cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,307 Documents
Implementasi Deteksi Kecepatan Kendaraan Menggunakan Kamera Webcam Dengan Metode Frame Difference Nur Hilman Tsani; Burhanuddin Dirgantoro; Anggunmeka Luhur Prasasti
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna kendaraan dilingkungan komplek perumahan terkadang tidak memperhatikan keamanan dan keselamatan lingkungan dengan cara berkendara dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tindakan ini dapat membahayakan warga komplek yang sedang beraktivitas di lingkungan seperti anak-anak yang sedang bermain, warga yang sedang melintas di jalan, dan pengguna kendaraan lainnya. Selama ini sanksi dan tindakan pencegahan terhadap pelanggar sulit dilakukan dikarenakan tidak adanya bukti pelanggaran dan belum adanya sistem yang dapat mencegah tindakan pelanggaran tersebut. Dalam tugas akhir ini, penulis akan memanfaatkan teknik dari image processing untuk mendeteksi kecepatan kendaraan di lingkungan komplek perumahan dengan menggunakan kamera webcam. Dengan kamera webcam ini, sistem dapat mendeteksi kecepatan kendaraan berdasarkan suatu urutan frame video dengan menggunakan kamera tunggal. Perhitungan kecepatan ini menggunakan metode frame difference. Metode ini bekerja dengan membandingkan antar frame gambar untuk mendapatkan informasi yang menentukan ada atau tidaknya suatu gerakan. Dari informasi tersebut, bisa didapatkan tingkat kecepatan suatu kendaraan yang berada pada lintasan jalan di komplek perumahan. Berdasarkan hasil pengujian pada tugas akhir ini, kamera diletakkan pada tiang dengan ketinggian ± 5,5 meter dan mengatur posisi sudut kamera dengan memiliki sudut sebesar 60°. Hasil perhitungan kecepatan kendaraan pada sistem mempunyai nilai standar deviasi sebesar 2,82 km/jam dan nilai ketidakpastian ± 1 km/jam. Sedangkan nilai MSE yang dihasilkan adalah sebesar 12,632. Ketika beberapa objek kendaraan saling berdekatan pada jarak kurang dari 1 meter dalam frame yang sama, maka sistem akan mengkaterogikan kendaraan pada daerah ROI yang sama sehingga menghasilkan kecepatan yang sama pula. Kata kunci: Deteksi Kecepatan Kendaraan, Frame Difference, Video Processing
Perbandingan Performansi Agregasi Jaringan 40g Dan 80g Pada Teknologi Ng-pon2 Dengan Variasi Jarak Fauzan Munggara; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan akan data rate yang meningkat dalam jaringan telekomunikasi membuat keadaan saat ini terus menerus dilakukan pengembangan dan penelitian terhadap teknologi-teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Next Generation Passive Optical Network Stage 2 (NG-PON2) merupakan salah satu evolusi dari teknologi Passive Optical Network (PON) yang nantinya akan menjadi pengisi dari kebutuhan yang semakin meningkat tersebut. Hasil simulasi pada penelitian ini ialah dengan didapatkan performansi terbaik dengan jarak maksimum yang dapat ditempuh oleh tiap ONU yang ada dengan kombinasi passive splitter 3 stage terbaik pada dua kanal berbeda. Pada kanal pertama untuk 64 ONU arah downstream pada jarak 20 km menghasilkan Received Power =-21.56 dBm ,QFactor = 9,66 dan BER = 3,72 x 10-21 dan arah upstream pada jarak 20 km dengan hasil Received Power=-25,21 dBm, Q-Factor = 6,3 dan BER = 6,25 x 10-10. Kemudian pada kanal kedua untuk 64 ONU arah downstream pada jarak 20 km menghasilkan Received Power =-21.445 dBm , Q-Factor = 9,62 dan BER = 2,19 x 10-20 dan arah upstream dengan hasil Received Power=-25,18 dBm, Q-Factor = 7,12 dan BER = 4,95 x10-11 . Kata Kunci : NG-PON2, Performansi, TWDM. Abstract The need for increasing data rate and the more it increased in telecommunication networks makes the current state continuously in development and research on technologies which can meet those needs. The result of the simulation is getting the best performance with maksimum distance which can reach by each ONU using the best 3-stage passive splitter combination at two different channnel. On the first channel for 64 ONU downstream direction at 20 km the result is Received Power =-21.56 dBm, Q-Factor = 9,66 and BER = 3,72 x 10-21 and upstream direction with result is Received Power =-21,445 dBm, Q-Factor = 9,62 dan BER = 2,19 x 10-20. Next on the second channel for 64 ONU downstream direction at 25 km the result is Received Power=-25,04dBm , Q-Factor = 7,83 dan BER = 1,17 x 10-13and upstream direction with result is Received Power =-25,18 dBm, Q-Factor = 7,12 and BER = 4,95 x 10-11 . Key Words : NG-PON2, Performance, TWDM
Pencarian Perangkat Menggunakan Double Uav Dengan Kombinasi Flying Path Meutia Qoonita Noviyani; Arfianto Fahmi; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini bertujuan untuk mensimulasikan kondisi bencana dimana jaringan telekomunikasi tidak mampu beroperasi secara optimal sehingga digunakan teknologi komunikasi Device-to-Device pada area bencana untuk mengurangi energi pada sisi pengguna. Dua Unmanned Aerial Vehicle (UAV) bertipe quadcopter yang dipasang perangkat RF digunakan sebagai pengganti Base Station untuk melakukan proses device discovery secara Network Assisted sehingga jaringan telekomunikasi tidak terputus. Terdapat tiga skenario flying path yang akan digunakan, yaitu kombinasi Rectangular-Path dan O-path, kombinasi Rectangular-Path dan Zigzag-Path dan Double S-Path dengan area simulasi berbentuk persegi sebesar 100 km2 pada ketinggian quadcopter 80 hingga 150 m. Berdasarkan hasil simulasi yang diujikan pada tugas akhir ini, hasil yang didapatkan dari tiga skenario yang dianalisis berdasarkan penelitian adalah 80% perangkat dapat terdeteksi dengan skenario Double S-Path namun total durasi pada Rectangular & O Path 3 kali lebih cepat dari Double S-Path. Pada saat terjadi bencana waktu menjadi faktor penting dalam disaster relief sehingga untuk kondisi bencana di rekomendasikan menggunakan skenario Rectangular & O Path untuk diterapkan. Walaupun selisih jumlah perangkat yang terdeteksi di antara Rectangular & O Path dan Double S-Path cukup besar, namun secara umum penggunaan dua UAV meningkatkan banyaknya perangkat yang terdeteksi daripada penggunaan satu UAV.Kata Kunci: Device discovery, UAV, D2D
Analisis Perbandingan Pola Sinyal Delta Dan Theta Eeg 5 Channel Terhadap Efek Yang Ditimbulkan Pada Seseorang Saat Diberikan Stimulus Berupa Potongan Film Horor Ana Durrotul Isma; Inung Wijayanto; Sugondo Hadiyoso
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat menonton film horor, tubuh memberikan respon berupa rasa takut. Rasa takut tersebut dapat mengakibatkan naik turunnya aktivitas otak yang menghasilkan sinyal otak dengan karakteristik tertentu. Aktivitas saat menghasilkan sinyal otak tersebut dapat terekam dengan menggunakan alat Electroencephalogram. Berdasarkan rentang frekuensinya, sinyal otak dibagi menjadi 5 yaitu delta, theta, alpha, beta, dan gamma. Pada jurnal ini dirancang sebuah sistem untuk membandingkan pola sinyal kondisi normal, mulai takut, dan sangat takut berdasarkan pola sinyal delta dan theta ketika seseorang diberikan stimulus berupa potongan film horor serta mengklasifikasi kondisi. Ekstraksi ciri yang digunakan yaitu Discrete Wavelet Transform (DWT) dan klasifikasi yang digunakan yaitu K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil perbandingan pola sinyal kondisi normal dan takut menunjukkan bahwa untuk sinyal delta pada kedua kondisi tersebut memiliki frekuensi kerja yang sama pada semua kanal, sedangkan untuk sinyal theta pada kedua kondisi tersebut memiliki frekuensi kerja yang berbeda dan perbedaan terbesar berada pada kanal PZ. Hasil pengujian menunjukkan akurasi tertinggi sinyal delta berada pada kanal AF3 dan PZ dengan akurasi sebesar 61.11% dan sinyal theta berada pada kanal T7 dan PZ dengan akurasi sebesar 55.56%. Kata kunci: EEG, DWT, K-NN, film horor Abstract While watching horror movie, human body gives a response in a form of fear. Fear itself can conduce a fluctuation in brain activity and results a certain signal characteristic. The activity of brain waves can be recorded by Electroencephalogram. Based on the signal’s frequency, brain signals can be classified into 5, those are delta, theta, alpha, beta and gamma. In this journal, it is designed a system to compare and classify a different patterns of signals in condition of normal, getting scared, and really scared based on delta and theta signals of someone when given a stimulus of a horror movie scene. The feature extraction that is used in this research is Discrete Wavelet Transform (DWT) and using K-Nearest Neighbor (K-NN) as the classification method. The result from signal pattern comparison shows that on delta signal the frequencies strat working at the same frequency on every channels, on theta signal the frequencies start working at the different frequency and the highest difference is on PZ channel. The testing results show that the highest delta signal accuracy is one the AF3 and PZ channels with an accuracy of 61.11% and the theta signal is on the T7 and PZ channels with an accuracy of 55.56%. Keyword: EEG, DWT, K-NN, horror movie
Modifikasi Portofolio Mean-variance Dengan Melibatkan Model Keasimetrian Distribusi Sabilla Fitriyantini; Deni Saepudin; Aniq Atiqi Rohmawati
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Portofolio mean-variance adalah salah satu metode yang digunakan dalam pembentukan portofolio. Portofolio mean-variance menekankan pada usaha memaksimalkan expected return dan meminimalkan ketidakpastian/ risiko (variance) untuk membentuk dan menyusun portofolio. Akan tetapi, metode mean-variance memiliki kekurangan. Copula merupakan salah satu metode estimasi pemodelan distribusi yang memiliki keunggulan dalam membentuk portofolio. Parameter 𝜌 merupakan salah satu yang digunakan dalam metode copula. Dengan 𝜌 maka dapat dibentuk portofolio. Copula yang digunakan pada tugas akhir ini adalah gaussian copula. Kinerja portofolio mean-variance classic dan portofolio mean-variance dengan gaussian copula diukur menggunakan Sharpe Ratio. Kata Kunci : mean-variance, copula, gaussian copula, sharpe ratio
Sistem Kelas Pintar Dengan Kontrol Penggunaan Energi Listrik Dito Hutama Bayu Krisna; Sony Sumaryo; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ruang kelas adalah suatu ruangan yang berfungsi sebagai tempat untuk kegiatan belajar mengajar. Dalam kelas juga terdapat berbagai alat pendukung kegiatan belajar mengajar seperti beberapa meja, papan tulis dan alat elektronik lainnya. Pengguna kelas dapat memakai faisilitas yang disediakan. Akan tetapi sering kali terjadi penggunaan alat elektronik kelas yang berlebihan. Penggunaan yang berlebihan ini disebabkan pengguna kelas lupa untuk mematikan alat elektronik dalam kelas. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Sistem yang diperlukan adalah sistem yang dapat mengontrol dan membatasi penggunaan energi listrik dalam kelas. Kata Kunci : Ruang kelas, lupa, penngunaan alat elektronik Abstract Classrooms are a room that serves as a place for teaching and learning activities. In the classroom there are also various supporting tools for teaching and learning activities such as several tables, blackboards and other electronic devices. Class users can use the facilities provided. However, there is often the use of excessive class electronic devices. This excessive use is caused by class users forgetting to turn off electronic devices in the class. Therefore we need a system that can overcome these problems. The system needed is a system that can control and limit the use of electrical energy in the class. Keywords: Classroom, forgetfulness, use of electronic devices
Analisis Kebutuhan Layanan Pendidikan Taman Kanak-kanak Sandhy Putra Telkom Menggunakan Integrasi Education Quality Dan Refine Kano Hagie Pradivio; Sari Wulandari; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TK Telkom adalah lembaga yang bergerak dalam pendidikan anak usia dini (Paud). TK Telkom mempunyai tiga kelas yaitu kelompok bermain, kelompok A, dan kelompok B. Bisnis pada TK Telkom selain pendidikan juga meliputi program pendidikan serta fasilitas. Dengan adanya persaingan yang tinggi, membuat pihak TK Telkomterus melakukan peningkatan dari ketidak pencapaian target terhadap jumlah siswa pada tahun 2016. Hal ini terindikasi karena kualitas layanan yang kurang baik pada TK Telkom berdasarkan benchmarking dengan standarisasi pemerintah. Sehingga TK Telkom akan melakukan pengembangan untuk meningkatkan kualitas pada layanan yang di sediakan. penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualiatas layanan pada TK Telkom dengan menggunakan integrasi education quality dan model refine kano. Dalam penelitian ini terdapat lima dimensi yaitu space and furnishing, interaction, program structure, activities, dan parent and staff dengan mempunyai atrribut kebutuhan sebanyak 16 atribut kebutuhan pelanggan. Dengan melakukan penyebaran kuesioner menggunakan atribut kebutuhan dapat menemukan true customer need. Dengan penyebaran kuesioner didapatkan true customer need sebesar 9 buah dan ini yang akan menjadi factor yang dipertimbangkan peningkatan kualitas pelayana . Kata Kunci: TCN (True Customer Needs), Education Quality (EDUQUAL), Refined Kano
Perancangan Sistem Kendali Posisi Wahana Air Tanpa Awak Menggunakan Metode Pid Rezky Andrianto; Ramdhan Nugraha; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kendali navigasi dari kapal harus mempunyai spesifikasi untuk menstabilkan dinamika gerak dan posisi kapal. Sistem kendali ini berguna untuk mengatur gerak dan posisi kapal berdasarkan koordinat GPS (Global Positioning System) yang telah ditentukan. Tugas akhir ini membahas kendali posisi kapal berdasarkan koordinat longitude dan latitude kapal. Sistem kendali dengan menggunakan metode PID akan mengurangi error nilai koordinat sistem dengan set point. Keseluruhan sistem akan diimplementasikan pada protipe USV (Unmanned Surface Vehicle). USV ini akan bergerak menuju koordinat yang ditentukan dan mempertahankan posisinya bila terjadi ganguan dari sekitar USV. Sensor GPS Neo6M-v2 dan kompas HMC5388L akan terus memberikan nilai koordinat aktual kapal untuk di proses. Saat dikendalikan USV ini akan bergerak dengan kecepatan 3,8m/min . Dari hasil percobaan skenario koordinat kemudian ditetapkan satu hasil data paling tepat yaitu pada percobaan dengan nilai error pada derajat kompas sebesar 2,15â—¦, dan deviasi gps sekitar 1,69 meter. Kata Kunci : GPS, Longitude, Latitude, PID, USV
Penerapan Lean Manufacturing Untuk Meminimasi Waste Transportation Pada Proses Produksi Modul Surya 260wp Di Pt. Xyz Firda Maulida Fitria; Agus Alex Yanuar; Marina Yustiana Lubis
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang elektronika untuk industri dan prasarana. Dalam penelitian ini berfokus pada salah satu jenis produk yang diproduksi oleh PT. XYZ, yaitu modul surya dengan jenis 260WP. Pada proses produksinya ditemukan waste transportation yang mempengaruhi pencapaian target produksi. Berdasarkan observasi lapangan dan data yang terkumpul, waste transportation disebabkan oleh tata letak yang kurang baik yang mengakibatkan terjadinya gerakan backtracking dengan total jarak 25,68 meter. Hal ini dapat mempengaruhi waktu aktivitas pemindahan material menjadi lama. Upaya yang dilakukan untuk meminimasi waste transportation adalah dengan menggunakan pendekatan Lean Manufacturing. Tahap awal penelitian adalah menggambarkan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping (PAM) guna memetakan waktu proses dan aliran proses yang terjadi saat ini. Tahap selanjutnya melakukan identifikasi akar penyebab masalah waste transportation dengan menggunakan fishbone diagram dan menganalisis akar penyebab masalah tersebut dengan menggunakan 5whys. Penyelesian akar penyebab masalah adalah dengan merancang usulan perbaikan menggunakan salah satu tools Lean Manufacturing yaitu perancangan perbaikan tata letak fasilitas. Kemudian menggambarkan Value Stream Mapping (VSM) future state untuk memetakan kondisi aliran proses setelah dilakukan perbaikan. Kata kunci : Lean Manufacturing, Waste Transportation, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Perancangan Tata Letak Fasilitas Abstract PT. XYZ is a stated-owned enterprise company engaged in electronics for industry and infrastructure. In this research focuses on one type of product manufactured by PT. XYZ, solar module with 260WP type. In the production process found waste transportation that affect the achivement of production targets. Based on field observations and collected data, waste transportation is caused by poor layout resulting backtracking movement with a total distance 25,68 meters. This affect the timing of the transfer of material. Efforts to minimize wate transportation is to use Lean Manufacturing approach. The initial phase of this research is to describe Value Stream Mapping (VSM) and Process Activity Mapping (PAM) to map the the existing processing time and process flow. The next stage identifes the root cause of waste transportation problems by using fishbone diagram and analyzes the root cause of the problem using 5whys. Resolving the root cause of the problem is to design the proposed improvement using one of Lean Manufacturing tools that is the design of the facility layout improvement. Then describes the Value Stream Mapping (VSM) future state to map the condition of the process flow after the improvement. Keywords: Lean Manufacturing, Waste Transportation, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Facility Layout Planning
Penentuan Prioritas Kriteria Pemilihan Kandidat Program Management Trainee Pada Pt. Xyz Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (ahp) Ida Ayu Utari Ananda Putri; Fida Nirmala Nugraha; Litasari Widyastuti
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penerbangan. Saat ini komposisi karyawan PT. XYZ didominasi oleh kelompok karyawan usia 51-55 tahun. Selain itu, berdasarkan kelas jabatan, pada tahun 2016 PT. XYZ harus memenuhi kebutuhan jumlah karyawan pada level mid-management sebanyak 67 orang. PT. XYZ berusaha memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara diambil dari sumber internal, yaitu dari level jabatan staf. Namun rata- rata nilai kinerja karyawan level staf pada tahun 2015 yang dianggap belum memuaskan berdasarkan standar perusahaan membuat     perusahaan     memutuskan     untuk     memenuhi kebutuhan tersebut  dari  sumber  eksternal.  Hal inilah yang membuat perusahaan membuka lowongan program Management Trainee (MT) untuk mengisi kebutuhan kelompok karyawan tersebut. Dalam proses rekrutmen dan seleksi program MT dibutuhkan kriteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh calon kandidat sebelum akhirnya terpilih menjadi kandidat program MT di PT. X. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menentukan kriteria yang menjadi prioritas perusahaan dalam mencari kandidat untuk   program   Management   Trainee   dan   (2)   Membuat rancangan pemetaan proses rekrutmen dan seleksi calon kandidat  MT yang  dilakukan  di  perusahaan sesuai  dengan kriteria yang telah ditentukan. Data penelitian yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari berbagai literatur, hasil penelitian terdahulu, dan sumber lainnya yang relevan dengan topik ini. Analisis data yang digunakan adalah Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis nilai prioritas dari faktor, aktor, tujuan, dan alternatif. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui kriteria yang menjadi prioritas adalah pendidikan terakhir (0.3165), kemampuan manajerial (0.2236), kemampuan personal (0.1873), kemampuan teknis (0.1622), dan pengalaman kerja (0.1104). Kriteria-kriteria ini kemudian digunakan dalam penyusunan rancangan proses rekrutmen dan seleksi bagi program MT di  PT. XYZ. Keyword: Talent Management, Talent Identification, AHP, Rekrutmen dan Seleksi

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue