cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Analisis Perencanaan Backhaul Jaringan Lte Kombinasi Transport Microwave Dan Fso Pada Link Terestrial Dan Haps
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Teknologi telekomunikasi sedang berkembang pesat di Indonesia baik di perkotaan maupun pedesaan. Namun, pembangunan infrastruktur terestrial tidak merata akibat dari tantangan geografis wilayah yang rata-rata berupa pegunungan dan laut. Termasuk di Kabupaten Raja Ampat yang memiliki potensi wisata semestinya didukung oleh jaringan telekomunikasi yang memadai. Untuk mengatasi masalah tersebut, diusulkan solusi teknologi jaringan backhaul kombinasi transport microwave dan FSO pada link terestrial dan HAPS untuk mendukung komunikasi jaringan LTE. Perencanaan ini menggunakan metode perancangan berdasarkan kapasitas untuk menentukan jumlah pelanggan pada jangka waktu lima tahun. Sehingga didapatkan nilai cell average throughput dari perhitungan single user throughput. Kemudian dilakukan simulasi backhaul terestrial microwave link dan menentukan model backhaul FSO HAPS link. Sehingga didapatkan total kapasitas yang dibutuhkan sebesar 1.292,44 Mbps, dengan jumlah site sebanyak 31 site diseluruh distrik diwilayah Raja Ampat, jarak beragam dengan rata-rata 15,76 Km, frequency microwave link yang dipakai yaitu 8, 15, dan 23 GHz dengan polarisasi vertikal, free space loss rata-rata 134,94 dB, dan fade margin rata-rata 41,08 dB. Sedangkan platform HAPS yang dipakai berupa balon udara Sky Station yang ditempatkan diketinggian 20 Km pada lapisan stratosfer. FSO link digunakan untuk menghubungkan antar HAPS yang berjumlah 4 buah dan antara HAPS dengan terestrial. Kapasitas HAPS bergantung dengan jumlah kapasitas link terestrial yang dihubungkan seperti pada HAPS_WAIGEO terhubung dengan 3 link terestrial dengan kapasitas minimum 490,80 Mbps. Inter-HAPS menggunakan panjang gelombang FSO 1064 nm dihasilkan free space loss 190 dB, sedangkan link HAPS dengan terestrial menggunakan panjang gelombang 1550 nm dihasilkan nilai BER 10-9 . Kata kunci : LTE, HAPS, microwave link, free space optical communication, capacity planning, backhaul
Sistem Monitoring Dan Kontrol Smart Terrarium Untuk Pemeriksaan Kesehatan Pada Reptil Berbasis Android I Gede Nyoman Agus Yuda Swambara; Sony Sumaryo; Estananto Estananto
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terrarium adalah sebuah mikrohabitat darat buatan yang menyerupai kondisi habitat alami dan di buat dalam suatu ruang khusus yang tembus pandang. Terrarium sendiri biasanya berisikan tumbuhan ataupun hewan darat sesuai dengan selera pemilik terrarium. Salah satu jenis hewan yang dapat di pelihara dan di kembang biakan di dalam terrarium adalah reptil. Reptil adalah hewan melata yang tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri atau berdarah dingin. Waktu aktif reptil juga mempengaruhi aktivitas dan tingkat stres reptil. Faktor ini sangat sering menjadi penyebab masalah kesehatan pada reptil. Hal ini menyebabkan turunnya berat badan hingga berujung pada kematian atau gagal dalam berkembang biak. Pada tugas akhir ini dibuat suatu sistem monitoring dan kontrol suhu, kelembapan dan pencahayaan pada terrarium reptil menggunakan mikrokontroler Arduino MEGA dan terhubung dengan android. Suhu yang dihitung adalah suhu di udara dalam terrarium sedangkan kelembapan yang dihitung adalah kelembapan di udara dan juga di tanah dalam terrarium. Lampu di atur oleh Arduino MEGA melalui relay. Informasi suhu, kelembapan dan berat reptil akan dikirimkan ke Android melalui ESP8266. Indikasi kesehatan reptil dalam terrarium diukur melalui parameter suhu udara, kelembapan udara dan berat badannya. Kata Kunci : Terrarium, Suhu, kelembapan, Kesehatan Reptil, Arduino MEGA, Android
Usulan Perbaikan Komunikasi Pemasaran Sepatu Geoff Max Dengan Metode Benchmarking Dan Tool Analytical Hierarchy Process Rifadli Doktawiranda Agusdin; Husni Amani; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak GMX atau biasa disebut Geoff Max merupakan salah satu merek sepatu bernuansa Old Skool yang terletak di kota Bandung. Geoff Max menjual berbagai macam jenis sepatu, dan pakaian. Saat ini, Geoff Max memiliki beberapa gejala permasalahan selama tiga tahun terakhir, salah satu gejala permasalan adalah tidak tercapainya target penjualan produk sepatu dan rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat Bandung mengenai merek Geoff Max dibandingkan dengan pesaing. Geoff Max sadar harus melakukan peningkatan awareness terhadap masyarakat kota Bandung. Permasalahan yang dialami Geoff Max dapat berasal dari kurang maksimalnya program komunikasi pemasaran yang telah dilakukan oleh Geoff Max. Diperlukannya perbaikan komunikasi pemasaran Geoff Max agar mendapatkan kesadaran merek yang tinggi di masyarakat kota Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melakukan perbaikan dan rekomendasi program bauran komunikasi pemasaran pada Geoff Max menggunakan metode Benchmarking dengan tool Analytical Hierarchy Process (AHP). Perancangan yang dilakukan harus mampu memberikan dampak pada tingkat penjualan Geoff Max. Metode benchmarking digunakan untuk mendapatkan rancangan komunikasi pemasaran terbaik dari kompetitor Geoff Max dan untuk penyesuaian yang akan diterapkan pada Geoff Max. AHP digunakan untuk menentukan partner benchmark yang tepat untuk Geoff Max dan didasarkan pada bauran komunikasi pemasaran kompetitor. Pada penelitian ini dirumuskan program komunikasi pemasaran yang perlu diperbaiki Geoff Max adalah Iklan, Promosi penjualan, Pemasaran langsung & Berbasis data, Pemasaran online & Sosial media, Mobile marketing dan Hubungan masyarakat & Publisitas.. Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, sneakers, benchmarking, komunikasi pemasaran, partner benchmark.. Abstract GMX or so-called Geoff Max is one of the nuances of brand shoes Old Skool located in the city of Bandung. Geoff Max sell various types of shoes, and clothing. Currently, Geoff Max has some symptoms of problems during the last three years. One of the symptoms of the problem lies is not achieving the sales target of shoe products and the low level of public knowledge of Bandung on Geoff Max brand compared to competitors. Geoff Max conscious must increase public awareness of the city of Bandung. The problems experienced by Geoff Max can be derived from the maximal marketing communications program that has been conducted by Geoff Max. The need for improvement of marketing communications Geoff Max in order to obtain a high brand awareness in the city of Bandung. The purpose of this research is to carry out repair and program recommendations on the marketing communications mix Geoff Max using tools Benchmarking with Analytical Hierarchy Process (AHP). The design is done to be able to have an impact on sales levels Geoff Max. Benchmarking methods used to obtain the best marketing communication design from competitors Geoff Max and for adjustments to be applied to Geoff Max. AHP is used to determine the appropriate benchmark partner for Geoff Max and based on the competitor's marketing communications mix. In this study formulated a marketing communications program that needs to be repaired Geoff Max is Advertising, sales promotion, direct marketing &-Based Data, Online Marketing & Social Media, Mobile Marketing and Public Relations & PublicityKeywords: Analytical Hierarchy Process, sneakers, benchmarking, marketing communication, partner benchmark.
Analisis Sentimen Terhadap Opini Mahasiswa Pada Survei Kepuasan Terhadap Fasilitas Dan Layanan Universitas Telkom Dengan Menggunakan Algoritma Naive Bayes Astri Asroviana Putri; Jondri Jondri; Rian Febrian Umbara
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada penelitian ini, dilakukan analisis sentimen dalam menentukan opini mahasiswa pada survei kepuasan terhadap fasilitas dan layanan Universitas Telkom. Opini tersebut sangat banyak dan tidak terstruktur.Maka dalam pengolahannya, diperlukan analisis sentiment dalam mengklasifikasikan opini mahasiswa.Ada tiga sentiment yang akan diklasifikasikan yaitu, sentiment positif ,sentiment netral, dan sentimentnegatif. Metode klasifikasi yang akan digunakan yaitu Naive Bayes Classifier. Pada penelitian ini, data melewati tahap preprocessing menggunakan stemming dan stopword danpembobotan kata menggunakan metode TF-IDF serta melakukan klasifikasi menggunakan algoritmaNaive Bayes. Penelitian ini menghasilkan nilai rata rata precision untuk kelas positif sebesar 52.51% dankelas negatif sebesar 69.25%. sedangkan nilai rata rata recall untuk kelas positif sebesar 76.78% dan kelasnegatif sebesar 61.05%Kata kunci : Naïve bayes classifier, NLP, TFIDFAbstract In this journal, we will classify sentiments in determining student opinion in the satisfaction survey ofTelkom University facilities and services. The opinion is very large and unstructured. It requires ananalysis of sentiment in classifying student opinions. Where there are two sentiments that will beclassified, positive sentiment and negative sentiment. The classification method that will be used is NaiveBayes Classifier.In this study, the data passed the preprocessing stage using stemming and stopword and weighting theword using the TF-IDF method and classifying it using the Naive Bayes algorithm. This study resulted inan average precision value for the positive class of 52.51% and a negative class of 69.25%. while theaverage recall value for the positive class is 76.78% and the negative class is 61.05%Keywords: Naïve bayes classifier, NLP, TFIDF
Penentuan Market Sentiment Menggunakan Markov Regime Switching Model Rica Ning Nurhasanah; Jondri Jondri; Indwiarti Indwiarti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saham merupakan objek investasi yang diminati oleh banyak pengusaha, baik itu individual maupun suatu perusahaan. Penting sekali untuk mengetahui kondisi saham untuk para pengusaha yang berminat dibidang ini. Karena, apabila kurangnya pengetahuan kondisi suatu saham dapat mengakibatkan resiko kerugian yang cukup tinggi. Untuk itu perlu adanya perhitungan untuk mengetahui kondisi saham, salah satu metodenya yaitu menggunakan Data Science. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan penelitian terhadap indeks saham tiga negara yaitu, Indeks Indonesia(ISHG/JKSE), Indeks China(SEE) dan Indeks Singapura(SGX). Data yang digunakan adalah data indeks saham perminggu dimulai dari 1 Januari 2006 s/d 31 Desember 2016. Metode yang digunakan dalam Tugas Akhir adalah Markov Regime Switching Model. Hasil yang didapatkan adalah kondisi bull ketiga saham terjadi sebanyak 37,46% dan kondisi bear ketiga saham terjadi sebanyak 16,55%. Kata Kunci : Data Science, Indeks saham, Markov Switching
Peningkatan Kualitas Layanan Website Adorable Projects Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Ulul Azmi; Yati Rohayati; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Adorable Projects adalah sebuah brand lokal asal Bandung yang memproduksi sepatu, sandal, tas, dompet, dan aksesoris yang didirikan pada tahun 2008. Meski sudah lama berdiri, CEO Adorable Projects menjelaskan bahwa target pendapatan mereka tidak selalu tercapai pada setiap bulannya. Dalam rangka mencapai target tersebut, CEO Adorable Projects menginginkan perbaikan pada layanan website yang dimiliki. Keinginan untuk memperbaiki kualitas layanan website disebabkan oleh banyaknya keluhan dari pelanggan mengenai layanan website Adorable projects yang ada sekarang. Berdasarkan permasalahan di atas, Tujuan dari penelitian ini adalah merumuskan rekomendasi berdasarkan 18 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam spesifikasi teknis agar dapat diimpelementasikan oleh perusahaan sesusai kapabilitas perusahaan. QFD dilakukan dalam dua tahap, yaitu QFD Iterasi Satu (House of Quality) untuk menentukan karakteristik teknis prioritas berdasarkan true customer needs dan QFD Iterasi Dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part priorotas berdasarkan karakteristik teknis prioritas. Pada penelitian ini, QFD Iterasi Satu menghasilkan 12 karakteristik teknis prioritas yang akan dikembangkan pada tahap selanjutnya dan QFD Iterasi Dua menghasilkan 18 critical part prioritas yang berfungsi sebagai hasil akhir rekomendasi perbaikan. Rekomendasi tersebut disusun berdasarkan hasil brainstorming dengan owner dan website designer, studi literatur, serta benchmarking dengan kompetitor. Kata Kunci : Karakteristik Teknis, Critical Part, Quality Function Deployment (QFD), House of Quality (HOQ), Part Deployment Abstract Adorable Projects is a local brand from Bandung that produces shoes, sandals, bags, wallets, and accessories that was founded in 2008. Although it has long been established, the CEO of Adorable Projects explained that their target income is not always achieved every month. To achieve this target, the CEO of Adorable Projects wants improvements to the website services they have. The desire to improve the quality of website services is due to the many complaints from customers regarding existing Adorable projects website services. Based on the problems above, the purpose of this research is to formulate recommendations based on 18 true customer needs using the Quality Function Deployment (QFD) method that can translate customer requirements into technical specifications so that they can be implemented according to company capabilities. QFD is conducted in two stages, QFD Iterastion One (House of Quality) is used to determine priority technical characteristics based on true customer needs and QFD Iteration Two (Part Deployment) is used to determine critical part priorities based on priority technical characteristics. In this study, QFD Iteration One produced 12 priority technical characteristics that will be developed in the next stage and QFD Iteration Two produced 18 priority critical parts that function as the final result of recommendations for improvement. These recommendations are prepared based on the results of brainstorming with the owner and website designer, literature studies, and benchmarking with competitors. Keywords: Technical Characteristics, Critical Part, Quality Function Deployment (QFD), House of Quality (HOQ), Part Deployment
Analisa Parameter Ethereum Pada Jaringan Peer To Peer Blockchain Di Aplikasi Transfer Koin Terhadap Aspek Memory Ferdinan Ginting Manik; Avon Budiyono; Adityas Widjajarto
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Blockchain Technology merupakan sebuah Digital Ledger atau pembukuan digital dari transaksitransaksi virtual, dimana data transaksi tersebut tidak dapat dimodifikasi meskipun telah berpindah dari device ke device lainnya, dengan kata lain setiap data tidak mempunyai Central Authority atau kewenangan pusat untuk mengubah detil data-data tersebut. Setiap data pada teknologi Blockchain disebut Block, dimana setiap Block mengugnakan prinsipprinsip kriptografi untuk mengamankannya. Setiap terciptanya Block pada blockchain. Salah satu platform dari Blockchain ialah Ethereum. Ethereum merupakan platform Blockchain yang menggunakan Smart Contracts untuk dapat menciptakan suatu Block data transaksi. Smart Contract sendiri merupakan protocol yang memfasilitasi, memverifikasi dan mengeksekusi transaksi untuk dicatat ke kontrak yang nantinya dapat diubah ke potongan kode yang dapat disimpan di komputer. Ethereum Blockchain juga sudah dimanfaatkan sebagai model untuk aplikasi-aplikasi seperti yang mayoritas ialah aplikasi web, yang digunakan untuk distribusi data Decentralized, sistem Voting untuk pemilu, dan yang sedang dikembangkan Messenger app. Data-data yang saling berpindah didalam aplikasi-aplikasi yang menggunakan Blockchain sebagai model, tentunya berpindah dengan cara menunggangi transaksi ETH (Cryptocurrency). Setiap data yang berpindah mempunyai Batasan seperti parameter GasPrice, GasLimit, dan Difficulty untuk transaksi berisi data yang dikirim maupun diterima. Untuk menyimpan data ke Block dari Chain Ethereum membutuhkan mata uang digital Ethereum, yang harus dibeli dengan uang asli, untuk itu salah satu alternatif yang dapat diterapkan yaitu pembuatan server Blockchain Ethereum private, dimana setiap transaksi menggunakan mata uang digital Ethereum yang dapat dimodifikasi jumlah saldonya pada Ethereum Wallet ataupun file Genesis.json pada algoritma Ethereum dengan sesuka hati sehingga proses perpindahan data didalam transaksi dapat dilakukan dengan gratis. Kata Kunci : Blockchain, Ethereum, GasPrice, GasLimi, Difficulty, Cryptocurrency, Block Abstract Blockchain Technology is a Digital Ledger or digital bookkeeping of virtual transactions, where the transaction data cannot be modified even though it has moved from device to other device, in other words each data does not have a Central Authority or central authority to change the details of these data . Every data on Blockchain technology is called Block, where each Block uses cryptographic principles to secure it. Every Block is created on the blockchain. One of the platforms of the Blockchain is Ethereum. Ethereum is a Blockchain platform that uses Smart Contracts to be able to create a transaction data block. Smart Contract itself is a protocol that facilitates, verifies and executes transactions to be recorded into contracts that can later be converted to code snippets that can be stored on the computer. Ethereum Blockchain has also been used as a model for applications such as the majority are web applications, which are used for Decentralized data distribution, voting systems for elections, and those that are being developed by the Messenger app. Data that moves between one another in applications that use Blockchain as a model, of course, moves by riding an ETH (Cryptocurrency) transaction. Each moving data has limitations such as GasPrice, GasLimit, and Difficulty parameters for transactions containing sent or received data. To save data to Block from Chain Ethereum requires a digital currency Ethereum, which must be purchased with real money, for that one alternative that can be applied is the creation of a private Blockchain Ethereum server, where each transaction uses the digital currency Ethereum which can be modified Ethereum Wallet or Genesis.json file on the Ethereum algorithm with whatever you want so that the process of transferring data in transactions can be done for free. Key Word : Blockchain, Ethereum, GasPrice, GasLimi, Difficulty, Cryptocurrency, Block
Antena Array 2x2 Dengan Polarisasi Ganda Untuk Radar Cuaca X-band Daniel Christviyana Manafe; Heroe Wijanto; Yussi Perdana Saputera
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia memiliki wilayah dengan bandara yang banyak, untuk mengetahui keadaan cuaca, alat pemantau yang cukup efektif dan effisen yaitu radar cuaca. Jangkauan pantauan alat tersebut dapat mencapai 10-150 km dari pusat observasi. Aplikasi antena array 2x2 ini difokuskan untuk radar cuaca dan pelayanan penerbangan khususnya untuk bandara perintis dan peringatan dini cuaca ekstrim. Pada tugas akhir ini sudah merancang bangun antena microstrip array 2x2 untuk radar cuaca, frekuensi X-Band yaitu 9,4 GHz dan digunakan karena memiliki keunggulan dimensi yang lebih kecil dan praktis untuk diaplikasikan, juga memiliki dual polarisasi merupakan peningkatan yang sangat signifikan dalam dunia penelitian cuaca, ini dikarenakan sudah memiliki gambaran dua-dimensi (horizontal dan vertikal). Antena microstrip telah menjadi objek utama tugas akhir ini karena memiliki banyak kelebihan antara lain mudah untuk di fabrikasi, relatif terjangkau, mudah untuk dicatu, dan mudah diaplikasikan dalam konfigurasi tunggal ataupun susun. Perancangan antena dilakukan dengan menggunakan duroid 4003 bekerja pada frekuensi 9,4 GHz dengan bandwidth diatas 60 MHz. Hasil pengukuran antena array 2x2 dual polarisasi yaitu VSWR 1,287 dan 1,282, polaradiasi directional, Polarisasi horizontal linier dan vertikal linier. Hasil pada saat pengukuran telah memenuhi spesifikasi yang di butuhkan untuk radar cuaca. Kata kunci : Radar cuaca, Antena microstrip, Polarisasi ganda, X-band Abstract Indonesia has many areas with airports, to know the weather conditions, a fairly effective monitoring tool and an effisen namely weather radar. The range of monitoring of these devices can reach 10-150 km from the observation center. This 2x2 array antenna application is focused on weather radar and flight services especially for pioneer airports and extreme weather early warnings. In this final project I have designed a 2x2 microstrip array antenna for weather radar, XBand frequency of 9.4 GHz and is used because it has smaller and practical dimensions to be applied, also has dual polarization which is a very significant increase in the world of research weather, this is because it already has a twodimensional picture (horizontal and vertical). The microstrip antenna has become the main object of this final project because it has many advantages such as easy to fabricate, relatively affordable, easy to supply, and easy to apply in a single or stacking configuration. The antenna design is done using duroid 4003 working at a frequency of 9.4 GHz with bandwidth above 60 MHz. The results of measuring 2x2 dual polarization arrays are VSWR 1,287 and 1,282, directional polaradiation, horizontal linear and vertical linear polarization. The results at the time of measurement meet the specifications needed for weather radar. Keywords: Weather radar, microstrip antenna, dual polarization, X-band
Implementasi Dan Analisis Usb Attack Berbasis Powershell Menggunakan P4wnp1 Pada Personal Computer Aufa Tesar Ramadhan; Avon Budiyono; Ahmad Almaarif
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem operasi Windows merupakan salah satu sistem operasi yang populer digunakan saat ini. Pesatnya perkembangan sistem operasi Windows, diikuti pula dengan pesatnya perkembangan browser yaitu Microsoft Edge yang merupakan browser bawaan dari sistem operasi Windows terbaru yaitu Windows 10. Pada Microsoft Edge terdapat celah dimana pengguna lain yang tidak memiliki otoritas dapat mengakses username dan password yang tersimpan dari Microsoft Edge menggunakan method pada Powershell. Powershell menjadi tempat yang populer untuk melakukan cyber criminals pada sistem operasi Windows. BadUSB merupakan perangkat USB yang dimanipulasi oleh penyerang. Terdapat suatu platform serangan USB yang dinamakan P4wnP1. Penggunaan P4wnp1 memungkinkan untuk melakukan penyerangan melalui Powershell dan melakukan pengambilan username dan password yang tersimpan. Untuk melakukan penelitian menggunakan P4wnP1, dibutuhkan metode Rubber Ducky untuk melakukan pembuatan Custom Drive Letter dan menjalankan Powershell script. Hasil dari penelitian ini adalah proses Rubber Ducky berjalan dengan total waktu 8.5 detik dengan delay tercepat yaitu 0.5 detik dan delay terpanjang yaitu 3 detik. USB attack dengan melakukan pengambilan data username dan password yang tersimpan pada browser Microsoft Edge dan Internet Explorer dengan melakukan beberapa macam skenario penyerangan dapat 100% berhasil dilakukan dan didapatkan rekomendasi yang digunakan untuk meminimalisir terjadinya serangan. Kata kunci : USB attack, powershell, raspberry, P4wnP1, rubber ducky. Abstract The Windows Operating System is one of the most popular operating systems in use today. The rapid development of the Windows operating system, followed by the development of browsers, namely Microsoft Edge. In Microsoft Edge, which is related to other users who do not have usable authority, users and passwords originating from Microsoft Edge use methods in Powershell. Powershell is a popular place to do cyber criminals on the Windows operating system. BadUSB is a USB device that is manipulated by attackers. It is a USB attack platform called P4wnP1. The use of P4wnp1 makes it possible to attack via Powershell and retrieve a saved username and password. To conduct research using P4wnP1, a Rubber Ducky method is needed to create Custom Drive Letters and run Powershell scripts. The result of this research is that the Rubber Ducky process runs with a total time of 8.5 seconds with the fastest delay of 0.5 seconds and the longest delay is 3detic. USB attacks by retrieving user name data and passwords stored on Microsoft Edge and Internet Explorer browsers by performing various types of attacks can be 100% successful and an assessment is used to minimize the attack.. Keywords: USB attack, powershell, raspberry, P4wnP1, rubber ducky
Analisa Perancangan Komunikasi Untuk Kendaraan Dengan Pejalan Kaki (v2p) Pada Jaringan 5g
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam dunia telekomunikasi sudah banyak inovasi yang sangat membantu untuk bergbagai macam bentuk kebutuhan manusia, tidak hanya berupa bentuk nyata yang kita butuhkan dalam telekomunikasi jaringan sangat perlu untuk dikembangkan. Dengan adanya penggunaan jaringan 4G (Fourth Generation) sekarang maka akan dikembangkan lagi dengan berbasis 5G (Fifth Generation) dengan menerapkan teori M2M (Machine to Machine). Dalam dunia lalu lintas masih banyak terjadinya kecelakaan yang terjadi antara sesama kendaraan maupun antar kendaraan dengan pejalan kaki, maka dengan implementasi sistem V2P (Vehicle to Pedestrian) ini diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan antar kendaraan dengan pejalan kaki. Penelitian ini akan dilaksanakan dikota Bandung. Pada penelitian ini akan dilaksanakan pada jenis jalanan tunggal dimana akan dilakukan di jl. Braga Panjang, Kota Bandung, Jawa Barat. Dimana, jalanan tersebut sering ramai didatangi oleh wisatawan-wisatawan untuk berkeliling dengan kendaraan maupun berjalan kaki. Diadakanannya penelitian ini diharapkankan dapat membangun keamanan dan kenyamanan pejalan kaki dan kendaraan di jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi nilai kecelakaan antar kendaraan dengan pejalan kaki dengan cara mendeteksi dalam radius yang telah ditentukan jika aka ada yang melintas. Pemilihan software simulasi yang akan digunakan ialah menggunakan Matlab dengan mempertimbangkan macam-macam parameter yang diukur antara lain Reliability, Throughput, Latency dan Delay. Kata kunci: kendaraan, pejalan kaki, OBU, RSU, V2P Abstract In the world of telecommunication there have been many innovations that are very helpful of various forms of human needs, not only in the form of the real form that we need in telecommunication networks, it is very necessary to develop them. With the use of 4G networks (Fourth Generation) now it will be further develop with 5G based (Fifth Generation) by applying the M2M (Machine to Machine) theory. In the world of traffic there are still many accidents that occur between fellow vehicles and between vehicles and pedestrians, so the implemmentatios of the V2P (Vehicle to Pedestrian) system is expected to minimize the number of accidents between vehicle to pedestrians. This research will be carried out in the city of Bandung. This research will be carried out a single type of road where it will be carried out on Braga Panjang street, Bandung, West Java. Whe thr road is often crowded by tourists to get around by vehicles or pedestrians. The implementation of this research is expected to be able to build the safety and convenience of pedestrian and vehicles on the road. This research aims to reduce the value of accidents between vehicles and pedestrians by detecting within a predetermined radius if there is a pass. The selection of simulation software that will be used is to use Matlab by considering the various parameters measured including Reliability, Throughput, Latency and Delay

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue