cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Dan Implementasi Sistem Kendali Pid Pada Autonomous Moving Forward Quadcopter Rizkar Febrian; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quadcopter merupakan salah satu jenis Unmanned Aerial Vehiclhe (UAV) rotary wing yang memiliki empat buah lengan. Quadcopter dapat terbang secara vertical dan horizontal, hal tersebut dipengaruhi oleh tiga sumbu yaitu gerakan sumbu x (pitch), sumbu y (roll), dan sumbu z (yaw). Untuk melakukan gerak secara horizontal diperlukan kestabilan keempat motor agar quadcopter tidak terbalik. Kontrol PID digunakan untuk mengatur keempat motor tersebut, dan untuk mendapatkan nilai PID digunakan metode tuning Ziegler n ichols. Nilai kontrol yang didapat setelah melakukan tuning yaitu , pada sumbu x, , pada sumbu y dan , pada sumbu z . Moving forward pada dasarnya sama dengan gerakan hover, perbedaannya hanya terdapat pada sudut salah satu sumbunya, maka dari itu set poin sudut yang diberikan agar quadcopter dapat melakukan gerakan horizontal adalah 2o – 10o. Kata kunci : Quadcopter, PID, pitch, roll, yaw, Ziegler Nichols.
Modifikasi Distilator Surya Dengan Penambahan Phase Change Materials Sebagai Material Penyimpan Panas Pada Alas Basin Anjas Aji Budiatma; Mamat Rokhmat; Edy Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada distilasi surya, tidak adanya sumber panas menyebabkan distilator tidak dapat menghasilkan air. Oleh karena itu, distilator perlu dimodifikasi agar panas tetap terjaga sehingga distilator tetap menghasilkan air. Pada penelitian ini, distilator dengan atap dua sisi miring telah dimodifikasi dengan menambahkan material penyimpan panas atau Phase Change Material (PCM) berupa parafin pada bagian alasnya. Pada prinsipnya, adanya parafin akan menjadi sumber panas ketika matahari tenggelam. Dalam penelitian ini, pengujian dilakukan pada skala laboratorium menggunakan dua bohlam yang pancaran energinya dianggap konstan. Air yang dipakai adalah sampel air garam 33 ppt yang dibuat dengan mencampurkan air minum kemasan dengan sejumlah garam. Pengujian dilakukan dengan membandingkan produksi air distilator tanpa parafin dan distilator dengan parafin. Penggunan parafin membuat produksi air distilator meningkat 19,03 %. Pada penelitian ini juga telah dilakukan pemberian massa parafin yang berbeda untuk mengamati pengaruhnya terhadap produksi air. Penambahan massa parafin cenderung menurunkan produksi air pada pengujian dengan volume air garam yang sama. Selain itu, penelitian ini juga telah diamati bahwa parafin dapat digunakan beberapa kali pada distilator walaupun produksi air yang cenderung menurun. Kata kunci : Desalinasi surya, material penyimpan panas, Phase Change Material, PCM, parafin, skala laboratorium, lampu bohlam, sampel air garam Abstract In solar distillation, the absence of heat source causes the distillator not to produce water. Therefore, distillator need to be modified in order to mantain the heat so that the distilator still produces water. In this study, double slope distillator has been modified by adding a heat storage material or Phase Change Material (PCM) in the form of paraffin at the base. In principle, the presence of paraffins will be a source of heat when the sun sets. Distillator has been tested on a laboratory scale using two bulbs whose energy emission was considered constant. The water used is a 33 ppt brine sample which is made by mixing bottled water with some salt. The test has been done by comparing the water production of distillator without paraffin and distillator with paraffin. The addition of paraffin increases water production of distillator by 19.03%. The distillator has also been given different paraffin masses to observe its effect on its productivity. The addition of paraffin mass tends to decrease water production in tests with the same volume of brine. This study has also been observed that paraffin can be used several times in distillators even though water production tends to decrease. Keyword : Solar desalination, heat storage material, Phase Change Material, PCM, paraffin, laboratorium scale, bulb, brine sample
Perancangan Desain Troli Supermarket Menggunakan Implementasi Metode Kansei Engineering Gasha Sarwono Putra; Sri Martini; Muhammad Iqbal
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai Kansei Engineering sudah termasuk banyak dilakukan oleh berbagai peneliti, yaitu membuat sebuah konsep produk dengan mempertimbangkan perasaan dan keinginan pengguna. Penelitian ini menggunakan implementasi Kansei Engineering sebagai metode untuk membuat sebuah konsep produk troli supermarket. Troli supermarket yang sudah ada sekarang dirasa masih membuat keluhan-keluhan dari para pengguna, untuk itu perlu adanya desain yang dapat membuat keluhan tersebut berkurang hingga menghilang. Pertama, penelitian dilakukan dengan mencari Kansei Word yang sesuai dengan keinginan pengguna dan didapatlah 20 Kansei Word. Kansei Word tersebut kemudian diberikan kepada pengguna melalui kuisioner untuk menguji kesesuaian Kansei Word dengan keinginan pengguna. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan pada kuisioner untuk menguji konsistensi pertanyaan pada kuisioner. Semantic differential dilakukan juga untuk mengetahui kesan yang akan diberikan pada pengguna ketika menggunakan produk troli dengan mencari lawan kata dari setiap Kansei Word. Analisis faktor juga dilakukan untuk memudahkan pembuatan konsep dengan mengelompokan Kansei Word ke beberapa bagian. Hasil visualisasi ditampilkan dengan menggunakan 3D CAD. Setelah analisis faktor dilakukan selanjutnya yaitu menggunakan struktur pohon seperti yang dilakukan pada Kansei Engineering Tipe 1 untuk mengetahui spesifikasi seperti ukuran, fitur, material, struktur dan mekanisme. Setelah spesifikasi dibuat, maka hasil desain konsep troli dibuat dengan menggunakan CAD. Hal ini membuktikan bahwa Kansei Engineering dapat digunakan untuk pada perancangan desain troli supermarket. Kata kunci : Kansei Engineering, Kansei Word, Troli Supermarket
Performansi Digitized Radio-over-fiber (d-rof) Pada Jaringan 40g Wdm-pon Sisi Downstream Zulfikar Sandy Pratama; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada Radio-over-Fiber (RoF) yang mentransmisikan sinyal radio analog masih terdapat beberapa masalah diantaranya distorsi inter-modulasi (IMD) yang disebabkan oleh factor nonlinearitas dari gelombang mikro dan komponen optik. Bit rate yang tinggi menyebabkan informasi yang ditransmisikan rentan terhadap inter-symbol interference (ISI) dan dispersi pada serat optik. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mengkonversi sinyal analog menjadi sinyal digital, atau yang disebut digitalisasi, dan mengkompensasi dispersi dengan Dispersion Compensating Fiber (DCF). Pada penelitian ini, dilakukan analisis terhadap performansi Digitized Radio-over-Fiber berdasarkan BER, Q-Factor, dan daya yang disimulasikan dengan program simulasi Optisystem lalu dibandingkan dengan Analog Radio-over-Fiber yang kedua sistem tersebut diintegrasikan dengan jaringan WDM-PON dengan bit rate akumulasi 40 Gbps. Hasil simulasi menunjukkan Analog RoF mempunyai Q-Factor 16,26; 14,03; 8,92 dan Digitized RoF mempunyai Q-Factor 22,15; 17,84; 10,52; pada jarak transmisi 40 km, 60 km, dan 80 km. Kata kunci : Radio-over-Fiber, Analog, Digitized, WDM-PON, 40G ABSTRACT Radio-over-Fiber technology that transmitted analog radio signal still experienced some problems including inter-modulation distortion (IMD) caused by nonlinearity factor from microwave and optical component. High bit rate transmission caused the transmitted information to be susceptible to inter-symbol interference (ISI) and dispersion in optical fiber. Solutions to these problems are converting the analog radio signal to become digitized, and using a Dispersion Compensating Fiber (DCF). In this research we have done some analysis about Digitized Radio-over-Fiber performance based on its BER, Q-Factor, and power. The result will be compared to Analog Radio-over-Fiber system. Both systems have 40 Gbps bit rate accumulation and is integrated with WDM-PON network. From the simulation we get the results for Analog RoF with Q-Factor 16,2676; 14,0293; 8,9212 and Digitized RoF with Q-Factor 22,15; 17,84; 10,52; for the transmission distance of 40 km, 60 km, and 80 km.. Keywords: Radio-over-Fiber, Analog, Digitized, WDM-PON, 40G
Perancangan Dan Implementasi Sistem Robot Kursi Roda Menggunakan Speech Recognition Hendriadi Mukri; Inung Wijayanto; Unang Sunarya
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, masih banyak penduduk yang mengalami kecacatan fisik seperti kelumpuhan yang menyebabkan mereka tidak dapat bergerak dengan sendirinya. Contoh pada tahun 2009 menurut Badan Kemntrian Sosial RI jumlah penyandang cacat pada sembilan provinsi sebanyak 299.203 jiwa dan 10,5% (31.327 jiwa) merupakan penyandang cacat berat yang mengalami hambatan dalam kegiatan sehari-hari. Kursi roda otomatis merupakan alat yang difungsikan untuk meringankan beban penderita kelumpuhan tangan dan kaki yang tidak dapat menggerakan kursi roda manual pada umumnya. Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan memanfaatkan gelombang suara pada manusia sebagai masukan informasi pada alat untuk dapat menentukan arah gerak dari kursi roda otomatis tersebut. Gelombang suara manusia yang masuk ke Raspberry Pi di ekstraksi menggunakan metode MFCC. Hasil ekstraksi tersebut dibandingkan dengan data ekstraksi yang telah ada sebelumnya pada database dengan menggunakan metode KNN. Metode KNN sendiri berkerja dengan cara menghitung jarak terdekat suatu sinyal baru dengan sinyal yang sudah teridentifikasi sebelumnya, jumlah sinyal yang dibandingkan tergantung dengan nilai K yang dimasukkan, adapun untuk menghitung jarak antar sinyal, KNN menggunakan metode Euclidean distance.Hasil dari pembandingan ektraksi dengan menggunakan metode KNN, didapat beberapa sinyal yang ada pada database mempunyai kemiripan dengan sinyal masukkan yang baru. Sehingga setelah dibandingkan didapat hasil berupa keputusan perintah yang sesuai dengan database untuk menggerakkan motor dari kursi roda. Penelitian pada tugas akhir ini telah berhasil membuat sistem yang dapat mengenali ucapan dengan waktu pengambilan keputusan adalah 5.59 detik pada saat kondisi sepi dan jarak mikrofon terhadap pusat suara adalah 10 cm, namun nilai yang didapatkan tersebut hanya pada saat pengujian tanpa kursi roda, sedangkan untuk pengujian dengan kursi roda waktu pengenalan ucapannya menjadi 14.9 detik.Kata Kunci : Robot kursi roda, MFCC, KNN, Euclidean Distance
Analisis Perencanaan Jaringan Lte-a Dengan Menggunakan Coordinated Multipoint Di Kota Bandung Alit Dian Saepudin; Arfianto Fahmi; Hurianti Vidyaningtyas
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem LTE mampu memberikan maximum data rate 100 Mbps untuk downlink dan 50 Mbps untuk uplink. Namun LTE masih memiliki masalah, yaitu user yang berada di cell edge sulit untuk mendapatkan cakupan karena letaknya yang sudah jauh dari eNodeB. Kondisi ini menyebabkan penurunan SINR dan throughput pada user di cell edge. Pada tugas akhir ini dilakukan perencanaan LTE-Advanced di wilayah kota Bandung, khususnya Kelurahan Sumur Bandung, Bandung Wetan, Batununggal, Lengkong, dan Regol. Perencanaan dilakukan dengan frekuensi 1800 Mhz dan dengan metode Coordinated Multipoint (CoMP). Metode ini diharapkan mengatasi permasalahan user yang berada di cell edge dan menaikkan throughput di cell edge. Parameter yang dianalisis pada tugas akhir ini adalah SINR, User Connected dan throughput. Dari perhitungan site pada wilayah uji didapatkan site berjumlah 40. Pada scenario 1 didapatkan rata rata SINR sebesar 12,05 dB, User Connected sebanyak 90%, User Throughput 40,66 Mbps. Untuk Skenario 2 didapatkan SINR sebesar 25,02 dB, User Connected sebesar 99,9%, dan User Throughput 72,6 Mbps. Untuk scenario 3, SINR yang didapatkan sebesar 20,89 dB, User Connected sebesar 99,9 %, dan user throughput 129,072 Mbps. Kata Kunci: LTE-Advanced, Coverage Planning, Capacity Planning, CoMP Abstract LTE system is capable of providing maximum data rate of 100 Mbps for downlink and 50 Mbps for uplink. But LTE still has a problem, when the user is in cell edge. Users who are in the cell edge is difficult to get coverage because of its location that is far from eNodeB. This condition causes a decrease in SINR and throughput on the user in the cell edge. In this final project carried out LTE-Advanced planning in the area of Bandung, especially Kelurahan Sumur Bandung, Bandung Wetan, Batununggal, Lengkong, and Regol. Planning is done with frequency 1800 Mhz and with Coordinated Multipoint (CoMP) method. This method is expected to solve user issues in cell edge and increase throughput in cell edge. Parameters analyzed in this final project are SINR, User Connected and throughput. From the site calculation on the test teritory it is found site amounted to 40. In scenario 1 the average SINR is 12,02 dB, User Connected 90%, User Throughput 40,66 Mbps. For Scenario 2 obtained SINR of 25,02 dB, User Connected of 99,9%3, and User Throughput 72.6 Mbps. For scenario 3, SINR obtained for 20,89% dB, User Connected of 99,9%, and user throughput 129,072 Mbps. Keywords: LTE-Advanced, Coverage Planning, Capacity Planning, CoMP
Perancangan Dan Implementasi Sistem Penyimpanan Baterai Dengan Metode Perturb And Observe Pada Dc Power House Asrian Pane; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan suatu wilayah membutuhkan peranan energi untuk dapat berkembang dengan baik, khususnya energi listrik. Namun, sampai saat ini masih banyak daerah di Indonesia yang masih terisolasi oleh listrik yang disebabkan oleh letak geografisnya. DC Power House merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi daerah yang tidak mendapat aliran listrik. Sumber DC Power House tersebut berasal dari bahan bakar non- fosil yang dapat dipebaharui. Sumber yang digunakan yaitu energi matahari karena Indonesia merupakan salah satu negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa sehingga iklim di Indonesia terbagi menjadi 2 yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pada saat musim kemarau DC power house akan sangat berguna, karena dapat mengalirkan arus maksimal pada waktu pagi hari sampai sore hari, yaitu pada jam 6 pagi hinggan pukul 6 sore. Pada tugas akhir ini, selain dapat digunakan pada siang hari DC Power House juga dapat digunakan pada malam hari dengan menggunakan baterai accumulator 50 AH-12 volt sebagai sumber. Sehingga, DC Power House dapat menjadi sumber energi selama 24 jam. DC Power House ini dirancang dengan menggunakan pengontrol baterai secara otomatis untuk mengatur tegangan dan arus yang masuk dari panel surya. Posisi dari pengontrol otomatis ini ditempatkan diantara sel surya dan baterai. Hal ini digunakan untuk menjaga pengisian tegangan yang tepat pada baterai. Sistem pengisian baterai secara otomatis ini menggunakan Mikrokontroller ATMega 32 dan aplikasi PWM. Sehingga, sistem akan mengatur secara otomatis saat baterai akan melakukan pengisian dan pemakaian. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat sistem penyimpanan baterai otomatis yang mampu mengontrol baterai secara otomatis saat melakukan pengisian dan pemakaian sehingga DC Power House dapat digunakan sebagai sumber energi listrik selama 24 jam. Kata Kunci : Energi Terbarukan, DC Power House, kontrol baterai otomatis, panel surya, baterai
Sistem Peringatan Tanah Longsor Pada Jalur Kereta Api Abdul Aziz Hartalita; Ahmad Sugiana; Angga Rusdinar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bencana tanah longsor pada jalur kereta api merupakan suatu kejadian yang sangat tidak diinginkan bagi pengguna transportasi kereta api. Selain itu bencana tanah longsor juga dapat mengakibatkan kerugian yang besar, baik kerugian materil maupun immateril. Permasalahan di atas dapat diantisipasi dengan adanya sistem peringatan tanah longsor pada jalur kereta api. Sistem ini bekerja secara otomatis ketika terjadi tanah longsor. Pada saat terjadi tanah longsor sensor mendeteksi apakah terjadi longsor yang berbahaya pada jalur kereta api atau tidak, kemudian akan mengirimkan data tanda bahaya tanah longsor ke stasiun pusat dan menampilkan di monitor stasiun. Pada tugas akhir ini penulis melakukan perancangan dan pembuatan sistem peringatan tanah longsor. Sistem ini aktif ketika sensor akselerometer mendeteksi kemiringan diatas ambang batas yang di tentukan. Setiap sensor akan saling berkomunikasi secara wireless yang kemudian microcontroller mengolah data dan akan langsung dikirim ke stasiun pusat menggunakan SMS dan ditampilkan dimonitor pada stasiun tersebut. Tugas akhir ini bertujuan untuk menghasilkan sistem peringatan tanah longsor untuk mengantisipasi bencana pada jalur kereta api Kata Kunci : wireless, akselerometer, SMS, microcontroller Abstract Landslide disasters on the railroad are a very undesirable event for railroad transportation users. In addition, landslides can also cause large losses, both material and immaterial losses. The above problems can be anticipated by a landslide warning system on the railroad. This system works automatically when landslides occur. In the event of a landslide, the sensor detects whether there is a dangerous landslide on the railway line or not, then it sends the landslide hazard data to the central station and displays it on the station monitor. In this final project, the author designs and prepares a landslide warning system. This system is active when the accelerometer sensor detects the slope above the specified threshold. Each sensor will communicate with each other using wireless and then microcontroller processes the data and will be sent directly to the central station using GSM and displayed on the monitor at the station. This final project aims to produce a landslide warning system to anticipate disasters on the railway line Keywords: Wireless, Accelerometer, GSM, microcontroller
Pengembangan Implementasi Pengujian Pencarian Ayat Al-qur’an Menggunakan Algoritma Doublemetaphone Berdasarkan Kemiripan Ucapan Harini Masturah; Moch. Bijaksana; Eko Darwiyanto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

rang seseorang melakukan pencarian kata yang terdapat didalam A-Qur’an. Didalam Al-Qur’an terdapat 114 surah yang didalamnya terdiri dari 30 juz dan 6236 ayat. Sehingga tidak mudah bagi seseorang yang ingin melakukan pencarian kata didalam Al-Qur’an. Di zaman yang modern ini banyak orang yang memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan informasi yang terkandung di Al-Qur’an. Terdapat banyak perangkat lunak yang dapat digunakan untuk pencarian kata di Al-Qur’an. Hanya saja perangkat lunak tersebut menggunakan aksara dan Bahasa Arab. Hal ini membuat kita sebagai orang awam yang kurang dan belum fasih dalam berbahasa Arab akan kesulitan ketika menggunakan perangkat lunak tersebut. Perangkat lunak yang sudah ada, hanya menggunakan Exact String Matching dalam melakukan pencariannya. Apabila seseorang melakukan kesalahan dalam penulisan maka sistem tersebut tidak akan menampilkan hasil yang diinginkan. Kesalahan dalam penulisan bisa saja terjadi karena adanya perbedaan pelafalan orang Indonesia dengan orang Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma doublemetaphone, algoritma ini akan melakukan pencocokan terhadap kemiripan ucapan. Pencocokan yang dilakukan yaitu melakukan pencarian query didasarkan dari kode fonetis, kode fonetis ini yang akan menerjemahkan informasi berdasarkan kemiripan ucapan. Hasil dari penelitian tugas akhir ini didapatkan nilai presisi 0.77 atau 77%, nilai korelasi sebesar 0.93 atau 93% dan nilai Recall sebesar 0.83 atau 83%. Telah dilakuakn pula pengembangan terhadap aplikasi berupa tampilan gambar dan suara dari potongan ayat yang memiliki kecocokan dengan query yang diinputkan oleh user. Kata Kunci : Al-Quran, Phonetic String Matching, Kode Fonetis Algoritma Doublemetaphone
Perancangan Sistem Pengontrolan Pergerakan Automated Guided Vehicle (agv) Untuk Menarik Troli Menggunakan Sensor Lidar Nadia Tri Jayanti; Angga Rusdinar; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AGV (Automated Guided Vechicle) telah banyak digunakan di bidang industri sebagai kendaraan pendistribusi barang yang dinilai lebih efektif dibandingkan kendaraan lain karena dapat dikendalikan secara otomatis. Untuk menunjang efektifitas kinerja AGV dalam mendistribusikan barang dibutuhkan sistem penyaluran barang yang pintar dimana AGV dapat mengetahui sendiri lokasi keberadaan barang yang akan diangkut dan segera menjemput barang tersebut tanpa diberi arahan oleh pengguna melainkan melalui arahan sensor. Pada tugas akhir ini, dalam proses pendistribusian, AGV membutuhkan troli sebagai penampung barang yang akan disalurkan ke lokasi lain. AGV dan troli dapat terhubung akibat adanya sistem hook. Sistem hook dapat bekerja apabila posisi AGV tepat berada di tengah bawah troli. Kondisi awal AGV yang menggunakan sistem line follower memungkinkan posisi AGV sebelum masuk ke troli tidak berada di koordinat yang tepat karena troli diletakkan tak selalu sesuai dengan garis. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem yang dapat memposisikan AGV tepat ke bawah tengah troli agar AGV dapat terkait dengan troli. Pada tugas akhir ini, digunakan sensor Rplidar di atas AGV yang akan memberikan AGV informasi posisi troli berupa jarak dan sudut yang akan diproses di processor. kemudian dihasilkan output berupa PWM motor kiri dan kanan pada AGV. Keluaran sistem berupa PWM pada kedua motor AGV akan menentukan ke arah mana AGV harus bergerak menyesuaikan troli. Pada akhirnya kedua sisi akan memiliki sisi depan dan sudut yang sama besar jika diukur dari titik tengah sensor Rplidar yang menandakan jika AGV sudah dikoordinat yang tepat terhadap troli. Hasil pengujian menunjukan error yang didapat cukup besar diakibatkan toleransi dari sensor rplidar yang digunakan.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue