cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Aplikasi Smart Reminder Pada Pintu Berdasarkan Kebiasaan Pengguna Saat Membuka Pintu Dengan Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Fauzan Ramadhan Sudarmawan; Aji Gautama Putrada; Andrian Rakhmatsyah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keamanan pada sebuah rumah merupakan hal yang penting demi kenyamanan penghuninya. Pintu yang terkunci merupakan salah satu bagian yang menjadi pusat keamanan pada suatu rumah. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa pengguna tersebut lupa untuk mengunci pintunya ketika dia akan pergi keluar rumah. Untuk itu, Aplikasi Smart Reminder dibangun untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan tersebut. Pada penelitian ini Aplikasi Smart Reminder dibuat dengan mengimplementasikan Jaringan Syaraf Tiruan sebagai metode pembelajarannya. Jaringan Syaraf Tiruan dipakai karena handal dalam memodelkan hubungan yang kompleks antara input dan output untuk menemukan pola – pola pada data. Aplikasi Smart Reminder mengumpulkan data kebiasaan penggunanya dalam membuka pintu kemudian data tersebut diolah menggunakan algoritma Jaringan Syaraf Tiruan untuk menghasilkan sebuah prediksi. Kemudian hasil prediksi tersebut dikirimkan kepada pengguna rumah melalui smartphone milik pengguna. Berdasarkan hasil penelitian Aplikasi Smart Reminder akurasi yang dihasilkan oleh Jaringan Syaraf Tiruan memiliki nilai sebesar 85,1% dan 70,8% untuk tingkat akurasi pada pengujian yang sebenarnya. Kata kunci : Smart Reminder Abstract Security in a house is important for the comfort of its occupants. A locked door is one of the parts that is a security center for a house. However, it does not rule out the possibility that the user forgets to lock the door when he will go out of the house. For this reason, the Smart Reminder application is built to minimize these unwanted events. In this study the Smart Reminder application was created by implementing the Artificial Neural Network as a learning method. Artificial Neural Networks are used because they are reliable in modeling complex relationships between inputs and outputs to find patterns in the data. The Smart Reminder application collects data on the user's habits in opening the door then the data is processed using the Artificial Neural Network algorithm to produce a prediction. Then the prediction results are sent to home users via the user's smartphone. Based on the results of the research the Smart Reminder Application accuracy produced by the Artificial Neural Network has a value of 85.1% and 70.8% for the level of accuracy in the actual test.Keywords: : Smart Reminder
Perancangan Kebutuhan Pendengar Pada Special Program Prime Time Malam Radio Zora Dengan Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Fanny Afriani Putri; Yati Rohayati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio Zora merupakan salah satu radio di Bandung, berdiri sejak tahun 2005 kemudian pada tahun 2014 beralih segmen menjadi radio anak muda dengan rentang usia 16 - 23 tahun. Radio Zora sebagai radio komunitas anak muda di Bandung memiliki beberapa special program, pemilihan program tersebut mewakili komunitas pencinta musik di Bandung, seperti komunitas Korea, Jepang, Sunda, dan terdapat program talk show enterprenuer untuk membangkitkan kecintaan anak muda di Bandung untuk aktif dalam berwirausaha. Namun special program tersebut belum mampu membuat pendapatan Radio Zora tercapai sesuai target setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh rendahnya minat pengiklan dan keberadaan Radio Zora belum begitu populer di kalangan anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pendengar Radio Zora dengan menggunakan integrasi Service Quality dan Model Kano untuk meningkatkan kualitas program pada Radio Zora. Setelah dilakukan penelitian terhadap atribut kebutuhan yang diperlukan bagi Radio Zora, kemudian diberikan usulan rekomendasi untuk pembenahan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas program. Rekomendai diperoleh berdasarkan hasil dari atribut kebutuhan pendengar yang perlu ditingkatkan sebagai true customer needs. Kata Kunci: Service Quality, Model Kano, atribut kebutuhan, integrasi Service Quality dan Model Kano, true customer needs .
Simulasi Sistem Twdm-pon Menggunakan Hybrid Optical Amplifier Pada Next Generation Passive Optical Network Stage 2 (ng-pon 2) Eka Yunita Dian Pratiwi; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Next-Generation Passive Optical Network 2 (NG-PON 2), merupakan teknologi terbaru untuk mengatasi permasalahan keterbatasan bandwidth pada teknologi Passive Optical Network (PON) saat ini. Pada penelitian ini dilakukan simulasi dan evaluasi performansi jaringan NG-PON 2 dengan metode perubahan bit rate 40 Gbps dan 80 Gbps menggunakan 4 dan 8 kanal TWDM dengan masing-masing kanal mempunyai bit rate 10 Gbps untuk downstream maupun upstream. Sistem tersebut memiliki jarak transmisi dari 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 km dengan jumlah 64, 128 dan 256 Optical Network Unit (ONU). Sistem ini menggunakan hybrid optical amplifier (HOA) sebagai booster amplifier dan EDFA sebagai pre-amplifier. Simulasi dilakukan untuk mengetahui pengaruh performansi pada NG-PON 2 apabila dilakukan perubahan bit rate, jarak transmisi dan jumlah ONU terhadap pengaruh Bit Error Rate (BER) di sisi user dengan skenario tanpa penguat dan skenario menggunakan penambahan penguat. Berdasarkan hasil simulasi, performansi sistem terbaik adalah menggunakan penguat yaitu dengan bit rate 40 Gbps dengan jumlah 64 ONU dapat mencapai jarak maksimal 60 km. Nilai Q factor terbaik didapatkan pada jarak 10 km sebesar 23,66 downstream 21,85 upstream , BER 3,86×10-124 downstream dan BER 3,16×10-106 upstream, received power -7,05 dBm downstream dan -7,10 dBm upstream, dengan gain HOA sebesar 16,54 dB dan gain EDFA sebesar 6,31 dB. Penambahan penguat hybrid optical amplifier sebagi booster dan EDFA sebagai preamplifier telah memberikan performansi yang lebih baik dengan semakin banyaknya user dan semakin panjang jarak transmisi sehingga nilai BER mendekati ≤10-9 . Kata kunci : : NG-PON2 , TWDM, Hybrid Optical Amplifier, EDFA Abstract Next Generation Passive Optical Network Stage 2 (NG-PON 2), is the latest technology to help solve the problem of bandwidth resource on Passive Optical Network (PON) today. This research simulate and evaluation the performance of bidirectional NG-PON 2 with 40 Gb/s, and 80 Gb/s bit rate method changes using 4 and 8 TWDM channels with each channel has a 10 Gbps for downstream and upstream. This system has 10, 20, 30, 40 and 50 km transmission distance with the number 64, 128 and 256 Units of Network Optics (ONU).This system uses hybrid optical amplifier (HOA) as booster amplifier and EDFA as a pre-amplifier. The simulation is performed to find out the performance on NG-PON 2, bit rate, transmission distance and number of ONU on the influence of Bit Error Level (BER) on the user side with scenarios without amplifier and scenario using additional amplifier. Based on the simulation results, the best system performance is using amplifier that is with bit rate 40 Gbps with amount of 64 ONU can reach maximum distance 60 km. The best Q factor value obtained in 10 km the value is 23,66 downstream 21,85 upstream, BER 3,86×10-124 downstream and BER 3,16×10-106 upstream, received power -7,05 dBm downstream and -7,10 dBm upstream with Gain HOA 16,54 dB and an EDFA gain 6,31. The addition of a hybrid optical amplifier amplifier as a booster and EDFA as a preamplifier has provided better performance with more users and the longer the transmission distance so that the BER value is close to ≤10-9. Keywords: NG-PON2 , TWDM, Hybrid Optical Amplifier, EDFA
Kuantifikasi Jenis Kayu Berdasarkan Sifat Elektrik Anita Sukma; Dudi Darmawan; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan penguat inverting untuk mengetahui karakteristik dari semen plesteran dengan kombinasi massa semen. Semen plesteran dibuat dengan tujuh sampel. Perbandingan pasir dan semen 7:11 sampai 7:35. Pengukuran di lakukan dengan mencari nilai tegangan output dari semua sampel yang di conversi ke nilai permitivitas dengan di masukkan ke dalam sensor kapasitif pada penguat inverting. Sensor kapasitif merupakan sensor elektronika yang bekerja berdasarkan konsep kapasitif. Prinsip kapasitif yang dirancang dengan menggunakan kapasitor plat sejajar. Sensor kapasitif dapat menyimpan muatan listrik yang di pengaruhi oleh jarak (d), dan luas penampang. Pada penelitian ini dikaji penerapan sensor kapasitif untuk menentukan permitivitas dari objek bahan semen dengan massa yang berbeda. optimum yang digunakan 2 Vp-p dan frekuensi optimum 10 kHz dengan persentase perubahan 6.53716x〖10〗^(-5)%. Perubahan nilai permitivitas paling besar terjadi pada sampel 7:35 
Penerapan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Perusahaan Manufaktur Menggunakan Itil Versi 3 Domain Service Transition (studi Kasus: Pt Albasia Nusa Karya) Aditya Fathur Rohman; Rd. Rohmat Saeduddin; Rokhman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Albasia Nusa Karya adalah perusahaan manufaktur yang baru berdiri kurang dari 2 tahun, dan PT Albasia Nusa Karya menyadari pentingnya mengimplementasikan teknologi informasi pada perusahaan baik untuk membantu proses bisnisnya atau memasarkan produknya ke pelanggan. Permasalahan pada PT Albasia Nusa Karya belum berjalannya divisi Prasarana & IT yang mengakibatkan tanggung jawab setiap divisi tidak jelas, sering terjadinya pekerjaan yang berlebihan dan mengakibatkan pekerjaan menjadi overtime. Berkembangnya bisnis harus diimbangi dengan berkembangnya teknologi dalam organisasi. Teknologi informasi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas kegiatan bisnis di perusahaan dalam mencapai tujuannya. Dengan memanfaatkan teknologi informasi diharapkan memberikan manfaat yang besar pada dunia bisnis. . Perusahaan yang mengimplementasikan teknologi informasi dapat menggunakan e-commerce untuk memasarkan berbagai macam produk dan jasa, baik dalam bentuk fisik atau digital. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk dapat melakukan perancangan manajemen layanan teknologi informasi pada PT Albasia Nusa Karya menggunakan best practice ITIL versi 3. ITIL versi 3 merupakan panduan yang digunakan dalam melakukan perancangan manajemen layanan teknologi informasi bagi PT Albasia Nusa Karya. Penelitian ini berfokus pada domain Service Transition proses Change Management dan Service Asset and Configuration Management Kata kunci : IT Service Management (ITSM), InfrastructureTechnology Information Library (ITIL), Analisis Risiko, Prioritas Risiko, Readiness Assessment. Abstract PT Albasia Nusa Karya was a manufacturing company recently stood less than 2 years, and PT Albasia Nusa Karya recognize the importance of implementing information technology in good company to help its business processes or markets its products to customer. Problem on PT Albasia Nusa Karya not yet over the Division that resulted in IT Infrastructures & responsibilities of each Division is not obvious, frequent occurrence of excessive work and result in jobs being overtime. The expansion of the business must be balanced with the development of technology in organizations. Information technology can help increase the efficiency and effectiveness of business activity in the company in achieving its goals. By making use of information technology is expected to provide benefits in the business world. . Companies who implement information technology can use e-commerce to market a range of products and services, whether in physical or digital form. Therefore conducted research to the design of information technology service management at PT Nusa Albasia Works using best practice ITIL version 3. ITIL version 3 is a guide used in doing the design of information technology service management for PT Nusa Albasia works. This research focuses on the domain of the Service Transition processes of Change Management and Service Asset and Configuration Management Keywords: IT Service Management (ITSM), InfrastructureTechnology Information Library (ITIL), Risk Analysis, Risk Priority, Readiness Assessment.
Wi-farming : Prototipe Penyemprot Tanaman Berbasis Wireless Asry Fahriza Hani Pinem; Erwin Susanto; Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk  memperoleh pertumbuhan tanaman yang optimal  pada  greenhouse,  penyemprotan pestisida dan air serta  menjaga  kelembaban dan suhu ruangan mutlak  dilakukan. Namun  sekarang ini masih banyak petani   yang  menyemprot tanaman  dan  mengatur  sirkulasi udara  dengan   cara   manual.   Hal  ini  tentu membutuhkan tenaga  dan  waktu  yang  cukup  serta  sangat  berbahaya terutama jika  zat  yang  disemprot merupakan zat beracun. Selain itu, keterbatasan indera  manusia  juga menyebabkan kondisi kelembaban dan suhu  pada  greenhouse  tidak  dapat  diketahui secara  tepat  sehingga  pengaturan sirkulasi  udara dilakukan berdasarkan perkiraan saja.    . Pada tugas akhir ini dirancang sebuah prototipe penyemprot tanaman dan sistem pengatur sirkulasi udara pada  greenhouse  sehingga  petani  dapat   mengendalikan penyemprotan  serta  memonitor suhu  dan kelembaban secara wireless. Sistem ini terdiri dari pompa DC yang dihubungkan ke saluran distribusi cairan, kipas  DC  sebagai   alat   mengatur  sirkulasi udara  yang  terhubung  ke  driver  motor   yang  dikendalikan menggunakan metode fuzzy logic, sensor suhu dan kelembaban yang terhubung ke mikrokontroler sekaligus sebagai modul wireless agar dapat  terhubung melalui perangkat smartphone Android ataupun komputer. Dari hasil pengujian, sistem ini dapat  bekerja dengan baik pada jarak antara 0-15 m. Selain itu sistem ini juga dapat  mengendalikan suhu dan kelembaban sesuai dengan kondisi yang diharapkan, yaitu pada suhu 250C dan kelembaban 70%RH  dengan waktu  tercepat menuju  set point  adalah  649 detik dan waktu terlama untuk  mencapai  set point  adalah  2181 detik. Kata Kunci : suhu, kelembaban, pestisida, wireless, Android
Analisis Sentimen Pada Ulasan Buku Berbahasa Inggris Menggunakan Information Gain Dan Support Vector Machine Muhammad Nurjaman; Mohamad Mubarok; Adiwijaya Adiwijaya
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi yang terdapat di Internet sangat bermacam-macam, salah satunya adalah informasi mengenai buku. Jika informasi tersebut diolah dengan baik maka akan diperoleh kualitas buku dari informasi tersebut. Dengan membaca ulasannya, maka kita akan mengetahui kualitas dan juga menganalisis sentimen positif dan juga sentimen negatif dari buku tersebut. Namun, begitu banyaknya opini akan mempersulit pengguna lain untuk memperoleh kualitas dari informasi tersebut. Analisis sentimen merupakan penilaian seseorang tentang topik yang dibahas baik itu sentimen positif ataupun sentimen negatif. Untuk mempercepat dalam menganalisis banyaknya sentimen yang ada, digunakanlah metode klasifikasi yaitu Support Vector Machine . Kelebihan dari SVM ini yaitu untuk menentukan hyperplane yang dapat menghasilkan margin yang maksimal antara kelas yang satu dengan kelas yang lainnya. Tetapi SVM mempunyai kelemahan terhadap pilihan fitur atau parameter yang dapat mempengaruhi akurasi. Maka dari itu, pada penelitian ini mengunakan metode Information Gain agar dapat meningkatkan akurasi dengan mengurangi jumlah fitur yang akan dianalisis dan Support Vector Machine sebagai metode klasifikasi untuk menangani permasalahan ini dan hasil dari penelitian ini menghasilkan nilai rata-rata F1-score sebesar 82.35% Kata Kunci: Review Buku, Klasifikasi, Support Vector Machine (SVM), Information Gain
Implementasi Identifikasi Pola Rugae Palatina Menggunakan Deteksi Binary Large Object (blob) Dan Klasifikasi Support Vector Machine (svm) Pada Android Ade Pitra Hermawan; Bambang Hidayat; Murnisari Darjan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya cabang ilmu kedokteran gigi, terutama pada Odontologi Forensik, ditemukan bahwa pola rugae palatina atau sering disebut langit-langit mulut tiap masing individu adalah berbeda, begitu pula orang kembar sekalipun. Beberapa kasus seperti mutilasi dan kebakaran menyebabkan identifikasi menggunakan sidik jari menjadi tidak valid sedangkan penggunaan DNA membutuhkan biaya yang tinggi. Rugae palatina diketahui dapat digunakan sebagai media identifikasi seseorang dikarenakan sifatnya yang unik dan letaknya didalam rongga mulut sehingga terlindungi. Pada penelitian ini telah diimplementasikan sebuah aplikasi android untuk mengidentifikasi pola rugae palatina manusia dengan deteksi Binary Large Object (BLOB), ekstraksi ciri menggunakan Local Binary Pattern (LBP) sedangkan untuk proses klasifikasi dilakukan dengan menggunakan Support Vector Machine (SVM). Secara garis besar proses identifikasi pola rugae palatina pada sistem ini terdiri dari pengambilan citra menggunakan perangkat android, preprocessing, ekstraksi ciri, identifikasi ciri, dan klasifikasi pola rugae palatina. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi identifikasi pola rugae palatina berbasis android, dengan tingkat akurasi 57.564% dengan waktu komputasi 64.152 detik. Kata kunci: Rugae, BLOB, SVM, Android, Forensik
Matched Filter Dan Operasi Morfologi Untuk Estimasi Derajat Kebengkokan Tulang Imanuel Boyke Nainggolan; Rita Magdalena; R Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dewasa ini, banyak aktifitas yang dapat menyebabkan rasa sakit pada tulang belakang. Banyak hal yang dapat rasa sakit pada tulang belakang. Salah satunya adalah kebengkokan pada tulang belakang, yaitu skoliosis. Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang sehingga tulang belakang melengkung ke sisi kiri atau kanan. Biasanya skoliosis ini terdeteksi ketika penderita melakukan pemeriksaan dengan Rontgen atau alat medis lainnya saat MCU. Tugas Akhir ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang mampu mendeteksi kebengkokan tulang belakang pada manusia dengan hasil Rontgen. Dibangunnya sistem ini diharapkan dapat membantu proses pengukuran sudut kebengkokan tulang belakang belakang dengan cepat dan akurat. Pada Tugas Akhir ini digunakan metode menggunakan metode Matched Filter dan Morphology Operation. Ada dua langkah utama dalam proses perhitungan sudut. Langkah pertama yaitu melakukan preprocessing yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas citra agar dapat tersegmentasi dengan optimal. Dalam upaya mencapai akurasi terbaik, variabel pengujian yang diteliti ialah sebagian besar pada preprocessing karena citra merupakan citra hasil Rontgen, sehingga dibutuhkan variabel terbaik agar menjadi input yang maksimal pada proses berikutnya. Dalam penelitian ini, akurasi menggunakan Matched Filter sebesar 62,67%, Sedangkan untuk metode Operasi Morfologi sebesar 70,76%, dan untuk metode gabungan 72,44% Kata kunci : Tulang Punggung , Deteksi Citra, Perhitungan Sudut Abstract Today, many activities can cause pain in the spine. Many things can be pain in the spine. One is a spinal curvature, namely scoliosis. Scoliosis is a disorder of the spine so the spine curves to the left or right side. Usually this scoliosis is detected when the patient performs an X-ray examination or other medical device during MCU.This Final Project aims to build a system capable of detecting spinal cord in humans with X-rays. The construction of this system is expected to help the process of measuring rough angles of the back spine quickly and accurately. In this final project used method using Matched Filter and Morphology Operation method. There are two main steps in the corner computation process. The first step is to do preprocessing which aims to improve image quality in order to be segmented optimally. In order to achieve the best accuracy, the test variables studied are mostly on preprocessing because the image is the image of X-rays, so it takes the best variable to be the maximum input in the next process. In this research, accuracy using Matched Filter is 62,67%, while for Operation Morphology method is 70,76%, and for method of combination 72,44%. Keywords: Backbone, Image Detection, Angle Calculation
Implementasi Dan Analisis Kesamaan Semantik Antar Kata Berbahasa Inggris Dengan Metode Second Order Co-occurrence Pointwise Mutual Information I Komang Resnawan Tri Putra; Moch. Arif Bijaksana; Mohamad Syahrul Mubarok
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterkaitan semantik mengacu pada sejauh mana dua konsep atau kata-kata yang terkait (atau tidak), sedangkan kesamaan semantik adalah kasus khusus atau bagian dari keterkaitan semantik. Kesamaan kata (word similarity) adalah pengukuran seberapa mirip sebuah pasangan kata secara semantik, dengan adanya hubungan sinonim maka pasangan kata tersebut memiliki nilai tertinggi. Pointwise Mutual Information (PMI) merupakan salah satu pengukuran secara statistik untuk keterkaitan semantik dan kesamaan semantik yang telah banyak digunakan. Salah satu varian pada PMI ialah Second Order Co-ocurrence Pointwise Mutual Information (SOC- PMI). Hasil dari penelitian pada tugas akhir ini merupakan nilai korelasi antara skor kesamaan yang dihasilkan sistem dengan gold standard SimLex-999, WordSim353 dan Miller and Charles. Nilai korelasi tertinggi yaitu 0,2881 dengan menggunakan window size = 33 dan nilai δ = 6,5. Parameter yang menyebabkan korelasi terbaik dengan metode SOC-PMI ini ialah konteks katanya antara pasangan kata yang dibandingkan. Kata kunci : Kesamaan semantik, Pointwise Mutual Information, Second Order Co-occurrence Pointwise Mutual Information.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue