cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Efektivitas Pendingin Menggunakan Termoelektrik Pada Panel Surya Joko Suryo Sumbodo; M. Ramdlan Kirom; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peningkatan kebutuhan listrik saat ini mengakibatkan terjadinya krisis energi. Berdasarkan permasalahan tersebut, energi surya yang termasuk dalam energi terbarukan dipilih sebagai energi alternatif untuk menghasilkan energi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efektivitas pendingin pada perangkat solar cell, pendinginan oleh angin tidak diperhitungkan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini yaitu suhu, arus dan tegangan output. Alat yang digunakan di sini adalah solar cell, karena solar cell dapat mengkonversikan langsung radiasi sinar matahari menjadi energi listrik (proses photovoltaic) dan juga sistem thermoelectric sebagai pendingin untuk solar cell. Pada penelitian ini juga digunakan sistem tanpa pendingin untuk dibandingkan dengan yang memakai pendingin agar dapat diketahui seberapa besar efektivitas pendingin pada perangkat solar cell dan juga efisiensinya. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa panel surya dengan pendingin yang berupa thermoelectric lebih efisien daripada panel surya tanpa pendingin. Pada panel surya dengan pendingin didapatkan presentase peningkatan efisiensi sebesar 18,53%, presentase peningkatan daya keluaran sebesar 18,59%, presentase pendinginan suhu sebesar 19,53% jika dibandingkan dengan panel surya tanpa pendingin. Kata Kunci : solar cell, , photovoltaic, energi terbarukan, thermoelectric Abstract The current increase in electricity demand has resulted in an energy crisis. Based on these problems, solar energy included in renewable energy is chosen as an alternative energy to produce electricity. The purpose of this study was to determine the effect of cooling effectiveness on solar cell devices, cooling by wind was not taken into account. The parameters measured in this study are temperature, current and output voltage. The tool used here is a solar cell, because solar cells can convert direct solar radiation into electrical energy (photovoltaic process) and also thermoelectric system as a cooling for solar cells. In this study also used a system without cooling to be compared with the use of coolant in order to know how much the effectiveness of cooling on solar cell devices and also its efficiency. From this research found that solar panels with Thermoelectric cooler more efficient than solar panel without cooling. In solar panels with coolant obtained percentage increase in efficiency of 18.53%, percentage increase in output power of 18.59%, percentage of cooling temperature of 19.53% when compared with solar panels without cooling. Keywords: solar cell, , photovoltaic, energi terbarukan, thermoelectric
Perancangan Enterprise Architecture Pada Fungsi Komersial Dan Pengembangan Bisnis Perum Bulog Divisi Regional Jawa Barat Menggunakan Togaf Adm Annisa Mughniati; Yuli Prasetyo; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perum BULOG merupakan perusahaan umum milik negara yang bergerak dalam bidang logistik pangan. Ruang lingkup bisnis perusahaan meliputi usaha logistik/pergudangan, survei dan pemberantasan hama, penyediaan karung plastik, usaha angkutan, perdagangan komoditi pangan dan usaha eceran. Dalam upaya peningkatan kualitas perusahaan, Bulog harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk yang baik dan berkualitas serta pelayanan yang memuaskan, sehingga menuntut perusahaan untuk memiliki proses bisnis yang terstruktur dan efektif. Dan dukungan teknologi informasi dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses bisnis yang ada di dalam perusahaan, contohnya pemanfaatan teknologi dalam bidang komersial yaitu penjualan/ perdagangan komoditi. Metodologi yang digunakan dalam perancangan Enterprise Architecture ini adalah TOGAF ADM yang akan di lakukan di mulai dari fase Preliminary sampai dengan fase Migration Planning.Hasil dari penelitian ini adalah rancangan EA untuk Perum BULOG divisi regional Jawa Barat, identifikasi project usulan dan identifikasi roadmap untuk pengembangan TI perusaha Kata Kunci: Enterprise Architecture, Komersial, TOGAF ADM
Deteksi Lebar Daerah Aliran Sungai Citarum Berdasarkan Pengolahan Citra Google Earth Menggunakan Metode Multilevel Thresholding Al Brando Ardes Harjoko; Bambang Hidayat; Sofia Saidah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia, maka semakin meningkat pula sumber daya yang dibutuhkan oleh manusia yang menyebabkan berkurangnya sumber daya alam (air dan tanah) dari berbagai aspek. Perhitungan luas sungai atau kedalaman sungai mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu penting adanya sistem yang mendeteksi sungai untuk mengetahui luasnya. Google Earth adalah aplikasi untuk mempermudah kita untuk mengetahui suatu tempat atau bangunan yang kita inginkan maka pada tugas akhir ini penulis akan menggunakan citra Google Earth untuk mendeteksi sungai Citarum di Bandung. Thresholding merupakan salah satu metode segmentasi citra di mana prosesnya didasarkan pada perbedaan derajat keabuan citra. Multilevel thresholding merupakan metode segmentasi citra thresholding yang menggunakan dua atau lebih nilai threshold. Pada tugas akhir ini, akan melakukan deteksi lebar aliran sungai dengan menggunakan pengolahan citra google earth dengan metode Multilevel Thresholding untuk mempermudah dalam pembangunan di sekitar sungai oleh pihak yang tertentu. Kata kunci : Google Earth, Multilevel Thresholding, Deteksi Lebar Sungai Abstract Increasing population growth in Indonesia, the more human resources are needed that cause the loss of natural resources (water and soil) from various aspects. The calculation of the river or river depth changes from year to year. Therefore it is important that the system detects the river to know its extent. Google Earth is an application to make it easier for us to know a place or building that we want then in this final project authors will use Google Earth imagery to detect the Citarum river in Bandung. Thresholding is one of the image segmentation method in which the process is based on the different degree of gray image. Multilevel thresholding is a method of thresholding image segmentation that uses two or more threshold values. In this final project, will perform the detection of river flow width by using google earth image processing with Multilevel Thresholding method to simplify the development around river by certain party. Keywords: Google Earth, Multilevel Thresholding
Perencanaan Backhaul Microwave Untuk Jaringan Radio Akses Long Term Evolution Di Kota Banyumas Akrom Khoerul Hakim; Achmad Ali Muayyadi; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada zaman sekarang sangat cepat. Oleh karena itu, diperlukan suatu layanan yang mampu mengirim informasi dengan cepat dan dapat menampung kapasitas yang besar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dapat menggunakan suatu model jaringan telekomunikasi Long Term Evolution (LTE). Sedangkan jika dilihat dari sisi lain, jaringan LTE membutuhkan suatu backhaul untuk mengakomodasi sistem jaringan akses dari LTE tersebut. Backhaul memiliki peran yang penting karena dapat mempengaruhi performansi dari jaringan LTE tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan perencanaan Link Backhaul Microwave untuk radio komunikasi pada daerah Kota Banyumas. Perencanaan ini dilakukan dengan meninjau kebutuhan kapasitas trafik jaringan LTE , setelah itu ditentukan frekuensi berdasarkan jarak dan bandwidth berdasarkan kapasitas link. Mengacu pada kebutuhan tersebut, pemilihan perangkat yang tepat juga dilakukan dalam perencanaan ini. Microwave dipilih sebagai media transport karena cocok untuk wilayah yang banyak terdapat pegunungan. Sedangkan performansi yang diinginkan pada penelitian ini adalah daya terima sebesar > -70.50 dBm, SES < 1 detik dan availability > 99,99%. Berdasarkan hasil perhitungan dan simulasi, perencanaan backhaul microwave pada daerah Kota Banyumas, telah ditentukan 9 link yang membutuhkan kapasitas link sebesar 160 Mbps serta menggunakan frekuensi kerja 7 GHz, 11 Ghz, 13 GHz dan 15 GHz yang ditentukan berdasarkan jarak dari site perencanaan. Dilihat berdasarkan kebutuhan kapasitas link serta frekuensi kerja yang ditentukan, maka spesifikasi yang digunakan adalah untuk gain antenna sebesar 31,2 dBi untuk frekuensi 7 GHz, 44 dBi untuk frekuensi 11 GHz, 35,60 dBi untuk frekuensi 13 GHz dan 36,80 dBi untuk frekuensi 15 GHz , serta kapasitas sebesar 265 Mbps, dan daya terima minimum sebesar - 70,50 dBm untuk frekuensi 7 GHz dan -70,50 dBm untuk frekuensi 11 GHz, 13 GHz, dan 15 GHz. Pada hasil simulasi, seluruh link backhaul microwave mencapai availability sebesar > 99,99%, hal ini disebabkan oleh level daya terima tiap site lebih besar dari level daya minimum perangkat. Kata kunci : Backhaul, Link Microwave
Perancangan Aplikasi Mobile Berbasis Android Pemantau Kepadatan Lalu Lintas Menggunakan Ip Camera Elka Distria; Rumani Rumani; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pada saat ini, kepadatan sebuah lalu lintas merupakan fenomena yang umum terjadi saat ini terutama di ruas jalan perkotaan. Jumlah kendaraan yang semakin meningkat di kota-kota metropolitan dan banyaknya perbaikan jalan di setiap jalan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas yang serius, dan jumlah kecelakaan yang meningkat dalam waktu perjalanan. Karena itu perlu pengimplementasian Sistem Pemantauan lalu lintas untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di jalan dan mengurangi kecelakaan. Untuk memanfaatkan teknologi seperti internet, untuk merancang sebuah Sistem Pemantauan lalu lintas yang dapat jarak jauh memonitor dan mengontrol jaringan lalu lintas. Sistem ini didasarkan pada penggunaan Aplikasi Android teknologi untuk merancang lalu lintas Sistem Monitoring. Pemantauan jarak jauh diwujudkan untuk pengumpulan informasi lalu lintas, pemantauan kondisi lalu lintas, kontrol lalu lintas, informasi yang dipublikasikan dan komunikasi data lalu lintas dengan menggunakan Aplikasi Android teknologi dengan Internet.Dengan melalui studi literatur dan evaluasi dari data yang didapat dari aplikasi, maka kemungkinan kesalahan penentuan kondisi kemacetan dapat dikurangi karena parameter yang menentukan kondisi tidak bias sekedar ditentukan oleh satu waktu saja, maka diperlukan analisis dari kondisi ruas jalan pada waktu sebelumnya.
Kode Raptor Berbasis Low Density Generator Matrix (ldgm) Untuk Single Carrier Internet Of Things (sc-iot) Fadilah Nur Hidayah; Khoirul Anwar; Nachwan Mufti Ardiansyah
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas Akhir ini mengusulkan kode Raptor baru berbasis low density generator matrix (LDGM) untuk mendukung Internet of Things (IoT) yang berkomunikasi menggunakan single carrier transmission, disebut single carrier -IoT (SC-IoT). IoT merupakan teknologi masa depan yang terrealisasi dengan Machine-toMachine (M2M) communications dan melibatkan miliaran device yang saling terkoneksi dalam Internet. Target utama Tugas Akhir ini adalah pada pengembangan Kode Raptor untuk internal device, namun tidak menutup kemungkinan bahwa beberapa hasil dalam Tugas Akhir ini bisa dipakai untuk desain, analisis, dan pengembangan lanjut network coding berbasis Kode Raptor. Teknik yang diusulkan dalam Tugas Akhir ini dikhususkan untuk SC-IoT, karena single carrier transmission memiliki kelebihan berupa kesederhanaan desain sehingga sesuai untuk aplikasi yang memerlukan baterai tahan lama. Tugas Akhir ini mengusulkan Kode Raptor untuk SC-IoT devices dengan degree distribution baru yang (sub)optimal, didapat dengan extrinsic information transfer (EXIT) analisis, sehingga performansinya mendekati Shannon limit dan menghindari pemborosan power dalam transmisi. Kode Raptor terdiri atas precode dan Kode Luby Transform (LT). Tugas Akhir ini mengusulkan precode berupa LDGM, yang kemudian disebut Kode LDGM-Raptor. Kode LDGM-Raptor ini dirancang secara (sub)optimal sehingga sesuai untuk SC-IoT dengan bit-error rate (BER), dan outage probability yang rendah tetapi throughput yang tinggi. Tugas Akhir juga ini mengevaluasi performansi Kode LDGM-Raptor dengan Shannon limit, yang diturunkan dari kapasitas kanalnya, untuk mengkonfirmasi kesesuaian dengan kebutuhan jaringan masa depan. Keywords: Internet of Things, Kode LDGM, Kode Raptor, EXIT chart
Deteksi Penyakit Pterigium Menggunakan Hough Transform Dan Forward Chaining Adrian Sabagus Tanazri; Purba Daru Kusuma; Casi Setianingsih
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mata merupakan salah satu indra yang dipergunakan oleh manusia sebagai penglihatan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Apabila mata tersebut terkena sebuah penyakit tentu akan mengganggu kemampuan penglihatan dan juga akan membatasi aktivitas manusia. Pterigium adalah sebuah penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan, dan sangat sering terjadi di daerah tropis seperti di Indonesia. Sayangnya tidak semua fasilitas kesehatan tingkat 1 mengetahui tentang penyakit pterigium, sehingga pasien dirujuk ke rumah sakit yang lebih memadai seperti fasilitas kesehatan tingkat 2 atau bahkan 3. Pada tugas akhir ini dibuat sistem pendeteksian pterigium dan pengklasifikasian seberapa parah penyakit tersebut, dengan melakukan segmentasi citra dengan metode Hough Transform yang kemudian dilakukan klasifikasi dengan menghitung luas wilayah piksel pterigium dan juga digunakan sistem pakar agar hasil keluaran dari sistem ini memiliki pernyataan yang akurat. Hasil akhir dari pengolahan citra dan sistem pakar ini adalah terdeteksi atau tidaknya pterigium serta termasuk tingkat berapa pterigium tersebut. Pada Hough Transform dari hasil pengujian mampu mengenali mana pterigium dan mana yang bukan dengan tingkat akurasi sebesar 82.5%, sedangkan untuk pengujian sistem pakar menggunakan forward chaining didapati akurasi sebesar 100%. Kata kunci : Pengolahan Citra Digital, Sistem Pakar, Pterigium, Hough Transform Abstract Eye is one of human part of body which used by human for viewing and do everyday activities. If those eyes get problem such as sick of course that will interrupt the ability of vision and limit human everyday activities. Pterygium is one of many eye illnesses which can cause zero visibility or even blindness, and mostly happen in tropical country like Indonesia. Unfortunately, in grade 1 health facility they are still not well known about pterygium, this problem become the patient need to be forwarded to grade 2 or even grade 3 health facility. In this final project will be build a detection system of pterygium and classified to how damaged it was to the eye, by doing image segmentation with Hough Transform method and then classified by counting pixel of pterygium value and then using expert system for make sure the output of this system will more accurate. The result from image processing and expert system is statement about detected pterygium or not detected pterygium, meanwhile for expert system the output will be which type is that pterygium. In Hough Transform after do testing the accuracy get 82.5%, and for expert system by using Fo
Prototipe Monitoring Area Parkiran Otomatis Menggunakan Wireless Local Area Network Lulu Danisia; Porman Pangaribuan; Ig. Prasetya Dwi Wibawa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan kendaraan untuk beraktifitas. Oleh sebab itu pengendara membutuhkan ruang untuk memarkirkan kendaraannya. Saat ini penggunaan kendaraan roda empat dan roda dua semakin bertambah setiap tahunnya. Ketika kendaraan digunakan untuk berpindah ke suatu tempat maka diperlukanlah tempat parkir. Tempat parkir ditempat umum sekarang sudah menjadi masalah, salah satu masalah utamanya adalah masalah sistem area parkir kendaraan roda empat di sebuah tempat umum. Pada penelitian ini penulis mengembangkan teknologi Prototipe Monitoring Area Parkir Otomatis Menggunakan Wireless Local Area Network. Sistem ini membantu pengguna secara otomatis menemukan area parkir saat masih berada diluar gedung dengan jaringan wireless. Sistem area parkir ini menggunakan kamera, photodioda dan sinar Ultraviolet (UV). Penelitian ini menggunakan kamera yang berfungsi sebagai monitoring area parkir, sedangkan sensor photodioda berfungsi sebagai penerima cahaya dan sinar ultraviolet (UV) berfungsi sebagai pemancar cahaya agara sensor dapat mendeteksi mobil yang masuk ke slot parkir. Setiap slot parkiran terdapat satu sensor photodioda dan sinar ultraviolet (UV). Koneksi antara Sensor photodioda dan sinar ultraviolet (UV) terintegrasi dengan adanya Protokol MQTT, sehingga prototipe ini bisa bekerja secara wirelles. Desain dari lahan parkiran tersebut terdiri dari dua lantai setiap lantai terdiri dari enam slot parkir. Prototipe disini memakai satu kamera untuk dua lantai. Hasil pengujian dari sistem ini menunjukkan bahwa sensor dapat bekerja dengan baik saat mobil berada pada slot yang telah di tentukan.Tingkat keberhasilan pada sistem ini sebesar 100% dan sesuai dengan hasil yang diharapkan.Kata Kunci : parkir area , Wireless Local Area Network , Image processing,VNC Viewer, Photodioda, Ultraviolet (UV), MQTT.
Implementasi Algoritma Fuzzy C-means Untuk Mengkategorikan Tingkat Penjualan Produk Pada Data Transaksi Swalayan Sagung Rani Ari Puspita; Fhira Nhita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Swalayan setiap harinya mencatat transaksi penjualan yang sangat banyak, hal ini akan berdampak pada pertumbuhan jumlah data yang sangat banyak dan menimbulkan tumpukan data yang berjumlah besar. Dari data transaksi tersebut dapat digali informasi-informasi baru yang berguna untuk menunjang proses bisnis swalayan. Misalnya pentingnya jenis barang apa yang menjadi prioritas utama yang harus distok swalayan. Pada penelitian ini digunakan algoritma Fuzzy c-means pada data penjualan swalayan untuk mendapatkan tingkat penjualan produk. Dari hasil pengujian yang didapat, untuk produk susu yang termasuk kategori rendah adalah jenis produk susu bayi,dan untuk produk air mineral yang termasuk kategori rendah adalah jenis produk air mineral 240ml, 330ml dan 600ml,dan produk yang termasuk kategori tinggi adalah jenis produk mie goreng. Pada pengujian cluster menggunakan metode Modified Partition Coeficient (MPC) hasilnya yaitu validitas cluster tertinggi yang terbaik adalah pada saat menggunakan 5 cluster. Kata kunci : Swalayan,Data Penjualan,Fuzzy C-Means,Clustering,MPC Abstract Supermarkets every day record a lot of sales transactions, this will have an impact on the growth of very large amounts of data and generate large amounts of data. From the transaction data new information can be extracted that is useful to support the self-service business process. For example the importance of what kind of goods are the top priority that must be self-service. In this study, Fuzzy c-means algorithm is used in self-service sales data to obtain the level of product sales. babies, and for mineral water products that are categorized as low are types of mineral water products 240ml, 330ml and 600ml, and products that are in the high category are types of fried noodle products. In cluster testing using the Modified Partition Coefficient (MPC) method the result is that the highest cluster validity is best when using 5 clusters. Keywords: Supermarket,Sales Data, Fuzzy C-Means,Clustering,MPC
Perancangan Jaringan Multiprotocol Label Switching Menggunakan Metode Ndlc Untuk Layanan File Transfer Protocol Dan Web Service Universitas Telkom Ilham Amarullah; M. Teguh kurniawan; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Program Studi Sistem Informasi (Prodi SI) adalah suatu Program Studi yang berada di bawah Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom. Prodi SI memiliki lima laboratorium yang mengampu praktikum yang sesuai dengan mata kuliah pada setiap semesternya. Terdapat dua metode praktikum yaitu online dan offline. Praktikum online dilaksanakan dengan tujuan untuk meminimalisir keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur yang ada pada Prodi SI. Namun pada praktikum online masih terdapat beberapa masalah, contohnya adalah durasi upload file yang cukup lama. Hal ini terjadi dikarenakan adanya masalah pada file transfer protocol yang digunakan. Selain itu, untuk mengakses praktikum online digunakan protocol HTTP, sehingga kedua hal ini menjadi penting dalam proses praktikum online. Salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan membangun jaringan multiprotocol label switching (MPLS). Perancangan jaringan MPLS dilakukan pada simulator GNS3. Untuk mengetahui peformansi jaringan MPLS usulan, dilakukan pengujian parameter quality of service (QoS) meliputi throughput, delay, jitter dan packet loss. Kualitas pengujian yang dimaksud mengacu pada standardisasi ITU-T G.1010 dan standardisasi TIPHON. Hasil pengujian pada jaringan MPLS usulan menunjukkan peningkatan pada parameter QoS seperti throughput, delay dan packet loss dengan nilai sangat baik berdasarkan standardisasi ITU-T G.1010 serta jitter dengan nilai sangat baik berdasarkan standardisasi TIPHON. Kata Kunci : Sistem Informasi, MPLS, QoS, FTP, HTTP.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue