cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perancangan Manajemen Risiko Strategis Pada Spbe/e-government Berdasarkan Permen Panrb Nomor 5 Tahun 2020: Studi Kasus Pemerintah Kabupaten Bandung Barat Karina Tarigan; Lukman Abdurrahman; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu penyelenggara program pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat dengan berbasis elektronik atau yang biasa dikenal dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau e-government sesuai dengan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Dengan adanya SPBE ini diharapkan dapat mempermudah dan meningkatkan layanan publik. Dalam pelaksanaan dan penerapan SPBE agar berjalan dengan baik maka perlu dilakukan penilaian terhadap risiko yang ada dengan cara mengidentifikasi serta menganalisis dampak yang mungkin diakibatkan dari risiko tersebut menggunakan ISO 31000 untuk tahapan manajemen risiko dan COBIT 5 for risk untuk penilaian risiko. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebagai salah satu instansi pemerintah wajib mengikuti arahan untuk menerapkan manajemen risiko dengan berpedoman pada Permen PANRB No. 5 Tahun 2020 tentang pedoman manajemen risiko. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi delapan risiko negatif dan enam risiko positif kemudian risiko tersebut dianalisis dan diolah dengan beberapa tahapan yaitu menetapkan konteks, melakukan penilaian risiko dan penanganan risiko. Dari hasil analisis risiko tersebut didapatkan hasil dokumentasi risiko teknologi informasi dan rekomendasi penanganan risiko dalam aspek personil yaitu penambahan kompetensi SDM dan penambahan deskripsi kerja kemudian aspek proses menghasilkan beberapa penyusunan kebijakan dan penyusunan SOP seperti penyusunan kebijakan pengelolaan anggaran SPBE, penyusunan kebijakan penggunaan sistem, penyusunan kebijakan pengelolaan SDM, penyusunan SOP penambahan kompetensi SDM dan yang terakhir dari aspek teknologi memberikan beberapa rekomendasi tools yang dapat diimplementasikan pada Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat seperti rekomendasi tools pengelolaan SDM, rekomendasi tools peningkatan kompetensi, rekomendasi tools pengelolaan dana. Kata kunci: SPBE, Permen PANRB, Pemerintah KBB, Manajemen Risiko, Risiko Strategis. Abstract The Office of Communication, Information and Statistic of West Bandung Regency as one of organizers of government program in providing services to the public on an electronic based or commonly known as SPBE or E-government in accordance with Presidential Regulation No. 95 of 2018 concerning Electronic Based Government System. SPBE is expected to simplify and improve public services. In the implementation of SPBE so that it runs well then it is necessary to assess the existing risks by identifying and analyzing the impact that may result from these risks using ISO 31000 for the risk management stage and COBIT 5 for risk to risk assessment. The Office of Government West Bandung Regency as one of the government agencies must follow the directions to implement risk management based on PANRB Regulation No. 5 of 2020 concerning risk management guidelines. This research succeeded in identifying eight negative risks and six positive risks then the risks were analyzed and processed in several stages, namely setting the context, conducting risk assessments and managing risks. From the results of the risk analysis, information technology risk documentation and risk management recommendations are obtained in the aspects of personnel, namely the addition of HR competencies and additional work descriptions. HR management, preparation of SOP for adding HR competencies and the latest from the aspect of technology provides several recommendations for tools that can be implemented in the Government of West Bandung Regency such as recommendations for HR management tools, recommendations for competency improvement tools, and recommendations for fund management tools. Keywords: SPBE, Permen PANRB, West Bandung Regency Government, Risk Management, Strategic Risk.
Sistem Pengenal Anggota Keluarga Menggunakan Algoritma Dlib Zamhari, Dyka Khairullah; Setianingsih, Casi; Purboyo, Tito Waluyo
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Sering terjadi beberapa kasus yang dimana lansia itu mudah lupa akan sesuatu, misalnya melupakan orang yang merupakan keluarganya. Hal tersebut dapat di atasi dengan aplikasi Face Recognition. Face Recognition merupakan teknologi dari machine learning yang mampu mengidentifikasikan atau mengenali wajah seseorang. Pada tugas akhir ini menawarkan aplikasi sistem pengenal anggota keluarga yang dimana dapat membantu lansia untuk mengingat anggota keluarganya hanya dengan mengarahkan kamera External ke wajah orang yang ingin dikenali, selanjutnya sistem akan melakukan proses pengenalan pada wajah dan akan menampilkan output di layer beserta notifikasi ke telegram. Dalam studi ini, didapatkan bahwa sistem dapat mendeteksi maksimal sebanyak 4 wajah pada 1 frame. Mampu melakukan pengenalan dengan jarak maksimal 1.8 meter dari kamera. Mendapatkan akurasi pendeteksian sebesar 100% pada angle wajah yang menghadap ke kamera. Sistem juga mampu melakukan pengenalan dengan wajah yang menggunakan kacamata dan penutup kepala, dengan akurasi sebesar 100%. Dan sistem mampu melakukan pengenalan jika nilai lux cahaya lebih besar dari pada 0.  Diharapkan aplikasi ini dapat membantu lansia untuk mengingat semua anggota keluarganya. Kata Kunci— face recognition, machine learning, lansia.
Analisis Performansi Relay Aided Berdasarkan Algoritma Iterative Pada Komunikasi D2d Underlaying Andi Kahfi Basofi; Nachwan Mufti Adriansyah; Vinsensius Sigit Widhi Prabowo
eProceedings of Engineering Vol 9, No 2 (2022): April 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pesatnya perkembangan teknologi membuat beban trafik menjadi kurang optimal pada BS. Hal itu, komunikasi Device to Device (D2D) dapat mengatasi pesatnya jumlah CU. D2D mampu melakukan komunikasi antar device tanpa melalui BS, tetapi dalam komunikasi D2D masih membutuhkan daya yang optimal untuk melakukan komunikasi antar device Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan penggunaan relay pada komunikasi D2D dengan alokasi sumber daya berdasarkan algoritma iterative. Kemudian akan di analisis berdasarkan parameter sumrate, spectral efficiency, dan power efficiency. Hasil dari parameter performansi tersebut dibandingkan dengan skema komunikasi half duplex dan full duplex. Pada skema komunikasi D2D menggunakan relay mendapatkan nilai sumrate sebesar 1,486 x 107 bps, spectral efficiency sebesar 14,860 bps/Hz, dan power efficiency sebesar 2,255 x 104. Berdasarkan hasil yang di dapatkan bahwa penggunaan relay menggunakan alokasi sumber daya dengan algoritma iterative dapat mengoptimalkan komunikasi D2D dan jika dibandingkan dengan skema komunikasi half duplex dan full duplex, skema komunikasi relay aided lebih unggul berdasarkan nilai sumrate dan spectral efficiency. Kata Kunci : Device to Device, Relay Aided, Half Duplex, Full Duplex Abstract The rapid development of technology makes the traffic load less than optimal on the BS. Therefore, Device to Device (D2D) communication can overcome the rapid number of CUs. D2D is able to communicate between devices without going through the BS, but in D2D communication still requires optimal power to communicate between devices . Therefore, this study proposes the use of relays in D2D communication with resource allocation based on an iterative. Then will be analyzed based on the parameters sumrate, spectral efficiency, and power efficiency. The results of these performance parameters are compared with half duplex and full duplex. In the D2D communication scheme using relay value sumrate 1,486 x 107 bps, spectral efficiency is 14,860 bps/Hz, and power efficiency 2,255 x 104. Based on the results obtained that the use of relays using resource allocation with an iterative can optimize D2D communication and when compared with half duplex and full duplexcommunication schemes, relay aided are superior based on sumrate and spectral efficiency. Keywords: Device to Device, Relay Aided, Half Duplex, Full Duplex
Konfigurasi Modul Plant Maintenance Pada Fungsi Preventive Maintenance Menggunakan Sap S/4hana Pada Industri Pertambangan (studi Kasus Pt Xyz) Muhammad Fauzan; Muhardi Saputra; Warih Puspitasari
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam pertambangan emas. Pada kondisi saat ini perusahaan menggunakan aplikasi yang mereka kembangkan sendiri untuk melakukan transaksi dan Microsoft Excel untuk menyimpan data. Dengan mengimplementasi konsep Enterprise Resource Planning (ERP), perusahaan dapat mengintegrasikan proses antar departemen terkait dengan kegiatan preventive maintenance. Software berbasis ERP bernama SAP S/4HANA dengan salah satu modulnya Plant Maintenance (PM) dapat melakukan perencanaan perbaikan untuk equipment yang mereka gunakan untuk beroperasi. Implementasi pada perusahaan ini akan menggunakan metodologi Accelerated SAP (ASAP) dengan pengujian menggunakan System Integration Test (SIT) dan User Acceptance Test (UAT). Hasil akhir dari penelitian ini perusahaan mampu melakukan pencegahan kerusakan pada equipment supaya kegiatan operasional tidak terganggu, master data yang dibutuhkan untuk beroperasi lebih lengkap, dan penjadwalan kegiatan maintenance akan lebih detail sehingga pengambilan keputusan para planner akan lebih akurat. Penelitian ini hanya membahas sampai tahap Realization. Kata kunci — ERP, SAP S/4HANA, MAINTENANCE, PLANT MAINTENANCE, PREVENTIVE MAINTENANCE
Watermarking Citra Medis Menggunakan Metode Discrete Sine Transform-Lifting Wavelet Transform dan Singular Value Decomposition Saiful Azis; Jangkung Raharjo; Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini begitu pesat dikarenakan sangat memudahkan aktivitas manusia. Hal tersebut telah menyentuh berbagai aspek kehidupan termasuk dunia medis salah satunya Electronical health record (EHR). Salah satu fitur utama dari EHR adalah informasi kesehatan dapat dibuat dan dikelola oleh penyedia resmi dalam format digital yang dapat dibagikan dengan penyedia lain yang lebih dari satu organisasi kesehatan Pada penelitian ini akan dilakukan watermarking dengan menggunakan metode Discrete Sine Transform (DST), Lifting Wavelet Transform (LWT) dan Single Value Decomposition (SVD) . DST dan LWT akan memproses citra medis dan penggabungan antara citra medis sebagai host dengan citra watermark pada proses SVD. Pada skenario tertentu citra terwatermark akan diberi serangan untuk mengetahui ketahanan yang dihasilkan. Adapun hasil yang didapatkan adalah nilai PSNR 54,3953 dB dan SSIM 0,9737. Hasil ini menandakan bahwa watermarking ini memilki kualitas yang baik karena PSNR berada diatas 40 dB. Kata Kunci :.Watermarking, Discrete Sine Transform, Lifting Wavelet Transform, Singular Value Decomposition
Analisis Nilai Performansi Mesin Splitting Dengan Metode Reliability, Availability, Maintainability, Dan Safety Analysis (rams) Di Pt.garut Makmur Perkasa Anselvi Mega Lestari; Fransiskus Tatas Dwi Atmaji; Judi Alhilman
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mesin Splitting pada PT.GMP merupakan salah satu mesin utama yang digunakan untuk melakukan pembelahan kulit sesuai dengan standar ketebalan yang ditetapkan oleh perusahaan. Tingginya frekuensi downtime mesin menyebabkan turunnya performa mesin yang akan mempengaruhi target produksi. Untuk itu diperlukan langkah yang tepat untuk mengurangi permasalahan tersebut dengan menganalisis nilai reliability, availability, maintainability dan safety (RAMS) pada perusahaan. Data yang digunakan adalah data waktu kerusakan mesin Splitting bulan Januari 2017 – Desember 2019. Pada perhitungan risk matrix didapatkan subsistem kritis yaitu pisau, meja, dan bearing roll. Hasil pengolahan data RAMS dengan menggunakan pemodelan RBD didapatkan nilai reliability sistem pada t= 264 sebesar 80% berdasarkan standar IVARA. Nilai inherent availability sebesar 99.51% dan operational availability sebesar 99.73%. Nilai maintainability sistem mencapai angka 100% pada t = 16 jam. Pada evaluasi indikator leading dan indikator lagging sudah mencapai target diatas 95% sesuai dengan standar IVARA World Class Maintenance Key Performance Indicator. Hasil perhitungan safety berdasarkan nilai PFD dan RRF untuk setiap subsistem pada saat interval waktu 8 jam dan 40 jam, subsistem bearing roll memiliki tingkat SIL terbesar yaitu SIL 2, subsistem pisau dan meja memiliki tingkat SIL 2 pada waktu 8 jam dan memiliki SIL 1 pada waktu 40 jam. Perhitungan ini berdasarkan standar IEC 61508. Kata Kunci : Splitting, Reliability, Availability, Maintainability, Safety, Reliability Block Diagram, Maintenance Key Performance Indikator, SIL, IEC 61508. Abstract Splitting machine at PT.GMP is one of the main machines used to do skin cleavage in accordance with the thickness standards set by the company. The high frequency of engine downtime causes a decrease in engine performance which will affect production targets. For this reason, appropriate steps are needed to reduce these problems by analyzing the value of reliability, availability, maintainability and safety (RAMS) in the company. The data used is Splitting machine damage data for January 2017 - December 2019. In the calculation of the risk matrix, critical subsystems are obtained, namely knives, tables and bearing roll. The results of RAMS data processing using RBD modeling obtained value of system reliability at t = 264 of 80% best on IVARA world class standard. The inherent availability value is 99.51% and operational availability is 99.73%. The system maintainability value reaches 100% at t = 16 hours. In the evaluation of leading indicators and lagging indicators have reached targets above 95% in accordance with IVARA World Class Maintenance Key Performance Indicator standards. The safety calculation results are based on the PFD and RRF values for each subsystem at intervals of 8 hours and 40 hours, the bearing roll subsystem has the largest SIL level, namely SIL 2, the knife and table subsystem has a SIL 2 level at 8 hours and has SIL 1 at the time 40 hours. This calculation is based on the IEC 61508 standard. Keywords: Splitting, Reliability, Availability, Maintainability, Safety, Reliability Block Diagram, Maintenance Key Performance Indicators, SIL, IEC 61508.
Implementasi Dan Analisis Personal Cloud Gaming Server Pada Platform Parsec Mohammad Kurnia Putra; Rendy Munadi; Sevierda Raniprima
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Popularitas Game sebagai media hiburan meningkatkan ketertarikan konsumen untuk memainkan video game terbaru terutama games highend dengan kualitas terbaik, namun berbagai keterbatasan seperti keterbatasan hardware PC konsumen menjadi kendala untuk menjalankan game PC high-end yang membutuhkan Computing Power yang besar. Namun, dengan menggunakan platform Cloud Gaming, perangkat client dengan spesifikasi rendah dapat menjalankan game PC dengan memanfaatkan host PC yang bekerja sebagai server host. Dengan memanfaatkan metode GPU Passthrough pada virtual machine (VM) Hyper-V, Personal Computer (PC) high-end akan bekerja sebagai server host dan untuk segi client akan menggunakan sebuah laptop low end yang akan memanfaat platform cloud gaming parsec sebagai media stream. Pengujian akan dilakukan dengan menjalankan game PC online dan offline, dan akan diukur parameter QoS serta performansi dari GPU Passthrough pada VM. Dapat disimpulkan bahwa, metode GPU Passthrough berjalan dengan baik pada VM, dengan framerate rata-rata bernilai 93 FPS dalam resolusi 720p dan 72 FPS dalam resolusi 1080p. Parsec sebagai media stream dapat menajalankan stream dengan lancar, dengan rata-rata throughput terbesar sebesar 6493 Kbps dan rata-rata delay terkecil sebesar 1,1 ms pada bandwidth terbesar yaitu 30 Mbps pada client 1. Mode koneksi game juga dapat mempengaruhi nilai throughput dimana rata-rata throughput yang tertinggi dapat ditemukan pada game dengan opsi multiplayer dengan rata-rata throughput sebesar 5987,3 kbpsr. Kata Kunci— game, cloud gaming, GPU passthrough, virtual machine Hyper-V, throughput, delay.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Tempat Kerja Praktik Bagi Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas Telkom Ibrahim Ikhsan Aditia; Roswan Latuconsina; Ashri Dinimaharawati
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerja Praktik merupakan matakuliah wajib yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Telkom pada tingkat sarjana yang bersifat praktik secara nyata dan mandiri di instansi yang berkaitan dengan Fakultas Teknik Elektro. Dalam kegiatan kerja praktik ini, mahasiswa diharapkan dapat menambah wawasan ilmu serta pengalaman untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja dan memahami keterkaitan antara teori, metoda, teknik, dan realita di tempat kerja. Mahasiswa diwajibkan melengkapi syarat-syarat yang sudah ditentukan untuk dapat melaksanakan kerja praktik. Dalam langkah awal kegiatan kerja praktik, mahasiswa harus memilih perusahaan/instansi sebagai tempat kerja praktik yang nantinya akan dilakukan penjajakan lokasi. Untuk itu mahasiswa membutuhkan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi mereka. Dibuatlah sebuah sistem yang dapat memberikan sebuah prediksi. Decission Support System (DSS) merupakan suatu sistem interaktif berbasis komputer, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah. Maka dari permasalahan tersebut dilakukan sebuah penelitian tugas akhir tentang DSS untuk memberikan prediksi tempat kerja praktik bagi mahasiswa sesuai dengan minat masing-masing. Decission Support System ini dibuat dengan menggunakan metode Support Vector Machine dengan menggunakan bahasa pemrograman pyhton. Sistem ini dibuat dalam bentuk website menggunakan framework flask dan sudah dilakukan pengujian Alpha Testing dan Beta Testing. Hasil pengujian algoritma Support Vector Machine pada sistem prediksi tempat kerja praktik, didapatkan menggunakan partisi data sebesar 90% data latih dan 10% data uji, kemudian menggunakan parameter nilai SVC yaitu C=10, kernel=rbf, gamma=auto, dengan mendapatkan nilai akurasi sebesar 50%. Kata Kunci: DSS, Kerja Praktik, Support Vector Machine, Framework Flask, Website
Verifikasi Dan Validasi Arsitektur Bisnis Dengan Metode Formal Dalam Upaya Efisiensi Perencanaan Strategis Organisasi (studi Kasus: Bumn Dan Bumd) Akbar Nurwahyu Arifin Putra; Muharman Lubis; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hadirnya dan keberadaan Teknologi Informasi (TI) dan Sistem Informasi (SI) menjadi sebuah kebutuhan dasar di suatu organisasi, perusahaan, maupun instansi pemerintahan. Laju berkembangnya kemajuan TI dan SI di lingkungan organisasi atau perusahaan di Indonesia muncul suatu tantangan bagi perusahaan milik pemerintah dan daerah untuk mencapai sasaran teknologi informasi dan komunikasi yaitu meningkatkan keterbukaan dan kinerja organisasi, akses informasi, jangkauan global, dan kecepatan dan keakuratan informasi. Tidak sedikit organisasi membutuhkan dukungan aktifitas perusahaan berupa otomatisasi proses bisnis yang bersifat kritis. Seperti halnya pada proses bisnis yang menjadi lebih meningkat secara otomatis dengan melalui sistem informasi yang akan sadar proses, maka kualitas desain proses juga menjadi lebih krusial. Globalisasi industri perusahaan yang semakin insentif, diperlukan pengelolaan proses bisnis organisasi yang efektif dan memiliki sebuah nilai perusahaan yang penting. Kompleksitas dan tantangan tersebut kemudian dapat dikendalikan dengan menerapkan Enterprise Architecture sebagai gambaran dari perencanaan teknologi informasi dan perancanaan bisnis melalui semua elemen yang ada antara lain motivasi, proses, layanan, aplikasi, dan sumber daya teknologi informasi. Enterprise Architecture hadir sebagai sebuah rancangan organisasi teknologi informasi yang merancang proses bisnis, dengan menghubungkan kebutuhan dan penyediaan informasi, penyedia sistem aplikasi, proses informasi, dan infrastruktur sistem informasi. Setiap proses memiliki informasi yang melibatkan pihak-pihak yang terkait, sehingga perlunya tindakan untuk memastikan sebuah pemodelan memiliki kualitas yang tinggi. Kerangka kerja Lindland, Sindre, dan Solvberg memperkenalkan teori yang mana dapat membantu mengklasifikasi dan memahami pengaruh terhadap teknologi informasi diantara lain kualitas sintaktis, kualitas semantik, dan kualitas pragmatik. Jaminan kualitas tersebut memerlukan teknik verifikasi dan validasi. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan oleh penulis ialah melakukan pengujian dan analisis untuk mengidentifikasi, menentukan, dan mengevaluasi proses bisnis termasuk perencanaan strategis dan layanan fungsi bisnis pada kerangka kerja TOGAF ADM dengan model verifikasi dan validasi. Sehingga dapat menyediakan rancangan Enterprise Architecture yang tepat dan layak terutama di domain bisnis guna dapat diimplementasikan dan dilaksanakan pada beberapa perusahaan, korporasi, dan pemerintahan untuk menyelaraskan kebutuhan bisnis dan perencanaan strategis serta memenuhi dan mencapai harapan dan objektif organisasi dalam menyesuaikan visi dan misi perusahaan. Kata Kunci : Verifikasi dan Validasi, Arsitektur Bisnis, BPMN, Petri Net, Proses Bisnis Abstract The presence and existence of Information Technology and Information Systems is a basic requirement in an organization, enterprise, or government agency. The development rate of IT and IS progress in an organizational or corporate environment in Indonesia poses a challenge for government and state-owned and provincially-owned corporation to achieve information and communication technology goals, namely increasing openness and organizational performance, access to information, global reach, and the speed and accuracy of information. Not a few organizations need the support of company activities in the form of critical business process automation. Just as business processes become more automatic through information systems that are aware of the process, the quality of the process design is also more crucial. The globalization of the corporate industry, which is increasingly incentivized, requires effective organizational business process management and has an important company value. The complexity and challenges can then be controlled by implementing Enterprise Architecture as an illustration of information technology planning and business planning through all the existing elements, including motivation, processes, services, applications, and information technology resources. Enterprise Architecture is present as an information technology organization design that designs business processes, by connecting the needs and provision of information, application system providers, information processes, and information system infrastructure. Each process has information that involves related parties, so that action is needed to ensure high-quality modelling. Lindland, Sindre, and Solvberg's framework introduce a theory which can help classify and understand the effects on information technology, including syntactic quality, semantic quality, and pragmatic quality. Quality assurance requires verification and validation techniques. Therefore, the solution offered by researchers is that researchers conduct a testing and analysis to identify, determine, and evaluate a business process include strategic planning and functional service in framework of TOGAF ADM by using verification and validation Model. So as to provide a proper and right design of Enterprise Architecture particularly in business domain that can be implemented and executed for few enterprise, corporate, and government in order to align business needs and strategic planning also to fulfill and achieve expectation and objective organization in order to adjust vision and mision of enterprise. Keyword : Verification and Validation, Business Architecture, BPMN, Petri Net, Business Process
Klasifikasi Genus Tanaman Anggrek Berdasarkan Citra Kuntum Bunga Menggunakan Metode Convolutional Neural Network (Cnn) Mohammad Ikhsan Syahputra; Agung Toto Wibowo
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keindahan bunga membuat tanaman tersebut memiliki banyak peminatnya sehingga tanaman anggrek mempunyai nilai jual yang tinggi. Banyaknya genus tanaman anggrek membuat masyarakat umum sulit untuk membedakan genus tanaman anggrek yang berjumlah kurang lebih berjumlah 900 genus tanaman anggrek. Dengan membuat sistem yang dapat mengenali dan mengklasifikasi genus tanaman anggrek akan mempermudah masyarakat umum dalam mengenali genus-genus anggrek yang mempunyai ciri khasnya masing-masing sehingga tanaman anggrek dapat dibudidayakan dengan optimal sesuai dengan ciri khas genusnya. Sistem ini dikembangkan dengan metode Convolutional Neural Network (CNN) yang dibangun menggunakan K-Fold Cross Validation untuk memvalidasi struktur model CNN, memiliki dataset sebanyak 900 data citra kuntum bunga anggrek dari empat genus anggrek yang umum dibudidayakan di Indonesia, yakni genus Cattleya, Dendrobium, Oncidium, dan Phalaenopsis dengan hasil performansi akurasi pengujian sebesar 97,00%. Kata Kunci: Klasifikasi Genus Anggrek, Convolutional Neural Network (CNN), K-Fold Cross Validation, Kuntum Bunga Anggrek, Genus Tanaman Anggrek.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue