC dan sensor LDR. Tes menunjukkan bahwa ketidaktepatan antara sudut kolektor dan matahari mendekati 12o dengan rata-rata 7o. Pengujian model kolektor panas tanpa sistem pelacakan selama 2 jam dan 5 menit menghasilkan total 111,7 kJ dan total 2737,6 kJ sehingga total efisiensi panas adalah 4,1%. Pengujian untuk kolektor panas menggunakan sistem pelacakan menghasilkan total 244,3 kJ dan total 3503 kJ sehingga total efisiensi panas adalah 6,97%. Kata kunci: kolektor, palung parabola, sistem pelacakan, aktuator parabola, efisiensi panas.
Identifikasi Sidik Jari Menggunakan Metode Correlation-based Dan Metode Minutiae-based Ghali Marzan; Kurniawan Nur R; Febryanti Sthevanie
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini banyak berkembang sistem pengenalan identitas individu dan sebagian sistem pengenalan ini digunakan untuk keamanan, karena sistem keamanan yang menerapkan metode biometric jauh lebih handal dibandingkan dengan metode konvensional. Biometric adalah ilmu sains yang dikembangkan untuk mengidentifikasi individu berdasarkan ciri fisik, kimia, atau kebiasaan yang dimilikinya. Metode biometric memiliki kelebihan karena ciri tiap individu unik dan tidak bisa ditiru oleh individu lain. Sidik jari merupakan identitas yang paling sering digunakan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi individu. Kelebihan sidik jari adalah uniknya pola kombinasi dari valley dan ridge tiap individu yang membuatnya bisa menjadi identitas untuk membedakan tiap individu. Dalam penelitian tugas akhir ini dibangun sistem identifikasi sidik jari yang menggunakan metode Correlation-based dan Minutiae-based. Hasil dari sistem yang telah dibangun menggunakan gabungan metode Correlation-based dan Minutiaebased memiliki akurasi yang lebih rendah jika dibandingkan dengan sistem yang menggunakan metode Minutiae-based dan metode Euclidean distance pada saat matching. Hal ini disebabkan karena kurang cocoknya penggabungan metode ekstraksi ciri dari Minutiae-based dengan metode matching dari Correlation-based. Kata kunci : Biometric, Fingerprint, Correlation-based, Minutiae-based, Euclidean distance Abstract Currently there are many developing individual identity recognition systems and some of these recognition systems are used for security, because security systems that implement biometric methods are much more reliable than conventional methods. Biometric is the science that developed to identify individuals based on their physical, chemical, or habitual characteristics. Biometric methods have advantages because the characteristics of each individual unique and can not be imitated by other individuals. Fingerprint is the most commonly used identity to identify and verify individuals. The advantages of fingerprint is the unique combination of valley and ridge patterns of each individual that makes it an identity to differentiate between individuals. In this final project research, a fingerprint identification system was developed using Correlationbased and Minutiae-based methods. The result of system build combined method of Correlation-based and Minutiae-based have lower accuracy when compared to system that using Minutiae-based and Euclidean distance during matching proses. This is due to the lack of matching of Minutiae-based characteristic extraction method with the Correlation-based matching method. Keywords: Biometric, Fingerprint, Correlation-based, Minutiae-based, Euclidean distance
Analisis Manajemen Interferensi Berbasis Kognitif Pada Femtocell Dengan Distributed Carrier Selection Reyza Pratama; Arfianto Fahmi; Dharu Arseno
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trafik data yang terus meningkat dari waktu ke waktu berbanding terbalik dengan kapasitas yang tersedia. Untuk pemenuhan kebutuhan tersebut hadir suatu konsep yang dianggap dapat menjadi solusinya. Konsep femtocell dianggap sebagai solusi menjanjikan untuk meningkatkan kapasitas serta permasalahan pada coverage indoor. Namun, pada femtocell pola penyebaran yang unpredictable sering kali membentuk jaringan terpusat secara praktis. Permasalahan ini terjadi karena pada femtocell tidak terkoordinasi satu dengan yang lainnya. Dengan alasan tersebut dibutuhkan suatu manajemen interferensi yang efisien untuk merealisasikan fungsi femtocell secara optimal. Pada tugas akhir ini penulis menggunakan metoda Distributed carrier selection sebagai manajemen interferensi. Dimana metoda ini adalah menghitung nilai interferensi secara kognitif dengan mengestimasikan nilai pathloss antara FAP & FUE. Dari interferensi yang didapatkan akan dihitung besar SCC (Secondary component carrier) dari PCC (Primary component carrier) yang digunakan. Metoda ini juga memberikan peningkatan pada nilai downlink throughput. Metoda ini diuji dengan beberapa skenario,dan didapat besar interferensi terbesar adalah 154,280mW dan yang terkecil adalah 726,61mW . serta peningkatan nilai downlink throughput dengan menggunakan metoda Distributed carrier selection sebesar 1,94x. Kata Kunci : Femtocell, Interferensi, Kognitif, Distributed carrier selection, Throughput.
Analisis Efisiensi Operasional Terhadap Pengukuran Kinerjarumah Makan Lauk Sambel Banyumas Berdasarkan Analisis Dupont System Savira Pratidina; Budi Praptono
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Makan Lauk Sambel Banyumas merupakan Industri Kecil Menegah di bidang kuliner. Rata-rata penjualan per bulan adalah Rp 14.552.000,00 dengan data yang digunakan adalah data annual report dari Oktober 2013 sampai September 2014. Penjualan perusahaan mengalami penurunan dan peningkatan kinerja sepanjang tahun penelitian dan akan mengalami kerugian jika menjual di bawah 50 porsi per hari. Padahal jika terus tidak mendapatkan laba, perusahaan tidak mampu menutupi modal untuk sewa kios per tahun. Berdasarkan identifikasi masalah, dibuatlah rumusan masalah untuk menganalisis permasalahan dengan menggunakan analisis Du Pont System yang sifatnya menyeluruh karena mencakup tingkat efisiensi perusahaan dalam penggunaan aktivanya. Berdasarkan pengolahan data, ROE dan ROI Rumah Makan Lauk Sambel Banyumas mengalami nilai fluktuatif yang disebabkan oleh naik turunnya EAIT perusahaan. Perusahaan mengalami kerugian pada bulan-bulan tertentu yang mengakibatkan ROI dan ROE mencapai nilai negatif. Bila dibandingkan dengan perusahaan pesaingnya, ROE dan ROI Rumah Makan Lauk Sambel Banyumas masih lebih rendah. Untuk memaksimalkan kinerja perusahaan melalui peningkatan ROE dan ROI, perusahaan dapat melakukan beberapa perbaikan. Rumah Makan Lauk Sambel Banyumas hendaknya membuka cabang yang pasarnya bukan hanya mahasiswa Telkom University karena yang menjadi masalah utama perusahaan adalah sepinya pengunjung seiring dengan sepinya mahasiswa di sekitar kampus Telkom University. Kata Kunci: Du Pont System, ROI, ROE, Analisis Rasio
Deteksi Perubahan Garis Pantai Menggunakan Metode Wavelet Neural Network Backpropagation Mohammad Akram Ardi; Angga Rusdinar; Nur Andini
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan Negara kepulauan yang memiliki luas perairan laut yang lebih banyak dan memiliki banyak dinamisasi perubahan garis pantai yang semakin menyempit. Apabila hal tersebut tidak ditangani akan mengakibatkan daerah yang di permukaan rendah akan tenggelam. Oleh karena itu dibuat suatu simulasi bertujuan untuk mendeteksi perubahan garis pantai dengan menggunakan metode Neural Network backpropagation dan transformasi wavelet diskrit . Hasil ekstraksi nilai Hue data latih kemudian diproses dalam neural network backpropagation yang telah dibuat dan di uji menggunakan beberapa pasang data uji dengan ukuran 512 x 256 pixel yang diambil dalam beberapa tahun terakhir, dan dianalisis perubahan garis pantai yang terjadi. Hasil pelatihan data latih didapatkan dengan nilai MSE 0,00065. Hasil identifikasi data uji menunjukkan keberhasilan mendeteksi perubahan garis pantai pada 10 pasang data uji dengan hasil 7 pasang data terdeteksi dominan abrasi dan 3 pasang data uji terdeteksi dominan akresi. Perhitungan tingkat akurasi dilakukan dengan membanfingkan 30 data sampel berukuran 64 x 64 pixel yang telah diidentifikasi oleh wavelet neural network backpropagation dengan yang telah diidentifikasi secara manual, didapatkan tingkat keberhasilan yang dicapai adalah 86,67%. Kata Kunci : Neural Network, Backpropagation, Wavelet, Garis Pantai
Analisa Perencanaan Perluasan Coverage Area Lte Di Kabupaten Garut Ryan Rasyid Yusuf; Uke Kurniawan Usman; Yuyun Siti Rohmah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah kabupaten Garut merupakan tujuan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan di Jawa Barat. Di daerah ini terdapat beberapa tempat wisata unggulan seperti Taman Satwa Cikembulan, Puncak Darajat dan Pemandian Cipanas yang setiap harinya di datangi ribuan wisatawan. Kebutuhan akan layanan komunikasi suara dan data sangat dibutuhkan di daerah ini. Kondisi jaringan LTE di daerah kabupaten Garut belum sepenuhnya merata. Berdasarkan hasil survey, diperoleh permasalahan blank spot (RSRP > -100 dBm), kualitas sinyal yang kurang baik (SINR >-20 dB), dan throughput yang lambat pada beberapa kecamatan.Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan perencanaan perluasan jaringan LTE di beberapa kecamatan tersebut. Perencanaan perluasan yang dilakukan menggunakan dua skenario, yaitu LTE (FDD) di 1800 MHz dan LTE-A menggunakan metode carrier aggregation di 850 MHz dan 1800 MHz yang dikombinasikan dengan SFR. Dalam melakukan perencanaan perluasan, dilakukan analisis dan simulasi menggunakan software Atoll 3.2.1 Pada Tugas Ahir ini, setelah dilakukan perencanaan perluasan didapatkan peningkatan luasan coverage area sebesar 331,76 km2 (92,29142%) dengan kualitas yang memenuhi standar KPI. Hasil simulasi perencanaan perluasan coverage area menggunakan LTE (FDD) didapatkan jumlah site sebanyak 88, nilai parameter RSRP rata-rata -65,91 dBm, SINR rata-rata 18,02 dB, throughput 24,962 Mbps, dan user connected 93,3 %. Sedangkan hasil simulasi perluasan coverage area menggunakan LTE-A (Carrier Aggregation) yang dikombinasikan dengan SFR didapatkan jumlah site sebanyak 69, nilai parameter RSRP rata-rata -48,88 dBm, SINR rata-rata 22,5 dB, throughput 28,923 Mbps, dan user connected 94,5%.
Design And Development Of Programminglearning Platform Based On Heuristicapproach In Gamification Module Withiterative And Incremental Method(case Study : Information System Major Telkomuniversity) Adelia Chitra Sazkia; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract - e-learning usually managed with administrator. They cannot easily to edit e-learning with their perspective. The research aims to develop a platform learning based on heuristic approach focussed on gamification especially in programming algorithm course. For this platform development, it will use iterative and incremental methodology. By using the learning platform, lecturer and student can joy experience learn programming algorithm with attractive course. Keyword : Gamification, Heuristic Learning, Iterative and Incremental, Programming Algorithm
Analisis Sub-graph Query Pada Jaringan Komunikasi Data Email Dengan Pendekatan Graphrel Ludovica Gorganusa; Kemas Rahmat Saleh Wiharja
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Graph database adalah alat pemodelan data yang bersifat sederhana sampai kompleks. Dengan berisikan node dan edge, suatu data dapat dimodelkan untuk memudahkan analisis suatu proses dalam bentuk query. Graph database lebih unggul daripada relational database karena bisa menangani data yang tidak terstruktur dan semi terstruktur. Pemodelan data kedalam bentuk graph bisa bermacam-macam. Misalnya saja kasus email, yang sifatnya dalam skala besar dan dinamis. Satu alamat email bisa menampung ribuan email dari ratusan pengguna email dengan alamat email berbeda. Tentu database yang disajikan akan memakan banyak tabel dengan atribut yang sama, hanya isinya yang berbeda. Untuk satu alamat tujuan perlu dibentuk satu tabel baru yang menampung data email komunikasi antar pengguna. Lain halnya dengan menggunakan pemodelan dengan graph database. Dari kasus tersebut memerlukan pendekatan sebuah framework relational yang berbasis dekomposisi dan Selektivitas-Aware untuk pengolahan sub-graph query, yaitu graphREL. Dengan berbasis dekomposisi, graphREL bisa menerapkan konsep B-Tree yang biasa hanya dipakai dalam pemodelan relational database.. Kata kunci : graph database, email, framework relational, berbasis dekomposisi, selectivityaware, graphREL, B-Tree

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue