cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,308 Documents
Perancangan Dispatching System Pada Aplikasi Bimbingan Belajar Online Berbasis Android Stefanus Dear Damanik; Andrew Brian Osmond; Rumani M
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam sebuah aplikasi bimbingan belajar online diperlukan system dispatch yang bisa di jalan oleh seorang admin untuk menjaga dan mengelola aplikasi tersebut. pada system dispatch ini digunakan untuk menentukan gaya belajar/mengajar dan juga mengelola aplikasi bimbingan belajar online secara menyeluruh. Penentuan gaya belajar/mengajar yang digunakan pada aplikasi bimbingan belajar online adalah dengan cara menggunakan survey kuisioner yang telah di uji tingkat validitas dan realibilitasnya. Dan untuk pengelolaan aplikasi bimbingan belajar online berupa aplikasi web yang hanya bisa di akses oleh seorang admin, Dan disitu admin bisa menggunakan beberapa tools yang bisa digunakan untuk melakukan manajemen pada aplikasi contohnya, manajemen guru, manajeman murid, manajemen kelas pengajaran, manajemen tes gaya belajar/mengajar, dan manajemen forum diskusi. Pada penelitian tugas akhir ini system dispatch terintegrasi langsung pada cloud Keyword : System Dispatch, Bimbingan Belajar,Cloud. Abstract In an online tutoring application required system dispatch that can be in the way by an admin to maintain and manage the application. in this dispatch system is used to define learning styles / teaching and also manage the application of online learning guidance as a whole. Determination of learning style / teaching used in the application of online tutoring is by using a questionnaire survey that has been tested the level of validity and realibilitasnya. And for the management of online tutoring applications in the form of web applications that can only be accessed by an admin, and there admin can use some tools that can be used to perform management in the example applications, teacher management, student management, classroom management, / teaching, and discussion forum management. In this final project research the dispatch system is integrated directly in the cloud. Keyword: System Dispatch, Cloud, Mobile Computing
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Tujuan Wisata Di Bandung Menggunakan Metode Case Based Reasoning Made Wipraja; Eko Darwiyanto; Moch. Bijaksana
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung adalah salah satu kota tujuan wisata favorit di pulau Jawa. Jumlah wisatawan yang berwisata di Bandung pada tahun 2015 sebanyak 81.195.635 orang. Berwisata sesuai dengan minat dan efektif baik dari segi budget maupun waktu adalah harapan setiap wisatawan. Namun untuk menentukan tujuan wisata dan rencana perjalanan bukanlah hal yang mudah. Memiliki informasi tentang tempat wisata saja tidak akan cukup, bila kita tidak mampu meramunya dengan cepat menjadi alternatif-alternatif terbaik untuk pengambilan keputusan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cara mengembangkan aplikasi sistem pendukung keputusan yang dapat membantu menentukan tujuan wisata di Bandung berbasis website. Sistem ini menggunakan metode Case Based Reasoning sehingga mampu menyelesaikan masalah berdasarkan pengalaman di masa lalu. Sistem ini berbasis website karena kemudahannya dalam melakukan akses. User hanya cukup memiliki perangkat yang dapat melakukan koneksi ke jaringan internet maka sistem ini akan dapat diakses dimana saja dan kapan saja selama tersedianya koneksi ke jaringan internet. Hasil penelitian ini berupa aplikasi sistem pendukung keputusan penentuan tujuan wisata dengan metode Case Based Reasoning yang dapat diakses melalui smartphone atau desktop. Semakin lengkap kriteria yang diberikan pengguna pada sistem maka tujuan wisata yang disarankan akan lebih spesifik. Kata kunci : sistem pendukung keputusan, wisata, Case Based Reasoning, website, Bandung
Identifikasi Jenis Kelamin Berdasarkan Teraan Gigitan Berbasis Pengolahan Citra Digital Dengan Metode Gabor Wavelet Dan Klasifikasi Decision Tree Dita Kusuma Wardani; Bambang Hidayat; Yuti Malinda
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tindak kriminal saat ini banyak terjadi di Indonesia. Banyak cara untuk melakukan proses identifikasi pada korban atau pelaku tindak kriminal salah satunya menggunakan bekas gigitan . Bite marks atau bekas gigitan adalah sebuah pola yang terbentuk akibat gigitan pada kulit, makanan atau substrat yang lembut tetapi dapat tertekan. Bidang yang ahli dalam menangani proses identifikasi bite marks adalah forensik kedokteran gigi (odontology forensic). Tanda bite marks biasanya ditemukan pada korban atau pelaku kriminalitas, seperti pada kasus kekerasan, pemerkosaan, dan lain-lain. Proses identifikasi bite marks yang sudah dilakukan saat ini melalui proses yang panjang, sehingga membutuhkan waktu yang kurang efisien. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan sistem untuk identifikasi jenis kelamin pria dan wanita menggunakan citra bekas gigitan dengan metode Gabor wavelet untuk ekstraksi ciri bekas gigitan dan klasifikasi citra bekas gigitan menggunakan Decision tree. Dalam teknik pengambilan data, dibutuhkan sampel yang didapat dari hasil cetakan pada gigitan gigi. Dalam penelitian tugas akhir ini jenis kelamin dapat langsung dikenali dan diperoleh hasil akurasi dari pengujian yaitu 89,58% dengan waktu komputasi 2,24 detik dengan parameter skala (u)=8 dan orientasi (v)=3, menggunakan 80 sample citra latih dan 48 citra uji. Sistem ini dapat menjadi perbandingan dan dapat membantu bidang forensik kedokteran gigi dalam proses identifikasi jenis kelamin menggunakan bite marks. Kata Kunci: Gabor Wavelet, Decision Tree, Matlab, forensic, Bite marks, odontology forensic Abstract Criminal acts are currently happening in Indonesia. Many ways to do the process of identifying victims or committing a crime one of them using bite marks. Bite marks are a pattern that is formed based on a tooth, food or substrate that is gentle but can be depressed. The field of expertise in dealing with the identification process of bite marks is forensic dentistry (odontology forensic). Bite marks found in the body can be information one of which is gender, because each individual has the characteristics of different teeth. The process of identifying bite marks that have been done now through a long process, thus requiring less efficient time. In this final project, the design of the system for the identification of male and female gender using the image of bite with Gabor wavelet method for extraction of bite marks and bite image classification using Decision tree. In this final project, gender can be recognized and obtained accurate from 89,58% with computation time 2,24s, with scale parameters (u) = 8 and orientation (v) = 3, using 80 sample of training image and 48 test images. With this system can be a comparison and can assist the field of dental forensics in the process of gender identification using a bite mark. Keywords: Gabor Wavelet, Decision Tree, Matlab, forensic, Bite marks, odontology forensic
Perancangan Sistem Rekayasa Gelombang Otak Menggunakan Frekuensi Binaural Bagas Farhan Hadyantoro; Rita Magdalena; Hilman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, kesehatan mental sudah menjadi perhatian khusus dalam bidang kesehatan. Karena, dengan memiliki mental yang sehat, seseorang akan memiliki energi positif untuk menjalani aktifitas kesehariannya. Kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh keadaan otak, itu sebabnya untuk memiliki kesehatan mental yang baik, kesehatan otak harus dijaga. Binaural Beat adalah “efek suara” yang dapat membangun emosi-emosi tertentu pada seseorang melalui frekuensi binaural yang dibuatnya. Dengan binaural beat, kita dapat melatih otak untuk memiliki kesehatan mental yang baik sehingga energi positif dapat terbentuk. Pada tugas akhir ini, dilakukan penelitian tentang perancangan sistem rekayasa gelombang otak menggunakan frekuensi binaural yang bertujuan untuk meningkatkan energi positif pada pendengarnya. Frekuensi binaural ini akan diuji kepada seseorang yang langsung diamati aktifitas gelombang otaknya melalui test EEG (Electroensefalografi), dan membagikan kuisioner sebelum dan sesudah kepada responden yang menggunakan frekuensi binaural selama 1 minggu. Sistem ini berhasil menstimulasi responden dengan probabilitas 92.30% dengan waktu rata-rata 6 menit 28 detik setelah stimulasi dimulai. Sistem ini berhasil meningkatkan energi positif berupa emosional keseharian responden setelah 1 minggu pemakaian dari 54.50% menjadi 73.67%. Kata kunci : Otak, Binaural Beat, frekuensi binaural, gelombang otak, EEG, energi positif
Fisibilitas Pengukuran Kapasitansi Untuk Mendeteksi Rongga Kayu Sarah Maulidasari; Dudi Darmawan; Ahmad Qurthobi
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kayu merupakan material yang bersifat isolator namun dapat menjadi bahan konduktor bila dalam keadaan kering tanur (kadar air sedikit). Pada penelitian ini, kayu yang diuji dalam keadaan diberi rongga (lubang) dengan variasi ukuran diameter rongga (lubang) dan variasi posisi rongga (lubang) yang selanjutnya akan diukur nilai kapasitansinya. Nilai kapasitansi di dapat dari hasil konversi nilai tegangan keluaran yang di dapat dari pengukuran sensor kapasitif menggunakan rangkaian penguat pembalik. Sensor kapasitif merupakan sensor elektronika yang prinsip kerjanya berdasarkan konsep kapasitif. Tegangan input yang diberikan yaitu 0,7071 Vrms dan frekuensi 200 Hz. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, semakin besar ukuran rongga (lubang) pada kayu maka semakin besar pula nilai kapasitansi yang dihasilkan dan setiap posisi menghasilkan nilai kapasitansi yang berbeda-beda. Kata kunci : Kayu, nilai kapasitansi, penguat pembalik, sensor kapasitif. Abstract Wood is an insulator material but it might be a conductor if it’s in a dry kiln condition (low water content). In this research, the woods tested were given cavities (holes) with variations of cavity (hole) diameter size and variations of the cavity (hole) position which the capacitance value would further be measured. The capacitance value obtained by the conversion result of the output voltage value from the measurement of a capacitive sensor using an inverting amplifier circuit. The capacitive sensor was an electronic sensor which its working principle was based on the capacitive concepts. The given input voltage was 0.7071 Vrms and the frequency was 200 Hz. Based on the test which had been conducted, the larger the size of the cavity (hole) on the wood, the greater the resulting capacitance value and each position produced different capacitance values. Keywords: Wood, capacitance value, inverting amplifier, capacitive sensor.
Perancangan Aplikasi Control Panel Untuk General Farming Automation Chintya Nermelita M; Agung Nugroho Jati; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk mengolah sumberdaya manusia dalam bidang pertanian. Penduduk yang bertempat tinggal di pedesaan mayoritas pekerjaannya adalah sebagai petani. Pemupukan, penyiraman serta pengawsan yang rutin dilakukan secara manual dan akan terus dilakukan sampai saatnya panen tiba. Di era teknologi yang sampai sekarang terus berkembang, beberapa petani menginginkan suatu teknologi baru yang dapat membantu petani dalam mengawasi lahan pertanian serta mengontrol tanaman dari jarak jauh. General Farming Automation adalah teknologi yang dirancang untuk membantu para petani melakukan bercocok tanam secara otomatis. Dengan menggunakan Aplikasi Control Panel, sistem dari general farming automation dapat dikontrol secara manual melalui aplikasi dan dapat langsung di monitoring dari jarak jauh. Untuk parameter yang dikontrol adalah dari sistem sensor dan actuator serta sistem perhitungkan cuaca yang baik untuk perkembangan tanaman. Dengan penelitian ini, sistem General Farming Automation khusus nya pada control panel menjadi aplikasi yang bermanfaat untuk kelangsungan para petani dalam memantau area pertanian serta mengontrol sistem penyiraman dan pemupukan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik tanaman itu sendiri. Kata kunci: Teknologi, Pertanian, General Farming Automation, Monitoring, Controlling, Web-Based, Penyiraman, Pemupukan.
Perancangan Performance Appraisal Menggunakan Metode Behaviorally Anchored Rating Scales (bars) Pada Divisi Produksi Di Pt Tunggal Inti Kahuripan Niyama Rachel Awani; Fida Nirmala Nugraha; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT Tunggal Inti Kahuripan memiliki karyawan yang sudah bekerja cukup lama dan memiliki keterikatan karyawan yang tinggi terhadap perusahaan, namun hal tersebut mengakibatkan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh karyawan yang mengakibatkan penurunan kinerja yang di cakup dalam beberapa faktor. Berdasarkan hasil observasi, perusahaan memiliki penilaian kinerja yang tidak tepat dalam menilai kinerja karyawannya. Oleh karena itu diperlukannya penilaian kinerja yang efektif dan bisa mengambil penilaian dari perspektif karyawan maupun dari perspektif stakeholder. Perancangan performance appraisal menggunakan Metode BARS dengan diawali membuat CSF untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan kinerja, selanjutnya bila faktor-faktor tersebut telah teridentifikasi dan di analisis maka masuk ke metode BARS dengan tahap awal yaitu CIT, diikut oleh Performance Dimension, Retrasnlation, Scaling Incident, dan yang terakhir Final Instrument. Penilitian performance appraisal dengan menggunakan metode BARS menghasilkan ketetapan 4 faktor dengan total suara sebesar 76,9% yang menyatakan valid, dan dilakukan perhitungan ranking menggunakan standar deviasi dengan hasil akhir 0,559. Hasil ranking dari keempat faktor menyatakan bahwa faktor waktu yang paling berpengaruh dengan ranking 1,2, dan 3, diikuti dengan faktor kedisiplinan dengan ranking 4 dan 5, dan yang kurang berpengaruh adalah faktor kualitas dan jumlah dengan ranking 6 dan 7. Kata kunci : BARS, Critical Success Factors, Critical Incident Technique, Divisi Produksi, Performance Appraisal Abstract - PT Tunggal Inti Kahuripan has employees who have worked long enough and have high employee engagement to the company, and caused numbers of violations committed by employees resulting in performance degradation covered by several factors. Based on the observations, the company has an inappropriate performance appraisal in assessing the performance of its employees. Therefore, the need for effective performance appraisal and can take the assessment from the perspective of employees and from the perspective of stakeholders. BARS method begins by creating a CSF, then when those factors have been identified and analyzed into the BARS method with the initial stage namely CIT, Performance Dimension, Retranslation, Scaling Incident, and Final Instrument. The study of performance appraisal using BARS method resulted in selection of 4 factors with total vote of 76.9% which states 4 factors are valid, and calculated the ranking using standard deviation with the final result of 0,559. The ranking of the four factors states that the most influential time factor with rankings of 1.2, and 3, followed by a discipline factor with rank 4 and 5, and the less influential is quality and number factors with ranks 6 and 7. Keywords: BARS, Critical Success Factors, Critical Incident Technique, Production Division, Performance Appraisal
Filter Band-pass Hairpin Dengan Defected Ground Structure Untuk Synthetic Aperture Radar 1.27 Ghz Dimas Adhitama; Heroe Wijanto; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synthetic Aperture Radar yang lebih dikenal dengan SAR adalah suatu teknologi penginderaan jarak jauh (remote sensing) langsung pada permukaan bumi. Agar mendapatkan hasil penginderaan yang baik, maka dibutuhkan sebuah filter. Filter yang dibutuhkan adalah Band-pass filter agar dapat melewatkan frekuensi yang diinginkan dan memotong frekuensi yang tidak diharapkan. Spektrum elektromagnetik yang terbatas dan harus di bagi, digunakan oleh filter untuk membatasi dan memilih sinyal gelombang mikro RF dengan spectral terbatas. Filter memiliki banyak jenis dan salah satunya adalah band pass filter yang meloloskan frekuensi cut off atas dan cut off bawah. Penelitian ini melakukan peningkatan performansi dari filter dengan memodifikasi membetuk Hairpin line dengan penambahan Defected Ground Structure agar dapat memiliki nilai insertion loss mendekati nilai 0 pada frekuensi tengah 1.27 GHz. Bahan yang digunakan dalam filter ini adalah FR-4 Epoxy yang memiliki konstanta dielektrik sebesar 4.3. Hasil pengukuran dari filter yang direalisasikan berada pada frekuensi 1231 MH. Nilai return loss sebesar -17.619 dB dan nilai insertion loss sebesar -5.499 dengan bandwidth filter sebesar 65 MHz. Nilai dari frekuensi stopband bawah filter terletak pada frekuensi 1120 MHz sebesar -22.678 dB, dan nilai frekuensi stopband atas filter 1360 MHz sebesar –49.904 MHz.Kata Kunci: Band Pass Filter DGS Hairpin, Insertion Los, Synthetic Aperture Radar
Analisis Perbandingan Dan Simulasi Denoising Citra Menggunakan Metode Dual-tree Complex Wavelet Transform Dan Bivariate Shrinkage Dengan Estimasi Variansi Lokal Lugina Perceka Putri; Rita Magdalena; Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Secara umum, pada proses pengiriman informasi citra digital, baik karena faktor alat maupun karena interferensi secara alami, terdapat noise atau derau yang merupakan sinyal gangguan yang tidak diinginkan dan kehadirannya merusak informasi asli. Oleh karena itu, perlu dilakukannya denoising proses pengolahan sinyal untuk menghilangkan atau mereduksi noise agar keadaan informasi ber-noise tersebut kembali mendekati keadaan aslinya. Pada tugas akhir ini, akan disimulasikan serta dianalisis perbandingan hasil denoising pada sinyal citra grayscale menggunakan metode Dual-Tree Complex Wavelet Transform (DTCWT) dan Bivariate Shrinkage dengan Estimasi Variansi Lokal (BSLVE). Noise yang digunakan kali ini adalah Gaussian, Poisson juga Salt & Pepper. Filter yang digunakan di metode DTCWT adalah Antonini, Legall dan Near Symmetric B. Windowsize yang digunakan di metode BSLVE adalah 3, 27 dan 51. Pada penelitian kali ini, metode DTCWT lebih handal melakukan denoising pada citra untuk noise Salt & Pepper sedangkan metode BSLVE lebih handal melakukan denoising pada citra untuk noise Gaussian dan Poisson. Pada DTCWT, filter Near Symmetric B mengungguli perolehan citra hasil terbaik sedangkan pada BSLVE windowsize 3 yang mengungguli perolehan citra hasil terbaik. Kata kunci : Denoising, citra, Dual-Tree Complex Wavelet Transform, Bivariate Shrinkage, Estimasi Variansi Lokal. Abstract Generally, in the delivery process of digital image information, by instrumental factor or because natural interference, there are noise which is an unwanted interference signal and its presence undermines the original information. Therefore, it is necessary to do denoising which is the process of signal processing to eliminate or reduce noise so that the state of the noised information is back to its original state. This final project will simulate and analyze the comparison of denoising result on grayscale image signal using Dual-Tree Complex Wavelet Transform (DTCWT) method and Bivariate Shrinkage with Local Variance Estimation (BSLVE). Noise used this time is Gaussian, Poisson also Salt & Pepper. The filters used in the DTCWT method are Antonini, Legall and Near Symmetric B. Windowsizes used in the BSLVE method are 3, 27 and 51. In this research, DTCWT method is more reliable in image denoising for Salt & Pepper noise while BSLVE method is more reliable in image denoising for Gaussian and Poisson noise. On DTCWT, filter Near Symmetric B producing best image result more than other filters while on BSLVE windowsize 3 producing best image result more than other windowsizes. Keyword: Denoising, image, Dual-Tree Complex Wavelet Transform, Bivariate Shrinkage, Local Variance Estimation
Value-at-risk Berbasis Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity Dan Glosten-jagannathan-runkle Alfian Yudha Iswara; Astiya Putri; Dinda Murni
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran risiko berkaitan dengan investasi yang besar karena risiko mempengaruhi kerugian yang akan dialami investor. GARCH dan GJR merupakan salah satu metode dalam analisis time series yang digunakan untuk memodelkan data yang bergerak terhadap waktu (volatilitas) dan memiliki efek asimetis untuk model GJR. Value-at-Risk dapat digunakan untuk mengestimasi risiko pada data satu aset saham dan portofolio. Penentuan VaR dengan distribusi Normal menjadi tidak relevan ketika data keuangan memiliki ekor distibusi yang tebal (heavy tail) yang diimplementasikan dengan distribusi student-t. Copula digunakan sebagai indikator dependensi antar variabel sehingga digunakan sebagai alat memodelkan distribusi bersama. Kata kunci: GARCH, GJR, Value-at-Risk, Portofolio, Copula.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue