cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Instrumen Penilaian Kinerja Tenaga Kerja Alih Daya Pada Petugas Satuan Pengamanan Di Pt. Trengginas Jaya Natasya Shahnaz Novadeanti; Wiyono Sutari; Heriyono Lalu
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. Trengginas Jaya adalah perusahaan subsidiary dari Yayasan Pendidikan Telkom atau Telkom Foundation yang berdiri sejak tahun 2012 yang bergerak salah satunya yakni dibidang outsourcing, khususnya jasa keamanan (security). Untuk meningkatkan layanan jasa keamanan yang dimilikinya maka perusahaan harus dapat mengelola karyawannya, salah satunya yakni melalui penilaian kinerja. PT. Trengginas Jaya sendiri pada penyedia jasa keamanan hanya mengandalkan absensi sebagai tolak ukur penilaian karyawannya. Perusahaan menganggap dengan tingkat absensi yang baik, karyawan tersebut dinyatakan berkinerja baik dan sebaliknya apabila dalam satu bulan karyawan tersebut tidak memenuhi target absensi maka karyawan tersebut dinyatakan berkinerja kurang baik. Hal tersebut tidak sejalan dengan prinsip penilaian kinerja yang relevan, tidak bias, signifikan dan praktis. Untuk itu dirancanglah sebuah penilaian berupa instrument penilaian kinerja tenaga kerja alih daya yang ditujukan untuk karyawan outsourcing tersebut. Penilaian dibuat didasarkan pada teori kompetensi yang mendefinisikan kompetensi sebagai motivasi internal, sifat atau watak, konsep diri, pengetahuan dan skill atau keterampilan. Sejalan dengan requirement perusahaan dan teori yang ada, yang dikaitkan dengan ISO 9001:2015 klausul 7.1.5.1 mengenai pemantauan dan pengukuran sumber daya, maka penilaian kinerja petugas satuan pengamanan terdiri dari 4 komponen penilaian, yaitu : tes fisik, tes pengetahuan, perilaku kerja, dan customer satisfaction. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode perancangan proses dari disiplin ilmu BPM. Dimana tahap yang dilakukan sesuai dengan tahap penyelesaian masalah dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan terhadap pemegang proses, hasilnya dapat disimpulkan bahwa rancangan instrument dapat digunakan dengan mudah dan sejalan dengan tujuan dilakukannya penilaian kinerja sendiri, namun masih terdapat beberapa perbaikan untuk dapat diterapkan didalam perusahaan. Kata kunci: Outsourcing, Penilaian Kinerja, Metode Perancangan Proses, ISO 9001:2015, Kompetensi Abstract PT. Trengginas Jaya is a subsidiary company of the Telkom Education Foundation or Telkom Foundation, which was established in 2012, one of which is engaged in outsourcing, especially security services. To improve its security services, the company must be able to manage its employees, one of which is through performance appraisal. PT. Trengginas Jaya itself to security service providers only relies on absenteeism as a benchmark for assessing their employees. The company considers that with a good absentee level, the employee is declared to perform well and vice versa if within one month the employee does not meet the attendance target then the employee is declared to perform poorly. This is not in line with the principles of relevant, unbiased, significant and practical performance appraisal. For this purpose an assessment was designed in the form of an outsourcing workforce performance assessment instrument intended for outsourcing employees. Assessment is based on competency theory that defines competency as internal motivation, character or character, selfconcept, knowledge and skills or skills. In line with company requirements and existing theories, which are associated with ISO 9001: 2015 clause 7.1.5.1 concerning monitoring and measurement of resources, the performance assessment of security guards officers consists of 4 assessment components, namely: physical tests, knowledge tests, work behavior, and customer satisfaction. The method used in this study is the process design method of the BPM discipline. Where the stage is carried out in accordance with the stage of problem solving in this study. Based on the results of the validation carried out on the process holder, the results can be concluded that the design of the instrument can be used easily and in line with the purpose of the performance appraisal itself, but there are still some improvements to be implemented within the company. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 6790Keyword: Outsourcing, Performance Assessment, Process Design Method, ISO 9001: 2015, Competence
Perencanaan Kebijakan Persediaan Part Farm Out Pada Overhaul Workscope Di Modul Cold Section Engine Ct7 Menggunakan Metode Pendekatan Periodic Review (r,s,s) Dan (r,s) Di Pt. Xyz Ayulia Fitriane Setiawan; Pratya Poeri Suryadhini; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan industri pesawat terbang yang didirikan untuk memfasilitasi dari segi perawatan (maintenance) mesin pesawat terbang dan mesin industri yang dimiliki oleh Indonesia. PT. XYZ memiliki peluang yang sangat besar untuk menguasai pangsa pasar dalam negeri jasa perbaikan mesin turbin pesawat. Salah satu workscope yang dikerjakan oleh PT. XYZ adalah dalam bentuk pemeriksaan (inspection), perbaikan ringan (repair), dan pembongkaran secara keseluruhan (overhaul) pada engine pesawat. Dalam menentukan kebijakan persediaan part farm out, PT. XYZ belum menentukan kebijakan yang baku. Sehingga, kebijakan persediaan yang dilakukan dengan menunggu hasil final disposition keluar. Sehingga, keadaan ini mengakibatkan perusahaan harus menunggu lebih lama agar part datang ke perusahaan. Penelitian ini memperhitungkan 12 part farm out yang memiliki pola permintaan lumpy demand dan berdistribusi poisson. Penerapan kebijakan periodic review (R,s,S) dan (R,S) pada sistem persediaan, mampu menghasilkan total biaya persediaan menjadi lebih rendah dari kondisi aktual. Parameter ini mampu menekan total persediaan hingga sebesar Rp 383,817,082 dengan persentase sebesar 61%. Kata kunci : Maintenance, Part Farm Out, Periodic Review
Rancang Bangun Sistem Amplifier Pada Elektrokardiogram Fiqih Maulana Hasbi; Suwandi Suwandi; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Elektrokardiograf (ECG) merupakan suatu alat yang umum dipakai untuk mengukur kinerja jantung manusia dengan memanfaatkan electrode sebagai penangkap impuls. Permasalahan yang kemudian terjadi dalam proses tersebut adalah sinyal yang dihasilkan oleh aktivitas jantung memiliki amplitudo dan frekuensi yang rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan proses amplifikasi sebagai penguat sinyal keluaran agar selanjutnya dapat digunakan oleh subsistem lain seperti monitoring pasien. Pada tugas akhir ini, alat yang dirancang merupakan sebuah sistem penguat untuk ECG dengan memanfaatkan operational amplifier dan filter sebagai penguat sinyal dari tiga buah elektroda yang ditempel ke permukaan kulit subjek untuk pembacaan aktivitas jantungnya. Hasil dari penguatan tersebut dijadikan sinyal keluaran yang selanjutnya dapat diolah menjadi informasi oleh mikrokontroler. Rancangan sistem amplifier ini dibangun dengan memanfaatkan IC INA333 dan OPA333. Dari hasil pengujian dan analisis yang telah dilakukan, sistem penguat ini dapat berjalan dengan cukup baik apabila dilihat dari setiap komponennya karena berjalan sesuai kebutuhan. Rata-rata error keseluruhan dari sistem ini dibawah 5%, dalam artian masih dalam batas wajar. Kata kunci : ECG, Monitoring, Amplifier Abstract Electrocardiograph (ECG) is a tool that commonly used to measure the performance of human within electrode to detect the impulse. But the problem occurs in the process of generating signal on cardiac activity, because of low amplitude and frequency. Therefore, amplification process is needed to amplified the output signal before it can be used by other subsystems such as monitoring a patient. In this final project, researcher designed an amplifier for ECG by utilizing operational amplifiers and filters as a signal amplifier of three electrodes attached to the surface of the subject's skin for the reading of its heart activity. The result of the reinforcement is used as output signal which can be post-processed into information by microcontroller. The design system is confirmed to be done quite well based on each component as it effective as needed. The error rate of the system is below 5%, which can be concluded as good cause still within reasonable limits. Keywords : ECG, Monitoring, Amplifier
Techno-economy Analysis Of Condensate Lifting Facilities Project At North Sea Java By Pt.x Rafi Ahmad Razzak; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bawah naungan PT. Pertamina sektor hulu. Sebagai perusahaan yang bergerak di industri migas, maka salah satu tugas dari PT. X adalah membangun proyek baik berupa sumur ataupun fasilitas penunjang. Untuk menentukan proyek manakah yang seharusnya dibangun maka dibutuhkanlah analisis tekno-ekonomi. Analisis tekno ekonomi adalah analisis yang digunakan untuk menentukan pilihan terbaik suatu alternatif proyek dibandingkan dengan alternatif lainnya menggunakan perhitungan Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period serta analisis sensitivitas. Pada kasus ini analisis dilakukan pada proyek pembangunan fasilitas lifting di lapangan laut utara jawa. Terdapat tiga alternatif yang dihasilkan untuk melakukan penilaian dan analisis tekno-ekonomi. Alternatif pertama adalah membangun ORF(Operation Receiving Facility) baru, alternatif kedua adalah pengiriman melalui kapal, dan alternatif ketiga adalah joint lifting. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, dapat diambil kesimpulan bahwa alternatif terbaik adalah alternatif ketiga. Kesimpulan tersebut didasarkan pada nilai masing-masing adalah NPV $ 27.660.000, IRR 27%, dan BCR 1,55. Selain nilai tersebut, alternatif ini sensitif terhadap nilai produksi kotor dan tidak peka terhadap harga minyak. Karena itu alternatif yang dipilih untuk melaksanakan pembangunan fasilitas lifting di lapangan XX oleh PT. X berdasarkan analisis tekno-ekonomi dilakukan dengan joint lifting. Kata kunci : Analisis tekno-ekonomi, proyek pembangunan fasilitas, Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, Analisis Sensitivitas
Usulan Kebijakan Persediaan Produk Fast Moving Consumer Goods Untuk Meminimasi Total Biaya Inventory Menggunakan Metode Continuous Review (s, Q) Pada Pt. Abc Liliana Liliana; Dida Diah Damayanti; Saskia Puspa Kenaka
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. ABC merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan produk FMCG non-food. PT. ABC menggunakan model bisnis dual-channel yang dimana perusahaan menjualkan produknya secara bersamaan offline (store) dan online (e-commerce). Dalam melakukan pemenuhan permintaan, diketahui bahwa setiap bulannya PT. ABC tidak dapat memenuhi secara maksimal. Permintaan yang tidak terpenuhi ini diakibatkan banyaknya produk yang tidak tidak tersedia (stockout). Stockout yang terjadi, menyebabkan biaya persediaan pada PT. ABC menjadi tinggi. Berdasarkan kasus yang ada, perlu dilakukannya pengendalian persediaan sehingga permintaan dapat terpenuhi dan mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan dan juga mengurangi total biaya persediaan yang dikeluarkan. Pada penelitian ini ditentukan kebijakan persediaan optimum menggunakan metode continuous review (s, Q) dengan produk yang memiliki pola distribusi permintaan normal. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode continuous review (s, Q), terdapat penghematan total biaya persediaan, dimana total biaya persediaan aktual sebesar RP 220.400.242,33 berkurang menjadi sebesar Rp 89.372.820,99, sehingga terdapat total penghematan biaya persediaan yaitu Rp 188.930.313 yaitu 67,9% untuk area offline. Sedangkan untuk area online total biaya persediaan aktual adalah sebesar Rp 29,514,520.20 menjadi sebesar Rp 6,254,992.50 dengan total penghematan sebesar Rp 23,259,528 atau sebesar 78.8%. Kata kunci: Kebijakan Persediaan, Stockout, Continuous Review (s, Q) , Dual-Channel Abstract— PT. ABC is a distributor company engaged in the sale of non-food FMCG products. PT. ABC uses a dual-channel business model in which the company sells its products simultaneously offline (store) and online (ecommerce). In fulfilling the demand is known that every month PT. ABC can not fulfill optimally. Unmet demand is the result of a lot of products that are not available (stockout). Stockout causes inventory costs at PT. ABC is high. Based on the existing case, it is necessary to do inventory control so that the demand can be fulfilled and reach the target set by the company and also reduce the total inventory cost. In this research, optimum inventory policy is determined using continuous review method (s, Q) with products that have normal demand distribution pattern. Based on the calculation result using continuous review method (s, Q), there is a savings in total inventory costs, where the total actual inventory costs is Rp. 220,400,242.33 reduced to Rp. 89,372,820.99, so there is a total inventory cost savings is Rp. 188,930,313 which is 67.9% for offline areas. And for online area the total inventory costs is Rp. 29,514,520.20 reduced to Rp. 6,254,992.50, so there is a total inventory cost savings is Rp. 23,259,528 which is 78.8%. Keywords: Inventory Policy, Stockout, Continuous Review (s, Q), Dual-Channel
Analisis Pengaruh Penerapan Teknik Diagonal Algebraic Space-time-frequency Block Code Pada Mimo-ofdm Citra Dewi Anggraeni; Rina Pudji Astuti; Desti Madya Saputri
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan kualitas komunikasi akibat kanal yang mengandung propagasi multipath dan Doppler shift pada komunikasi nirkabel tidak dapat dihindarkan, namun dapat diminimalisasi salah satunya dengan penggunaan teknik MIMO-OFDM. Teknik MIMO yang dapat memperkuat sinyal dan OFDM yang dapat meningkatkan kapasitas sistem, membuat MIMO-OFDM menjadi solusi yang tepat. Namun begitu, pemilihan teknik pengkodean untuk MIMO-OFDM juga tak kalah pentingnya. Pada tugas akhir ini telah dilakukan analisis terhadap sistem MIMO-OFDM yang menerapkan Diagonal Algebraic Space-TimeFrequency Block Code (DASTFBC) sebagai teknik pengkodeannya. Teknik DASTFBC merupakan kombinasi dari Diagonal Algebraic dengan tiga kombinasi diversitas yaitu diversitas antena (space), waktu (time), dan frekuensi (frequency). Sistem DASTFBC MIMO-OFDM diuji kinerjanya pada berbagai kondisi kanal dan modulasi, dengan sistem STBC MIMO-OFDM sebagai pembanding. Variasi kanal yang digunakan mengikuti model kanal rekomendasi ITU-R M.1225 yaitu model kanal Pedestrian A dan Vehicular A. Sedangkan untuk variasi modulasi, digunakan 16 QAM dan 64 QAM. Hasilnya, sistem DASTFBC cocok untuk komunikasi low mobility. Terbukti pada kanal Pedestrian A dengan kecepatan 3 Km/Jam, ditinjau pada SNR 30 dB, diperoleh BER DASTFBC 5,8x10-3 , sedangkan STBC 2,8x10-2 . Pada kanal Vehicular A kecepatan 120 Km/Jam ditinjau pada SNR 30 dB, diperoleh BER DASTFBC 6,6x10-3 , sedangkan STBC 6,9x10-3 . Untuk mengoptimalkan sistem DASTFBC dapat digunakan modulasi 64 QAM. Terbukti pada modulasi 64 QAM ditinjau pada SNR 30 dB, diperoleh BER DASTFBC 33,6x10-3 sedangkan STBC 31,2x10-3 . Selain itu, penggunaan modulasi 64 QAM mendukung komunikasi high data rate, sesuai dengan tuntutan pada komunikasi nirkabel saat ini.Kata kunci : MIMO-OFDM, DASTFBC, STBC
Desain Dan Implementasi Detektor Pencemaran Air Sungai Menggunakan Wireless Sensor Network AR. Margans Tanjung; Rendy Munadi; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air merupakan kebutuhan paling dasar bagi manusia dan menjadi sumber penghidupan bagi manusia. Kurangnya kesadaran manusia untuk menjaga kualitas air, menyebabkan air menjadi tercemar. Penyebab tercemarnya air adalah budaya membuang sampah dan pembuangan limbah ke sungai ataupun laut. Pencemaran air menyebabkan matinya ekosistem yang ada di air. Dampak pencemaran air contohnya keracunan dan penyakit kulit. Karena itu pemanfaatan Wireless Sensor Network (WSN) sangat dibutuhkan untuk monitoring pencemaran air. Dengan menggunakan sensor node, koordinator, dan monitoring melalui aplikasi smartphone diharapkan dapat mengatasi pencemaran air, karena dapat diketahui dengan cepat sebelum air yang terindikasi pencemaran digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan hidup mereka. Sehingga tidak terdapat korban ataupun kerugian yang ditimbulkan akibat air yang tercemar. Abstrack Water is the most basic need for human beings and a source of livelihood for humans. Lack of human consciousness to maintain water quality, causing water to become polluted. The cause of contaminated water is the culture of disposing of waste and disposal of waste into rivers or the sea. Water pollution causes the death of ecosystems in the water. Impact of water pollution for example poisoning and skin diseases. Therefore, the utilization of Wireless Sensor Network (WSN) is needed for monitoring water pollution. Using node sensors, coordinators, and monitoring through smartphone applications is expected to address water pollution, since it can be quickly identified before the water indicated by pollution is used by the community for their livelihood needs. So there are no casualties or losses caused by polluted water.
Analisis Pengereman Pada Trhuster Brake Pada Gerak Hoist Rubber Tyred Gantry Crane Dengan Menggunakan Plc Abb Ac 80 Di Pt. Samudera Indonesia Muhammad Arsil Ghafur; Porman Pangaribuan; Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thruster brake merupakan alat untuk menahan kecepatan dan melepaskannya kembali sesuai posisi yang diinginkan. Gaya yang bekerja pada alat ini merupakan gaya spring yang terdapat pada penekanan pegas. Dalam menahan kecepatan terdapat beban yang berbeda-beda. Dan ini juga mempengaruhi waktu, kecepatan dan gaya tekan pada pegas tersebut. Untuk menjaga agar stabil dibutuhkanlah kontroller yang dapat mengontrol thruster brake tersebut. Penelitian tugas akhir ini dititik beratkan pada perancangan sistem kontrol pengereman pada Thruster Brake pada saat gerak hoist Rubber Tyred Gantry Crane PLC ABB AC80 yang terdapat di PT. SAMUDERA INDONESIA. Dengan berdasarkan spesifikasi serta sensor yang digunakan. Sistem ini dapat menganalisis sistem kontrol pengereman dengan menggunakan function block diagram PLC ABB AC80 dan penerapannya pada grafik berdasarkan beban, waktu dan kecepatan. Dari data yang didapat akan dilihat oleh pihak perusahaan dan dapat diperbaiki agar dapat menerima keuntungan yang lebih baik lagi. Tingkat pengujian sistem didasarkan pada ketepatan tindakan yang dilakukan sistem terhadap intruksi yang diberikan oleh user, ataupun secara otomatis oleh sensor. Pengujian juga dilakukan dengan pengambilan data langsung dilapangan dan melalui function block diagram. Diharapkan dengan penelitian ini thruster brake dapat berjalan dengan baik dan meminimalisir kerusakan pada sistem. Kata Kunci: Thruster Brake, PLC ABB AC80, hoist, function block diagram
Perancangan Dan Implementasi Erp (enterprise Resource Planning) Modul Sales And Warehouse Management Pada Perusahaan Cv. Brada Christian Hardjono; Eko Darwiyanto; Gede Wisudiawan
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini perusahaan di dunia memiliki standar baru dalam persaingan global. Kondisi ini membuat perusahan yang ingin bertahan dan terus berkembang harus dapat meningkatkan dan mempertahankan nilai yang dimiliki perusahaan tersebut. Persaingan antar perusahaan menuntut para pelaku usaha untuk meningkatkan kinerja. Hal tersebut dapat dilakukan dengan integrasi sistem informasi pada perusahaan demi meningkatkan efisiensi kerja para pegawai. Hal tersebut dapat dilakukan dengan konsep ERP. ERP (Enterprise Resource Planning) adalah software management proses bisnis yang membuat perusahaan dapat menggunakan aplikasi terintegrasi untuk mempermudah kinerja perusahaan. Selain terintegrasi, fungsi utama ERP adalah agar sistem perusahaan dapat terkomputerisasi. Perusahaan yang akan diimplementasikan ERP adalah CV. Brada. Perusahaan yang bergerak di bidang furniture dan sudah berdiri selama 7 tahun. Perusahaan ini mulai berkembang dan ingin beralih ke sistem yang terkomputerisasi. Penulis akan merancang dan mengimplementasikan ERP modul sales and warehouse management untuk departemen sales sebagai sarana penyampaian informasi yang berhubungan dengan pengiriman barang dan penjualan serta membantu aktifitas jarak jauh. ERP Open Source yang dipilih adalah Odoo. Odoo dipilih karena efisiensi fitur dan kecocokan dengan proses bisnis yang ada di CV. Brada. Kemudian kelayakan program akan dianalisa dengan questionnaire. Kata kunci : perancangan, implementasi, ERP, sales, warehouse, odoo
Klasifikasi Pergerakan Jari Tangan Berdasarkan Sinyal EMG Menggunakan Stacked Denoising Autoencoder untuk Mengendalikan Tangan Prostetik Echa Pangersa Sugianto Oeoen; Jondri Jondri; Untari Novia Wisesty
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Elektromiografi (EMG) adalah teknik penelitian yang berkaitan dengan perekaman sinyal myoelectric. Sinyal mioelektrik dibentuk oleh variasi fisiologis dalam keadaan selaput serat otot. Sinyal ini berguna untuk mendiagnosis kesalahan pada sistem saraf perifer. Penggunaan EMG juga bisa menjadi sumber utama dalam pengendalian tangan prostetik karena kenyamanan penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pergerakan jari tangan manusia melalui sinyal EMG dengan cara klasifikasi. Ada 4 jenis gelombang dalam penelitian ini yang di klasifikasikan yaitu Literal, Grasp, Fist/Hook dan Tip. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deep Neural Network - Stacked Denoising Autoencoder . Hasil pengujian penelitian ini menunjukan akurasi tertinggi sebesar 94%. Dalam studi kasus yang diterapkan penulis mencetak tangan prostetik yang sebelumnya telah dikembangkan mengunakan 3D printing. Kata kunci : Deep Learning, Electromyograph, Tangan Prostetik, Deep Neural Network, Mechine Learning, Stacked Denoising Autoencoder. Abstract Electromyography (EMG) is a research technique related to signal recording myoectric. The myoelectric signal is formed by physiological variation in the state of the muscle fiber membrane. This signal is useful for diagnosing errors in the peripheral nervous system. The use of EMG can also be a major source of prosthetic hand control due to the convenience of its users. The purpose of this project is to identify the movement of human fingers through EMG signals by way of classification. There are 4 types of waves in this study which will be classified as Literal, Grasp, Fist/Hook and Tip. Method that used in this project is Deep Neural Network - Stacked Denoising Autoencoder. The highest accuracy generated in this study was 94%. In a case study the writer applied a prosthetic hand print that had previously been developed using 3D printing. Keywords: Deep Learning, Electromyograph, Prosthetic Hand, Deep Neural Network, Mechine Learning, Stacked Denoising Autoencoder.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue