cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Deteksi Gangguan Jantung Premature Ventricular Contractions Menggunakan Sinyal Elektrokardiogram Dengan Algoritma Backpropagation Dan Algoritma Firefly Denny Maulana; Jondri Jondri
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan dunia medis saat ini selalu memiliki kaitan dengan teknologi, begitupun denganalat kedokteran yang telah berubah dari manual atau analog menjadi digital. Saat ini, dokter masihmenganalisa gangguan pada organ tubuh manusia dengan menggunakan alat kedokteran yang hanyamemberikan informasi kondisi tubuh. Alat kedokteran tersebut belum dapat menganalisa dan menentukangangguan apa yang terjadi pada tubuh manusia. Sehingga hal tersebut menarik untuk dilakukan penelitian.Salah satu organ vital manusia adalah jantung. Pada saat ini aktivitas jantung dapat direkammenggunakan alat Elektrokardiogram. Data Elektrokardiogram (EKG) tersebut dikomputerisasi untukmendeteksi gangguan Premature Ventricular Contractions (PVC). Untuk dapat mendeteksi gangguantersebut, data diolah menggunakan metode Jaringan Saraf Tiruan. Arsitektur Jaringan Saraf Tiruan yangdigunakan pada penelitian ini adalah Multi Layer Perceptron (MLP). Untuk dapat mengoptimasi metodeMulti Layer Perceptron, digunakan algoritma Firefly dan algoritma Backpropagation. Pada percobaan iniperbandingan antara penggunaan algoritma Firefly dan algoritma Backpropagation dilakukan untukmendapatkan algoritma terbaik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan algoritmaBackpropagation memberikan hasil akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma Firefly denganrata-rata akurasi tertinggi sebesar 99.48%.Kata kunci : elektrokardiogram, premature ventricular contractions, multi layer perceptron, firefly,backpropagationAbstractThe development of the medical world today always has a connection with technology, as well as medicaldevices that have changed from manual or analog to digital. Nowadays, doctors still analyze disorders ofhuman organs by using medical devices that only provide information on the condition of the body. Thismedical instrument has not been able to analyze and determine what disorders occur in the human body.That fact is interesting to be used as research. One of human's vital organs is the heart. At this time, heartactivity can be recorded using an Electrocardiogram tool. The Electrocardiogram (ECG) is computerizedto detect Premature Ventricular Contractions (PVC) disorders. To be able to identify the interference, thedata is processed using the Artificial Neural Network method. The Artificial Neural Network architectureused in this research is Multi-Layer Perceptron (MLP). To be able to optimize the Multi-Layer Perceptronmethod, the Firefly algorithm and the Backpropagation algorithm are used. In this experiment, acomparison between the use of the Firefly algorithm and the Backpropagation algorithm is made to get thebest algorithm. The results of this study indicate that the use of the Backpropagation algorithm providesbetter accuracy compared to the Firefly algorithm with an average accuracy of 99.48%.Keywords: elektrocardiogram, premature ventricular contractions, multi layer perceptron, fireflyalgorithm, backpropagation
Susunan Antena Yagi Untuk Air Surveillance Radar Vhf Efrat Murpratama; Bambang Setia Nugroho; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Air Surveillance Radar (ASR) merupakan sebuah radar pengintai yang berfungsi untuk mendeteksi dan melacak pesawat berukuran besar. Saat ini, ASR banyak bekerja pada pita frekuensi tinggi seperti S-band dan X-band. Hal ini membuat kapasitas jangkauan deteksi radar sangat pendek. Selain itu, radar ASR memiliki keterbatasan kemampuan untuk mendeteksi pesawat dengan karakteristik radar cross section (RCS) yang sangat kecil. Oleh sebab itu, banyak pesawat siluman yang memanfaatkan hal tersebut, untuk bersembunyi dan menghindar dari jangkauan radar. Pada dasarnya, sumber kelemahan ini terletak pada kinerja suatu antena. Solusi yang optimal dalam mendeteksi pesawat siluman adalah mendesain sebuah antena yang mampu beroperasi pada pita frekuensi rendah serta meningkatkan parameter Gain sebagai long range. Tugas Akhir ini, membuat perancangan desain antena yagi untuk radar pengawasan udara yang mampu bekerja pada frekuensi Very High Frekuensi (VHF) dengan frekuensi tengah 150 MHz. Desain perancangan ini meliputi perancangan single dan array antenna. Untuk mendapatkan hasil Gain yang maksimal, maka antena radar di desain dengan cara susunan/stack antena yagi 8 × 2. Hasil pengukuran simulasi single antenna untuk parameter VSWR, Return Loss dan Gain berturut-turut sebesar 1,457, -11,954 dB, dan 13,19 dB. Sedangkan hasil simulasi yagi 8 × 2 untuk VSWR, Return Loss dan Gain berturut-turut sebesar 1,357, -18,5 dB, dan 22,58 dB. Hasil simulasi tersebut dibandingkan dengan hasil dari pengukuran yang secara berturut untuk VSWR dan Return Loss sebesar 1,3609 dan -16,34 dB. Dari hasil simulasi antena yang dibuat memiliki sifat pola radiasi unidirectional serta mampu mendeteksi pesawat F117A Nighthwk pada range 19,8 Km Kata kunci : Air Surveillance Radar, Radar VHF, Stack Antenna Yagi, dan pesawat siluman.. Abstract Air Surveillance Radar (ASR) is a surveillance radar that serves to detect and track large-sized aircraft. At present, ASR works a lot on high frequency bands such as S-band and X-band. This makes the radar capasity detection range very short. In addition, ASR radar has limited ability to detect aircraft with very small characteristics of the radar cross section (RCS). Therefore, many stealth planes use this, to hide and avoid radar range. Basically, the source of this weakness lies in the performance of an antenna. The optimal solution for detecting stealth aircraft is to design an antenna that is capable of operating on a low frequency band and increasing the Gain parameter as a long range. This Final Project, designed the yagi antenna design for air surveillance radars that are capable of working at Very High Frequency (VHF) frequencies with a center frequency of 150 MHz. This design design includes single design and antenna arrays. To get the maximum Gain, the radar antenna is designed by stacking 8 × 2 yagi antennas. The measurement results of single antenna simulation for VSWR, Return Loss and Gain are 1.457, -11,954 dB, and 13.19 dB, respectively. Whereas the simulation results of Yagi 8 × 2 for VSWR, Return Loss and Gain are 1.357, -18.5 dB, and 22.58 respectively. The simulation results are compared with the results of successive measurements for VSWR and Return Loss of 1.3609 and -16.34 dB. From the simulation results the antenna that is made has unidirectional radiation pattern properties and is able to detect F117A Nighthwk aircraft in the range of 19.8 Km Keywords: Air Surveillance Radar ,VHF Radar, Yagi Stack Antenna and Stealth Aircraf
Pengaruh Konfigurasi Atap Bangunan Terhadap Beban Termal Ruangan Cornellius Wisesa Wisnu Bayu Kresna; Ery Djunaedy; M Saladin Prawirasasra
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendingin udara berperan besar dalam konsumsi energi rumah tangga di Indonesia. Meningkatnyapertumbuhan ekonomi Indonesia diikuti dengan peningkatan penggunaan pendingin udara, namun tidakdiikuti dengan konfigurasi atap bangunan yang sesuai. Bangunan memiliki beberapa bagian yang menjadiselubung bangunan dan atap merupakan selubung teratas yang terpapar pancaran matahari sepanjanghari. Ada banyak jenis konfigurasi atap yang terdiri dari berbagai macam material. Ada beberapapenelitian yang menyebutkan tiap material atap mempengaruhi beban termal pada ruang dibawahnya.Namun belum diketahui konfigurasi yang paling baik dalam mencegah peningkatan beban termal ruangyang disebabkan radiasi matahari. Dengan kecilnya beban termal maka mengurangi konsumsi energipendingin ruangan. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian menggunakan EnergyPlus dengan 7material atap, 6 material plafon, 4 material insulasi, dan 2 jenis aluminium foil dengan 5 skenario. Hasilnyapada bangunan studi kasus berupa minimarket di Universitas Telkom, konfigurasi skenario 3 denganmaterial atap bitumen, insulasi polyester dan aluminium foil bubble pada bagian bawah atap, dan plafonakustik memiliki performa yang paling baik. Kata Kunci: Selubung bangunan, beban termal, konfigurasi atap.Abstract Air conditioning contributes for energy consumption of residential building in Indonesia. The Indonesiaeconomic growth followed by increased use of air conditioning, but not followed by appropriate roofconfiguration. Building has a several parts as building envelope and the roof is the upper building envelopeexposed to the sun’s rays throughout the day. There is a lot of building roof configuration composed by variouskinds of materials. Several study said that every materials give an effect to thermal loads of the room. However,it is not known which configuration is best in preventing an increase in room thermal load caused by solarradiation. A small thermal loads help to reduce the air conditioning energy consumption. In this study, testinghas been carried out using enegyPlus with 7 roofing materials, 6 ceiling materials, 4 insulation materials, and2 types of aluminum foil with 5 scenarios. The result is in case studies building: minimarkets at TelkomUniversity, scenario 3 configuration with bitumen roofing material, polyester insulation with bubble aluminumfoil below roofing material, and acoustic ceiling has the best performance.Keywords: Building envelope, thermal loads, roof configuration.
Klasifikasi Jenis Zat Narkotika Dengan Menggunakan Metode Gray Level Co-occurrence Matrix (glcm) Dan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation (jst-bp) Irdin Arjulian; Raditiana Patmasari; R. Yunendah Nur Fu'adah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Narkoba adalah suatu zat adiktif yang masuk kedalam tubuh yang mempengaruhi susunan sistem saraf atau otak yang berdampak buruk pada tubuh. Melihat alat pengujian jenis narkoba yang ada pada saat ini memerlukan biaya lebih mahal sehingga, menyebabkan terbatasnya alat yang dipunya dan tidak semua petugas yang berwenang melakukan penyidikan narkoba membawa alat saat sedang berkerja. Karena begitu seriusnya kasus narkoba di Indonesia diperlukan juga alat pendukung yang memadai untuk membantu para petugas saat berkerja. Maka dari itu, diperlukan suatu sistem yang dapat mengklasifikasikan jenis zat narkotika untuk dapat menjadi alternatif lain dalam pengujian jenis zat narkoba. Pada tugas akhir ini, sistem klasifikasi jenis zat narkoba yang dibuat menggunakan metode Gray Level Cooccurrence Matrix (GLCM) untuk ekstraksi ciri pada narkoba dengan klasifikasi menggunakan Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation (JST-BP) untuk pencocokan basis data citra terhadap input yang akan di identifikasi. Hasil penelitian ini menggunakan 150 data citra latih dan 125 citra uji data jenis zat narkotika yang diambil menggunakan kamera dino-lite digital microscope AM3111T dengan hasil performansi sistem, nilai akurasi tertinggi 96,80% dan waktu komputasi 0,0897 detik. Hasil tersebut didapatkan dengan menggunakan parameter jarak piksel, arah sudut, level kuantisasi, 7 fitur ciri GLCM, pada klasifikasi JST-BP menggunakan parameter hidden layer, dan iterasi (epoch). Kata Kunci: Narkotika, Gray Level Co-occurrence Matrix, Jaringan Saraf Tiruan Backpropagation. Abstract Drugs is something substance addictive that entry into human body which affects arrangement neural system or brain that has bad impact on the body. Tool testing type of drugs that exists is more expensive. Expensive testing equipment for drugs, make tools become limited to use and no all the authorized officer conducts a drug investigation bring tool when worked. Because of that, case drugs in Indonesia that also needs supportive tool to help officer worked. Therefore, a system is needed that can classify the types of narcotics substance to be an alternative testing drugs substance. In this final project, the classification system for drugs substance using Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) method for extraction characteristic image with classification using Artificial Neural Network Backpropagation (ANN-BP) for testing database images are tested by input data drugs that will be identified. The results of this study used 150 training images data and 125 test images of types narcotics substance, data taken using camera dino-lite digital microscope AM3111T with system performance results, the highest accuracy value is 96,80% and the computing time 0,0897 seconds. These results are obtained by using parameters of pixel distance, angle direction, quantization level, 7 features extraction GLCM, in the classification ANN-BP using parameters hidden layer, and iteration (epoch). Keywords: Narcotics, Gray Level Co-occurrence Matrix, Artificial Neural Network Backpropagation
Antena Inverted Planar F Compact S-band Untuk Penerima Wireless Body Area Network Darryl Juneldo Lumban Tobing; Heroe Wijanto; Yussi Perdana Saputera
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu perangkat WBAN (Wireless Body Area Network) yang kini menjadi sorotan, yaitu body worn antenna yang bisa terintegrasi dengan perangkat tertentu. Perangkat tersebut digunakan, antara lain dalam bidang kesehatan, seperti aplikasi medis yang mengumpulkan data kondisi pasien berupa denyut jantung, laju pernapasan, atau kadar oksigen pada darah. Pengukuran PIFA menghasilkan antenna yang bisa diaplikasikan untuk komunikasi WBANs yang bekerja pada rentang frekuensi bluetooth (2,440 – 2,448 GHz), VSWR ≤ 1.5, return loss ≤ –15 dB dengan menggunakan substrat FR-4. Hasil pengukuran pada frekuensi tengah (2.444 GHz) adalah return loss -23.484 dB, VSWR 1.1497 dan impedansi 43.547 Ω. Kata Kunci: Wireless Body Area Network, Planar Inverted F-Antenna, Mikrostrip Abstract One of the WBAN Wireless Body Area Network (WBAN) devices that is now in the spotlight is a worn antenna body that can be integrated with certain devices implemented in the health field such as medical applications that collect patient condition data such as heart rate, respiratory rate, or blood oxygen level. The design and simulation of PIFA is expected to produce antennas that can be applied to WBANs communication working on the bluetooth frequency range (2.440 – 2448 GHz), VSWR ≤ 1.5, and return loss ≤ −15�� by using FR-4 substrate. The results of meaasurement of return loss at the middle frequency 2.444 GHz) are -23.484, VSWR 1.1497 and impedance 43.547Ω. Keywords: Wireless Body Area Network, Plannar Inverted F-Antenna, Microstrip
Perancangan Dan Realisasi Antena Array Patch Segi Enam Dengan Slot Square Ring Untuk Mimo 4×4 Pada Frekuensi 15ghz Muhammad Rustiyarso; Levy Olivia Nur; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada komunikasi seluler 5G dibutuhkan frekuensi tinggi berguna untuk meningkatkan kapasitas trafik, meninjau kapasistas dan jangkauannya, salah satu kandidat frekuensi yakni pada 15 GHz. Dikarenakan bekerja pada frekuensi tinggi maka sinyal rentan terhadap pemantulan karena panjang gelombang yang semakin kecil berakibat pada timbulnya fading tinggi. Maka daripada itu digunakan sistem antenna MIMO (Multiple Input, Multiple Output) yang dapat menjadi solusi untuk permasalahan pemantulan dan scattering gelombang, yang sering terjadi untuk komunikasi pada frekuensi tinggi. Antena ini pun membutuhkan intergrasi yang mudah maka mikrostrip menjadi salah satu teknologi yang cocok untuk hal ini. Antena yang dirancang adalah antenna MIMO dengan 4 elemen, pada setiap elemennya terdapat patch segi enam dan slot square ring pada patchnya. Slot diberikan bertujuan untuk memperbesar bandwidth dari antena, sedangkan penyusunan secara array bertujuan untuk meningkatkan gain antenna. Bahan yang digunakan sebagai substrat yaitu Duroid 5880 dengan ketebalan 1.575 mm dan cooper sebagai patch dengan ketebalan 0.035 mm Antena yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki dua frekuensi kerja yaitu 15 GHz dan 28 GHz, pada frekuensi 15 GHz antena memiliki return loss -12,1803 dB dengan bandwidth 1,48 GHz dan gain 7,4741 dB pada simulasi, memiliki return loss -4,6548 dB dan gain 8,39 dBi pada pengukuran. Pada frekuensi 15 GHz antena memiliki polarisasi sirkular dengan nilai axial ratio 2,1241 dB pada simulasi, 4,15 dB pada pengukuran. Kata kunci : Antena, MIMO, Mikrostrip, Square Ring Slot, 15 GHz Abstract In 5G cellular communication, high frequency is needed to increase traffic capacity, review capacity and reach, one of the candidate frequencies is at 15 GHz. Because it works at high frequencies the signal is vulnerable to reflection because the smaller the wavelength results in the emergence of high fading. So than that MIMO (Multiple Input, Multiple Output) antenna system is used which can be a solution for reflecting problems and wave scattering, which often occurs for communication at high frequencies. This antenna also requires easy integration so microstrip is one of the technologies that is suitable for this. The designed antenna is a MIMO antenna with 4 elements, in each element there is a hexagon patch and a square ring slot on the patch. The given slot aims to increase the bandwidth of the antenna, while array arrangement aims to increase antenna gain. The material used as a substrate is FR4-Epoxy with a thickness of 1.6 mm and cooper as a patch with a thickness of 0.035 mm. The antennas produced in this study used a frequency of 15 GHz. at 15 GHz the antenna has a return loss of -19.0686 dB with a bandwidth of 750 MHz and a gain of 9.119 dB in the simulation, a return loss of -14,3348 dB and a gain of 9.89 dB in the measurement. At 15 GHz the antenna has a linear polarization with an axial value of 5.1356 dB in the simulation, 4.15 dB in the measurement. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 4503 Keywords: Anttena, MIMO, Mikrostrip, Square Ring Slot, 15 GHz
Analisis Kelayakan Dan Perancangan Website Startup Digital Pembukaan Usaha Fotografi “ceritera Indonesia” Di Surabaya Aldian Muhammad; Endang Chumaidiyah; Meldi Rendra
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Ceritera Indonesia adalah usaha startup digital yang bergerak di bidang fotografi yang berdiri di Surabaya. Layanan yang ditawarkan berbeda dengan bisnis fotografi pada umunya, Ceritera Indonesia melayani kebutuhan fotografisaat berlibur. Usaha ini merupakan ide baru sehingga perlu dilakukan sebuah studi analisis kelayakan. Pertimbangan studi tersebut adalah aspek pasar, aspek teknis, perancangan website, dan aspek finansial. Data aspek pasar dikumpulkan dengan metode kuesioner dan didapatkan jumlah pasar potensial sebesar 82%, pasar tersedia sebesar 71% dari pasar potensial, dan pasar sasaran 0,0016% dari pasar tersedia. Aspek teknis digunakan untuk mengetahui proses bisnis, kebutuhan tenaga kerja, kebutuhan dan biaya investasi serta lokasi usaha. Perancangan website gunakan untuk mengetahui proses pertukaran informasi yang terjadi di dalam website. Aspek finansial digunakan untuk mengetahui kelayakan usaha ini. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai net present value (NPV) yaitu Rp Rp339.526.648, internal rate of return (IRR) yaitu 30,54%, dan payback period (PBP) yaitu 2,808 tahun. Nilai NPV lebih dari nol, PBP kurang dari periode implementasi, serta IRR lebih dari MARR 10%, maka usaha Ceritera Indonesia dapat disimpulkan layak untuk didirikan. Kata kunci: Analisis Kelayakan, NPV, PBP, IRR, Ceritera Indonesia Abstract Ceritera Indonesia is a digital startup business engaged in photography that established in Surabaya. The services offered are different from the photography business in general, ceritera Indonesia servephotography needs while on vacation. This business is a new idea so it is necessary to do a feasibility analysis study. The study considerations are market aspects, technical aspects, website design, and financial aspects. Data on market aspects are collected by questionnaire method and obtained by the number of potential markets is 82%, available markets are 71% of potential markets, and target markets are 0.0016% of available markets. Technical aspects are used to find out business processes, labor requirements, investment needs and costs and business location. Website design uses to know the process of exchanging information that occurs on the website. Financial aspects are used to determine the feasibility of this business. From the calculation results, the net present value (NPV) is Rp339.526.648, the internal rate of return (IRR) is 30,54%, and the payback period (PBP) is 2,808 years. The NPV value is more than zero, PBP is less than the implementation period, and the IRR is more than 10% MARR, thus Ceritera Indonesia can be concluded as feasible to be established. Keywords: Feasibility analysis study, NPV, PBP, IRR, Ceritera Indonesia
Desain Dan Implementasi Smart Switching Pada Sistem Catu Daya Listrik On Grid Muhammad Bahar Rizqi; Porman Pangaribuan; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini energi listrik merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan fenoma, saat ini Masyarakat Indonesia rata-rata masih menggunakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai listrik utama di rumahnya. Sedangkan sebagian besar energi yang digunakan PLN berasal dari energi tidak terbarukan. Seperti yang telah diketahui energi tidak terbarukan salah satunya menggunakan batu bara. Di masa yang akan datang, penggunaan energi listrik di masyarakat akan semakin besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan energi yang berasal dari batu bara semakin menipis. Dari kondisi tersebut, membuat penghematan energi listrik perlu dilakukan agar penggunaan energi di bumi tidak terbuang sia-sia. Teknologi Photovoltaic yang mengkonversi langsung cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan bahan semikonduktor yang disebut sel surya (solar cell) merupakan salah satu pilihan yang dapat menggantikan sumber energi listrik di Indonesia. Energi listrik yang tersedia di rumah tentunya memiliki kapasitas daya yang dapat diterima oleh PLN. Kemudian panel surya ditambahkan sebagai sumber energi kedua setelah PLN. Dari kondisi tersebut, perlu dilakukan pembuatan smart switching sebagai alat untuk mengubah energi listrik secara otomatis sebagai cara baru mengurangi energi yang berasal dari batu bara dengan sistem catu daya listrik on grid. Alat ini dapat mengukur pada penggunaan baterai secara real time dan beban AC secara real time untuk memberikan informasi tentang penggunaan daya listrik serta pada sistem ini menyediakan pilihan sumber energi yang akan digunakan ,seperti PLN atau baterai yang dihubungkan dengan inverter secara otomatis. Alat ini didesain mampu memberikan pencegahan kerusakan pada baterai karena DOD baterai yang digunakan adalah 70%. Kata kunci : Energi listrik, Photovoltaic, Beban AC, sistem pengukuran, smart switching.
Perancangan Perbaikan Komunikasi Pemasaran Ukm Cuanki Laksana Menggunakan Metode Benchmarking Fikri Vino Prasetya; Husni Amani; Ima Normalia Kusmayanti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cuanki Laksana adalah salah satu UKM yang bergerak di bidang Kuliner yang sedang berkembang di Kota Cimahi. Cuanki Laksana adalah bidang usaha kuliner yang memiliki harga yang ekonomis dan mempunyai kualitas yang baik. Masalah pada Cuanki Laksana yaitu penjualan Cuanki Laksana yang cenderung naik turun setiap bulan nya,dan penjualan nya paling sedikit bila dibandingkan dengan brand kompetitornya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi program komunikasi pemasaran bagi Cuanki Laksana untuk meningkatkan penjualannya dan membentuk kesadaran mereknya. Perancangan program komunikasi pemasaran tersebut menggunakan metode benchmarking dan menggunakan Tools Analytical Hierarchy Process untuk memilih partner benchmark-nya beserta dengan bauran komunikasi pemasarannya. Pada penelitian ini disusun kriteria AHP yang dibentuk dari bauran komunikasi pemasaran. Alternatif partner benchmark yang digunakan dalam AHP merupakan pesaing dari Cuanki Laksana karena penelitian ini menggunakan competitive benchmarking. Rekomendasi program komunikasi pemasaran pada penelitian ini adalah menerapkan Copywriting yang sesuai, Menambah jumlah alternatif promosi yang digunakan (free shipping& Free Product), Memberikan diskon pada hari-hari besar dan event tertentu, Mengevaluasi dan menerapkan e-marketplace yang akan digunakan,Membuat sebuah website yang berguna untuk memudahkan proses transaksi dan memudahkan pemasaran produk serta fitur website nya dapat dipahami, Menjadi sponsor acara sebuah expo dengan skala daerah/regional atau Nasional, Membuat rencana untuk menentukan dan menambah frekuensi posting, Menerapkan dan memanfaatkan sarana endorsement.dan Membuat store baru atau menjalin kerjasama dengan store yang menjual produk yang sama Kata Kunci: Analytical Hierarchy Process,Benchmarking,Program Komunikasi Pemasaran,UKM
Perancangan Pengontrol Intensitas Cahaya Dengan Logika Fuzzy Pada Purwarupa Rumah Pintar Ibrahim Fahri Fuady; Reza Fauzi Iskandar; Asep Suhendi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Smart Home adalah rumah yang memiliki sebuah sistem lingkungan cerdas. Sistem pencahayaan ruangan merupakan salah satu faktor penting dalam kinerja sebuah bangunan.Prinsip kerja sebuah lampu pada ruangan pada umumnya menggunakan sistem on-off, yanghanya memperhatikan kondisi gelap terang suatu ruangan. Hal ini dapat menimbulkanketidaknyamanan dan ketidakefisenan energi listrik. Prinsip kendali sistem otomatis yangdigunakan adalah kendali fuzzy. Dalam hal ini sistem inferensi fuzzy yang digunakan adalahMetode Sugeno. Komposisi aturan mengunakan operator AND dan IF-THEN, prosesdefuzzifikasi menggunakan metode COG (Center of Gravity). Elemen pengendali pada sistemkontrol ini ialah mikrokontroller dengan masukan set poin dan sensor cahaya (LDR).Informasi dari pengendali akan dikirim kepada plan dalam sistem yaitu AC Light Dimmer danLampu. Sistem ini diuji dalam sebuah protipe ruang uji. Alat ini dapat performa terbaik adapada titik 200 lux, pada titik tersebut saat diuji tanpa diberikan gangguan respon sistem yangdihasilkan ialah 8 detik untuk waktu naik, 12 detik untuk mecapai kondisi tunak, overshoot5.5% dan galat dalam keadaan tunak sebesar 0.33%. Dan saat diberikan gangguan sistemmemerlukan waktu 9.5 detik untuk kembali pada kondisi tunak dan harga galatnya 0.3%.Kata kunci : Logika Fuzzy, Mikrokontroller, PencahayaanAbstract Smart Home is a home that has a smart environmental system. The room lightingsystem is one of the important factors in the performance of a building. The working principleof a lamp in a room generally uses an on-off system, which only see the dark conditions of aroom. This can cause discomfort and inefficiency in electrical energy. Indoor lighting can becontrolled automatically, so the lighting conditions in a room can be controlled regardless ofthe outside light. In this research, the control principle of the automation system used is fuzzycontrol. In this case the fuzzy inference system used is the Sugeno Method. The compositionof the rules uses AND and IF-THEN operators, the defuzzification process uses the COG(Center of Gravity) method. The controlling element in this control system is themicrocontroller with input from set points and light sensors (LDR). Information from thecontroller will be sent to the plan in the system, and the plan are AC Light Dimmer and Lamp. This system tested on a prototype. The result of the test is this system best performance at 200lux, at that point when a system tested without a light disturbance, system response are 8second for rise time, 12 second to reach steady state, 5.5% for overshoot and steady state erroris 0.33%. And the system response when given a light disturbance are system take 9.5 secondto return to steady state and price of the error is 0.30%.Keywords: Fuzzy Logic, Microcontroller, Illumination

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue