cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Positioning Aplikasi Mybluebird Berdasarkan Perceptual Maping Menggunakan Metode Multidimensional Scaling Nur Atikah; Sari Wulandari; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak MyBluebird adalah salah satu aplikasi transportasi mobil online yang ada di Indonesia. MyBluebird memiliki beberapa gejala permasalahan seperti tingkat awareness pada merek MyBluebird yang rendah, rendahnya tingkat preferensi pengguna MyBluebird daripada merek lain dan menurunnya laba yang didapatkan oleh Bluebird maka dapat disimpulkan bahwa merek MyBluebird Lemah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui positioning MyBluebird diantara kompetitornya berdasarkan perceptual mapping dengan metode multidimensional scaling. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah tarif, keamanan, spesifikasi mobil, interaction Quality, merek, promosi, waktu tunggu, kemudahan penggunaan aplikasi, reputasi brand aplikasi, kenyamanan, informasi lokasi driver, kesediaan driver menjemput penumpang yang berlokasi jauh, review driver, ketersediaan armada driver. Sampel penelitian ini berjumlah 180 responden pengguna aplikasi transportasi mobil online. Melalui perceptual mapping didapatkan bahwa MyBluebird menempati wilayah yang sama dengan AA Klik. Pesaing utama dari MyBluebird adalah AA Klik. Pada penelitian ini Gojek menempati posisi yang paling unggul walaupun berada di wilayah yang berbeda dengan MyBluebird dan dijadikan acuan untuk penyusunan perbaikan posisi dengan keunggulan yang dimiliki oleh MyBluebird adalah keamanan. Strategi positioning dapat dilakukan pada atribut tarif, spesifikasi mobil, interaction Quality, merek, promosi, waktu tunggu, kemudahan penggunaan aplikasi, reputasi brand aplikasi, kenyamanan, informasi lokasi driver, kesediaan driver menjemput penumpang yang berlokasi jauh, review driver, ketersediaan armada driver untuk memenangkan persaingan. Kata Kunci: Positioning, Transportasi Mobil Online, Perceptual Mapping dan Multidimensional Scaling. Abstract MyBluebird is one of the online car transportation applications in Indonesia. MyBluebird has several symptoms of problems such as the level of awareness on the low MyBluebird brand, the low level of preference of MyBluebird users than other brands and the decrease in profits earned by Bluebird, so it can be concluded that the brand MyBluebird is Weak. The purpose of this study was to find out the MyBluebird positioning among its competitors based on perceptual mapping with multidimensional scaling methods. Attributes used in this study are rates, security, car specifications, interaction Quality, brand, promotion, waiting time, application ease, application brand reputation, convenience, driver location information, willingness to pick up passengers located far away, driver reviews, availability fleet driver. The sample of this study amounted to 180 respondents using online car transportation applications. Through perceptual mapping it was found that MyBluebird occupies the same area with AA Klik. The main competitor of MyBluebird is AA Klik. In this study Gojek occupies the most superior position even though it is located in a different area with MyBluebird and is used as a reference for the preparation of position improvements with the advantages possessed by MyBluebird is security. Positioning strategies can be done on attributes of rates, car specifications, interaction Quality, brands, promotions, waiting times, ease of use of applications, application reputation, convenience, driver location information, willingness of drivers to pick up passengers located far away, review drivers, availability of fleet drivers for win the competition. Keywords: Positioning, Transportation Car Online, Perceptual Mapping and Multidimensional Scaling
Analisis Malware Berdasarkan Api Call Memory Dengan Metode Deteksi Signature-based Julian Dwi Nugraha; Avon Budiyono; Ahmad Almaarif
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Malware merupakan sebuah perangkat lunak atau program komputer yang digunakan untuk melakukan tindakan kejahatan. Malware pada dasarnya dirancang untuk menginfeksi sistem komputer penguna tanpa persetujuan pemiliknya. Trojan, Worms, Virus, Spyware, dan Keylogger adalah kategori malware yang dapat merugikan pengguna yang telah terinfeksi. Berdasarkan hal tersebut maka dari itu diperlukan malware analysis menggunakan API call memory dengan metode signature based detection. Signature based detection adalah teknik deteksi yang berdasarkan pattern matching, string, mask, atau teknik fingerprinting. Signature adalah teknik persamaan bit yang disuntikkan dalam program aplikasi oleh attacker, yang secara unik mengidentifikasi jenis malware tertentu. Hal ini digunakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi malware tersebut menggandung program yang dapat mengambil data pengguna tanpa sepengetahuan pengguna itu sendiri. Maka dari itu didalam penelitian ini dilakukan malware analysis menggunakan sebanyak 30 malware untuk melihat jenis API call yang digunakan oleh malware tersebut. Pada penelitian ini berfokus untuk melakukan analisis pada API Memory yang telah didapatkan. Dari semua malware akan menjalankan satu API memory yang sama ketika dijalankan pertama kali. Hasil pada penelitian ini untuk melihat API call memory dan hasil signature yang telah dilakukan menggunakan metode signature based detection dan melihat keterkaitan antara API call memory dengan hasil signature pada setiap malware Kata kunci : malware, malware analysis, static analysis, dynamic analysis, signature-based, Abstract Malware is a software or computer program that is used to commit a crime. Malware is basically designed to infect user computer systems without the owner's consent. Trojans, Worms, Viruses, Spyware, and Keyloggers are categories of malware that can harm infected users. Based on this, the analysis malware is used using the API call memory with the signature-based detection method. Signature-based detection is a detection technique based on pattern matching, strings, masks, or fingerprinting techniques. Signature is a bit equation technique that is injected into an application program by an attacker, which uniquely identifies certain types of malware. It is used with the aim of identifying the malware containing a program that can retrieve user data without the user's own knowledge. Therefore, in this research, malware analysis uses as many as 30 malware to see the type of API call used by the malware. This research focuses on analyzing the obtained API Memory. Of all malware will run the same API memory when running the first time. The results of this study are to see the call memory API and the results of the signatures that have been done using the signature-based detection method and see the relationship between the call memory API and the results of the signatures on each malware Keywords: malware, malware analysis, static analysis, dynamic analysis, signature-based.
Kategorisasi Berita Multi-label Berbahasa Indonesia Menggunakan Algoritma Random Forest Brama Hendra Mahendra; Adiwijaya Adiwijaya; Untari Novia Wisesty
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerita merupakan informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi atau sudah terjadi. Seiring denganberkembangnya teknologi dimana berita disajikan dalam bentuk website karena hal itu menyebabkanjumlah berita digital yang dirilis oleh beberapa portal berita setiap harinya menjadi sangat banyak. Daribanyaknya ketersediaan dokumen berita yang ada, berdampak pada banyaknya dokumen berita yangmemiliki makna yang sama. Berdasarkan dari uraian diatas dibutuhkan metode-metode pengkategorianberita yang baik untuk memudahkan dalam pengambilan informasi. Dalam hal ini, banyak metode yangdapat dilakukan dalam mengkategorikan berita salah satunya dengan metode Random Forest. Tapisebelum menggunakan metode tersebut, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan dalammenentukan nilai dari random forest. Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah menentukan featureextraction dengan metode Regular Expression dan dilanjutkan dengan pembobotan TF-IDF lalu setelah itumelakukan Cross-Validation dengan k-Fold. Dataset yang digunakan terdiri dari dua jenis yaitu data testingdan data training. Untuk hasil uji coba diperoleh nilai sebesar 0,126 dari proses persamaan Hamming Loss.Kata kunci: Random Forest, Dokumen Berita, Feature Extraction, Pembobotan TF-IDF, Cross-Validation,Hamming LossAbstractNews is an information about something that is happening or has happened. Along with the development oftechnology where news is presented in the form of websites, it causes a large number of digital news releasedby several news portals issued. From the abundance of news document that exist, it has an impact on thenumber of news document that have the same meaning. Based on the description above, it needs a goodnews categorization methods to facilitate information retrieval. In this case, there are many methods can bedone in categorizing the news one of them by the Random Forest method. But before using this method,there are several steps must be taken to determine the value of random forest. One step that must be doneis to determine feature extraction using the Regular Expression method and complete it by weighting of TFIDF,andthendoingCross-Validation.Thedatausedconsistsoftwotypes,testingdataandtrainingdata.Fortheresultsofthetrialobtainedavalueof0.126fromtheHammingLossequationprocess. Keywords:RandomForest,News Document, Feature Extraction, Weighting of TF-IDF, Cross-Validation,Hamming Loss
Perancangan Navigasi Indoor Positioning Menggunakan Komunikasi Cahaya Tampak Ryan Topani; Kris Sujatmoko; Akhmad Hambali
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dewasa ini pesatnya perkembangan teknologi menjadikan kebutuhan manusia terhadap teknologi yang lebih efisien sangat memungkinkan. Salah satunya adalah teknologi kabel yang digunakan dengan pentransmisian cahaya. Pada saat ini teknologi tanpa kabel masih didominasi oleh penggunaan frekuensi radio sebagai media pengiriman informasi. Melihat beberapa penelitian dunia kesehatan terhadap dampak radiasi gelombang elektromagnetik terhadap tubuh manusia sangatlah membahayakan atau ahli kesehatan menyebutnya silent killer. Saat ini sedang ramai dikembangkan komunikasi tanpa kabel menggunakan cahaya tampak atau yang disebut VLC (Visible Light Communication) yang memanfaatkan spektrum cahaya sebagai media pengiriman informasi, bebas dari radiasi gelombang elektromagnetik dan diprediksi akan menggantikan penggunaan frekuensi radio ditempat tertentu yang harus terbebas dari frekuensi radio. Pada tugas akhir ini, telah dilakukan perancangan sistem komunikasi cahaya tampak dengan mengirimkan sinyal digital yang dibantu oleh mikrokontroler berupa Arduino UNO agar data digital tersebut dapat ditransmisikan dan diterima. Perancangan blok diagram dibagian pengirim menggunakan lampu LED 10 Watt, sedangkan dibagian penerima menggunakan sensor cahaya yaitu photodetector. Pengujian dilakukan dengan jarak 5cm, 15cm, 25cm, 30cm, 90cm. Didapatkan hasil dari pengujian, sistem komunikasi cahaya tampak mampu mengirimkan sinyal digital dan dapat diterima oleh receiver dengan terbacanya data yang dikirimkan oleh transmitter, terlihat pada layar LCD mengeluarkan karakter sebagai mana mestinya dengan jarak maksimal 90cm selebihnya sulit diterima. Jarak antar transmitter dan receiver berpengaruh terhadap nilai arus yang terjadi selama pengiriman data, semakin jauh jarak maka semakin kecil nilai arusnya walaupun tidak terlalu siginifikan. Kata Kunci: Komunikasi cahaya tampak, LED, Arduino UNO, Photodetector ABSTRACT Today’s the rapid development of technology makes human needs for more efficient technology very possible. One of them is cable technology that is used with light transmission. At present wireless technology is still dominated by the use of radio frequency as a medium for sending information. Seeing some of the world's health studies on the effects of electromagnetic wave radiation on the human body is very dangerous or health experts call it the silent killer. Currently being developed wireless communication using visible light or called VLC (Visible Light Communication) that utilizes the light spectrum as a medium for sending information, free from electromagnetic wave radiation and is predicted to replace radio frequency use in certain places that must be free of radio frequency. In this final project, the design of visible light communication systems has been carried out by sending digital signals assisted by an Arduino UNO microcontroller so that the digital data can be transmitted and received. The design of the block diagram in the sender section uses a 10 Watt LED light, while the receiver uses a light sensor, the photodetector. Tests are carried out at a distance of 5cm, 15cm, 25cm, 30cm, 90cm. Obtained from the results of testing, the light communication system appears capable of sending digital signals and can be received by the receiver with readings of data sent by the transmitter, visible on the LCD screen issuing the character as it should be with a maximum distance of 90cm more than that cannot be read. The distance between the transmitter and receiver has an effect on the current value that occurs during data transmission, the farther the distance the smaller the current value even though it is not too significant. Keywords : Visible Light Communication, LED, Arduino UNO, Photodetector
Analisis Metode Optimum Unequal Channel Sepparation Pada Efek Four Wave Mixing Dalam Sistem Ng-pon2 Satrio Priambodo; Akhmad Hambali; Brian Pamukti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak NG-PON2 merupakan teknologi di bidang komunikasi serat optik yang paling baru. Meskipun begitu dalam Next Generation Gigabit Passive Optical Network Stage 2 (NG-PON2) sendiri masih terdapat efek non linier yang dapat menurunkan performansi, salah satunya adalah Four Wave Mixing (FWM). Penelitian ini dilakukan pada sistem NG-PON2 dengan jarak 30 km serta menggunakan bitrate masing-masing 40 Gbps untuk upstream dan 10 Gbps untuk downstream. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini antara lain nilai Power Received setelah menggunakan Optimum Golomb Ruler (OGR) mengalami kenaikan sebesar 0,17-0,23% dengan nilai terbesar -22,22 dB, nilai Signal to Noise Ratio (SNR) setelah OGR diterapkan mengalami peningkatan dengan nilai terbesar 36,16 dB, Nilai Q-Factor dan Bit Error Rate (BER) setelah penerapan OGR mengalami peningkatan pada jarak 25-30 km. Kata kunci : NG-PON2, Four Wave Mixing, Optimum Golomb Ruler. Abstract NG-PON2 is the most recent technology in the field of fiber optic communication. Even so, in the Next Generation Passive Optical Network 2 Stage 2 (NG-PON2) there are still non-linear effects that can reduce performance, one of which is Four Wave Mixing (FWM). This research was conducted on NG-PON2 systems with a distance of 30 km and using each bitrate of 40 Gbps for upstream and 10 Gbps for downstream. The results obtained in this study include the value of Power Received after using OGR has increased by 0.17-0.23\% with the largest value of -22.22 dB, Signal to Noise Ratio (SNR) value after OGR applied has increased with the greatest value 36.16 dB, Q-Factor Value and Bit Error Rate (BER) after OGR implementation have increased at a distance of 25-30 km. Keywords: NG-PON2, Four Wave Mixing, Optimum Golomb Ruler
Kendali Posisi Dua Sudut Koordinat Yaw Dan Pitch Pada Motor Dc Eko Nugroho; Muhammad Zakiyullah Romdlony; Agung Surya Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kendali yang semakin berkembang dapat meningkatkan kinerja sistem, kualitas produksi dan menekan biaya produksi. Sebagai contoh sistem kendali yg dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari adalah kendali posisi, khususnya kendali posisi 2 sudut koordinat (yaw dan pitch). Pengaplikasian kendali posisi 2 sudut koordinat ini dapat diterapkan pada pengendalian posisi Radar. Pada tugas akhir ini, penulis merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem kendali 2 sudut koordinat yaw dan pitch pada prototipe radar. Sistem kendali tersebut dilakukan dengan cara mengukur sudut menggunakan sensor MPU-6050, pengolahan data menggunakan kendali PID untuk mengendalikan tegangan PWM, pengawasan langsung melalui komputer serta penggunaan aktuator yaitu motor DC untuk menjalankan 2 posisi sudut koordinat yang diinginkan. Setelah Kendali PID di implementasikan pada sistem, Untuk mencapai setpoint masing-masing setpoint sudut yang telah ditetapkan terdapat rise time sebesar 2 detik. Sedangkan selama sudut menjaga setpoint yang telah ditetapkan memiliki error tertinggi sebesar 4,68°. Kata Kunci : Kendali posisi, motor dc, PID, Sudut, Yaw, Pitch, MPU-6050.
Perancangan Resource Management Plan Sebagai Baseline Untuk Proyek Elearning Pada Universitas X Dengan Acuan Pmbok Edisi Ke-6 Zahroh Oliviany Fadilah Thomas; Devi Pratami; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak E-Learning merupakan media pembelajaran di bidang teknologi komunikasi dan informasi. Sesuai dengan Undang-Undang Perguruan Tinggi Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 31 tentang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) menjelaskan bahwa PJJ merupakan proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi. Sesuai dengan Undang-Undang tersebut maka Universitas X melakukan perencanaan pembuatan proyek e-Learning yang akan menunjang pembelajaran mahasiswa di universitas. Proyek e-Learning yang direncanakan akan dimulai pada bulan April 2018 dan berakhir pada tahun 2020, akan tetapi proyek dijalankan memiliki kendalan sehingga mulainya proyek pada April 2018 mundur menjadi Oktober 2018. Mundurnya jadwal mulai proyek dikarenakan dokumen resource management plan belum lengkap. Data yang dibutuhkan pada dokumen resource management plan yaitu WBS, Work package, WBS dictionary, SOW, gantt chart, activity list, struktur organisasi, job desriptions. Data yang dibutuhkan diolah menjadi proses bisnis, RACI, resource requirement plan, resource histogram, training needs. Data yang diolah menghasilkan resource management plan yang dibutuhkan untuk melengkapi dokumen proyek yang belum lengkap pada proyek e-Learning yang akan dilakukan. Kata Kunci : E-Learning, RACI, resource requirement plan, resource histogram, training needs. Abstract E-Learning is a learning media in the field of communication and information technology. In accordance with the Law on Higher Education Number 12 of 2012 Article 31 on Distance Education (PJJ) explains that PJJ is a teaching and learning process carried out remotely through the use of various communication media. In accordance with the Law, University X plans to make e-Learning projects that will support student learning at the university. The e-Learning project is planned to begin in April 2018 and end in 2020, but the project has a constraint so that the project start in April 2018 will be postponed to October 2018. The delay in the project start schedule is due to the incomplete resource management plan document. The data needed on the resource management plan document are WBS, Work package, WBS dictionary, SOW, gantt chart, activity list, organizational structure, job desriptions. The data needed is processed into a business process, RACI, resource requirements plan, resource histogram, training needs. The data that is processed produces a resource management plan that is needed to complete the project documents that are not yet complete in the e-Learning project to be carried out. Keywords: E-Learning, RACI, resource requirement plan, resource histogram, training needs.
Analisis Performansi Sistem Pendeteksi Kualitas Kayu Jati Menggunakan Pengolahan Citra Dengan Metode Histogram Of Oriented Gradients Dan Support Vector Machine Haidy Anazmar; Jangkung Raharjo; Rissa Rahmania
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jati merupakan salah satu jenis pohon yang memiliki banyak fungsi serta kegunaan. Kayu jati memiliki kualitas yang sangat tinggi untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan perabotan rumah seperti meja, kursi, lemari, dan lain-lain. Tetapi masih banyak pengusaha mebel yang sering keliru terhadap penilaian kualitas kayu jati. Hal tersebut mengakibatkan kurangnya kualitas kayu jati yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat peralatan rumah atau untuk kebutuhan bangunan. Pada Tugas Akhir ini telah dilakukan penelitian kualitas kayu jati menggunakan metode Histogram of Oriented Gradients sebagai metode ekstraksi ciri dan metode Support Vector Machine sebagai metode klasifikasi. Metode Histogram of Oriented Gradients bertujuan untuk menghitung nilai gradien di daerah tertentu dari suatu objek. Kemudian diklasifikasi menggunakan Support Vector Machine karena dapat menemukan fungsi pemisah (hyperplane) yang bertujuan untuk memisahkan objek berbeda dengan klasifikasi yang berbeda. Dari hasil pengujian diperoleh akurasi terbaik sebesar 96,67%. Akurasi diperoleh dari pengujian 144 citra menggunakan metode Histogram of Oriented Gradients pada cell size 20×20, block size 8×8, bin numbers 9, jenis kernel Support Vector Machine polynomial dan multiclass One Against All. Kata Kunci: Kayu Jati, Histogram of Oriented Gradients, Support vector Machine Abstract Teak is one type of tree that has many functions as well as usability. Teak Wood has a very high quality to be used as raw material for home furnishing such as tables, chairs, cabinets, and others. But there are still many furniture entrepreneur who often mistakenly to the quality valuation of teak wood. This resulted in lack of teak wood quality used as raw material to make home appliances or for building needs. The final project studies the quality of teak using the Histogram of Oriented Gradients method as a feature extraction method and the Support Vector Machine method as a classification method. The Histogram of Oriented Gradients method aims to calculate gradient values in a particular area of an object. The classification method uses Support Vector Machine because it can find a hyperplane function that aims to separate different objects with different classifications. From the test results obtained the best accuracy of 96,67%. Accuracy was obtained from 144 test images using Histogram of Oriented Gradients in cell size 20×20, block size 8×8, bin numbers 9, polymonial Support Vector Machine kernel types and One Against All multiclass. Keywords: Teak Wood¸ Histogram of Oriented Gradients, Support Vector Machine
Pengelompokan Data Siswa Di Indonesia Menggunakan K-means Clustering Rizky Maulana; Fairuz Azmi; Purba Daru Kusuma
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka siswa putus sekolah di Indonesia menjadi kasus yang tidak pernah lepas dari perhatian pemerintah. Akibat kurangnya pembangunan mutu pendidikan, faktor ekonomi, dan susahnya akses ke sekolah, secara kuantitas muncul jumlah angka anak putus sekolah yang dominan pada provinsi tertentu. Dari permasalahan di atas, dapat dianalisis jumlah siswa putus sekolah di Indonesia dengan pengelompokan jumlah siswa putus sekolah di setiap provinsi serta jumlah sekolah dan jumlah siswa di setiap provinsi di Indonesia. Pada tugas akhir ini dirancang program aplikasi berbasis web untuk mengelompokan data siswa di Indonesia. Metode yang digunakan untuk mengelompokkan data tersebut adalah K-Means Clustering. Keluaran dari tugas akhir ini adalah analisis hasil dari pengelompokan data siswa pada setiap provinsi di Indonesia dan pengujian stabilitas dari K-Means Clustering. Dari hasil pengujian stabilitas clustering, didapatkan standar deviasi terendah yaitu 0 dan yang tertinggi yaitu 4.85 Hasil penelitian ini dapat membantu Dinas Pendidikan dalam mengatasi masalah siswa putus sekolah di Indonesia pada setiap provinsi di Indonesia. Kata Kunci: Pendidikan, data, K-Means Clustering, Standar Deviasi
Penerapan 5S Untuk Mereduksi Waste Motion Di CV. Marasabessy Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Mega Fitriana Rosa; Pratya Poeri Suryadhini; Murni Dwi Astuti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak CV. Marasabessy merupakan perusahaan manufaktur di bidang industri sepatu. Penelitian ini berfokus pada produksi sepatu boots. Berdasarkan data perusahaan, pada tahun 2018, produksi sepatu boots hanya mencapai 59,37% dari total target. Guna mengetahui penyebab tidak tercapainya target produksi, dilakukan identifikasi waste, penelitian ini berfokus pada waste motion, sedangkan waste lainnya diteliti oleh peneliti lain. Pada penggambaran Value Stream Mapping (VSM) Current State didapatkan nilai lead time produksi sepatu boots sebesar 7165,13 detik dan pada penggambaran Process Activity Mapping (PAM) Current State didapatkan adanya waste motion sebesar 63,06 %. Penyebab adanya waste motion yaitu adanya kegiatan mencari alat bantu (peralatan) kerja dan komponen bahan baku (pola upper). Sehingga perlu adanya suatu perbaikan untuk mereduksi waste motion yang terjadi pada proses produksi sepatu boots. Penyelesaian akar permasalahan menggunakan tools lean manufacturing yaitu 5 whys dengan pengklasifikasian dan identifikasi akar penyebab waste motion. Pada tahap selanjutnya untuk menyelesaikan penyebab dari waste motion adalah dengan menerapkan 5S. Pada usulan rancangan perbaikan untuk mereduksi waste motion adalah dengan menerapkan seiri, seiton, seiso, seiketsu dan shitsuke hampir di seluruh workstation. Dari usulan rancangan perbaikan yang dibuat, kemudian dilakukan penggambaran proses produksi sepatu boots pada Value Stream Mapping (VSM) Future State dan didapatkan hasil lead time yang berkurang menjadi 4998,83 detik. Kata Kunci : Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Waste Motion, 5S. Abstract CV. Marasabessy is a manufacturing company in the shoes industry. This research focuses on the production of boots shoes. Based on company data, in 2018, boots production only reached 59,37% of the total target. In order to find out the causes of production failure, identification of waste was carried out, this research focused on waste motion, while other waste was examined by other researchers. In the description of Value Stream Mapping (VSM) Current State, the lead time for boots production is 7165,13 seconds and in the description of Process Mapping (PAM) Current State there is a 63,06 % waste motion . The cause of the existence of waste motion is the activity of searching for tools (equipment) work and components of raw materials. So there needs an improvement to reduce the waste motion that occurs in the production process of boots shoes. The solution to the root causes of using lean manufacturing tools is 5 whys by classifying and identifying the root causes of waste motion. The next step to solve the causes of waste motion is to apply the 5S. On the proposed design improvement to reduce waste motion is to apply seiri, seiton, seiso, seiketsu and shitsuke almost on all workstations. From the proposed draft improvements made, a description of the production process of boots in the Value Stream Mapping (VSM) Future State and the lead time results were reduced to 4998,83 seconds. Keywords: Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Waste Motion, 5S.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue