cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Kebutuhan Pendengar Program Prime Time Pagi Radio Zora Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Sherli Sherli; Yati Rohayati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PT. Radio Karang Tumaritis atau dengan nama udaranya yaitu Radio Zora merupakan salah satu radio swasta di Kota Bandung yang berada pada frekuensi 90.1 FM dan telah mengubah segmennya dari radio keluarga menjadi radio anak muda pada tahun 2014. Namun, saat ini Radio Zora mengalami permasalahan mengenai pendapatan yang tidak mencapai target karena kurangnya pendengar yang diakibatkan rendahnya awareness pendengar terhadap Radio Zora. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan kualitas layanan Radio Zora khususnya pada Program Prime Time Pagi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kebutuhan pendengar Program Prime Time Pagi Radio Zora menggunakan integrasi Service Quality dan Kano. Terdapat 19 atribut kebutuhan pendengar yang digunakan untuk mengukur tingkat kepentingan, tingkat harapan dan tingkat kenyataan layanan, mengklasifikasikan atribut kebutuhan, dan menentukan atribut kebutuhan yang dijadikan sebagai True Customer Needs. Berdasarkan hasil pengolahan Service Quality didapatkan sepuluh atribut kuat dan sembilan atribut lemah, sedangkan berdasarkan pengklasifikasian Kano diperoleh lima atribut yang diprioritaskan dan enam atribut yang perlu dikembangkan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data yang berisi atribut kebutuhan yang diprioritaskan dan dikembangkan sebagai True Customer Needs. True Customer Needs yang diperoleh adalah penyiar memahami selera anak muda, penyiar mampu memberikan informasi dengan cara unik, informasi yang disampaikan up to date, informasi yang disampaikan dapat memberikan manfaat, lagu yang diputarkan yang up to date, topik perbincangan yang disampaikan ringan, sinyal penyiaran radio yang kuat, tersedianya mobile application radio pada handphone. fasilitas streaming radio secara online mudah diakses, layanan kontak langsung mudah dihubungi dan memberikan tanggapan terhadap pendengar yang melakukan kontak langsung. Kata Kunci: Radio Zora, Atribut Kebutuhan, Integrasi Service Quality dan Kano, True Customer Needs
Kamera Pengawas Berbasis Deteksi Pola Wajah Menggunakan Metode Principal Component Analysis (pca) Dan Artificial Neural Network (ann) Muhammad Dwi Cahyo; Sony Sumaryo; R Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kamera CCTV yang dilengkapi dengan fitur face recognition merupakan kamera yang terintegrasi dengan sistem pengolahan citra untuk melakukan face recognition pada gambar yang ditangkap oleh kamera. Citra atau gambar yang berbentuk frame by frame dari hasil video kamera webcam C525 HD. Hasil proses pengolahan citra selanjutnya dibandingkan dengan data citra yang terdapat pada database. Hal ini bertujuan untuk melakukan monitoring security system di rumah. Citra ini berfungsi sebagai iput yang selanjutnya diproses dalam komputer menggunakan software Matlab. Teknik face recognition yang digunakan dalam Tugas akhir ini menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dalam melakukan proses ekstraksi fitur gambar dan menggunakan Artificial Neural Network (ANN) dalam melakukan klasifikasi hasil ekstraksi fitur. Hasil dari proses klasifikasi tersebut akan digunakan untuk memberikan notifikasi/alarm pada pemilik rumah jika terdapat orang asing yang memasuki area rumah. Peringatan yang disampaikan pada pemilik rumah dilakukan via kabel UTP (Ethernet) pada perangkat komputer. Implementasi sistem monitoring keamanan menggunakan kamera dengan fitur face recognition ini diharapkan mampu meminimalisir kejahatan kepemilikan di area rumah dan perkantoran. Kata kunci : CCTV, Face Recognition, PCA, ANN Abstract CCTV camera with face recognition feature is a camera who integrated with image processing system to recognize face on images captured by the camera. The image will be captured frame by frame from a webcam Logitech C525 HD. The results of image processing will be compared with image data which contained in the database. This is intended to monitor the security system at home. Images as an input will be processed in the computer using Matlab software. Face recognition technique used in this final project is Principal Component Analysis (PCA) method in performing feature extraction process and using Artificial Neural Network (ANN) in classification of feature extraction results. The results of the classification process will be used to provide a notification/alarm to the homeowner if there are strangers trespassing the home area. Warnings sign will be delivered via UTP cable (Ethernet) to homeowners on a computer device. Implementation of security monitoring system using a camera with face recognition feature is expected to minimize crimes of ownership in the area of houses and offices. Keywords : CCTV, Face Recognition, PCA, ANN
Analisis Performansi Optical Distribution Network (odn) Ng-pon2 Menggunakan Teknologi Time-and-wavelength Division Multiplexing (twdm) Satya Prianggono; Akhmad Hambali; Afief Dias Pambudi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu teknologi komunikasi serat optik yang baru saja dikembangkan adalah Next-Generation Passive Optical Network Stage 2 (NG-PON2). NG-PON2 digagas untuk memenuhi kebutuhan jaringan akses broadband masa depan dengan kemampuan untuk meningkatkan bitrate hingga lebih dari 10 Gbps dengan metode agregasi OLT dan menggunakan teknologi Time-and-Wavelength Division Multiplexing (TWDM). Pada Tugas Akhir ini dilakukan perancangan dan analisis performansi jaringan NG-PON2 berbasis TWDM. Perancangan dilakukan untuk mengetahui pengaruh fisik khususnya segmen distribusi terhadap performansi NG-PON2. Skenario pengujian menggunakan 4 OLT dengan kecepatan 40 Gbps, lima tipe serat optik berdasarkan standar ITU-T G.652.C/D, G.652.B, G.653, G.655, dan G.652.A, dengan jarak 20 km menggunakan dua titik pembagi (dengan total split ratio 1:64 dan 1:128). Dari hasil simulasi, dilakukan analisis terhadap Link Power Budget (LPB), Signal to Noise Ratio (SNR), Q-factor, dan Bit Error Rate (BER). Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan tipe serat G.652.C dan G.652.D memberikan performansi yang terbaik pada setiap parameter performansi. Dengan 64 ONU arah downstream menghasilkan LPB = -25,407 dBm, Q-factor = 9,115, BER = 2,72 x 10-19, sedangkan arah upstream menghasilkan LPB = -25,037, Q-factor = 10,619, BER = 1,36 x 10-24. Dan dengan 128 ONU arah downstream menghasilkan LPB = -25,491 dBm, Q-factor = 8,576, BER = 6,86 x 10-16, sedangkan arah upstream menghasilkan LPB = -25,047 dBm, Q-factor = 12,064, BER = 1,59 x 10-24 .Kata kunci: NG-PON2, ODN, TWDM
Deteksi Target 2d Menggunakan Array Transduser Untuk Aplikasi Sonar Miftahul Firdaus; Dharu Arseno; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SONAR (Sound Navigation And Ranging) adalah sistem yang mendeteksi suatu benda atau objek dengan mengirimkan sinyal suara dan menunggu gelombang pantulan atau echo untuk mendeteksi suatu target. SONAR (Sound Navigation and Ranging) sering digunakan di dunia kelautan sebagai alat navigasi kapal militer dan untuk mendeteksi suatu target yang berada didalam laut. Pada tugas akhir ini telah dirancang purwarupa sistem SONAR menggunakan transduser sensor HC-SR-04 dengan mikrokontroler Arduino Mega 2560. Pada perancangan sistem tersebut penulis menggunakan tiga skenario percobaan yang dilakukan pada medium udara atau diruangan terhadap target buatan. Percobaan pertama dilakukan dengan menggunakan satu sensor di mana didapatkan posisi target dan tingkat akurasi dari sensor adalah 97% hingga 99,99% dan jarak maksimum sensor HC-SR04 untuk mendeteksi target adalah 397 cm. Percobaan kedua menggunakan dua sensor yang tersusun secara horisontal dengan arah dari sensor kedua dibuat miring kearah sensor pertama dan target digerakkan kearah sensor pertama, dari percobaan kedua diketahui sudut yang dibentuk oleh sensor kedua sekitar 21o sampai 44o dan jangkauan jarak maksimal yang bisa didapatkan oleh sensor ke-2 adalah pada saat target berada pada jarak 17 cm dari sensor ke-1 dengan sudut kemiringan sensor ke-2 adalah 44o . Pada percobaan ketiga penulis menggunakan tiga sensor yang tersusun secara vertikal yang digerakkan secara horisontal terhadap target buatan, hasil dari percobaan ketiga adalah dapat diperkirakan tinggi dari target buatan tersebut. Kata kunci : SONAR, transduser, sensor HC-SR04, Arduino Mega 2560 Abstract SONAR (Sound Navigation And Ranging) is a system that detects a target. The workings of SONAR is transmit a sound signal and wait for a reflective wave or echo to detect a target. SONAR (Sound Navigation and Ranging) is often used in the marine world as a military ship navigation tool and to detect a target within the sea. In this final project has been designed prototype SONAR system using transducer in HC-SR-04 sensor with Arduino Mega 2560 as microcontroller. In designing the system, writer use three scenario experiment conducted on air medium to detect the dummy target The first experiment was conducted using one sensor where the dummy target position was obtained and the accuracy of the sensor was 97% to 99,99% and the maximum distance of the HC-SR04 sensor to detect the target is 397 cm. The second experiment uses two horizontally arranged sensors with the direction of the second sensor made tilted towards the first sensor and the target is moved towards the first sensor, from the second experiment it is known that the angle formed by the second sensor is around 21o to 44o and the range of maximum distance that can be obtained by the 2nd sensor is when the target is at a distance of 17 cm from the 1st sensor with the angle of the 2nd sensor is 44o . In the third experiment the authors used three vertically arranged sensors that were moved horizontally to detect the dummy target, the results of the third experiment were predictably high from the dummy targets. Keywords: SONAR, transducer, HC-SR04 sensor, Arduino Mega 2560
Analisis Performansi Optical Traffic Grooming Dalam Elastic Optical Network Berbasis Ofdm Richo Pratama Putra; Akhmad Hambali; Tjahjo Adiprabowo R
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini untuk komunikasi data terus meningkat, Salah satu jaringan komunikasi yang mampu menangani kebutuhan masyarakat akan komunikasi data adalah jaringan komunikasi optic. Umumnya di Indonesia sebagian besar jaringan komunikasi optic menggunakan teknologi WDM. Masalah utama dalam Teknologi WDM optic adalah kurang efisiensinya dalam hal jumlah spektrum slot yang diutilisasi dan transmitter yang digunakan dalam suatu topologi jaringan optic.Untuk menyelesaikan permasalahan ini, digunakan elastic optical network berbasis OFDM. Utilisasi spektrum slot dan transmitter yang digunakan dalam suatu jaringan elastic optical network berbasis OFDM dapat dilihat dengan menggunakan algoritma Integer Linear Programming dengan metode Optical Traffic Grooming . Prinsip algoritma Integer Linear Programming adalah mencari nilai minimal atau maksimal dari suatu parameter berdasarkan constraint yang dibutuhkan, dimana constraint untuk perhitungan Integer Linear Programming ini disesuaikan agar mendukung metode Optical Traffic Grooming . Dipilih total 80 data kandidat jalur hasil algoritma k-shortest path untuk diinisialisasi dalam algoritma ILP, dengan total perbandingan data dalam ILP sebanyak 6080 data, dihasilkan Ctotal = 30400 spektrum slot dengan nilai D sebesar 4 subcarriers. Dan total penggunaan transmitter Ttotal = 5472, jika dibandingkan dengan non grooming penghematan transmitter yang diperoleh adalah 10% dengan nilai D sebesar 4 subcarriers. Kata Kunci : OFDM, Elastic Optical Network, Integer Linear Programming, Traffic Grooming
Implementasi Kriptosystem Menggunakan Metode Algoritma Ecc Dengan Fungsi Hash Sha-256 Pada Sistem Ticketing Online Sarfina Adilah; Rumani Rumani; Marisa W. Paryasto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiringnya perkembangan zaman, bidang teknologi semakin maju terutama di bidang Komputer. Sudah banyak pengembangan teknologi baru yang bahkan hampir tidak pernah terpikirkan sama sekali. Salah satunya dalam pembelian tiket saat ini pun sudah bisa membelinya secara online. Tetapi siapa yang menduga jika ternyata pembelian tiket secara online rentan pembobolan data terutama di bagian data pemilik User. Adapun solusi untuk mengatasi pembobolan data tersebut sistem seharusnya memakai Kriptografi. Dengan kriptografi pembeli dapat mengirimkan data pembelian secara aman.  Pada penelitian tugas akhir ini akan dirancang suatu sistem yang dapat menjaga keamanan pada sistem pembelian tiket online dengan menggunakan Algoritma Kurva Eliptik dan dengan Fungsi Security Hash Algorithm 256 yang dimana dengan cara pengenkripsian dengan public key dan verifikasi dengan fungsi hash.  Pada pengujian dan analisis ini memiliki Respond Time dengan rata-rata 203.6 ms dengan ukuran kunci sebesar 512 bits dan Signature Key size dari SHA-256 sebesar 256 bytes. Jenis serangan yang sudah dianalisa ialah Spoofing, Sniffing, dan Man in Middle Attack. Spoofing dapat diatasi dengan penggunaan fungsi enkripsi dan dekripsi pada suatu proses
Pendeteksian Perangkat Menggunakan Uav Dengan Komunikasi Device-to-device Evander Christy; Rina Pudji Astuti; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada area terdampak bencana, konsumsi energi dari masing-masing perangkat dan jaringan menjadi isu yang sangat krusial. Maka dari itu, terdapat kebutuhan untuk membangun jaringan komunikasi nirkabel yang hemat energi di daerah bencana yang luas secara cepat pada saat terjadi kerusakan infrastruktur jaringan komunikasi. Pada tugas akhir ini, diusulkan penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) sebagai Flying Mobile-Base Tower Station (FM-BTS) untuk mendeteksi perangkatperangkat yang berpotensi untuk membentuk komunikasi Device-to-Device (D2D) di area bencana. Komunikasi D2D yang akan digunakan dapat mengurangi konsumsi energi antar perangkat. Penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya tidak memperhitungkan konsumsi energi dari UAV serta tidak memberikan saran penggunaan pola pada suatu keaadaan bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dll. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk memberikan pola terbang UAV yang dapat beradaptasi sesuai kondisi bencana dan tetap memperhatikan faktor konsumsi energi dari UAV. Beberapa pengembangan dari empat skema untuk pola terbang UAV, yaitu: O-Path, Rectangular-Path, ZigZag-Path, dan S-Path telah dilakukan. Peningkatan ini dapat mengurangi gap area pada pola terbang UAV sehingga terjadi peningkatan coverage untuk area tersebut. Untuk memperoleh pola terbang UAV yang terbaik untuk beberapa kasus bencana alam, beberapa simulasi telah dilakukan dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa pada kondisi bencana dengan pola kerusakan yang merata, pola terbang UAV yang optimal adalah S-Path dikarenakan coverage yang luas (mencakup sekitar 80 persen dari total perangkat di ketinggian terbang UAV 100 m). Sebaliknya, untuk kondisi bencana dengan pola kerusakan yang memusat,pola terbang UAV yang terbaik adalah O-path, diikuti dengan Rectangular-path dan ZigZag-path dikarenakan durasi terbang yang singkat dan konsumsi energi yang kecil (delapan kali lebih kecil dibanding S-path pada ketinggian terbang UAV 100 m). Kata Kunci : Device-to-Device, UAV, Device Discovery, 5G, Emergency
Perancangan Dan Realisasi Antena Microstrip Bowtie Untuk Electronic Support Measure (esm) Pada Frekuensi 8 – 12 Ghz Rezki Ronanda Putra; Achmad Ali Muayyadi; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Electronic Support Measure (ESM) adalah sebuah peralatan elektronik yang berfungsi untuk menerima (received) sinyal gelombang elektromagnetik, kemudian sinyal tersebut diproses dan dianalisa sehingga diperoleh lokasi (posisi), kuat sinyal (signal strength) dan parameter lainnya. ESM bekerja pada range frequency 2 - 18 GHz, dengan pancaran antena omnidirectonal atau unidirectional, dan memiliki rentang gain 1 – 8 dBi. ESM terdiri dari 3 perangkat utama yaitu antena, receiver dan signal processor. Pada tugas akhir ini antena yang dirancang adalah antena microstrip bowtie (receiver) dengan spesifikasi pola radiasi bidirectional dan polarisasi ellips. Antena ini bekerja pada frekuensi X-band (8 - 12 GHz) dan memiliki gain ≥ 3 dBi. Antena bowtie ini memiliki beberapa keunggulan antara lain berbentuk sederhana, berpita lebar dan mudah untuk dibuat. Bahan yang digunakan adalah Roger Duroid 5880 (εr= 2,2, h=1.57 mm, dan t= 0.035 μm). Teknik yang digunakan untuk optimasi antena adalah teknik pencatuan Coplanar Waveguide (CPW). Pada hasil akhir perancangan antena Microstrip Bowtie ini menghasilkan VSWR ≤ 2 dan mendapatkan bandwidth sebesar 4 GHz, gain yang didapatkan dari hasil realisasi antena sebesar ≥ 3 dBi. Serta pola radiasinya adalah bidirectional dan polarisasi adalah elliptical. Sehingga antena ini layak untuk digunakan pada perangkat Electronic Support Measure (ESM). Kata Kunci : Antena mikrostrip, Electronic Support Measure, Microstrip Bowtie. Abstract Electronic Support Measure (ESM) is an electronic equipment that serves to receive electromagnetic wave signal, then the signal is processed and analyzed to obtain the location (position), signal strength and other parameters. ESM works in the 2 - 18 GHz frequency range, with omnidirectonal or unidirectional radiation pattern, and has a gain range of 1 - 8 dBi. ESM consists of 3 main devices namely antenna, receiver and signal processor. In this final project the antenna designed is microstrip bowtie antenna (receiver) with bidirectional radiation pattern specification and elliptical polarization. This antenna works at X-band frequency (8-12 GHz) and gain ≥ 3 dBi. Bowtie antenna has several advantages, among others, simple-shaped, wide-banded and easy to make. The materials used are Roger Duroid 5880 (εr = 2.2, h = 1.57 mm, and t = 0.035 μm). The technique used for antenna optimization is the Coplanar Waveguide (CPW) unification technique. In the final result of designing the Microstrip Bowtie antenna it produces VSWR ≤ 2 and gets a bandwidth of 4 GHz, the gain obtained from the antenna realization is ≥ 3 dBi. And the radiation pattern is bidirectional and polarization is elliptical. So that this antenna is suitable for use on Electronic Support Measure (ESM) devices. Keywords: Microstrip Antenna, Electronic Support Measure, Microstrip Bowtie
Implementasi Dan Analisis Insertion Loss Filter Berbasis Electromagnetic Compatibility (emc) Pada Light Emitting Diode (led) Taufik Akbar; Mohamad Ramdhani; Ekki Kurniawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan implementasi filter untuk mereduksi gangguan EMI pada beban lampu LED agar sesuai standar IEC 61000-3-2 class C serta analisis Insertion Loss. Filter yang digunakan adalah tipe pasif harmonisa yaitu: Filter Parallel, Filter Seri dan Low Pass Filter. Hasil pengukuran pada pada lampu LED menjukan angka total harrmonisa yang cukup tinggi yaitu 131.4%. Harmonisa sudah berhasil di reduksi dan memenuhi standard IEC 61000-3-2 class C dengan digunakannya Low Pass Filter. Total harmonisa turun menjadi 24.6%, kualitas daya meningkat, tetapi daya nyata juga ikut meningkat. LPF menunjukan hasil Insertion Loss dengan nilai pada frekuensi normal (50 Hz) 25 dB dan harmonisa (150) 34.5 dB..Kata kunci : harmonisa, LED, EMI, EMC
Klasifikasi Teks Dengan Menggunakan Algoritma K-nearest Neighbor Pada Kasus Kinerja Pemerintah Di Twitter Octaryo Sakti Yudha Prakasa; Kemas Muslim Lhaksmana
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat dalam hal pengumpulan dan penyimpanan data menyebabkan tumpukan data yang sangat banyak. Dengan adanya kumpulan data yang banyak, maka muncullah suatu kebutuhan untuk bisa memanfaatkan data tersebut. Pemanfaatan data tersebut tentunya bertujuan untuk mendapatkan informasi yang penting dari pola-pola data yang terbentuk. Data yang dapat digunakan bisa diambil di sosial media salah satunya twitter. Twitter adalah salah satu media sosial yang cukup digemari oleh seluruh kalangan, tercatat sekitar 50 juta orang di Indonesia menggunakan twitter. Dengan banyaknya pengguna twitter maka data yang dapat dimanfaatkan juga banyak. Cara untuk mendapatkan informasi dari sebuah data bisa menggunakan metode klasifikasi. Salah satu algoritma dalam klasifikasi adalah algortima K-Nearest Neighbor Classifier. Algoritma KNN mempunyai sistem kerja dengan menghitung jarak terdekat dari record uji ke record testing dengan menggunakan metode Eucliden Distance. Hasil dari proses KNN berupa jarak terdekat dari record uji ke record testing sebanyak K yang diperlukan. Kata Kunci : Twitter, Text Mining, Klasifikasi, K-Nearest Neighbor Classifier, Euclidean Distance Abstract With the development of very fast technology in terms of storage and data storage produces very much data. With the existence of large data sets, it appears the need to be able to utilize the data. Utilization of the data is intended to obtain important information from the data patterns formed. Data that can be used in social media one of them twitter. Twitter is one of the social media that is favored by all circles, diesel around 50 million people in Indonesia using twitter. With the twitter then the data can be used also a lot. The way to obtain information from a data can use the classification method. One of the algorithms in the classification is the K-Nearest Neighbors Classifier algorithm. KNN algorithm has a working system by calculating the distance from the test record to record testing using the Eucliden Distance method. The result of the KNN process is the closest distance from the test record to the required K test record. Keywords : Twitter, Text Mining, Klasifikasi, K-Nearest Neighbor Classifier, Euclidean Distance

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue