cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 8,304 Documents
Perumusan Dan Analisis Strategi Pemasaran Viseworks Visual Studio Menggunakan Qspm (quantitative Strategic Planning Matrix) Aditya Ahmad Maulana; Budi Praptono; Boby Hera Sagita
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Nilai Pendapatan PDB sektor Ekonomi Kreatif Secara Konsisten terus meningkat dari tahun ke tahun. Viseworks merupakan perusahaan industri kreatif yang mencakup bidang periklanan, Fotografi, Film animasi & Video, dan Desain Komunikasi Visual yang memiliki presentase PDB sektor Ekonomi Kreatif sebesar 1,47%. Viseworks perlu merumuskan alternatif strategi pemasaran yang tepat agar bisa bersaing dengan kompetitor. Dengan menganalisis lingkungan Internal dan eksternal menggunakan matriks IFE dan EFE dapat diketahui faktorfaktor internal dan eksternal utama, kemudian hasil matriks IFE dan EFE digunakan untuk mengetahui posisi perusahaan menggunakan matriks IE. Hasil dari matriks IE menjadi bahan pertimbangan dalam membuat alternatif strategi pemasaran menggunakan matriks SWOT, dari beberapa alternatif strategi pemasaran hasil matriks SWOT, maka dipilih strategi terbaik menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini menghasilkan 10 faktor internal utama dan 10 faktor eksternal utama perusahaan. Faktor internal dari hasil matriks IFE memiliki skor sebesar 2.763 dan skor faktor eksternal dari hasil matriks EFE sebesar 2.725 sehingga posisi perusahaan berdasarkan matriks IE berada pada kuadran V atau berada pada posisi hold and maintain. Hasil matriks SWOT menghasilkan 13 alternatif strategi pemasaran. Berdasarkan analisis QSPM terpilih satu strategi terbaik yaitu memperluas pangsa pasardengan skor Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 5.89. Kata kunci: Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) Abstract Value of GDP income in the Creative Economy sector consistently increases from year to year. Viseworks is a creative industry company that covers the fields of advertising, photography, animation & video film, and visual communication design which has a GDP percentage of the Creative Economy sector of 1.47%. Viseworks need to formulate an appropriate alternative marketing strategy in order to compete with competitors. By analyzing the internal and external environment using the IFE and EFE matrix, it can be seen the main internal and external factors, then the results of the IFE and EFE matrix are used to determine the company's position using the IE matrix. The results of the IE matrix are taken into consideration in making alternative marketing strategies using the SWOT matrix, from the alternative marketing strategies resulting from the SWOT matrix, the best strategy is chosen using the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). This research resulted in 10 main internal factors and 10 main external factors of the company. Internal factors from the results of the IFE matrix have a score of 2,763 and an external factor score from the results of the EFE matrix of 2,725 so that the company's position based on the IE matrix is in quadrant V or in a hold and maintain position. The results of the SWOT matrix produced 13 alternative marketing strategies. Based on QSPM analysis, the best strategy was chosen to increase sales market share with a Total Attractiveness Score (TAS) of 5.89. Keyword: IFE Matrix, EFE, IE, SWOT, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)
Perancangan Sistem Peringatan Dini Untuk Hidroponik Berbasis Iot Muhammad Taufik; Ekki Kurniawan; Porman Pangaribuan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Agrikultur merupakan pengetahuan tentang proses memproduksi makanan dari tumbuhan yang meliputi segala aspeknya salah satunya adalah proses bercocok tanam. Pada proses bercocok tanam ada salah satu metode yang digunakan adalah Hidroponik. Hidroponik memliki beberapa parameter yang harus diperhatikan yaitu adalah pH dan kadar zat padat (TDS) pada air. Untuk mengawasi kadar pH dan kadar zat padat (TDS) tersebut dirancang suatu sistem peringatan dini yang bisa mengatasi dan memberikan info apabila ada permasalahan pada Hidroponik kepada pengguna melalui aplikasi Android. Sistem peringatan dini yang dirancang menggunakan IoT untuk komunikasi dan algortima Machine Learning KNN untuk melakukan pengkalsifikasian kondisi kebutuhan kadar pH dan kadar zat padat (TDS) pada air dengan perbandingan data latih yang telah dibuat secara acak sebanyak 200 sampel. Dari hasil pengujian dan analisis, berdasarkan 6 buah data sampel pembacaan sensor pH diperoleh akurasi dengan persentase error 0.0017% dan standar deviasi 7.713 ± 0.0489 dan Pembacaan sensor TDS diperoleh akurasi dengan persentase error 0.025% dan standar deviasi 233.97 ±8.2954 ppm. Dari 79 data sampel, sistem peringatan dini berhasil menajaga kadar pH di antara 6-7 dan kadar zat padat pada air (TDS) diatas 1100 ppm. Kata kunci : Hidroponik, pH, TDS, IoT, KNN, Android
Implementasi Advanced Driver Assistance System Menggunakan Raspberry Pi Dengan Metode Shape Detection Dalam Mengenali Rambu-rambu Lalu Lintas Di Indonesia Muhammad Nur Habibi; Agus Virgono; Fussy Mentari Dirgantara
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi membuat semua kalangan berlomba-lomba untuk membuat atau mengembangkan teknologi sesuai dengan kebutuhan mereka, salah satunya adalah penelitian mengenai Deteksi Rambu Lalu lintas. Teknologi ini diimplementasikan dalam Advanced Driver Assistance System (ADAS). deteksi merupakan tahapan untuk menelusuri kemungkinan area rambu berada. Hasil deteksi berupa gambaran yang berisi Regions of Interest (ROI) untuk menandai daerah objek. Daerah tersebut akan dijadikan sebagai data latih yang akan mempengaruhi proses deteksi. Dengan demikian dibuatlah suatu sistem yang bertujuan utuk mendeteksi rambu yang terapkan pada Raspberry PI yang bekerja secara real - time saat mengolah citra rambu dari kamera Raspberry PI. Metode shape detection memiliki 3 langkah pengerjaan mulai dari segmentasi warna, shape detection dan klasifikasi. Metode ini dapat membentuk kotak dengan proses boundingbox yang berfungsi sebagai pemilihan informasi yang perlu di olah agar kinerja sistem tidak begitu berat tetapi memiliki akurasi yang akurat. Tingkat keberhasilan deteksi pada proyek ini menggunakan pengujian klasifikasi SVM dengan akurasi data latih 96% dan pengujian dengan nilai HSV dengan rata – rata persentase pengujian 71,5%. Kata Kunci: Rambu Lalu Lintas, Pengenalan Bentuk, Segmentasi Warna, Klasfikasi..
Pemantauan Potensi Energi Yang Dihasilkan Sel Surya Polycrystalline Silicon Untuk Pengisian Baterai Lead Acid Di Lingkungan Universitas Telkom Gusti Lucky Lerian; Asep Suhendi; Rahmat Awaludin Salam
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada penelitian kali ini telah dilakukan pemantauan pengaruh besar radiasi matahari yang diterima sel surya untuk mengisi baterai lead acid. Dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega maka dapat diketahui besar energi yang dihasilkan oleh sel surya dan nilai radiasi matahari. Terdapat 2 metode penyimpanan data yaitu menggunakan SD Card dan platform IoT. Dalam proses pengukuran selama 5 hari didapat nilai efisiensi sel surya Polycrystalline Silicon 20Wp dan 10Wp dengan nilai masing-masing 7,298% dan 8,843%. Pengaruh nilai radiasi matahari yang diterima sel surya pun mempengaruhi lama waktu pengisian baterai. Saat kondisi langit cerah, rata-rata energi harian yang dihasilkan oleh sel surya 20Wp dan 10Wp masing-masing adalah 112,245 VAh dan 67,85 VAh, serta mampu mengisi baterai lead acid 86,4 VA masing-masing selama 9¼ jam dan 12½ jam. Namun pada kondisi langit berawan, sel surya hanya menghasilkan energi harian sebesar 47,62 VAh dan 32,33 VAh, serta mengisi baterai lead acid 86,4 VA lebih lama yaitu 19 jam atau ± 1 hari 7 jam dan 20½ jam atau ± 1 hari 8½ jam. Kata kunci: Mikrokontroler, baterai Lead Acid, IoT. Abstract In this research, monitoring of the influence of solar radiation received by solar cells has been carried out to charge the lead acid battery. By using the Arduino Mega microcontroller, it can be seen the amount of energy produced by solar cells and the value of solar radiation. There are 2 data storage methods, namely using an SD card and an IoT platform. In the measurement process for 5 days, the efficiency values of the 20Wp and 10Wp Polycrystalline Silicon solar cells were obtained with a value of respectively 7.298% and 8.843%. The effect of the value of solar radiation received by solar cells also affects the length of time to charge the battery. When the sky is clear, the average daily energy produced by the 20Wp and 10Wp solar cells is 112.245 VAh and 67.85 VAh, respectively, and is able to charge 86.4 VA lead acid batteries for 9¼ hours and 12½ hours respectively. However, in cloudy skies, solar cells only produce daily energy of 47.62 VAh and 32.33 VAh, and charge 86.4 VA lead acid batteries for longer, namely 19 hours or ± 1 day 7 hours and 20½ hours or ± 1 days 8½ hours. Keywords: Microcontroller, Lead Acid battery, IoT
Identifikasi Penyakit Parkinson Dengan Metode Discrete Cosine Transform (DCT) Dan Learning Vector Quantization (IVQ) Berdasarkan VGRF Iwa Swandana; Jangkung Raharjo; Irma Safitri
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Parkinson merupakan salah satu penyakit degenerasi yang sulit untuk didiagnosis. Sampai saat ini, masih banyak penderita Parkinson yang terlambat ditangani dikarenakan sulitnya untuk mendeteksi gejala awal yang diderita oleh penderita Parkinson. Penyakit Parkinson timbul dikarenakan adanya kerusakan pada sel substantia neigra. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan cara mengolah dan mengklasifikasi data rekaman menggunakan Vertical Ground Reaction Force (VGRF) dari database Physiobank. Dengan mengklasifikasi data sinyal rekaman VGRF berjumlah 16 sensor yang akan dipasang pada kaki pasien saat berjalan. Metode penelitian ini menggunakan Discrete Cosine Transform (DCT) untuk ekstraksi ciri dan Learning Vector Quantization (LVQ) untuk klasifikasi. Pemrosesan komputasi penilitian ini dilakukan menggunakan Python. Penulis berhasil memperoleh tingkat akurasi terbaik berdasarkan 428 data, yang terdiri dari 300 data latih dan 128 data uji menghasilkan akurasi dengan 2 nilai yang sama sebesar 91,41% dengan parameter klasifikasi yaitu Learn Rate sebesar 0,1 Epoch sebesar 50 Codebooks sebesar 5 dengan waktu komputasi 91.59 detik dan untuk nilai yang kedua Learn Rate sebesar 0,1 Epoch sebesar 50 Codebooks sebesar 7 dengan waktu komputasi 47.77 detik. Dengan adanya sistem ini keluaran yang diharapkan dapat memberikan penanganan lebih dini terhadap penderita Parkinson serta menguragi jumlah penderita penyakit Parkinson karena dengan terlambatnya diagnosis dapat menyebabkan gejala yang diterima oleh penderita Parkinson berkembang lebih berbahaya.Kata Kunci: Parkinson, Vertical Ground Force Reaction, Discrete Cosine Transform, Learning Vector Quantization
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Kelompok Keahlian Rekayasa Komputer Universitas Telkom Modul : Pengelolaan Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Azmi Muhammad; Andrew Brian Osmond; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem Informasi Menejemen Kelompok Keahlian Rekayasa Komputer (SIMKKRK) merupakan aplikasi sistem informasi berbasis web yang dibangun untuk memberikan efektifitas dan efisiensi pada proses pengelolaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Perancangan dan pembangunan aplikasi dilakukan secara sekuensial menggunakan metode waterfall. Tahap yang dilakukan meliputi komunikasi, perencanaan, pemodelan, serta pembangunan dan pengujian. Tahap komunikasi merupakan tahap analisis kebutuhan sistem. Tahap perencanaan yaitu tahap menentukan estimasi waktu untuk pengerjaan Tugas Akhir. Perancangan model aplikasi dilakukan dengan pembuatan dokumen Software Requirement Spesification (SRS) serta Unified Modeling Language (UML) yang berada pada tahap perencanaan. Tahap terakhir yaitu pembangunan dan pengujian merupakan tahap pengimplementasian dari tahap sebelumnya. Kata kunci : SIMKKRK, UML, Metode Waterfall Abstract Management Information System Computer Engineering Expertise Group (SIMKKRK) is a web-based information system application that was built to provide effectiveness and efficiency in the process of managing research activities and community service. Designing and building applications is done sequentially using the waterfall method. The stages involved include communication, planning, modeling, and development and testing. The communication phase is the stage of system requirements analysis. The planning stage is the stage of determining the estimated time for the Final Project. The design of the application model is done by making the Software Requirement Specification (SRS) document and the Unified Modeling Language (UML) that are at the planning stage. The last stage is development and testing is the implementation stage of the previous stage. Key word : SIMKKRK, UML, Waterfall Method
Perancangan Jaringan Serat Optik Untuk Komunikasi Lte Penumpang Pada Kereta Cepat Jakarta-surabaya Sub Jakarta-cirebon Argymnasthiar Ramadhana; Erna Sri Sugesti; Rina Pudji Astuti
eProceedings of Engineering Vol 9, No 2 (2022): April 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak BPS (Badan Pusat Statistik) menyampaikan bahwa jumlah penumpang sepanjang 2020 mengalami penurunan karena pandemi Covid-19 yang terus meningkat, jumlah penumpang kereta untuk Jabodetabek sebanyak 154,591 (ribu) penumpang dan non-jabodetabek sebanyak 28,805 (ribu). Pada teknologi backbone optik dapat digunakan pada (SDH) Synchronous Digital Hierarchy STM-64 DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing), teknologi jaringan akses menggunakan XG-PON, dan teknologi core network LTE (Long Term Evolution) menggunakan EPC. Rancangan yang dibuat berupa dengan parameter delay, power link budget, Q-factor, rise-time, SNR, dan BER dengan ketentuan standar ITU-T G.987, ITU-T G696.1 DAN 3GPP TS23.203. Hasil perancangan membutuhkan satu EPC di Jakarta. Delay pada link sisi Downstream 1.569633952 ms. Link downstream didapat pada link STO Pagaden – Site 26_KROYAML dengan LPB sebesar -19.83 dBm, Q-factor 8,960069158, BER 1,64x10-19 dan RTB 0,046097749 ns. Untuk link upstream total delay yang didapat adalah 1.569123599 ms, LPB terendah didapat pada site tambahan 14 - STO CIKINI dengan LPB sebesar -19,62 dBm, Q-factor 6.76041511, BER 1,02x10-12, dan RTB 0.046097724. Dan link backbone terendah LPB -23,67 dBm, Q-factor 11,08921015, BER 7,133x10-29, dan RTB 0.044821906 ns. Kata Kunci: LTE (Long Term Evolution), Backhaul, Backbone, EPC, XG-PON, DWDM. Abstract BPS (Central Statistics Agency) said that the number of passengers throughout 2020 experienced a decline due to the increasing the Covid-19 pandemic, the number of train passengers for Jabodetabek was 154,591 (thousand) passengers and non-Jabodetabek were 28.805 (thousand).Optical backbone technology can be used on (SDH) Synchronous Digital Hierarchy STM-64 DWDM (Dense Wavelength Division Multiplexing), access network technology using XG-PON, and LTE (Long Term Evolution) core network technology using EPC. The design is made with parameters of delay, power link budget, Q-factor, risetime, SNR, and BER with the standard provisions of ITU-T G.987, ITU-T G696.1 AND 3GPP TS23,203.The design require one EPC in Jakarta. Delay on Downstream side link of 1.569633952 ms. The downstream link is obtained at the STO Pagaden – Site 26_KROYAML with LPB of -19,83 dBm, Q-factor 8.960069158, BER 1.64x10-19 and RTB 0.046097749 ns. For upstream link, total delay obtained is 1.569123599 ms, lowest LPB is obtained at additional site 14 - STO CIKINI with LPB of -19,62 dBm, Q-factor 6.76041511, BER 1.02x10-12, and RTB 0.046097724. And lowest backbone link, LPB is -23,67 dBm, Q-factor is 11.08921015, BER is 7.133x10-29, and RTB is 0.044821906 ns. Keywords: LTE (Long Term Evolution), Backhaul, Backbone, EPC, XG-PON, DWDM
Hardening Cloudfri Dengan Metode Security Hardening Pada Aplikasi Berbasis Website Tap2go.cloudfri.id Rifqi Zain Naufal; Umar Yunan kurnia Septo Herdianto; Muhammad Fathinuddin
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hardening merupakan metode untuk meminimalisir celah keamanan pada sistem, dan metode ini dapat dilakuan diberbagai sistem. Dengan berkembang pesatnya teknologi pada saat ini tidak menutup kemungkinan akan terjadinya tidak kriminal untuk mengekpoitasi celah keamanan yang terdapat pada suatu sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingginya tingkat keamanan dan celah keamanan yang terdapat pada aplikasi berbasis website tap2go.cloudfri lalu menentukan rekomendasi apa yang harus dilakukan dalam melakukan hardening dan meminimalisir celah keamanan dengan metode security hardening yang dilakukan hingga tahap remediate. Pada penelitian ini simulasi yang dilakukan yaitu vulnerability scanning dan penetration testing dengan OWASP sebagai pedoman dalam pemilihan tools vulnerability scanning dan dalam melakukan penetration testing. Hasil penelitian ini berupa analisis vulnerability scanning dan penetration testing. Kerentanan yang ditemukan yaitu kerentanan terhadap serangan DoS, komunikasi yang tidak terenkripsi, dan penggunaan SSl/TLS yang telah usang. Penetration testing yang dilakukan yaitu simulasi penyerangan SQL injection, DoS, Session hijacking, dan Interception. Hasil penetration testing didapati sistem tersebut telah aman dari serangan SQL injection karena sudah terdapatnya firewall untuk menahan serangan tersebut sebaliknya untuk jenis serangan lainnya sistem tersebut belum aman dan perlu dilakukan konfigurasi ulang pada web server untuk meminialisir celah keamanan yang terdapat pada aplikasi berbasis website tap2go.cloudfri. Kata Kunci: Hardening, Vulnerability Scanning, Penetration testing, OWASP
Pengendalian Koagulasi Pada Prototipe Kontrol Water Treatment Plant Berbasis Feedforward Abel Maulana Alie; Sony Sumaryo; Willy Anugrah Cahyadi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Water Treatment Plant (WTP) atau biasanya disebut instalasi pengolahan air limbah yang bertujuan untuk menghasilkan air yang bersih. Salah satu dari tahapan pada WTP sendiri adalah proses koagulasi. Pada proses koagulasi sendiri bertujuan untuk menjernihkan air yang sebelumnya mengalami kekeruhan dengan cara menggumpalkan partikel tersuspensi pada air tersebut. Sehingga air yang dihasilkan nanti layak digunakan untuk mandi, cuci, kakus dan kebutuhan lainnya. Sesuai dengan masalah diatas, maka dibutuhkan pengendalian proses koagulasi. Sehingga akan dirancang tangki koagulasi yang dapat mengendalikan tingkat kekeruhan pada air dan algoritma feedforward sendiri bertujuan untuk mengontrol penambahan kimia pada proses sebelumnya . Sehingga pengguna dapat mengontrol penambahan kimia pada proses sebelumnya dan proses koagulasi sendiri dapat menjaga nilai kekeruhan pada air dengan nilai seharusnya. Pada Tugas Akhir ini akan dibuat pengendalian koagulasi pada prototipe WTP berbasis feedforward menggunakan mikrokontroler Arduino Uno. Sistem ini dirancang untuk mempertahankan nilai kekeruhan air dibawah 5NTU dengan dilakukannya proses koagulasi, yang nantinya nilai kekeruhan tersebut ditampilkan pada LCD. Untuk proses koagulasi akan terjadi jika nilai kekeruhan air diatas 5NTU yang nantinya motor servo akan menjatuhkan tawas dan motor DC akan melakukan mixer selama 1 – 3 menit . Jika kekeruhan pada air tersebut dibawah 5NTU , maka tidak terjadinya proses koagulasi. Pada proses ini, dilakukan dua kondisi yaitu dengan menggunakan air bersih dan air kotor. Pada kondisi menggunakan air bersih, didapatkan nilai kekeruhan pada air tersebut sebesar 0,74NTU, sehingga berdasarkan sistem tersebut didapatkan nilai error pada sensor sebesar 4,32% dan nilai akurasi yang didapatkan sebesar 95,67%. Sedangkan pada air kotor, proses koagulasi terjadi dengan nilai kekeruhan paling besar terdapat penurunan dari 8,74 NTU menjadi 4,92 NTU. Kata kunci : Koagulasi, Feedforward, Kekeruhan, Mikrokontroler Abstract Water Treatment Plant (WTP) or usually called a wastewater treatment plant that aims to produce clean water. One of the stages in the WTP itself is the coagulation process. The coagulation process itself aims to purify water that was previously turbid by agglomerating suspended particles in the water. So that the water produced will be suitable for bathing, washing, latrines and other needs. In accordance with the above problems, it is necessary to control the coagulation process. So that a coagulation tank will be designed that can control the level of turbidity in the water and its algorithm feedforward own aims to control the addition of chemicals to the previous process. So that the user can control the addition of chemicals to the previous process and the coagulation process it self can maintain the turbidity value in the water with its supposed value. In this final project, coagulation control will be made on a-based WTP prototype feedforward using an Arduino Uno microcontroller. This system is designed to maintain the water turbidity value below 5NTU by out the coagulation process, which will later display the turbidity value on the LCD. The coagulation process will occur if the turbidity value of the water is above 5NTU, which means that the servo motor will drop the alum and the DC motor will do the mixer for 1-3 minutes. If the turbidity in the water is below 5NTU , then the coagulation process will not occur. In this process, two conditions are carried out, namely by using clean water and dirty water. In the condition of using clean water, the turbidity value in the water is 0.74NTU, so that based on the system, the error value on the sensor is 4.32% and the accuracy value obtained is 95.67%. Whereas in dirty water, the coagulation process occurs with the greatest turbidity value decreasing from 8.74NTU to 4.92NTU. Keywords: Coagulation, Feedforward, Turbidity, Microcontroller
Pengenalan Sidik Jari Manusia Terdistorsi Menggunakan Algoritma Sift Based Minutia Descriptor (smd) Ismah Putri Dewanti; Anggunmeka Luhur Prasasti; Ashri Dinimaharawati
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengenalan identitas seseorang sudah semakin berkembang, salah satunya pada identifikasi sidik jari. Hal tersebut digunakan sebagai upaya mengamankan data yang dimiliki melalui pengenalan identitas, agar orang lain tidak sembarangan mengakses data tersebut. Dalam penerapannya, sidik jari dilakukan oleh orang yang memiliki jari normal. Namun, orang yang memiliki jari tidak normal atau jari yang terdistorsi memiliki kesulitan untuk menggunakan sidik jari. Oleh karena itu, sidik jari yang terdistorsi dapat di akses apabila sistem diberikan perintah untuk dapat mendeteksi sidik jari yang terdistorsi. Tugas akhir ini membahas mengenai pengenalan sidik jari baik jari yang normal maupun jari yang terdistorsi (kulit kering, kulit pecah-pecah, dan kulit berminyak) dengan metode SIFT based Minutiae Descriptor (SMD) dan metode Brute Force Matcher (BF Matcher). Hasil pengujian menunjukkan sistem pengenalan sidik jari terdistorsi dengan menggunakan metode Algoritma SIFT Based Minutia Deskriptor (SMD) dan Brute Force Matcher pada kondisi ideal dengan tingkat akurasi sebesar 80.42%. Sistem dapat mengenali sidik jari terdistorsi dengan rata-rata lama waktu pengenalan citra sidik jari dengan respon time sebesar 13.58 detik per subyek. Kata kunci : BFMatcher. fingerprint, sidik jari terdistorsi, SIFT based Minutiae Descriptor. Abstract Recognition of a person's identity has increasingly developed, one of which is on fingerprint identification. This is used as an effort to secure data held through identity recognition, so that other people do not carelessly access the data. In its application, fingerprints are carried out by people who have normal fingers. However, people who have abnormal fingers or distorted fingers have difficulty using fingerprints. Therefore, a distorted fingerprint can be accessed if the system is given a command to detect a distorted fingerprint. This final project discusses the introduction of fingerprints of both normal and distorted fingers (dry skin, cracked skin, and oily skin) with the SIFT-based Minutiae Descriptor (SMD) method and the Brute Force Matching (BF Matcher) method. The test results show a distorted fingerprint recognition system using the SIFT Based Minutia Descriptor (SMD) Algorithm and Brute Force Matching in ideal conditions with an accuracy level of 80.42%. The system can recognize a distorted fingerprint with an average time of fingerprint image recognition with a response time of 13.58 seconds per subject. Keywords: Abnormal fingerprint, BFMatcher, fingerprint, SIFT based Minutia Descriptor

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue