cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Penentuan Kebijakan Persediaan Suku Cadang Pada Mesin Laser Cutting Cnc Di Pt Pindad Dengan Mempertimbangkan Ketidakpastian Laju Kerusakan Menggunakan Metode Continuous Review Untuk Meminimasi Total Biaya Persediaan M Ikhbal Efendi; Luciana Andrawina; Putu Giri Artha
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan di PT Pindad (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Peralatan pertahanan dan keamanan negara. Sebagai perusahaan manufaktur yang memproduksi alat-alat berat, PT Pindad menggunakan berbagai jenis mesin untuk mendukung proses produksinya. Akan tetapi, perusahaan belum tepat dalam menentukan jumlah persediaan suku cadang yang harus dipersiapkan untuk mengganti suku cadang yang rusak. Objek mesin pada penelitian ini adalah mesin laser cutting CNC karena berdasarkan hasil pengumpulan data di lapangan mesin ini menguras pengeluaran sebesar 76,13% dari total pembelian suku cadang mesin dan terdapat suku cadang yang mengalami stock out serta adanya gap antara jumlah pemakaian dengan jumlah pembelian selama periode 2019. Penelitian ini dilakukan agar dapat memberikan usulan kebijakan persediaan dengan memperhitungkan kebutuhan suku cadang berdasarkan laju kerusakan untuk satu periode yang akan datang menggunakan metode Poisson Process. Kebijakan persediaan dilakukan dengan metode Continuous Review untuk meminimasi total biaya persediaan. Hasil dari kebijakan persediaan usulan pada penelitian ini dapat menurunkan total biaya persediaan hingga 28,90% atau sebesar Rp415.003.518,05 dari kondisi aktual. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat merancang aplikasi untuk pengelolaan persediaan suku cadang yang terintegrasi dengan pihak maintenance dan supply chain. Kata kunci : suku cadang, poisson process, continuous review, laju kerusakan, stockout Abstract This research was conducted at PT Pindad (Persero) which is a State-Owned Company (BUMN) that is engaged in the field of defense and state security equipment. As a manufacturing company that manufactures heavy equipment, PT Pindad uses various types of machinery to support its production process. However, the company has not precisely determined the number of parts that must be prepared to replace damaged parts. The object of the machine in this study is a laser cutting CNC machine because based on the results of data collection in the field this machine drains 76.13% of the total cost of purchasing machine parts, there are spare parts that experience stock out and there is a gap between the number of uses and the number of purchases during the 2019 period. This research was conducted to provide an inventory policy proposal by calculating the expected demand for spare parts based on the failure rate for the coming period using the Poisson Process method. Inventory policy is carried out using the Continuous Review method to minimize the total inventory cost. The results of the inventory policy proposed in this study can reduce the total cost of inventory by 28.90% or Rp.415,003,518.05 from the actual condition. Keywords: spare part, poisson process, continuous review, failure rate, stockout
Perencanaan Jaringan 4g Lte 700 Mhz dan 900 Mhz Menggunakan Microwave Backhaul Di Kecamatan Sumba Tengah Daerah 3t Avenuto Detantra; Uke Kurniawan Usman; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menurut Badan Pusat Statistik Sumba Tengah merupakan daerah penduduk termiskin di Provinsi Nusa Tenggar Timur. Dikarenakann letak daerah yang berada jauh dari ibu kota provinsi menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat sehingga pembangunan infrastruktur yang belum merata. Sumba Tengah termasuk dalam daerah 3T, Daerah 3T merupakan daerah tingkat desa atau kelurahan terluar yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Pada perencanaan ini telah dilakukan perbandingan perancangan LTE frekuensi 700 MHz dan 900 MHz dengan menggunakan microwave link backhaul. Parameter yang akan dianalisis yaitu nilai RSRP, SINR, throughput disimulasikan menggunakan software Atoll. Selanjutnya dilakukan perencanaan microwave link backhaul dengan frekuensi kerja berdasarkan jarak link backhaul. Parameter pada perencanaan ini adalah availability dan level daya terima yang disimulasikan menggunakan software Pathloss 5.0. Berdasarkan hasil simulasi perencanaan LTE dengan frekuensi 700 MHz diperoleh hasil rata-rata untuk parameter RSRP sebesar -60,44 dBm, SINR sebesar 5,82 dB, dan throughput sebesar 13,38 Mbps. Sedangkan dengan frekuensi 900 MHz diperoleh hasil rata-rata untuk parameter RSRP sebesar -62,84 dBm, SINR sebesar 6,64 dB, dan throughput sebesar 15,48 Mbps. Berdasarkan simulasi microwave link backhaul terpenuhi pencapaian LoS dengan nilai rata-rata fade margin sebesar 41,87 dBm dan availability sebesar 100 %. Kata kunci: LTE, microwave backhaul, RSRP, SINR, throughput
Pengembangan Aplikasi Jobbie: Pencarian Dan Penyedia Lapangan Kerja Berbasis Mobile Febrian Rizky; Nadia Fitri Safira; Bima Syaftian
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Meningkatnya angka pengangguran akibat pandemik Covid – 19, masyarakat Indonesia juga kesulitan menemukan lowongan kerja yang baru karena keterbatasan pengetahuan dan informasi tentang lowongan kerja disebabkan maraknya lowongan hoax atau tidak valid yang tersebar di media sosial yang merugikan masyarakat. Jobbie merupakan aplikasi yang dirancang untuk memudahkan para pencari pekerjaan dan pencari calon pekerja yang khususnya untuk wilayah Bojongsoang, dengan adanya aplikasi ini dapat mengakses tentang informasi lapangan kerja untuk semua kalangan dan perusahaan mempunyai kewenangan untuk menetapkan prosedur penerimaan maupun proses rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan sehingga para pencari pekerjaan mendapatkan kepastian untuk proses rekrutmen. Aplikasi ini menggunakan API Level 21 versi 5.0 untuk menjalankan programnya dengan database MYSQL dan menggunakan metode Extreme Programming (XP) sebagai teknis mengembangkan perangkat lunak. Metode ini merupakan pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan berbagai tahapan dalam proses pengembangan sehingga menjadi lebih adaptif dan fleksibel. Pengujian aplikasi jobbie dilakukan untuk mengetahui kualitas maupun keberhasilan dari aplikasi yang telah dirancang dengan menggunakan unit testing yaitu black box. Kata Kunci: Jobbie, Extreme Programming (XP), Unit Testing Abstract Rising unemployment rate due to Covid-19 pandemic, Indonesians are also having difficulty finding new jobs because limited knowledge and information about job openings due to the rise of hoax vacancies or spread on social media to the detriment of society. Jobbie is an app designed to make it easier for job seekers and prospective workers who are especially for the Bojongsoang region, with this application can access about employment information for all people and the company has the authority to establish procedures for the receipt of recruitment process carried out by the company so that job seekers get certainty for the recruitment process. The app uses API Level 21 version 5.0 to run its programs with a MYSQL database and using the Extreme Programming (XP) method as technically developing software. This method is a software development approach or model which tries to simplify the various stages in the development process so that it becomes more adaptive and flexible. Jobbie application testing is carried out to find out the quality and success from the application that has been designed by using the testing unit that is black box. Keywords: Jobbie, Extreme Programming (XP), Unit Testing
Perancangan Business Intelligence Dashboard Untuk Mendukung Keputusan Dalam Penyediaan Layanan Jaringan Berdasarkan Traffic Jaringan Internet Telkomsel Menggunakan Metode Business Dimensional Lifecycle Revo Faris Saifuddin; Rachmadita Andreswari; Edi Sutoyo
eProceedings of Engineering Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operator telekomunikasi seluler (Telkomsel) dengan berbagai produk dan layanan dalam memenuhi kebutuhan pengguna operator seluler. Layanan yang ditawarkan tidak hanya layanan suara, multimedia, dan internet. Berdasarkan APJII jumlah pengguna internet pada periode tahun 2019 – 2020 di Indonesia mencapai 196,7 juta, meningkat dari tahun 2018 dengan jumlah 23,5 juta atau 8,9 persen. Kepala Bidang Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat gangguan Jaringan internet banyak dikeluhkan saat pandemi dengan pengaduan terkait permasalahan telekomunikasi pada tahun 2020, persentase pengaduan terhadap operator tertinggi yaitu Telkomsel sebesar 29,7 persen. Jumlah pengguna layanan jaringan internet yang sangat banyak dapat menurunkan nilai quality of service dan meningkatkan packet loss pengguna jaringan. Implementasi business intelligence menggunakan pentaho dengan metode business dimensional life cycle pada PT. Telkomsel. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan proses ETL (extraction, transform, and load) dengan menggunakan Pentaho Data Integration. Hasil dari penelitian tugas akhir ini yaitu tampilan business intelligence dashboard, berupa pengguna layanan teknologi internet berdasarkan perangkat yang digunakan untuk mengakses layanan internet dan pengguna layanan teknologi jaringan internet berdasarkan teknologi jaringan internet pada wilayah regional Jabotabek. Analisis yang dihasilkan bertujuan untuk pertimbangan bagi pihak PT. Telkomsel dalam meningkatkan layanan jaringan pada wilayah pengguna yang tinggi sehingga dapat meningkatkan customer retention pada perusahaan Telkomsel. Kata Kunci: Business Intelligence, ETL, Dashboard
Hoax Detector Covid 19 Indonesia Di Twitter Menggunakan Metode Klasifikasi Rocchio Revi Chandra Riana; Yuliant Sibaroni
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi membuat komunikasi semakin mudah dengan menggunakan media sosial, begitupun berita yang tersebar didalamnya tidak dapat tervalidasi segala isinya. Hoax adalah berita yang diterbitkan tanpa mengacu pada berita yang benar atau berita yang salah. Untuk mengetahui hoax atau tidak suatu berita, kita bisa menggunakan metode klasifikasi khususnya klasifikasi Rocchio. Dengan akurasi yang cukup tinggi untuk mengklarifikasi berita, diharapkan hoax dapat dengan mudah teridentifikasi menggunakan klasifikasi Rocchio. Untuk kasus ini, metode n-gram digunakan sebagai tambahan parameter untuk mengukur tingkat akurasi dan keefektifan dari klasifikasi Rocchio. Hasil akhir berupa evaluasi dari tingkat akurasi Klasifikasi Rocchio untuk pengujian dengan unigram sebesar 0.87, untuk bigram sebesar 0,77, dan untuk trigram sebesar 0,66. Berdasarkan pengujian yang dilakukan menggunakan n-gram, disimpulkan bahwa gabungan urutan n-gram menentukan akurasi yang didapatkan, semakin banyak urutan n-gram akurasi akan semakin kecil Kata kunci : Hoax, Klasifikasi, Rocchio, Data, Twitter.
Perancangan Strategi Positioning Linkaja Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Metode Multidimensional Scaling (Mds) Dan Swot Analysis Novreyna Ludmilla Alda; Sari Wulandari; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Awal triwulan tahun 2019 terjadi peningkatan nilai transaksi dan volume transaksi uang elektronik di Indonesia. Perkembangan uang elektronik berbanding lurus dengan tingginya kompetisi perusahaan yang bergerak dibidang mobile payment. LinkAja adalah salah satu aplikasi mobile payment yang menjadi representative dari kolaborasi beberapa BUMN di Indonesia. LinkAja memiliki gejala masalah diantaranya nilai transaksi yang sebesar 1% dibandignkan pesaingya, dan juga rendahnya diferensiasi LinkAja dengan pesaingnya. Salah satu kunci keberhasilan menghadapi persaingan ialah dengan membangun competitive differentiation dengan cara merancang dan melakukan strategi positioning. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menentukan atribut-atribut aplikasi mobile payment yang digunakan pada perceptual mapping, (2) Memetakan posisi LinkAja dan kompetitornya berdasarkan perceptual mapping, (3) Menentukan analisis SWOT atribut perbaikan LinkAja berdasarkan perceptual mapping, dan (4) Merumuskan rancangan strategi positioning untuk LinkAja. Penelitian ini menghasilkan strategi positioning untuk setiap atribut-atribut yang menjadi dasar perbaikannya diantaranya adalah (1) Memanfaatkan koneksi BUMN untuk mendukung berkembangnya aplikasi dan sebagai touch point, (2) Memanfaatkan teknologi untuk mendukung sistem uji coba LinkAja agar berkualitas baik, (3) Membangun kerjasama dengan pesaing mengenai perkembangan aplikasi, (4) Memahami kebutuhan masyarakat dan perilaku konsumen untuk pertimbangan perkembangan aplikasi, (5) Meningkatkan kerjasama dengan mitra kerja untuk mengurangi adanya biaya admin, dan (6) Mengembangkan fitur-fitur unggulan LinkAja. Kata Kunci: Positioning, Multidimensional Scaling, Perceptual Mapping, SWOT, Aplikasi Mobile Payment, LinkAja. Abstract Early in the first quarter of 2019, there was an increase in the transactions value and transaction volume of electronic money in Indonesia. The growth of electronic money is directly proportional to the high degree of competition in companies engaged in mobile payment area. LinkAja is a mobile payment application that is representative of the several Small Medium Enterprises (SOEs) collaboration in Indonesia. LinkAja has problem symptoms including a transaction value of 1% in comparison with its competitors, and also the low differentiation of LinkAja compared to its competitors. One of the keys success of facing the competition is to gain competitive differentiation by formulating and implementing positioning strategies. The objectives of this study are (1) Determine the attributes of the mobile payment application used in perceptual mapping, (2) Map the position of LinkAja and its competitors based on perceptual mapping, (3) Determine the SWOT analysis of LinkAja improvement attributes based on perceptual mapping, and (4) Formulate a positioning strategy for LinkAja. This research resulting a positioning strategy for each of the attributes that became the basis for improvement including (1) Utilizing BUMN networking connections to support application development and act as a touch point, (2) Utilizing technology to support the LinkAja trial system for improved quality, (3) Forming partnership with competitors regarding application development, (4) Understanding consumer needs and behavior as a consideration in application development, (5) Enhancing collaboration with partners to reduce administrative costs, and (6) Developing excellent features of LinkAja. Keywords: Positioning, Multidimensional Scaling, Perceptual Mapping, SWOT, Mobile Payment Application, LinkAja.
Designing Electronic Kanban To Reduce Lead Time On Cone Assembly Line In Pt Xyz Nadhifah Aqilah Nugraha; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Airplanes manufacturing are growing along with the increasing demand from consumers. PT XYZ is a manufacturing company of aircraft included the design and development, manufacture, assembly, and services of aircraft. The helicopter's tail called Tailboom is a product of the helicopter division, where the Tailboom assembly line is a pull system. Based on observations of existing conditions that occur at PT XYZ, production is still unable to meet demands of consumers, Lead Time occurs greater than the plan agreed upon by the consumers. In the assembly process, each work station experiences a lack of parts and component needed to assemble. This happens because of the delay in getting the required part information and there is no warning about the availability of parts needed, it makes some parts unavailable in assembly warehouse. The lack of parts and components from the previous work station causes the assembly process to stop and the assembly line also stops at the next station. In its completion, the production time was late and not on schedule. In resolving these problems, controlling process is needed, which is controlling the assembly line to get all components and sub-assembly in the right amount and at the right time. This study applies one of Just In Time tools, namely Kanban and automation should be added as efficiently and effectively communication line becomes Electronic Kanban. The problem can be solved by reducing buffer such as waiting time and idle time. The proposed results of controlling the assembly line of Tailboom result in a smooth assembly line without waiting, reduced lead time and achieving production time according to the schedule agreement with the consumers. Keywords— Kanban, E-Kanban, Lead Time, Pull System. Abstrakt— Manufaktur pesawat terbang tumbuh seiring dengan meningkatnya permintaan dari konsumen. PT XYZ adalah perusahaan manufaktur pesawat yang mencakup dalam desain dan pengembangan, pembuatan, perakitan, dan perawatan pesawat. Ekor helikopter yang disebut Tailboom adalah produk dari divisi helikopter, dengan lini perakitan Tailboom adalah sistem tarik. Berdasarkan pengamatan terhadap kondisi saat ini di PT XYZ, produksi masih belum dapat memenuhi permintaan konsumen, Lead Time terjadi lebih besar dari rencana yang disepakati oleh konsumen. Dalam proses perakitan, setiap stasiun kerja mengalami kekurangan komponen yang dibutuhkan untuk merakit. Hal ini terjadi karena keterlambatan dalam mendapatkan informasi bagian yang diperlukan dan tidak ada peringatan tentang ketersediaan suku cadang yang dibutuhkan, hal ini membuat beberapa komponen tidak tersedia di gudang perakitan. Kurangnya komponen dari stasiun kerja sebelumnya menyebabkan proses perakitan berhenti dan lini perakitan juga terhenti di stasiun berikutnya. Sehingga, waktu produksi terlambat dan tidak sesuai jadwal. Dalam menyelesaikan masalah ini, diperlukan adanya proses pengendalian, yaitu mengendalikan lini perakitan untuk mendapatkan semua komponen dan sub-perakitan dalam jumlah yang tepat dan pada waktu yang tepat. Penelitian ini menerapkan salah satu alat Just In Time, yaitu Kanban dan ditambahkan otomatisasi sebagai jalur komunikasi yang lebih efisien dan efektif menjadi Elektronik Kanban. Masalah ini dapat diselesaikan dengan mengurangi buffer seperti waktu tunggu dan waktu idle. Hasil yang diusulkan untuk mengontrol jalur perakitan Tailboom menghasilkan jalur perakitan yang lancar tanpa menunggu, mengurangi lead time dan mencapai waktu produksi sesuai dengan perjanjian jadwal dengan konsumen. Kata Kunci- Kanban, E-Kanban, Lead Time, Sistem Tar
Algoritma Perencanaan Jalur Menggunakan Metode Kruskal Dan Gps Untuk Navigasi Hybrid Blimp Drone Adam Fazri Rachman; Angga Rusdinar; Willy Anugrah Cahyadi
eProceedings of Engineering Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone sangat cocok digunakan untuk keperluan logistik. Pada area luas pesawat fixed wing sangat cocok untuk keperluan logistik angkut muatan, namun memiliki ukuran dan kecepatan terbang yang tinggi jika digunakan pada area yang kecil. Sedangkan quadcopter memiliki ukuran dan kecepatan terbang yang rendah sehingga dapat terbang pada area kecil. Akan tetapi quadcopter memiliki durasi terbang dan jangkauan yang pendek. Salah satu pilihan UAV alternatif untuk keperluan logistik angkut muatan adalah blimp (pesawat balon udara). Blimp sangat cocok untuk kebutuhan logistik angkut muatan dengan kecepatan dan ketinggian yang rendah. Daya angkat yang dihasilkan blimp membuat drone dapat terbang lebih lama dan dengan jangkauan yang luas. Pada tugas akhir ini merancang sistem navigasi hybrid blimp drone menggunakan GPS sehingga dapat melakukan navigasi secara autopilot dari home location menuju waypoint. Dengan itu hybrid blimp drone memiliki durasi terbang yang lama, jangkauan yang luas dengan ukuran yang ringkas. Dengan tingkat eror akurasi yang lebih kecil dibanding drone tanpa blimp, yaitu sekitar 0,31m— 1,53m eror per-waypoint. Sehingga dapat memudahkan keperluan angkut muatan pada area kecil sekalipun dan dapat diatur dengan sistem autopilot dari titik awal ke titik yang sudah ditentukan dan kembali pada titik awal penerbangan lagi. Kata kunci— hybrid blimp drone, quadcopter, GPS, path planning
Sintesis Partikel Sub-mikrometer Ws2 Dengan Metoda Elektrokimia Fuad Pratama; I. P. Handayani; Eddy Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partikel sub-mikrometer adalah suatu material yang memiliki ukuran yang lebih kecil dari 1 µm. Dibandingkan dengan material yang memiliki ukuran lebih besar, luas permukaan dan energi gap dari partikel sub-mikrometer lebih besar. Secara umum celah pita energi bergantung pada ukuran partikel dan dapat memodifikasi fotoluminesensinya. Partikel sub-mikrometer dapat dibuat dengan beberapa metode sintesis, seperti metode elektrokimia atau bipolar elektrokimia dan metode chemical reduction. Pada tugas ahkir ini sintesis partikel sub-mikrometer berbahan material WS2 dilakukan dengan metode sintesis elektrokimia yang memvariasikan lama waktu dan konsentrasi yang diberikan. Penelitian ini menggunakan tegangan 4 volt untuk proses sintesis dengan lama waktu sintesis 6 sampai 30 jam. Hasil sintesis diamati setiap 6 jam proses sintesis. Indikator keberhasilan yang dilihat antara lain berhasil membuat partikel sub-mikrometer partikel yang berbeda – beda, dengan ukuran lebih kecil dari 1 µm, dan terdapat photoluminescence untuk menilai karakteristik dari partikel sub-mikrometer. Berdasarkan hasil pengukuran particle size analyzer (PSA) diperoleh ukuran rata - rata untuk proses sintesis 18 jam dan 30 jam adalah 266 nm dan 233,5 nm dengan fotoluminesensi teramati pada rentang panjang gelombang 550 nm – 650 nm pada sampel sintesis 18 jam. Kata Kunci: Metode Elektrokimia, photoluminescence, partikel sub-mikrometer, WS2
Klasifikasi Kesegaran Sayur Kangkung Dan Deteksi Terpapar Bahan Kimia Menggunakan Metode Glcm Dan Knn Rufus Ocsan; Jangkung Raharjo; Irma Safitri
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sayur kangkung dapat diklasifikasikan sebagai sayuran jenis daun yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan dan mudah untuk didapatkan. Namun terdapat hal buruk yang bisa terjadi, jika sayur kangkung sudah tidak segar dan terpapar bahan kimia. Dampak dari sayuran yang terpapar bahan kimia dan yang mengalami pembusukan seperti, kram perut, diare, demam, menggigil, mual, muntah, pusing, kelelahan, lemas, bahkan dampak yang lebih buruk mengakibatkan gangguan seperti pikun, penyakit parkinson, dalam jangka panjang, mengganggu kesuburan pria dan dapat menyebabkan kanker. Oleh sebab itu, Tugas Akhir ini dirancang untuk menghasilkan proses klasifikasi kualitas dan mendeteksi jika terpapar bahan kimia pada sayur kangkung. Data yang digunakan adalah hasil dari pengambilan sayur kangkung pada bagian batang dan daun yang akan dikelola dengan citra digital. Data akan dibagi berdasarkan data latih dan data uji. Sistem menggunakan metode Gray Level Co-ocurrence Matrix (GLCM) untuk mengekstraksi ciri dari data yang telah diolah dengan penggunaan citra digital dan metode K-Nearest Neighbor untuk mengklasifikasikan data. Tugas Akhir ini dilakukan dengan dua kali percobaan yang menghasilkan sebuah sistem untuk mengklasifikasikan kesegaran dan mendeteksi terpapar bahan kimia berdasarkan 3 jenis, yaitu sayur kangkung segar yang tidak terpapar bahan kimia, sayur kangkung segar yang terpapar bahan kimia dan sayur kangkung yang mengalami proses pembusukan. Percobaan pertama sistem ini memiliki akurasi sebesar 42,85% dengan nilai k=1 pada arah sudut 0°, 45°, 90°, 135°. Percobaan kedua system ini memliki akurasi sebesar 100% dengan nilai k=1 pada arah sudut 0°, 45°, 90°, 135°. Kesalahan klasifikasi banyak terdapat pada percobaan pertama dikarenakan nilai karakteristik citra uji lebih dominan dengan nilai karakteristik citra latih dan terdapat data uji yang tidak sempurna. Kata Kunci: Kangkung, Gray Level Co-Occurrence Matrix, K-Nearest Neighbor, Matlab Abstract Kale vegetables can be classified as leafy vegetables that have many health benefits and are easy to obtain. But there are bad things that can happen, if the kale vegetables are not fresh and are exposed to chemicals. The effects of vegetables that are exposed to chemicals and which experience decay, such as stomach cramps, diarrhea, fever, chills, nausea, vomiting, dizziness, fatigue, weakness, even worse effects result in disorders such as dementia, Parkinson's disease, in the long term, disturbing male fertility and can cause cancer. Therefore, this final project is designed to produce a quality classification process and detect if it is exposed to chemicals in kale vegetables. The data used is the result of taking kale vegetables on the stems and leaves which will be managed with digital images. The data will be shared based on training data and test data. The system uses the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) method to extract features from processed data using digital images and the K-Nearest Neighbor method to classify data. This final project was carried out with two experiments which resulted in a system to classify freshness and detect chemical exposure based on 3 types, namely fresh kale vegetables that were not exposed to chemicals, fresh kale vegetables that were exposed to chemicals and vegetables that were subjected to a process of decay. The first experiment of this system has an accuracy of 42.85% with a value of k = 1 at the angle of 0 °, 45 °, 90 °, 135 °. Experiments of these two systems have an accuracy of 100% with a value of k = 1 in the direction of the angle of 0 °, 45 °, 90 °, 135 °. There are many classification errors in the first experiment because the characteristic value of the test image is more dominant with the characteristic value of the training image and there are imperfect test data. Keywords: Kale, Gray Level Co-Occurrence Matrix, K-Nearest Neighbor, Matlab

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue