cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Alat Pendeteksi Gempa Menggunakan Sensor Accelerometer Dan Sensor Getar Cahya Kusuma Ardhi; Muhammad Ary Murti; Ramdhan Nugrah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan daerah rawan gempa baik gempa tektonik maupun gempa vulkanik. Terjadinya gempa tidak dapat di prediksi kejadiannya. Hal tersebut meyebabkan gempa dapat terjadi secara tiba-tiba pada zona gempa. Banyak korban jiwa yang tidak dapat menyelamatkan diri karena terjebak disuatu tempat atau minimnya pemberitahuan akan informasi gempa yang terjadi. Dengan adanya kondisi ini penulis tertarik untuk membuat sebuah inovasi untuk menanggulangi masalah tersebut, dengan cara membuat sistem pendeteksi gempa menggunakan sensor accelerometer dan vibration sensor, untuk menangkap gerakan tanah/getaran tanah dan memberikan sebuah notifikasi kepada pengguna penduduk melalui aplikasi Android tepat pada saat gempa berlangsung. Sistem ini terdiri dari mikrokontroller Arduino Uno, sensor accelerometer dan sensor getar. Mikrokontroller Arduino Uno digunakan sebagai pengolah data yang di deteksi oleh sensor accelerometer dan sensor getar. Sensor accelerometer digunakan untuk mengetahui posisi atau keadaan tanah saat keadaan diam atau bergerak yang memiliki keluaran berupa nilai koordinat x, y,z. Sensor getar digunakan untuk mengetahui besar getaran yang bergetar pada tanah yang memiliki keluaran tegangan. Parameter keberhasilan dari penelitian ini adalah mampu mendeteksi gempa bumi dan nilai yang dideteksi sesuai dengan nilai realtime dari pembacaan sensor yang diolah sesuai dengan data yang digunakan dalam British Geological Survey.Setelah beberapa pengujian dan analisis dari sensor Adxl 335 memiliki error rate pada 0,80% pada sumbu x, 0,30% pada sumbu y,dan 0,017% pada sumbu z. Sedangkan, dari sensor getar telah mendapatkan nilai tegangan sesuai porsi tekanan. Dari hasil yang diperoleh tersebut, dapat diketahui bahwa pembacaan data oleh sensor Adxl 335 menghasikan nilai yang hampir sama dengan accelerometer pada smartphone. Kata kunci : Gempa bumi, Accelerometer Adxl 335,sensor getar, Arduino Uno Abstract Indonesia is an area prone to earthquakes both tectonic earthquakes and volcanic earthquakes. The occurrence of earthquakes can not be predicted in the event. This causes the earthquake to occur suddenly in the earthquake zone. Many casualties can not save themselves because they are trapped somewhere or the lack of notice of earthquake information that occurred. The most important thing in earthquake disaster is the speed of information received by the community from the earthquake detection system, given the earthquake disaster happened very quickly. With this condition the author is interested to make an innovation to overcome the problem, by making earthquake detection system using accelerometer and vibration sensor, to capture ground motion or ground vibration and give a notification to resident user through Android app right at the time of earthquake . This system consists of Arduino Uno microcontroller, accelerometer sensor and vibration sensor. Arduino Uno microcontroller is used as a data processor that is detected by accelerometer sensor and vibration sensor. The accelerometer sensor is used to determine the position or state of the ground when a stationary or moving state has an output of coordinate values x, y, z. The vibration sensor is used to find out the magnitude of vibration vibrating on the ground that has a voltage output. The success parameter of this research is able to detect earthquake and detected value according to the realtime value of sensor readings processed according to the formula used in real world. After some tests and analysis of the Adxl 335 sensor has an error rate at node A of 0,80% on the x-axis, 0,30% on the y-axis, 0.017% on the z axis. Whereas, from vibration sensor has get value of stress according to portion of pressure. From the results obtained, it can be seen that the reading of data by the sensor Adxl 335 menghasikan value almost equal to the accelerometer on the smartphone. Keywords: Earthquake, Accelerometer Adxl 335, vibration sensor, Arduino Uno
Klasifikasi Kepribadian Berdasarkan Status Facebook Menggunakan Backpropagation Duwi Anggraini; Kemas Lhaksama; Fhira Nhita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi status facebook dapat dimanfaatkan untuk menggambarkan kepribadian seseorang, yang terdiri dari social word, positive emotions, dan negative emotions. Pada penelitian tugas akhir ini pelamar kerja dianalisa berdasarkan status facebook untuk membentuk suatu model pembelajaran prediksi kepribadian pelamar kerja tersebut. Fitur tersebut didapatkan dari ekstraksi dengan metode Linguistic Inquiry and Word Count (LIWC) merupakan program analisis teks yang menghitung sebuah kata-kata dalam kategori psikologis menjadi nilai persentase, seperti social word, positive emotions dan negative emotins. Pada proses pengujian dilakukan dengan menggunakan backpropagation, data status yang telah diberi label kelas digunakan untuk pelatihan (training). Setelah proses training selesai maka hasil training diuji dengan parameter ANN menggunakan 2, 4, 6 dan 8 neuron pada hidden layer. Hasil pengujian kemudian dibandingkan untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari neuron tersebut. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan neuron pada hidden layer didapatkan akurasi sebesar 84,00 % dengan nilai Mean Square Error (MSE) terkecil sebesar 0.0001 di pengujian 3 dengan data 70:30%. Kata kunci : Klasifikasi, Linguistic Inquiry and Word Count (LIWC), facebook, backpropagation
Design Criteria Of Performance Management System Using Balanced Scorecard And Analytic Hierarchy Process (case Study Pt. Duta Harapan Tunggal) Muhammad Firhand Aswad; Budi Sulistyo; Budhi Yogaswara
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT. Duta Harapan Tunggal is a company engaged in the production of beverages. This company employed performs a financial aspect to evaluate company’s performance. However, this is unable to control the company’s operational process,customers, and learning and growth. Therefore, it is necessary to create a measurement tool that is in line with the vision and mission of the company. This study aims to develop a balanced scorecard to measure the company’s performance. The final result of this final project is determine the strategies based on the company’s vission and mission, to determine the performance indicators. The weighting of each indicator for financial perspective is 26%, customer perspective is 44%, internal business process perspective is 15%, learning and growth perspective is 14%. The highest weighting score is the customer perspective. Keywords – Balanced Scorecard (BSC), Analytical Hierarchy Process (AHP), Performance Management
Analisis Performansi Migrasi Jaringan Dslam Cascade Ke Jaringan Gpon Untuk Mendukung Layanan Triple Play Bernadetta Sekar Pratiwi; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan internet mengakibatkan penyedia layanan internet dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan akan internet dengan kecepatan yang tinggi. Saat ini PT. Telkom sebagai salah satu penyedia jasa layanan telekomunikasi telah menyediakan layanan internet, yaitu Speedy. Speedy adalah layanan akses internet broadband dengan kecepatan tinggi yang menggunakan teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line). Dengan layanan ini, jaringan akses telepon pelanggan ditingkatkan kemampuannya menjadi jaringan digital berkecepatan tinggi, yang memungkinkan pelanggan untuk dapat menggunakan fasilitas telepon sekaligus dapat melakukan akses internet dengan kecepatan tinggi. Dengan menggunakan Speedy, pelanggan dapat menggunakan fasilitas USeeTV yaitu layanan IPTV. Akan tetapi, performansi Speedy sebagai layanan broadband saat ini dirasa masih kurang dan seringkali terjadi gangguan. Selain itu masih banyak pengguna Speedy yang tidak dapat berlangganan UseeTV karena jaringan yang tidak support. Untuk meningkatkan performansi layanan Speedy, meminimalisasi terjadinya gangguan, dan mensupport layanan IPTV, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan optimalisasi pada jaringan DSLAM cascade. Optimalisasi dilakukan.dengan menggunakan teknologi GPON, yang sudah mendukung layanan Triple Play, dan menggunakan Splitter 1:2 di tiap DSLAM agar tidak menyebabkan terjadinya gangguan beruntun. Dalam tugas akhir ini dihasilkan jaringan cascade DSLAM yang sudah menggunakan GPON agar dapat meningkatkan performansi dan mendukung layanan Triple Play. Pada pengukuran dan pengujian di lapangan didapatkan hasil Prx = -17.8578 dB untuk jarak maksimum dan rise time budget 0.229 ns. Hasil pengukuran di lapangan memenuhi syarat kelayakan suatu jaringan dimana Prx ≥ -25 dB dan rise time budget ≤ 0.28 ns. Kata kunci : DSLAM, GPON, Cascading, Triple Play.
Evaluasi Performansi Tec (thermoelectric Cooler) Dari Data Teknis Dan Model Dengan Verifikasi Percobaan Anindya Nur Azizah; Tri Ayodha Ajiwiguna; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak TEC (Thermoelectric Cooler) merupakan sebuah alat yang bekerja mengkonversi energi listrik menjadi suhu berdasarkan efek Peltier. Efek Peltier mengakibatkan salah satu sisi modul menjadi dingin karena ada proses penyerapan kalor dari lingkungan. Sisi modul TEC (Thermoelectric Cooler) menjadi panas maupun dingin tergantung arah aliran listrik. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian nilai kalor yang diserap (Qc) dan COP (Coefficient Of Performance) dari tiga buah modul peltier TEC-12706. Setiap modul diuji secara percobaan, berdasarkan data teknis dan melihat grafik modul dengan suhu sisi panas (Th) dijaga tetap 50°C. Untuk mengetahui modul peltier yang memiliki performa paling bagus, maka hasil pengujian berdasarkan data teknis dan melihat grafik harus diverifiaksi dengan pengujian secara percobaan. Berdasarkan hasil penelitian, modul peltier TEC-12706 (A) memiliki performa paling bagus dengan nilai kesalahan pengujian kalor yang diserap (Qc) dan COP (Coefficient Of Performance) berdasarkan data teknis berturutturut sebesar 0,27% dan 1,6%. Kata Kunci: pendingin termoelektrik, efek peltier, nilai kesalahan. Abstract TEC (Thermoelectric Cooler) is a device that works to convert electrical energy into temperatures based on the Peltier effect. Peltier effect causes one side of the module to cool because there was a heat absorption process from the environment. The side of the TEC (Thermoelectric Cooler) module becomes hot or cold depending on the direction of electricity. In this study, testing the absorbed heat value (Qc) and COP (Coefficient of Performance) was carried out from three Peltier TEC-12706 modules. Each module tested experimentally, based on technical data and looking at the module graph with the heat side temperature (Th) kept 50 ° C. To find out the Peltier module that has the best performance, then the test results based on technical data and see the graph must be verified by trial testing. Based on the results of the research, the TEC-12706 (A) Peltier module has the best performance with the error value of absorbed heat testing (Qc) and COP (Coefficient of Performance) based on technical data of 0.27% and 1.6%, respectively. Keywords: thermoelectric cooler, peltier effect, error value
Perancangan Purwarupa Perangkat Lunak Android Untuk Printer Nirkabel Sandy Mujiono Ajie; Agung Nugroho Jati; Budhi Irawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencetak dokumen adalah hal yang sangat sukar dilakukan apabila proses yang dilakukan cukup banyak, seperti menghubungkan dahulu perangkat printer ke sebuah komputer ataupun laptop, dan bahkan harus memindahkan dulu dokumen yang ingin di cetak dari sebuah usb drive ke komputer ataupun laptop, hal tersebut jelas menjadi masalah apabila seorang yang ingin mencetak dokumen tidak punya perangkat yang terhubung ke printer. Dengan adanya teknologi internet, suatu pekerjaan ataupun aktifitas dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun termasuk pada proses mencetak sebuah dokumen, bagaiman bila mencetak dokumen bisa dilakukan dengan teknologi wireless printer ?, pada tugas akhir ini dilakukan sebuah penelitian tentang menerapkan teknologi internet of things (IoT) pada smartphone dengan menggunakan aplikasi mobile. Aplikasi mobile tersebut berfungsi untuk mengirimkan dokumen ke sebuah database yang berada di cloud server untuk dicetak oleh perangkat printer yang sudah terhubung oleh Single Board Computer (SBC), sehingga proses mencetak dokumen bisa dari jarak jauh. Hasil dari tugas akhir ini adalah aplikasi mobile untuk sistem wireless printer yang mampu mengirimkan dokumen dan menyimpannya ke sebuah database yang berada di cloud server. Dan saat perangkat SBC ingin mengunduh dokumen tersebut, cloud server sudah siap untuk mengirim dokumen tersebut ke perangkat SBC yang sudah terhubung dengan printer untuk di cetak. Kata Kunci : Android, Mobile Application, Cloud Server, Database, Internet Of Things (IoT), Single Board Computer (SBC).
Perbandingan Deteksi Pulpitis Melalui Citra Radiograf Periapikal Dengan Ekstrasi Ciri Watershed Dan Grey Level Co-occurrence Matrix (glcm) Dengan Klasifikasi K-nearest Neighbour (k-nn) Mareska Pratiwi Maharani; Bambang Hidayat Hidayat; Suhardjo MS
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangatlah penting terutama gigi yang berfungsi sebagai pengolah makanan yang memungkinkan manusia untuk mengigit, memotong, menguyah dan menghaluskan makanan. Salah satu penyakit yang sering menyerang gigi adalah Pulpitis. Pulpitis disebut juga sebagai radang gigi yang menimbulkan rasa nyeri karena terjadi di pulpa gigi yang mengandung banyak saraf dan pembuluh darah. Cara mendeteksi penyakit ini dengan cara periodikal radiograf yaitu dengan menggunakan sinar x-ray. Namun cara ini masih memiliki kualitas citra yang rendah. Berlandaskan masalah tersebut, tugas akhir ini akan meningkatkan kualitas terhadap citra radiograf bertujuan untuk membantu dokter dalam mendeteksi penyakit pulpitis pada gigi, dari yang sebelum nya hanya dokter ahli dalam bidang radiologi yang jumlahnya masih sedikit di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan mensintesis dari penelitian yang sudah ada dan berhubungan dengan teknik diagnosa penyakit gigi melalui pengolahan citra digital dan citra periapikal radiograf. Metode-metode yang diuji kembali adalah Grey Level Co-occurrence Method (GLCM) dan Watershed. Serta untuk klasifikasinya menggunakan metode K-Nearest Neighbour. Data yang digunakan berupa citra gigi pulpitis reversible, citra gigi pulpitis irreversible dan citra gigi normal. Akurasi identifikasi tertinggi yang didapat menggunakan metode Watershed adalah 83,33% dan menempuh waktu komputasi 0,3730 detik dengan ukuran image 256 x 256 piksel dan nilai K=1. Sedangkan untuk metode GLCM didapat akurasi tertinggi nya yaitu 66,66 % dan menempuh waktu komputasi 0,1629 detik dengan ukuran image 128 x 128 piksel, jarak 3 piksel, sudut 90 derajat, level kuantisasi 16 dan nilai K=1. Kata Kunci :Gigi, Granuloma, Hak Cipta Penelitian. Abstract It’s really important to keep the healthy teeth and mouth especially the teeth as a food processing that makes possible for human to bite, cut, swallow and make food softer. One of the disease that usually occur in teeth is Pulpitis. Pulpitis also called as teeth inflammation that cause painful feeling because happened in teeth pulp that contain a lot of nerves and blood vessel. Method to detect this disease is with radiograf periapical that using x-ray. But this method is still has a low image quality. Based on that problem, this final assignment will improve the quality of radiograf image aim to help doctors to detect pulpitis in teeth, from the previous that only doctors in radiology that still not many of them in Indonesia. This research has been done by synthesize from the previous researches and related with teeth disease diagnostic techniques through digital image processing and radiographic periapical images. The methods that have been done are Gray Level Co-occurrence Method (GLCM) and Watershed. And for the classification using K-Nearest Neighbors method. The data used in the form of reversible pulpitis teeth image, teet image of irreversible pulpitis and normal teeth image. The highest identification accuracy obtained using Watershed method is 83.33% and computed 0.3730 seconds with 256 x 256 pixel image size and K = 1. While for GLCM method obtained its highest accuracy is 66,66 % and computing time 0,1629. seconds with image size is 128 x 128 pixels, distance is 3 pixel, 90 degree angle, quantization level is 8 and K=1. Keywords: Teeth, Pulpitis, Grey Level Co-occurrence Matrix (GLCM), Watershed , K Nearest-Neighbour
Perancangan Dan Prototipe Sistem Petunjuk Parkir Menggunakan Arduino Dengan Algoritma Teori Permainan Sebagai Penentu Lokasi Parkir Gemilang Kurniawan Soejantono; Iwan Iwut Tritoasmoro; Inung Wijayanto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Smart parking dapat mengatasi permasalahan mencari tempat parkir yang kosong, sehingga tidak perlu membuang waktu untuk berkeliling mencari tempat parkir. Permasalahan dalam mencari tempat parkir dapat disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kendaraan yang setiap tahun meningkat. Dengan adanya fitur petunjuk tempat parkir akan membantu dalam menunjukan tempat parkir yang kosong dengan optimal. Algoritma Game Theory adalah sebuah urutan langkah pemrograman untuk menyelesaikan masalah bedasarkan perhitungan matematis, dimana smart parking dapat menentukan perbadingan tempat parkir yang kosong bedasarkan kedekatan pintu masuk dengan pemberian skor pada setiap tempat parkir. Pengujian dilakukan dengan 2 jenis yaitu pengujian deteksi parkir dengan perangkat keras dan pengujian algoritma dengan perangkat lunak. Dari hasil simulasi tersebut dapat terlihat bahwa sensor ultrasonik dan LED yang dihubungkan kepada arduino uno dapat menentukan keberadaan mobil atau tidak. . Pada pengujian algoritma Game Theory di lakukan ujicoba dengan berbagai kondisi seperti tempat parkir yang kosong secara acak. Percobaan dilakukan sebanyak 50 kali dengan berbagai kondisi. Hasil pengujian di dapatkan nilai performansi algoritma sebesar 100% berhasil menjalankan petunjuk parkir dengan akurat bedasarkan kedekatan pintu masuk gedung.Kata Kunci : Smart parking, Microcontroller, Arduino Uno, Ultrasonic sensor, Embedded System,Game Theory Algorithm
Analisis Perancangan Broadband Access Gpon Dan Ng-pon2 (studi Kasus : Apartemen Cinere Terrace Suite) Fransisca Elisa Rahardjo; Ratna Mayasari; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi telekomunikasi saat ini dan kedepan, sudah menggunakan teknologi broadband access atau pita lebar yang berbasis teknologi IP (Internet Protocol), untuk mendukung teknologi ini maka diperlukan jaringan akses ke pelanggan full fiber optic, dimana teknologinya menggunakan arsitektur FTTH (Fiber To The Home). Oleh karena itu, penulis akan meneliti mengenai perancangan broadband access dengan teknologi GPON (Gigabit Passive Optical Network) dan NG-PON 2 (Next Generation Passive Optical Network Stage 2). Dalam penelitian ini, penulis bekerja sama dengan PT. Telkom Akses. dimana lokasi yang akan diteliti di apartemen cinere terrace suites. Dalam teknologi GPON saat ini untuk sisi penerima dan sisi pengirim (bitrate 2.5 Gbps arah downstream dan 1.25 Gbps arah upstream) masih menggunakan dua core optic yang berbeda, sedangan dengan teknologi NG-PON2 untuk sisi penerima dan sisi pengirim menggunakan satu core optic (bitrate diberikan sebesar 40 Gbps arah downstream dan 10 Gbps arah upstream). Diharapkan dalam penelitian ini penulis mendapatkan perbedaan tentang kecepatan membawa data antara tenologi GPON dan NG-PON2 dan efisiensi menggunakan core optik dan penggunaan perangkat aktif maupun pasif yang diletakan di pelanggan dan menjadi rekomendasi untuk pihak PT.Telkom Akses. Kata kunci : FTTH, Broadband Access, GPON, NG-PON2,TriplelPlay Abstract Current and future technologies, already using broadband or broadband access technology based on IP technology (Internet Protocol), to support this technology is required network access to full fiber-optic customers, where the technology uses the FTTH (Fiber To The Home) architecture. Therefore, the author will discuss broadband access with GPON technology (Gigabit Passive Optical Network) and NG-PON 2 (Next Generation Passive Optical Network Stage 2). In this research, writer cooperate with PT. Telkom Access. Where the location to be researched in the apartment cinere terrace suites. In the current GPON technology for receiver side and delivery side (bitrate 2.5 Gbps downstream direction and 1.25 Gbps upstream direction) still use two different optical cores, in contrast with NG-PON2 technology for receiver side and side of road using single core optical (bitrate is given 40 Gbps downstream direction and 10 Gbps upstream direction). It is expected in this research that is making data about speed carrying data between GPON and NG-PON2 tenology and using core and device used also that can be used for customer and PT. Telkom. Access. keywords: FTTH, Broadband Access, GPON, NG-PON2, TriplelPlay
Pemodelan Dan Simulasi Untuk Mengetahui Kebangkrutan Perusahaan Asuransi Berdasarkan Ukuran Klaim Nanda Putri Mintari; Deni Saepudin; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam jurnal ini membahas tentang bagaimana memodelkan pada klaim keberapa perusahaan asuransi mengalami kebangkrutan untuk pertama kalinya, dengan frekuensi klaim berdistribusi poisson dan ukuran klaim berdistribusi eksponensial. Data yang digunakan pada jurnal ini adalah data perusahaan asuransi kesehatan Z yaitu tanggal klaim dan pembayaran klaim. Perusahaan asuransi mendapatkan dana yang diperoleh dari akumulasi cadangan dana awal yang dimiliki perusahaan asuransi ditambah dengan premi konstan yang diterima perusahaan asuransi, dikurangi dengan jumlah klaim yang dikeluarkan. Dinyatakan mengalami kebangkrutan untuk pertama kalinya apabila dana yang dimiliki perusahaan asuransi yang disimbolkan dengan U(t) bernilai negatif. Untuk menghitung dana perusahaan asuransi, maka akan dilakukan simulasi dengan asumsi cadangan dana sebesar Rp 10.000.000.000 dan rate premi sebesar Rp 3000 sampai Rp 4000. Setelah menghitung dana perusahaan asuransi, maka akan diketahui pada hari keberapa dan klaim keberapa perusahaan asuransi mengalami kebangkrutan untuk pertama kalinya. Kata Kunci : cadangan dana, premi, ukuran klaim, frekuensi klaim, distribusi poisson, distribusi eksponensial, bangkrut

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue