cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Perbandingan Protokol Keamanan Minisec Dan Sensor Network Encryption Protocol (snep) Pada Jaringan Sensorik Nirkabel Kevin Bastian Sirait; Fazmah Arif Yulianto; Sidik Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sensor Jaringan Nirkabel adalah jaringan nirkabel yang berisikan sekumpulan sensor untuk menganalisa kondisi suatu lingkungan seperti tingkat  kelembapan, suhu udara dan tingkat  kebisingan akan tetapi pesan yang dikirimkan  mempunyai pengamanan  yang  rendah terhadap  serangan  yang  dapat  diberikan oleh  attacker. Protokol keamanan pada jaringan sensorik nirkabel mempunyai pengaruh yang besar untuk menjaga integritas, kerahasiaan data serta kemampuan pengiriman data untuk menghadapi kendala yang sering ditemukan pada pengiriman data di jaringan sensorik nirkabel yang dapat menyebabkan sensor tidak dapat diakses oleh user dan hilangnya kemampuan untuk mengirimkan informasi lingkungan yang dianalisa oleh sensor pada suatu lingkungan. Analisis protokol ini dilakukan untuk menentukan protokol manakah yang mempunyai performa yang lebih baik dalam penanganan serangan pada jaringan sensorik nirkabel dengan membandingkan protokol keamanan MiniSec dan Sensor Network Encryption Protocol (SNEP). Simulasi protokol dilakukan dengan menggunakan aplikasi NS-3 dan perbandingan protokol keamanan menggunakan metoda studi literatur. Pada akhir penelitian ditemukan pada aspek confidentiality, integrity dan authentication MiniSec mempunyai kinerja yang lebih fleksibel daripada SNEP pada tahapan autentikasi enkripsi dan MiniSec menggunakan energi lebih rendah dari pada SNEP dikarenakan MiniSec melakukan enkripsi serta autentikasi pada tahapan yang sama tidak seperti SNEP dengan dua tahapan yang terpisah untuk autentikasi dan enkr ipsi. Kata kunci: Sensor Jaringan Nirkabel, NS-3, MiniSec, Sensor Network Encryption Protocol (SNEP)
Pengembangan Application Programming Interfaces Aplikasi Geo Social Commerce Dengan Metode Iterative Dan Incremental Ainu Faisal Pambudy; Soni Fajar Surya Gumilang; Muhammad Azani Hasibuan
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Era perkembangan dunia digital dan Internet memberikan dampak yang besar untuk masyarakat. Internet merupakan sarana untuk menyediakan pencarian barang dan jasa sesuai kebutuhan. Berdasarkan survey yang telah dilakukan terhadap 395 koresponden yang aktif pada forum jual beli online di Indonesia, 71% koresponden mengalami kesulitan mencari barang atau jasa yang dibutuhkan. Di sisi lain 62% penjual mengaku pernah mengalami kesulitan mempromosikan produk atau jasa. Marketspot merupakan sebuah solusi Geo Social Commerce yang eklusif di mobile phone untuk membantu penjual bertemu dengan customer di sekelilingnya. Hal tersebut dilakukan dengan cara menampilkan customer yang membutuhkan yang ditampilkan pada sebuah peta, sehingga penjual dan pembeli dapat langsung berinteraksi. Solusi ini menggabungkan unsur social dan e-commerce yang berbasis Geographic Information System (GIS). Pengembangan aplikasi social commerce berbasis GIS dilakukan dengan metode iterative dan incremental. Pengembangan aplikasi dengan metode ini dilakukan dengan menggunakan beberapa iterasi dalam mengembangkan fiturnya. Tujuan dari iterasi ini adalah untuk memberikan perbaikan terhadap fitur yang sudah ada atau untuk menambah fitur baru. Hasil akhir dari penelitian ini adalah Application Programming Interfaces (API) dan versi website. API dan website dibuat berbasis PHP dengan framework Laravel 5. API yang dibuat di sini menghasilkan data dalam bentuk JSON. Kata Kunci : API, penjual, website, social commerce, iterative, incremental.
Perancangan Pengukuran Kinerja Divisi Sdm Di Pt Xyz Dengan Pendekatan Human Resource Scorecard Lulu Kurnia Agustin; Fida Nirmala Nugraha; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran kinerja divisi SDM di PT XYZ saat ini dilakukan dengan cara mengukur dari penilian individu belum sampai mengukur kinerja satu divisi. Divisi SDM memiliki peran penting dalam perusahaan yaitu menerapkan budaya organisasi, mengembangkan pendidikan dan pelatihan untuk karyawan. Saat ini pengukuran kinerja divisi SDM di PT XYZ yang masih memiki banyak kekurangan, sehingga dibutuhkannya penilaian kinerja dengan menggunakan pendekatan metode Human Resource Scorecard (HR Scorecard) yaitu metode untuk merancang dan menerapkan sistem pengukuran SDM yang menghubungkan antara pekerja, strategi perusahaan dan kinerja yang dilihat dari empat perspektif. Pengukuran kinerja PT XYZ diawali dengan cara penjabaran visi, misi dan strategi ke dalam sasasran strategis, critical success factor dan indikator keberhasilan. Setelah itu dilakukan pembobotan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Pengukuran kinerja ini menghasilkan 49 indikator keberhasilan yang berpengaruh terhadap kinerja SDM dan memiliki hasil akhir kinerja secara keseluruhan 3.13 dengan kriteria baik. Kata Kunci : Pengukuran kinerja, Human Resource Scorecard, Analytical Hierarchi Process (AHP)
Perencanaan Jaringan Public Protection And Disaster Relief (ppdr) Berbasis Teknologi Long Term Evolution (lte) 700 Mhz Dengan Studi Kasus Di Wilayah Bandung Fahrizal Mohamad Fadli; Ahmad Tri Hanuranto; Nachwan Mufti Adriansyah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Wilayah Bandung berdasarkan hasil data BNPB merupakan salah satu daerah rawan bencana alam dan sering terjadi permasalahan sosial. Oleh karena itu dibutuhkan penanganan Public Protection and Disaster Relief untuk menciptakan keadaan yang aman. Layanan Public Protection and Disaster Relief (PPDR) disediakan oleh instansi yang diakui pemerintah untuk memberikan bantuan langsung dalam situasi yang beresiko terhadap kehidupan. Layanan yang diberikan oleh PPDR berbagai macam mulai dari pengiriman pesan sampai layanan video berkualitas tinggi yang membutuhkan bandwidth yang cukup besar, oleh karena itu European Conference of Postal and Telecommunications Administrations (CEPT) oleh Electronics Communications Committee (ECC) membahas opsi spektrum untuk penerapan layanan PPDR broadband dalam rentang frekuensi 400 dan 700 MHz. Dalam frekuensi ini LTE merupakan kandidat teknologi terbaik yang dapat diaplikasikan dalam frekuensi ini. Teknologi LTE secara teoritis menawarkan kecepatan downlink up to 100 Mbps dan Uplink up to 50 Mbps yang cukup untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan layanan PPDR. Pada Tugas Akhir ini dibahas tentang perencanaan jaringan PPDR berbasis teknologi LTE frekuensi 700 Mhz dengan studi kasus di Wilayah Bandung. Perancangan jaringan menggunakan 12 skenario untuk memilih skenario mana yang paling baik. Perancangan melalui beberapa tahapan yaitu, analisis layanan, perencanaan jaringan berdasarkan daerah cakupan (planning by coverage) dan perencanaan jaringan berdasarkan kebutuhan layanan PPDR, dan terakhir melakukan simulasi hasil perencanaan dengan menggunakan software Atoll yaitu Coverage site, RSRP, SINR & Throughput Kata Kunci : PPDR, APT 700, LTE, Network Planning ABSTRACT Bandung region based on data results BNPB is one of the areas prone to natural disasters and social problems often occur. Therefore it takes the handling of Public Protection and Disaster Relief to create a safe state. The Public Protection and Disaster Relief Service (PPDR) is provided by government-recognized agencies to provide direct assistance in life-risk situations. The services provided by PPDR range from messaging to high-quality video services requiring substantial bandwidth, therefore the European Conference of Postal and Telecommunications Administrations (CEPT) by the Electronics Communications Committee (ECC) discusses the spectrum options for the implementation of the PPDR service broadband in the 400 and 700 MHz frequency bands. In this frequency LTE is the best technology candidate that can be applied in this frequency. LTE technology theoretically offers downlink speeds up to 100 Mbps and up to 50 Mbps of uplink which is sufficient to meet the needs of PPDR services. In this final project discussed about PPDR network planning based on 700 Mhz LTE technology with case study in Bandung Region. The design of the network using 12 scenarios to choose which scenario is the best. The design through several stages namely, service analysis, network planning by coverage and network planning based on service needs of the PPDR, and finally perform the simulation of planning results using Atoll software ie Coverage site, RSRP, SINR & Throughput Keywords: LTE, PPDR, APT700, Software Atoll, Network Planning
Perancangan Dan Realisasi Dual Band Wilkinson Power Divider Pada Frekuensi 1,27 Ghz Dan 2,3 Ghz Fithqoti Afiroh Zuqri; Bambang Setia Nugroho; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SAR (Synthetic Aperture Radar) merupakan teknologi yang menggunakan gelombang radio untuk mengambil data dan termasuk salah satu dari remote sensing. Pada SAR memanfaatkan banyak antena yang disusun dalam bentuk antena susun. Untuk pencatuan daya diperlukan power divider yang bekerja sebagai pembagi daya. Dimana power divider ini dapat melewatkan dua frekuensi sekaligus. Pada perancangan power divider ini menggunakan metode konvensional dimana bekerja pada frekuensi 1,27 GHz dan 2,3 GHz. Bahan yang digunakan dalam Wilkinson power divider ini adalah menggunakan FR4_epoxy dengan konstanta dielektrik nya 4,4. Hasil pengukuran dari power divider pada frekuensi 1,27 GHz, memiliki return loss -14,642 dB, insertion loss output 1 -3,596 dB dan untuk output 2 sebesar -3,917 dB, dan nilai port isolation -8,867 dB. Sementara pada frekuensi 2,3 GHz, return loss -21,366 dB, insertion loss output 1 -4,585 dB dan untuk output 2 sebesar -3,904 dB, dan nilai port isolation -15,005 dB. Kata kunci : dual band , power divider, mikrostrip, Wilkinson power divider, FR4_epoxy
Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Pelayanan Uptd Pengolahan Kulit Kota Padang Panjang Dengan Metode Quality Function Deployment Lathifa Rozani Thaib; Budi Praptono; Rino Andias Anugraha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UPTD Pengolahan Kulit dibentuk dalam rangka mengangkat perekonomian masyarakat Kota Padang Panjang, dimana kelangsungannya berhubungan dengan IKM-IKM Kulit Kota Padang Panjang. IKM membutuhkan kulit dengan kualitas baik dan harga terjangkau untuk bisa bersaing dengan produk dari luar, sedangkan UPTD belum mampu menghasilkan kulit tersebut karena keterampilan SDM masih dalam tahap dasar. Lamanya waktu pelayanan (pengolahan kulit) juga sering dikeluhkan oleh IKM selaku pelanggan UPTD. Selain itu pengurangan subsidi bahan kimia yang dikhawatirkan akan mengurangi jumlah pelanggan dan visi UPTD untuk menjadi pusat penyamakan kulit dan pengembangan Industri Kulit di luar Pulau Jawa menjadi dasar perlunya peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan UPTD. Metode yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD). Dari wawancara pendahuluan dengan pelanggan dan pihak UPTD, serta literatur diperoleh 17 atribut kebutuhan yang kemudian disebar dalam bentuk kuesioner dan diolah sehingga menghasilkan 5 atribut kebutuhan yang akan ditingkatkan dan diolah dalam QFD. Dari QFD dihasilkan 6 critical part yang menjadi usulan yaitu, pengukuran kinerja SDM, pemberian training, jaminan kualitas kulit, proses penggunaan tanning drum dengan kapasitas optimal, penetapan dan penerapan standar waktu proses, serta pemeliharaan mesin. Kata Kunci : kebutuhan pelanggan, pelayanan, QFD, leather processing
Simulasi Dan Analisis Kinerja Protokol Ruting Ebgp Pada Sdn (software Defined Network) Fahry Adnantya; Sofia Naning Hertiana; Leanna Vidya Yovita
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jumlah pengguna Internet yang meningkat menyebabkan peneliti untuk mempertahankan kinerja Internet, salah satunya ruting. Border Gateway Protocol (BGP) adalah protokol ruting yang menghubungan semua domain jaringan di Internet. Sedangkan external BGP (eBGP) merupakan mekanisme yang terjadi ketika pertukaran informasi antar autonomous system (AS). Namun protokol tersebut masih berjalan pada perangkat jaringan tradisional, yang mana fungsi control plane dan forwarding plane-nya berada dalam satu perangkat. Software defined network (SDN) merupakan konsep jaringan yang memisahkan fungsi control-plane (kontroler) dengan dataplane. Hal tersebut mengakibatkan perangkat jaringan (misalnya router, switch) hanya meneruskan/tidak meneruskan perintah dari kontroler. Penelitian ini mensimulasikan protokol ruting eBGP pada platform SDN, sekaligus menganalisis kinerjanya dengan parameter QoS, waktu konvergensi, routing overhead dan resource utilization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi protokol eBGP dapat dilakukan pada jaringan SDN, dengan hasil pengukuran Qos (delay, jitter, packet loss, throughput) memenuhi standar ITU-T jika dialiri background traffic sampai 75 Mbps. Hasil waktu konvergensi memiliki rentang nilai dari 158 sampai dengan 167 detik. Hasil nilai ruting overhead yakni 27 KB (4 switch), 39 KB (6 switch) dan 66 KB (9 switch). Sedangkan persentase penggunaan memori kontroler (resource utilization) masing- masing yaitu 8.2% (4 switch), 8.7% (6 switch) dan 9.9% (9 switch). Kata kunci : software defined network, protokol ruting eBGP
Klasifikasi Posting Tweet Mengenai Kebijakan Pemerintah Menggunakan Naïve Bayesian Classification Garnis Berliana; Shaufiah Shaufiah; Siti Sa’adah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Twitter merupakan media sosial yang populer di kalangan masyarakat dalam memberikan informasi karena lebih mudah dan cepat. Dengan adanya media sosial, masyarakat menjadi lebih mudah menyampaikan aspirasi dan pendapat mengenai kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah. Salah satu kebijakan tersebut adalah amnesti pajak. Pada penelitian ini menggunakan algoritma Naïve Bayesian Classification untuk mengklasifikasikan tweet yang berisi informasi tentang amnesti pajak. Naïve Bayesian Classification merupakan salah satu teknik klasifikasi dalam data mining yang sederhana. Ekstraksi fitur yang digunakan pada pengklasifikasian amnesti pajak menggunakan naive bayesian classification adalah unigram dan frekuensi kata dimana hasil akurasi tertinggi yang didapat sebesar 53,45% dengan data training sebesar 80% dari 578 data tweet amnesti pajak. Metode naive bayes dengan fitur unigram kurang tepat untuk digunakan dalam pengklasifikasian tweet mengenai amnesti pajak.
Implementasi Fulltext Indexing pada Dokumen Elektronik dengan Algoritma B-Tree Diken Pradana Putra; Eko Darwiyanto; Alfian Akbar Gozali
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dokumen merupakan sumber informasi yang mengandung fakta penting dari suatu kejadian atau keadaan tertentu dan dokumen tersebut menjadi suatu informasi penting bagi suatu instansi. Penggunaan dokumen elektronik sudah menggeser penggunaan dokumen konvensional yang memakai kertas sebagai bentuk fisiknya. Pengelolaan dokumen elektronik dapat dilakukan dengan menyimpannya pada media penyimpanan offline (media magnetik dan media optik) maupun online (database online dan cloud storage) yang mana keduanya memiliki fungsi indexing sebagai metode pengelolaannya. Salah satu metode indexing untuk meng-index teks biasa agar mengurangi kapasitas pemakaian storage dan meningkatkan kinerja searching adalah Fulltext Indexing. Dalam Fulltext Indexing indeks disimpan dalam struktur Balance Search Tree (B-Tree), dimana struktur penyimpanan database ini memudahkan Indexing dan Searching dokumen.Hasil penelitian Tugas Akhir ini adalah pengimplementasian Fulltext Indexing dan struktur B-Tree membuat sistem pengelolaan dokumen elektronik menjadi lebih cepat 0,3 kali dibandingkan tanpa pengimplementasian kedua metode tersebut dengan perbandingan jumlah kata ter-index dengan jumlah kata dari jumlah dokumen yang ditentukan adalah 1:8,6. Kata Kunci : Dokumen Elektronik, Fulltext Indexing, B-Tree
Impelementasi Metode Promethee Dan Ahp Pada Pemilihan Indekost Di Telkom University Risky Diatama; Tjokorda Agung Budi Wirayuda
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University merupakan kampus swasta ternama di Indonesia. Universitas ini mengalami perkembangan yang pesat untuk menjadikan Universitas Internasional. Dalam perkembangan Universitas ini terdapat sektor yang mengikuti perkembangannya yaitu sektor tempat indekost. Untuk dapat membantu mempromosikan indekost sekaligus membantu mahasiswa agar mendapatkan tempat indekost yang sesuai, maka dibuatlah Aplikasi Rekomendasi Indekost Telkom University. Aplikasi ini dapat membantu mahasiswa untuk mendapatkan rekomendasi tempat indekost sesuai dengan keinginan mahasiswa saat itu. Hasilnya, didapat tempat indekost dengan ranking teratas yang akan direkomendasikan kepada mahasiswa sebagai hasil terbaik dari pencarian. Aplikasi ini, mempunyai kelebihan yaitu dapat memberikan rekomendasi yang baik dibandingkan dengan pencarian dengan menggunakan metode filtering, dimana perbedaan ini dipengaruhi oleh optimasi AHP-promethee yang dapat membandingkan kelebihan dan kelemahan antar lokasi indekost, selain itu aplikasi ini dapat diterima baik oleh mahasiswa dapat dilihat dari hasil pengujian oleh mahasiswa yang menunjukan tingkat kecocokan user sebesar 91%. Kata kunci: Indekost, AHP, Promethee, filtering, ranking.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue